SlideShare ist ein Scribd-Unternehmen logo
1 von 19
Downloaden Sie, um offline zu lesen
Koordinator
Drs. Syamsu Ridhuan, M. Pd
APA PENDIDIKAN KEWRGANEGARAAN
DAN MENGAPA PERLU BAGI
SETIAP WARGA NEGARA
PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
PERTEMUAN PERTAMA
PAMU
VISI DAN MISI UNIVERSITAS ESA UNGGUL
Materi Sebelum UTS
PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
PERTEMUAN PERTAMA
Materi Setelah UTS
PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
PERTEMUAN PERTAMA
KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN : MAHASISWA MEMAHAMI PENGETAHUAN PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN YANG BERKAITAN DENGAN PENGERTIAN, HAKIKAT DAN PENTINGNYA PEMBELAJARAN,
LANDASAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, SEHINGGA MENUMBUH-KEMBANGKAN SIKAP-
KEPRIBADIAN RASA KEBANGSAAN, CINTA TANAH AIR DAN BERTEKAD MELAKSANAKANNYA SEBAGAI BENTUK
BELA NEGARA.
APA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
UURI No. 20 Tahun 2003 ttg
SIDIKNAS, Psl 1 ayat (1) pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana
untukmewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta
didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki
kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia serta
keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara
Kewarganegaraan adalah segala
hal ihwal yang berhubungan dengan
warganegara
Pendidikan Kewarganegaraan
dimaksudkan untuk membentuk
peserta didik menjadi manusia yang
memiliki rasa kebangsaan dan cinta
tanah air.
MAKNA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Pendidikan Kewarganegaraan didesain
mengembangkan wawasan warga negara
sebagai upaya penanaman, penumbuhan
dan kesadaran bela negara di tengah-
tengah tantangan yang semakin
kompleks.
Esensi pendidikan kewarganegaraan
secara filosofi adalah untuk menanamkan
keyakinan dasar dan fundamental
kepada warga negara Indonesia agar
mampu menggerakkan daya nalar dan
rasionalitas membela negara
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
BEBERAPA PERISTILAHAN
Civic
Berasal dari bahasa Yunani yaitu civicus
berarti penduduk sipil yang mempraktekkan
demokrasi langsung dalam negara kota atau
polis. Tradisi Yunani telah memberikan
inspirasi konseptual tentang kebaikan umum,
kesejahteraan umum dan kebijakan atau
keutamaan sipil (civil virtue) yang lahir
kembali dalam rangka melawan otokratik
raja-raja. Civis merupakan cabang dari ilmu
politik yang membahas tentang hak dan
kwajiban warga negara.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
BEBERAPA PERISTILAHAN
Citizenship Education
Memeberikan makna yang lebih luas dari
sekedar civic education yang lazim dipelajari
di sekolah dan perguruan tinggi secara
formal. Citizenship Education merujuk pada
istilah generik yang mencakup pengalaman
belajar di sekolah dan di luar sekolah, seperti
yang diimplentasikan dalam lingkungan
keluarga, dalam organisasi keagamaan, dalam
organisasi kemasyarakatan, dalam organisasi
politik dan dalam media.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
BEBERAPA PERISTILAHAN
Civic Education
Merupakan suatu proses pembelajaran
semua mata pelajaran, kegiatan siswa,
proses administrasi, dan pembinaan
dalam upaya mengembangkan perilaku
warga negara yang baik.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
MENGAPA PERLU
EKTERNAL-GLOBALISASI
Globalisasi menjadi realitas membawa pengaruh
pada pola pikir, sikap dan tindakan
Pengaruh positif : demokrasi, HAM,
keterbukaan dan lain-lain.
Pengaruh negatif : dekadensi moral, pergaulan
bebas, narkoba dan lain sebagainya.
Pendidikan kewarganegaraan benteng individu dari
pengaruh negatif globalisasi. Perlu menyikapi secara
kritis, dewasa dan bijaksana.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
Latar Belakang Mengapa Perlu?
MENGAPA PERLU
LATAR BELAKANG
INTERNAL
Perjalanan bangsa Indoensia mengalami
beberapa masa : Pra Penjajahan, Penjajahan,
Perebutan, Mempertahankan Kemerdekaan,
Pengisian kemerdekaan, Reformasi dan
Pasca reformasi.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
MENGAPA PERLU
REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Perubahan cara berpikir dan cara bekerja,
berbasis teknologi informasi membuat
semua aktivitas serba instan, tanpa batas
dan terhubung-koneksitas
Bila tidak cermat :
Luntur jiwa nasionalisme, menguatk faham
liberlisme, panetrasi budaya, hegemoni
ekonomi negara-negara kuat, seperti
Amerika, Eropa dan akhir-akhir ini negara
China
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
Landasan Pembelajaran
Konstitusi UUD NRI 1945
Pembukaan UUD NRI 1945, alinea kedua dan
keempat : berupa cita-cita, tujuan dan aspirasi
bangsa Indonesia tentang kemerdekaannya
Pasal 30 ayat (1) menyatakan : ”tiap-tiap warga
negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha
pembelaan negara.”
Pasal 31 ayat (1) menyatakan : “tiap-tiap warga
negara berhak mendapatkan pengajaran.”
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
Landasan Pembelajaran
YUDRIDIS FORMAL
TAP MPR RI Nomor 6/MPR/2001 ttg Etika Kehidupan
Berbangsa dan Bernegara.
UU RI No. 20 Tahun 1982 ttg Ketentuan-ketentuan Pokok
Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia,
Pasal 18 (a) hak dan kewajiban wn diwujudkan dengan
keikut-sertakan bela negara diselenggarakan melalui
pendidikan pendahuluan bela negara.
Pasal 19 (2) Pendidikan Pendahuluan Bela Negara wajib
diiukti oleh setiap wn dan dilaksanakan secara bertahap.
Tahap awal , tingkat pendidikan dasar sampai pendidikan
menengah ada dalam gerakan pramuka.
Tahap lanjutan pada tingkat pendidikan tinggi ada dalam
bentuk pendidikan kewiraan.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
Landasan Pembelajaran
YUDRIDIS FORMAL
UU RI N. 20 tahun 2003 SISDIKNASl, menekankan
pembentukan warga negara agar memiliki rasa
kebangsaan dan cinta tanah air
Pasal 37 ayat (2) huruf b, menyatkan bahwa
kurikulum Pendidikan Tinggi wajib memuat
Pendidikan Kewarganegaraan
UU RI No. 12 tahun 2012 ttg Pendidikan Tinggi,
eksplisit dan tegas nama mata kuliah
kewarganegaraan sebagai mata kuliah wajib.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
Landasan Pembelajaran
YUDRIDIS FORMAL
PP No. 19 tahun 2005 Standar Pendidikan Nasional,
menetapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan tinggii
wajib memuat mata kuliah pendidikan agama, Pendidikan
Kewarganegaraan, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 Pedoman
Penyusunan Kurikulum inti Pendidikan Tinggi dan
Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa.
Keputusan Mendiknasl No. 45/U/2002 Kurikulum inti
Pendidikan Tinggi, Pendidikan Agama, Pendidikan Bahasa
dan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan kelompok
mata kuliah pengembangn kepribadian, WAJIB diberikan
pada setiap program studi/kelompok program studi..
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
BUKU BACAAN
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI
PERGURUAN TINGGI
Tim Penyusun Kemristek Dikti
Direjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI
PERGURUAN TINGGI
Syamsu Ridhuan dan Aliaras Wahid
University Press Esa Unggul. 2019
ISBN 978-602-5596-07-0
MODUL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Syamsu Ridhuan
PAMU Universitas Esa Unggul. 2019
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
SISTEM PENILAIAN
Komponen Yang Dinilai
1. Kehadiran (75-100 %) Bobot : 10 %
2. Tugas Terstruktur
a. Individu/QUIZ (OL) Bobot : 15 %
b. Kelompok /TUGAS (OL) Bobot : 20 %
3. Ujian Tenganh Semester Bobot : 25 %
(open books/Take home)
4. Ujian Akhir Semester Bobot : 30 %
(Persentasi-Reguler, Tulis-OL)
5. Nilai Akhir Total Bobot : 100 %
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
TUGAS TERSTRUKTUR
1. Anda diminta untuk menjelaskan secara
argeumentatif tentang bebearapa
pengertian dari Pendidikan
Kewarganegaraan ?
2. Lakukan pengkajian secara mendalam
melalui pengamatan di lingkungan ada dan
kajian kepustakaan tentang mengapa
Pendidikan Kewarganegaraan diperlukan
bagi setiap warga negara !

Weitere ähnliche Inhalte

Ähnlich wie 01-PPT KWN.pdf

Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan KewarganegaraanPendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan
Muhamad Yogi
 
Sistem pendidikan nasional
Sistem pendidikan nasionalSistem pendidikan nasional
Sistem pendidikan nasional
irmasonghyekyo
 
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB I
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB IMAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB I
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB I
sarinahongland
 
11 sistem-pendidikan-nasional indonesia
11 sistem-pendidikan-nasional indonesia11 sistem-pendidikan-nasional indonesia
11 sistem-pendidikan-nasional indonesia
serakah
 
Uu sisdiknas no 20 tahun 2003
Uu sisdiknas no 20 tahun 2003Uu sisdiknas no 20 tahun 2003
Uu sisdiknas no 20 tahun 2003
Reni Nazta
 

Ähnlich wie 01-PPT KWN.pdf (20)

Pengantar
Pengantar Pengantar
Pengantar
 
Hakikat PKn
Hakikat PKnHakikat PKn
Hakikat PKn
 
Wawasan perguruan tinggi dan polbangmawa
Wawasan perguruan tinggi dan polbangmawaWawasan perguruan tinggi dan polbangmawa
Wawasan perguruan tinggi dan polbangmawa
 
Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan KewarganegaraanPendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan
 
MATERI 1 - Pengertian Pendidikan
MATERI 1 - Pengertian PendidikanMATERI 1 - Pengertian Pendidikan
MATERI 1 - Pengertian Pendidikan
 
Pendidikan kewarganegaraan kuliah
Pendidikan kewarganegaraan kuliahPendidikan kewarganegaraan kuliah
Pendidikan kewarganegaraan kuliah
 
Sistem pendidikan nasional
Sistem pendidikan nasionalSistem pendidikan nasional
Sistem pendidikan nasional
 
materi 1 Konsep PKN.pptx
materi 1 Konsep PKN.pptxmateri 1 Konsep PKN.pptx
materi 1 Konsep PKN.pptx
 
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB I
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB IMAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB I
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAB I
 
Pengantar Kewarganegaraan
Pengantar KewarganegaraanPengantar Kewarganegaraan
Pengantar Kewarganegaraan
 
Jawaban Ujian UT Pembelajaran PKn di Sd.docx
Jawaban Ujian UT Pembelajaran PKn di Sd.docxJawaban Ujian UT Pembelajaran PKn di Sd.docx
Jawaban Ujian UT Pembelajaran PKn di Sd.docx
 
Bakti dan ujang.p
Bakti dan ujang.pBakti dan ujang.p
Bakti dan ujang.p
 
contoh makalah pendidikan
contoh makalah pendidikancontoh makalah pendidikan
contoh makalah pendidikan
 
Pendidikan kewarganegaraan
Pendidikan kewarganegaraanPendidikan kewarganegaraan
Pendidikan kewarganegaraan
 
PPT DK 6.pptx
PPT DK 6.pptxPPT DK 6.pptx
PPT DK 6.pptx
 
17491339.ppt
17491339.ppt17491339.ppt
17491339.ppt
 
Bab i pendidikan_kewarganegaraan
Bab i pendidikan_kewarganegaraanBab i pendidikan_kewarganegaraan
Bab i pendidikan_kewarganegaraan
 
11 sistem-pendidikan-nasional indonesia
11 sistem-pendidikan-nasional indonesia11 sistem-pendidikan-nasional indonesia
11 sistem-pendidikan-nasional indonesia
 
Uu sisdiknas no 20 tahun 2003
Uu sisdiknas no 20 tahun 2003Uu sisdiknas no 20 tahun 2003
Uu sisdiknas no 20 tahun 2003
 
Dikwasbang revisi (23 12-2009) 64 hlman
Dikwasbang revisi (23 12-2009) 64 hlmanDikwasbang revisi (23 12-2009) 64 hlman
Dikwasbang revisi (23 12-2009) 64 hlman
 

Kürzlich hochgeladen

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.pptHAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
nabilafarahdiba95
 
.....................Swamedikasi 2-2.pptx
.....................Swamedikasi 2-2.pptx.....................Swamedikasi 2-2.pptx
.....................Swamedikasi 2-2.pptx
furqanridha
 
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docxKisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
FitriaSarmida1
 
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdfAksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
JarzaniIsmail
 
Contoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptx
Contoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptxContoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptx
Contoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptx
IvvatulAini
 

Kürzlich hochgeladen (20)

KELAS 10 PERUBAHAN LINGKUNGAN SMA KURIKULUM MERDEKA
KELAS 10 PERUBAHAN LINGKUNGAN SMA KURIKULUM MERDEKAKELAS 10 PERUBAHAN LINGKUNGAN SMA KURIKULUM MERDEKA
KELAS 10 PERUBAHAN LINGKUNGAN SMA KURIKULUM MERDEKA
 
Program Kerja Public Relations - Perencanaan
Program Kerja Public Relations - PerencanaanProgram Kerja Public Relations - Perencanaan
Program Kerja Public Relations - Perencanaan
 
Penyuluhan DM Tipe II Kegiatan Prolanis.ppt
Penyuluhan DM Tipe II Kegiatan Prolanis.pptPenyuluhan DM Tipe II Kegiatan Prolanis.ppt
Penyuluhan DM Tipe II Kegiatan Prolanis.ppt
 
Aksi Nyata Menyebarkan (Pemahaman Mengapa Kurikulum Perlu Berubah) Oleh Nur A...
Aksi Nyata Menyebarkan (Pemahaman Mengapa Kurikulum Perlu Berubah) Oleh Nur A...Aksi Nyata Menyebarkan (Pemahaman Mengapa Kurikulum Perlu Berubah) Oleh Nur A...
Aksi Nyata Menyebarkan (Pemahaman Mengapa Kurikulum Perlu Berubah) Oleh Nur A...
 
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.pptHAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA ppkn i.ppt
 
Konseptual Model Keperawatan Jiwa pada manusia
Konseptual Model Keperawatan Jiwa pada manusiaKonseptual Model Keperawatan Jiwa pada manusia
Konseptual Model Keperawatan Jiwa pada manusia
 
Topik 4_Eksplorasi Konsep LK Kelompok_Pendidikan Berkelanjutan
Topik 4_Eksplorasi Konsep LK Kelompok_Pendidikan BerkelanjutanTopik 4_Eksplorasi Konsep LK Kelompok_Pendidikan Berkelanjutan
Topik 4_Eksplorasi Konsep LK Kelompok_Pendidikan Berkelanjutan
 
.....................Swamedikasi 2-2.pptx
.....................Swamedikasi 2-2.pptx.....................Swamedikasi 2-2.pptx
.....................Swamedikasi 2-2.pptx
 
AKSI NYATA Numerasi Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptx
AKSI NYATA  Numerasi  Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptxAKSI NYATA  Numerasi  Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptx
AKSI NYATA Numerasi Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptx
 
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP (1).pptx
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP (1).pptxPrakarsa Perubahan dan kanvas ATAP (1).pptx
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP (1).pptx
 
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docxKisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
Kisi kisi Ujian sekolah mata pelajaran IPA 2024.docx
 
RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...
RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...
RENCANA & Link2 Materi Pelatihan_ "Teknik Perhitungan TKDN, BMP, Preferensi H...
 
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdfAksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
Aksi Nyata Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
 
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptx
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptxDEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptx
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptx
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Skenario Lokakarya 2 Pendidikan Guru Penggerak
Skenario Lokakarya 2 Pendidikan Guru PenggerakSkenario Lokakarya 2 Pendidikan Guru Penggerak
Skenario Lokakarya 2 Pendidikan Guru Penggerak
 
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
Modul Ajar IPAS Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka [abdiera.com]
 
vIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsx
vIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsxvIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsx
vIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsx
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Contoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptx
Contoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptxContoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptx
Contoh PPT Seminar Proposal Teknik Informatika.pptx
 

01-PPT KWN.pdf

  • 1. Koordinator Drs. Syamsu Ridhuan, M. Pd APA PENDIDIKAN KEWRGANEGARAAN DAN MENGAPA PERLU BAGI SETIAP WARGA NEGARA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PERTEMUAN PERTAMA PAMU
  • 2. VISI DAN MISI UNIVERSITAS ESA UNGGUL
  • 5. KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN : MAHASISWA MEMAHAMI PENGETAHUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN YANG BERKAITAN DENGAN PENGERTIAN, HAKIKAT DAN PENTINGNYA PEMBELAJARAN, LANDASAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, SEHINGGA MENUMBUH-KEMBANGKAN SIKAP- KEPRIBADIAN RASA KEBANGSAAN, CINTA TANAH AIR DAN BERTEKAD MELAKSANAKANNYA SEBAGAI BENTUK BELA NEGARA. APA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UURI No. 20 Tahun 2003 ttg SIDIKNAS, Psl 1 ayat (1) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untukmewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara Kewarganegaraan adalah segala hal ihwal yang berhubungan dengan warganegara Pendidikan Kewarganegaraan dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air.
  • 6. MAKNA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Pendidikan Kewarganegaraan didesain mengembangkan wawasan warga negara sebagai upaya penanaman, penumbuhan dan kesadaran bela negara di tengah- tengah tantangan yang semakin kompleks. Esensi pendidikan kewarganegaraan secara filosofi adalah untuk menanamkan keyakinan dasar dan fundamental kepada warga negara Indonesia agar mampu menggerakkan daya nalar dan rasionalitas membela negara PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 7. BEBERAPA PERISTILAHAN Civic Berasal dari bahasa Yunani yaitu civicus berarti penduduk sipil yang mempraktekkan demokrasi langsung dalam negara kota atau polis. Tradisi Yunani telah memberikan inspirasi konseptual tentang kebaikan umum, kesejahteraan umum dan kebijakan atau keutamaan sipil (civil virtue) yang lahir kembali dalam rangka melawan otokratik raja-raja. Civis merupakan cabang dari ilmu politik yang membahas tentang hak dan kwajiban warga negara. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 8. BEBERAPA PERISTILAHAN Citizenship Education Memeberikan makna yang lebih luas dari sekedar civic education yang lazim dipelajari di sekolah dan perguruan tinggi secara formal. Citizenship Education merujuk pada istilah generik yang mencakup pengalaman belajar di sekolah dan di luar sekolah, seperti yang diimplentasikan dalam lingkungan keluarga, dalam organisasi keagamaan, dalam organisasi kemasyarakatan, dalam organisasi politik dan dalam media. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 9. BEBERAPA PERISTILAHAN Civic Education Merupakan suatu proses pembelajaran semua mata pelajaran, kegiatan siswa, proses administrasi, dan pembinaan dalam upaya mengembangkan perilaku warga negara yang baik. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 10. MENGAPA PERLU EKTERNAL-GLOBALISASI Globalisasi menjadi realitas membawa pengaruh pada pola pikir, sikap dan tindakan Pengaruh positif : demokrasi, HAM, keterbukaan dan lain-lain. Pengaruh negatif : dekadensi moral, pergaulan bebas, narkoba dan lain sebagainya. Pendidikan kewarganegaraan benteng individu dari pengaruh negatif globalisasi. Perlu menyikapi secara kritis, dewasa dan bijaksana. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN Latar Belakang Mengapa Perlu?
  • 11. MENGAPA PERLU LATAR BELAKANG INTERNAL Perjalanan bangsa Indoensia mengalami beberapa masa : Pra Penjajahan, Penjajahan, Perebutan, Mempertahankan Kemerdekaan, Pengisian kemerdekaan, Reformasi dan Pasca reformasi. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 12. MENGAPA PERLU REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Perubahan cara berpikir dan cara bekerja, berbasis teknologi informasi membuat semua aktivitas serba instan, tanpa batas dan terhubung-koneksitas Bila tidak cermat : Luntur jiwa nasionalisme, menguatk faham liberlisme, panetrasi budaya, hegemoni ekonomi negara-negara kuat, seperti Amerika, Eropa dan akhir-akhir ini negara China PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 13. Landasan Pembelajaran Konstitusi UUD NRI 1945 Pembukaan UUD NRI 1945, alinea kedua dan keempat : berupa cita-cita, tujuan dan aspirasi bangsa Indonesia tentang kemerdekaannya Pasal 30 ayat (1) menyatakan : ”tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.” Pasal 31 ayat (1) menyatakan : “tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.” PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 14. Landasan Pembelajaran YUDRIDIS FORMAL TAP MPR RI Nomor 6/MPR/2001 ttg Etika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. UU RI No. 20 Tahun 1982 ttg Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia, Pasal 18 (a) hak dan kewajiban wn diwujudkan dengan keikut-sertakan bela negara diselenggarakan melalui pendidikan pendahuluan bela negara. Pasal 19 (2) Pendidikan Pendahuluan Bela Negara wajib diiukti oleh setiap wn dan dilaksanakan secara bertahap. Tahap awal , tingkat pendidikan dasar sampai pendidikan menengah ada dalam gerakan pramuka. Tahap lanjutan pada tingkat pendidikan tinggi ada dalam bentuk pendidikan kewiraan. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 15. Landasan Pembelajaran YUDRIDIS FORMAL UU RI N. 20 tahun 2003 SISDIKNASl, menekankan pembentukan warga negara agar memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air Pasal 37 ayat (2) huruf b, menyatkan bahwa kurikulum Pendidikan Tinggi wajib memuat Pendidikan Kewarganegaraan UU RI No. 12 tahun 2012 ttg Pendidikan Tinggi, eksplisit dan tegas nama mata kuliah kewarganegaraan sebagai mata kuliah wajib. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 16. Landasan Pembelajaran YUDRIDIS FORMAL PP No. 19 tahun 2005 Standar Pendidikan Nasional, menetapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan tinggii wajib memuat mata kuliah pendidikan agama, Pendidikan Kewarganegaraan, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 Pedoman Penyusunan Kurikulum inti Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Keputusan Mendiknasl No. 45/U/2002 Kurikulum inti Pendidikan Tinggi, Pendidikan Agama, Pendidikan Bahasa dan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan kelompok mata kuliah pengembangn kepribadian, WAJIB diberikan pada setiap program studi/kelompok program studi.. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 17. BUKU BACAAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Tim Penyusun Kemristek Dikti Direjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Syamsu Ridhuan dan Aliaras Wahid University Press Esa Unggul. 2019 ISBN 978-602-5596-07-0 MODUL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Syamsu Ridhuan PAMU Universitas Esa Unggul. 2019 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 18. SISTEM PENILAIAN Komponen Yang Dinilai 1. Kehadiran (75-100 %) Bobot : 10 % 2. Tugas Terstruktur a. Individu/QUIZ (OL) Bobot : 15 % b. Kelompok /TUGAS (OL) Bobot : 20 % 3. Ujian Tenganh Semester Bobot : 25 % (open books/Take home) 4. Ujian Akhir Semester Bobot : 30 % (Persentasi-Reguler, Tulis-OL) 5. Nilai Akhir Total Bobot : 100 % PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN
  • 19. TUGAS TERSTRUKTUR 1. Anda diminta untuk menjelaskan secara argeumentatif tentang bebearapa pengertian dari Pendidikan Kewarganegaraan ? 2. Lakukan pengkajian secara mendalam melalui pengamatan di lingkungan ada dan kajian kepustakaan tentang mengapa Pendidikan Kewarganegaraan diperlukan bagi setiap warga negara !