Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Apa, Mengapa & Bagaimana Menggunakan e-Filing ?

8.077 Aufrufe

Veröffentlicht am

Apa, Mengapa & Bagaimana Menggunakan e-Filing ? Baik e-Filing melalui ASP ataupun melalui pajak.go.id

Veröffentlicht in: Serviceleistungen
  • Als Erste(r) kommentieren

Apa, Mengapa & Bagaimana Menggunakan e-Filing ?

  1. 1. Apa, Mengapa & Bagaimana Menggunakan e-Filing ?
  2. 2. www.hlpconsultant.org Contents Apa itu eFiling1 Latar Belakang eFiling2 Bagaimana eFiling3 Permasalahan4
  3. 3. www.hlpconsultant.org Definisi eFiling adalah suatu cara penyampaian SPT Tahunan secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) atau Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provider (ASP)
  4. 4. www.hlpconsultant.org Latar Belakang eFiling 1 Beban administrasi yang besar bagi DJP dalam melakukan penerimaan, pengolahan, dan pengarsipan SPT di sepanjang tahun 2 Ekonomi biaya tinggi terkait proses penerimaan, pengolahan, dan pengarsipan SPT yang sangat panjang dan memakan waktu yang lama 3 Pentingnya inovasi berbasis teknologi untuk menuju administrasi perpajakan yang lebih ‘lean’ (ramping)
  5. 5. www.hlpconsultant.org Tujuan eFiling Mempermudah proses perekaman data SPT di dalam basis data DJP Mengurangi pertemuan langsung antara Wajib Pajak dengan Petugas Pajak Mengurangi dampak antrian dan volume pekerjaan proses penerimaan SPT Mengurangi volume berkas fisik/kertas dokumen perpajakan
  6. 6. www.hlpconsultant.org Jenis e-Filing Web DJP fasilitas pelaporan pajak secara online yang disediakan melalui website www.pajak.go.id. eFiling Jenis Layanan ASP fasilitas pelaporan pajak secara online yang tersedia melalui jalur yang disediakan oleh ASP (Application Service Provider)..
  7. 7. www.hlpconsultant.org eFiling pajak.go.id VS ASP Pajak.go.id Hanya untuk SPT Tahunan 1770S dan 1770SS Mengisi SPT online Mengirim SPT online Menggunakan SSL (Security Socket Layer) Tanda tangan digital dengan token Bukti Penerimaan Elektronik dikirim melalui email Gratis ASP Untuk semua SPT Masa dan SPT Tahunan Menggunakan eSPT Menggunakan software eFiling Menggunakan dedicated line Digital Certificate Bukti Penerimaan Elektronik diunduh langsung Berbayar
  8. 8. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Tidak perlu antri
  9. 9. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Tidak terhalang kemacetan
  10. 10. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Bebas dalam pengaturan waktu
  11. 11. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Meningkatkan Produktivitas Kerja
  12. 12. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Minim kesalahan
  13. 13. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Menghemat Waktu
  14. 14. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Mudah dalam penggunaan
  15. 15. www.hlpconsultant.org Mengapa eFiling? Paperless dan Go Green
  16. 16. www.hlpconsultant.org Keuntungan lain eFiling Tidak perlu menunggu tanda tangan WP / Pejabat yang ditunjuk; Tidak pernah ditolak petugas di KPP; Bisa dilakukan dengan cepat saat diperlukan pembetulan/pelaporan SPT yang mendesak.
  17. 17. www.hlpconsultant.org Drop Box & KPP KPP DPC & KPP KPDJP (Dit. TIP) PENERIMAAN PENGOLAHAN PEREKAMAN PEMANFAATAN e-Filing Proses/Siklus Administrasi SPT
  18. 18. www.hlpconsultant.org 3 Langkah Mudah eFiling Mengajukan Permohonan e-FIN Mendaftarkan diri sebagai WP e-Filing Menyampaikan SPT Tahunan
  19. 19. www.hlpconsultant.org Proses Permohonan e-FIN Mengisi Formulir Permohonan e-FIN Langkah 1 Melampirkan fotokopi NPWP atau Surat Keterangan Terdaftar dan Kartu Tanda Penduduk Langkah 2 Melampirkan surat kuasa khusus dan fotokopi identitas diri Wajib Pajak Langkah 3 Menunjukan asli identitas diri Wajib Pajak atau kuasanya. Langkah 4 Kantor Pelayanan Pajak harus menerbitkan e-FIN paling lama 1 (satu) hari kerja sejak permohonan diterima dengan lengkap dan benar
  20. 20. www.hlpconsultant.org Tentang eFIN EFIN, berupa Kode kombinasi Angka dan huruf sebanyak 10 digit e-FIN yang prosesnya sudah selesai, disampaikan secara langsung kepada Wajib Pajak atau Kuasa Wajib Pajak
  21. 21. www.hlpconsultant.org Pelaporan eFiling via www.pajak.go.id Registrasi Akun eFiling Aktivasi Akun eFiling Membuat SPT Online Meminta Kode Verifikasi Kirim SPT online
  22. 22. www.hlpconsultant.org Registrasi Akun eFiling
  23. 23. www.hlpconsultant.org Registrasi Akun eFiling
  24. 24. www.hlpconsultant.org Registrasi Akun eFiling
  25. 25. www.hlpconsultant.org Aktivasi Akun eFiling
  26. 26. www.hlpconsultant.org Aktivasi Akun eFiling
  27. 27. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  28. 28. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  29. 29. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  30. 30. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  31. 31. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  32. 32. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  33. 33. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  34. 34. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  35. 35. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  36. 36. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  37. 37. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  38. 38. www.hlpconsultant.org Membuat SPT Online
  39. 39. www.hlpconsultant.org Meminta Kode Verifikasi
  40. 40. www.hlpconsultant.org Meminta Kode Verifikasi
  41. 41. www.hlpconsultant.org Kirim SPT Online
  42. 42. www.hlpconsultant.org Kirim SPT Online
  43. 43. www.hlpconsultant.org Kirim SPT Online
  44. 44. www.hlpconsultant.org Permasalahan Masalah Lampiran yg tdk bisa disampaikan melalui eFiling karena Pasal 9 Ayat (1) PER - 47/PJ/2008 dihapus dengan PER - 36/PJ/2013. Masalah kewajiban tetap lapor melalui eSPT / eFiling bagi yg sudah melakukannya (SPT PPN dan PPh Pasal 21) - PER - 14/PJ/2013 Pasal 4 & PER - 44/PJ/2010 Pasal 4. Masalah eFiling SPT PPh Pasal 21 2014 yang tidak kunjung selesai.
  45. 45. www.hlpconsultant.org Permasalahan 1  Wajib Pajak wajib menyampaikan keterangan dan/atau dokumen lain yang harus dilampirkan dalam SPT dan Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan yang tidak dapat disampaikan secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar secara langsung atau melalui pos dengan tanda bukti pengiriman surat, atau melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat, kecuali SSP lembar 3 yang dibayarkan melalui Bank Persepsi dan Nomor Transaksi Penerimaan Negara sudah dicantumkan dalam e-SPT dan/atau e- SPTy, paling lama:  14 (empat belas) hari sejak batas terakhir pelaporan SPT dan Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan dalam hal SPT dan Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan disampaikan sebelum batas akhir penyampaian;  14 (empat belas) hari sejak tanggal penyampaian SPT dan Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan secara elektronik dalam hal SPT dan Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan disampaikan setelah lewat batas akhir penyampaian. (Pasal 9 Ayat (1) PER - 47/PJ/2008)
  46. 46. www.hlpconsultant.org Permasalahan 1 1) e-SPT dan e-SPTy yang telah diisi dan dilengkapi sesuai dengan ketentuan beserta keterangan dan/atau dokumen lain yang harus dilampirkan dalam SPT dan/atau Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan dibubuhi tanda tangan elektronik atau tanda tangan digital dan disampaikan secara elektronik ke Direktorat Jenderal Pajak rnelalui suatu Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP). 2) Tanda Tangan Elektronik atau Tanda Tangan Digital sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah suatu informasi elektronik yang di generate oleh Sistem Direktorat Jenderal Pajak. 3) Dalam hal SPT dan Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan menunjukkan adanya kewajiban pembayaran pajak, Wajib Pajak wajib mencantumkan Nomor Transaki Penerimaan Negara pada e-SPT dan e-SPTy sebagai bukti pembayaran yang telah divalidasi. 4) Apabila e-SPT dan e-SPTy sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan lengkap oleh Direktorat Jenderal Pajak, maka kepada Wajib Pajak diberikan Bukti Penerimaan Elektronik. (Pasal 7 PER - 36/PJ/2013)
  47. 47. www.hlpconsultant.org Permasalahan 2  PKP yang telah menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk data elektronik, tidak diperbolehkan lagi untuk menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk formulir kertas (hard copy). (Pasal 4 PER - 44/PJ/2010)  Pemotong yang telah menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 dalam bentuk e-SPT tidak diperbolehkan lagi menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21 dan/atau Pasal 26 dalam bentuk formulir kertas (hard copy) untuk masa-masa pajak berikutnya. (Pasal 4 PER - 14/PJ/2013)
  48. 48. hlpconsultant.org

×