SlideShare ist ein Scribd-Unternehmen logo
1 von 29
PENELITIAN TINDAKAN
KELAS (PTK)
(CLASSROOM ACTION RESEARCH)




                                      I Wayan Dasna
      Pusat Penelitian Pendidikan-Lembaga Penelitian
                           Universitas Negeri Malang
Kasus Pembelajaran di kelas
   Prestasi belajar rendah…..
    Nilai murid rendah, rata-rata    PTK
    kelas < 50; Sebagian besar
    murid tidak tuntas……..

   Banyak siswa tidak
    mengerjakan tugas……..

   Banyak siswa sering tidak
    masuk……….

   Lain-lain………….         MASALAH
Apakah
                     PTK itu??

Ebbut (1985) :
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan studi
sistematis yang dilakukan dalam upaya memperbaiki
praktik-praktik dalam pendidikan dengan melakukan
tindakan praktis serta refleksi dari tindakan tersebut.

PTK adalah bentuk penelitian praktis yang membumi yang
dilaksanakan oleh pengajar untuk menemukan solusi dari
masalah yang timbul di kelasnya agar dapat meningkatkan
kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas.
Apakah karakteristik PTK?
   Dilakukan oleh pengajar sendiri sebagai
    pengelola kelas
   Berangkat dari masalah aktual dalam
    pembelajaran di kelas
   Adanya tindakan yang perlu dilakukan untuk
    memperbaiki proses belajar mengajar.
   memiliki kerangka kerja yang teratur dengan
    berdasarkan hasil observasi nyata dan data
    perilaku.
   Fleksibel dan adaptif (mungkin ada
    perubahan selama penelitian)
Apakah Tujuan PTK?
             Untuk meningkatkan praktik
              pembelajaran di kelas
              PTK merupakan cara yang strategis
              bagi guru untuk meningkatkan layanan
              pendidikan melalui penyempurnaan
              praktik pembelajaran di kelas

             Untuk meningkatkan relevansi
              pendidikan
              PTK dapat meningkatkan relevansi unsur-unsur
              dalam proses pembelajaran dengan
              karakteristik pribadi siswa, tuntutan masy.,
              perkembangan pengetahuan dll. sehingga
              terjadi perbaikan atau peningkatan kualitas
              proses pembelajaran
Apakah Tujuan PTK?
          3.   Meningkatkan mutu hasil pendidikan artinya
               meningkatkan motivasi siswa sehingga bersifat
               positif terhadap perkuliahan / pembelajaran
               (Kasbolah, 2001)
                Semakin positif sikap mahasiswa thd perkuliahan,
                ketrampilan yang dikuasai bertambah, penguasaan materi
                semakin mantap.... Berarti proses pembelajaran di kelas
                makin baik shg mutu hasil pendidikan lebih baik.
          4.   Meningkatkan efesiensi pengelolaan pendidikan
               yaitu memanfaatkan sumber-sumber daya yang
               terintegrasi dalam pendidikan (Gunter, Estes,
               dan Schwab, 1995)
               PTK selalu mencari alternatif baru agar proses
               pembelajaran menjadi efektif dan efesien
MENGAPA KITA PERLU MELAKUKAN PTK?
   Agar guru menjadi profesional dan ilmuwan perlu melakukan inovasi
    pendidikan dan pengajaran….salah satunya dengan melakukan
    penelitian sesuai konteks tempat bekerja

   PTK sangat kondusif untuk membuat pengajar menjadi peka dan
    tanggap terhadap dinamika pembelajarannya.

   PTK membuat pengajar mampu memperbaiki proses pembelajaran
    melalui suatu kajian yang dalam dan intens terhadap apa yang terjadi di
    kelasnya.
   PTK merupakan suatu kegiatan yang terintegrasi dengan pelaksanaan
    proses pembelajaran, sehingga tidak mengganggu tugas pengajar.

   PTK membuat pengajar kreatif karena selalu berlibat dengan upaya-
    upaya inovasi dengan cara mengimplementasikan dan mengadaptasi
    berbagai teori, teknik pembelajaran, dan bahan ajar yang mutakhir
BAGAIMANA PROSEDUR PELAKSANAAN
PTK?
                PTK dimulai dengan refleksi
                 awal, yaitu pengajar
                 merefleksikan masalah-
                 masalah yang ada di kelasnya.

                Kegiatan ini meliputi:
                  identifikasi masalah,
                  analisis masalah,
                  perumusan masalah, dan
                  perumusan hipotesis tindakan.
BAGAIMANA PROSEDUR PELAKSANAAN
PTK?
               Setelah melakukan refleksi
                tentang pembelajaran yang
                terjadi sebelumnya, selanjutnya
                dilakukan:
                  (1) planning (perencanaan),
                  (2) acting (pelaksanaan),
                  (3) observing (pengamatan)
                  (4) reflecting (refleksi).
Refleksi


           PERENCANAAN




REFLEKSI                 TINDAKAN
                                          Ke SIKLUS II



             OBSERVASI




                                    PERENCANAAN




                         REFLEKSI                        TINDAKAN




                                      OBSERVASI
R E F L E K S I
   REFLEKSI
   REFLEKSI
Refleksi awal
   Identifikasi masalah:
     Menemukan    masalah yang mengganggu proses belajar dan
        menghalangi tercapainya tujuan
     Caranya:
            Renungkan, pikirkan, dan refleksikan kekurangan-kekurangan
             dalam proses pembelajaran yang telah dilakukan yang
             berdampak pada kurang optimalnya proses dan hasil belajar.
            Pengajar juga perlu mengidentifikasi kelebihan dan
             keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan sebagai
             acuan tindakan yang akan dilakukan.

       Jika pengajar mengalami kesulitan mengidentifikasi masalah,
        gunakanlah pertanyaan berikut sebagai panduan!
            Apakah yang terjadi dalam proses belajar-mengajar yang
             sedang berlangsung?
            Apakah proses belajar-mengajar tersebut mengalami
             permasalahan?
            Jika “ya”apa yang bisa saya lakukan untuk mengatasinya?
MASALAH APA YANG ADA DI KELAS SAYA?
   PERIODE ON TASK ANAK-ANAK SANGAT PENDEK SEHINGGA KELAS GADUH
    DENGAN KEBISINGAN YANG TIDAK PRODUKTIF
    waktu yg terbatas untuk setiap siswa untuk mendapat giliran berbicara dlm kelas
    yang berjumlah lebih dr 30
   Dalm roleplay anak-anak tidak memperhatikan grup yang tampil
   Banyak anak yang menganadalkan teman lain untuk mengerjakan tugas inidividual
    maupun kelompok
   Anak-anak cendaearung mebe4ntuk kelompok eksklusif
   Anak-anak memiliki kesulitan dlm listening comprehension
   Materi dirasakan terlalu sulit bagi beberapa anak
   Anak malas membuka kamus
   Ketrampilan menggunakan kamus rendah
   Anak-anak malas mengikuti ekstra bhs inggris
   Anak-anak memiliki sikap negatif thd bhs inggris
   Penguasaan ketrampilan mengajar guru rendah
   Kesulitan belajar dalam topik telling time
   Amostfir kelas tidak mendukung pembelajaran (students like to make fun of their
    friends who make mistakes)
Refleksi awal

Analisis Masalah
   Masalah yang perlu dipilih adalah:
         yang sangat strategis,
         mendesak untuk segera diatasi,
         bisa dilaksanakan oleh pengajar,
         sesuai dengan prioritas.
   Jika pengajar mengalami kesulitan menganalisis masalah,
    gunakanlah pertanyaan berikut sebagai panduan!
             Apa yang Anda prihatinkan?
             Mengapa Anda memprihatinkannya?
             Menurut Anda apa yang dapat Anda lakukan untuk
              mengatasi hal itu?
             Bukti-bukti apa yang Anda perlukan untuk menilai apa
              yang terjadi?
             Bagaimana Anda mengumpulkan bukti-bukti tersebut?
             Bagaimana Anda mengecek kebenaran dan keakuratan
              apa yang terjadi?
Refleksi awal

 Perumusan Masalah
    Rumusan masalah hendaknya jelas, spesifik, dan operasional

    Dalam merumuskan masalah perlu diperhatikan:
         Masalah dirumuskan secara jelas, tidak mempunyai
          makna ganda
         Masalah dapat dituangkan dalam kalimat tanya
         Rumusan masalah pada umumnya menunjukan
          hubungan antar dua atau lebih variabel
         Rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara empirik
          yaitu memungkinkan dikumpulkannya data untuk
          menjawab pertanyaan yang diajukan
         Menunjukan secara jelas subjek penelitian
         Contoh:

           Apakah banyaknya latihan melukis dapat meningkatkan
           aktivitas kreatif berkarya mahasiswa seni rupa yang
           mengambil matakuliah dasar-dasar melukis?
Refleksi awal
   Hipotesis tindakan.
     Setelah masalah dirumuskan, kegiatan
      berikutnya adalah merumuskan hipotesis.
     Hipotesis ini berupa dugaan yang akan
      terjadi jika tindakan dilakukan.
     Hipotesis dikembangkan berdasarkan
      masalah yang telah dirumuskan.
     Hipotesis yang baik harus dapat diuji secara
      empiris, artinya dampak tindakan yang
      dilakukan dapat diukur, baik secara kualitatif
      maupun kuantitatif.
     Contoh: Banyaknya latihan melukis dapat
      meningkatkan aktivitas kreatif berkarya
      mahasiswa seni rupa yang mengambil
      matakuliah dasar-dasar melukis!
Perencanaan Tindakaan
   Rencana tindakan ini disusun untuk menguji secara
    empiris hipotesis tindakan yang telah dirumuskan.

   Rencana tindakan berupa langkah-langkah tindakan
    secara sistematis dan rinci.

   Rencana tindakan meliputi: materi (bahan ajar),
    metode atau teknik mengajar, teknik dan instrumen
    observasi dan evaluasi, kendala yang mungkin timbul
    pada saat implementasi, dan alternatif pemecahannya.

   Untuk membantu penyusunan rencana tindakan,
    gunakanlah pertanyaan berikut: apa (yang akan
    dilakukan beserta rasionalnya), di mana , kapan, dan
    bagaimana sebagai panduan.
Tahap Pelaksanaan Tindakan
   Setelah menyusun rencana tindakan, kegiatan
    berikutnya adalah mengimplementasikan
    tindakan dan mengamati hasilnya (aktivitas
    pengajar, mahasiswa, dan suasana kelas).

   Pada tahap inilah pengajar berperan ganda,
    yaitu sebagai praktisi (pelaksana
    pembelajaran) dan sekaligus sebagai peneliti
    (pengamat).
Tahap Pengamatan Tindakan
 Kegiatan observasi dilakukan bersamaan dengan
 pelaksanaan tindakan.

  Pada tahap ini, data-data tentang pelaksanaan
 tindakan dan rencana yang sudah dibuat, serta
 dampaknya terhadap proses dan hasil
 pembelajaran dikumpulkan dengan bantuan
 instrumen pengamatan yang dikembangkan.

 Pengajar boleh dibantu oleh pengamat dari luar
 (teman sejawat atau pakar pendidikan).
 Kehadiran pengamat pembantu ini menjadikan
 PTK bersifat kolaboratif.
Tahap Refleksi terhadap Tindakan
   Tahap ini meliputi kegiatan: menganalisis,
    memaknai, menjelaskan, dan menyimpulkan
    data yang diperoleh dari pengamatan (bukti
    empiris), serta mengaitkannya dengan teori yang
    digunakan (kerangka konseptual). Hasil refleksi
    ini dijadikan dasar untuk menyusun perencanaan
    tindakan siklus berikutnya.

   Refleksi yang tajam dan terpercaya akan
    diperoleh masukan yang sangat berharga dan
    akurat bagi penentuan tindakan berikutnya.
    Kadar ketajaman refleksi ditentukan oleh tingkat
    ketajaman dan keragaman instrumen observasi
    yang digunakan.
Tahap Refleksi terhadap Tindakan
    Guna mendapatkan hasil refleksi yang optimal,
    beberapa pertanyaan berikut dapat dimanfaatkan
    sebagai pemandu.
   Bagaimana persepsi Anda (dosen, mahasiswa, pengamat
    lain) terhadap tindakan yang dilakukan ?
   Apakah efek tindakan tersebut?
   Isu kependidikan apa saja yang muncul sehubungan dengan
    tindakan yang dilakukan?
   Apa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tindakan?
    Mengapa kendala tersebut muncul?
   Apakah terjadi peningkatan kualitas proses pembelajaran?
   Perlukah perencanaan ulang?
   Jika “ya”, alternatif tindakan manakah yang paling tepat?
   Jika “ya” apakah diperlukan siklus berikutnya?
   Secara keseluruhan keempat tahapan dalam
    PTK : Perencanaan, Tindakan, observasi, dan
    refleksi membentuk suatu siklus (Tiap siklus
    minimal 3 kali pertemuan).

   Siklus ini kemudian diikuti siklus-siklus lain
    secara berkesinambungan seperti sebuah
    spiral.
   Kapan siklus-siklus tersebut berakhir?
    Jawabannya adalah, kalau hasil pelaksanaan
    tindakan sudah sesuai dengan criteria yang
    ditetapkan oleh peneliti.
Beberapa contoh Lembar Pengamatan
   Kualitas Pembelajaran dapat diketahui dari:
     Aktifitas
              mahasiswa: perubahan perilaku, sikap,
      motivasi seperti: keaktifan berdiskusi, bertanya,
      mencoba, mengerjakan tugas, …
      (pengumpulan data……memerlukan lembar
      pengamatan)
     (contoh terlampir)


     Hasil
          Belajar: nilai, kualitas tugas
      ……..hasil tes atau tugas
Struktur Proposal PTK
Sampul Usulan Penelitian
Halaman Pengesahan
A. Judul Penelitian
B. Mata Pelajaran dan Bidang Kajian
C. Pendahuluan
D. Rumusan Masalah dan Pemecahannya
E. Tujuan Penelitian
F. Manfaat Hasil Penelitian
G. Kajian Pustaka
H. Prosedur Penelitian
I. Jadwal Penelitian
J. Biaya Penelitian (bila ada)
K. Personalia Penelitian (bila ada)
L. Daftar Pustaka
M. Lampiran-Lampiran:
   1. Instrumen Penelitian
   2. ……..
Isi laporan:
Cover
Halaman Pengesahan
Abstrak (Ringkasan)
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Tabel (kalau ada)
Daftar Gambar (kalau ada)

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C.Tujuan dan Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA
BAB III METODE PENELITIAN
A. Rancangan Penelitian
        a. Jenis penelitian (PTK), banyak siklus yang dilakukan
        b. Subyek Penelitian (siswa, kelas,)
        c. Waktu Penelitian
        d. Langkah-langkah Penelitian (uraikan langkah-langah pada siklus I,
           II, dst yang meliputi: perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi)
B. Instrumen Penelitian
C. Teknik Analisis
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian: Siklus I, Siklus II, dst
B. Pembahasan Hasil

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
RPP, Hasil Pengamatan, Daftar Nilai/Hasil Belajar Siswa tiap siklus, Foto-
       foto
Tugas
   Identifikasi masalah pembelajaran yang ada di
    sekolah Bapak/Ibu!
   Analisis masalah, pilihlah satu masalah yang
    paling penting dan tentukan tindakan
    pemecahan masalah.
   Buatlah satu proposal PTK untuk memecahkan
    masalah tersebut. Tulis pada kertas Folio garis,
    tiap peserta antara 5 – 10 halaman.
Penilaian Tugas
                                                                                                        Bobot X
No      Komponen                                     Kriteria                            Bobot   Skor
                                                                                                         Skor
1    Judul Penelitian   •   Maksimal 15 kata                                               5
                        •   Menggambarkan masalah yang akan diteliti
                        •   Menggambarkan apa yang akan dilakukan
2    Latar Belakang     •   Masalah nyata dalam pembelajaran diperkuat data               20
                        •   Penyebab munculnya masalah
                        •   Alternatif pemecahan relevan masalah
3    Rumusan            •   Spesifik dan operasional                                      10
     Masalah            •   Dilengkapi dengan definisi operasional, asumsi dan lingkup
                            penelitian (batasan masalah)
4    Tujuan dan         •   Mendasar pada permasalahan                                    10
     Manfaat            •   Tampak manfaatnya bagi guru dan siswa
5    Kajian Pustaka     •   Relevan dengan tindakan yang akan dilakukan dalam             15
                            memecahkan masalah
                        •   Berkaitan dengan substansi mata kuliah yang diteliti ada
                            kerangka pikir dan kejelasannya
6    Metodologi         •   Menggambarkan tindakan penyelesaian yang relevan              30
                        •   Teknik pengambilan dan analisis data serta instrumen yang
                            digunakan jelas dan relevan dengan masalah
                        •   Uraian tersusun sistematis dan jelas
                        •   Ada target indikator keberhasilan
7    Lain-lain          •   Jadwal penelitian jelas menggambarkan waktu pelaksanaan       10
                        •   Daftar pustaka relevan dan penulisannya sesuai dengan
                            ketentuan.
                                                     Jumlah                               100
Pedoman PTK

Weitere ähnliche Inhalte

Was ist angesagt?

Angket berpikir kritis ok
Angket berpikir kritis okAngket berpikir kritis ok
Angket berpikir kritis ok
Rosyid Althaf
 
Format pengamatan video pembelajaran
Format pengamatan video pembelajaranFormat pengamatan video pembelajaran
Format pengamatan video pembelajaran
Mas Arifin
 
Lembar observasi siswa
Lembar observasi siswaLembar observasi siswa
Lembar observasi siswa
Alby Alyubi
 
Kata kerja operasional ranah kognitif
Kata kerja operasional ranah kognitifKata kerja operasional ranah kognitif
Kata kerja operasional ranah kognitif
Grosir Micho
 

Was ist angesagt? (20)

Desain pengelolaan kelas
Desain pengelolaan kelasDesain pengelolaan kelas
Desain pengelolaan kelas
 
Angket berpikir kritis ok
Angket berpikir kritis okAngket berpikir kritis ok
Angket berpikir kritis ok
 
Kisi-Kisi Soal Instrumen Penilaian Ranah Kognitif
Kisi-Kisi Soal Instrumen Penilaian Ranah KognitifKisi-Kisi Soal Instrumen Penilaian Ranah Kognitif
Kisi-Kisi Soal Instrumen Penilaian Ranah Kognitif
 
Format Penilaian Keterampilan Peserta Didik Diskusi dan Presentasi
Format Penilaian Keterampilan Peserta Didik Diskusi dan PresentasiFormat Penilaian Keterampilan Peserta Didik Diskusi dan Presentasi
Format Penilaian Keterampilan Peserta Didik Diskusi dan Presentasi
 
Rubrik lkpd pemantulan
Rubrik lkpd pemantulanRubrik lkpd pemantulan
Rubrik lkpd pemantulan
 
Kko indikator HOTS
Kko indikator HOTSKko indikator HOTS
Kko indikator HOTS
 
Rubrik penilaian mind map
Rubrik penilaian mind mapRubrik penilaian mind map
Rubrik penilaian mind map
 
65 model pembelajaran dan 15 metode pembelajaran
65 model pembelajaran dan 15 metode pembelajaran65 model pembelajaran dan 15 metode pembelajaran
65 model pembelajaran dan 15 metode pembelajaran
 
TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN IPA K13 SMP
TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN IPA K13 SMPTEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN IPA K13 SMP
TEKNIK DAN INSTRUMEN PENILAIAN IPA K13 SMP
 
Format pengamatan video pembelajaran
Format pengamatan video pembelajaranFormat pengamatan video pembelajaran
Format pengamatan video pembelajaran
 
Kumpulan soal-soal Konsep Zat dan Wujudnya UN IPA SMP Kelas 9 Nurul Faela Shufa
Kumpulan soal-soal Konsep Zat dan Wujudnya UN IPA SMP Kelas 9 Nurul Faela ShufaKumpulan soal-soal Konsep Zat dan Wujudnya UN IPA SMP Kelas 9 Nurul Faela Shufa
Kumpulan soal-soal Konsep Zat dan Wujudnya UN IPA SMP Kelas 9 Nurul Faela Shufa
 
analisis penilaian hasil belajar
analisis penilaian hasil belajar analisis penilaian hasil belajar
analisis penilaian hasil belajar
 
Lembar observasi siswa
Lembar observasi siswaLembar observasi siswa
Lembar observasi siswa
 
instrumen lembar penilaian diri (sikap)
instrumen lembar penilaian diri (sikap)instrumen lembar penilaian diri (sikap)
instrumen lembar penilaian diri (sikap)
 
Rpp Seni Budaya Kurikulum 2013 Format penilaian musik http://yasirmaster.blog...
Rpp Seni Budaya Kurikulum 2013 Format penilaian musik http://yasirmaster.blog...Rpp Seni Budaya Kurikulum 2013 Format penilaian musik http://yasirmaster.blog...
Rpp Seni Budaya Kurikulum 2013 Format penilaian musik http://yasirmaster.blog...
 
PENILAIAN KOGNITIF, AFEKTIF. DAN PSIKOMOTORIK
PENILAIAN KOGNITIF, AFEKTIF. DAN PSIKOMOTORIKPENILAIAN KOGNITIF, AFEKTIF. DAN PSIKOMOTORIK
PENILAIAN KOGNITIF, AFEKTIF. DAN PSIKOMOTORIK
 
Micro Teaching - Contoh RPP Kurikulum 2013
Micro Teaching - Contoh RPP Kurikulum 2013Micro Teaching - Contoh RPP Kurikulum 2013
Micro Teaching - Contoh RPP Kurikulum 2013
 
Kata kerja operasional ranah kognitif
Kata kerja operasional ranah kognitifKata kerja operasional ranah kognitif
Kata kerja operasional ranah kognitif
 
Angket kreativitas belajar
Angket kreativitas belajarAngket kreativitas belajar
Angket kreativitas belajar
 
Rpp teks prosedur lengkap
Rpp teks prosedur lengkapRpp teks prosedur lengkap
Rpp teks prosedur lengkap
 

Andere mochten auch

Penelitian tindakan kelas ( ptk ) & contoh karya tulis ilmiah ( kti )
Penelitian tindakan kelas ( ptk ) &  contoh karya tulis ilmiah ( kti )Penelitian tindakan kelas ( ptk ) &  contoh karya tulis ilmiah ( kti )
Penelitian tindakan kelas ( ptk ) & contoh karya tulis ilmiah ( kti )
makciak
 
Tugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptkTugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptk
Reza Riezky
 
Bahasa indonesia unsur unsur resensi
Bahasa indonesia unsur unsur resensiBahasa indonesia unsur unsur resensi
Bahasa indonesia unsur unsur resensi
Ahmad Fathurrozi
 
Pedoman observasi untuk peserta didik
Pedoman observasi untuk peserta didikPedoman observasi untuk peserta didik
Pedoman observasi untuk peserta didik
TyasMommy Cozy Azalea
 
LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL
LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL
LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL
ernierahma
 

Andere mochten auch (19)

Panduan ptk 2016
Panduan ptk 2016Panduan ptk 2016
Panduan ptk 2016
 
Panduan Praktis Membuat PTK
Panduan Praktis Membuat PTKPanduan Praktis Membuat PTK
Panduan Praktis Membuat PTK
 
Kerangka Penulisan PTK
Kerangka Penulisan PTKKerangka Penulisan PTK
Kerangka Penulisan PTK
 
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENELITIAN TINDAKAN KELASPENELITIAN TINDAKAN KELAS
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
 
Penelitian tindakan kelas ( ptk ) & contoh karya tulis ilmiah ( kti )
Penelitian tindakan kelas ( ptk ) &  contoh karya tulis ilmiah ( kti )Penelitian tindakan kelas ( ptk ) &  contoh karya tulis ilmiah ( kti )
Penelitian tindakan kelas ( ptk ) & contoh karya tulis ilmiah ( kti )
 
Bab 1
Bab 1Bab 1
Bab 1
 
Ptk akuntansi
Ptk akuntansiPtk akuntansi
Ptk akuntansi
 
Resume buku ptk
Resume buku ptkResume buku ptk
Resume buku ptk
 
Tugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptkTugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptk
 
Cover
CoverCover
Cover
 
Bahasa indonesia unsur unsur resensi
Bahasa indonesia unsur unsur resensiBahasa indonesia unsur unsur resensi
Bahasa indonesia unsur unsur resensi
 
Penelitian Tindakan Sekolah
Penelitian  Tindakan  SekolahPenelitian  Tindakan  Sekolah
Penelitian Tindakan Sekolah
 
Pedoman observasi untuk peserta didik
Pedoman observasi untuk peserta didikPedoman observasi untuk peserta didik
Pedoman observasi untuk peserta didik
 
cerpen
cerpencerpen
cerpen
 
Materi Teks Cerpen Bahasa Indonesia Kelas XI [K13]
Materi Teks Cerpen Bahasa Indonesia Kelas XI [K13]Materi Teks Cerpen Bahasa Indonesia Kelas XI [K13]
Materi Teks Cerpen Bahasa Indonesia Kelas XI [K13]
 
1 lembar-observasi-ptk
1 lembar-observasi-ptk1 lembar-observasi-ptk
1 lembar-observasi-ptk
 
"INSTRUMEN PENELITIAN TINDAKAN KELAS"
 "INSTRUMEN PENELITIAN TINDAKAN KELAS" "INSTRUMEN PENELITIAN TINDAKAN KELAS"
"INSTRUMEN PENELITIAN TINDAKAN KELAS"
 
LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL
LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL
LEMBAR PENGAMATAN PTK BERJUDUL
 
Materi cerpen
Materi cerpenMateri cerpen
Materi cerpen
 

Ähnlich wie Pedoman PTK

Penyelidikan tindakan konsep
Penyelidikan tindakan konsepPenyelidikan tindakan konsep
Penyelidikan tindakan konsep
ramachandraniptho
 
Tugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptkTugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptk
Riskesusanti
 
Tugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptkTugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptk
Riskesusanti
 
1. konsep dasar penelitian tindakan kelas
1. konsep dasar penelitian tindakan kelas1. konsep dasar penelitian tindakan kelas
1. konsep dasar penelitian tindakan kelas
STAISARTugasKuliah
 
5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt
5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt
5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt
etiernawati20
 
Penelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-kti
Penelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-ktiPenelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-kti
Penelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-kti
Ariska Armaya
 
Implementasi penelitian tindakan kelas
Implementasi penelitian tindakan kelasImplementasi penelitian tindakan kelas
Implementasi penelitian tindakan kelas
smkfarmasi
 
PPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUM
PPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUMPPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUM
PPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUM
RioYonatan
 
Materi na-26 oktober-ptk-di-pijay
Materi na-26 oktober-ptk-di-pijayMateri na-26 oktober-ptk-di-pijay
Materi na-26 oktober-ptk-di-pijay
nasrun gayo
 
Ptk hasil unduh
Ptk hasil unduhPtk hasil unduh
Ptk hasil unduh
nanitriani
 
Penelitian tindakan kelas doc
Penelitian tindakan kelas docPenelitian tindakan kelas doc
Penelitian tindakan kelas doc
Al Barokah
 

Ähnlich wie Pedoman PTK (20)

Penyelidikan tindakan konsep
Penyelidikan tindakan konsepPenyelidikan tindakan konsep
Penyelidikan tindakan konsep
 
Tugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptkTugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptk
 
Tugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptkTugas resume buku ptk
Tugas resume buku ptk
 
PTK
PTKPTK
PTK
 
1. konsep dasar penelitian tindakan kelas
1. konsep dasar penelitian tindakan kelas1. konsep dasar penelitian tindakan kelas
1. konsep dasar penelitian tindakan kelas
 
Penelitian tindakan kelas dan pentingnya bagi kerja keguruan
Penelitian tindakan kelas dan pentingnya bagi kerja keguruanPenelitian tindakan kelas dan pentingnya bagi kerja keguruan
Penelitian tindakan kelas dan pentingnya bagi kerja keguruan
 
PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENTINGNYA BAGI KERJA KEGURUAN
PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENTINGNYA BAGI KERJA KEGURUANPENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENTINGNYA BAGI KERJA KEGURUAN
PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENTINGNYA BAGI KERJA KEGURUAN
 
Penelitian tindakan kelas
Penelitian tindakan kelasPenelitian tindakan kelas
Penelitian tindakan kelas
 
Langkah ptk
Langkah ptkLangkah ptk
Langkah ptk
 
Konsep dan karakteristik penelitian tindakan kelas
Konsep dan karakteristik penelitian tindakan kelasKonsep dan karakteristik penelitian tindakan kelas
Konsep dan karakteristik penelitian tindakan kelas
 
5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt
5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt
5.-Prosedur-Perencanaan-Dan-Pelaksanaan-PTK.ppt
 
Penelitian tindakan kelas (ptk)
Penelitian tindakan kelas (ptk)Penelitian tindakan kelas (ptk)
Penelitian tindakan kelas (ptk)
 
Penelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-kti
Penelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-ktiPenelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-kti
Penelitian tindakan-kelas-ptk-contoh-karya-tulis-ilmiah-kti
 
Implementasi penelitian tindakan kelas
Implementasi penelitian tindakan kelasImplementasi penelitian tindakan kelas
Implementasi penelitian tindakan kelas
 
PPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUM
PPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUMPPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUM
PPT PTK SLB 2019 Khusus Untuk SLB dan UMUM
 
Materi na-26 oktober-ptk-di-pijay
Materi na-26 oktober-ptk-di-pijayMateri na-26 oktober-ptk-di-pijay
Materi na-26 oktober-ptk-di-pijay
 
Ptk hasil unduh
Ptk hasil unduhPtk hasil unduh
Ptk hasil unduh
 
Proces Penelitian ACTION Kelas doc
Proces Penelitian ACTION Kelas docProces Penelitian ACTION Kelas doc
Proces Penelitian ACTION Kelas doc
 
Penelitian tindakan kelas doc
Penelitian tindakan kelas docPenelitian tindakan kelas doc
Penelitian tindakan kelas doc
 
Resume buku ptk
Resume buku ptkResume buku ptk
Resume buku ptk
 

Kürzlich hochgeladen

BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptxBAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
JuliBriana2
 
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
pipinafindraputri1
 
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).pptKenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
novibernadina
 

Kürzlich hochgeladen (20)

MODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
PANDUAN PENGEMBANGAN KSP SMA SUMBAR TAHUN 2024 (1).pptx
PANDUAN PENGEMBANGAN KSP SMA SUMBAR TAHUN 2024 (1).pptxPANDUAN PENGEMBANGAN KSP SMA SUMBAR TAHUN 2024 (1).pptx
PANDUAN PENGEMBANGAN KSP SMA SUMBAR TAHUN 2024 (1).pptx
 
PPT Mean Median Modus data tunggal .pptx
PPT Mean Median Modus data tunggal .pptxPPT Mean Median Modus data tunggal .pptx
PPT Mean Median Modus data tunggal .pptx
 
AKSI NYATA TOPIK 1 MERDEKA BELAJAR. PPTX
AKSI NYATA TOPIK 1 MERDEKA BELAJAR. PPTXAKSI NYATA TOPIK 1 MERDEKA BELAJAR. PPTX
AKSI NYATA TOPIK 1 MERDEKA BELAJAR. PPTX
 
7.PPT TENTANG TUGAS Keseimbangan-AD-AS .pptx
7.PPT TENTANG TUGAS Keseimbangan-AD-AS .pptx7.PPT TENTANG TUGAS Keseimbangan-AD-AS .pptx
7.PPT TENTANG TUGAS Keseimbangan-AD-AS .pptx
 
Aksi Nyata Disiplin Positif Keyakinan Kelas untuk SMK
Aksi Nyata Disiplin Positif Keyakinan Kelas untuk SMKAksi Nyata Disiplin Positif Keyakinan Kelas untuk SMK
Aksi Nyata Disiplin Positif Keyakinan Kelas untuk SMK
 
PPT MODUL 6 DAN 7 PDGK4105 KELOMPOK.pptx
PPT MODUL 6 DAN 7 PDGK4105 KELOMPOK.pptxPPT MODUL 6 DAN 7 PDGK4105 KELOMPOK.pptx
PPT MODUL 6 DAN 7 PDGK4105 KELOMPOK.pptx
 
Panduan Memahami Data Rapor Pendidikan 2024
Panduan Memahami Data Rapor Pendidikan 2024Panduan Memahami Data Rapor Pendidikan 2024
Panduan Memahami Data Rapor Pendidikan 2024
 
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptxBAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
BAB 5 KERJASAMA DALAM BERBAGAI BIDANG KEHIDUPAN.pptx
 
Bab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptx
Bab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptxBab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptx
Bab 4 Persatuan dan Kesatuan di Lingkup Wilayah Kabupaten dan Kota.pptx
 
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
Modul 2 - Bagaimana membangun lingkungan belajar yang mendukung transisi PAUD...
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) & Perhi...
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) & Perhi...PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) & Perhi...
PELAKSANAAN + Link2 Materi BimTek _PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) & Perhi...
 
MODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 6 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
AKSI NYATA Numerasi Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptx
AKSI NYATA  Numerasi  Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptxAKSI NYATA  Numerasi  Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptx
AKSI NYATA Numerasi Meningkatkan Kompetensi Murid_compressed (1) (1).pptx
 
power point bahasa indonesia "Karya Ilmiah"
power point bahasa indonesia "Karya Ilmiah"power point bahasa indonesia "Karya Ilmiah"
power point bahasa indonesia "Karya Ilmiah"
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).pptKenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
Kenakalan Remaja (Penggunaan Narkoba).ppt
 
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptx
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptxDEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptx
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 CGP 10.pptx
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 

Pedoman PTK

  • 1. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) (CLASSROOM ACTION RESEARCH) I Wayan Dasna Pusat Penelitian Pendidikan-Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang
  • 2. Kasus Pembelajaran di kelas  Prestasi belajar rendah….. Nilai murid rendah, rata-rata PTK kelas < 50; Sebagian besar murid tidak tuntas……..  Banyak siswa tidak mengerjakan tugas……..  Banyak siswa sering tidak masuk……….  Lain-lain…………. MASALAH
  • 3. Apakah PTK itu?? Ebbut (1985) : Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan studi sistematis yang dilakukan dalam upaya memperbaiki praktik-praktik dalam pendidikan dengan melakukan tindakan praktis serta refleksi dari tindakan tersebut. PTK adalah bentuk penelitian praktis yang membumi yang dilaksanakan oleh pengajar untuk menemukan solusi dari masalah yang timbul di kelasnya agar dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas.
  • 4. Apakah karakteristik PTK?  Dilakukan oleh pengajar sendiri sebagai pengelola kelas  Berangkat dari masalah aktual dalam pembelajaran di kelas  Adanya tindakan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar mengajar.  memiliki kerangka kerja yang teratur dengan berdasarkan hasil observasi nyata dan data perilaku.  Fleksibel dan adaptif (mungkin ada perubahan selama penelitian)
  • 5. Apakah Tujuan PTK?  Untuk meningkatkan praktik pembelajaran di kelas PTK merupakan cara yang strategis bagi guru untuk meningkatkan layanan pendidikan melalui penyempurnaan praktik pembelajaran di kelas  Untuk meningkatkan relevansi pendidikan PTK dapat meningkatkan relevansi unsur-unsur dalam proses pembelajaran dengan karakteristik pribadi siswa, tuntutan masy., perkembangan pengetahuan dll. sehingga terjadi perbaikan atau peningkatan kualitas proses pembelajaran
  • 6. Apakah Tujuan PTK? 3. Meningkatkan mutu hasil pendidikan artinya meningkatkan motivasi siswa sehingga bersifat positif terhadap perkuliahan / pembelajaran (Kasbolah, 2001) Semakin positif sikap mahasiswa thd perkuliahan, ketrampilan yang dikuasai bertambah, penguasaan materi semakin mantap.... Berarti proses pembelajaran di kelas makin baik shg mutu hasil pendidikan lebih baik. 4. Meningkatkan efesiensi pengelolaan pendidikan yaitu memanfaatkan sumber-sumber daya yang terintegrasi dalam pendidikan (Gunter, Estes, dan Schwab, 1995) PTK selalu mencari alternatif baru agar proses pembelajaran menjadi efektif dan efesien
  • 7. MENGAPA KITA PERLU MELAKUKAN PTK?  Agar guru menjadi profesional dan ilmuwan perlu melakukan inovasi pendidikan dan pengajaran….salah satunya dengan melakukan penelitian sesuai konteks tempat bekerja  PTK sangat kondusif untuk membuat pengajar menjadi peka dan tanggap terhadap dinamika pembelajarannya.  PTK membuat pengajar mampu memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam dan intens terhadap apa yang terjadi di kelasnya.  PTK merupakan suatu kegiatan yang terintegrasi dengan pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga tidak mengganggu tugas pengajar.  PTK membuat pengajar kreatif karena selalu berlibat dengan upaya- upaya inovasi dengan cara mengimplementasikan dan mengadaptasi berbagai teori, teknik pembelajaran, dan bahan ajar yang mutakhir
  • 8. BAGAIMANA PROSEDUR PELAKSANAAN PTK?  PTK dimulai dengan refleksi awal, yaitu pengajar merefleksikan masalah- masalah yang ada di kelasnya.  Kegiatan ini meliputi:  identifikasi masalah,  analisis masalah,  perumusan masalah, dan  perumusan hipotesis tindakan.
  • 9. BAGAIMANA PROSEDUR PELAKSANAAN PTK?  Setelah melakukan refleksi tentang pembelajaran yang terjadi sebelumnya, selanjutnya dilakukan:  (1) planning (perencanaan),  (2) acting (pelaksanaan),  (3) observing (pengamatan)  (4) reflecting (refleksi).
  • 10. Refleksi PERENCANAAN REFLEKSI TINDAKAN Ke SIKLUS II OBSERVASI PERENCANAAN REFLEKSI TINDAKAN OBSERVASI
  • 11. R E F L E K S I REFLEKSI REFLEKSI
  • 12. Refleksi awal  Identifikasi masalah:  Menemukan masalah yang mengganggu proses belajar dan menghalangi tercapainya tujuan  Caranya:  Renungkan, pikirkan, dan refleksikan kekurangan-kekurangan dalam proses pembelajaran yang telah dilakukan yang berdampak pada kurang optimalnya proses dan hasil belajar.  Pengajar juga perlu mengidentifikasi kelebihan dan keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan sebagai acuan tindakan yang akan dilakukan.  Jika pengajar mengalami kesulitan mengidentifikasi masalah, gunakanlah pertanyaan berikut sebagai panduan!  Apakah yang terjadi dalam proses belajar-mengajar yang sedang berlangsung?  Apakah proses belajar-mengajar tersebut mengalami permasalahan?  Jika “ya”apa yang bisa saya lakukan untuk mengatasinya?
  • 13. MASALAH APA YANG ADA DI KELAS SAYA?  PERIODE ON TASK ANAK-ANAK SANGAT PENDEK SEHINGGA KELAS GADUH DENGAN KEBISINGAN YANG TIDAK PRODUKTIF  waktu yg terbatas untuk setiap siswa untuk mendapat giliran berbicara dlm kelas yang berjumlah lebih dr 30  Dalm roleplay anak-anak tidak memperhatikan grup yang tampil  Banyak anak yang menganadalkan teman lain untuk mengerjakan tugas inidividual maupun kelompok  Anak-anak cendaearung mebe4ntuk kelompok eksklusif  Anak-anak memiliki kesulitan dlm listening comprehension  Materi dirasakan terlalu sulit bagi beberapa anak  Anak malas membuka kamus  Ketrampilan menggunakan kamus rendah  Anak-anak malas mengikuti ekstra bhs inggris  Anak-anak memiliki sikap negatif thd bhs inggris  Penguasaan ketrampilan mengajar guru rendah  Kesulitan belajar dalam topik telling time  Amostfir kelas tidak mendukung pembelajaran (students like to make fun of their friends who make mistakes)
  • 14. Refleksi awal Analisis Masalah  Masalah yang perlu dipilih adalah:  yang sangat strategis,  mendesak untuk segera diatasi,  bisa dilaksanakan oleh pengajar,  sesuai dengan prioritas.  Jika pengajar mengalami kesulitan menganalisis masalah, gunakanlah pertanyaan berikut sebagai panduan!  Apa yang Anda prihatinkan?  Mengapa Anda memprihatinkannya?  Menurut Anda apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hal itu?  Bukti-bukti apa yang Anda perlukan untuk menilai apa yang terjadi?  Bagaimana Anda mengumpulkan bukti-bukti tersebut?  Bagaimana Anda mengecek kebenaran dan keakuratan apa yang terjadi?
  • 15. Refleksi awal Perumusan Masalah  Rumusan masalah hendaknya jelas, spesifik, dan operasional  Dalam merumuskan masalah perlu diperhatikan:  Masalah dirumuskan secara jelas, tidak mempunyai makna ganda  Masalah dapat dituangkan dalam kalimat tanya  Rumusan masalah pada umumnya menunjukan hubungan antar dua atau lebih variabel  Rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara empirik yaitu memungkinkan dikumpulkannya data untuk menjawab pertanyaan yang diajukan  Menunjukan secara jelas subjek penelitian  Contoh: Apakah banyaknya latihan melukis dapat meningkatkan aktivitas kreatif berkarya mahasiswa seni rupa yang mengambil matakuliah dasar-dasar melukis?
  • 16. Refleksi awal  Hipotesis tindakan.  Setelah masalah dirumuskan, kegiatan berikutnya adalah merumuskan hipotesis.  Hipotesis ini berupa dugaan yang akan terjadi jika tindakan dilakukan.  Hipotesis dikembangkan berdasarkan masalah yang telah dirumuskan.  Hipotesis yang baik harus dapat diuji secara empiris, artinya dampak tindakan yang dilakukan dapat diukur, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.  Contoh: Banyaknya latihan melukis dapat meningkatkan aktivitas kreatif berkarya mahasiswa seni rupa yang mengambil matakuliah dasar-dasar melukis!
  • 17. Perencanaan Tindakaan  Rencana tindakan ini disusun untuk menguji secara empiris hipotesis tindakan yang telah dirumuskan.  Rencana tindakan berupa langkah-langkah tindakan secara sistematis dan rinci.  Rencana tindakan meliputi: materi (bahan ajar), metode atau teknik mengajar, teknik dan instrumen observasi dan evaluasi, kendala yang mungkin timbul pada saat implementasi, dan alternatif pemecahannya.  Untuk membantu penyusunan rencana tindakan, gunakanlah pertanyaan berikut: apa (yang akan dilakukan beserta rasionalnya), di mana , kapan, dan bagaimana sebagai panduan.
  • 18. Tahap Pelaksanaan Tindakan  Setelah menyusun rencana tindakan, kegiatan berikutnya adalah mengimplementasikan tindakan dan mengamati hasilnya (aktivitas pengajar, mahasiswa, dan suasana kelas).  Pada tahap inilah pengajar berperan ganda, yaitu sebagai praktisi (pelaksana pembelajaran) dan sekaligus sebagai peneliti (pengamat).
  • 19. Tahap Pengamatan Tindakan Kegiatan observasi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Pada tahap ini, data-data tentang pelaksanaan tindakan dan rencana yang sudah dibuat, serta dampaknya terhadap proses dan hasil pembelajaran dikumpulkan dengan bantuan instrumen pengamatan yang dikembangkan. Pengajar boleh dibantu oleh pengamat dari luar (teman sejawat atau pakar pendidikan). Kehadiran pengamat pembantu ini menjadikan PTK bersifat kolaboratif.
  • 20. Tahap Refleksi terhadap Tindakan  Tahap ini meliputi kegiatan: menganalisis, memaknai, menjelaskan, dan menyimpulkan data yang diperoleh dari pengamatan (bukti empiris), serta mengaitkannya dengan teori yang digunakan (kerangka konseptual). Hasil refleksi ini dijadikan dasar untuk menyusun perencanaan tindakan siklus berikutnya.  Refleksi yang tajam dan terpercaya akan diperoleh masukan yang sangat berharga dan akurat bagi penentuan tindakan berikutnya. Kadar ketajaman refleksi ditentukan oleh tingkat ketajaman dan keragaman instrumen observasi yang digunakan.
  • 21. Tahap Refleksi terhadap Tindakan Guna mendapatkan hasil refleksi yang optimal, beberapa pertanyaan berikut dapat dimanfaatkan sebagai pemandu.  Bagaimana persepsi Anda (dosen, mahasiswa, pengamat lain) terhadap tindakan yang dilakukan ?  Apakah efek tindakan tersebut?  Isu kependidikan apa saja yang muncul sehubungan dengan tindakan yang dilakukan?  Apa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tindakan? Mengapa kendala tersebut muncul?  Apakah terjadi peningkatan kualitas proses pembelajaran?  Perlukah perencanaan ulang?  Jika “ya”, alternatif tindakan manakah yang paling tepat?  Jika “ya” apakah diperlukan siklus berikutnya?
  • 22. Secara keseluruhan keempat tahapan dalam PTK : Perencanaan, Tindakan, observasi, dan refleksi membentuk suatu siklus (Tiap siklus minimal 3 kali pertemuan).  Siklus ini kemudian diikuti siklus-siklus lain secara berkesinambungan seperti sebuah spiral.  Kapan siklus-siklus tersebut berakhir? Jawabannya adalah, kalau hasil pelaksanaan tindakan sudah sesuai dengan criteria yang ditetapkan oleh peneliti.
  • 23. Beberapa contoh Lembar Pengamatan  Kualitas Pembelajaran dapat diketahui dari:  Aktifitas mahasiswa: perubahan perilaku, sikap, motivasi seperti: keaktifan berdiskusi, bertanya, mencoba, mengerjakan tugas, … (pengumpulan data……memerlukan lembar pengamatan) (contoh terlampir)  Hasil Belajar: nilai, kualitas tugas ……..hasil tes atau tugas
  • 24. Struktur Proposal PTK Sampul Usulan Penelitian Halaman Pengesahan A. Judul Penelitian B. Mata Pelajaran dan Bidang Kajian C. Pendahuluan D. Rumusan Masalah dan Pemecahannya E. Tujuan Penelitian F. Manfaat Hasil Penelitian G. Kajian Pustaka H. Prosedur Penelitian I. Jadwal Penelitian J. Biaya Penelitian (bila ada) K. Personalia Penelitian (bila ada) L. Daftar Pustaka M. Lampiran-Lampiran: 1. Instrumen Penelitian 2. ……..
  • 25. Isi laporan: Cover Halaman Pengesahan Abstrak (Ringkasan) Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel (kalau ada) Daftar Gambar (kalau ada) BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Rumusan Masalah C.Tujuan dan Manfaat Penelitian BAB II KAJIAN PUSTAKA
  • 26. BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian a. Jenis penelitian (PTK), banyak siklus yang dilakukan b. Subyek Penelitian (siswa, kelas,) c. Waktu Penelitian d. Langkah-langkah Penelitian (uraikan langkah-langah pada siklus I, II, dst yang meliputi: perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi) B. Instrumen Penelitian C. Teknik Analisis BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian: Siklus I, Siklus II, dst B. Pembahasan Hasil BAB V PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN RPP, Hasil Pengamatan, Daftar Nilai/Hasil Belajar Siswa tiap siklus, Foto- foto
  • 27. Tugas  Identifikasi masalah pembelajaran yang ada di sekolah Bapak/Ibu!  Analisis masalah, pilihlah satu masalah yang paling penting dan tentukan tindakan pemecahan masalah.  Buatlah satu proposal PTK untuk memecahkan masalah tersebut. Tulis pada kertas Folio garis, tiap peserta antara 5 – 10 halaman.
  • 28. Penilaian Tugas Bobot X No Komponen Kriteria Bobot Skor Skor 1 Judul Penelitian • Maksimal 15 kata 5 • Menggambarkan masalah yang akan diteliti • Menggambarkan apa yang akan dilakukan 2 Latar Belakang • Masalah nyata dalam pembelajaran diperkuat data 20 • Penyebab munculnya masalah • Alternatif pemecahan relevan masalah 3 Rumusan • Spesifik dan operasional 10 Masalah • Dilengkapi dengan definisi operasional, asumsi dan lingkup penelitian (batasan masalah) 4 Tujuan dan • Mendasar pada permasalahan 10 Manfaat • Tampak manfaatnya bagi guru dan siswa 5 Kajian Pustaka • Relevan dengan tindakan yang akan dilakukan dalam 15 memecahkan masalah • Berkaitan dengan substansi mata kuliah yang diteliti ada kerangka pikir dan kejelasannya 6 Metodologi • Menggambarkan tindakan penyelesaian yang relevan 30 • Teknik pengambilan dan analisis data serta instrumen yang digunakan jelas dan relevan dengan masalah • Uraian tersusun sistematis dan jelas • Ada target indikator keberhasilan 7 Lain-lain • Jadwal penelitian jelas menggambarkan waktu pelaksanaan 10 • Daftar pustaka relevan dan penulisannya sesuai dengan ketentuan. Jumlah 100