REFLEKSI 17 TAHUN REFORMASI
EVALUASI PUBLIK KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI
Dampak Kerja 17 Tahun Institusi Demokrasi
Temuan S...
 Dalam praktek dan perkembangannya, pelaksanaan demokrasi di negeri ini dilakukan
dalam dua tahap. Pertama, secara langsu...
 Dalam prakteknya, dukungan terhadap demokrasi banyak ditentukan oleh kinerja
demokrasi itu sendiri, misalnya apakah masy...
 Untuk mengetahui dukungan publik terhadap demokrasi.
 Untuk mengevaluasi kinerja institusi demokrasi.
TUJUAN
4
Rilis Su...
 Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih
berdasarkan peraturan yang berlaku, yai...
 Menggunakan Teknik Multistage
Random Sampling: Populasi
desa/kelurahan tingkat nasional.
 Desa/kelurahan di tingkat
pro...
VALIDASI SAMPEL
Rilis Survei Nasional Poltracking
Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
PROFIL DEMOGRAFI RESPONDEN
8
Rilis Survei Nasional Poltracking
Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
KATEGORI SAMPEL BPS 2010
Aceh 1.67 1.90
Bali 1.67 1.65
Banten 4.17 4.52
Bengkulu 0.83 0.73
DIY 1.67 1.47
DKI Jakarta 3.33 ...
TEMUAN SURVEI
Rilis Survei Nasional Poltracking
Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
Mayoritas publik setuju bahwa demokrasi adalah sistem terbaik
Dibanding sistem pemerintahan yang lain, demokrasi adalah si...
Apakah Bapak/Ibu/Saudara puas dengan pelaksanaan demokrasi di negara kita sejauh ini?
Mayoritas publik mengatakan puas den...
Publik mengatakan puas dengan jaminan kebebasan berpendapat
Apakah Bapak/Ibu/Saudara puas dengan jaminan pelaksanaan kebeb...
Publik menilai penghormatan terhadap perbedaan (pluralitas)
suku bangsa, agama, dan ras (SARA) cukup baik
Menurut Bapak/Ib...
Publik menilai pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) cukup baik
Menurut Bapak/Ibu/Saudara, bagaimanakah pelaksanaan Hak Asas...
Mayoritas publik mengatakan pemerintah/KPU cukup siap dalam
melaksanakan Pilkada serentak pada Desember 2015 mendatang
Men...
 Mayoritas publik sepakat bahwa demokrasi merupakan sistem terbaik dan relevan untuk
diterapkan pada pemerintahan Indones...
EVALUASI KINERJA
INSTITUSI DEMOKRASI
Rilis Survei Nasional Poltracking
Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
Mayoritas publik mengatakan tidak puas dengan kinerja parpol
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja...
Menurut Bapak/Ibu/Saudara, apakah partai politik yang ada saat ini lebih banyak
memperjuangkan kepentingan rakyat atau mem...
Menurut Bapak/Ibu/Saudara , di antara sifat-sifat berikut mana yang paling penting dimiliki oleh
partai politik?
EVALUASI ...
Menurut Bapak/Ibu/Saudara, isu apa yang paling penting dalam pelembagaan partai politik di
Indonesia?
EVALUASI KINERJA INS...
Menurut Bapak/Ibu/Saudara, aspek apa yang paling penting dan harus dimiliki oleh pemimpin
partai politik?
EVALUASI KINERJA...
Menurut Bapak/Ibu/Saudara, hal apakah yang menjadi kualifikasi penting bagi pemimpin partai
politik?
EVALUASI KINERJA INST...
Mayoritas publik mengatakan tidak puas terhadap kinerja DPR
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja ...
Mayoritas publik tidak puas terhadap kinerja DPD
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja DPD di Indo...
Ketidakpuasan publik terhadap kinerja Lembaga Presiden
relatif tinggi
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkai...
Publik puas dengan kinerja KPU, meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50%
Bagaimana menurut penilaian Bapak/I...
Mayoritas publik mengatakan puas dengan kinerja KPK
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja KPK di I...
Publik mengatakan relatif puas dengan kinerja MK meskipun
angkanya masih di bawah standar kecukupan 50%
Bagaimana menurut ...
36.5
38
25.5
0
5
10
15
20
25
30
35
40
Tidak puas Puas TT/TJ
Publik relatif puas dengan kinerja MA meskipun
angkanya masih ...
Mayoritas publik mengatakan tidak puas dengan kinerja Polri
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja ...
Publik mengatakan tidak puas dengan kinerja Kejaksaan
meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50%
Bagaimana men...
Mayoritas publik mengatakan puas dengan kinerja TNI
Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja TNI di I...
Institusi
Sangat
Tidak Puas
Kurang Puas Cukup Puas Sangat Puas
Tidak Tahu/
Tidak Jawab
Partai Politik 14.3 49.2 22.8 1.2 1...
0
10
20
30
40
50
60
70
69.4 67.9
44.8 42.7
40.8 38
36.3 35.9
27.1 24 23.8
Peringkat tertinggi kepuasan kinerja institusi d...
0
10
20
30
40
50
60
70
66.5
63.5
55.9
54,4
49.9
42.3
39.4
36.7 36.5
23.1
20.7
Peringkat tertinggi ketidakpuasan kinerja in...
 Ketidakpuasan publik terhadap kinerja partai politik disebabkan oleh masih cukup
maraknya praktik korupsi oleh politisi ...
 Publik relatif puas dengan kinerja KPU, meskipun angkanya masih di bawah standar
kecukupan 50%. Hal ini banyak dipengaru...
KESIMPULAN
Rilis Survei Nasional Poltracking
Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
 Dukungan publik terhadap sistem demokrasi cukup tinggi. Begitu pula dengan tingkat
kepuasan publik terhadap pelaksaan si...
P T. P o l t r a c k i n g I n d o n e s i a
Jl. Salak No. 26, Setiabudi, Jakarta Selatan 12980
Telp. (021) 83704514, 8378...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Refleksi 17-tahun-reformasi (Poltracking Indonesia)

338 Aufrufe

Veröffentlicht am

Refleksi 17-tahun-reformasi (Poltracking Indonesia)

Veröffentlicht in: News & Politik
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Refleksi 17-tahun-reformasi (Poltracking Indonesia)

  1. 1. REFLEKSI 17 TAHUN REFORMASI EVALUASI PUBLIK KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI Dampak Kerja 17 Tahun Institusi Demokrasi Temuan Survei 23 - 31 Maret 2015
  2. 2.  Dalam praktek dan perkembangannya, pelaksanaan demokrasi di negeri ini dilakukan dalam dua tahap. Pertama, secara langsung, yakni melalui mekanisme Pemilu. Kedua, tidak langsung, yakni lewat sistem perwakilan yang diimplementasikan dalam wadah berbagai institusi demokrasi. Untuk konteks Indonesia, perjalanan demokrasi tersebut mengalami pasang surut, mulai dari Orde Lama, Orde Baru, hingga Orde Reformasi.  Di masa reformasi, setelah 17 tahun bergulir, sering muncul pertanyaan mendasar di tengah publik, sejauh mana demokrasi kita berjalan (terkonsolidasi) dan mampu mensejahterakan (substansi)? Pertanyaan terakhir menjadi niscaya dijawab, bila konsolidasi demokrasi sudah optimal terlaksana. Demokrasi di sebuah negara dikatakan terkonsolidasi apabila mendapatkan legitimasi atau dukungan yang luas dan kuat dari rakyatnya. Demokrasi menjadi satu-satunya aturan main, sehingga tidak ada kelompok yang berpikir untuk bertindak di luar sistem demokrasi, bahkan ketika sedang berada di luar kekuasaan.  Kuatnya legitimasi terhadap demokrasi ditandai oleh tidak signifikannya perilaku menentang demokrasi dari kekuatan-kekuatan yang ada; tumbuhnya keyakinan yang luas di masyarakat bahwa demokrasi adalah sistem politik terbaik; dan berfungsinya lembaga- lembaga negara secara efektif dalam berbagai bidang yang menjadi tanggung jawabnya. 2 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 PENDAHULUAN
  3. 3.  Dalam prakteknya, dukungan terhadap demokrasi banyak ditentukan oleh kinerja demokrasi itu sendiri, misalnya apakah masyarakat merasa puas dengan pelaksanaan demokrasi atau tidak. Kepuasan ini terkait dengan kinerja pemerintahan demokratis, yakni bagaimana masyarakat menilai kinerja institusi-institusi baik secara kuantitatif (persepsi) maupun kualitatif, dampak dari kinerja yang dilakukan selama ini terhadap publik.  Ujung dari dialektika ini sebenarnya, ingin mengetahui, bagamanakah hasil evaluasi publik terhadap demokrasi dan kinerja institusi-institusi demokrasi di negeri ini selama 17 tahun reformasi bergulir? 3 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 PENDAHULUAN
  4. 4.  Untuk mengetahui dukungan publik terhadap demokrasi.  Untuk mengevaluasi kinerja institusi demokrasi. TUJUAN 4 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  5. 5.  Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah pada saat wawancara serta bukan anggota TNI/Polri.  Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1200 responden dengan margin of error +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.  Metode pengumpulan data adalah responden terpilih diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih. Setiap pewawancara bertugas mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa atau kelurahan.  Wawancara dikontrol secara sistematis oleh supervisor pusat dan koordinator wilayah dengan melakukan cek ulang di lapangan (spot check) sekitar 20% dari total data masuk, untuk menjamin akurasi data yang diperlukan. Dalam proses penjaminan metodologi dan akurasi data tidak ditemukan kesalahan berarti.  Waktu wawancara lapangan 23-31 Maret 2015. METODOLOGI 5 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  6. 6.  Menggunakan Teknik Multistage Random Sampling: Populasi desa/kelurahan tingkat nasional.  Desa/kelurahan di tingkat provinsi dipilih secara random dengan jumlah proporsional.  Di setiap desa/kelurahan dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random.  Di masing-masing RT/lingkungan dipilih secara random dua KK.  Di KK terpilih dipilih secara random satu orang dewasa laki- laki/perempuan yang berhak memilih. 1 2 3 n… Provinsi I Provinsi X 1 2 1 3 54 L KK RT/Lingkungan Responden 1 2 RW 2 P FLOWCHART PENARIKAN SAMPEL 6 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  7. 7. VALIDASI SAMPEL Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  8. 8. PROFIL DEMOGRAFI RESPONDEN 8 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  9. 9. KATEGORI SAMPEL BPS 2010 Aceh 1.67 1.90 Bali 1.67 1.65 Banten 4.17 4.52 Bengkulu 0.83 0.73 DIY 1.67 1.47 DKI Jakarta 3.33 3.20 Gorontalo 0.83 0.44 Jambi 1.67 1.31 Jawa Barat 18.33 18.26 Jawa Tengah 13.33 13.75 Jawa Timur 15.83 15.91 Kalimantan Barat 1.67 1.86 KATEGORI SAMPEL BPS 2010 Kalimantan Selatan 1.67 1.54 Kalimantan Tengah 0.83 0.94 Kalimantan Timur 1.67 1.51 Kep. Bangka Belitung 0.83 0.52 Kepulauan Riau 0.83 0.72 Lampung 3.33 3.22 Maluku 0.83 0.65 Maluku Utara 0.83 0.44 Nusa Tenggara Barat 1.67 1.91 Nusa Tenggara Timur 1.67 1.99 Papua 0.83 1.21 Papua Barat 0.00 0.32 KATEGORI SAMPEL BPS 2010 Riau 2.50 2.38 Sulawesi Barat 0.83 0.49 Sulawesi Selatan 3.33 3.41 Sulawesi Tengah 0.83 1.12 Sulawesi Tenggara 0.83 0.95 Sulawesi Utara 0.83 0.96 Sumatera Barat 1.99 2.06 Sumatera Selatan 2.99 3.16 Sumatera Utara 5.47 5.51 PROFIL DEMOGRAFI RESPONDEN 9 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  10. 10. TEMUAN SURVEI Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  11. 11. Mayoritas publik setuju bahwa demokrasi adalah sistem terbaik Dibanding sistem pemerintahan yang lain, demokrasi adalah sistem pemerintahan terbaik untuk negara kita. Bagaimana pendapat Bapak/Ibu/Saudara dengan pernyataan tersebut? KONSOLIDASI DEMOKRASI 11 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Setuju + Sangat setuju Sangat tidak setuju + Tidak setuju
  12. 12. Apakah Bapak/Ibu/Saudara puas dengan pelaksanaan demokrasi di negara kita sejauh ini? Mayoritas publik mengatakan puas dengan pelaksanaan demokrasi, Tetapi terpaut tidak terlalu jauh dari yang mengatakan tidak puas. KONSOLIDASI DEMOKRASI 12 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  13. 13. Publik mengatakan puas dengan jaminan kebebasan berpendapat Apakah Bapak/Ibu/Saudara puas dengan jaminan pelaksanaan kebebasan berpendapat pada saat ini? KONSOLIDASI DEMOKRASI 13 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  14. 14. Publik menilai penghormatan terhadap perbedaan (pluralitas) suku bangsa, agama, dan ras (SARA) cukup baik Menurut Bapak/Ibu/Saudara, bagaimanakah penghormatan terhadap perbedaan (pluralitas) suku bangsa, agama, dan ras (SARA) pada saat ini? KONSOLIDASI DEMOKRASI 14 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup baik + Sangat baik Sangat tidak baik + Kurang baik
  15. 15. Publik menilai pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) cukup baik Menurut Bapak/Ibu/Saudara, bagaimanakah pelaksanaan Hak Asasi Manusia (HAM) di negara ini? KONSOLIDASI DEMOKRASI 15 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup baik + Sangat baik Sangat tidak baik + Kurang baik
  16. 16. Mayoritas publik mengatakan pemerintah/KPU cukup siap dalam melaksanakan Pilkada serentak pada Desember 2015 mendatang Menurut Bapak/Ibu/Saudara, apakah pemerintah/KPU sudah siap melaksanakan Pilkada serentak pada akhir tahun 2015 nanti? KONSOLIDASI DEMOKRASI 16 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup siap + Sangat siap Sangat tidak siap + Kurang siap 32.6 41.2 26.2 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 Tidak siap Siap TT/TJ
  17. 17.  Mayoritas publik sepakat bahwa demokrasi merupakan sistem terbaik dan relevan untuk diterapkan pada pemerintahan Indonesia.  Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap pelaksanaan sistem demokrasi disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya, karena sistem ini mampu membuat mayoritas masyarakat bebas mengekspresikan pendapatnya.  Di sisi lain, penghormatan terhadap perbedaan (pluralitas) suku bangsa, agama, dan ras (SARA) lebih baik daripada pelaksanaan HAM.  Terkait pilkada pada 9 Desember 2015 mendatang, mayoritas publik mengatakan, pemerintah siap menggelar kegiatan terbesar ini untuk pertama kalinya secara serentak. TEMUAN 17 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  18. 18. EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  19. 19. Mayoritas publik mengatakan tidak puas dengan kinerja parpol Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja partai politik di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 19 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  20. 20. Menurut Bapak/Ibu/Saudara, apakah partai politik yang ada saat ini lebih banyak memperjuangkan kepentingan rakyat atau memperjuangkan kepentingan sendiri untuk mendapatkan jabatan/ kekuasaan? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 20 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Publik menilai partai politik lebih banyak memperjuangkan kepentingan diri sendiri ketimbang memperjuangkan kepentingan rakyat 25.9 57.8 16.3 0 10 20 30 40 50 60 70 Kepentingan rakyat Kepentingan sendiri TT/TJ
  21. 21. Menurut Bapak/Ibu/Saudara , di antara sifat-sifat berikut mana yang paling penting dimiliki oleh partai politik? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 21 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Menurut publik, memperhatikan keinginan rakyat merupakan hal yang paling penting dimiliki oleh partai, disusul punya program menyejahterakan rakyat dan bersih dari korupsi 6.2 4.2 1.6 2.2 5.9 7.7 18.2 21.8 32.2 TT/TJ Masalah lainnya Berasas Pancasila Mewakili rakyat kecil saja Mampu memecahkan berbagai masalah Mewakili kepentingan masyarakat miskin & kaya Bersih dari korupsi Punya program menyejahterakan rakyat Memperhatikan keinginan rakyat
  22. 22. Menurut Bapak/Ibu/Saudara, isu apa yang paling penting dalam pelembagaan partai politik di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 22 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Menurut publik isu yang paling penting bagi pelembagaan partai politik adalah regenerasi kepemimpinan partai, disusul akuntabilitas dan transparansi partai 31.1 1.7 8.7 12.9 20.8 24.8 TT/TJ Desentralisasi partai Ideologisasi partai Demokratisasi partai Akuntabilitas dan transparansi partai Regenerasi kepemimpinan partai
  23. 23. Menurut Bapak/Ibu/Saudara, aspek apa yang paling penting dan harus dimiliki oleh pemimpin partai politik? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 23 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Menurut publik aspek yang paling penting dan harus dimiliki oleh pemimpin partai politik adalah visi dan gagasan, disusul pengalaman dan prestasi memimpin, integritas dan rekam jejak 14.8 1.5 2.2 2.8 3.7 4.4 6.2 14.9 16 16.4 17.1 TT/TJ Akseptabilitas atau penerimaan publik Kemampuan dam komunikasi elite kemampuan memimpin dan mengelola koalisi Kemampuan dalam komunikasi publik Kemampuan mengelola organisasi partai Prospek dan potensi memimpin pemerintahan Kompetensi dan kapabilitas Integritas dan rekam jejak Pengalaman dan prestasi memimpin Visi dan gagasan
  24. 24. Menurut Bapak/Ibu/Saudara, hal apakah yang menjadi kualifikasi penting bagi pemimpin partai politik? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 24 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Menurut publik, hal yang menjadi kualifikasi penting bagi pemimpin partai politik adalah integritas moral, disusul kompetensi dan pengalaman memimpin 13.1 0.8 3.7 17 19 22 24.4 TT/TJ Penampilan Loyalitas partai Visi dan gagasan Pengalaman memimpin Kemampuan (kompetensi) Integritas moral
  25. 25. Mayoritas publik mengatakan tidak puas terhadap kinerja DPR Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja DPR di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 25 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  26. 26. Mayoritas publik tidak puas terhadap kinerja DPD Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja DPD di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 26 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  27. 27. Ketidakpuasan publik terhadap kinerja Lembaga Presiden relatif tinggi Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja Presiden (Lembaga Kepresidenan/Presiden sebagai lembaga negara) di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 27 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  28. 28. Publik puas dengan kinerja KPU, meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50% Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja KPU di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 28 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  29. 29. Mayoritas publik mengatakan puas dengan kinerja KPK Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja KPK di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 29 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  30. 30. Publik mengatakan relatif puas dengan kinerja MK meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50% Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja MK di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 30 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  31. 31. 36.5 38 25.5 0 5 10 15 20 25 30 35 40 Tidak puas Puas TT/TJ Publik relatif puas dengan kinerja MA meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50% Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja MA di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 31 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  32. 32. Mayoritas publik mengatakan tidak puas dengan kinerja Polri Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja Polri di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 32 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  33. 33. Publik mengatakan tidak puas dengan kinerja Kejaksaan meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50% Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja Kejaksaan RI di Indonesia? 33 EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  34. 34. Mayoritas publik mengatakan puas dengan kinerja TNI Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja TNI di Indonesia? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 34 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Cukup puas + Sangat puas Sangat tidak puas + Kurang puas
  35. 35. Institusi Sangat Tidak Puas Kurang Puas Cukup Puas Sangat Puas Tidak Tahu/ Tidak Jawab Partai Politik 14.3 49.2 22.8 1.2 12.5 Presiden (Lembaga Kepresidenan) 6.2 43.7 38.8 3.9 7.4 DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) 14.5 52 22.2 1.6 9.7 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 9.1 45.3 25.1 2 18.5 Komisi Pemilihan Umum (KPU) 6.2 36.1 40 4.8 12.9 Komisi Pemberantasan Korupsi KPK) 3.1 20 51.2 18.2 7.5 Mahkamah Konstitusi (MK) 4.5 32.2 37 3.8 22.5 Mahkamah Agung (MA) 4.3 32.2 34.5 3.5 25.5 Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) 12.2 43.7 33.1 2.8 8.2 Kejaksaan RI 6 33.4 33.1 3.2 24.3 Tentara Nasional Indonesia (TNI) 3.5 17.2 55.7 12.2 11.4 Bagaimana menurut penilaian Bapak/Ibu/Saudara terkait kinerja Institusi Negara (demokrasi) di Indonesia di bawah ini? EVALUASI KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 35 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  36. 36. 0 10 20 30 40 50 60 70 69.4 67.9 44.8 42.7 40.8 38 36.3 35.9 27.1 24 23.8 Peringkat tertinggi kepuasan kinerja institusi demokrasi berada pada lembaga KPK, TNI, KPU, dan Presiden PERINGKAT KEPUASAN KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 36 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Sangat puas + Cukup puas
  37. 37. 0 10 20 30 40 50 60 70 66.5 63.5 55.9 54,4 49.9 42.3 39.4 36.7 36.5 23.1 20.7 Peringkat tertinggi ketidakpuasan kinerja institusi demokrasi berada pada lembaga DPR, Parpol, dan Polri PERINGKAT KETIDAKPUASAN KINERJA INSTITUSI DEMOKRASI 37 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015 Sangat tidak puas + Kurang puas
  38. 38.  Ketidakpuasan publik terhadap kinerja partai politik disebabkan oleh masih cukup maraknya praktik korupsi oleh politisi dan rendahnya kinerja wakil-wakil partai, baik di DPR maupun Kabinet di era reformasi. Di sisi lain, beberapa partai justru lebih sibuk dengan konflik internal ketimbang mengurusi kepentingan masyarakat. Sementara, terkait hal yang paling penting dimiliki partai, publik menilai partai perlu memperhatikan keinginan rakyat, disusul punya program menyejahterakan rakyat dan bersih dari korupsi. Sebab, selama ini publik menilai partai lebih memperjuangkan kepentingan diri sendiri ketimbang memperjuangkan kepentingan rakyat.  Sementara ketidakpuasan publik terhadap kinerja DPR disebabkan oleh kurang optimalnya anggota Dewan menjalankan fungsi esensialnya seperti pengawasan, legislasi dan penganggaran. Adapun ketidakpuasan publik terhadap kinerja DPD boleh jadi karena eksistensi DPD selama ini belum banyak diketahui masyarakat.  Ketidakpuasan publik terhadap kinerja Presiden (Lembaga Presiden/Institusi Kepresidenan) lebih disebabkan oleh kurang baiknya kinerja para menteri di bidang ekonomi, hukum, dan keamanan. Ditambah blunder komunikasi publik yang kerap dilakukan Presiden dan para pembantunya maupun miss understanding (komunikasi politik) antara pihak istana dengan mitra koalisi. TEMUAN 38 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  39. 39.  Publik relatif puas dengan kinerja KPU, meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50%. Hal ini banyak dipengaruhi oleh keberhasilan menyelenggarakan Pemilu 2014 (Legislatif dan Presiden) secara profesional, independen dan transparan.  Sementara kepuasan publik terhadap kinerja KPK, disebabkan oleh gebrakannya belakangan ini yang mampu mengungkap kasus-kasus besar, seperti skandal korupsi para pejabat setingkat menteri maupun para anggota dewan ke meja hijau hingga Operasi Tangkap Tangan (OTT).  Terkait dengan kinerja Mahkamah Konstitusi (MK), mayoritas publik mengatakan puas meskipun masih di bawah standar kecukupan 50%. Hal itu masuk akal mengingat sebelumnya, citra MK sempat terpuruk, setelah Ketua MK periode 2013 jadi tersangka KPK terkait penyuapan sengketa Pilkada. Sementara itu, publik relatif puas dengan kinerja Mahkamah Agung (MA) meskipun angkanya masih di bawah standar kecukupan 50%. Adapun kepuasan publik terhadap kinerja TNI (67,9 persen). TEMUAN 39 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  40. 40. KESIMPULAN Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  41. 41.  Dukungan publik terhadap sistem demokrasi cukup tinggi. Begitu pula dengan tingkat kepuasan publik terhadap pelaksaan sistem demokrasi. Namun, dukungan publik itu tidak dibarengi dengan kinerja yang membanggakan dari institusi-institusi demokrasi. Di sisi lain, aneka perubahan politik-demokrasi yang terjadi saat ini belum menyentuh substansi.  Peringatan 17 tahun reformasi saat ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi supaya arah gerak reformasi tidak semakin kabur. Pertama, sebagai lembaga yang lahir dari rahim reformasi, institusi-institusi demokrasi sudah saatnya meningkatkan kapasitas kelembagaan, bekerja untuk melayani masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi/kelompok saja.  Kedua, kinerja lembaga-lembaga demokrasi—seperti DPR dan partai politik—harus terus digenjot agar berbagai agenda reformasi dapat segera dituntaskan. Ketiga, pemerintah dan seluruh institusi demokrasi perlu mengintensifkan komunikasi, koordinasi dan sinergi bersama, agar problem-problem kebangsaan yang semakin hari kian kompleks dapat dicari jalan keluarnya. Keempat, untuk konteks jangka panjang perlu dipertimbangkan jalan konstitusional (penyempurnaan rugulasi konstitusi/perundangan) untuk mengoreksi sekaligus memperbaiki sistem berdemokrasi kita yang masih belum sempurna.  Akhirnya, tujuan esensial dari agenda reformasi adalah bagaimana menciptakan tatanan sosial masyarakat yang demokratis, adil, beradab dan sejahtera. KESIMPULAN 41 Rilis Survei Nasional Poltracking Temuan Survei: 23 – 31 Maret 2015
  42. 42. P T. P o l t r a c k i n g I n d o n e s i a Jl. Salak No. 26, Setiabudi, Jakarta Selatan 12980 Telp. (021) 83704514, 83789250 Fax. (021) 83789249 contact@poltracking.com www.poltracking.com Te r i m a K a s i h

×