Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Leaflet epilepsi

1.128 Aufrufe

Veröffentlicht am

Leaflet epilepsi ( askep33.com )

Veröffentlicht in: Gesundheit & Medizin
  • Als Erste(r) kommentieren

Leaflet epilepsi

  1. 1. EPILEPSI Oleh: AZIIZ MARDANARIAN ROSDIANTO, S.Kep. 1. Pengertian Epilepsi Epilepsi merupakan kumpulan gejala dari beberapa kelainan fungsi otak yangdapat ditandai dengan terjadinya kejang berulang. Epilepsi bisa terjadi karena adanya gangguan listrik pada sel- sel saraf pada satu bagian otak sehingga terjadi hantaran listrik yang tidak terkontrol, terjadi berulang, dan abnormal. (Mutaqqin, 2008) 2. Penyebab Epilepsi Epilepsi dapat digolongkan menjadi 2 berdasarkan faktor penyebabnya :  Kelompok primer, yang tidak diketahui penyebab bangkitan epilepsinya  Kelompok sekunder, dapat diketahui penyebab bangkitan epilepsinya antara lain : trauma saat lahir, trauma kepala, radang otak, tumor otak, perdarahan otak, kekurangan oksigen, demam, keracunan obat, dll. (Mutaqqin, 2008) 3. Gejala Epilepsi (Jackson dan Jackson, 2011) Gejala epilepsi tergantung dari jenis epilepsi yang diderita. Adapun secara umum gejala yang sering dialami adalah :  Kehilangan kesadaran  Kejang  Produksi liur bertambah (seperti berbusa)  Tertidur selama 2-3 jam setelah serangan, pulih setelah beberapa menit, jam atau bahkan hari  Mengeluh sakit kepala, capek setelah serangan  Terjadi peningkatan tekanan darah, denyut nadi saat serangan  Sebelum serangan pasien bisa mengalami “aura” seperti perasaan takut, mual, merasa melihat/mencium/mengecap sesuatu, merasa aneh di satu anggota badan  Terjadi perubahan tingkah laku seperti mudah marah,
  2. 2. tersinggung, tegang beberapa jam atau hari sebelum serangan. 4. Pemeriksaan Diagnostik 1. CT Scan adalah untuk mendeteksi lesi pada otak, fokal abnormal,serebravaskuler,abnormal, gangguan degenerative serebral 2. Elektroensefalogram (EEG) atau rekam otak adalah untuk mengklasifikasikan tipekejang, waktu serangan. 3. Kimia Darah : hipoglikemi, BUN, Kadar alkohol darah (Mutaqqin, 2008) 5. Perawatan Epilepsi (Mutaqqin, 2008) 1. Kenali faktor penyebab serangan epilepsi misal capek, lapar, menonton TV, dll 2. Hindari faktor pencetus serangan 3. Hindari jangan sampai capek 4. Minum obat secara teratur 5. Posisikan tidur di tempat yang datar , miringkan kepala saat serangan terjadi 6. Jauhkan benda-benda yang dapat membahayakan 7. Masukkan benda yang dapat mencegah lidah tergigit (seperti sendok, dll) di mulut saat serangan terjadi 8. Kendorkan pakaian 9. Kenali tanda awal akan terjadi serangan misal marah, tidak mau makan, gangguan penglihatan/pendengaran, dll 10. Segera berikan obat jika mulai muncul tanda-tanda awal tersebut 11. Pada anak-anak jika terjadi panas tinggi segera bawa ke puskesmas/dokter sebelum terjadi kejang (Wong, 2008) 12. Pada anak-anak agar berobat secara teratur sampai dengan 3 tahun bebas serangan epilepsi, kemudian dosis obat akan dikurangi secara bertahap dalam waktu 6 bulan. (Wong, 2008) DAFTAR PUSTAKA 1. Wong, Donna L., et al. 2008.Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong.Volume 2. Alih bahasa Agus Sunarta, dkk. EGC : Jakarta. 2. Jackson, Marylin & Jackson, Lee.2011. Seri Panduan Praktis Keperawatan Klinis. Jakarta: Erlangga. 3. Mutaqqin, Arif.2008.Pengantar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Persarafan. Banjarmasin: Salemba Medika.

×