Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Statistika deskriptif

  • Als Erste(r) kommentieren

Statistika deskriptif

  1. 1. Pengertian Statistika Deskriptif Statistika merupakan ilmu yang mempelajari tentang cara memperoleh, mengumpulkan, menyajikan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data. Statistika pada dasarnya berkaitan dengan penyajian dan penafsiran kejadian yang bersifat peluang ( ketidakpastian ) yang terjadi dalam suatu penyelidikan / pengamatan terencana ataupun penelitian ilmiah. Metode statistika adalah prosedur-prosedur yang digunakan dalam pengumpulan, penyajian, analisis, dan penafsiran data. Metode statistika dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu statistika deskriptif dan inferensia statistik. Statistika deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna. Statistika deskriptif merupakan bagian dari statistika yang berkaitan dengan cara-cara meringkas data, dalam ukuran-ukuran tertentu, berbentuk tabel, diagram, grafik, dan besaran-besaran lain. Statistika deskriptif ini tidak menarik kesimpulan apapun tentang gugus data induknya yang lebih besar. Inferensia statistik mencangkup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan gugus data induknya. Ukuran Pemusatan dan Penyebaran Data Penyelidikan segugus data kuantitatif dapat dibantu dengan menggunakan ukuran-ukuran numerik yang menjelaskan ciri-ciri data yang penting. Ukuran pemusatan atau ukuran lokasi pusat adalah sembarang ukuran yang menunjukkan
  2. 2. pusat segugus data yang telah diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya dari yang terbesar sampai yang terkecil. Ukuran penyebaran data diperlukan untuk mengetahui seberapa jauh suatu pengamatan menyebar dari rata-ratanya. Beberapa ukuran pemusatan dan penyebaran data, antara lain : 1. Mean Mean ( nilai rata-rata dari suatu gugus data ) merupakan suatu ukuran pusat data bila data itu diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya. Mean diperoleh dengan cara menjumlahkan semua nilai yang ada pada suatu gugus data yang kemudian dibagi dengan banyaknya nilai tersebut. Rumus Statistika Ukuran Pemusatan Data January 5, 2013 Filled under rumus matematika Rumus Statistika Ukuran Pemusatan Data – Sobat hitung yang masih sekolah di SMP atau SMA, kali ini kita akan belajar rumus statistika dasar yaitu rumus statistika
  3. 3. ukuran pemusatan data modus, mean, dan median. Sok mari disimak Rumus Statistika dasar berikut 1. Rumus Modus a. Rumus Modus Untuk Data Tunggal rumus statistika modus. untuk mencari modus dari data tunggal cukup dengan mencari nilai yang banyak keluar. contoh ada sebuah data tunggal sebagai berikut 2,3,5,7,3,4,7,8,4,6,4,5,4 dari data tunggal di atas maka modusnya adalah 4 (keluar 4 kali) b. Rumus Modus Untuk data Kelompok keterangan Mo = modus c = panjang kelas (interval kelas) Lo = batas bawah dari kelas modus, fo = frekuensi kelas modus, f1 = frekuensi dari kelas sebelum kelas modus, f2 = frekuensi dari kelas setelah kelas modus contoh sederhana Berapa modus dari data kelompok berikut dan bagaimana cara menghitung modusnya? Batas Kelas Frekuensi 19,5- 24,5 100 24,5- 30,5 120 30,5- 35,5 70 35,5- 40,5 150 40,5- 45,5 90
  4. 4. 45,5- 50,5 80 50,5- 55,5 30 Interval Kelas (c) = 5 Batas Bawah Kelas modus = 35,5 fo = 150 f1 = 70 f2 = 90 jadi modusnya = 35,5 + 5 (80/(80+60)) = 35,5 + 5 (80/140) = 35,5 + 2,86 = 38,36 2. Rumus Rata-rata/Rataan/Mean a. Rumus Rataan Data Tunggal contoh sederhana : kita punya data tunggal 4,5,6 maka ratanya = (4+5+6)/3 =5, mudah kan sobat. b. Rumus Rata-rata/Rataan/Mead Data Kelompok fi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian xi = rata-rata kelas 3. Rumus Median /Nilai Tengah a. Rumus Median Data Tunggal
  5. 5. b. Rumus Median Data Kelompok Lo = tepi bawah dari kelas limit yang mengandung median Me = nilai median n = banyaknya data Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang memuat median f0 = frekuensi kelas yang memuat median c = panjang intreval kelas Contoh Soal Kelas Frekuensi F Kumulatif 15- 19 5 5 20- 24 7 12 25- 29 10 22 30- 34 15 37 35- 39 13 50 40- 8 58
  6. 6. 44 45- 49 3 60 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa median adalah suku antaran suku ke 29 dan suku ke 30 dan kelas letak median ada di kelas 30-34. Jadi Median = 29,5 +[(30-37)/15] 5 = 27,16 Jadi median dari data kelompok di atas adalah 27,16 Sekian dulu sobat rumus statistikanya mengenai ukuran pemusatan data. Semoga rumus statiska bisa membantu belajarnya. pencarian terkait rumus statistika : rumus statistika dasar, rumus statistika data berkelompok, rumus statistika matematika Ukuran pemusatan adalah sembarang ukuran yang menunjukkan pusat segugus data, yang telah diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya dari yang terbesar sampai yang terkecil.[1] Salah satu kegunaan dari ukuran pemusatan data adalah untuk membandingkan dua ( populasi ) atau contoh, karena sangat sulit untuk membandingkan masing- masing anggota dari masing-masing anggota populasi atau masing-masing anggota data contoh.[2] . Nilai ukuran pemusatan ini dibuat sedemikian sehingga cukup mewakili seluruh nilai pada data yang bersangkutan.[2] Ukuran pemusatan yang paling banyak digunakan adalah nilai tengah, median, dan modus.[1] . Masing-masing dari ukuran pemusatan data tersebut memiliki kekurangan.[1] Nilai tengah
  7. 7. akan sangat dipengaruh nilai pencilan.[1] Median terlalu bervariasi untuk dijadikan parameterpopulasi.[1] Sedangkan modus hanya dapat diterapkan dalam data dengan ukuran yang besar.[1] III. Ukuran Pemusatan Data Mean Median Modus Rata-rata Harmoni Rata-rata Ukur IV. Ukuran Penyebaran Data Jangkauan Simpangan Rata-rata Varian dan Simpangan Baku Angka Baku Koefisien Variansi Kuartil, Desil dan Persntil
  8. 8. BEDA YA Rumus Statistika Matematika Rumus Web mengumpulkan materi Rumus Statistika Matematika ini untuk anak SMA demi UAN SNMPTN SPMB SIMAK UI. Silakan dipelajari Pelajaran Statistika di tingkat SMA meliputi mean, modus, median, jangkauan, simpangan, dan ragam 1. Rumus Rataan Hitung (Mean) Rata-rata hitung dihitung dengan cara membagi jumlah nilai data dengan banyaknya data. Rata-rata hitung bisa juga disebut mean. a) Rumus Rataan Hitung dari Data Tunggal b) Rumus Rataan Hitung Untuk Data yang Disajikan Dalam Distribusi Frekuensi
  9. 9. Dengan : fixi = frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian xi = data ke-i c) Rumus Rataan Hitung Gabungan 2. Rumus Modus a. Data yang belum dikelompokkan Modus dari data yang belum dikelompokkan adalah ukuran yang memiliki frekuensi tertinggi. Modus dilambangkan mo. b. Data yang telah dikelompokkan Rumus Modus dari data yang telah dikelompokkan dihitung dengan rumus: Dengan : Mo = Modus L = Tepi bawah kelas yang memiliki frekuensi tertinggi
  10. 10. (kelas modus) i = Interval kelas b1 = Frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sebelumnya b2 = frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas interval terdekat sesudahnya 3. Rumus Median (Nilai Tengah) a) Data yang belum dikelompokkan Untuk mencari median, data harus dikelompokan terlebih dahulu dari yang terkecil sampai yang terbesar. b) Data yang Dikelompokkan Dengan : Qj = Kuartil ke-j j = 1, 2, 3 i = Interval kelas Lj = Tepi bawah kelas Qj fk = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Qj f = Frekuensi kelas Qj n = Banyak data
  11. 11. 4. Rumus Jangkauan ( J ) Selisih antara nilai data terbesar dengan nilai data terkecil. 5. Rumus Simpangan Quartil (Qd) 6. Rumus Simpangan baku ( S ) 7. Rumus Simpangan rata – rata (SR) 8. Rumus Ragam (R) Contoh soal statistika Tabel 1.1 dibawah ini:
  12. 12. Jawab :

×