Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Pidato Gubernur jawa tengah

8.503 Aufrufe

Veröffentlicht am

  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Pidato Gubernur jawa tengah

  1. 1. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 1 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN WAKIL GUBERNUR JAWA TENGAH PADA REUNI AKBAR LUSTRUM KE-10 DAN SILATURAHMI KELUARGA BESAR YAYASAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI (YPT) PURBALINGGA PURBALINGGA, 2 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr. Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga; Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga; Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT) Purbalingga; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, pagi ini kita masih diberi nikmat kesehatan, sehingga dapat bersama-sama hadir dalam rangka Reuni Akbar Lustrum ke-10 dan Silaturahmi Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT) Purbalingga. Kepada warga YPT Purbalingga yang ber-agama Islam, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya sampaikan “Selamat Idul Fitri 1435H. Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Semoga di bulan yang fitri ini kita benar-benar kembali fitrah dan ke depan mampu menjadi pribadi yang lebih baik. Saya menyambut baik pertemuan seperti ini, sebagai sarana untuk berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengenal antar angkatan maupun para alumni, sehingga terjalin tali persaudaraan yang kuat di antara Keluarga Besar
  2. 2. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 2 dan seluruh alumni YPT Purbalingga. Tradisi yang baik ini dapat menjadi kekuatan yang luar biasa untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dalam memajukan almamater YPT Purbalingga. Karena itu, manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk mengemukakan gagasan-gagasan yang brilian, kreatif dan inovatif dalam rangka meningkatkan kualitas YPT Purbalingga, agar semakin berdaya guna dalam mendukung pembangunan. Hadirin yang saya hormati; Teknologi merupakan salah satu pilar tum-puan pembangunan berkelanjutan (sustainable development), selain ekonomi dan sosial. Pem- bangunan berkelanjutan hanya dapat dilakukan dengan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang baik dan berkesinam-bungan pula. Dengan penguasaan teknologi, sumberdaya alam dapat diolah dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Misalnya: pembuatan alat pemotong batu dengan teknologi tepat guna, diharapkan dapat me-ningkatkan nilai tambah bahan tambang, sehing-ga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok penambang. Begitu juga untuk sub sektor peter-nakan berkembang pesat dengan dikembangkan-nya teknologi pembibitan dan pakan untuk ayam ras petelur dan pedaging. Penguasaan IPTEK yang berkesinambungan akan menjamin pula konservasi sumber-sumber alam secara dinamis. Selain itu, pesatnya per- kembangan Teknologi Informasi juga mendukung komunikasi pembangunan berjalan lebih efektif dan efisien. Misalnya : pelaporan data-data pembangunan dapat dikirimkan melalui email, koordinasi bisa dilakukan dengan telepon, pe- rtemuan koordinasi antar daerah dapat dilak-sanakan melalui teleconference, dll. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus me-ningkatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Maka, Bapak Gubernur mendorong semua pihak untuk membangun IT di berbagai sektor, untuk meningkatkan efisiensi kinerja pe-nyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pem-bangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Kami mulai membiasakan diri berkoordinasi dengan memanfaatkan jaringan intranet dan internet, baik melalui email, twitter, facebook dan media sosial lainnya. Selain itu, Jawa Tengah telah menerapkan layanan online dalam penye-lenggaraan pemerintahan dan pembangunan antara lain Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD); Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG), Sistem Informasi Pembangunan Dae-rah (SIMBANGDA), Sistem Informasi Kearsipan Daerah (SIMARSIP), dan Sistem Informasi Trayek (SIMTRAYEK). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga me-miliki website yang menarik, informatif dan mengakomodasi kepentingan masyarakat. Silakan cek portal
  3. 3. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 3 www.jatengprov.go.id. Selain berita-berita yang up to date, di sana ada suara warga dan citizen journalism. Jadi, jajaran birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus didorong agar melek IT, karena tuntutan masyarakat semakin berkem-bang. Dengan demikian, penyelenggaraan peme-rintahan, pelaksanaan pembangunan dan pela-yanan kepada masyarakat berjalan efektif dan efisien. Apalagi, dalam membangun Jawa Tengah, paling tidak ada 2 (dua) PR besar yang harus menjadi perhatian kita bersama, yaitu masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan. Pada Bulan Agustus 2013 jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah sebanyak 16,99 juta orang. Jumlah yang terserap bekerja sebanyak 15,97 juta orang atau 93,99% dan yang tidak terserap sebanyak 1,02 juta orang atau 6%. Sedangkan jumlah penduduk miskin pada bulan September 2013 mencapai 4,705 juta orang (14,44%). Tingginya angka pengangguran tersebut, antara lain disebabkan angkatan kerja yang ter-sedia tidak memiliki kompetensi yang memadai, sehingga belum siap kerja. Oleh karena itu, keberadaan YPT Purbalingga saya minta dapat menjawab kebutuhan akan Sumber Daya Manusia yang kompeten di bidang teknologi agar mampu bersaing di dunia kerja. Maka, pencanangan Provinsi Jawa Tengah sebagai Provinsi Vokasi pada tanggal 12 April 2008, perlu didukung oleh YPT Purbalingga untuk mengurangi pengang-guran dan kemiskinan. Pengembangan YPT Purbalingga hendaknya diarahkan sebagai Pusat Pendidikan dan Latihan serta Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, bukan sebagai Industri. Selain mempelajari teori, bekali siswa dengan pe-nguasaan teknologi tepat guna, sehingga lulus-annya mempunyai 2 (dua) alternatif pilihan. Bagi lulusan yang ingin bekerja, telah memiliki bekal keterampilan kerja yang diperlukan oleh pasar kerja, sedangkan bagi yang ingin melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dapat masuk ke perguruan tinggi. Maka, saya berharap kepada panjenengan sami agar mengembangkan YPT Purbalingga se-bagai Tempat Uji Kompetensi maupun Produksi Teknologi Tepat Guna. Yang lebih penting, saya berharap YPT Purbalingga tidak hanya meng-hasilkan tamatan yang kompeten sesuai ke-butuhan, tetapi juga membekali dan mendorong siswa-siswinya untuk menjadi wirausahawan yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, sehingga turut menurunkan angka peng-angguran dan kemiskinan menuju Jawa Tengah sejahtera dan berdikari.
  4. 4. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 4 Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wassalamu`alaikum Wr. Wb. WAKIL GUBERNUR JAWA TENGAH ttd Drs. H. HERU SUDJATMOKO, MSi.
  5. 5. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 5 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PENUTUPAN DAN PENYERAHAN TROPHY LOMBA DAYUNG TRADISIONAL KABUPATEN BATANG TAHUN 2014 BATANG, 3 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Bupati beserta Muspida Kabu-paten Batang; Panitia lomba dayung; Para Pemenang Lomba; Masyarakat Batang yang saya bangga-kan dan hadirin yang berbahagia; Teriring rasa syukur Alhamdulillah, kegiatan lomba dayung tradisional yang berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 3 Agustus 2014, telah ber- langsung lancar, tertib, meriah dan menghasilkan para juara. Pertama-tama secara pribadi, keluarga dan atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya sampaikan ”Selamat hari Raya Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin”. Selanjutnya berkaitan dengan penyelengga-raan kegiatan ini, saya sampaikan penghargaan yang luar biasa. Saya yakin selama 6 (enam) hari pelaksanaan lomba dayung tradisional ini telah memberi hiburan gratis dan menyenangkan bagi masyarakat Batang dan sekitarnya. Apalagi pe-laksaaannya pada masa liburan lebaran, tentu semakin banyak masyarakat tumplek blek disini.
  6. 6. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 6 Karena itu, saya berharap event yang sudah puluhan tahun terlaksana dan menjadi agenda tahunan Kabupaten Batang ini dapat dijaga dan lebih ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya. Tempatnya ditata yang semakin baik. Air kalinya dijaga agar semakin bersih dan jernih serta tidak ada sampah disana-sini. Kemudian jumlah ha-diahnya, bila memungkinkan juga bisa ditingkat-kan agar semakin menarik masyarakat dari luar Batang atau bahkan luar Jawa Tengah mengikuti lomba dayung ini. Begitu pula yang tidak kalah penting yaitu promosinya harus gencar dilakukan di berbagai media. Kalaulah ini bisa dilakukan, saya yakin event ini akan mampu menjadi event wisata dan olahraga yang punya daya tarik tingkat nasional dan internasional. Bukan tidak mungkin akan ikut atlet-atlet dayung dari negara lain dan disaksikan banyak wisatawan asing. Dengan demikian, di-samping kita bisa memberikan hiburan yang me-nyenangkan bagi masyarakat, sekaligus juga mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang akan memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat sekitar. Hadirin yang berbahagia; Bagi saya lomba dayung tradisional seperti ini memiliki makna filosofis yang bagus. Kegiatan ini mengajarkan kita untuk siap berkompetisi, dengan segala konsekeuensinya, baik menang maupun kalah. Mengajarkan kita tentang spor-tivitas. Yang menang jangan jumawa dan yang kalah harus legawa. Menang ora umuk, kalah ra ngamuk. Selain itu juga mengajarkan kita arti penting sebuah kebersamaan dalam suatu team-work. Dengan kebersamaan, maka yang berat jadi ringan, yang susah menjadi mudah. Tim yang kerjasamanya bagus, niscaya berhasil jadi juara. Sebaliknya kalau kerjasamanya nggak bagus ya tidak menang. Karena itu kepada para juara, saya sam-paikan ”Selamat” atas prestasi yang telah dito-rehkan. Jangan cepat berpuas diri. Tetap tekun berlatih agar dapat berprestasi lagi di jenjang yang lebih tinggi. Dengan torehan prestasi dan prestasi, saya yakin saudara akan menjadi atlet handal yang akan mewakili Indonesia dalam lomba dayung tingkat regional bahkan inter-nasional. Kemudian bagi yang belum menang, ya jangan berkecil hati. Masih banyak kesempatan pada berbagai event kegiatan yang lain. Yang penting tetap rajin berlatih dan berlatih. Ketidak berhasilan hari ini harus bisa dijadikan pelajaran berharga untuk bisa tampil lebih baik lagi pada lomba di lain tempat, atau lomba tahun depan di Batang ini.
  7. 7. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 7 Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan mengucap Alhamdulillahirrobil’alamin, ”Lomba Dayung Tra- disional Kabupaten Batang Tahun 2014”, secara resmi saya TUTUP. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahitaufik wal hidayah Wassalamu'alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  8. 8. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 8 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PERESMIAN MASJID TAJUL ARIFIN DEMANGHARJO KABUPATEN TEGAL, 3 AGUSTUS 2014 Assalamu „alaikum Wr. Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, Bupati beserta Muspida Ka-bupaten Tegal; Rekan-rekan Birokrasi Pemerintah Daerah; Sege-nap pengurus Masjid Tajul Arifin; Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat De-mangharjo; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat kesehatan sehingga dapat bersama-sama hadir menyertai peresmian Masjid Tajul Arifin Demang-harjo Kabupaten Tegal. Masih dalam suasana lebaran, saya atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan Selamat Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf la-hir dan batin. Selanjutnya, berkenaan dengan acara ini, saya menyampaikan “Selamat” atas selesainya rehab Masjid Tajul Arifin. Saya merasa bangga dan memberikan apresiasi yang luar biasa atas kesengkuyungan dan kebersamaan saudara se-mua yang dengan ikhlas bahu membahu dan bergotong royong, sehingga pembangunan mas-jid Tajul Arifin ini bisa lancar dan selesai dengan baik. Saya berharap masjid yang megah ini se-lanjutnya bisa dimakmurkan dan diramaikan dengan kegiatan-kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan. Jadi grengsengnya itu ada, antara sebelum direhab dengan setelah direhab.
  9. 9. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 9 Sebe-lum di rehab dulu jumlah jamaahnya banyak, dan nanti jadi lebih banyak lagi. Begitu pula kuantitas dan kualitas kegiatan keagamaan juga makin meningkat, sehingga Masjid Tajul Arifin ini selain menjadi tempat ibadah sholat juga sebagai pusat pembangunan peradaban umat. Itu sangat luar biasa. Namun tentu harus konsisten. Bukan ha-nya pas bangunannya baru terus beramai-ramai ke masjid, kemudian seiring perjalanan waktu terus semangatnya jadi melempem. Semua warga, tua muda, laki-laki perempuan bahkan anak-anak kecilpun harus mulai dikenalkan untuk beribadah di masjid. Dengan demikian regenerasi selalu berjalan. Masjid tidak pernah sepi dengan aktivitas ibadah dan keagamaan. Kalau itu bisa dilakukan, in sha Allah dari masjid Tajul Arifin ini akan banyak lahir umat Islam yang memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT yang mantap, sekaligus banyak pula muncul pemikiran-pemikiran, ide, gagasan dan berbagai langkah-langkah kongret yang kreatif dan ino-vatif, baik dalam siar Islam maupun dalam ikut berperan pada pembangunan bangsa. Karena itu, bersamaan dengan peresmian Masjid Tajul Arifin ini, saya mengajak saudaraku semua untuk tidak pernah lelah nyengkuyung ikut membangun Jawa Tengah. Dengan cara-cara yang sederhana saja seperti aktif memberikan masukan dan informasi apapun baik langsung maupun lewat media sosial atau HP kepada kami, saya dan jajaran birokrasi pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Yang penting positif dan mendorong langkah perbaikan bagi Jawa Tengah yang lebih maju. Begitu pula nanti kalau kami keliru dan melenceng-melenceng, maka jangan sungkan, jangan malu apalagi takut untuk menjewer kami, memberikan kritik, agar yang kami kerjakan bisa berjalan lagi pada track yang benar. Itulah yang dapat saya sampaikan pada ke- sempatan ini. Selanjutnya, dengan mengucap Bismillaahrohmaannirrohiim, Masjid Tajul Arifin Demangharjo Kabupaten Tegal, saya resmikan penggunaannya. Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita. Wabillahi taufik wal hidayah Wassalamu`alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  10. 10. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 10 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA KIRAB BUDAYA DAN LARUNG SESAJI DEMAK, 4 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera un-tuk kita semua. Yang saya hormati Bupati beserta Muspida Kabu-paten Demak; Rekan-rekan Birokrasi Pemerintah Daerah; Masyarakat Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak; Panitia dan Peserta Kirab Budaya; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah pagi ini kita dapat bersama-sama hadir di Kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, menyertai acara “Ki-rab Budaya dan Larung Sesaji”. Saya merasa bersyukur dan bangga kepada masyarakat wilayah sini. Ing atase masih dalam suasana lebaran, tetapi kegiatan tetap jalan. Tapi yo pancen kudu mengkono, karena kegiatan ini merupakan acara syawalan atau bakda kupat yang penyelenggaraannya 7 (tujuh) hari setelah Idul Fitri 1 Syawal. Ini adalah tradisi, budaya yang harus kita uri-uri dan dikembangkan. Mengapa ? Selain sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas berkah keselamatan dan hasil laut yang melimpah, juga merupakan harapan agar hasil tangkapan pada masa mendatang semakin me-ningkat, serta senantiasa selamat dalam berkarya. Kegiatan ini trep karo kahanan yang menunjukkan kalau masyarakat setempat nyawiji, manunggal dengan kondisi yang ada. Omahe pesisir, yo pegaweyane nelayan.
  11. 11. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 11 Meski demikian, sesungguhnya kegiatan ini memiliki multi efek yang luar biasa. Contoh pada Kirab Budaya dan Larung Sesaji, dapat dipastikan banyak orang yang mremo, berjualan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Itu sah-sah saja, karena kegiatan ini juga dinanti masyarakat luas. Artinya menjadi semacam icon bagi Kabu-paten Demak kalau dalam syawalan pasti ada larung sesaji. Tanpa dikomando, masyarakat ter-masuk wisatawan akan berbondong-bondong datang. Oleh karena itu, saya berharap kegiatan ini tidak monoton, tetapi dikembangkan menjadi paket wisata di Kabupaten Demak. Maka, menjadi tugas kita bersama untuk mengemasnya secara lebih menarik. Hal ini tentu saja membutuhkan dukungan berbagai pihak terkait, termasuk ma-syarakat luas dan generasi muda. Masukan, usul-an dan saran dari mereka sangat dimungkinkan diterima untuk pengembangan kegiatan ke depan. Siapa tahu, ada kolaborasi unik antara tradisi dan kesenian masa kini, sehingga semakin menambah minat masyarakat khususnya wisatawan untuk datang. Siapa tahu pula ada potensi terpendam yang dapat dikembangkan, baik terkait budaya, makanan dan minuman khas, dsb. Selain itu, uba rampe pendukung paket wisata juga disiapkan, misalnya: cindera mata khas Kabupaten Demak, atau kalau memungkinkan khas larung sesaji atau syawalan. Dengan demikian para pengrajin cin-deramata juga merasakan meningkatnya penda-patan. Kalau itu bisa diwujudkan, maka Kirab Budaya dan Larung Sesaji di masa depan akan lebih meriah. Mendukung hal tersebut lakukan promosi secara total. Buat semacam buku saku atau leaflet, serta sosialisasikan melalui media je-jaring sosial, baik website, blog, facebook, twitter, dll. Semakin banyak dan sering dilakukan promosi, kirab budaya ini akan semakin dikenal banyak pihak, sehingga mendatangkan wisatawan. Hara-pannya pendapatan daerah juga akan meningkat. Akhirnya itu saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan mengu-cap Bismillaahirohmaannirohiim, “Kirab Budaya dan Larung Sesaji”, secara resmi saya nyata-kan DIMULAI. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahitaufik wal hidayah, Wassalamu`alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  12. 12. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 12 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA ACARA BHAKTI SOSIAL ANJANGSANA KE PANTI ASUHAN DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KE-64 PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014 SEMARANG, 6 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, jajaran Birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang; Kepala Bakorwil I Provinsi Jawa Tengah; Pimpinan dan Pengasuh Panti Asuhan Darussalam Meteseh, Semarang; Panitia Peringatan Hari Jadi Ke-64 Provinsi Jawa Tengah; Hadirin dan Anak-Anakku yang ber-bahagia; Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah siang ini kita dapat bersilaturahim dalam keadaan sehat wal’afiat menyertai acara ”Bhakti Sosial Anjangsana ke Panti Asuhan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Ke-64 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014”. Masih dalam suasana Lebaran, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya ucapkan ”Selamat Idul Fitri, Minal Aidzin wal Faidin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Dengan semangat kembali suci ini, marilah kita jadikan momentum kegiatan anjangsana ke panti asuhan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Pemprov Jawa Tengah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak-anak, utamanya yang tinggal di Panti Asuhan Darus-salam
  13. 13. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 13 di Jalan Bukit Kencana Mateseh - Tembalang, Kota Semarang. Memang masih banyak anak-anak Panti Asuhan lain yang membutuhkan perhatian kita agar mereka bisa hidup layak, baik kehidupan sehari-harinya, maupun pendidikan untuk bekal masa depannya. Oleh karena itu, setelah kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh, saya berharap kita dapat memetik hikmahnya, yaitu semakin peduli dengan Saudara-Saudara kita yang kurang mampu. Sebuah hadist menyatakan, bahwa penghuni surga yaitu pemimpin yang adil; orang yang pe-nyayang, berhati lembut pada keluarga dan se-sama; dan orang kaya yang memelihara kesuciannya dan suka berbagi rezeki. Maka, berbagi rezeki dan memberikan ke-lebihan harta kepada mereka yang membutuh-kan, seperti anak yatim piatu dan anak terlantar, sangat dianjurkan. Marilah kita kembangkan cinta dan kasih sayang kepada sesama umat manusia, karena Allah SWT hanya menerima ibadah dari orang yang merendah karena kebesaran-Nya, tidak sombong kepada sesama makhluk-Nya, serta menyayangi anak yatim, orang miskin dan mereka yang ke-susahan ataupun mendapat musibah. Kepada anak-anakku panti asuhan, saya minta agar kalian tetap tawaqal dalam menjalani hidup ini dan jangan mengeluh. Sesungguhnya Allah SWT melarang 2 (dua) macam ucapan yang bodoh lagi tercela, yaitu keluhan tatkala men-dapat nikmat dan umpatan tatkala mendapat musibah. Sebagai gene-rasi penerus, rajin-rajinlah belajar dan tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. Kejarlah ilmu dan kesabaran. Sesungguhnya ilmu itu didapat hanya dengan belajar, dan kesabaran itu diperoleh hanya dengan latihan. Melalui semua itu, mudah-mudahan kalian menjadi generasi yang tidak saja cerdas dan pandai, me-lainkan juga memiliki keluhuran budi pekerti serta keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT. Khususnya kepada Pimpinan Panti Asuhan Darussalam dan seluruh pengasuh, saya ucapkan terima kasih atas semua jerih payah saudara yang ikhlas tanpa pamrih dalam mengasihi dan mem-bimbing anak-anak di Panti Asuhan ini. Semoga Allah S.W.T, membalas budi baik saudara sekalian.
  14. 14. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 14 Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita. Wabillahi taufik wal hidayah Wassalamu'alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  15. 15. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 15 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PEMBUKAAN LOMBA MACAPAT DALAM RANGKA HARI JADI KE-64 PROVINSI JAWA TENGAH SEMARANG, 7 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr. Wb; Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang terhormat Kepala Bakorwil I, II dan III Provinsi Jawa Tengah dan Rekan- Rekan Birokrasi; Dewan Juri, panitia dan peserta Lomba Macapat; Hadirin yang berbahagia, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, berbahagia sekali malam ini kita dapat bersama-sama hadir menyaksikan “Pem-bukaan Lomba Macapat dalam rangka Hari Jadi Ke-64 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014”. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk eksplorasi keragaman dan kearifan budaya lokal yang dimiliki oleh setiap daerah, termasuk Jawa Tengah. Oleh karena itu, menjadi tugas kita ber-sama untuk mempertahankan eksistensinya dan mengembangkannya sebagai salah satu identitas daerah. Ini saya sampaikan karena sesungguhnya Macapat atau disebut juga tembang cilik yang diciptakan Sunan Bonang dan diturunkan kepada semua wali, tidak sekedar tembang melainkan merupakan salah satu cara menanamkan budi pekerti kepada generasi muda dalam bentuk pitutur. Kanggo ngampangake ngandani bocah nom, alias generasi muda. Jan-jane orang tua pada jaman dahulu itu juga paham kalau generasi muda itu nek mung diomongi yo angel mlebune ati. Kanthi sarana macapat, isi yang terkandung baik tersurat maupun tersirat dari tembang tersebut diharapkan merasuk ke dalam jiwa dan hati yang paling dalam. Selanjutnya menjadi ba-gian dari kapribaden / kepribadian.
  16. 16. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 16 Itulah sebabnya para pendahulu kita juga menciptakan macapat dalam berbagai jenis, seperti: Sinom, Asmaradhana, Maskumambang, Kinanthi, Dandanggula, Pucung, Pangkur, Mega-Truh, Mijil, Durma, Gambuh, yang masing-masing memiliki perbedaan baik dalam arti maupun penggunaannya. Misalnya: Sinom menggambar-kan kesedehanaan (prasaja), Maskumambang menggambarkan kesedihan, penyesalan; Pucung menggambarkan lelucon, Asmarandana meng-gambarkan seseorang yang sedang kasmaran, kesengsem, dll. Ini tentu merupakan kekayaan seni budaya tersendiri, karena selain memiliki nilai seni, juga mengandung ajaran dan filosofi kehidupan. Di sinilah kita harus mampu me-ngemasnya secara menarik tanpa harus me-ninggalkan konsep dan ciri khasnya, seperti adanya gatra, guru lagu, guru wilangan, pupuh, pada pada bait, yang berbeda-beda. Kalau itu bisa dilakukan, good, angkat jempol untuk semuanya. Karena itu berarti kita harus ber-fikir secara global tanpa meninggalkan kearifan lokal. Mengapa saya katakan demikian ? Karena sangat tidak mungkin kita mengolah macapat menjadi sarana pendidikan jika tidak paham akan isinya. Dadi gelem ora gelem ya kudu sinau tentang macapat lan kudu gelem takon karo sing ahline supaya ora keblinger. Jangan sampai kita menampilkan dan mengemas tembang pucung dalam suasana duka, itu misalnya. Pada sisi lain diperlukan pula kolaborasi dengan budaya masa kini, seperti alat musik modern, organ, gitar, terompet, drum, dsb. Hal itu dimaksudkan supaya tembang-tembang maca-pat disenangi oleh anak-anak muda. Harapannya, macapat bisa ngrembaka di segala jaman. Maka, kepada para-para yang memiliki kawigatosan ing babagan kabudayan lan pen-didikan, saya minta bekerja keras untuk me-wujudkan Jawa Tengah yang berkepribadian di bidang kebudayaan. Itu saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan mengucap Bismillaahirohmaanirohiim, “Lomba Macapat dalam rangka Hari Jadi Ke-64 Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014”, secara resmi saya BUKA dan DIMULAI. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahitaufik wal hidayah, Wassalamu`alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  17. 17. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 17 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA ACARA WELCOME PARTY KEJUARAAN SALATIGA MASTERS ATHLETICS CHAMPIONSHIPS 2014 (SMAC 2014) INDONESIAN OPEN V SEMARANG, 7 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah; Kawan-Kawan Birokrasi Pemprov Jateng; Walikota Beserta Muspida Kota Salatiga; Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Atletik Master Indonesia (PP PAMI) dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PP PASI); Para Peserta Kejuaraan dari Negara-Negara Sahabat dan Seluruh Indonesia; Hadirin yang saya hormati; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas Alhamdulillah malam ini kita dapat bersama-sama hadir di Halaman Kantor Pemkot Salatiga menyertai acara Welcome Party sekaligus Pembukaan Kejuaraan Salatiga Masters Athletics Championships 2014 (SMAC 2014) Indonesia Open V. Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya sampaikan ”Apresiasi” dan ”Terima Kasih” kepada panitia penyelenggara, atas terpilihnya Kota Salatiga sebagai tuan rumah penyelenggara pada perhelatan kali ini, disertai harapan dan doa agar para kontingen yang berasal dari berbagai penjuru tanah air dan negara-negara sahabat dapat segera menyesuaikan diri
  18. 18. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 18 sehingga merasa nyaman untuk bertanding dan meraih prestasi terbaik pada kejuaraan ini. Hadirin yang saya hormati; Terselenggaranya kejuaraan Salatiga Masters Athletics Championships 2014 (SMAC 2014) Indonesia Open V ini merupakan wujud partisipasi dan peran serta berbagai pihak dalam memupuk prestasi para atlet atletik master agar tetap berprestasi sekaligus memberikan peran serta aktif dalam mengembangkan olahraga atletik di Indonesia. Selain itu, kejuaraan ini juga mempunyai makna yang sangat berarti tidak hanya untuk seluruh peserta yang mengikuti kejuaraan tetapi juga untuk para atlet-atlet muda dan seluruh masyarakat pada umumnya. Para peserta kejuaraan dengan usia yang tidak lagi muda, tetapi masih mempunyai semangat yang tinggi untuk terus menorehkan prestasi khususnya di bidang olahraga atletik. Sehingga hal ini memberikan suri tauladan kepada para juniornya dan generasi muda pada umumnya, bahwa usia bukanlah menjadi penghalang bagi seseorang untuk terus berprestasi. Untuk itu kegiatan Atletik Master di Indo-nesia hendaknya terus ditumbuhkembangkan, sehingga bisa turut memacu tumbuhnya bibit-bibit atlet baru yang mampu berprestasi lebih baik di bidang atletik. Kepada para pembina atlet yang tergabung dalam Persatuan Atlet Atletik Master Indonesia (PAMI), saya sampaikan terima kasih dan peng- hargaan atas semangat dan dedikasinya untuk memajukan olahraga atletik di Indonesia. Hadirin yang berbahagia; Selanjutnya dengan mengucap ”Bismillahir-rohmaannirrohiim”, kejuaraan Salatiga Masters Athletics Championships 2014 (SMAC 2014) Indonesia Open V , secara resmi saya BUKA dan DIMULAI. Selamat bertanding dan meraih prestasi. Wabilahittaufiq wal hidayah. Wassalamu‟alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  19. 19. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 19 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PENGAJIAN DALAM RANGKA HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR MASJID AGUNG JAWA TENGAH SEMARANG, 8 AGUSTUS 2014 Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, rekan-rekan birokrasi Peme-rintah Daerah; Ketua Badan pengelola Masjid Agung Jawa Tengah; Para alim ulama wabil khusus KH. Nur Hadi Rosyid selaku pembicara. Jamaah pengajian yang dirahmati Allah SWT dan hadirin yang berba-hagia; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah siang ini kita masih diberi nikmat sehat dan nikmat iman, sehingga dapat bersilaturrahmi mengikuti pengajian dalam rangka Halal Bi Halal yang diselenggarakan Keluarga Besar Masjid Agung Jawa Tengah. Masih dalam suasana bulan Syawal, atas nama pribadi, keluarga, serta segenap jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya sampai-kan “Selamat Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Semoga hikmah Ramadhan dan Idul Fitri semakin mem-perkuat iman dan taqwa kita kepada Allah S.W.T, serta menjadi momentum luar biasa bagi kita untuk saling memaafkan agar kita kembali lahir suci. Selain itu juga menambah semangat baru dalam merajut kebersamaan untuk menata dan membangun kehidupan Jawa Tengah yang se-makin baik.
  20. 20. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 20 Karena itu, kepada keluarga besar Masjid Agung Jawa Tengah, saya sampaikan apresiasi yang luar biasa atas kiprah dan perannya selama ini dalam berbagai kegiatan pembinaan ke-agamaan dan sosial kemasyarakatan di Jawa Tengah. Saya berharap ke depan bisa terus di-jaga dan bahkan lebih ditingkatkan agar MAJT ini menjadi pusat pengembangan peradaban dan moralitas umat di Jawa Tengah. Saya paham betul bahwa perbaikan mo-ralitas, mental adalah kunci dari keberhasilan pembangunan kita. Dalam hal ini, di lingkungan birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, inte-gritas dan kedisiplinan pegawai terus kita tegak-kan. Moral dan mental terus kita lakukan per-baikan. Beberapa hari lalu, pada saat pertama masuk kerja setelah cuti lebaran, kita cek betul kehadiran para pegawai. Yang tidak berangkat tanpa alasan jelas maka diberikan sanksi. Begitu pula di hari-hari selanjutnya. Saya sudah mulai menerapkan zero tolerance atas berbagai pe-langgaran dan ketidakdisiplinan di lingkungan birokrasi. Saya rasa inilah bagian dari pendekatan legal formal yang kita lakukan agar reformasi birokrasi bukan sekedar slogan tetapi ada aksi nyata yang mampu membawa perubahan kinerja birokrasi menjadi lebih baik. Dengan kerja birokrasi demikian, maka saya yakin akan mampu memberi manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kemudian dari sisi kultural maka saya berharap kiprah dan peran serta seluruh komponen masyarakat Jawa Te-ngah, termasuk aktivis masjid untuk mening-katkan kegiatan pembinaan keagamaan serta melakukan pengawasan atas kinerja kami. Bah-kan kritik, aspirasi, keluhan dan masukan akan kita respon dengan cepat. Panjenengan sam-paikan keluhan lewat website kami, Insya Allah segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Inilah kebersamaan yang harus terus kita jaga dan kembangkan. Insya Allah, dengan kebersamaan dan disertai kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas, pembangunan yang kita lakukan mampu memberikan hasil nyata bagi kemajuan Jawa Tengah. Selanjutnya, berkaitan dengan maraknya issue tentang Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), saya minta panjenengan sami tidak ter-provokasi, karena bertentangan dengan ajaran Islam. Jangan sampai gerakan ISIS mengins- pirasi umat Islam lain bergabung dengan ISIS yang bertentangan dengan Pancasila. Kita jangan sampai kecolongan. Memang benar, berserikat adalah hak setiap warga Negara, akan tetapi, cara-cara kekerasan tak bisa ditoleransi.
  21. 21. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 21 Karena itu, saya berharap melalui kegiatan halal bi halal ini bisa menjadi momentum bagi kita untuk semakin memantapkan kebersamaan dalam tugas pokok fungsi kita masing-masing, sehingga Jawa Tengah yang sejahtera dan ber-dikari bisa segera terwujud. Sekali lagi, saya bersama Pak Heru dan se-genap jajaran Pemerintah provinsi Jawa Tengah mohon maaf atas segala kekurangan dan ke-salahan selama tugas memimpin Jawa Tengah selama hampir 1 (satu) tahun ini. Semoga kita tetap diberikan kekuatan lahir dan batin mem-bangun dan menata Jawa Tengah yang lebih baik. Inilah yang dapat saya sampaikan pada ke-sempatan berbahagia ini. Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita semua. Wabilahitaufik wal hidayah Wassalamu‟alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  22. 22. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 22 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA HALAL BI HALAL BERSAMA MAJELIS ULAMA INDONESIA, DEWAN MASJID INDONESIA DAN IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA PROVINSI JAWA TENGAH SEMARANG, 9 AGUSTUS 2014 Bismillaahirohmaanirohiim. Assalamu'alaikum Wr. Wb. Yang saya hormati, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Provinsi Jawa Tengah; Rekan-rekan birokrasi Pemerintah Daerah; Para alim ulama dan tokoh masyarakat; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Alhamdulillah pagi ini kita dapat bersila-turrahmi untuk Halal Bi Halal bersama keluarga besar Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Jawa Tengah. Atas nama pribadi, keluarga, dan segenap jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya sampaikan “Selamat Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Semoga kita semua kembali lahir menjadi insan-insan yang bersih dan fitri. Kemudian bersama-sama kita warnai lembaran putih ini dengan berbagai akti-vitas positif dan semangat baru memberikan kontri-busi terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Karena itu, saya berikan apresiasi yang luar biasa atas kiprah dan peran aktif panjenengan sami yang sudah mendukung kemajuan pembangunan dan kondusivitas di Jawa Tengah. Hal ini harus terus dijaga dan bahkan lebih ditingkatkan. Terlebih saat ini marak issue tentang penyebaran gerakan Islamic
  23. 23. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 23 State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah. Bertebaran mural dan tulisan di berbagai daerah yang men-dukung gerakan ini. Bahkan ada indikasi kuat sudah merambah ke kampus-kampus. Tentu kondisi ini harus menjadi perhatian serius dan kewaspadaan bersama, karena ISIS ini merupakan gerakan radikal yang bertentangan dengan nilai-nilai dan ideologi Pancasila. Kita semua tentu sepakat bahwa jangan sampai gerakan ini tumbuh di bumi Indonesia karena hanya menjadi ancaman bagi keutuhan dan tetap tegaknya NKRI. Karena itu, beberapa hari lalu, bersama dengan Unsur FKPD, MUI, Kanwil Kemen-terian Hukum dan HAM, Badan Intelejen Daerah dan elemen-elemen masyarakat lainnya, kami lakukan koordinasi untuk melakukan langkah tindak cepat menyelesaikan persoalan ISIS ini. Alhamdulillah semua sepakat untuk bersama-sama mengambil peran aktif mengantisipasi penyebaran ISIS ini. Semuanya punya satu semangat untuk memperteguh NKRI, Pancasila da UUD 1945. Jawa Tengah senantiasa kita kokohkan sebagai Benteng Pancasila. Maka, sekali lagi saya mengajak semua pim-pinan organsiasi keagamaan dan kemasyarakatan di Jawa Tengah, termasuk MUI, DMI dan IPHI bisa mengambil bagian untuk ikut menyelesaikan per-soalan ISIS ini. Tentu dalam kapasitas dan tugas pengabdian masing-masing. Dalam hal ini pen- dekatan keagamaan menjadi sangat penting. Ini tentu menjadi ranah panjenengan sami yang lebih pirso untuk tidak pernah lelah ngandani dan ngajak masyarakat menanamkan nilai-nilai kebaikan dan menebarkan benih- benih kedamaian sesuai dengan ajaran agama Islam. Dengan demikian Islam yang Rahmatan lil Alamin benar-benar dapat kita rasa-kan dalam kehidupan bermasyarakat di Jawa Tengah. Bagi saya, upaya melawan gerakan radika-lisasi harus dihadapi dengan deradikalisasi. Kalau radikalisasi dilawan dengan kekerasan, maka saya tidak yakin dapat menyelesaikan sampai akar persoalan. Yang muncul justru gerakan radikal ter-sebut akan semakin mendapat dukungan dan berkembang lebih besar. Karena itu, saya berharap melalui kegiatan halal bi halal ini bisa menjadi momentum bagi kita untuk semakin memantapkan kebersamaan, memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan toleransi kehidupan beragama untuk mendukung kehidupan di Jawa Tengah yang semakin kondusif. Sekali lagi, selaku pribadi dan Gubernur Jawa Tengah, saya mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan. Kupat disiram santen, sedoyo lepat nyuwun pangapunten. Inilah yang dapat saya sampaikan pada ke-sempatan berbahagia ini. Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita semua.
  24. 24. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 24 Wabilahitaufik wal hidayah Wassalamu‟alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  25. 25. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 25 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PEMBUKAAN PAMERAN PEKAN MEKANISASI PERTANIAN JAWA TENGAH TAHUN 2014 SEMARANG, 9 AGUSTUS 2014 Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat Pagi dan Salam Sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati rekan-rekan birokrasi Peme-rintah Daerah; Panitia dan Peserta Pameran; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur Alhamdulillah, pada kesempatan ini kita dapat bersama- sama hadir menyertai Pembukaan Pameran Pekan Mekanisasi Pertanian Jawa Tengah Tahun 2014, dengan mengambil tema ”Membangun Mekanisasi Pertanian yang Tangguh guna Mendukung Kedaulatan Pangan di Jawa Tengah”. Pameran yang dilaksanakan mulai hari ini hingga tanggal 11 Agustus 2014 mendatang sangat positif, dan atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya sampaikan apresiasi yang luar biasa, karena kegiatan ini baru pertama kali di Jawa Tengah. Jadi menjadi semacam terobosan dan gebrakan awal membantu mensosialisasikan perkembangan teknologi alat mesin pertanian (alsintan) kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan pemikiran saya untuk mewujudkan Jawa Tengah yang berdikari dan berkedaulatan pa-ngan, karena yang namanya mekanisasi per-tanian, teknologi mekanisasi digunakan dari proses produksi sampai pasca panen (pena-nganan dan pengolahan hasil). Bahkan, tidak hanya teknologi yang didasarkan pada energi mekanis, namun sudah mulai menggunakan teknologi elektronika atau sensor, nuklir, image processing, bahkan sampai teknologi robotik. Jenis teknologi tersebut digunakan baik untuk proses produksi, pemanenan, dan penanganan atau pengolahan hasil pertanian.
  26. 26. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 26 Maka, saya minta kepada para stakeholder agar bersinergi untuk segera menerapkan mekanisasi pertanian ini di lapangan agar pola budidaya per-tanian kita semakin efektif dan efisien. Artinya, mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil dan mengurangi beban kerja petani. Memang saat ini sudah banyak petani kita yang menggunakan alat-alat modern untuk meningkat-kan usaha pertaniannya, diantaranya pengguna-an hand tractor untuk mengolah tanah, trans-planter untuk menanam padi, dan combine harvester untuk memanen. Ini harus ditingkatkan dan diperluas karena dengan penerapan meka-nisasi pertanian ini juga mampu mendorong tum-buhnya usaha-usaha sektor jasa di desa-desa, seperti usaha pelayanan jasa alat mesin pertanian dan usaha pembuatan serta perawatan alat mesin pertanian. Seiring pertumbuhan usaha-usaha di sektor jasa dan pembuatan alat per-tanian ini, maka merangsang tumbuhnya inovasi-inovasi baru berbasis teknologi tepat guna pada industri-industri alat mesin pertanian. Nah pada kondisi demikian, kita berharap semakin banyak angkatan kerja muda desa ter-tarik terjun ke bidang pertanian. Dengan demi-kian, di satu sisi pembangunan desa tumbuh dan berkembang maju, dan di sisi lain dengan pene-rapan mekanisasi pertanian ini mampu membantu menekan urbanisasi sebagai salah satu perma-salahan utama di kota-kota besar. Namun demikian, seiring dengan penerapan mekanisasi pertanian ini, beberapa kendala lain yang masih menghambat peningkatan produksi dalam mendukung kedaulatan pangan di Jawa Tengah harus terus diperhatikan, seperti alih fungsi lahan harus dikendalikan dengan baik. Ke-mudian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) harus diberantas dengan memanfaatkan pembe- rantas hama alami, seperti menanam orok-orok, membudidayakan burung Tyto Alba serta mengu-rangi penggunaan bahan kimia. Selain itu, jaringan irigasi harus terus dilakukan perbaikan. Termasuk pembangunan dan pemelihaaan infra-struktur desa lainnya juga harus dilakukan. Saya yakin kalau ini bisa kita wujudkan maka dapat mengakselarasi pencapaian pertanian modern. Dengan pertanian modern inilah maka menjadi daya dukung positif bagi terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. Karena itu, saya minta kegiatan pekan mekanisasi pertanian ini bisa didayagunakan se-optimal mungkin. Jadikan sebagai agenda rutin karena teknologi pertanian akan selalu berkem-bang dari waktu ke waktu. Harapannya ma-syarakat dan para petani kita tidak akan pernah ketinggalan dan gagap terhadap kemajuan alat-alat pertanian modern. Jadi, kepada para petani saya berharap mampu menerapkan introduksi teknologi dan menambah
  27. 27. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 27 pengetahuan tentang pertanian agar Jawa Tengah dapat mewujudkan swa sembada pangan dan berdaulat pangan. Kemudian, yang tidak kalah penting juga adalah bangkitnya semangat berinovasi menciptakan sendiri alat-alat pertanian modern yang tepat guna dengan harga terjangkau dengan daya beli masyarakat. Karena saat ini alsintan itu masih relatif mahal. Mari kita dorong percepatan perubahan sis-tem pertanian tradisional menuju sistem per-tanian maju, modern dan mandiri menuju usaha tani yang efektif dan efisien guna mendukung terwujudnya Jawa Tengah yang berdaulat pa-ngan. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya, dengan meng-ucap “Bismillaahirrohmaanirrohiim”, Pameran Pe- kan mekanisasi Pertanian Jawa Tengah Tahun 2014”, secara resmi saya BUKA dan DI-MULAI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi usaha luhur kita semua. Wabillahitaufik wal hidayah Wassalamu‟alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  28. 28. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 28 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PENTAS SPEKTAKULER WAYANG ORANG DENGAN MULTIMEDIA DALAM RANGKA PERINGATAN HARI ANTI NARKOBA INTERNASIONAL (HANI) PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014 SEMARANG, 9 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr. Wb. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, rekan-rekan birokrasi Peme-rintah Daerah; Segenap panitia pelaksana dan para pemain wayang orang; Para Pelajar, Mahasiswa dan ma-syarakat Kota Semarang yang saya banggakan; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, malam ini kita dapat bersama-sama hadir menyertai ”Pementasan pergelaran seni budaya wayang orang dalam rangka Pe-ringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2014 dan HUT Ke-64 Provinsi Jawa Tengah”. Saya menyambut baik kegiatan ini yang di-kemas dalam bentuk pentas spektakuler wayang orang yang mengambil lakon “Semar Mesem De-wa Ngengleng”. Inilah yang namanya “sambil menyelam minum air”. Mengapa? Karena selain sebagai upaya nyata nguri-nguri seni budaya tradisional kita agar tetap lestari, sekaligus men-jadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan dan informasi kepada masyarakat. Apalagi dengan menampilkan pemain dari berbagai kalangan tokoh masyarakat, baik peja-bat, pengusaha, pelajar dan mahasiswa. Tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk menghibur dan sekaligus mengedukasi masyarakat. Selain itu, lakonnya juga menarik yaitu Semar Mesem Dewa Ngengleng yang
  29. 29. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 29 mengandung pitutur lan panutan. Jadi, ada unsur tontonan dan sekaligus tuntunan dari pentas malam ini. Ini yang penting. Sebagai sosok legendaris dalam pewayang-an Jawa, Semar selalu memilih hidup bersama-sama rakyat kecil, dan berperan sebagai rakyat kecil pula. Semar sebagai sosok besar selalu membela dan menjadi suara hati rakyat. Dan juga Semar sebagai sosok yang selalu setia ngemong dan membantu para Pandawa meng-hadapi keangkaramurkaan Kurawa. Jadi, intinya ada semangat kebersamaan dalam suatu perjuangan menghadapi persoalan kehidupan. Tentu dalam konteks ini adalah ke- bersamaan untuk waspada dan siap siaga dari semua komponen masyarakat untuk menyelamat-kan bangsa dari ancaman narkoba. Dalam hal ini saya sangat mendukung upaya-upaya sinergis dan berkelanjutan secara bersama-sama untuk perang terhadap narkoba. Semua komponen masyarakat hendaknya dapat meningkatkan kewaspadaan yang dimulai dari diri dan lingkungan masing-masing untuk mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba. Kita berantas para bandar, produsen dan penjual narkoba. Kemudian khusus bagi para pengguna nar-koba hendaknya dapat dilakukan rehabilitasi dan dicegah agar tidak melakukan hal yang sama. Tetapi ingat, rehabilitasi dikhususkan hanya un-tuk pengguna murni. Kalau jadi pengguna dan sekaligus sambil menjual narkoba ya harus tetap diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Jadi, saya berharap tema kegiatan kita ini yaitu Drug Use Disorder are Preventable and Treatable (Pengguna Narkoba dapat dicegah dan direha-bilitasi) hendaknya bukan menjadi slogan tanpa makna tetapi harus bisa diimplementasikan de-ngan baik. Karena itu, saya mengapresiasi disepaka-tinya Peraturan Bersama (Perber) antara Badan Narkotika Nasional (BNN), dengan Polri, Kejak-saan Agung, Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sosial, dan Kementerian Kesehatan yang mengatur mengenai kewajiban merehabilitasi para pecandu dan penyalahguna narkoba. Itu bagus. Kalau tidak salah mulai 16 Agustus 2014 nanti Perber ini akan dilaksanakan. Mereka yang terbukti sebagai pengguna murni, akan langsung menjalani proses rehabilitasi. Kita berharap pelaksanaannya bisa dieva-luasi terus menerus agar proses rehabilitasi pengguna narkoba dari waktu ke waktu bisa berjalan efektif. Dengan demikian para pengguna narkoba ini nantinya bukan hanya sembuh
  30. 30. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 30 dari ketergantungan narkoba tetapi sekaligus juga menjadi insan-insan produktif dan mandiri. Karena itu, saya mendorong berbagai pihak terkait, khususnya pusat- pusat rehabilitasi untuk serius memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna narkoba. Terus tanamkan nilai-nilai agama, pola hidup sehat, semangat kebangsaan dan yang tidak kalah penting adalah memberikan bekal keterampilan agar selepas dari pusat reha-bilitasi, mereka memiliki kesibukan dan aktivitas nyata yang produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Kemudian kepada seluruh masyarakat, para pelajar, mahasiswa dan generasi muda Jawa Tengah, saya berpesan teladani karakter positif dari tokoh-tokoh wayang ini. Terapkan dalam aktivitas hidup sehari-hari. Tingkatkan keber-samaan dalam pemberantasan narkoba. Jauhi lingkungan pergaulan yang bersentuhan dengan narkoba. Kalau sudah terlanjur memakai, segera berhenti dan lakukan rehabilitasi diri. Yang tidak kalah penting, tingkatkan keimanan dan ketaq-waan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai benteng melawan narkoba. Sekali lagi, mari kita rapatkan barisan dan kuatkan kebersamaan dalam memberantas per-edaran narkoba, serta mencegah masyarakat agar tidak menjadi pengguna narkoba. Terus kita gelorakan semangat ”Hidup Sehat Tanpa Narkoba” dan ”Say No to Drugs” untuk men-dukung terwujudnya masyarakat Jawa Tengah yang semakin sehat dan sejahtera. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selamat menyaksikan pentas wayang orang ini. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahi taufik wal hidayah Wassalamu'alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  31. 31. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 31 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PERINGATAN HARI AIR DUNIA DAN FESTIVAL KALIGARANG 2014 SEMARANG, 9 AGUSTUS 2014 Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua Yang saya hormati Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum RI; Bupati/Walikota se Jawa Tengah; Rekan-rekan birokrasi Provinsi dan Kabupaten/ Kota se Jawa Tengah; Ketua Panitia, Peserta Festival dan Masyarakat Kota Semarang; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, kita masih diberikan nikmat kesehatan sehingga malam ini dapat bersama-sama hadir menyertai acara peringatan Hari Air Dunia dan Festival Kali Garang 2014, yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Ke-64 dan Peringatan Hari Air Dunia XXII Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Masih dalam suasana Lebaran, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya ucapkan ”Selamat Idul Fitri 1435H, Minal Aidzin wal Faidin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Dengan semangat kembali suci ini, marilah yang jelek-jelek kita buang, dan selanjutnya spirit lebaran kita jadikan amunisi untuk meningkatkan kinerja dan berkarya sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Selain itu, saya sampaikan “Terima Kasih” dan acungan jempol kepada Panitia atas penyelenggaraan festival ini, sebagai manivestasi ide dan gagasan kreatif dalam mendukung pe-ngembangan Kali Garang agar lebih
  32. 32. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 32 berdaya-guna, yaitu bukan sekedar untuk mengamankan banjir di Kota Semarang, tetapi juga menciptakan ikon wisata baru di Kota Semarang dan Jawa Tengah. Apalagi, sektor pariwisata terbukti me-miliki multiplier effect bagi pembangunan suatu daerah, yaitu tidak hanya meningkatkan kese-jahteraan, tetapi juga dapat mengurangi angka pengangguran di sekitarnya, dan Kota Semarang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai kota tujuan wisata MICE, atau kota yang mampu menyelenggarakan Meeting, Incentive, Travelling, dan Conference. Hadirin yang saya hormati; Berdasarkan pemetaan Dirjen Pengembang-an Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Sema-rang termasuk dalam kategori destinasi yang sedang tumbuh dan berkembang (emerging des-tination). Ada 9 (sembilan) kriteria yang harus di-penuhi sebuah kota, bila ingin disebut layak se-1bagai kota tujuan wisata MICE, yaitu: memiliki aksesibilitas, dukungan stakeholders, tempat-tempat menarik, fasilitas akomodasi, fasilitas meeting, fasilitas pameran, citra destinasi, ke-adaan lingkungan, dan profesionalitas SDM. Berdasarkan sembilan kriteria yang disusun Kemenparekraf itu, baru Jakarta dan Bali, yang boleh dikatakan sempurna sebagai destinasi MICE. Peringkat berikutnya adalah Yogyakarta dan Surabaya, kemudian disusul Solo, Bandung, Makasar dan Manado. Semarang berada di pe-ringkat bawahnya lagi, dan baru sejajar dengan Padang dan Lombok, yakni kota yang baru masuk dalam kriteria mampu menyelenggarakan meeting dan incentive. Jika dilihat dari kenyataan itu, Semarang memang harus berbenah diri, karena masih ada kekurangan di sana-sini. Di antaranya, belum adanya hall yang mampu menampung lebih dari 10.000 orang untuk meeting dan belum ter-sedianya SDM profesional di bidang itu. Tetapi, kita tidak boleh pesimis, karena Kota Semarang memiliki banyak potensi menuju ke sana. Maka, saya minta kepada para stakeholder agar me-mikirkan bagaimana memberdayakan masyarakat di sekitar objek wisata untuk sadar wisata. Karakteristik masyarakat Jawa Tengah yang ramah, hospitable dapat dijadikan modal utama untuk menjamu para wisatawan, tetapi tentu perlu dipoles agar profesional. Para pelaku wisata bisa mengelola, berkreasi dan membuat konsep pariwisata yang lebih baik dan menarik, seperti paket wisata terpadu dan terkoneksi dengan daerah lain, atau yang lainnya. Pemkot maupun Pemprov hanya bersifat mem-fasilitasi, karena merekalah yang lebih memahami konsep pariwisata.
  33. 33. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 33 Sektor hiburan juga demikian, baik hotel dan resto maupun cafe dan lain sebagainya harus difasilitasi, tetapi dengan keamanan yang tetap terjamin. Kalau mau bangun hotel berbintang, gedung-gedung tinggi silakan, tetapi tetap harus sesuai dengan hasil kajian amdal. Kalau gedung tinggi juga harus memperhatikan kontur tanah di Semarang yang setiap tahun turun dan terkena abrasi, kalau hiburan malam juga harus memper-hatikan estetika dan tradisi masyarakat. Para Peserta Festival dan hadirin yang berbahagia; Saya bangga saat ini banyak Kabupaten/ Kota yang semakin sadar wisata dengan men-dayagunakan potensi unggulan daerah masing-masing. Di Banjarnegara ada Festival Serayu, yang sangat meriah dan banyak diapresiasi masyarakat, bukan saja warga Banjarnegara, tetapi juga nasional bahkan tahun lalu dihadiri para Duta Besar. Ini sangat baik, karena ada spirit keber-samaan untuk menggali potensi yang kita miliki dan mengelolanya dengan baik untuk me-ningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi berdasarkan data BPS angka kemiskinan Jawa Tengah semakin meningkat. Maka, inilah PR besar kita. Kalau di sepanjang sungai Kali Garang ini diadakan lomba dayung, untuk wisata selancar dll, dan kanan kiri tanggul untuk beragam kuliner lezat yang ditata rapi, bersih, aman dan nyaman, maka akan menambah daya tarik wisatawan untuk selalu datang ke Semarang. Karena itu, saya berharap, festival ini bisa menjadi event tahunan yang ditunggu masya-rakat. Bukan hanya masyarakat Jawa Tengah dan Indonesia tetapi juga wisatawan mancanegara. Atau bisa juga di banjir Kanal Barat ini, di buat event-event rutin setiap bulan, dalam bentuk pentas pertunjukkan seni dan budaya. Jadi ada ruang ekspresi bagi para seniman Jawa Tengah dan artis nasional, bahkan internasional untuk unjuk kemampuan disini. Saya membayangkan, kalau ini bisa di follow up, dikemas menarik dan atraktif disertai promosi yang gencar, maka akan menjadi magnet yang mampu menarik wisatawan lebih banyak lagi untuk berkunjung ke Kota Semarang dan Jawa Tengah. Dari sini para wisatawan dapat diajak ke PRPP yang saat ini pengelolaannya juga semakin baik. Bahkan saya berharap Convention Hall yang saat ini sedang direvitalisasi, ke depan dapat di-manfaatkan sebagai wadah untuk menampung UMKM untuk memasarkan produknya. Dengan demikian akan memberi dampak positif bagi sektor perekonomian dan peningkatan kesejah-teraan masyarakat Jawa Tengah. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama memikirkan pengembangan wisata Jawa Tengah yang lebih maju. Potensi-
  34. 34. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 34 potensi wisata yang ada perlu ditangani secara profesional, penataannya menarik, penjualnya ramah, sopan, dan murah senyum, sehingga mampu menarik calon wisatawan untuk datang. Sesekali, akan saya sempatkan untuk menyambut kedatangan wisatawan baik dari ban-dara Ahmad Yani Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas atau dari Bandara Adi Soemarmo Solo. Selanjutnya untuk kelestarian lingkungan, saya mengajak masyarakat Kota Semarang untuk menjaga kebersihan Kali Garang ini. Jangan buang sampah rumah tangga atau Industri di kali, karena itu akan mencemari kali dan bisa mengakibatkan banjir. Termasuk untuk menjaga dan merawat apa-apa yang sudah dibangun di sepanjang kali Banjir Kanal Barat ini supaya tetap indah, bersih, tertib dan rapi. Kesadaran untuk bersama-sama menanam dan memelihara pohon serta menjaga kebersihan di sepanjang DAS Banjir Kanal Barat juga harus terus dilakukan. Penanaman pohon jangan per-nah berhenti dilakukan untuk mengamankan daerah aliran sungai (DAS). Lakukan semuanya dengan gotong royong, sebagai bagian budaya yang masih sangat melekat kuat di Jawa Tengah. Mari dengan semangat gotong royong, kita kembangkan wisata dan budaya serta kelestarian lingkungan di Jawa Tengah untuk terwujudnya Jawa Tengah yang sejahtera dan Berdikari. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan mengucap ”Bismillaahirrohmaaniirrohiim”, “Festival Kali Garang”, secara resmi saya BUKA dan DIMULAI. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahitaufik wal hidayah, Wassalamu‟alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  35. 35. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 35 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PEMBUKAAN KEJUARAAN GATEBALL DALAM RANGKA PERINGATAN HARI JADI KE-64 PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2014 SEMARANG, 9 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati kawan-kawan birokrasi Pemprov Jateng; Para Peserta Kejuaraan Gateball, Juri, dan Official; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, pagi ini kita dapat bersama-sama hadir me-nyertai Pembukaan Kejuaraan Gateball yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-64 Provinsi Jawa Tengah. Kejuaraan ini selain sebagai bentuk keber-samaan yang harmonis antara SKPD di seluruh Provinsi Jawa Tengah, juga merupakan wujud dukungan dan peran serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap kemajuan olahraga Gate-ball yang saat ini tengah berkembang di Jawa Tengah. Karena itu, saya sampaikan “apresiasi” dan ucapan “terima kasih” kepada panitia pe-nyelenggara atas usaha dan kerja kerasnya, sehingga kejuaraan ini dapat terlaksana, dan in sha Allah juga menjadi sarana refreshing serta penyaluran hobby rekan-rekan birokrasi di sela-sela kesibukannya melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Oleh karena itu saya minta seluruh SKPD dapat berperan aktif, baik dalam kegiatan ini dan juga rangkaian kegiatan lainnya karena inilah
  36. 36. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 36 kesempatan baik yang diberikan bagi kita untuk menjaga kesehatan agar stress akibat beban pekerjaan dapat dikurangi, dan pikiran kembali jernih, ide-ide segar dapat muncul kembali untuk membangun dan melayani masyarakat Jawa Tengah yang kita cintai. Kalah atau menang dalam pertandingan adalah hal yang biasa, akan tetapi kualitas per-mainan dan kebersamaan menjadi hal yang lebih penting dan harus kita utamakan dalam kegiatan ini. Jagalah semangat dalam bertanding dan jaga kekompakan tim, sehingga Kejuaraan Gateball ini dapat berjalan lancar sampai dengan selesai. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. [Selanjutnya dengan mengucap “Bismillahir-rohmaanirrohim”, Kejuaraan Gateball dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Jawa Tengah, secara resmi saya BUKA dan DI-MULAI. Selamat Bertanding dan junjung tinggi spor-tivitas. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa mem-berikan kesehatan, kelancaran dan kesuksesan kepada kita semua. Wabilahittaufiq wal hidayah. Wassalamu‟alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  37. 37. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 37 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA ACARA RAKERNAS DAN HALAL PERSATUAN PERANGKAT DESA INDONESIA (PPDI) REPUBLIK INDONESIA 2014 WONOSOBO, 10 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Bupati Wonosobo; Kawan-kawan Birokrasi; Ketua Umum Pengurus Pusat dan Keluarga Besar PPDI; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah hari ini kita masih diberikan nikmat iman dan kesehatan, sehingga dapat bersama-sama hadir menyertai Rakernas dan Halal bi Halal Pengurus Provinsi Persatuan Perangkat Desa Indo-nesia (PPDI) Republik Indonesia 2014 dengan tema: ”Mari Kita Tingkatkan SDM untuk Mem-bangun Desa Maju dan Bermartabat dalam NKRI Perangkat Desa Jaya, Desa Maju dan Rakyat Sejahtera”. Masih dalam suasana bulan Syawal, atas nama pribadi, keluarga, serta segenap jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saya sampai-kan “Selamat Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Semoga hikmah Ramadhan dan Idul Fitri semakin mem-perkuat iman dan taqwa kita kepada Allah S.W.T, serta menjadi momentum luar biasa bagi kita untuk saling memaafkan agar kita kembali lahir suci. Selain itu, juga menambah semangat baru dalam merajut kebersamaan untuk menata dan membangun kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera dan berdikari. Keluarga Besar PPDI yang saya cintai dan saya banggakan;
  38. 38. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 38 Perlu disadari, bahwa hidup itu, adalah pi- lihan. Maka, ketika kita sudah melakukan pilihan hidup, tentunya kita harus komitmen dan kon-sisten menjalani dengan tulus dan ikhlas apa yang sudah menjadi pilihan hidup kita. Demikian pula Saudaraku para Perangkat Desa, ketika Saudara sudah memilih menjadi Perangkat Desa, maka harus komitmen dan kon- sisten menjalankan tugas fungsi sebagai Perang- kat Desa, apakah itu kapasitas sebagai Kepala Urusan (Kaur) maupun sebagai Kepala Dusun (Kadus). Kita semua harus melayani masyarakat sesuai tugas fungsinya masing-masing. Yang namanya tugas melayani rakyat, ya sudah seharusnya dilakukan dengan tulus ikhlas, sehingga kesulitan maupun keinginan atau harap-an rakyat dapat dilayani dengan baik. Maka, kalau saat ini Perangkat Desa sudah mempunyai Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Itu bagus dan positif, sehingga bisa dijadikan sebagai media komunikasi dan koordinasi bagi seluruh Perangkat Desa di Jawa Tengah secara positif. Apa yang menjadi kesulitan, hambatan, serta harapan Perangkat Desa, bisa dikoordinasikan melalui Pengurus PPDI, sehingga tidak jalan sendiri-sendiri. Yang penting, Organisasi Profesi sebagai wadah Perangkat Desa, ya harus konsisten pada komitmennya itu, jangan kemudian menceng-menceng dan berkembang menjadi organisasi yang melakukan kegiatan politik praktis, itu tidak bagus dan tidak benar. Sebab, kalau Perangkat Desa yang sudah menjadi bagian dari abdi ma-syarakat, sudah seharusnya berpikir dan ber- tindak melayani kepentingan rakyat. Maka, filosofi penyelesaian masalah ”ora grusa-grusu”, ”yen ono rembug di rembug”, itu jangan sampai di-tinggalkan. Hadirin yang berbahagia; Disahkannya UU tentang Desa tentu patut disyukuri. Artinya, payung hukum yang mengatur tentang pembangunan perdesaan sudah jelas. Bahkan sesuai dengan amanat UU Desa nantinya, alokasi dana desa juga bertambah besar. Maka, saya berpesan agar dana-dana bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, seperti pengaspalan/pavingsasi jalan, rabat beton, jembatan, gorong-gorong, talud jalan, saluran air/drainase, pipanisasi, bak penampung-an air bersih, dan lain-lain. Hal ini perlu diper-hatikan, karena keluhan masyarakat terhadap kurang layaknya infrastruktur setiap hari saya terima, baik lewat SMS, email maupun jejaring sosial. Maka, sekali lagi saya minta Kepala Desa dengan Perangkat Desa harus bisa memberikan layanan yang baik kepada warga desanya, apa-kah itu layanan administrasi kepemerintahan, maupun dalam tugas sebagai fasilitator, moti-vator, dina- misator pembangunan desa, sehingga greget, kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam membangun dan memajukan desanya se-makin tumbuh, dilandasi semangat kebersamaan dan kegotongroyongan yang kuat. Hal ini
  39. 39. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 39 saya sampaikan, karena under estimate atau stempel miring tentang desa banyak terungkap dalam evaluasi program di institusi pemerintah. Mereka menuding desa selalu bekerja lamban, kapasitas Kepala Desa dan perangkatnya rendah, mem-bangun jika ada bantuan, dll, termasuk ke-mampuan Desa dalam mengelola kucuran ang-garan dari APBN sekitar 750 juta hingga 1 milyar setiap desa. Sesungguhnya, jika desa di-under estimate secara terus menerus, bisa memunculkan 2 (dua) pilihan, yakni desa akan lemah dan terpuruk, bahkan merasa putus asa, karena apapun gerak-nya desa hanya akan ditimpuk salah dan salah, tidak ada ruang pembenar dan pembelaan diri bagi desa dalam improvisasi program pem-bangunan. Hal sebaliknya bisa lahir, yaitu berkah yang tersembunyi (blessing disguise) bagi desa. Desa akan termotivasi, terdorong dan tergerak membangun desanya, desa akan moncer dengan iklim kreasi, inovasi hingga mampu menciptakan pasar. Desa tumbuh menjadi sosok yang percaya diri, produktif dan berdaya saing. Maka, Desa menjadi sentral dan penting. Semua bermula dari desa. Selain desa sebagai produsen bahan pokok, produsen TKI murah, sangat care terhadap nilai sosial budaya, seperti gotong royong, rembug desa dan kekeluargaan yang tinggi. Semua itu merupakan modal sosial pem-bangunan. Kalau sekarang banyak institusi pe-merintah, partai politik dan donasi lain memilih desa sebagai lokus bantuan, nampaknya tidak ada yang salah. Karena mereka berpikiran sudah saatnya membayar hutang kepada desa, sehingga layak diperhatikan, dibantu dan di-dampingi tanpa mengecilkan kemampuan desa. Ini semua merupakan merupakan bentuk peng-hormatan kepada desa. Maka, musyawarah desa harus dihidupkan lagi. Khususnya, dalam perencanaan pemba-ngunan mulai tingkat bawah. Yang tidak kalah penting adalah semua harus dilakukan pada track yang benar. Saya tidak mau ada program Jaksa Masuk Desa untuk menangkap Kades. Maka dari itu semuanya harus siap mengelola dana desa dengan baik, tepat sasaran, tepat administrasi, tepat mutu dan tepat jumlah. Wabillahitaufik Wal Hidayah, Wassalamu‟alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  40. 40. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 40 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PEMBERANGKATAN PESERTA PAWAI “FESTIVAL GEMURUH SERAYU” BANYUMAS, 10 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr. Wb; Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua; Yang saya hormati, Bupati beserta Muspida Banyumas; Jajaran Birokrasi Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Banyumas yang hadir; Ketua Panitia ”Festival Gemuruh Serayu”; Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat; Budayawan, seniman, seniwati, dan kalangan pengusaha; Segenap masyarakat Kabupaten Banyumas dan sekitarnya; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah pagi ini kita dapat bersama-sama hadir di Alun-Alun Kabupaten Banyumas menyertai Pemberang-katan Peserta Pawai “Festival Gemuruh Serayu” yang diselenggarakan secara bersama oleh 6 (enam) kabupaten di Jawa Tengah, yaitu: Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyu-mas, Cilacap dan Purworejo. Saya bangga atas spirit kebersamaan dan kegotongroyongan panjenengan sami. Spirit inilah yang harus terus kita kembangkan dimanapun dan sampai kapanpun serta patut dicontoh oleh Kabupaten/Kota lain di Jawa Tengah. Festival yang menyajikan beragam atraksi seni budaya ini sangat positif dan perlu di-agendakan secara rutin, karena selain untuk menghibur
  41. 41. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 41 masyarakat, untuk nguri-nguri dan memperkenalkan seni budaya kepada masyara-kat, juga dapat dijadikan agenda wisata. Art dan Tourism kaitannya sangat erat, ke-duanya sangat mendukung. Maka, untuk mem-bangun Jawa Tengah 5 (lima) tahun ke depan, saya mengacu pada konsep Tri Sakti Bung Karno, yaitu: berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan. Konsep pariwisata ke depan saya minta dihiasi dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya di masing-masing kabupaten/kota di Jawa Tengah. Itulah mimpi saya. Namun demi-kian, pengembangan pariwisata tidak akan ber-jalan dengan baik, apabila hanya disentralisasi oleh birokrasi pemerintah. Sudah saatnya pe- ngusaha pariwisata dan kalangan seniman, buda-yawan campur tangan dan ikut menentukan konsep pembangunan pariwisata di Jawa Tengah. Merekalah yang lebih mengenal dan lebih me-mahami seni, budaya dan konsep pariwisata dengan baik. Jadi birokrasi sifatnya hanya men-dorong, memfasilitasi kemudahan seperti per-ijinan dan lain sebagainya, namun sebagai pelaku utama adalah seniman dan stakeholder pari-wisata. Maka, kepada seluruh stakeholder seni dan pariwisata di Jawa Tengah saya minta dapat mengembangkan peluang dan potensi secara optimal. Momentum “Festival Gemuruh Serayu” merupakan salah satu peluang dan dukungan untuk mengembangkan seni, budaya dan pari-wisata lokal, yang juga berdampak positif bagi peningkatan perekonomian daerah, karena me-miliki multiplier effect untuk pengembangan eko-nomi kerakyatan, seperti munculnya pedagang asongan, UMKM, pemandu wisata, serta memacu tumbuh dan berkembangnya pengusaha souvenir dan oleh-oleh dan kuliner khas daerah. Maka, saya berharap dalam festival ini juga dise-lenggarakan semacam Expo sebagai upaya pro-mosi dan pemasaran produksi UMKM Banyumas. Selanjutnya dengan mengucap “Bismillahir-rahmaanirrahiim”, Peserta Pawai “Festival Ge-muruh Serayu”, secara resmi saya LEPAS ke- berangkatannya. Wabillahitaufik wal hidayah. Wassalamu‟alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  42. 42. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 42 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA ACARA SILATURAHIM BALUNG PISAH WARGA NAHDLIYIN TAHUN 1435 H SEMARANG, 10 AGUSTUS 2014 Bismillaahirohmaanirohiim Assalamu `alaikum Wr.Wb. Yang saya hormati, Ketua PWNU Jawa Tengah; Rekan-rekan birokrasi pemerintah Daerah; para kyai dan alim ulama yang rawuh, wabil khusus Bapak Ali Mufiz, MPA dan KH. Musthofa Bisri selaku pem-bicara; Hadirin yang saya hormati; Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat sehat dan nikmat iman sehingga dapat hadir dan bersila-turahmi dengan para sesepuh, kyai, ulama dan seluruh warga nahdliyin se Jawa Tengah. Masih di bulan Syawal, atas nama pribadi, keluarga dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya sampaikan “Selamat Idul Fitri 1435 H, Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Semoga silaturahim ini menjadi momentum luar biasa untuk saling bermaaf-maafan, sekaligus menyatukan balung pisah dari segenap warga nahdliyin se Jawa Tengah. Saya berharap seiring dengan menyatunya ba-lung pisah ini dapat memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan semangat kebersamaan dalam membantu kelancaran pembangunan Jawa Tengah. Maka, kemampuan hebat dari panjenengan sami, dari para kyai dan ulama sepuh hingga generasi muda NU dapat disinergikan dan dikontribusikan bagi pemba-ngunan yang memberi kemaslahatan umat. Saya yakin ini menjadi kekuatan dahsyat dan luar biasa untuk mendukung terwujudya Jawa Tengah sejahtera dan berdikari. Tentu ukuran sejahtera ini bukan hanya sejahtera lahir saja, yaitu cukup pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan dll, tetapi juga sejahtera batin yaitu mendapatkan rasa aman dan nyaman hidup dan tinggal di Jawa Tengah.
  43. 43. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 43 Hal ini penting saya sampaikan karena kehi-dupan kita akhir-akhir ini terusik dan diresahkan oleh adanya orang-orang yang secara terbuka mendukung gerakan radikal, yaitu ISIS. Tentu panjenengan sami juga sampun pirso bagaimana sepak terjang gerakan ini. Kalau ini sampai berkembang di Indonesia, maka akan sangat membahayakan keutuhan negara Ke-satuan Republik Indonesia. Saya haqul yakin, seluruh warga nahdliyin baik yang struktural maupun ulama-ulama kultural atau kyai kampung memiliki semangat kebangsaan tinggi. Saya juga percaya panjenengan sami memiliki se-mangat dan tekad untuk ikut menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat, termasuk dalam menekan munculnya gerakan ISIS di Indonesia dan Jawa Tengah. Karena itu, saya berharap kegiatan dakwah dan syiar Islam yang menggunakan pendekatan kultural oleh para kyai NU selama ini harus lebih intens di- lakukan. Seperti Gus Mus yang masih rajin nulis di media maupun mengisi berbagai pengajian dengan gaya dan style-nya harus kita apresiasi. Begitu pula kyai-kyai yang lain dengan gaya dan caranya masing-masing hendaknya jangan pernah lelah ngandani dan ngajak masyarakat untuk berbuat kebaikan dan memperkuat toleransi kehidupan bermasyarakat. Bagi saya cara-cara dakwah yang telah dikem-bangkan oleh NU ini sangat efektif menahan mun-culnya gerakan radikalisasi di Indonesia. Radikal ya dilawan dengan deradikalisasi. Kekuatan otot ya dilawan otak dan hati. Itu jauh lebih baik dan saya rasa akan bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi. Sekali lagi saya ingin NU Jawa Tengah meng-ambil peran dalam pembangunan di Jawa Tengah secara optimal. Saya akan selalu membuka pintu dan ruang seluas-luasnya untuk bekerjasama dan ber-gandeng tangan dengan NU Jawa Tengah dalam segala bidang pembangunan. Sudah hampir 1 (satu) tahun kita bersama-sama mbangun Jawa Tengah. Saya berharap panjenengan sami tidak pernah lelah melakukan kritik dan koreksi atas kerja pembangunan yang kami lakukan, agar amanah dari rakyat Jawa Tengah bisa saya kerjakan dengan baik dan Jawa Tengah sejahtera dan berdikari dapat segera ter-wujud. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang amat berbahagia ini. Sekian dan terima kasih atas kebersamaan kita. Wabillahi taufik wal hidayah, Wassalamu `alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  44. 44. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 44 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PEMBUKAAN PAMERAN PRODUK INOVASI (PPI) TAHUN 2014 PEKALONGAN, 10 AGUSTUS 2014 Assalamu `alaikum Wr.Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Pejabat dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI; Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah; Rekan-rekan birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kalangan dunia usaha, kalangan akademisi, para mahasiswa dan murid SMK, serta peserta pameran; Hadirin yang berbahagia. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pagi ini kita dapat bersama-sama hadir menyertai Pembukaan Pameran Produk Inovasi (PPI) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-19 dengan tema Food, Water, and Energy. Tema ini sangat menarik dan strategis, sebab ketiga faktor inilah yang menjadi fokus pembangunan saat ini. Di tengah banyaknya kebutuhan dan permintaan terhadap pangan, energi baik listrik maupun BBM, serta air baku dan air bersih, maka perlu adanya kreativitas yang lebih, agar menghasilkan sesuatu untuk mencukupi kebutuhan pokok tersebut. Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada semua peserta pameran, para akademisi, ilmuwan dan peneliti di Jawa Tengah yang telah mendedikasikan dirinya untuk berkarya dan berinovasi membentuk gagasan dan peralatan baru dalam pengembangan sektor pangan, energi dan pengelolaan air. Mari moment seperti ini dijadikan sebagai upaya pembelajaran, tukar pengalaman dan peningkatan semangat ber-inovasi, yang dapat
  45. 45. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 45 menambah semangat mengembangkan teknologi di daerah, sekaligus menjadi kesempatan untuk mengungkapkan perkembangan teknologi di Jawa Tengah. Hadirin yang saya hormati; Di tengah globalisasi dan persaingan eko-nomi global, menempatkan daya saing daerah menjadi satu keharusan yang tidak bisa ditawar. Kapasitas daya saing daerah salah satunya ditentukan oleh faktor inovasi. Baik itu dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan berbagai kreativitas baru. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka iptek menjadi alternatif untuk menjawab tuntutan masyarakat akan kemudahan dan peningkatan produktivitas, pela-yanan publik, maupun mendukung daya saing daerah. Oleh sebab itu, Jawa Tengah berupaya terus mendukung kemajuan iptek melalui berbagai cara, salah satunya melalui penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) dan konsep rutin penyelenggaran Pameran Produk Inovasi. Maksudnya tentu saja mendorong pengembangan konsep yang dapat memacu kreativitas masya-rakat di bidang iptek, serta sebagai sarana promosi hasil karya terbaik di bidang teknologi dan inovasi daerah. Namun demikian, kreativitas dan inovasi daerah ini perlu diarahkan kepada hal-hal yang sangat prioritas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat. Food, Water dan Energy merupakan hal krusial dan menjadi kebutuhan utama masyarakat saat ini. Kondisi geografis dan bonus demografi menyebabkan meningkatnya kebutuhan masya-rakat yang tidak sebanding dengan peningkatan produksi pangan, air baku dan energi. Oleh sebab itu, masyarakat harus bisa mendorong berbagai inovasi di ketiga bidang ini. Inovasi yang ada di lingkungan akademisi, litbang pemerintah dan sebagainya harus diarahkan pada sektor – sektor penting ini. Penelitian dan inovasi pada sektor lain juga masih diperlukan, akan tetapi pada tiga hal ini perlu diprioritaskan. Teknologi pembenihan, metode pertanian, hingga pemupukan dan sebagainya perlu diting-katkan untuk meningkatkan produksi pertanian tanaman pangan. Demikian pula dalam pem-bibitan ikan, ternak dan penangkaran perikanan tangkap perlu diberdayakan lebih lanjut. Sedangkan dalam hal pengelolaan air baku dan atau air bersih, maka kapasitas unit usaha daerah seperti PDAM perlu didorong, upaya Pamsimas perlu ditingkatkan, dan yang lebih penting adalah pengendalian lingkungan. Lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS), kawasan hutan harus tetap dipertahankan kelestariannya, serta adanya pengendalian air bawah tanah. Water inovation yang diperlukan masyarakat saat ini adalah dalam rangka
  46. 46. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 46 meningkatkan produksi air baku. Kalau kita lihat saat ini, harga air bersih atau air mineral hampir setara dengan harga BBM. Sumber air di Jawa Tengah masih cukup banyak, sehingga inovasi di bidang ini perlu didorong, apalagi salah satu point penting MDG’s yang harus dipenuhi adalah pemenuhan air bersih. Maka dari itu upaya purification, desalinisasi, penyulingan dan sebagainya, perlu dikaji sebagai bagian dari inovasi daerah. Dalam bidang energi, tidak hanya meng-andalkan energi fosil, energi terbaharukan perlu dikembangkan, PLTMH, tenaga surya, maupun panas bumi sudah mulai dikembangkan di Jawa Tengah, namun saya minta lebih ditingkatkan, termasuk penggunaan biogas, biofuel, gas rawa/metan dan sebagainya. Pada 2017 krisis energi menjadi ancaman utama, dimana penambahan sumber energi listrik baru belum berhasil diwujudkan. Apalagi banyak saudara-saudara kita di Jawa Tengah yang masih tinggal jauh dari listrik, seperti di pelosok desa, maupun di pulau-pulau kecil. Untuk itulah inovasi energi ini sangat penting. Disinilah pengembangan iptek menjadi daya ungkit pembangunan di Jawa Tengah. Masya-rakat Jawa Tengah harus terus eksis meng-gelorakan Budaya Iptek dalam mewujudkan Visi Menuju Jawa Tengah yang Sejahtera dan Berdikari. Kedaulatan pangan dan energi serta pembangunan infrastruktur menjadi kebijakan prioritas Jawa Tengah yang harus didukung dengan inovasi dan pemanfaatan iptek. Dengan Iptek, pekerjaan akan menjadi lebih efisien dan efektif. Melalui pemanfaatan iptek yang optimal menjadi sebuah teknologi tepat guna yang acceptable dan sesuai kebutuhan masyarakat, maka kesejahteraan dapat diwujudkan secara berdikari. Jadi sekarang bukan saatnya lagi untuk meniru, plagiatisme atau bahkan berpacu dengan daerah atau negara lain untuk memproduksi hal yang sama. Kalau mengejar produsen komputer, atau automotif di Jepang atau Amerika tentu saja pontang-panting, termasuk untuk mengendalikan kompetitif pangsa pasar yang sangat susah. Untuk itu, langkah inovasi sebagai upaya tepat dengan terus menciptakan dan berkreasi ter-hadap hal-hal baru yang bisa dikembangkan dari potensi lokal. Inovasi memang tidak lepas dari kreativitas ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak terbatas pada bidang meka-tronika, yaitu bidang mekanika, elektronika dan informatika. Akan tetapi inovasi juga harus merambah ke sektor lain, termasuk sosial, ekonomi serta sektor pertanian. Maka, pengembangan teknologi tepat guna saya minta lebih ditingkatkan, karena sasarannya lebih tepat dan aplicable. Misalnya pembuatan
  47. 47. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 47 alat pemotong batu, teknologi pembibitan dan pembuatan pakan ternak untuk ayam petelur, pedaging, dan lain – lain. Oleh sebab itu, event technology show seperti ini menjadi lebih bermanfaat positif untuk mendorong inovasi-inovasi baru yang mampu memberi solusi terhadap kesulitan daerah. Ino-vasi ini penting bagi daerah untuk meningkatkan daya saing dan sebagi solusi bagi permasalahan- permasalahan yang muncul di masyarakat. Jadi nanti tidak lagi hanya berbicara tentang cukup pangan dan cukup energi namun masih didukung dari barang impor, tetapi harus bisa mandiri dan berdikari, yaitu berdaulat di bidang pangan dan energi. Kedaulatan ini dapat tercipta manakala didukung oleh pemerintah pusat, kalangan akademisi, khususnya perguruan tinggi, para ilmuwan, dunia usaha dan masyarakat. Kebijakan inovatif seperti inilah yang perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan efek-tivitas dan efisiensi dalam mendukung percepatan kemajuan daerah, khususnya dalam bidang perekonomian dan sektor sosial. Kreativitas tidak harus menggantungkan inisiatif dari pusat. Namun demikian, tentunya dukungan dari pemerintah pusat sangat diharapkan, khususnya pemenuhan terhadap sarana prasarana dan pendampingan terkait inovation projects yang ada di Jawa Tengah. Oleh sebab itu, Pameran ini diharapkan dapat menjadi wahana tukar informasi, sharing dan pengukit terhadap pengembangan inovasi di daerah bisa diimplementasikan secara nyata kedepan, guna meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat. Hadirin yang saya hormati ; Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan mengucap “Bismillaahirrahmaanirrahiim”, Pembukaan Pameran Produk Inovasi (PPI) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014, secara resmi saya BUKA dan DIMULAI. Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu `alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  48. 48. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 48 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA PEMBUKAAN SOSIALISASI KOMUNITAS ASEAN 2015 DI WILAYAH BAKORWIL II JAWA TENGAH SURAKARTA, 12 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alikum Wr. Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Direktorat Kerjasama Ekonomi ASEAN Kementerian Luar Negeri RI; Para Narasumber; Rekan-rekan Birokrasi Provinsi Jawa Tengah; Peserta Sosialisasi dan hadirin yang berbahagia; Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, pagi ini kita dapat bersama-sama hadir menyertai ”Pembukaan Sosialisasi Pemberlakuan Komunitas ASEAN 2015 di Wilayah Bakorwil II”. Sosialisasi seperti ini sangat penting sebagai sarana memberikan pemahaman kepada pihak-pihak terkait dan masyarakat tentang kesepakatan pemberlakuan Komunitas ASEAN pada tahun 2015. Dengan pemahaman yang baik, seluruh komponen dapat berbenah dan mempersiapkan diri, sehingga pada saatnya nanti kita mampu menjadi actor dalam komunitas ASEAN. Peserta Sosialisasi yang saya hormati; Sebagai gambaran, perlu saya sampaikan bahwa dalam KTT ASEAN di Bali tahun 2013, negara peserta ASEAN sepakat menyelenggarakan “Bali Concord II” atau “Kesepakatan Bali II” lebih awal yaitu tahun 2015 dari yang semula direncana-kan tahun 2020.
  49. 49. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 49 “Kesepakatan Bali II” ini diharapkan dapat me-nyatukan seluruh warga Asia Tenggara dalam satu komunitas, dimana interaksi masyarakat tidak lagi terbatas pada batas negara. Komunitas ASEAN terdiri dari 3 (tiga) pilar, yaitu: Komunitas Ekonomi ASEAN, Komunitas Ke-amanan ASEAN dan Komunitas Sosial Bu-daya ASEAN. Nantinya, Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA) akan menjadi pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing tinggi, kawasan dengan pembangunan eko-nomi yang merata, dan juga kawasan yang ter-integrasi penuh dengan ekonomi global. Dengan tidak ada lagi sekat yang menghalangi arus perdagangan, arus budaya, arus ideologi, dan penegakan hukum di antara negara anggota, diharapkan mampu mewujudkan keseimbangan baru di antara negara-negara ASEAN. Namun demikian, menuju implementasinya, Komunitas ASEAN 2015 memunculkan persaingan ketat antara negara-negara peserta terutama dalam penyelenggaraan Komunitas Ekonomi ASEAN. Banyak pihak yang menyangsikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia mampu bersaing ekonomi global. Indonesia dengan populasi terbesar di ASEAN di-khawatirkan hanya menjadi sasaran empuk produk-produk impor. Pasar Indonesia yang besar akan menjadi daerah perebutan konsumen bagi pelaku usaha. Ketika negara-negara lain menyiapkan entry barrier atau upaya melindungi pelaku usaha dalam negeri, Indonesia justru sibuk membuka keran impor bagi pelaku usaha luar negeri. Hal ini tentu perlu di-pikirkan dan dipikirkan bersama, agar Jawa Tengah benar-benar siap menyongsong Komunitas Eko-nomi ASEAN. Berbagai potensi yang kita miliki harus kita dayagunakan dan kita benahi agar mampu bersaing di pasar ASEAN, termasuk UKM sebagai salah satu andalan perekonomian Jawa Tengah. Sektor UKM merupakan pelaku usaha ter-besar dari sisi jumlah unit usaha, perlu kita dorong agar menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Hadirin yang berbahagia; Kontribusi UMKM terhadap penciptaan PDB (Produk Domestik Bruto) nasional menurut harga berlaku, tercatat mencapai 57 persen. Sisanya di- kontribusikan usaha besar mencapai 43 persen Namun demikian, para pelaku UKM ini masih menghadapi berbagai persoalan, utamanya dalam akses modal. Maka, dalam dunia yang amat dina-mis dan terbuka saat ini, kita harus mampu ter-buka dan siap menghadapi tantangan.
  50. 50. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 50 Apabila me-miliki pandangan tertutup terhadap perubahan, maka bukan mustahil kita akan tertinggal. Dalam hal ini, Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA) merupakan peluang besar untuk menjadikan Indonesia sebagai raksasa ekonomi ASEAN, namun KEA juga bisa menjadi jebakan bagi Indonesia. Di sisi lain, kita sebagai masyarakat Indonesia harus mempersiapkan diri dan mental untuk menghadapi persaingan global. Maka, mulai sekarang, seluruh pihak, baik peme-rintah, pengusaha, dunia pendidikan, stakeholder terkait lainnya, harus bersiap membekali diri dengan berbagai pengetahuan sebagai modal untuk meningkatkan kemampuan diri. Dengan modal itu, masyarakat tidak perlu khawatir jatuh dalam jebakan Negara-negara yang ingin mengambil keuntungan sepihak, tetapi justeru tantangan tersebut dapat dijadikan peluang untuk memajukan Jawa Tengah ke depan. Sumber daya manusia (SDM) harus memiliki ke-mampuan terukur dan keunggulan kompetitif. Kalau tidak terukur, tidak unggul, nanti tidak akan laku. Karena itu, semua pihak harus berupaya me-ningkatkan kemampuan dan keterampilannya, agar dapat terus mengembangkan ide, kreasi, dan ino-vasi dalam memberdayakan potensi yang ada di sekitarnya. Dalam peningkatan kualitas SDM, Provinsi Jawa Tengah telah mencanangkan sebagai pro-vinsi vokasi, yang mencetak lebih banyak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) siap pakai dan bersertifikasi. Kebijakan Provinsi Vokasi ini telah memperlihatkan hasil yang signifikan bagi penurun-an angka pengangguran, ditandai dengan terus meningkatnya tenaga kerja tamatan SMK yang di-terima bekerja. Bahkan ada pula siswa yang masih duduk di kelas II dan belum lulus, sudah dipesan oleh perusahaan karena prestasinya baik. Tidak sebatas pada pendidikan formal, pe-ningkatan kualitas SDM juga dilakukan melalui pen-didikan nonformal. Balai-Balai Latihan Kerja (BLK) dioptimalkan untuk menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas. Termasuk, Balai Pengembangan SDM dan Produk IKM Dinas Perindustrian dan Per- dagangan Provinsi Jawa Tengah, yang telah men-cetak ribuan tenaga kerja siap pakai di industri pa-kaian jadi/garmen. Apalagi, perkembangan garmen di Jawa Tengah sangat menjanjikan. Melalui pen-didikan dan keterampilan seperti itu, SDM Jawa Tengah diharapkan memiliki daya saing tinggi dalam pasar kerja regional, nasional, maupun global. Selain SDM, potensi sumber daya alam Jawa Tengah yang sangat banyak dan beragam jenis-nya, harus dikelola dengan benar oleh orang yang
  51. 51. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 51 memiliki kompetensi di bidangnya dan didampingi teknologi tepat guna yang diciptakan di SMK dan BLK. Teknologi tepat guna ini sangat dibutuhkan Saudara-saudara kita untuk menumbuhkembang-kan produk unggulan per- desaan melalui kebijakan One Village One Product (OVOP), yaitu setiap desa didorong untuk menghasilkan satu produk ung-gulan daerah, sesuai dengan potensi dan karakter masyarakat setempat, sehingga dapat menimbul-kan kebanggaan dan rasa memiliki dari produk yang dihasilkan. Yang tidak kalah penting, adalah menjaga iklim kondusif dan harmonis di Jawa Tengah, ter-masuk hubungan industrial antara pekerja dengan pengusaha, sehingga produktivitas terus mening-kat. Untuk itu, pengusaha dan pekerja harus me-ngetahui hak dan kewajibannya, serta saling meng-hargai dan menghormati keberadaan masing-masing. Dengan demikian, industri di Jawa Tengah menjadi maju, berkualitas, berdaya saing tinggi, dan siap menuju Komunitas ASEAN 2015. Maka, saya minta kepada para peserta agar mendayagunakan kesempatan ini sebaik mungkin, sehingga memperoleh pemahaman yang benar dan siap menyongsong pelaksanaan KEA 2015 Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selanjutnya dengan mengucap ”Bismillaahirrohmaannirrohiim”, Sosialisasi Komu-nitas ASEAN 2015 di Wilayah Bakorwil II, secara resmi saya BUKA dan DIMULAI. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahitaufik wal hidayah, Wassalamu‟alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  52. 52. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 52 GUBERNUR JAWA TENGAH AMANAT GUBERNUR JAWA TENGAH PADA UPACARA PEMBERANGKATAN SATGAS YONIF 405/SK DALAM RANGKA PENGAMANAN BATAS RI-MALAYSIA DI WILAYAH KALIMANTAN TIMUR SEMARANG, 11 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr. Wb Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah; Danlanal serta para Pejabat TNI dan Polri; Irdam IV/Diponegoro, para Asisten, Staf Ahli, Perwira Liaison dan Kabalak serta Komandan Satuan jajaran Kodam IV/ Diponegoro; Ibu Ketua beserta segenap pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro; Komandan beserta Staf, para Perwira, Bintara dan Tamtama Yonif 405/Surya Kusuma yang Saya cintai dan Saya banggakan Hadirin yang berbahagia. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita masih diberi nikmat kesehatan, sehingga dapat bersama-sama mengikuti upacara pemberangkatan Satgas Yonif 405/Surya Kusuma yang mendapat kehormatan untuk melaksanakan tugas operasi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Timur . Atas nama seluruh jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah saya ucapkan “selamat” kepada para prajurit Yonif 405/Surya Kusuma atas kepercayaan Pimpinan TNI dan negara untuk melaksanakan tugas mulia di wilayah Kalimantan Timur.
  53. 53. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 53 Panjenengan berangkat sebagai satu satuan tugas yang akan membawa nama baik Kodam IV/Diponegoro. Karena itu jaga kekompakan, loyalitas dan disiplin prajurit agar panjenengan dapat melaksanakan tugas dengan baik, selamat, aman dan berhasil. Segenap prajurit Yonif 405/Surya Kusuma yang saya banggakan; Suatu kebanggaan bagi setiap prajurit apa-bila mendapat perintah dan kepercayaan untuk melaksanakan tugas operasi. Tidak semua pra-jurit memperoleh kesempatan seperti ini, karena itu panjenengan dituntut untuk dapat memper-tanggungjawabkan kepercayaan itu dengan baik. Jadi, dalam melaksanakan tugas nanti, pan-jenengan harus memahami situasi dan kondisi wilayah perbatasan RI-Malaysia. Beberapa per-masalahan menonjol wilayah perbatasan yang perlu panjenengan waspadai adalah pelintas batas secara illegal, penyelundupan narkoba, illegal logging dan kerawanan terhadap ke-mungkinan pemindahan patok-patok batas negara oleh pihak Malaysia. Disisi lain, hal yang tidak kalah penting ada-lah melaksanakan pembinaan teritorial untuk me-rebut hati dan pikiran rakyat di wilayah per- batasan. Maka, agar tugas mulia ini dapat berhasil dengan baik, laksanakan setiap tugas dan ke-giatan dengan benar sesuai prosedur yang telah dilatihkan. Kesalahan sekecil apapun dapat meng-gagalkan pencapaian tugas yang diemban. Jadikan pengalaman Satuan penugasan sebelumnya sebagai pelajaran berharga selama bertugas nanti. Jaga dan junjung tinggi nama baik Prajurit Diponegoro, dengan menunjukkan pengabdian terbaik untuk Bangsa dan Negara kesatuan RI. Selanjutnya kepada ibu-ibu Persit yang ditinggal tugas hendaknya mengisi kegiatan harian dengan hal-hal positif dan senantiasa berdoa untuk keselamatan suami dan Satuan yang sedang bertugas. Selamat bertugas Wabillahitaufik wal hidayah Wassalamu‟alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  54. 54. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 54 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA ACARA PENYAMBUTAN KEDATANGAN KAPAL PESIAR MV. SEA PRINCESS SEMARANG, 11 AGUSTUS 2014 Assalamu‟alaikum Wr.Wb. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, Jajaran Birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang; General Manager PT. Pelindo Pelabuhan Tanjung Emas Semarang; Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang; Kapten, kru dan penumpang Kapal Pesiar MV. Sea Princess; Hadirin yang berbahagia; Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdhulillah malam ini kita dapat bersama-sama hadir untuk menyambut kedatangan wisatawan dari Kapal Pesiar MV The World, dalam suasana membahagiakan dan penuh keakraban. Kepada Kapten, kru dan seluruh penum-pang kapal pesiar MV. Sea Princess, atas nama Pemerintah daerah dan masyarakat Jawa Tengah, saya sampaikan “Terima Kasih” dan “Selamat datang” di Kota Semarang, Ibukota Provinsi Jawa Tengah. Saya berharap, selama mengikuti paket wisata di Jawa Tengah, Bapak-Ibu dan saudara-saudara semua merasa nyaman dan benar- benar bisa menikmati keindahan dari berbagai obyek wisata yang dikunjungi. Selain itu, pengalaman wisata di Jawa Tengah ini, selanjutnya bisa diceritakan dan direkomendasi-kan kepada turis-turis lain, saudara, keluarga dan teman- teman di negara masing-masing, sehingga timbul keinginan mereka untuk
  55. 55. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 55 berkunjung pula ke obyek-obyek wisata di Jawa Tengah. Pendek kata, “Anda puas sampaikan pada teman, anda kecewa sampaikan kepada saya”. Apabila suatu saat nanti saudara bersama rekan atau keluarga berencana mengunjungi Jawa Tengah lagi, saya berharap bisa lebih lama tinggal disini, sehingga bisa menjelajahi seluruh obyek-obyek wisata yang kami miliki. Masih banyak obyek wisata lain di Jawa Tengah yang bagus. Ada banyak wisata alam dengan view indah mempesona, wisata budaya yang klasik dan artistik, kuliner yang nikmat dan lezat, serta masih banyak lagi yang lainnya. Pulau Karimunjawa misalnya, memiliki keindahan pantai dan alam bawah laut yang mempesona dan masih perawan. Demikian pula, beberapa obyek wisata lainnya seperti Museum Kereta Api Uap dengan rel bergerigi yang sudah sangat langka di dunia yang terletak di Ambarawa Kabupaten Semarang. Itu buatan orang-orang Eropa dulu pada abad 19, yang saat ini masih ada disini. Kemudian Mesa Stilla Coffee Plantation di Kabupaten Magelang, Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Saya jamin, saudara tidak akan pernah menyesal berwisata di Jawa Tengah. Hadirin yang saya hormati; Kedatangan kapal pesiar di Jawa Tengah memiliki nilai strategis, bukan hanya sebagai media untuk mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Jawa Tengah, tetapi juga sebagai sarana untuk membuka mata dunia bahwa Jawa Tengah adalah destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan yang akan melakukan perjalanan wisata di Jawa Tengah. Maka, dengan susana aman dan nyaman, diharapkan jumlah, lama tinggal dan belanja wisatawan akan meningkat pula, yang akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Tengah. Ke depan, saya berharap kunjungan-kun-jungan kapal pesiar di Jawa Tengah bisa diarah-kan bukan sekedar hanya untuk singgah saja, tetapi menjadi daerah tujuan wisata utama kapal-kapal pesiar. Satu hal yang ingin saya sampaikan, bahwa mengingat adanya perjalanan kapal pesiar dari dan menuju Jawa Tengah akan dapat menambah khazanah pengkayaan atrakasi kapal pesiar di Pelabuhan Tanjung Emas, maka kepada segenap stakeholders pariwisata saya minta dapat terus mempromosikan wisata Jawa Tengah melalui upaya penjualan dengan cara- cara yang atraktif. Dengan demikian akan dapat menarik para turis, termasuk wisatawan kapal pesiar untuk datang ke Jawa Tengah. Jamulah mereka dengan pelayanan yang terbaik. Kalau mereka wisatawan kapal pesiar, ya berikan pelayanan mulai pada saat kapal bersandar. Kemudian
  56. 56. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 56 disambut yang baik dengan senyum khas Jawa Tengah pada saat mereka turun dari kapal. Termasuk selama perjalanan dan berada di obyek-obyek wisata, sampai dengan kembali dan kapal bertolak ke lautan. Dengan pelayanan terbaik yang kita berikan kepada wisatawan kapal pesiar, In sha Allah ke-depan semakin banyak lagi kapal pesiar-kapal pesiar asing yang singgah untuk waktu yang lebih lama di Jawa Tengah. Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang membahagiakan ini. Selamat menikmati wisata di Jawa Tengah. Wabillahitaufik wal hidayah. Wassalamu‟alaikum Wr.Wb. GUBERNUR JAWA TENGAH ttd H. GANJAR PRANOWO, SH.
  57. 57. H i m p u n a n S a m b u t a n A g u s t u s 2 0 1 4 | 57 GUBERNUR JAWA TENGAH SAMBUTAN GUBERNUR JAWA TENGAH PADA ACARA PENGUCAPAN SUMPAH JANJI ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA SE- JAWA TENGAH MASA KEANGGOTAAN 2014-2019 Assalamu‟alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera untuk kita semua. Yang Saya hormati, Kepala BAKORWIL Provinsi Jawa Tengah; Bupati/ Walikota beserta Wakil; Forkompimda; dan para anggota DPRD Masa Keangotaan 2014 – 2019; Hadirin yang Saya hormati; Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdulillah atas ridho dan karuniaNya, kita masih diberikan nikmat sehat, dapat bersama-sama hadir menyertai acara Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Masa Keanggotaan 2014 – 2019. Kepada rekan-rekan Anggota DPRD yang baru saja mengucapkan Sumpah Janji, saya sampaikan “Selamat” mengemban amanat rakyat, telah memilih Saudaraku semua menjadi wakil rakyat, guna menuntaskan berbagai persoalan. Seperti menjaga kedaulatan politik bangsa, merealisasikan kemandirian ekonomi dengan selalu memperhatikan budaya dan kearifan lokal untuk menunjukkan kepribadian kita sebagai bangsa Indonesia. Inilah mimpi besar bangsa untuk memajukan kesejahteraan umum. Bapak-Ibu, khususnya para anggota Dewan yang sangat saya hormati, Panjenengan semua, adalah anggota DPRD pertama yang dipilih melalui pemilihan langsung dengan suara terbanyak. Sedikit berbeda dengan pemilu legislatif tahun 2009 yang lalu, dimana pemilihan langsung tersebut terjadi akibat adanya putusan Mahkamah Konstitusi. Inilah mandat rakyat yang

×