Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
Cara Menggunakan Bollinger
Bands Dalam Trading Forex
Bollinger Bands adalah indikator grafik yang dikembangkan oleh
John B...
Cara menentukan nilai Bollinger Band
Di dalam bentuk defaultnya, indikator Bollinger
Band terdiri :
Upper Band: garis bat...
Trending
Uptrend terjadi bila harga telah menembus upper
band dan harga penutupan berada diluar band,
sedang kondisi downt...
Bollinger Squeeze – Tekanan Bollinger
Jika candle mulai menembus diatas puncak salah
satu band, maka pergerakan akan cende...
Belajar Ichimoku Kinko Hyo, Indikator
Teknikal Forex yang Lengkap dan
Akurat
Ichimoku Kinko Hyo biasa digunakan untuk Pair...
 Kijun-sen : garis warna biru
Disebut sebagai garis dasar atau garis standar.Garis Kijun-
sen diambil dengan cara menghit...
– Senkou Span : garis jingga
Garis yang ada di Senkou Span terdiri dari dua bagian,
yaitu bagian atas (A) dan bagian bawa...
Cara melihat garis Kijun-sen
Perhatikan harga yang ada di grafik. Jika harga lebih
besar dari garis ini, kemungkinan harg...
Cara melihat garis Senkou Span
Saat melihat harga berada diatas garis Senkou (jingga)
maka garis bagian atas (A) akan ber...
Cara Menggunakan Stochastic
Oscillator Saat Trading Forex
Pergerakan teknikal dipengaruhi oleh Supply dan Demand,
sementar...
Overbought dan Oversold
Overbought dan Oversold disebut juga sebagai jenuh
beli dan jenuh jual. Keadaan ini terjadi karena...
Berikut cara menggunakan indikator Stochastic Oscillator :
 Dari chart diatas, kita dapat melihat bahwa terdapat 2 arsiran
pada Stochastic Oscillator. Bagian atas disebut area
Over...
Penggunaan Stochastic Oscillator biasanya efektif
dipakai pada saat market dalam keadaan sideway.
Stochastic Oscillator b...
 Saat harga bergerak turun dan menyentuh area Oversold
maka harga akan kembali bergerak naik karena sudah
terlalu murah u...
Untuk info lebih lanjut, anda dapat melihat di web kami yaitu :
www.forexsimpro.com
www.belajarforexsimpro.com
Kita juga a...
Trading menggunakan Bollinger , Ichimoku , Stochastic pada saat Trading Forex
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Trading menggunakan Bollinger , Ichimoku , Stochastic pada saat Trading Forex

762 Aufrufe

Veröffentlicht am

Untuk info lebih lanjut, anda dapat melihat di web kami yaitu : www.forexsimpro.com
www.belajarforexsimpro.com

Kita juga ada channel youtube loh :
https://www.youtube.com/c/ForexSimproTrading

Veröffentlicht in: Wirtschaft & Finanzen
  • Login to see the comments

Trading menggunakan Bollinger , Ichimoku , Stochastic pada saat Trading Forex

  1. 1. Cara Menggunakan Bollinger Bands Dalam Trading Forex Bollinger Bands adalah indikator grafik yang dikembangkan oleh John Bollinger, indikator ini digunakan untuk mengukur volatilitas dan mengukur trend market. Kalau kita melihat bentuk dari indikator Bollinger Bands, maka akan terlihat seperti kurungan yang memiliki 3 buah garis. Garis paling atas disebut Upper Bollinger Band, garis paling bawah disebut Lower Bollinger Band dan garis yang ada di tengah disebut Simple Moving Average (SMA)
  2. 2. Cara menentukan nilai Bollinger Band Di dalam bentuk defaultnya, indikator Bollinger Band terdiri : Upper Band: garis batas atas (terbuat dari SMA + (Z x Deviasi)) Midle band: garis batas tengah (terbuat dari SMA) Lower Band: garis batas bawah (terbuat dari SMA – (Z x Deviasi)) Z = [0,6174 x ln (periode)] + 0,1046 Ketiga garis tersebut dijadikan default pada metatrader menjadi: periode 20; Shift 0; Deviations: 2
  3. 3. Trending Uptrend terjadi bila harga telah menembus upper band dan harga penutupan berada diluar band, sedang kondisi downtrend terjadi bila harga melewati lower band dan ditutup diluar band. Overbought dan Oversold Overbougt artinya harga telah menyentuh garis upper band tapi harga penutupan masih dibawah upper band. Kebalikannya Oversold adalah kondisi dimana harga telah menyentuh garis lower band namun harga penutupan masih diatas lower band.
  4. 4. Bollinger Squeeze – Tekanan Bollinger Jika candle mulai menembus diatas puncak salah satu band, maka pergerakan akan cenderung berlanjut keatas. Demikian pula sebaliknya, jika candle mulai menembus bagian bawah terendah band, maka pergerakan harga akan terus berlanjut ke bawah.
  5. 5. Belajar Ichimoku Kinko Hyo, Indikator Teknikal Forex yang Lengkap dan Akurat Ichimoku Kinko Hyo biasa digunakan untuk Pair Jpy. Indikator ini biasa digunakan untuk menentukan level support dan resistance pada masa yang akan datang, serta digunakan juga untuk memperkirakan momentum harga. Ichimoku Kinko Hyo merupakan indikator asal Jepang yang memiliki arti “lirikan pada grafik keseimbangan”. Selanjutnya kita akan mempelajari arti dari masing-masing garis pada grafik dibawah ini :
  6. 6.  Kijun-sen : garis warna biru Disebut sebagai garis dasar atau garis standar.Garis Kijun- sen diambil dengan cara menghitung tinggi rata-rata (highest high) dan rendah (lowest low) untuk 26 periode terakhir.  Tenkan-sen : garis warna merah Garis ini disebut juga sebagai garis balik yang didapat dengan cara menghitung tinggi rata-rata (highest high) dan rendah rata-rata (lowest low) untuk 9 periode terakhir.  Chikou Span : garis hijau Garis ini disebut juga lagging line. Chikou Span merupakan garis harga penutupan pada hari ini yang dibentuk dari 26 periode sebelumnya.
  7. 7. – Senkou Span : garis jingga Garis yang ada di Senkou Span terdiri dari dua bagian, yaitu bagian atas (A) dan bagian bawah (B). Garis Senkou Span A didapat dengan menghitung rata-rata Tenkan-sen dan Kijun-sen dan dibentuk untuk 26 periode kedepan. Garis Senkou Span B ditentukan dengan menghitung tinggi rata-rata (highest high) dan rendah rata-rata (lowest low) untuk 52 periode terakhir dan dibentuk untuk 26 periode ke depan.
  8. 8. Cara melihat garis Kijun-sen Perhatikan harga yang ada di grafik. Jika harga lebih besar dari garis ini, kemungkinan harga akan naik. Demikian pula sebaliknya, jika harga berada dibawah garis ini maka kemungkinan harga akan turun. Cara melihat garis Tenkan-sen Jika garis ini terlihat bergerak naik atau turun itu artinya market sedang tranding. Jika garis bergerak lurus horizontal itu artinya market sedang sideway.
  9. 9. Cara melihat garis Senkou Span Saat melihat harga berada diatas garis Senkou (jingga) maka garis bagian atas (A) akan berfungsi sebagai support pertama dan garis bawah (B) akan berfungsi sebagai support garis kedua. Cara melihat garis Chikou Span Jika garis ini bergerak melewati harga dengan arah dari bawah ke atas, maka kita dapat mengambil posisi buy. Demikian pula sebaliknya, jika garis ini bergerak melewati harga dari atas ke bawah itu artinya kita dapat mengambil posisi sell.
  10. 10. Cara Menggunakan Stochastic Oscillator Saat Trading Forex Pergerakan teknikal dipengaruhi oleh Supply dan Demand, sementara pergerakan teknikal banyak digerakan oleh berita fundamental. Pada saat permintaan naik dan penawaran tetap maka mata uang akan menguat, demikian juga sebaliknya. Sebagai contoh misalnya ketika harga dalam posisi uptrend, maka akan banyak trader mengikuti trend yang ada dengan mengambil posisi buy. Hal inilah yang mengakibatkan harga terus melambung. Namun, tidak selamanya harga akan terus melambung. Untuk hal ini, mayoritas trader tentunya sudah paham betul akan adanya titik dimana trend tersebut akan berakhir dan mencapai titik resistance tertentu
  11. 11. Overbought dan Oversold Overbought dan Oversold disebut juga sebagai jenuh beli dan jenuh jual. Keadaan ini terjadi karena harga tidak dapat lagi melanjutkan trendnya karena sudah terlalu mahal atau terlalu murah. Dalam keadaan seperti ini harga yang telah mencapai titik Overbought atau Oversold diharapkan akan berbalik arah. Untuk menghitung titik Overbought dan Oversold kita juga akan menggunakan indikator yang ada di metatrader. Indikator yang dapat digunakan untuk menentukan Overbought dan Oversold adalahStochastic Oscilliator.
  12. 12. Berikut cara menggunakan indikator Stochastic Oscillator :
  13. 13.  Dari chart diatas, kita dapat melihat bahwa terdapat 2 arsiran pada Stochastic Oscillator. Bagian atas disebut area Overbought (jenuh beli) dan bagian bawah disebut area Oversold (jenuh jual).  Stochastic Oscillator memiliki dua garis putus-putus, defaultnya berwarna merah dan biru muda. Garis berwarna merah disebut garis %K dan garis berwarna biru disebut garis %D. Untuk warna nanti bisa diganti sesuai selera masing- masing trader.
  14. 14. Penggunaan Stochastic Oscillator biasanya efektif dipakai pada saat market dalam keadaan sideway. Stochastic Oscillator baik juga digunakan saat market sedang trending, dengan catatan bahwa signal harus searah dengan trend yang sedang berlangsung.
  15. 15.  Saat harga bergerak turun dan menyentuh area Oversold maka harga akan kembali bergerak naik karena sudah terlalu murah untuk dijual. Demikian juga saat harga bergerak naik menyentuh Overbought, maka harga akan bergerak turun karena harga sudah terlalu mahal.  Dengan melihat trend menggunakan indikator Stochastic Oscillator, diharapkan kita dapat memprediksi kapan waktu sebuah trend akan berakhir dan berganti dengan trend yang baru sekaligus juga dapat digunakan untuk menentukan entry point.
  16. 16. Untuk info lebih lanjut, anda dapat melihat di web kami yaitu : www.forexsimpro.com www.belajarforexsimpro.com Kita juga ada channel youtube loh : https://www.youtube.com/c/ForexSimproTrading Contact Us Menara Citicon, Jalan Letjen S. Parman Kav. 72 Lantai 13, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11410 Phone / WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976 Email : customercare@forexsimpro.com BB : 2BDCDD95 website : www.forexsimpro.com

×