Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
OLEH:
YETI SUMIYATI, S.H.,M.H.
UNDANG-UNDANG
HUKUM TERTULIS YANG DIBUAT OLEH
PEJABAT BERWENANG DAN MENGIKAT
SECARA UMUM
MENURUT PAUL LABAND DAN T.J. BUYS
UNDANG-UNDANG DIKELOMPOKKAN MENJADI:
UNDANG-UNDANG DALAM ARTI MATERIIL
UNDANG-UNDANG D...
UNDANG-UNDANG DALAM ARTI MATERIIL
(UU DAM)
PENGERTIAN: SETIAP KEPUTUSAN
PEMERINTAH YANG DIBUAT SECARA TEGAS
DAN ISINYA ME...
AGAR SUATU ATURAN TERTULIS MEMPUNYAI
KEKUATAN MENGIKAT MAKA HARUS
MAMANUHI SYARAT:
AN ORDNUNG: ADANYA PENETAPAN
DENGAN TE...
PRESIDEN RI
MENIMBANG:
MENGINGAT:
MEMUTUSKAN: MENETAPKAN UU NO 19 TAHUN
2003 TENTANG BUMN
PASAL 1 RECHTSSATZ
PASAL 2
UNDANG-UNDANG DALAM ARTI FORMAL
SETIAP KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG
MENJADI UNDANG-UNDANG DENGAN
ATAU KARENA CARA TERJADINYA...
DIBERLAKUKAN APABILA DITEMUKAN BEBERAPA PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN YANG SALING BERTENTANGAN
ASAS PERUNDANG-UNDANGAN
UNDANG-UNDANG HANYA BERLAKU UNTUK
HAL-HAL YANG AKAN DATANG
LEX POSTERIORI DEROGAT LEGI ANTERIORI...
UU HANYA BERLAKU UNTUK HAL-HAL YANG
AKAN DATANG
UU TIDAK BOLEH RETROAKTIF
UU TIDAK BOLEH BERLAKU SURUT
DASAR HUKUM: PAS...
UU HANYA BERLAKU UNTUK HAL-HAL YANG
AKAN DATANG
ARTI ASAS LEGALITAS: TIDAK ADA SUATU
PERBUATAN YANG DAPAT DIHUKUM KECUALI...
TERDAPAT PENGECUALIAN:
PASAL 1 AYAT (2) KUHP. INTINYA APABILA
ADA 2 (DUA) KETENTUAN YANG BERLAKU
UNTUK HAL YANG SAMA MAKA...
LEX POSTERIORI DEROGAT LEGI ANTERIORI
PERATURAN ATAU HUKUM YANG SESUDAHNYA
ATAU LEBIH BARU AKAN MENGESAMPINGKAN
UU ATAU H...
LEX SPECIALI DEROGAT LEGI GENERALI ATAU LEGI
SPECIALI PERGENERALUM NON DEREGATUR
KETENTUAN KHUSUS
MENGESAMPINGKAN KETENTU...
LEX SUPERIORI DEROGAT LEGI
IMFERIORI
KETENTUAN YANG LEBIH TINGGI
DERAJATNYA MENGESAMPINGKAN
KETENTUAN YANG LEBIH RENDAH
D...
UU TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT
APABILA ADA PERATURAN YANG
BERTENTANGAN DENGAN PERATURAN YANG
LEBIH TINGGI MAKA HAKIM TIDAK...
SETIAP ORANG DIANGGAP TAHU UU
DIKENAL JUGA DENGAN FIKSI HUKUM ATAU
RECHT FICTIE
SETIAP ORANG DIANGGAP TAHU UU MESKIPUN
O...
TERIMA KASIH
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Undang undang

3.286 Aufrufe

Veröffentlicht am

Veröffentlicht in: Technologie, Seele & Geist
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Undang undang

  1. 1. OLEH: YETI SUMIYATI, S.H.,M.H.
  2. 2. UNDANG-UNDANG
  3. 3. HUKUM TERTULIS YANG DIBUAT OLEH PEJABAT BERWENANG DAN MENGIKAT SECARA UMUM
  4. 4. MENURUT PAUL LABAND DAN T.J. BUYS UNDANG-UNDANG DIKELOMPOKKAN MENJADI: UNDANG-UNDANG DALAM ARTI MATERIIL UNDANG-UNDANG DALAM ARTI FORMAL
  5. 5. UNDANG-UNDANG DALAM ARTI MATERIIL (UU DAM) PENGERTIAN: SETIAP KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG DIBUAT SECARA TEGAS DAN ISINYA MENGIKAT (SEMUA PERATURAN TERSEBUT MEMINTA PENTAATAN DARI MASYARAKAT) UU DAM MENINJAU UNDANG-UNDANG DALAM SUDUT KEKUATAN MENGIKATNYA (UMUM: KARENA TIDAK MENUNJUK NAMA PERATURAN TERTENTU)
  6. 6. AGAR SUATU ATURAN TERTULIS MEMPUNYAI KEKUATAN MENGIKAT MAKA HARUS MAMANUHI SYARAT: AN ORDNUNG: ADANYA PENETAPAN DENGAN TEGAS RECHTSSATZ: ADANYA KAIDAH HUKUM BERUPA: PERINTAH, LARANGAN, DAN KEBOLEHAN PENGUMUMAN: DIUMUMKAN DI LEMBARAN NEGARA
  7. 7. PRESIDEN RI MENIMBANG: MENGINGAT: MEMUTUSKAN: MENETAPKAN UU NO 19 TAHUN 2003 TENTANG BUMN PASAL 1 RECHTSSATZ PASAL 2
  8. 8. UNDANG-UNDANG DALAM ARTI FORMAL SETIAP KEPUTUSAN PEMERINTAH YANG MENJADI UNDANG-UNDANG DENGAN ATAU KARENA CARA TERJADINYA YAITU KERJASAMA ANTARA LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF BENTUKNYA KHUSUS YAITU UU
  9. 9. DIBERLAKUKAN APABILA DITEMUKAN BEBERAPA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG SALING BERTENTANGAN
  10. 10. ASAS PERUNDANG-UNDANGAN UNDANG-UNDANG HANYA BERLAKU UNTUK HAL-HAL YANG AKAN DATANG LEX POSTERIORI DEROGAT LEGI ANTERIORI LEX SPECIALI DEROGAT LEGI GENERALI LEX SUPERIORI DEROGAT LEGI IMFERIORI UU TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT SETIAP ORANG DIANGGAP TAHU UU
  11. 11. UU HANYA BERLAKU UNTUK HAL-HAL YANG AKAN DATANG UU TIDAK BOLEH RETROAKTIF UU TIDAK BOLEH BERLAKU SURUT DASAR HUKUM: PASAL 1 AYAT (1) KUHP ASASNYA: NULLUM DELICTUM NULLA POENA PRAEVIA SINE LEGE POENALI (ASAS LEGALITAS)
  12. 12. UU HANYA BERLAKU UNTUK HAL-HAL YANG AKAN DATANG ARTI ASAS LEGALITAS: TIDAK ADA SUATU PERBUATAN YANG DAPAT DIHUKUM KECUALI ATAS PELANGGARAN TERHADAP KETENTUAN UNDANG-UNDANG YANG TELAH ADA SEBELUM PERBUATAN TERSEBUT DILAKUKAN MUNCUL PERSOALAN TENTANG PERMASALAHAN HAM
  13. 13. TERDAPAT PENGECUALIAN: PASAL 1 AYAT (2) KUHP. INTINYA APABILA ADA 2 (DUA) KETENTUAN YANG BERLAKU UNTUK HAL YANG SAMA MAKA BERLAKU UU YANG LEBIH MENGUNTUNGKAN BAGI TERDAKWA. ARTINYA: UU DAPAT BERLAKU UNTUK HAL- HAL YANG TELAH LALU/SURUT APABILA KETENTUAN YANG BARU LEBIH MENGUNTUNGKAN TERDAKWA
  14. 14. LEX POSTERIORI DEROGAT LEGI ANTERIORI PERATURAN ATAU HUKUM YANG SESUDAHNYA ATAU LEBIH BARU AKAN MENGESAMPINGKAN UU ATAU HUKUM YANG LEBIH LAMA ATAU SEBELUMNYA. APABILA ADA 2 (DUA) KETENTUAN HUKUM YANG MENGATUR HAL YANG SAMA MAKA KETENTUAN YANG BARU YANG DIPERGUNAKAN
  15. 15. LEX SPECIALI DEROGAT LEGI GENERALI ATAU LEGI SPECIALI PERGENERALUM NON DEREGATUR KETENTUAN KHUSUS MENGESAMPINGKAN KETENTUAN UMUM ATAU KETENTUAN KHUSUS DIBANDINGKAN DENGAN KETENTUAN UMUM TIDAK DAPAT DIKESAMPINGKAN ATAU DIKALAHKAN CONTOH PASAL 1458 KUHPERDATA DENGAN PP NO. 10 TAHUN 1961
  16. 16. LEX SUPERIORI DEROGAT LEGI IMFERIORI KETENTUAN YANG LEBIH TINGGI DERAJATNYA MENGESAMPINGKAN KETENTUAN YANG LEBIH RENDAH DERAJATNYA BERKAITAN DENGAN STUFENBAU DES RECHT DARI HANS KELSEN
  17. 17. UU TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT APABILA ADA PERATURAN YANG BERTENTANGAN DENGAN PERATURAN YANG LEBIH TINGGI MAKA HAKIM TIDAK BERHAK MENCABUT PERATURAN TERSEBUT TAPI HANYA BOLEH MENYATAKAN BAHWA PERATURAN TERSEBUT TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM YANG MENGIKAT HAL INI BERKAITAN DENGAN KEWENANGAN DARI PEMBENTUK UU TSB
  18. 18. SETIAP ORANG DIANGGAP TAHU UU DIKENAL JUGA DENGAN FIKSI HUKUM ATAU RECHT FICTIE SETIAP ORANG DIANGGAP TAHU UU MESKIPUN ORANG TSB BELUM PERNAH MEMBACA UU AKAN TETAPI UU TERSEBUT TERLEBIH DAHULU HARUS MEMENUHI PERSYARATAN: AN ORDNUNG, RECHSSATZ, DAN PENGUMUMAN
  19. 19. TERIMA KASIH

×