Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
Menciptakan Value Proposition yang Unggul
Sebuah bisnis sudah berinvestasi banyak sekali, namun hasilnya belum kelihatan j...
dikembangkan, juga melihat peta persaingan dalam industri. Jadi, produk dan jasa
diciptakan berdasarkan value proposition ...
Dalam kompetisi, sering kita terlalu terpaku pada persaingan harga, dan melupakan value
yang dapat kita tawarkan kepada pe...
3. Customer Intimacy
Keintiman dengan pelanggan. dimana perhatian terhadap pelanggan, service, prilaku,
pelayanan terhadap...
Value proposition adalah nilai atau manfaat yang ditawarkan kepada pelanggan. Manfaat
ini terwujud dalam bentuk sekumpulan...
Customization
Customization adalah produk atau jasa yang disesuaikan dengan kebutuhan individual
pelanggan. Kita ambil con...
menawarkan nilai kepada pelanggannya. Jenis perusahaan yang memberikan nilai tambah
khusus pengurangan resiko adalah perus...
Valu proposition yang diajukan 7-eleven adalah accessibity, newness, dan convenience.
Akses diwujudkan dalam bentuk berope...
Air Asia
- Harga tiket yang murah
- Pembelian tiket 24 jam
Total bangun Persada
- Menghasilkan gedung yang berkualitas
- T...
What is a Value Proposition anyway?
I know the best way to answer this for Entrepreneurs is to give examples. First, let m...
3. Customization
Customization is my favorite value proposition examples. I love it when an Entrepreneur
really knows his ...
Reducing a customer’s cost is always a great value proposition. People are always looking
to save money. The insurance com...
A value proposition is a promise of value to be delivered and a belief from the customer that
value will be experienced. A...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Value proposition

16.168 Aufrufe

Veröffentlicht am

CVP

Veröffentlicht in: Leadership & Management

Value proposition

  1. 1. Menciptakan Value Proposition yang Unggul Sebuah bisnis sudah berinvestasi banyak sekali, namun hasilnya belum kelihatan juga. Produk dan jasa sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan, pemasaran sudah pol, kualitas produk nomor satu, lalu apa yang salah? Kesalahan yang ada mungkin terdapat pada value proposition Anda. Value proposition Anda kurang kuat, sehingga pelanggan tidak melihat keunikan yang sebenarnya terdapat pada produk dan jasa Anda. Inilah kesalahan yang sering dilakukan oleh bisnis. Apa yang dimaksud dengan value proposition? Definisi value proposition adalah suatu deskripsi mengenai produk dan jasa Anda, yang menonjolkan manfaat unik bagi target pasar. Jadi, value proposition merupakan sejumlah kalimat yang terdiri dari beberapa elemen berikut: 1. deskripsi mengenai produk/jasa Anda 2. manfaat utama dari produk/jasa Anda untuk target pasar 3. target pasar 4. faktor diferensiasi, yang menjadikan produk/jasa Anda unik dibandingkan dengan yang lain Sebelum mulai mengembangkan value proposition yang unik, Anda harus mendaftar seluruh ide-ide yang terkait dengan elemen-elemen di atas. Elemen-elemen tersebut dipadukan menjadi suatu value proposition unik dan kuat yang ditujukan kepada target pasar. Intinya, value proposition harus menjawab pertanyaan: mengapa pelanggan harus membeli produk Anda? Meskipun produk dan jasa Anda kualitasnya nomor satu, namun tanpa value proposition yang unik, maka tidak akan dilirik oleh pasar. Value proposition yang unik membangun awareness pada pelanggan, sehingga positioning di benak pelanggan terpatri dengan kuat. Beberapa contoh value proposition yang lemah dan kuat: Lemah: “We provide the highest quality product available” “We have the best technology in the industry” Kuat: Domino’s Pizza: "You get fresh, hot pizza delivered to your door in 30 minutes or less -- or it's free." M&M’s: “The milk chocolate melts in your mouth, not in your hand" Berikut ini adalah beberapa poin penting dalam merancang suatu value proposition yang unik: 1. Value proposition yang unik diciptakan dalam 2 tahap: Fase 1 yakni dibuat secara internal, oleh Anda dan tim manajemen senior yang menentukan diferensiasi unik. Sementara fase 2 menonjolkan keunikan tersebut sebagai suatu pesan kepada target pasar. 2. Percayalah terhadap pasar Anda untuk memberitahu kebutuhan dan keinginan mereka Untuk menemukan diferensiasi unik Anda, maka Anda harus punya keterlibatan dengan pelanggan, serta pemahaman yang mendalam. Sehingga, dari interaksi tersebut Anda tahu kesempatan apa saja yang ada, juga preferensi dan ketidaksukaan mereka. Anda juga dapat memperoleh feedback dari mereka mengenai konsep dan ide yang sedang
  2. 2. dikembangkan, juga melihat peta persaingan dalam industri. Jadi, produk dan jasa diciptakan berdasarkan value proposition yang unik, bukan sebaliknya. 3. Fokus pada kesempatan jangka pendek dan jangka panjang Pelanggan mungkin akan memberitahu Anda mengenai apa yang mereka inginkan untuk hari ini, esok maupun lusa, namun ini hanya berlaku untuk jangka pendek. Untuk melihat apa yang diinginkan pelanggan dalam jangka panjang, maka Anda harus menilik pada data trend dan pattern yang terjadi. Kombinasikan riset pasar jangka pendek dan jangka panjang untuk hasil yang optimal. 4. Look outside your industry Pelajari value proposition dari perusahaan-perusahaan yang sukses dari berbagai industri. Apa yang menjadikan mereka unik dibandingkan dengan pesaing? Bagaimana value proposition mereka bisa unggul di pasar? 5. Meningkatkan Kualitas Hidup Pelanggan Value proposition yang unik tidak hanya terpaku pada harga murah atau kualitas tinggi saja. Cobalah untuk menekankan manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup dari pelanggan Anda, misalnya meningkatkan kesehatan, status, kondisi financial, dan sebagainya. 6. Pahami Keunggulan Anda Jika Anda punya value proposition yang bagus, pastikan bahwa Anda dapat mencapai kinerja yang sesuai dengan value proposition tersebut. Value proposition hanya bisa bekerja secara optimal, jika kita memang yang terbaik dalam value proposition tersebut. Oleh karena itu, cari keunikan Anda yang tidak dimiliki pesaing untuk membuat suatu value proposition. 7. Fleksibel Value proposition yang umum dikembangkan dengan sasaran sekelompok segmen pasar, dan ditujukan untuk menciptakan ketertarikan pelanggan dan prospek. Namun, ketika menghadapi situasi tertentu yang dihadapi pelanggan, maka Anda harus menciptakan suatu value proposition unik yang sesuai dengan kebutuhan mereka secara spesifik. Jika value proposition hanya generic saja, maka tidak akan terlalu menarik bagi mereka.
  3. 3. Dalam kompetisi, sering kita terlalu terpaku pada persaingan harga, dan melupakan value yang dapat kita tawarkan kepada pelanggan. Bisnis adalah sebuah mekanisme penyaluran value, dimana pelanggan mencari value terbesar untuk uang yang dia bayarkan. Value adalah nilai yang diberikan pelanggan untuk produk atau service yang diterimanya. Tiket Surabaya Jakarta untuk yang harus menemui klien internasional terbesarnya yang mampir cuma 5 jam di Jakarta sangat beda dengan nilai untuk orang yang ingin sekedar berlibur akhir pekan. Tidak semua segmen market menghargai Value yang kita tawarkan dengan sama tinggi, kita harus mampu memilih segmen market yang tepat dan cukup besar untuk membuat bisnis kita sukses. Hanya sedikit orang yang mau membeli handphone Vertu, jam Rolex, atau tas Louis Vuitton, tapi segmen market tersebut sudah cukup besar untuk dikerjakan sebaik baiknya. Ada 3 general strategi untuk membuat value. 3 Value Discipline yang dapat menciptakan Value untuk pelanggan berpusat pada strategi- strategi berikut: 1. Operasional Excellence “Sistem operasi bisnis yang hebat”, adalah pilihan pertama. Kata kuncinya adalah streamline operation, mekanisme terbukti, efisiensi, process, control, supply chain. Semua ini membuat efisiensi dan menghasilkan produk atau service yang Low Cost yang bisa dijadikan “Value” untuk pelanggan kita. Pabrik-pabrik besar secara umum; Dell Computers; Mc Donalds; Perusahaan distribusi besar; semuanya menganut model ini, dan kuncinya adalah: Formula. Rumus untuk semua pekerjaan yang dilakukan. SOP yang jelas, pengawasan yang melekat. 2. Product Leadership Keunggulan Produk ( termasuk service). Inovasi, design, dan terutama Branding dan Stories, jadi kunci. Mampu mengatisipasi market dynamics, dengan solusi out of the box, dengan timing dan produk yang pas. Dalam dunia teknologi, model ini yang biasanya dipilih, selalu future driven, dan memanfaatkan market exploitation. (iPhone dijual mahal dulu selagi bisa), karena rentan waktu yang pendek. Apple products, Hewlett Packard, Cisco, Nokia dan hampir semua produk teknologi baru masuk kategori ini. Kekuatan “Brand”, yang bertahan lebih lama, seperti produk-produk Unilever dan P&G, Jogers, restoran mahal, LV, Body Shop, juga masuk disini. Bahkan model bisnis baru Toms.com, menjual sepatu dimana setiap anda beli satu, maka perusahaan akan menyumbang satu untuk orang miskin, juga merupakan Product Leadership. Karena walaupun produknya sendiri biasa dan umum, tapi kemasan dan bisnis modelnya sangat beda, yang dijual adalah “story” nya.
  4. 4. 3. Customer Intimacy Keintiman dengan pelanggan. dimana perhatian terhadap pelanggan, service, prilaku, pelayanan terhadap kebutuhannya, diutamakan. Untuk ini CRM (Customer Relationship Management, baik manual ataupun dengan teknologi) yang baik dan tepat guna menjadi perlu. Bagaimana kita mendesign pengalaman pelanggan, bagaimana menjadi fleksible dan cepat dalam rensponse, bagaimana memberi solusi, adalah kunci strategi ini. Contoh-contohnya mencakup Amazon, Zappo, IBM, para “makelar” dalam bisnis termasuk agent property, dan jasa konsultan. Kata kuncinya adalah “Solusi” dalam menyelesaikan kebutuhan pelanggan. Pemilihan strategi harus fokus pada salah satu dari “Operational Excellence”, “Product Leadership”, atau “Customer Intimacy”, karena kita hanya memiliki sumber daya yang terbatas, dan akan terjadi konflik bila mengejar semua strategi secara sekaligus. Pendekatan bisnis pada “High Performance”, “Low Price”, dan “Personalized Service” tentu punya kiat dan tindakan yang berbeda sekali. Langkah-langkah pendekatannya untuk menjadi “Market Leader” dalam pendekatan akan peningkatan Customer Value adalah: • Berikan penawaran produk yang memberi Value terbaik dengan menjadi luar bisa pada salah satu dimensi dari Value yang diinginkan segmen pelanggan kita. Sering ini merupakan sebagian saja dari salah satu hal diatas. • Pada sisi lain tetap harus mencapai standard yang baik, tapi tidak harus “terlalu” hebat. Mencoba mendominasi pada segmen market yang kita layani, dengan mengalahkan pesaing yang ada. • Membangun reputasi dan menjalankan secara sistematik bagaimana memberikan Value yang tidak tersaingi pada segmen pelanggan kita secara berkelanjutan. Penajaman daya saing harus dilakukan terus menerus, karena pelanggan makin pandai dan pesaing juga mulai meniru kompetensi anda dengan cepat. Pengejaran kepada ketiga hal diatas dengan maksimal secara bebarengan sangat sulit, karena kultur perusahaan, HRD yang dibutuhkan, dan prioritas prilaku berbeda, dan sering saling bertolak belakang. Tentu setelah “sukses besar” pada salah satunya, dapat pula menambahkan value2 lainnya. Contoh: Amazon diawali dengan customer intimacy, setelah besar, perlu sebuah operational excellence yang baik juga. Sun Tzu, pada 500 BC mengatakan: “The Smartest Strategy in war is the one that allow you to achieve your objective without having to Fight.” Strategi bisnis terbaik adalah memenangkan peperangan tanpa perang harga. Memberi Value yang lebih dan diinginkan segmen market kita merupakan sebuah solusi yang harus kita lakukan
  5. 5. Value proposition adalah nilai atau manfaat yang ditawarkan kepada pelanggan. Manfaat ini terwujud dalam bentuk sekumpulan produk atau jasa. Di mata pelanggan, value proposition ini adalah sebagai solusi atau jawaban atas apa yang mereka butuhkan, atau pemecahan dari masalah yang mereka hadapi. Singkatnya, value proposition akan menjadi alas an bagi para pelanggan, kenapa mereka membeli produk atau jasa kita dan bukan membeli dari pesaing Sebagai contoh value proposition dari restoran cepat saji adalah memenuhi rasa lapar para pelanggannya dalam waktu cepat. Ada juga untuk restoran mewah, mereka menawarkan value proposition berupa sauna rileks, suasana romantic, jadi selain menyajikan makanan dan minuman mereka menyajikan suasana, design ruangan, live music, pertunjukan lain untuk menciptakan suasana Value proposition dalam organisasi merupakan salah satu bagian dari keseluruhan Bisnis proses perusahaan, yang memiliki peranan sangat penting bagi keseluruhan proses bisnis. Untuk lebih jelas, silahkan Anda pelajari “Bisnis Proses Canvas” yang dikenalkan oleh PPM management dalam bentuk buku yang luar biasa. Ragam Value proposition Paling tidak ada sebelas bentuk vakue proposition. Meskipun demikian secara garis besar kita bisa golongkan menjadi 2 besar value proposition, yaitu Kuantitatif dan Kualitataif. Contoh value proposition kuantitaitf adalah : harga murah dan kecepatan pelayanan. Contoh VP kualitatif adalah rasa relaks, rasa kenyang, rasa senang, rasa bangga, status dan sebagainya. Kesebelas Value Proposition yang disampaikan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur tersebut adalah : Newness (kebaruan) Performance (kinerja), Customization, Getting the job done (penyelesaian pekerjaan), Design (desain), Brand/Status (merek/status), Price (harga), Cost Reduction (pengurangan biaya), Risk Reduction (pengurangan resiko), Accessibility (akses), dan convenience / usability (kenyamanan / kemudahan penggunaan) Newness Propossi nilai kebaruan, adalah proposisi nilai yang sebelumnya tidak pernah ditawarkan oleh perusahaan manapun. Ketika pertama kali meminum teh dalam kemasan botol diperkenalkan, perusahaan menawarkan nilai yang benar-benar baru bagi pelanggannya. Semua orang di Indonesia kalau hendak menikmati teh harus duduk dirumah atau di restoran dan sejenisnya. Kalaupun hendak menikmatinya di perjalanan, harus membawa sendiri dari rumah. Dengan adanya kemasan dalam botol yang didistribusikan secara luas, maka minuman teh bisa dinikmati secara instan Performance Umumnya, untuk menciptaka nilai, perusahaan harus melakukan peningkatan kinerja produk . jasanya. Produsen motor , akan menambah nilai dengan cara menambah kapasitas mesin, sehingga motor bisa berlari lebih cepat. Contoh lain adalah produsen prosesor computer. Peningkatan kemampuan prosesor computer bisa menjadi nilai bagi pengguna computer untuk mengolah data atau grafis secara lebih cepat dan akurat
  6. 6. Customization Customization adalah produk atau jasa yang disesuaikan dengan kebutuhan individual pelanggan. Kita ambil contoh produk sepeda motor kembali. Motor modifikasi adalah contoh produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Sekarang dikembangakn konsep mass customization, yaitu bentuk penyesuaian kebutuhan individual tetapi bisa digunakan secara masal. Sebagi contoh adalah produk sepeda motor matic yang ditujukan untuk pelanggan perempuan Getting the job done Nilai dapat diciptakan hanya dengan membantu pelanggan melakukan pekerjaan tetrtentu. Sebagai contoh adalah jasa yang diberikan oleh advertising agency. Mereka akan merancang dan membuat iklan utnuk membantu perusahaan menjalankan fungsi promosinya. Dengan bantuan advertising agency, suatu perusahaan dapat lebih berkonsentrasi menjalankan strategy promosi Design Suatu produk . jasa dapat unggul di pasar bisa jadi karena designnya. Contoh paling mudah adalah dunia fashion/ suatu rancangan pakaian akan menentukan keberhasilan atau kegagalan di pasar. Rancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar, akan sukses. Sebaliknya design pakaian yang tidak sesuai dengan kebutuhsn dan selera pasar, akan gagal di pasar Brand/Status Perusahaan dapat memberikan nilai kepada pelanggan dengan cara member status. Status sosial ekonomi seseorang dpaat dilihat dari merek mobil yang dikendarai. Demikian pula, seseorang yang menginap di hotel bintang lima berbeda status social ekonominya dengan merekan yang menginap di hotel bintang tiga. Pelanggan starbuck berbeda status sosial ekonominya dengan pelanggan warung kopi, meskipun sama-sama minum kopi. Perusahaan dapat mendesign value proposition utnuk memenuhi kebutuhan pengakuan status pelanggan. Harga Pada segmen pasar yang sensitive terhadap harga, harga yang rendah untuk produk / jasa akan memeberikan nilai tersendiri. RIM mengeluarkan blackberry dengan harga dibawah 2 juta rupiah merupakan upaya untuk memberikan nilai tambah dari aspek harga. Jenis telpon ini mejadi alternative bagi segmen kelas bawah yang membutuhkan alat komunikasi mobile Cost Reduction Perusahaan dapat member nilai kepada pelanggan berupa pengurangan biaya dari aktivitas yang dilakukan pelanggan. Sebagai contpoh adalah perusahaan perangkat lunak akutansi, CRM, atau payroll akan sangat membantu penggunanya menghemat biaya maupun tenaga perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya. Perusahaan – perusahaan jasa konsultasi managemen juga menawarkan system yang sasaran akhirnya alalah mengurangi biaya operasional perusahaan Risk Reduction Perusahaan dapat member nilai untuk pelanggannya dengan cara mengurangi resiko yang dihadapi pelanggan. Praktik umum yang dilakukan para produsen adalah memberikan garansi dalam bentuk perbaikan atas kerusakan. Produsen mobil atau barang elektronik
  7. 7. menawarkan nilai kepada pelanggannya. Jenis perusahaan yang memberikan nilai tambah khusus pengurangan resiko adalah perusahaan-perusahaan asuransi Accessibility Cara lain memberikan nilai untuk pelanggan adalah memberikan akses kepada pelanggan yang semula tidak bisa mendapatkan jasa / produk. Di Indonesia kita harus bisa melihat peran perusahaan pembiayaan sepeda motor dan mobil. Dengan bantuan perusahaan pembiayaan, warga masyarakat yang secara ekonomi tidak bisa membeli sepeda motor atau mobil, sekarang bisa membelinya Convenience/usability Perusahaan dapat menciptakan nilai untuk pelanggannya dengan cara mebuat mereka dapat melakukan aktivitas menjadi lebih nyaman. Industri penerbitan, baik media maupun buku di Indonesia sekarang sedang berada lama transisi menuju penerbitan digital. Bagi pembaca generasi muda, bacaan yang dapat diakses secara mudah melalui jaringan internet dan dapat dibaca pada perangkat alat baca buku elektronik akan memebrikan kenyamanan dan kepraktisan. Dalam satu alat baca elektronik, sesorang dapat menyimpan ratusan buku yang dapat diakses dengan mudah dimana saja. Kapan saja. Contoh Kasus : 7-eleven Pengembangan value proposistion di industry retell consumer good dapat diamati melalui perkembangan took-toko ritel seperti Indomaret dan Afamart. Mereka bersaing melalui harga, kelengkapan barang yang dijual dan aksesibilitas. Persaingan aksesibilitas diantara keduanya, tercermin pada keberadaan gerai mereka disetiap tempat sehingga dapat dikatakan di mana ada Indomaret disitu ada alfamart dan sebaliknya. Ketiga value proposition utama tadi (harga, kelengkapan barang dan aksesbilitas) mampu merebut para pembeli toko-toko kelontong kecil (tradisional) pindah ke minimarket ini Perkembangan daya belli masyarakat yang terus meningkat menyebabkan pasar minimarket berkembang cukup pesat di kota-kota besar hingga ke kota kecamatan di daerah – daerah Sangat menarik, di tengah persaingan dua minimarket tersebut muncul 7-eleven. 7-eleven sebenarnya bukanlah minimarket, melainkan convenience store. Convenience store adalah took-toko kecil yang menyediakan kebutuhan sehari-hari seperti makanan ringan, minuman ringan, rokok, mengambil uang atau melakukan transfer. Makanan yang disajikan bisa langsung dikonsumsi ditempat, sehingga convenience store juga menyediakan tempat untuk makan. Umumnya convenience store buka 24 jam. Perbedaan nyata dengan took atau minimarket adalah convenience store menyediakan barang untuk dikonsumsi segera. Bukan untuk disimpan di rumah. Jadi, convenience store merupakan suatu konsep bisnis yang berbeda meskipun produk yang dijual relatif sama dengan toko ritel lain. Bagi masyarakat Indonesia, konsep bisnis 7-eleven memberikan pengalaman baru, 7- eleven tidak sekedar menjual barang/produk dengan value proposition memenuhi kebutuhan sehari-hari, harga murah, mudah dijangkau, tetapi juga sebagai tempat ngobrol. Gaya hidup yang ditawarkan sesuai dengan trend perkembangan lingkungan LOHAS (lifestyle of health and sustainability), sehingga gerai mereka lebih mempromosikan produk- produk makanan yang lebih sehat (lighter and healthy food)
  8. 8. Valu proposition yang diajukan 7-eleven adalah accessibity, newness, dan convenience. Akses diwujudkan dalam bentuk beroperasi melayani pelanggan terus menerus tanpa henti, 24 jam, sepanjang minggu, bulan dan sepanjang tahun. Accessibility ini juga diwujudkan dalam bentuk membuka akses kaum muda berkantong tipis untuk bisa nongkrong. Bagi kawula muda muda berkantong tipis ini, tertutup aksesnya untuk nongkron di kafe yang biayanya umumnya relative mahal Newness. Dalam hal ini diwujudkan dengan memunculkan konsep convenience store. Di sini pengunjung bisa menikmati makanan cepat saji yang masih segar. Bukan hanya itu, pengunjung memiliki pengalaman dapat memasak sendiri makanan yang dipesannya Convenience. 7-eleven juga menawarkan value proposition berupa kemudahan penggunaan dan kenyamanan, diwujudkan dalam bentuk penyediaan makanand an minuman yang dapat dinikmati secara langsung di gerai dengan menyediakan fasilitas alat pemanas makanan dan minuman. Hal ini membuat 7-eleven menjadi tempat nongkrong bagi sebagian pelanggannya (khususnya kawula muda). Customer segmen ini akan meningkatkan recurring revenue di komponen revenue stream dalam Bisnis proses perusahaan Berikut beberapa contoh Value Proposition, perusahaan di Indonesia : 7-Eleven - Pusat makanan minuman Ringan - Pusat makana siap saji - Tempat Nongkrong - Lokasi mudah dijangkau - Open 24 jam Adira Finance - Accessibility : Kemudahan kepemilikan kendaraan bermotor - Status : Termasuk golongan orang yang mampu XL - Harga rendah volume tinggi - Mudah, fleksible, nyaman - Banyak gratisnya Binaman Utama - Solusi management kebutuhan perusahaan / bisnis / entrepreneur - Pemilihan personal organisasi - Indentifikasi posisi organisasi Kartu Kredit Mandiri - Kemudahan pembayaran dalam perjalanan - Gengsi - Privilege Jasa Marga - Perjalanan lebih cepat (pengguna jalan tol) - Tempat usaha yang menguntungkan (penyewa lahan / property)
  9. 9. Air Asia - Harga tiket yang murah - Pembelian tiket 24 jam Total bangun Persada - Menghasilkan gedung yang berkualitas - Tepat waktu penggunaannya - Biaya sesuai dengan anggaran Garuda Indonesia - Banyak pilihan penerbangan (jadwal dan route) - Tepat waktu - Ekslusif, berkelas - Program GFF - Executive lounge - Mahal Lion Air - Banyak pilihan penerbangan (jadwal & route) - Minimallis, tidak ada snack / minum - Murah Air Asia Indonesia - Banyak pilihan penerbangan (jadwal & route) - Minimalis, tidak ada snack / minum - Layanan on-line via internet - Eksklusif murah Kaskus - Tempat nongkrong berbagi informasi secara gratis - Tempat promosi produk dengan murah - Tempt jual beli untuk barang-barang (umum / unik) AHM - Motor yang aman, irit sesuai kebutuhan penggunaan - Tehnologi terkini dan harga jual yang tertinggi - Kemudahan pembelian serta pelayanan perbaikan, kerusakan dan perawatan PPM Management - Memberikan pelatihan management yang bermanfaat Bagaimana Value proposition produk anda??? semoga artikel ini bisa membantu untuk Anda mereview Value proposition produk anda saat ini, sehingga benar-benar menjadi alasan bagi pelanggan untuk menggunakan produk Anda bukan produk pesaing
  10. 10. What is a Value Proposition anyway? I know the best way to answer this for Entrepreneurs is to give examples. First, let me give a basic definition of a value proposition. A value proposition is the solution to your customer’s problem. It goes hand in hand with the problem you are solving. I am a customer, I walk in with a problem, I walk out with a solution. The solution then is not your product or service, but the solution your product or service provides. ie: the end result, the value given to the customer. Here are 10 of the Best Value Proposition Examples 1. Newness For example, we did not know not having a TV was a problem…until we were introduced to the TV. The value proposition examples then in this case, is newness. Newness may be your value proposition if:  You have a new technology.  You have a new invention.  It is very, very unique.  You can’t figure out what industry you are in, because nothing fits. 2. Performance For example, the iphone was first to market. Huge, big hit. Then everyone else starting improving on what the iphone had. The Galaxy by T-Mobile made a thinner look-a- like. Galaxy identified what the iphone was missing, then sought to improve it. The iMac did the same to the PC. So, performance is your value proposition if:  Your product or service already exists.  You are bigger.  You are better.  You are faster. (Alright..hopefully your brain hasn’t exploded yet. My goal was to make this as “real life” as possible, so please let me know if I achieved that for you). On to more value proposition examples… Tip: You can have as many value propositions as you want by the way, but it’s better to focus on 3 core value propositions. You may also have a different value proposition for different types of customers, that somehow work together, but then it gets really complicated. This is why successful value propositions & business models focus on one customer, or one niche market.
  11. 11. 3. Customization Customization is my favorite value proposition examples. I love it when an Entrepreneur really knows his customer (and most do), and they are driven by passion for that customer. Technology has allowed us to scale this model, which wasn’t available before. This is also the value proposition that the majority of our small business owners offer. It’s walking into a site or store, and being acknowledged. Products or services are made or recommended just for you. Customization might be your value proposition if:  Your technology recommends products or services based on the specific customer (like how Amazon recommends books).  Products or services designed for a specific customer. 4. “Getting the Job Done” Getting the job done is one of those really important value proposition examples. The problem we’re seeing with a lot of this social media stuff is nothing really gets the job done. Of course, all work and no play makes for a dull day, so non-productive products/services will always have a place in our market too. “Getting the Job Done” may be your value proposition if:  Your product or service enhances a customer’s productivity.  Like internet marketing software, HubSpot.  Basecamp is another good example of this value proposition. 5. Design & Usability Who wants to buy a product or service that they can’t figure out how to use? This is becoming more demanding in technology and electronics where customers expect this value proposition built into functionality. Superior Design or Usability may also be your value proposition if:  You are in the fashion industry (design)  You are in the design industry (that was easy…)  Targeting a customer where design and usability are important. 6. Price Price is a big one. The majority of customers will be price conscious, to some extent or another. I really don’t think I need to give examples here…just make sure your price is balanced with your value. 7. Reducing Costs
  12. 12. Reducing a customer’s cost is always a great value proposition. People are always looking to save money. The insurance companies are eating this up right now with the economy as an “easy way to save money”. Cost Reduction may be your value proposition if:  You reduce your customer’s cost.  You can save them money by switching services (Geico focuses on this value proposition). 8. Reducing Risk Reducing risk is an insurance companies core value proposition. Anytime you buy insurance, that’s what you’re paying for. Reducing risk may be your value proposition if:  You are an insurance company.  You prey on making insecure people feel safe.  You provide in-depth data that can make people feel safe. 9. Accessibility & Convenience Why do we go to the convenience store around the corner, instead of the cheaper grocery store 15 minutes away? Convenience. It’s easily accessible. Good value proposition example of this include Facebook and convience stores. Two very different types of businesses, yet both offer the same value (see how creative you can get?). This might be your value proposition if:  You can stay in front of your customers.  You combine products or services (like Super Walmart) 10. Brand or Status I included this last because most start ups won’t have an established brand or status…but you can partner with someone who does! Brand may be your value proposition if:  You are well known.  You’ve purchased something well known (JcPenny bought Liz Claiborne)  Or maybe you can create a brand that is powerful & unique. Hope you enjoyed my value proposition examples.
  13. 13. A value proposition is a promise of value to be delivered and a belief from the customer that value will be experienced. A value proposition can apply to an entire organization, or parts thereof, or customer accounts, or products or services. Customer value proposition (CVP) consists of the sum total of benefits which a vendor promises a customer will receive in return for the customer's associated payment (or other value-transfer). A customer value proposition is a business or marketing statement that describes why a customer should buy a product or use a service. It is specifically targeted towards potential customers rather than other constituent groups such as employees, partners or suppliers. It is a clearly defined statement that is designed to convince customers that one particular product or service will add more value or better solve a problem than others in its competitive set

×