Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
KONSELING GIZI DI PUSKESMAS
SOP
No. Dokumen : 488/ /PKM/2016
No. Revisi : 02
Tgl Terbit : 02 ...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Standar operasional prosedur konseling gizi

SOP Gizi

  • Als Erste(r) kommentieren

Standar operasional prosedur konseling gizi

  1. 1. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KONSELING GIZI DI PUSKESMAS SOP No. Dokumen : 488/ /PKM/2016 No. Revisi : 02 Tgl Terbit : 02 Januari 2016 UPTD Puskesmas KALIMANGGIS Halaman : 1 DITETAPKAN OLEH KEPALA UPTD PUSKESMAS KALIMANGGIS Ttd H. KUSDI, SKM, MM.Kes NIP 19620102 198302 1 002 DASAR HUKUM 1 UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan 2 Permenkes No 741/Menkes/PER/VIII/2008 tentang SPM Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota 3 Keputusan Menkes No 1995/MENKES/SK/XII/2010 tentang Penggunaan Standar Antropometri WHO 2005 4 Kepmenkes No 747/Menkes/SK/VI/2007 tentang Pedoman Operasional Keluarga Sadar Giz di desa Siaga PENGERTIAN Proses Komunikasi 2 (dua) arah antara konselor dan klien untuk membantu klien mengenali dan mengatasi masalah dan membuat keputusan yang benar dalam mengatasi masalah gizi yang dihadapinya TUJUAN Membantu klien agar mau mengikuti saran konselor dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang mendukung terwujudnya petubahan prilaku gizi secara positif SASARAN Balita dengan masalah gizi, ibu hamil dengan masalah gizi, ibu nifas / menyusui KEBIJAKAN Semua sasaran yang mempunyai masalah gizi harus mendapatkan konseling gizi agar terjadi perubahan prilaku yang positif PROSEDUR 1. Menyiapkan ruangan 2. Menyiapkan jadwal 3. Menyiapkan media (Food model, lembar balik, poster, leaflet dll) 4. Menyiapkan sara antropometri (Timbangan, Alat Ukur PB/TB) 5. Menyiapkan R/R 6. Registrasi Umum 7. Melakukan antropometri 8. Penentuan status gizi 9. Anamnesa Gizi (Kualitatif dan kuantitatif) 10. Perencanaan diet 11. Pemberian Konseling sesuai dengan masalah gizi klien 12. Evaluasi 13. Tindak lanjut UNIT TERKAIT 1. Dokter Puskesmas 2. Perawat /Petugas PHN 3. Bidan Desa REFERENSI 1. Buku Pedoman Kerja bagi Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas; Dinas Kesehatan Provinsi Jawa barat 2010. 2. Buku Pedoman Pemantauan Pertumbuhan Balita, Depkes RI 3. Buku Juknis Antropometri, Kemenkes 2010 4. Buku Pintar Konseling Kadarzi 5. Buku Penuntun Diet, RS Cipto Mangunkusumo, 2003 6. Buku Petunjuk Teknis Tatalaksana balita gizi buruk

×