Teori-teori Biologis dan Psikologis(pada tindak kriminal)<br />
Teori Lombroso: Born Criminal<br /><ul><li>Diperkenalkan 1876 olehCesareLombrossodalamThe Criminal Man.
Lombroso mengobservasikarakterfisik (kepala, tubuh, tangan, dankulit) daritahananItalidanmembandingkannyadengantentaraItalia.
Menyimpulkanbahwaparakriminalsecarafisikberbedadariwarga yang taathukumdanperbedaaninimenunjukkanpenyebab-penyebabbiologis...
Seorang yang terlahirkriminalbisadiidentifikasidengankepemilikan “stigmata” tertentu yang terlihat—sebagaicontoh, ketidaks...
Lelakidengan lima ataulebihdarianomalifisikiniditandaisebagaiseorang yang terlahirkriminal. Pelakukriminalwanitajugaterlah...
Seorangterlahirkriminaladalahsuatu “atavism”. Lombroso memberiteori, sebuahkemunduranpadasebuahtahapanawalevolusimanusia.<...
GORING MENEMUKAN PERBEDAAN STATISTIK YANG SIGNIFIKAN (MESKIPUN SEMENTARA MENGONTROLNYA DALAM KELAS SOSIAL DAN USIA) ANTARA...
Hootenmengadakanstuditerperincipada 17.000 subyekpadabeberapanegara.<br />Studinyamelibatkanukuran-ukuran yang telitipadak...
Kritik Terhadap Karya Hooten:<br />Perbedaan-perbedaan yang diatemukanantaraparatahanandan yang bukantahanansesungguhnyasa...
Gagasan Lombroso atasinferioritaskriminaljugaditemukandalamteori-teorikelemahpikiran, ciri-cirikriminalwarisan, ketidaksei...
Faktor-faktorsosialdan non-biologisterkadangditanggapiolehparateoritisibiologiawaltersebut, namunfaktor-faktorlingkungante...
Mengakui Kelemahan dari Teori-Teori Biologis Awal<br />
C.Ray Jeffery (1979; 1980) danparapendukung modern lain dariteoribiologiskejahatan<br />mengklaimbahwameskipundalammasa-ma...
Alasanutamapenolakanpadateori-teoribiologisawaliniadalahkarenateori-teoritersebuttampaktidakstabil, tidaklogisatausalah. T...
Teori-teori biologi awal ditolak karena:<br />Penyesalansejarahpadaperspektifinipadaratusantahunterakhir (yang dengannya) ...
“KriminologiBiologis” padaakhirnyadidiskreditkankarenapenemuannyasecaraluastidaklahsaintifik, simplistik, dantidakbersebab...
XYY: The Super-Male Criminal<br />
PenemuandalambeberapastudibahwaproporsidaripriaXYYdalampopulasipenjara (dari 1 ke 3%) lebihtinggidaripopulasipriasecaraumu...
HanyadalamproporsikecildaripriaXYYterlibatdalamkejahatandalamsegalabentuk, dansecarasederhanatidakterdapatbuktibahwasindro...
Teori-Teori Biologis Modern tentang Kriminal dan Tindak Kejahatan<br />
Tekanandalamteoribiologitelahbergerakdarispekulasiatas stigmata fisikdan makeup konstitusionaldariterlahirkriminalmenujuke...
Hampirsetiapparateoris modern mengklaimbahwamerekatidakmemilikihasratuntukmengorekdebat yang sudahtua, tanpamaknaatas natu...
Watakkriminalmerupakansimpulandariinteraksibiologis, watak, danlingkungan.<br />C.Ray Jeffery (1977; 1979)<br />
IQ, Fungsionalisasi Mental, dan Tindak Kejahatan<br />
Teoribahwamereka yang melanggarkejahatanadalahlemahdalampikiranataumenderitaketidaksesuaiandalam “ketidakmampuanbelajar” m...
HirschidanHindelang (1977) mengargumenkanbahwahubunganantara IQ danpelanggaranadalahsesuatu yang tidaklangsung, yang manar...
Terrie Moffitt dkk. (Moffitt et.al., 1994) telahmengusulkansebuah model neuropsikologikaldaripelanggaranolehpria (memberia...
Tertosterone dan Agresifitas Kriminal<br />
Beberapapenelititelahmenunjukkanpadahubunganantaratingkattestosteron (hormonpria) danwatak anti-sosialdanagresif.<br />(Bo...
“kitamemilikibuktikuatbahwaadahubunganantaratingkattestosterondanpenyimpanganorangdewasa. Hubungantersebutcukupkuatsebagai...
Teori Mednick atas Kecenderungan Kriminal Turunan<br />
Teoriinimenjelaskan, pun tidakolehfaktorgenetis yang secaralangsungmenyebabkanwatak; lebihkarena, seseorangmewarisisebuahk...
Mereka yang tinggalhanyadenganorangtua yang kriminilakanmemilikiwatak yang lebihserupadarimereka yang hanyadibesarkanoleho...
Gottfredson dan Hirschi (1990: 47-63) telah memberikan poin pada cacat-cacat serius pada penelitian Mednick:<br />Perbedaa...
Akibatdarikriminalitasorangtuabiologisditemukanpadastudi Denmark, yang secarastatistiksignifikankarenaadanyajumlah sample ...
Denganukurankuantitatifdengantaraftertentusatudarikembartersebutdibandingkandengankembarannya.<br />variabelbiologisdanlin...
VALIDASI EMPIRIS TEORI BIOLOGIS ATAS WATAK KRIMINAL<br />
Sejumlahbesardaricacatmetodologidanpembatasannyadalampenelitiansemestinyamembuatsuatupenyebabandalammenggambarkanberbagaik...
TEORI PSIKOANALISA<br />
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Teori teori biologis dan psikologis (pada tindak kriminal)

8.298 Aufrufe

Veröffentlicht am

2 Kommentare
0 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
8.298
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
1
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
103
Kommentare
2
Gefällt mir
0
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Teori teori biologis dan psikologis (pada tindak kriminal)

  1. 1. Teori-teori Biologis dan Psikologis(pada tindak kriminal)<br />
  2. 2. Teori Lombroso: Born Criminal<br /><ul><li>Diperkenalkan 1876 olehCesareLombrossodalamThe Criminal Man.
  3. 3. Lombroso mengobservasikarakterfisik (kepala, tubuh, tangan, dankulit) daritahananItalidanmembandingkannyadengantentaraItalia.
  4. 4. Menyimpulkanbahwaparakriminalsecarafisikberbedadariwarga yang taathukumdanperbedaaninimenunjukkanpenyebab-penyebabbiologisdaritindakankriminal
  5. 5. Seorang yang terlahirkriminalbisadiidentifikasidengankepemilikan “stigmata” tertentu yang terlihat—sebagaicontoh, ketidaksimetrisanwajahataukepala, telinga yang lebarsepertitelingakera, bibir yang lebar, dagu yang mundur, hidung yang memelintir, tulangpipi yang menonjol, tangan yang panjang, kerutankulit yang menonjol, danjari-jemariataujempol yang besar.
  6. 6. Lelakidengan lima ataulebihdarianomalifisikiniditandaisebagaiseorang yang terlahirkriminal. Pelakukriminalwanitajugaterlahirkriminal, tetapiwanitabisadikenalidengansedikitnyatigaanomali.
  7. 7. Seorangterlahirkriminaladalahsuatu “atavism”. Lombroso memberiteori, sebuahkemunduranpadasebuahtahapanawalevolusimanusia.</li></li></ul><li>Kriminal sebagai Sifat Rendah Biologis<br />Charles Goring, seorangpegawaimedispenjaraberkebangsaanInggris, menerbitkanThe English Convictpada 1913.<br />Membandingkantahanansetempattinggaldenganorang-orang yang belum lulus universitas, tentara, profesor, danpasienrumahsakit.<br />Lombroso salah: tidakterdapatsuatuhalsebagaitipekriminalfisik.<br />Goring menemukanperbedaanstatistik yang signifikan (meskipunsementaramengontrolnyadalamkelassosialdanusia) antaraparatahanandanmasyarakatsipildalamduakarakteristik—bentuktubuhdanberatbadan.<br />Studi Goring menjadigambaranbagibeberapasarjanasebagaipendefinisianreputasidariteori Lombroso.<br />Tetapi Goring mendukungsebagianteori Lombroso bahwakriminaldilahirkandengantanda-tandakriminal.<br />Teorinyasendirimelewatkanfaktor-faktorsosialpadakriminaldanmenjelaskanbahwaparakriminalsecarainherenlebihrendahdariwarga yang taathukum.<br />
  8. 8. GORING MENEMUKAN PERBEDAAN STATISTIK YANG SIGNIFIKAN (MESKIPUN SEMENTARA MENGONTROLNYA DALAM KELAS SOSIAL DAN USIA) ANTARA PARA TAHANAN DAN MASYARAKAT SIPIL DALAM DUA KARAKTERISTIK:<br />Bentuktubuhdanberatbadan.<br />Duaorangtahanandalamstudinyalebihpendekdankurusdaripadarakyatsipil.<br />Merekajugadicap (olehkesanparapenelitidaripadamelaluites IQ) lebihbersifatmemilikikecerdasanrendah.<br />Goring mengambilpenemuaninisebagaibuktibahwaparakriminalmenderitapembawaandarikedua “kekuranganfisik” dan “kekuranganintelejensia”.<br />Diakemudianmenambahkankaraktermelekat “kecacatan moral” untukmenyertakanpararesidivissebagaimereka yang tidakmemunculkancacatfisikmaupun mental.<br />Dengansatudan lain hal, diamenyimpulkan, semuapelanggarmemilikiwatakrendah yang melekatbersifatumumdibandingwarga yang taathukum.<br />
  9. 9. Hootenmengadakanstuditerperincipada 17.000 subyekpadabeberapanegara.<br />Studinyamelibatkanukuran-ukuran yang telitipadakarakterfisikpadapenghunipenjara-penjara, tempat-tempatpembinaan, penjara-penjarawilayah, danfasilitas-fasilitaspemulihanlainnya.<br />Menggunakanukuran-ukuran yang memilikikarakteristiksamapadaanak-anakkuliahan, pasien-pasienrumahsakit, pasien-pasien mental, pemadamkebakaran, danpolisi<br />Perbandingandariparatahanandansipilinidibuatdengansatuperluasantipologipadakelompokrasialdankebangsaandanberkenaandengantipologi lain daripelanggarankriminal.<br />Meskipundiamemasukkan “pemungutanunsursosiologis” terhadapparatahanan, Hootenmenyimpulkanbahwafaktor-faktorsosiologistidaklahpenting, karenakriminalsecaramendasaradalah “sifatrendahorganis”.<br />Ahli antropologi Amerika E.A Hooten dalam karyanya Crime and the Man (1939) menyerang metode Goring dan kesimpulannya<br />
  10. 10. Kritik Terhadap Karya Hooten:<br />Perbedaan-perbedaan yang diatemukanantaraparatahanandan yang bukantahanansesungguhnyasangatsedikit. Diatidakmemperhitungkanfaktabahwasampelmasyarakatsipilnyatermasukdidalamnyasebuahproporsibesardaripemadamkebakarandanpolisi yang telahterseleksiuntukpekerjaanmerekaberdasarkanukurandankualitasfisik.<br />Sebagaitambahan, adalebihbanyakvariasiantarasesamatahanandibandingkanantaratahanandengansipil. Hootenmemulaidenganasumsikenistaanbiologisdariparakriminaldanhanyamenginterpretasikanperbedaan-perbedaanantaraparatahanandansipil (mis. kening, suara, rahang, warnamata, alis, tatto, dantelinga) sebagairujukanatasinferioritas.<br />KesimpulanHootenbahwaparakriminalsecarabiologis inferior dariwargataathukumsecarajelasmerupakanalurpenjelasan yang tautologis (Vold, 1958:62-63); olehkarenanya, inisebuahpenakdirandenganmengasumsikandengan yang bagaimanadiadimulai.<br />Tidakterdapatkemungkinanuntukmemfalsifikasiteorinya, yang telahbenarkarenadiatelahmengasumsikannyasebagaibenar.<br />
  11. 11. Gagasan Lombroso atasinferioritaskriminaljugaditemukandalamteori-teorikelemahpikiran, ciri-cirikriminalwarisan, ketidakseimbangankelenjarendokrin, dantipetubuh, selamadalamberbagaipenjelasanserupa yang berkembangpadaakhirabadkesembilanbelasdanawalabadkeduabelas (lihatVolddan Bernard, 1985; Shoemaker, 1990). <br />
  12. 12. Faktor-faktorsosialdan non-biologisterkadangditanggapiolehparateoritisibiologiawaltersebut, namunfaktor-faktorlingkunganterlihatsebagaiinsidentalketikadibandingkanpadanasibtertentudaritipekriminalfisik.<br />Dalamsemuateori-teoritersebutdalilintiadalahparakriminal, sekalipun yang paling berbahaya, terlahirsecaraalamidaripadaterlahirkarenadidikan.<br />Para kriminaltidaksecarasederhanadibedakandariorangbiasa, telahdiusulkan, merekasecarakarakterberbedadengansebuahkekuranganataucacatbiologis yang sebelumnyatelahmenentukankarakterkriminalmereka (Rafter, 1992).<br />
  13. 13. Mengakui Kelemahan dari Teori-Teori Biologis Awal<br />
  14. 14. C.Ray Jeffery (1979; 1980) danparapendukung modern lain dariteoribiologiskejahatan<br />mengklaimbahwameskipundalammasa-masalaluteori-teoritersebuttidaksepenuhnyadiabaikan, tetapidiperlakukansebagaisebuahsubyektabudansecarasistematisditekanolehpikirantertutup, parapakarkriminologi yang berorientasisosiologi.<br />
  15. 15. Alasanutamapenolakanpadateori-teoribiologisawaliniadalahkarenateori-teoritersebuttampaktidakstabil, tidaklogisatausalah. Terkadangdiiringidengantes-tesempirisdanseringkalidisertakansecarasederhana, gagasan-gagasanberbaurasisdanseksualsecaramudahdihancurkandibawahketelitian. <br />
  16. 16. Teori-teori biologi awal ditolak karena:<br />Penyesalansejarahpadaperspektifinipadaratusantahunterakhir (yang dengannya) klaim-klaim yang berlebihan, buktiempiris yang kurang, kenaifan, kelemahan yang nyata, danpernyataanataupengimbasanpadakekuranganberifatrasialdanetnis…<br />(Dinitz, 1977: 31)<br />
  17. 17. “KriminologiBiologis” padaakhirnyadidiskreditkankarenapenemuannyasecaraluastidaklahsaintifik, simplistik, dantidakbersebab. Faktor-faktorbiologissecara global tertolaksecarahakikipadaketidakmampuanparapakarteoriuntukmemfaktakanpenjelasanrasionaluntukpengembangandarikarakterkriminal<br />(Fishbein, 1990).<br />
  18. 18. XYY: The Super-Male Criminal<br />
  19. 19. PenemuandalambeberapastudibahwaproporsidaripriaXYYdalampopulasipenjara (dari 1 ke 3%) lebihtinggidaripopulasipriasecaraumum (kurangdari 1%) diterimasebagaibukti yang takdapatdibantahbahwakeabnormalankromosominiadalahsebuahkasussignifikan yang menyebabkanwatakkriminal<br />(Taylor, 1984).<br />
  20. 20. HanyadalamproporsikecildaripriaXYYterlibatdalamkejahatandalamsegalabentuk, dansecarasederhanatidakterdapatbuktibahwasindromXYYadalahpenyebabspesifikdariberbagaiwatakkriminal. MeskidukunganmoyoritaskontemporerdaripenjelasanbiologisataskejahatanmenolakteoriXYYsebagaisecarasaintifiktidak valid.<br />
  21. 21. Teori-Teori Biologis Modern tentang Kriminal dan Tindak Kejahatan<br />
  22. 22. Tekanandalamteoribiologitelahbergerakdarispekulasiatas stigmata fisikdan makeup konstitusionaldariterlahirkriminalmenujukestudi yang lebihberhati-hatipadakajian gen-gen, otak, sistem-sistempusatdanotonomissyaraf, nutrisi, keseimbangan hormonal (priadanwanita), metabolisme, tingkat-tingkatpemaksaanpsikologis, danprosespembelajaranbiologis.<br />
  23. 23. Hampirsetiapparateoris modern mengklaimbahwamerekatidakmemilikihasratuntukmengorekdebat yang sudahtua, tanpamaknaatas natural melawan nurture atauuntukmembangkitkankembaliteori Lombroso atasteoriterlahirkriminal<br />(Gove dan Carpenter, 1982).<br />
  24. 24. Watakkriminalmerupakansimpulandariinteraksibiologis, watak, danlingkungan.<br />C.Ray Jeffery (1977; 1979)<br />
  25. 25. IQ, Fungsionalisasi Mental, dan Tindak Kejahatan<br />
  26. 26. Teoribahwamereka yang melanggarkejahatanadalahlemahdalampikiranataumenderitaketidaksesuaiandalam “ketidakmampuanbelajar” memilikidukunganempiris<br />(Murray, 1976).<br />penelitiantelahsecarakonsistenmenemukansebuahkelemahanuntukmenengahikorelasinegatifantara IQ (intelligence quotient) danwatakmelanggar, yang tidakmengurangiketikakelas, ras, danfaktor-faktorlainnyadikontrol<br />(Gordon, 1987).<br />
  27. 27. HirschidanHindelang (1977) mengargumenkanbahwahubunganantara IQ danpelanggaranadalahsesuatu yang tidaklangsung, yang manarendahnyakecerdasaanmemberiefeknegatifpadaperformasekolahdantambahannya, yang padagilirannyameningkatkankemungkinanpelanggaran.<br />Gordon (1987) meyakinibahwates-tes IQ secaraakuratmengetuksebuahfaktor “g” yang mendasaridarikecerdasanbawaan, yang ditakardarirefleksisederhanaprestasisekolah.<br />
  28. 28. Terrie Moffitt dkk. (Moffitt et.al., 1994) telahmengusulkansebuah model neuropsikologikaldaripelanggaranolehpria (memberiargumenbahwahaltersebuttidakditerapkanpadawanita yang melanggar) yang melampaui IQ untukberkaitandenganaspek-aspek lain darifungsi mental, sepertikemampuan verbal, integrasi visual-motorik, dankelenturan mental.<br />Para penelitimelaporkanbeberapapendukungbagi model bagipelanggaranpelapor-pribadidanpelanggaranresmi. Namun, pelanggaranpadausia 15 dan 18 secarakonsistenberhubunganhanyapadakemampuan verbal danmemoripadausia 13. Taksatupundarineuropsikologikalmengukurpadausia 13 merupakanprediksi yang tepatuntukpelanggaran yang dilakukankemudian.<br />
  29. 29. Tertosterone dan Agresifitas Kriminal<br />
  30. 30. Beberapapenelititelahmenunjukkanpadahubunganantaratingkattestosteron (hormonpria) danwatak anti-sosialdanagresif.<br />(Booth dan Osgood, 1993).<br />Penelitiantelahmenemukansecarastatistikhubungansignifikan, tapi, kecualiuntukpenemuan yang takmengejutkanbahwatingkattestosteronberasosiasidenganpeningkatanaktivitasseks (hubungannyatampakmelemah)<br />(Udry, 1988),<br />
  31. 31. “kitamemilikibuktikuatbahwaadahubunganantaratingkattestosterondanpenyimpanganorangdewasa. Hubungantersebutcukupkuatsebagaiperhatiansubstantif, tetapitidakbegitukuatbahwatestosteronlayakmenjadipenentuutamadaripenyimpanganpadaorangdewasa”<br />(Booth dan Osgood, 1993).<br />
  32. 32. Teori Mednick atas Kecenderungan Kriminal Turunan<br />
  33. 33. Teoriinimenjelaskan, pun tidakolehfaktorgenetis yang secaralangsungmenyebabkanwatak; lebihkarena, seseorangmewarisisebuahkelemahan yang lebihbesaruntukmengalahpadalingkungancriminogenicatauuntukberadaptasikepadalingkungan normal dengancaramenyimpang.<br />Bahwaindividu yang lemahmewarisisebuah autonomic nervous system (ANS) yang lebihlambatuntukmembangkitkanataumereaksikansuatu stimulus.<br />Seseorang yang dibangkitkansecaraperlahanberpotensibelajaruntukmengontrolagresivitasatauwatak anti-sosialsecaralebihlambatatautidaksamasekali.<br />Olehkarenanya, merekaberadapadaresikolebihbesaruntukmenjadipelanggarhukum<br />(Mednick, 1977).<br />
  34. 34. Mereka yang tinggalhanyadenganorangtua yang kriminilakanmemilikiwatak yang lebihserupadarimereka yang hanyadibesarkanolehorangtuakriminaladopsinya yang telahdihukumkarenapelanggaran. Tingkat yang lebihtinggidarihukumanditemukanantaraorang-orang yang orangtuabiologisdanadopsinyapernahdihukumkarenatindakkriminal<br />(Mednick et. al., 1984).<br />
  35. 35. Gottfredson dan Hirschi (1990: 47-63) telah memberikan poin pada cacat-cacat serius pada penelitian Mednick:<br />Perbedaan-perbedaanantaraefekkriminalitasdari ayah biologisdanadopsiditemukandalamkajian Copenhagen, sedangkandalamtujuan yang diharapkan, tidaksignifikansecarastatistik.<br />Studi Denmark yang lebihluasmeningkatdarikriminalitas ayah secaraeksklusifkepadacatatankriminaldariorangtua (baikibu, ayah, ataukeduanya).<br />Ketikadisadarisecaraterpisahpadastudikedua, pengaruhkriminalitasibubiologislebihkuatdaripengaruhkriminalitas ayah.<br />Mednickmengaitkansemuasubyek yang samadari Copenhagen kepadasampel yang lebihluasdari Denmark.<br />
  36. 36. Akibatdarikriminalitasorangtuabiologisditemukanpadastudi Denmark, yang secarastatistiksignifikankarenaadanyajumlah sample yang lebihbesar, yang sebenarnyalebihsedikitdibandingkanakibat-akibat yang ditemukandistudi Copenhagen.<br />KetikaGottfredsondanHirschilebihlanjutmembuangsampel Copenhagen (untukmenghilangkankontaminasisampel) danmenganalisa data hanyadarisampel Denmark yang lebihluas, merekatidakmenemukanhubungansignifikanantarakriminalitasanakdanorangtuabiologis.<br />
  37. 37. Denganukurankuantitatifdengantaraftertentusatudarikembartersebutdibandingkandengankembarannya.<br />variabelbiologisdanlingkunganterkadangditerapkansecaralangsung.<br />Sebagiandiatributkanpadafaktor-faktorbiologisdenganasumsibahwalingkunganmerekaberbeda. Anak-anak yang tumbuhbersamaselaludiasumsikanmemilikilingkungan yang sama pula.<br />“concordance”: penelitian terhadap anak kembar<br />
  38. 38. VALIDASI EMPIRIS TEORI BIOLOGIS ATAS WATAK KRIMINAL<br />
  39. 39. Sejumlahbesardaricacatmetodologidanpembatasannyadalampenelitiansemestinyamembuatsuatupenyebabandalammenggambarkanberbagaikesimpulankausalpadatitiktersebutpadasatusaat. Review kitamembimbingkitakepadakesimpulan yang takterelakkanbahwapenelitiangenetikaterkinipadakriminaltelahdidesainsecarakurang, dilaporkansecaraambigu, danbanyaknyakelemahandalammendefinisikanisu-isu yang relevan. <br />(Walters dan White, 1989:478)<br />
  40. 40. TEORI PSIKOANALISA<br />
  41. 41. Merujukpada Kate Friedlander (1947), seorangpsikoanalisklasik Freudian menjelaskankejahatanmemfokuskanpadaketidaknormalanataugangguandalamperkembanganemosisuatuindividusejakmasakecilnya. Idetidakterkontrol, sampaiperkembangan ego mencapaikontrolnyapadasaatmencapaiusiatigatahun.<br />
  42. 42. Premisdasardaripendekatanpsikoanalisaterhadapkejahatanadalahbahwawatakpelanggarataukejahatandalamdirinyasendiritidaklahpenting. Hal ituhanyalahmerupakantandakonflikfisikantaraide, ego, dan superego, yang munculdaripendewasaan yang tak normal ataukontrolatasinsting, hubunganawal yang kurangdengan ayah atauibunya, peristiwaemosionalpadatahapperkembanganemosi, dan/atautindasanseksualataupemaksaankesalahan.<br />
  43. 43. TEORI KEPRIBADIAN<br />
  44. 44. Teorikepribadianberbagidenganpendekatanpsikoanalisadenganasumsibahwakarakterpelanggaranpentinghanyasebagaitandaatassebuahmasalah yang adadalamsuatuindividu.<br />Dalamteorikepribadian, masalahtidakadapadamotivasi yang takdisadari, tetapidalammuatankepribadianseseorang.<br />Teorikepribadiantelahsecaraempirisdiujidenganmetodologi yang lebihtelitidibandingteori-teoripsikoanalisa.<br />

×