SlideShare ist ein Scribd-Unternehmen logo
1 von 206
Downloaden Sie, um offline zu lesen
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA
MENURUT LAPANGAN USAHA
Gross Regional Domestic Product
of Provinces in Indonesia
by Industry
2011-2015
BADAN PUSAT STATISTIK
BPS-Statistics Indonesia
Katalog/Catalog: 9302001
http://w
w
w
.bps.go.id
http://w
w
w
.bps.go.id
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA
MENURUT LAPANGAN USAHA
2011-2015
GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT
OF PROVINCES IN INDONESIA
BY INDUSTRY
2011-2015
ISSN: 0126-4796
No. Publikasi/Publication Number : 07140.1601
Katalog /Catalog : 9302001
Ukuran Buku/Book Size : 21 x 29,7 cm
Jumlah Halaman/Total Pages : xviii + 186 halaman/pages
Naskah/Manuscript:
Subdirektorat Konsolidasi Neraca Produksi Regional
Subdirectorate of Regional Production Account Consolidation
Gambar Kulit/Cover Design :
Subdirektorat Konsolidasi Neraca Produksi Regional
Subdirectorate of Regional Production Account Consolidation
Diterbitkan oleh/Published by:
© Badan Pusat Statistik/BPS-Statistics Indonesia
Dicetak oleh/Printed by:
Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau menggandakan
sebagian atau seluruh isi buku ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan Pusat
Statistik
Prohibited to announce, distribute, communicate, and/or copy part or all of this book for
commercial purpose without permission from BPS-Statistics Indonesia
http://w
w
w
.bps.go.id
iii
iii
http://w
w
w
.bps.go.id
http://w
w
w
.bps.go.id
v
Daftar Isi/
List of Contents
Halaman
Page
KATA PENGANTAR/ PREFACE iii
DAFTAR ISI/ LIST OF CONTENTS v
I. TINJAUAN SINGKAT/BRIEF OVERVIEW 1
II. TABEL-TABEL/TABLES :
1 Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ Gross Regional Domestic Product at Current Market
Prices by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
17
2 Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut
Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ Gross Regional Domestic Product at 2010
Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
18
3 Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut
Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah)/ Per Capita Gross Regional Domestic Product at
Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs)
19
4 Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah)/ Per Capita Gross Regional Domestic
Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Thousand
Rupiahs)
20
5 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34
Provinces at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent)
21
6 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP
of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent)
22
7 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Gross Regional Domestic
Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent)
23
8 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Gross Regional
Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015
(Percent)
24
http://w
w
w
.bps.go.id
vi
Halaman
Page
9 Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi,
2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Per Capita GRDP at Current Market Prices by
Province, 2011-2015 (Percent)
25
10 Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut
Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Per Capita GRDP at 2010 Constant
Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent)
26
11 Indeks Harga Implisit PDRB Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010 = 100)/ Implicit
Price Index of GRDP by Province, 2011-2015 (2010 = 100)
27
12 PDRB Aceh Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar
Rupiah)/ GRDP of Aceh at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion
Rupiahs)
28
13 PDRB Aceh Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Aceh at 2010 Constant Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
29
14 PDRB Sumatera Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Utara at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
30
15 PDRB Sumatera Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Utara at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
31
16 PDRB Sumatera Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Barat at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
32
17 PDRB Sumatera Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Barat at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
33
18 PDRB Riau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar
Rupiah)/ GRDP of Riau at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion
Rupiahs)
34
19 PDRB Riau Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Riau at 2010 Constant Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
35
20 PDRB Jambi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Jambi at Current Market Prices by Industry, 2011-2015
(Billion Rupiahs)
36
21 PDRB Jambi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Jambi at 2010 Constant Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
37
http://w
w
w
.bps.go.id
vii
Halaman
Page
22 PDRB Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Selatan at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
38
23 PDRB Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Selatan at 2010 Constant
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
39
24 PDRB Bengkulu Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Bengkulu at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
40
25 PDRB Bengkulu Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Bengkulu at 2010 Constant Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
41
26 PDRB Lampung Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Lampung at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
42
27 PDRB Lampung Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Lampung at 2010 Constant Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
43
28 PDRB Kepulauan Bangka Belitung Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Bangka Belitung at Current
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
44
29 PDRB Kepulauan Bangka Belitung Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut
Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Bangka Belitung
at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
45
30 PDRB Kepulauan Riau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Riau at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
46
31 PDRB Kepulauan Riau Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Riau at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
47
32 PDRB DKI Jakarta Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of DKI Jakarta at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
48
33 PDRB DKI Jakarta Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DKI Jakarta at 2010 Constant Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
49
34 PDRB Jawa Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Barat at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
50
http://w
w
w
.bps.go.id
viii
Halaman
Page
35 PDRB Jawa Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Barat at 2010 Constant Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
51
36 PDRB Jawa Tengah Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Tengah at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
52
37 PDRB Jawa Tengah Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Tengah at 2010 Constant Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
53
38 PDRB DI Yogyakarta Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DI Yogyakarta at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
54
39 PDRB DI Yogyakarta Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DI Yogyakarta at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
55
40 PDRB Jawa Timur Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Timur at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
56
41 PDRB Jawa Timur Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Timur at 2010 Constant Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
57
42 PDRB Banten Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Banten at Current Market Prices by Industry, 2011-2015
(Billion Rupiahs)
58
43 PDRB Banten Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Banten at 2010 Constant Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
59
44 PDRB Bali Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar
Rupiah)/ GRDP of Bali at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion
Rupiahs)
60
45 PDRB Bali Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Bali at 2010 Constant Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
61
46 PDRB Nusa Tenggara Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Barat at Current Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
62
47 PDRB Nusa Tenggara Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Barat at 2010
Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
63
http://w
w
w
.bps.go.id
ix
Halaman
Page
48 PDRB Nusa Tenggara Timur Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Timur at Current Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
64
49 PDRB Nusa Tenggara Timur Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Timur at 2010
Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
65
50 PDRB Kalimantan Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Barat at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
66
51 PDRB Kalimantan Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Barat at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
67
52 PDRB Kalimantan Tengah Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Tengah at Current Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
68
53 PDRB Kalimantan Tengah Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Tengah at 2010 Constant
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
69
54 PDRB Kalimantan Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Selatan at Current Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
70
55 PDRB Kalimantan Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Selatan at 2010 Constant
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
71
56 PDRB Kalimantan Timur Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Timur at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
72
57 PDRB Kalimantan Timur Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Timur at 2010 Constant
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
73
58 PDRB Kalimantan Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Utara at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
74
59 PDRB Kalimantan Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Utara at 2010 Constant
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
75
60 PDRB Sulawesi Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Utara at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
76
http://w
w
w
.bps.go.id
x
Halaman
Page
61 PDRB Sulawesi Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Utara at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
77
62 PDRB Sulawesi Tengah Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tengah at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
78
63 PDRB Sulawesi Tengah Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tengah at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
79
64 PDRB Sulawesi Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Selatan at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
80
65 PDRB Sulawesi Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Selatan at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
81
66 PDRB Sulawesi Tenggara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tenggara at Current Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
82
67 PDRB Sulawesi Tenggara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan
Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tenggara at 2010 Constant
Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
83
68 PDRB Gorontalo Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Gorontalo at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
84
69 PDRB Gorontalo Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Gorontalo at 2010 Constant Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
85
70 PDRB Sulawesi Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Barat at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
86
71 PDRB Sulawesi Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Barat at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
87
72 PDRB Maluku Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku at Current Market Prices by Industry, 2011-2015
(Billion Rupiahs)
88
73 PDRB Maluku Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku at 2010 Constant Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
89
http://w
w
w
.bps.go.id
xi
Halaman
Page
74 PDRB Maluku Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku Utara at Current Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
90
75 PDRB Maluku Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku Utara at 2010 Constant Market
Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
91
76 PDRB Papua Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua at Current Market Prices by Industry, 2011-2015
(Billion Rupiahs)
92
77 PDRB Papua Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua at 2010 Constant Market Prices by
Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
93
78 PDRB Papua Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015
(Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua Barat at Current Market Prices by Industry,
2011-2015 (Billion Rupiahs)
94
79 PDRB Papua Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha,
2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua Barat at 2010 Constant Market Prices
by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
95
80 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha,
2011 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and
Industry, 2011 (Percent)
96
81 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha,
2012 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and
Industry, 2012 (Percent)
98
82 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha,
2013 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and
Industry, 2013 (Percent)
100
83 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha,
2014 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and
Industry, 2014 (Percent)
102
84 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha,
2015 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and
Industry, 2015 (Percent)
104
85 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan
Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by
Province and Industry, 2011 (Percent)
106
86 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan
Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by
Province and Industry, 2012 (Percent)
108
http://w
w
w
.bps.go.id
xii
Halaman
Page
87 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan
Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by
Province and Industry, 2013 (Percent)
110
88 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan
Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by
Province and Industry, 2014 (Percent)
112
89 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan
Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by
Province and Industry, 2015 (Percent)
114
90 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP to
Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry,
2011 (Percent)
116
91 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP to
Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry,
2012 (Percent)
118
92 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP to
Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry,
2013 (Percent)
120
93 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP to
Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry,
2014 (Percent)
122
94 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to
Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry,
2015 (Percent)
124
95 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP
to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and
Industry, 2011 (Percent)
126
96 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP
to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and
Industry, 2012 (Percent)
128
http://w
w
w
.bps.go.id
xiii
Halaman
Page
97 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP
to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and
Industry, 2013 (Percent)
130
98 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP
to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and
Industry, 2014 (Percent)
132
99 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP
to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and
Industry, 2015 (Percent)
134
100 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Atas
Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Agriculture, Forestry and Fishing Category at Current Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
136
101 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian Atas Dasar
Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Mining
and Quarrying Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
137
102 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Industri Pengolahan Atas Dasar Harga
Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Manufacturing Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
138
103 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas Atas Dasar Harga
Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Electricity
and Gas Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
139
104 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Trend of GRDP of Water supply, Sewerage, Waste Management and
Remediation Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
140
105 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Konstruksi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Construction
Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
141
106 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Trend of GRDP of Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor
Vehicles and Motorcycles Category at Current Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
142
http://w
w
w
.bps.go.id
xiv
Halaman
Page
107 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan Atas Dasar
Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Transportation and Storage Category at Current Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
143
108 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of
GRDP of Accommodation and Food Service Activities Category at Current Market
Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
144
109 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Informasi dan Komunikasi Atas Dasar Harga
Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Information
and Communication Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
145
110 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi Atas Dasar
Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Financial and Insurance Activities Category at Current Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
146
111 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Real Estat Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Real Estate Activities
Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
147
112 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Perusahaan Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Business Activities
Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
148
113 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Trend of GRDP of Public Administration and Defence; Compulsory
Social Security Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
149
114 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Pendidikan Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Education Category
at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
150
115 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Atas
Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Human Health and Social Work Activities Category at Current Market Prices by
Province, 2011-2015 (2010=100)
151
116 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Lainnya Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Other Services
Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
152
http://w
w
w
.bps.go.id
xv
Halaman
Page
117 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Atas
Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of
GRDP of Agriculture, Forestry and Fishing Category at 2010 Constant Market
Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
153
118 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian Atas Dasar
Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Mining and Quarrying Category at 2010 Constant Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
154
119 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Industri Pengolahan Atas Dasar Harga
Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Manufacturing Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
155
120 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas Atas Dasar Harga
Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Electricity and Gas Category at 2010 Constant Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
156
121 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Water supply, Sewerage, Waste
Management and Remediation Activities Category at 2010 Constant Market Prices
by Province, 2011-2015 (2010=100)
157
122 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Konstruksi Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Construction
Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
158
123 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Wholesale and Retail Trade; Repair of
Motor Vehicles and Motorcycles Category at 2010 Constant Market Prices by
Province, 2011-2015 (2010=100)
159
124 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan Atas Dasar
Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Transportation and Storage Category at 2010 Constant Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
160
125 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend
of GRDP of Accommodation and Food Service Activities Category at 2010 Constant
Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
161
http://w
w
w
.bps.go.id
xvi
Halaman
Page
126 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Informasi dan Komunikasi Atas Dasar Harga
Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Information and Communication Category at 2010 Constant Market Prices by
Province, 2011-2015 (2010=100)
162
127 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi Atas Dasar
Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of
Financial and Insurance Activities Category at 2010 Constant Market Prices by
Province, 2011-2015 (2010=100)
163
128 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Real Estat Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Real Estate Activities
Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
164
129 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Perusahaan Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Business
Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
165
130 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Public Administration and Defence;
Compulsory Social Security Category at 2010 Constant Market Prices by Province,
2011-2015 (2010=100)
166
131 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Pendidikan Atas Dasar Harga Konstan
2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Education
Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
167
132 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Atas
Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of
GRDP of Human Health and Social Work Activities Category at 2010 Constant
Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100)
168
133 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Lainnya Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Other Services
Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015
(2010=100)
169
134 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Agriculture,
Forestry and Fishing Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
170
135 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian Menurut
Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Mining and Quarrying
Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
171
136 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Industri Pengolahan Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Manufacturing Category by
Province, 2011-2015 (2010=100)
172
http://w
w
w
.bps.go.id
xvii
Halaman
Page
137 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Electricity and Gas Category by
Province, 2011-2015 (2010=100)
173
138 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
dan Daur Ulang Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of
Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities
Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
174
139 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Konstruksi Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Implicit Prices Index of Construction Category by Province, 2011-2015
(2010=100)
175
140 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
Mobil dan Sepeda Motor Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices
Index of Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles
Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
176
141 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan Menurut
Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Transportation and
Storage Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
177
142 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Accommodation
and Food Service Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
178
143 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Informasi dan Komunikasi Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Information and Communication
Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
179
144 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi Menurut
Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Financial and Insurance
Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
180
145 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Real Estat Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Implicit Prices Index of Real Estate Activities Category by Province,
2011-2015 (2010=100)
181
146 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Perusahaan Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Business Activities Category by
Province, 2011-2015 (2010=100)
182
147 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices
Index of Public Administration and Defence; Compulsory Social Security Category
by Province, 2011-2015 (2010=100)
183
148 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Pendidikan Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Implicit Prices Index of Education Category by Province, 2011-2015
(2010=100)
184
http://w
w
w
.bps.go.id
xviii
Halaman
Page
149 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Menurut
Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Human Health and Social
Work Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100)
185
150 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Lainnya Menurut Provinsi, 2011-2015
(2010=100)/ Implicit Prices Index of Other Services Activities Category by Province,
2011-2015 (2010=100)
186
http://w
w
w
.bps.go.id
1
I. TINJAUAN SINGKAT
1.1 Pendahuluan
Perencanaan pembangunan ekonomi
memerlukan bermacam data statistik
sebagai dasar berpijak dalam menentukan
strategi kebijakan, agar sasaran
pembangunan dapat dicapai dengan tepat.
Strategi dan kebijakan yang telah diambil
pada masa-masa lalu perlu dimonitor dan
dievaluasi hasil-hasilnya. Berbagai data
statistik yang bersifat kuantitatif diperlukan
untuk memberikan gambaran tentang
keadaan pada masa yang lalu dan masa kini,
serta sasaran-sasaran yang akan dicapai
pada masa yang akan datang.
Pada hakikatnya, pembangunan
ekonomi adalah serangkaian usaha dan
kebijakan yang bertujuan untuk
meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal
ini dilakukan dengan memperluas lapangan
kerja, memeratakan distribusi pendapatan
masyarakat, meningkatkan hubungan
ekonomi regional dan melalui pergeseran
kegiatan ekonomi dari sektor primer ke
sektor sekunder dan tersier. Dengan kata
lain, arah dari pembangunan ekonomi
adalah mengusahakan agar pendapatan
masyarakat naik, disertai dengan tingkat
pemerataan yang sebaik mungkin.
I. BRIEF OVERVIEW
1.1 Introduction
Economic development planning requires
several of statistical data as a foundation in
policy and strategy making, so the targets of
the development can be accurately achieved.
The strategies and policies that have been
taken in the past need to be monitored and
the results also need to be evaluated. Several
of quantitative statistical data are needed to
provide information about the conditions in
the past and the present, and also the
targets that should be achieved in the future.
In essence, economic development is
a series of efforts and policies that aim to
improve people s life quality. It can be
achieved by expanding employment,
equalizing income distribution, improving
regional economic relationship, and shifting
economic activities from primary to
secondary and tertiary sectors. In other
words, the direction of economic
develop e t is to i prove people s i o e
accompanied by income equality.
http://w
w
w
.bps.go.id
2
Untuk mengetahui tingkat dan
pertumbuhan pendapatan masyarakat, perlu
disajikan statistik pendapatan nasional/
regional secara berkala, untuk digunakan
sebagai bahan perencanaan pembangunan
nasional atau regional khususnya di bidang
ekonomi. Statistik pendapatan nasional/
regional tersebut juga dapat dipakai sebagai
bahan evaluasi dari hasil pembangunan
ekonomi yang telah dilaksanakan oleh
berbagai pihak, baik pemerintah pusat,
pemerintah daerah, maupun swasta.
Pembangunan di segala bidang yang
menjangkau seluruh pelosok tanah air
memerlukan data Produk Domestik Bruto
(PDRB) sesuai dengan batas-batas wilayah
administrasi pemerintahan untuk
perencanaan pembangunan khususnya
bidang ekonomi sekaligus evaluasi hasilnya.
1.2 Kerangka Dasar Ekonomi Regional
Apabila diperhatikan, transaksi ekonomi
yang dilakukan oleh masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari, secara sederhana
dapat dibedakan menjadi dua kelompok
besar yaitu: kelompok produsen dan
kelompok konsumen. Kelompok produsen
menggunakan faktor produksi yang berasal
dari kelompok konsumen dan digunakan
untuk menghasilkan barang dan jasa.
To measure level and growth of
income, national/regional income statistics
needs to be presented regularly and serves
as national or regional development
planning materials, especially for the
economic field. The statistics are also used in
evaluation of economic development results
undertaken by various parties such as the
central government, local government, and
private.
Development in all sectors which
reaches all across nation requires Gross
Regional Domestic Product (GRDP) data that
are suitable with the government
administrative boundaries for development
planning especially in economic fields as well
as the evaluation of the results.
1.2 Basic Frame of Regional Economy
The economic transactions conducted by
people in their daily lives, can simply be
divided into two major groups, which are
producer groups and consumer groups.
Producer groups use production factors from
consumer groups to produce goods and
services.
http://w
w
w
.bps.go.id
3
Kelompok konsumen memiliki
faktor produksi seperti tanah, tenaga, modal
dan kewiraswastaan yang diberikan pada
perusahaan dan menerima balas jasanya
berupa sewa tanah, upah dan gaji, bunga
modal dan keuntungan. Balas jasa yang
diterima ini disebut nilai tambah, yang
selanjutnya digunakan oleh konsumen untuk
membeli barang dan jasa dari produsen
untuk dikonsumsi. Transaksi dari kedua
kelompok tersebut terjadi secara
berkesinambungan dan membentuk siklus
perekonomian yang bisa membesar dan
mengecil. Gambar 1 memperlihatkan
perputaran perekonomian yang sederhana
antara kelompok perusahaan dan kelompok
rumah tangga di dalam suatu perekonomian
yang tertutup atau di dalam suatu daerah
yang tidak melaksanakan transaksi dengan
daerah lain.
The consumer groups have
production factors such as land, labor,
capital, and entrepreneurship to be given to
the companies and in return receive benefits
in the form of land rent, wages and salaries,
interests and capital gain. The benefits that
the consumer received are called value
added, which is then used by the consumers
to purchase goods and services from the
producers. Transactions between these two
groups occur continuously and form
economic cycle that can expand and shrink.
Figure 1 illustrates a simple economic
rotation between companies and household
groups within a closed economy or a stand-
alone region.
http://w
w
w
.bps.go.id
4
Rumahtangga Dunia Usaha
Household Company
Gambar 1. Arus Lingkar Perekonomian
a. Faktor-faktor produksi;
(Tanah, Tenaga, Modal, Kewiraswastaan)
b. Barang dan jasa
(Arus Barang)
c. Pengeluaran konsumsi
(Arus Uang)
d. Balas jasa faktor produksi
(Sewa Tanah, Balas Jasa Tenaga Kerja, Bunga, dan Keuntungan )
Keterangan :
a) menunjukkan arus penyediaan faktor produksi;
b) menunjukkan arus barang dan jasa yang dibeli konsumen;
c) menunjukkan arus uang, yang dikeluarkan konsumen untuk konsumsi;
d) menunjukkan arus balas jasa faktor produksi.
Figure 1. Flow of the Economic Cycles
a. Production Factors;
(Land, Labor, capital, Enterpreneurship)
b. Goods and Services
(Flow of Goods)
c. Consumtion Expenditures
(Flow of Money)
d. Production Factors Benefits
(Land Rent, Compensation of Employees, Interest, and Capital Gain)
Explanations:
a) shows the flow of production factors supply;
b) shows the flow of goods and services purchased by consumer;
c) shows the flow of money which spent by consumer;
d) shows the flow of production factors benefits;
http://w
w
w
.bps.go.id
5
Gambar yang sederhana tersebut
menunjukkan bahwa aliran barang dan jasa
yang dihasilkan oleh perusahaan akan sama
dengan aliran uang yang diterima oleh rumah
tangga, dan juga sama dengan besarnya nilai
uang yang dibelanjakan oleh rumah tangga.
Pada kenyataannya, barang dan jasa
yang digunakan baik untuk konsumsi maupun
untuk pembentukan modal, tidak semua
berasal dari dalam negeri tetapi sebagian dari
luar negeri. Sebaliknya barang dan jasa yang
dihasilkan di dalam negeri tidak semuanya
digunakan di dalam negeri tetapi sebagian
digunakan di luar negeri, yang mencerminkan
perekonomian terbuka.
Dalam hal pendapatan regional,
pengertian luar negeri juga termasuk luar
daerah. Demikian juga uang yang digunakan
sebagai balas jasa faktor produksi tenaga
kerja, kemungkinan tidak habis dikonsumsi.
Oleh karena itu, dengan perekonomian
terbuka, serta adanya saving dan investasi
dapat digambarkan melalui diagram alur
seperti Gambar 1, namun tentu lebih rumit.
Dengan melihat siklus ekonomi di
atas, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan
Regional adalah sebagai berikut:
a. ditinjau dari segi produksi, disebut Produk
Regional, merupakan jumlah nilai tambah
(output – konsumsi antara) yang dihasilkan
oleh unit-unit produksi yang dimiliki oleh
The figure shows that the flow of
goods and services which are produced by the
companies will be equal with the flow of
money received by the households, and also
equal with the amount of money spent by the
household.
In fact, the goods and services that
used for either consumption or capital
formation, all not come from domestic region
but several come from abroad. The other way
the goods and services produced within a
country are not only used in domestic region
but also in abroad, which represent open
economy.
Regarding regional income, the term
a road refers to other regio s. Si ilarly to
money that used as the compensations of
production factor of employment, probably
not consumed completely. Because of that,
with open economy, saving and investment
can be described in a circular flow like Figure 1
but more in a complex way.
From the economic cycle above, we
can conclude that :
a. from production view, called Regional
Product, that is the amount of value added
(output – intermediate consumption) that
produced by production units owned by
http://w
w
w
.bps.go.id
6
penduduk suatu daerah dalam jangka
waktu tertentu (satu tahun);
b. ditinjau dari segi pendapatan, disebut
Pendapatan Regional, merupakan jumlah
pendapatan (balas jasa) yang diterima oleh
faktor produksi yang dimiliki oleh
penduduk suatu daerah dalam jangka
waktu tertentu (satu tahun);
c. ditinjau dari segi pengeluaran, disebut
Pengeluaran Regional, merupakan jumlah
pengeluaran konsumsi yang dilakukan oleh
rumah tangga, lembaga swasta nirlaba, -
pemerintah, pembentukan modal tetap
bruto, perubahan inventori dan ekspor
neto suatu daerah dalam jangka waktu
tertentu (satu tahun).
Dalam kenyataannya pendapatan yang
dihasilkan oleh masyarakat suatu daerah
belum tentu akan dinikmati/digunakan oleh
masyarakat tersebut, dan begitu juga
sebaliknya ada pendapatan yang dinikmati
oleh masyarakat daerah tersebut yang berasal
dari daerah lainnya. Sehubungan dengan itu
maka menimbulkan aliran pendapatan dari
satu daerah ke daerah lainnya.
Produktivitas suatu daerah
dicerminkan oleh produk domestik,
sedangkan tingkat kesejahteraan masyarakat
dapat dilihat dari sudut pendapatannya,
residents in a region in a specific period of
time (one year).
b. from income view, called Regional Income,
that is the amount of income
(compensation) received by factors of
production owned by residents in a region
in a specific period of time (one year).
c. from expenditure view, called Regional
Expenditure, that is the amount of
consumption expenditure of households,
Non Profit Institution Serving Household
(NPISH), government, gross fixed capital
formation, changes in inventories and net
export of a region in a specific period of
time (one year).
In fact, the income produced by
residentsin a region may not be enjoyed or
used by themselves, and the residents can
also enjoy the income from other regions.
Thus it constitutes the income flows from one
region to another.
Productivity of a region represented by
domestic products, while the people welfare
can be seen from the point of its revenues,
after net factor income from abroad has been
http://w
w
w
.bps.go.id
7
setelah diperhitungkan aliran pendapatan
yang keluar masuk daerah tersebut.1)
1.3 Pengertian Tentang PDRB
Salah satu indikator penting untuk
mengetahui kondisi ekonomi di suatu daerah
dalam suatu periode tertentu adalah data
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), baik
atas dasar harga berlaku maupun atas dasar
harga konstan.
PDRB pada dasarnya merupakan jumlah
nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit
usaha dalam suatu daerah tertentu, atau
merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir
(neto) yang dihasilkan oleh seluruh unit
ekonomi. PDRB atas dasar harga berlaku
menggambarkan nilai tambah barang dan jasa
yang dihitung menggunakan harga yang
berlaku pada setiap tahun, sedang PDRB atas
dasar harga konstan menunjukkan nilai
tambah barang dan jasa tersebut yang
dihitung menggunakan harga yang berlaku
pada satu tahun tertentu sebagai dasar.
Dalam publikasi ini tahun dasar yang
digunakan adalah tahun 2010. PDRB atas
dasar harga berlaku dapat digunakan untuk
melihat pergeseran dan struktur ekonomi,
sedangkan harga konstan digunakan untuk
mengetahui pertumbuhan ekonomi dari
tahun ke tahun.
calculated.1)2
1.3 Definition of GRDP
One important indicator to determine the
economic conditions of a region in a given
period is Gross Regional Domestic Product
(GRDP), either at current prices and constant
prices.
GRDP basically is the sum of value added
that produced by all unit of production in a
region or a total value of final goods and
services (net) produced by all unit of economy.
GRDP at current prices describe the value
added of goods and services calculated using
current prices at each year, while GRDP at
constant prices shows value added of goods
and services calculated using the prices in a
particular year as a basis. The base year used
in this publication is 2010. GRDP at current
prices can be used to indicate the shifting and
structure of economy, while at constant prices
used to determine the economic growth from
year to year.
1) Sampai saat ini data net factor income from abroad belum dapat dideteksi dengan baik
1)Until now the data of net factor income from abroad has not been detected very well
http://w
w
w
.bps.go.id
8
Untuk menghitung angka-angka PDRB
ada tiga pendekatan yang dapat digunakan,
dan dijelaskan berikut ini:
1. Pendekatan Produksi, PDRB adalah jumlah
nilai tambah atas barang dan jasa yang
dihasilkan oleh berbagai unit produksi di
wilayah suatu daerah dalam jangka waktu
tertentu (biasanya satu tahun).
2. Pendekatan Pendapatan, PDRB
merupakan jumlah balas jasa yang diterima
oleh faktor-faktor produksi yang ikut serta
dalam proses produksi di suatu daerah
dalam jangka waktu tertentu (biasanya
satu tahun).
3. Pendekatan Pengeluaran, PDRB adalah
semua komponen permintaan akhir yang
terdiri dari: (1) pengeluaran konsumsi
rumah tangga dan lembaga swasta nirlaba,
(2) konsumsi pemerintah, (3)
pembentukan modal tetap domestik bruto,
(4) perubahan inventori, dan (5) ekspor
neto, (ekspor neto merupakan ekspor
dikurangi impor).
Secara konsep, tiga pendekatan tersebut
akan menghasilkan angka yang sama. Dalam
publikasi ini disajikan PDRB dengan
pendekatan Produksi dimana unit–unit
produksi dalam penyajian ini dikelompokkan
menjadi 17 kategori lapangan usaha.
There are three approaches used to
compile figures of GRDP:
1. Production Approach, GRDP is the amount
of value added produced by production
units in a part of a region in a specified
period of time (usually one year).
2. Income Approach, GRDP is the amount of
compensation received by factors of
production which contribute in production
process in a particular region in a specific
period of time (usually one year).
3. Expenditure Approach, GRDP is final
demand components which consist of: (1)
household consumption expenditure and
NPISHs, (2) government expenditure, (3)
gross fixed capital formation, (4) changes
in inventories, and (5) net export, (net
export is equal to export less import).
Conceptually, these three approaches will
provide the same results. This publication
presents GRDP by production approach where
production units in this publication are
grouped into 17 categories of industry.
http://w
w
w
.bps.go.id
9
1.4 Kegunaan Data PDRB
Data PDRB adalah salah satu indikator
ekonomi makro yang dapat menunjukkan
kondisi perekonomian daerah setiap tahun.
Manfaat yang dapat diperoleh dari data ini
antara lain:
1. PDRB atas dasar harga berlaku (nominal)
menunjukkan kemampuan sumber daya
ekonomi yang dihasilkan oleh suatu
daerah. Nilai PDRB yang besar
menunjukkan kemampuan sumber daya
ekonomi yang besar, begitu juga
sebaliknya;
2. PDRB atas dasar harga konstan (riil) dapat
digunakan untuk menunjukkan laju
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan
atau setiap sektor dari tahun ke tahun.
3. Distribusi PDRB atas dasar harga berlaku
menurut lapangan usaha menunjukkan
struktur perekonomian atau peranan
setiap lapangan usaha dalam suatu daerah.
Lapangan usaha yang mempunyai peran
besar menunjukkan basis perekonomian
suatu daerah.
4. PDRB per kapita atas dasar harga berlaku
menunjukkan nilai PDRB per kepala atau
per satu orang penduduk.
5. PDRB per kapita atas dasar harga konstan
berguna untuk mengetahui pertumbuhan
nyata ekonomi per kapita penduduk suatu
daerah.
1.4 Benefit of GRDP Data
GRDP data is one of macro economy
indicator that shows the economic condition
of particular every year. Benefits obtained
from GRDP data are:
1. GRDP at current prices (nominal) shows
the power of economic resources in a
region. High GRDP figures delineate a lot
power of economic resources, and vice
versa;
2. GRDP at constant prices (real) shows
economic growth rate as a whole or by
sector in series.
3. Distribution of GRDP at current prices by
industry shows economic structures or
roles of every economic sector in a region.
Economic sectors with a large role show
the basis of economy in a region.
4. GRDP per capita at current prices
represent the value of GRDP per person.
5. GRDP per capita at constant prices are
usable to show the real economic growth
per capita of population in a region.
http://w
w
w
.bps.go.id
10
1.5 Perubahan Tahun Dasar PDRB
Badan Pusat Statistik (BPS) telah
melakukan perubahan tahun dasar dalam
penyusunan Produk Domestik Regional Bruto
(PDRB) dari tahun 2000 menjadi tahun 2010.
Perubahan tahun dasar dilakukan karena
selama sepuluh tahun terakhir telah terjadi
banyak perubahan baik pada tatanan global
maupun lokal yang berpengaruh pada
perekonomian nasional.
PDRB tahun dasar 2010 berpedoman
pada Sistem Neraca Nasional (SNN) 2008.
SNN 2008 adalah rekomendasi internasional
tentang bagaimana menyusun ukuran
aktivitas ekonomi yang sesuai dengan standar
neraca baku yang didasarkan pada prinsip-
prinsip ekonomi.
Perubahan juga dilakukan pada
pembaharuan konsep definisi, klasifikasi,
cakupan dan metodologi.
1.6 Ruang Lingkup
Dalam publikasi ini, klasifikasi lapangan
usaha terbagi dalam 17 kategori, setiap
kategori dirinci lagi menjadi beberapa
subkategori, yaitu sebagai berikut:
Kategori A : Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan yang terdiri dari 3 subkategori
yaitu Subkategori Pertanian, Peternakan,
Perburuan dan Jasa Pertanian; Subkategori
Kehutanan dan Penebangan Kayu; serta
1.5 Rebasing of GRDP
BPS-Statistics Indonesia has rebased the
compilation of Gross Regional Domestic
Product (GRDP) from 2000 to 2010. The
changes made since in the last ten years there
have been many changes in both the global
and local arrangements that affect the
national economy.
GRDP base year 2010 based on the System
of National Accounts (SNA) 2008. SNA 2008 is
the internationally agreed standard set of
recommendations on how to compile
measures of economic activity in accordance
with strict accounting conventions based on
economic principles.
Changes also made on the renewal of the
concept definition, classification, coverage
and methodologies.
1.6 Coverage
In this publication, Classification by
Industry are grouped into 17 categories, each
categories broken down into several
subcategories, as follows:
Category A : Agriculture, Forestry and Fishing,
consist of Subcategory Agriculture, Livestock,
Hunting and Agriculture Services; Subcategory
Forestry and Logging; and Subcategory
Fishing
http://w
w
w
.bps.go.id
11
Subkategori Perikanan
Kategori B : Pertambangan dan Penggalian
meliputi 4 subkategori yaitu Subkategori
Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi;
Subkategori Pertambangan Batubara dan
Lignit; Subkategori Pertambangan Bijih Logam
serta Subkategori Pertambangan dan
Penggalian Lainnya
Kategori C : Industri Pengolahan terdiri dari
16 subkategori yaitu Subkategori Industri
Pengolahan Batubara dan Pengilangan
Minyak dan Gas Bumi; Subkategori Industri
Makanan dan Minuman; Subkategori Industri
Pengolahan Tembakau; Subkategori Industri
Tekstil dan Pakaian Jadi; Subkategori Industri
Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki;
Subkategori Industri Kayu, Barang dari Kayu
dan Gabus, dan Barang Anyaman; Subkategori
Industri Kertas dan Barang dari Kertas,
Percetakan, dan Reproduksi Media Rekam;
Subkategori Industri Kimia, Farmasi, dan Obat
Tradisional; Subkategori Industri Karet,
Barang dari Karet, dan Plastik; Subkategori
Industri Barang Galian Bukan Logam;
Subkategori Industri Logam Dasar;
Subkategori Industri Barang Logam,
Komputer, Barang Elektronik, Optik, dan
Peralatan Listrik; Subkategori Industri Mesin
dan Perlengkapan; Subkategori Industri Alat
Angkutan; Subkategori Industri Furnitur; dan
Subkategori Industri Pengolahan Lainnya, Jasa
Category B : Mining and Quarrying are
divided into four divisions, namely:
Subcategory Crude Petroleum, Natural Gas
and Geothermal; Subcategory Coal and
Lignite Mining, Iron Ore Mining; and
Subcategory Other Mining And Quarrying
Category C : Manufacturing are devided of 16
subcategories, namely : Manufacture of Coal
and Refined Petroleum Products;
Manufacture of Food Products and
Beverages; Manufacture of Tobacco Products;
Manufactures of Textiles, and Wearing
Apparel; Manufacture of Leather and Related
Products and Footwear; Manufacture of
Wood and of Products of Wood and Cork, and
Articles of Straw and Plaiting Material;
Manufacture of Paper and Paper Products,
Printing and Reproduction of Recorded Media;
Manufacture of Chemicals and
Pharmaceuticals, and Botanical Products;
Manufacture of Rubber, Rubber Products and
Plastics Products; Manufacture of Other Non-
Metallic Mineral Products; Manufacture of
Basic Metals; Manufacture of Fabricated
Metal Products, Computer, Electronic, and
Optical Products, and Electrical Equipment;
Manufacture of Machinery and Equipment;
Manufacture of Transport Equipment
Manufacture of Furniture Other
Manufacturing, Repair and Installation of
http://w
w
w
.bps.go.id
12
Reparasi, dan Pemasangan Mesin dan
Peralatan
Kategori D : Pengadaan Listrik dan Gas terdiri
dari Subkategori Ketenagalistrikan; dan
Subkategori Pengadaan Gas dan Produksi Es
Kategori E : Pengadaan Air, Pengelolaan
Sampah, Limbah dan Daur Ulang
Kategori F : Konstruksi
Kategori G : Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor terdiri dari
Subkategori Perdagangan Mobil, Sepeda
Motor dan Reparasinya dan Subkategori
Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil
dan Sepeda Motor
Kategori H : Transportasi dan Pergudangan
terdiri dari 6 subkategori yaitu Subkategori
Angkutan Rel, Subkategori Angkutan Darat;
Subkategori Angkutan Laut; Subkategori
Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan;
Subkategori Angkutan Udara; Subkategori
Jasa Penunjang Angkutan, Pergudangan dan
Pos dan Kurir
Kategori I : Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum terdiri dari Subkategori
Penyediaan Akomodasi dan Subkategori
Penyediaan Makan Minum
Kategori J : Informasi dan Komunikasi
Kategori K : Jasa Keuangan dan Asuransi
terdiri dari 4 subkategori yaitu Subkategori
Jasa Perantara Keuangan, Subkategori
Asuransi dan Dana Pensiun, Subkategori Jasa
Machinery and Equipment
Category D : Electricity and Gas, consist of
Electricity; Manufacture of Gas and
Production of Ice
Category E : Water supply, Sewerage, Waste
Management and Remediation Activities
Category F : Construction
Category G : Wholesale and Retail Trade;
Repair of Motor Vehicles and Motorcycles,
consist of Wholesale and Retail Trade and
Repair of Motor Vehicles and Motorcycles;
Wholesale Trade and Retail Trade Except of
Motor Vehicles and Motorcycles
Category H : Transportation and Storage, are
divided of 6 subcategories, namely : Railways
Transport; Land Transport; Sea Transport;
River, Lake, and Ferry Transport; Air
Transport; and Warehousing and Support
Services for Transportation, Postal and Courier
Category I : Accommodation and Food Service
Activities, consist of Accommodation; Food
and Beverage Service Activities
Category J : Information and Communication,
Category K : Financial and Insurance
Activities, are divided of 4 categories, namely
Financial Intermediary Service; Insurance and
Pension Funds; Other Financial Services; and
http://w
w
w
.bps.go.id
13
Keuangan Lainnya dan Subkategori Jasa
Penunjang Keuangan
Kategori L : Real Estat
Kategori (M,N) : Jasa Perusahaan
Kategori O : Administrasi Pemerintahan,
Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
Kategori P : Jasa Pendidikan
Kategori Q : Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial
Kategori (R,S,T,U) : Jasa lainnya
Financial Supporting Services
Category L : Real Estate Activities,
Category (M,N) : Business Activities,
Category O : Public Administration and
Defence, Compulsory Social Security
Category P : Education
Category Q : Human Health and Social Work
Activities
Category (R,S,T,U) : Other Services Activities
http://w
w
w
.bps.go.id
14
http://w
w
w
.bps.go.id
15
http://w
w
w
.bps.go.id
16
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 108 218 114 552 121 331 128 026 129 201
2. Sumatera Utara 377 037 417 120 469 464 521 955 571 722
3. Sumatera Barat 118 674 131 436 146 900 164 899 178 810
4. Riau 485 649 558 493 607 498 679 388 652 386
5. Jambi 103 523 115 070 129 976 144 808 155 110
6. Sumatera Selatan 226 667 253 265 280 348 306 121 332 727
7. Bengkulu 32 200 36 208 40 565 45 393 50 342
8. Lampung 170 047 187 349 204 403 230 969 253 163
9. Kepulauan Bangka Belitung 40 849 45 400 50 388 56 374 60 992
10. Kepulauan Riau 126 914 144 841 163 262 181 640 203 281
Sumatera 1 789 778 2 003 734 2 214 136 2 459 572 2 587 734
11. DKI Jakarta 1 224 218 1 369 433 1 546 876 1 760 217 1 983 421
12. Jawa Barat 1 021 629 1 128 246 1 258 989 1 386 334 1 525 149
13. Jawa Tengah 692 562 754 529 830 016 925 195 1 014 074
14. DI Yogyakarta 71 370 77 248 84 925 92 829 101 396
15. Jawa Timur 1 120 577 1 248 767 1 382 501 1 539 795 1 689 882
16. Banten 306 174 338 225 377 836 428 474 477 937
Jawa 4 436 530 4 916 448 5 481 144 6 132 844 6 791 859
17. Bali 104 612 117 987 134 408 156 382 177 173
18. Nusa Tenggara Barat 68 177 69 022 73 619 81 671 102 792
19. Nusa Tenggara Timur 48 815 54 893 61 325 68 598 76 432
Bali & Nusa Tenggara 221 604 241 903 269 352 306 652 356 397
20. Kalimantan Barat 96 727 106 959 118 641 132 367 146 886
21. Kalimantan Tengah 65 871 73 425 81 957 89 887 100 148
22. Kalimantan Selatan 98 781 106 725 115 858 127 898 137 518
23. Kalimantan Timur 515 191 550 736 519 132 526 897 501 868
24. Kalimantan Utara -- -- 52 605 59 573 62 819
Kalimantan 776 571 837 845 888 193 936 622 949 239
25. Sulawesi Utara 57 344 63 875 71 097 80 611 91 275
26. Sulawesi Tengah 60 716 69 638 79 842 90 264 107 596
27. Sulawesi Selatan 198 289 228 285 258 836 299 628 341 745
28. Sulawesi Tenggara 55 759 64 694 71 041 78 612 87 741
29. Gorontalo 17 407 19 670 22 129 25 194 28 538
30. Sulawesi Barat 20 189 22 626 25 249 29 463 33 016
Sulawesi 409 703 468 789 528 196 603 771 689 912
31. Maluku 21 368 24 662 27 834 31 653 34 345
32. Maluku Utara 17 078 19 340 21 439 24 047 26 632
33. Papua Barat 44 255 47 421 52 998 58 211 62 882
34. Papua 108 189 112 813 122 857 133 539 152 126
Maluku & Papua 190 889 204 236 225 129 247 450 275 984
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 825 076 8 672 954 9 606 149 10 686 910 11 651 126
INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 831 726 8 615 705 9 546 134 10 565 817 11 540 790
Tabel/Table 1.
Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/
Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices
by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
Catatan/Note :
PROVINSI/ PROVINCE
(1)
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
17
http://w
w
w
.bps.go.id
PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 104 874 108 915 111 756 113 488 112 672
2. Sumatera Utara 353 148 375 924 398 727 419 573 440 956
3. Sumatera Barat 111 679 118 724 125 941 133 316 140 529
4. Riau 410 216 425 626 436 188 447 952 448 937
5. Jambi 97 741 104 615 111 766 119 985 125 039
6. Sumatera Selatan 206 361 220 459 232 175 243 094 254 023
7. Bengkulu 30 295 32 363 34 326 36 207 38 068
8. Lampung 160 438 170 769 180 620 189 790 199 525
9. Kepulauan Bangka Belitung 38 014 40 105 42 191 44 159 45 961
10. Kepulauan Riau 118 961 128 035 137 264 146 356 155 163
Sumatera 1 631 727 1 725 536 1 810 953 1 893 919 1 960 873
11. DKI Jakarta 1 147 558 1 222 528 1 296 695 1 373 390 1 454 102
12. Jawa Barat 965 622 1 028 410 1 093 544 1 149 231 1 207 001
13. Jawa Tengah 656 268 691 343 726 655 764 993 806 609
14. DI Yogyakarta 68 050 71 702 75 627 79 532 83 462
15. Jawa Timur 1 054 402 1 124 465 1 192 790 1 262 697 1 331 418
16. Banten 290 546 310 386 331 099 349 206 367 959
Jawa 4 182 446 4 448 833 4 716 410 4 979 049 5 250 552
17. Bali 99 992 106 951 114 104 121 779 129 138
18. Nusa Tenggara Barat 67 379 66 341 69 767 73 298 88 867
19. Nusa Tenggara Timur 46 334 48 863 51 505 54 106 56 820
Bali & Nusa Tenggara 213 705 222 155 235 375 249 184 274 825
20. Kalimantan Barat 90 798 96 162 101 980 107 114 112 261
21. Kalimantan Tengah 60 493 64 649 69 411 73 725 78 890
22. Kalimantan Selatan 91 252 96 698 101 851 106 791 110 891
23. Kalimantan Timur 445 264 469 646 438 533 445 419 439 716
24. Kalimantan Utara -- -- 44 092 47 697 49 189
Kalimantan 687 807 727 155 755 866 780 745 790 947
25. Sulawesi Utara 54 911 58 678 62 422 66 359 70 419
26. Sulawesi Tengah 56 834 62 250 68 219 71 676 82 829
27. Sulawesi Selatan 185 708 202 185 217 589 233 999 250 730
28. Sulawesi Tenggara 53 547 59 785 64 269 68 291 72 988
29. Gorontalo 16 669 17 987 19 368 20 776 22 070
30. Sulawesi Barat 19 028 20 787 22 227 24 200 25 983
Sulawesi 386 696 421 671 454 095 485 301 525 020
31. Maluku 19 597 21 000 22 101 23 563 24 844
32. Maluku Utara 16 002 17 120 18 209 19 206 20 377
33. Papua Barat 42 867 44 423 47 694 50 287 52 347
34. Papua 106 067 107 891 117 119 121 580 131 271
Maluku & Papua 184 534 190 434 205 123 214 636 228 839
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 286 915 7 735 785 8 177 822 8 602 834 9 031 055
INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 287 635 7 727 083 8 156 498 8 566 271 8 976 932
Tabel/Table 2.
Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/
Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices
by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs)
Catatan/Note :
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
18
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 23 429 24 295 25 219 26 091 25 830
2. Sumatera Utara 28 518 31 109 34 544 37 914 41 020
3. Sumatera Barat 24 057 26 286 28 994 32 132 34 411
4. Riau 84 811 94 996 100 691 109 783 102 829
5. Jambi 32 682 35 658 39 554 43 298 45 593
6. Sumatera Selatan 29 830 32 830 35 810 38 547 41 321
7. Bengkulu 18 369 20 299 22 358 24 606 26 850
8. Lampung 21 981 23 911 25 769 28 777 31 188
9. Kepulauan Bangka Belitung 32 465 35 288 38 315 41 948 44 429
10. Kepulauan Riau 72 572 80 240 87 710 94 732 103 032
Sumatera 34 578 38 054 41 356 45 203 46 817
11. DKI Jakarta 125 534 138 858 155 154 174 706 194 875
12. Jawa Barat 23 251 25 272 27 767 30 118 32 652
13. Jawa Tengah 21 163 22 865 24 952 27 599 30 025
14. DI Yogyakarta 20 333 21 745 23 624 25 523 27 559
15. Jawa Timur 29 613 32 770 36 037 39 881 43 500
16. Banten 27 977 30 202 32 992 36 606 39 977
Jawa 31 984 35 027 38 604 42 714 46 794
17. Bali 26 433 29 444 33 135 38 097 42 664
18. Nusa Tenggara Barat 14 880 14 854 15 628 17 108 21 257
19. Nusa Tenggara Timur 10 194 11 269 12 379 13 619 14 928
Bali & Nusa Tenggara 16 627 17 885 19 630 22 037 25 261
20. Kalimantan Barat 21 548 23 427 25 561 28 067 30 668
21. Kalimantan Tengah 28 953 31 516 34 367 36 841 40 140
22. Kalimantan Selatan 26 594 28 197 30 058 32 604 34 467
23. Kalimantan Timur 140 230 145 998 158 473 157 215 146 461
24. Kalimantan Utara -- -- 88 415 96 363 97 858
Kalimantan 54 873 57 972 60 211 62 241 61 868
25. Sulawesi Utara 24 868 27 373 30 121 33 776 37 841
26. Sulawesi Tengah 22 547 25 422 28 664 31 881 37 403
27. Sulawesi Selatan 24 312 27 671 31 028 35 534 40 110
28. Sulawesi Tenggara 24 302 27 583 29 641 32 111 35 103
29. Gorontalo 16 382 18 208 20 154 22 582 25 184
30. Sulawesi Barat 17 002 18 688 20 457 23 419 25 750
Sulawesi 23 148 26 103 28 995 32 686 36 846
31. Maluku 13 604 15 418 17 093 19 098 20 364
32. Maluku Utara 16 003 17 726 19 230 21 118 22 913
33. Papua Barat 56 305 58 763 63 984 68 499 72 154
34. Papua 37 111 37 935 40 514 43 202 48 303
Maluku & Papua 30 113 31 560 34 089 36 730 40 174
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 32 336 35 338 38 607 42 381 45 608
INDONESIA (PDB)/(GDP) 32 364 35 105 38 366 41 900 45 176
Tabel/Table 3.
Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah)
Per Capita Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices
by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs)
Catatan/Note :
PROVINSI/ PROVINCE
(1)
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
19
http://w
w
w
.bps.go.id
PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 22.705 23 099 23 229 23 129 22 525
2. Sumatera Utara 26.711 28 037 29 339 30 477 31 637
3. Sumatera Barat 22.639 23 744 24 858 25 978 27 044
4. Riau 71.638 72 396 72 297 72 385 70 761
5. Jambi 30.857 32 418 34 012 35 876 36 753
6. Sumatera Selatan 27.158 28 578 29 657 30 611 31 547
7. Bengkulu 17.282 18 144 18 919 19 626 20 304
8. Lampung 20.739 21 795 22 771 23 646 24 580
9. Kepulauan Bangka Belitung 30.212 31 172 32 081 32 860 33 480
10. Kepulauan Riau 68.024 70 930 73 743 76 330 78 643
Sumatera 31.524 32 771 33 825 34 807 35 476
11. DKI Jakarta 117.673 123 962 130 060 136 312 142 869
12. Jawa Barat 21.977 23 036 24 118 24 967 25 841
13. Jawa Tengah 20.054 20 951 21 845 22 820 23 882
14. DI Yogyakarta 19.387 20 184 21 038 21 867 22 685
15. Jawa Timur 27.864 29 508 31 092 32 704 34 273
16. Banten 26.549 27 716 28 911 29 834 30 778
Jawa 30.152 31 695 33 218 34 678 36 175
17. Bali 25.266 26 690 28 130 29 667 31 097
18. Nusa Tenggara Barat 14.706 14 277 14 810 15 354 18 378
19. Nusa Tenggara Timur 9.676 10 031 10 397 10 742 11 097
Bali & Nusa Tenggara 16.034 16 425 17 154 17 907 19 479
20. Kalimantan Barat 20.227 21 062 21 972 22 712 23 439
21. Kalimantan Tengah 26.589 27 749 29 106 30 217 31 619
22. Kalimantan Selatan 24.568 25 548 26 424 27 223 27 794
23. Kalimantan Timur 121.196 124 502 133 869 132 904 128 323
24. Kalimantan Utara -- -- 74 107 77 153 76 626
Kalimantan 48.600 50 313 51 240 51 882 51 551
25. Sulawesi Utara 23.813 25 146 26 446 27 805 29 194
26. Sulawesi Tengah 21.106 22 724 24 491 25 316 28 793
27. Sulawesi Selatan 22.769 24 507 26 083 27 751 29 427
28. Sulawesi Tenggara 23.338 25 490 26 815 27 896 29 201
29. Gorontalo 15.688 16 650 17 639 18 622 19 476
30. Sulawesi Barat 16.023 17 169 18 009 19 236 20 265
Sulawesi 21.848 23 479 24 927 26 272 28 040
31. Maluku 12.477 13 129 13 572 14 217 14 731
32. Maluku Utara 14.995 15 691 16 332 16 867 17 532
33. Papua Barat 54.540 55 048 57 581 59 175 60 066
34. Papua 36.383 36 280 38 621 39 333 41 681
Maluku & Papua 29.110 29 427 31 060 31 860 33 311
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 30.112 31 520 32 867 34 116 35 352
INDONESIA (PDB)/(GDP) 30.115 31 484 32 781 33 971 35 140
Catatan/Note :
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
*) : Angka sementara/Provisional figures
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Tabel/Table 4.
Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah)
Per Capita Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices
by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs)
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
20
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 1,38 1,32 1,26 1,20 1,11
2. Sumatera Utara 4,82 4,81 4,89 4,88 4,91
3. Sumatera Barat 1,52 1,52 1,53 1,54 1,53
4. Riau 6,21 6,44 6,32 6,36 5,60
5. Jambi 1,32 1,33 1,35 1,36 1,33
6. Sumatera Selatan 2,90 2,92 2,92 2,86 2,86
7. Bengkulu 0,41 0,42 0,42 0,42 0,43
8. Lampung 2,17 2,16 2,13 2,16 2,17
9. Kepulauan Bangka Belitung 0,52 0,52 0,52 0,53 0,52
10. Kepulauan Riau 1,62 1,67 1,70 1,70 1,74
Sumatera 22,87 23,10 23,05 23,01 22,21
11. DKI Jakarta 15,64 15,79 16,10 16,47 17,02
12. Jawa Barat 13,06 13,01 13,11 12,97 13,09
13. Jawa Tengah 8,85 8,70 8,64 8,66 8,70
14. DI Yogyakarta 0,91 0,89 0,88 0,87 0,87
15. Jawa Timur 14,32 14,40 14,39 14,41 14,50
16. Banten 3,91 3,90 3,93 4,01 4,10
Jawa 56,70 56,69 57,06 57,39 58,29
17. Bali 1,34 1,36 1,40 1,46 1,52
18. Nusa Tenggara Barat 0,87 0,80 0,77 0,76 0,88
19. Nusa Tenggara Timur 0,62 0,63 0,64 0,64 0,66
Bali & Nusa Tenggara 2,83 2,79 2,80 2,87 3,06
20. Kalimantan Barat 1,24 1,23 1,24 1,24 1,26
21. Kalimantan Tengah 0,84 0,85 0,85 0,84 0,86
22. Kalimantan Selatan 1,26 1,23 1,21 1,20 1,18
23. Kalimantan Timur 6,58 6,35 5,40 4,93 4,31
24. Kalimantan Utara -- -- 0,55 0,56 0,54
Kalimantan 9,92 9,66 9,25 8,76 8,15
25. Sulawesi Utara 0,73 0,74 0,74 0,75 0,78
26. Sulawesi Tengah 0,78 0,80 0,83 0,84 0,92
27. Sulawesi Selatan 2,53 2,63 2,69 2,80 2,93
28. Sulawesi Tenggara 0,71 0,75 0,74 0,74 0,75
29. Gorontalo 0,22 0,23 0,23 0,24 0,24
30. Sulawesi Barat 0,26 0,26 0,26 0,28 0,28
Sulawesi 5,24 5,41 5,50 5,65 5,92
31. Maluku 0,27 0,28 0,29 0,30 0,29
32. Maluku Utara 0,22 0,22 0,22 0,23 0,23
33. Papua Barat 0,57 0,55 0,55 0,54 0,54
34. Papua 1,38 1,30 1,28 1,25 1,31
Maluku & Papua 2,44 2,35 2,34 2,32 2,37
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 825 076 8 672 954 9 606 149 10 686 910 11 651 126
INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 831 726 8 615 705 9 546 134 10 565 817 11 540 790
Tabel/Table 5.
Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/
Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices
by Province, 2011-2015 (Percent)
Catatan/Note :
PROVINSI/ PROVINCE
(1)
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
21
http://w
w
w
.bps.go.id
PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 1,44 1,41 1,37 1,32 1,25
2. Sumatera Utara 4,85 4,86 4,88 4,88 4,88
3. Sumatera Barat 1,53 1,53 1,54 1,55 1,56
4. Riau 5,63 5,50 5,33 5,21 4,97
5. Jambi 1,34 1,35 1,37 1,39 1,38
6. Sumatera Selatan 2,83 2,85 2,84 2,83 2,81
7. Bengkulu 0,42 0,42 0,42 0,42 0,42
8. Lampung 2,20 2,21 2,21 2,21 2,21
9. Kepulauan Bangka Belitung 0,52 0,52 0,52 0,51 0,51
10. Kepulauan Riau 1,63 1,66 1,68 1,70 1,72
Sumatera 22,39 22,31 22,14 22,02 21,71
11. DKI Jakarta 15,75 15,80 15,86 15,96 16,10
12. Jawa Barat 13,25 13,29 13,37 13,36 13,37
13. Jawa Tengah 9,01 8,94 8,89 8,89 8,93
14. DI Yogyakarta 0,93 0,93 0,92 0,92 0,92
15. Jawa Timur 14,47 14,54 14,59 14,68 14,74
16. Banten 3,99 4,01 4,05 4,06 4,07
Jawa 57,40 57,51 57,67 57,88 58,14
17. Bali 1,37 1,38 1,40 1,42 1,43
18. Nusa Tenggara Barat 0,92 0,86 0,85 0,85 0,98
19. Nusa Tenggara Timur 0,64 0,63 0,63 0,63 0,63
Bali & Nusa Tenggara 2,93 2,87 2,88 2,90 3,04
20. Kalimantan Barat 1,25 1,24 1,25 1,25 1,24
21. Kalimantan Tengah 0,83 0,84 0,85 0,86 0,87
22. Kalimantan Selatan 1,25 1,25 1,25 1,24 1,23
23. Kalimantan Timur 6,11 6,07 5,36 5,18 4,87
24. Kalimantan Utara -- -- 0,54 0,55 0,54
Kalimantan 9,44 9,40 9,24 9,08 8,76
25. Sulawesi Utara 0,75 0,76 0,76 0,77 0,78
26. Sulawesi Tengah 0,78 0,80 0,83 0,83 0,92
27. Sulawesi Selatan 2,55 2,61 2,66 2,72 2,78
28. Sulawesi Tenggara 0,73 0,77 0,79 0,79 0,81
29. Gorontalo 0,23 0,23 0,24 0,24 0,24
30. Sulawesi Barat 0,26 0,27 0,27 0,28 0,29
Sulawesi 5,31 5,45 5,55 5,64 5,81
31. Maluku 0,27 0,27 0,27 0,27 0,28
32. Maluku Utara 0,22 0,22 0,22 0,22 0,23
33. Papua Barat 0,59 0,57 0,58 0,58 0,58
34. Papua 1,46 1,39 1,43 1,41 1,45
Maluku & Papua 2,53 2,46 2,51 2,49 2,53
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 286 915 7 735 785 8 177 822 8 602 834 9 031 055
INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 287 635 7 727 083 8 156 498 8 566 271 8 976 932
Tabel/Table 6.
Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/
Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices
by Province, 2011-2015 (Percent)
Catatan/Note :
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
22
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 6,57 5,85 5,92 5,52 0,92
2. Sumatera Utara 13,88 10,63 12,55 11,18 9,53
3. Sumatera Barat 13,00 10,75 11,77 12,25 8,44
4. Riau 24,98 15,00 8,77 11,83 -3,97
5. Jambi 14,24 11,15 12,95 11,41 7,11
6. Sumatera Selatan 16,83 11,73 10,69 9,19 8,69
7. Bengkulu 13,57 12,45 12,04 11,90 10,90
8. Lampung 12,94 10,17 9,10 13,00 9,61
9. Kepulauan Bangka Belitung 14,87 11,14 10,99 11,88 8,19
10. Kepulauan Riau 14,11 14,12 12,72 11,26 11,91
Sumatera 16,48 11,95 10,50 11,08 5,21
11. DKI Jakarta 13,86 11,86 12,96 13,79 12,68
12. Jawa Barat 12,68 10,44 11,59 10,11 10,01
13. Jawa Tengah 11,13 8,95 10,00 11,47 9,61
14. DI Yogyakarta 10,34 8,24 9,94 9,31 9,23
15. Jawa Timur 13,12 11,44 10,71 11,38 9,75
16. Banten 12,79 10,47 11,71 13,40 11,54
Jawa 12,83 10,82 11,49 11,89 10,75
17. Bali 11,59 12,79 13,92 16,35 13,29
18. Nusa Tenggara Barat -2,78 1,24 6,66 10,94 25,86
19. Nusa Tenggara Timur 11,33 12,45 11,72 11,86 11,42
Bali & Nusa Tenggara 6,68 9,16 11,35 13,85 16,22
20. Kalimantan Barat 12,39 10,58 10,92 11,57 10,97
21. Kalimantan Tengah 16,52 11,47 11,62 9,68 11,42
22. Kalimantan Selatan 15,80 8,04 8,56 10,39 7,52
23. Kalimantan Timur 23,19 6,90 3,81 1,50 -4,75
24. Kalimantan Utara -- -- -- 13,25 5,45
Kalimantan 20,19 7,89 6,01 5,45 1,35
25. Sulawesi Utara 10,87 11,39 11,31 13,38 13,23
26. Sulawesi Tengah 17,32 14,69 14,65 13,05 19,20
27. Sulawesi Selatan 15,46 15,13 13,38 15,76 14,06
28. Sulawesi Tenggara 15,20 16,03 9,81 10,66 11,61
29. Gorontalo 12,48 13,00 12,50 13,85 13,28
30. Sulawesi Barat 17,49 12,07 11,59 16,69 12,06
Sulawesi 15,00 14,42 12,67 14,31 14,27
31. Maluku 15,95 15,42 12,86 13,72 8,50
32. Maluku Utara 13,98 13,25 10,85 12,16 10,75
33. Papua Barat 6,99 7,16 11,76 9,84 8,02
34. Papua -2,36 4,27 8,90 8,69 13,92
Maluku & Papua 2,86 6,99 10,23 9,91 11,53
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 14,00 10,84 10,76 11,25 9,02
INDONESIA (PDB)/(GDP) 14,10 10,01 10,80 10,68 9,23
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
Catatan/Note :
(1)
Tabel/Table 7.
Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/
Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices
by Province, 2011-2015 (Percent)
PROVINSI/ PROVINCE
23
http://w
w
w
.bps.go.id
PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 3,28 3,85 2,61 1,55 -0,72
2. Sumatera Utara 6,66 6,45 6,07 5,23 5,10
3. Sumatera Barat 6,34 6,31 6,08 5,86 5,41
4. Riau 5,57 3,76 2,48 2,70 0,22
5. Jambi 7,86 7,03 6,84 7,35 4,21
6. Sumatera Selatan 6,36 6,83 5,31 4,70 4,50
7. Bengkulu 6,85 6,83 6,07 5,48 5,14
8. Lampung 6,56 6,44 5,77 5,08 5,13
9. Kepulauan Bangka Belitung 6,90 5,50 5,20 4,67 4,08
10. Kepulauan Riau 6,96 7,63 7,21 6,62 6,02
Sumatera 6,19 5,75 4,95 4,58 3,54
11. DKI Jakarta 6,73 6,53 6,07 5,91 5,88
12. Jawa Barat 6,50 6,50 6,33 5,09 5,03
13. Jawa Tengah 5,30 5,34 5,11 5,28 5,44
14. DI Yogyakarta 5,21 5,37 5,47 5,16 4,94
15. Jawa Timur 6,44 6,64 6,08 5,86 5,44
16. Banten 7,03 6,83 6,67 5,47 5,37
Jawa 6,37 6,37 6,01 5,57 5,45
17. Bali 6,66 6,96 6,69 6,73 6,04
18. Nusa Tenggara Barat -3,91 -1,54 5,16 5,06 21,24
19. Nusa Tenggara Timur 5,67 5,46 5,41 5,05 5,02
Bali & Nusa Tenggara 2,88 3,95 5,95 5,87 10,29
20. Kalimantan Barat 5,50 5,91 6,05 5,03 4,81
21. Kalimantan Tengah 7,01 6,87 7,37 6,21 7,01
22. Kalimantan Selatan 6,97 5,97 5,33 4,85 3,84
23. Kalimantan Timur 6,47 5,48 2,76 1,57 -1,28
24. Kalimantan Utara -- -- -- 8,18 3,13
Kalimantan 6,45 5,72 3,95 3,29 1,31
25. Sulawesi Utara 6,17 6,86 6,38 6,31 6,12
26. Sulawesi Tengah 9,82 9,53 9,59 5,07 15,56
27. Sulawesi Selatan 8,13 8,87 7,62 7,54 7,15
28. Sulawesi Tenggara 10,63 11,65 7,50 6,26 6,88
29. Gorontalo 7,71 7,91 7,67 7,27 6,23
30. Sulawesi Barat 10,73 9,25 6,93 8,88 7,37
Sulawesi 8,54 9,04 7,69 6,87 8,18
31. Maluku 6,34 7,16 5,24 6,61 5,44
32. Maluku Utara 6,80 6,98 6,36 5,48 6,10
33. Papua Barat 3,64 3,63 7,36 5,44 4,10
34. Papua -4,28 1,72 8,55 3,81 7,97
Maluku & Papua -0,57 3,20 7,71 4,64 6,62
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 6,16 6,16 5,71 5,20 4,98
INDONESIA (PDB)/(GDP) 6,17 6,03 5,56 5,02 4,79
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
*) : Angka sementara/Provisional figures
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Tabel/Table 8.
Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/
Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices
by Province, 2011-2015 (Percent)
Catatan/Note :
24
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 4,36 3,70 3,80 3,46 -1,00
2. Sumatera Utara 12,22 9,09 11,04 9,75 8,19
3. Sumatera Barat 11,45 9,27 10,30 10,82 7,09
4. Riau 21,68 12,01 6,00 9,03 -6,33
5. Jambi 12,08 9,10 10,93 9,47 5,30
6. Sumatera Selatan 15,03 10,06 9,08 7,64 7,20
7. Bengkulu 11,57 10,51 10,14 10,05 9,12
8. Lampung 11,45 8,78 7,77 11,67 8,38
9. Kepulauan Bangka Belitung 12,31 8,70 8,58 9,48 5,91
10. Kepulauan Riau 10,45 10,57 9,31 8,01 8,76
Sumatera 14,45 10,05 8,68 9,30 3,57
11. DKI Jakarta 12,56 10,61 11,74 12,60 11,54
12. Jawa Barat 10,85 8,69 9,87 8,47 8,41
13. Jawa Tengah 10,17 8,05 9,13 10,61 8,79
14. DI Yogyakarta 9,01 6,94 8,64 8,04 7,98
15. Jawa Timur 12,29 10,66 9,97 10,66 9,08
16. Banten 10,16 7,95 9,23 10,96 9,21
Jawa 11,47 9,51 10,21 10,65 9,55
17. Bali 10,17 11,39 12,54 14,97 11,99
18. Nusa Tenggara Barat -4,17 -0,18 5,21 9,48 24,25
19. Nusa Tenggara Timur 9,42 10,54 9,85 10,02 9,61
Bali & Nusa Tenggara 5,10 7,57 9,76 12,26 14,63
20. Kalimantan Barat 10,45 8,72 9,11 9,80 9,27
21. Kalimantan Tengah 13,74 8,85 9,05 7,20 8,95
22. Kalimantan Selatan 13,56 6,03 6,60 8,47 5,72
23. Kalimantan Timur 19,91 4,11 1,17 -0,79 -6,84
24. Kalimantan Utara -- -- -- 8,99 1,55
Kalimantan 17,63 5,65 3,86 3,37 -0,60
25. Sulawesi Utara 9,51 10,08 10,04 12,13 12,03
26. Sulawesi Tengah 15,28 12,75 12,75 11,22 17,32
27. Sulawesi Selatan 14,10 13,82 12,13 14,52 12,88
28. Sulawesi Tenggara 12,65 13,50 7,46 8,33 9,32
29. Gorontalo 10,60 11,15 10,69 12,05 11,52
30. Sulawesi Barat 15,22 9,92 9,47 14,48 9,95
Sulawesi 13,29 12,77 11,08 12,73 12,73
31. Maluku 13,83 13,33 10,86 11,73 6,63
32. Maluku Utara 11,43 10,77 8,48 9,82 8,50
33. Papua Barat 4,17 4,36 8,89 7,06 5,34
34. Papua -4,32 2,22 6,80 6,64 11,81
Maluku & Papua 0,72 4,80 8,02 7,75 9,38
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 12,36 9,28 9,25 9,77 7,62
INDONESIA (PDB)/(GDP) 12,46 8,47 9,29 9,21 7,82
(1)
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
Catatan/Note :
Growth Rate of Per Capita GRDP at Current Market Prices
by Province, 2011-2015 (Percent)
PROVINSI/ PROVINCE
Tabel/Table 9.
Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/
25
http://w
w
w
.bps.go.id
PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 1,13 1,74 0,56 -0,43 -2,61
2. Sumatera Utara 5,11 4,96 4,65 3,88 3,81
3. Sumatera Barat 4,88 4,88 4,69 4,51 4,10
4. Riau 2,78 1,06 -0,14 0,12 -2,24
5. Jambi 5,82 5,06 4,92 5,48 2,45
6. Sumatera Selatan 4,73 5,23 3,78 3,22 3,06
7. Bengkulu 4,97 4,98 4,28 3,74 3,45
8. Lampung 5,16 5,09 4,48 3,85 3,95
9. Kepulauan Bangka Belitung 4,52 3,18 2,92 2,43 1,89
10. Kepulauan Riau 3,53 4,27 3,97 3,51 3,03
Sumatera 4,35 3,95 3,22 2,90 1,92
11. DKI Jakarta 5,51 5,34 4,92 4,81 4,81
12. Jawa Barat 4,78 4,82 4,70 3,52 3,50
13. Jawa Tengah 4,40 4,47 4,27 4,46 4,66
14. DI Yogyakarta 3,94 4,11 4,23 3,94 3,74
15. Jawa Timur 5,66 5,90 5,37 5,18 4,80
16. Banten 4,53 4,40 4,31 3,19 3,16
Jawa 5,09 5,12 4,80 4,40 4,32
17. Bali 5,31 5,63 5,40 5,46 4,82
18. Nusa Tenggara Barat -5,29 -2,92 3,73 3,68 19,69
19. Nusa Tenggara Timur 3,85 3,67 3,65 3,32 3,31
Bali & Nusa Tenggara 1,35 2,44 4,44 4,39 8,78
20. Kalimantan Barat 3,68 4,13 4,32 3,37 3,20
21. Kalimantan Tengah 4,45 4,36 4,89 3,82 4,64
22. Kalimantan Selatan 4,91 3,99 3,43 3,03 2,09
23. Kalimantan Timur 3,63 2,73 0,15 -0,72 -3,45
24. Kalimantan Utara -- -- -- 4,11 -0,68
Kalimantan 4,19 3,52 1,84 1,25 -0,64
25. Sulawesi Utara 4,87 5,60 5,17 5,14 5,00
26. Sulawesi Tengah 7,91 7,67 7,77 3,37 13,74
27. Sulawesi Selatan 6,86 7,63 6,43 6,39 6,04
28. Sulawesi Tenggara 8,18 9,22 5,20 4,03 4,68
29. Gorontalo 5,91 6,14 5,94 5,57 4,59
30. Sulawesi Barat 8,59 7,15 4,89 6,81 5,35
Sulawesi 6,93 7,47 6,17 5,40 6,73
31. Maluku 4,40 5,22 3,37 4,75 3,62
32. Maluku Utara 4,41 4,64 4,09 3,28 3,94
33. Papua Barat 0,91 0,93 4,60 2,77 1,51
34. Papua -6,19 -0,28 6,45 1,84 5,97
Maluku & Papua -2,63 1,09 5,55 2,57 4,56
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 4,64 4,67 4,27 3,80 3,62
INDONESIA (PDB)/(GDP) 4,65 4,55 4,12 3,63 3,44
Catatan/Note :
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Growth Rate of Per Capita GRDP at 2010 Constant Market Prices
by Province, 2011-2015 (Percent)
Tabel/Table 10.
Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010
Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/
26
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
1. Aceh 103,19 105,18 108,57 112,81 114,67
2. Sumatera Utara 106,76 110,96 117,74 124,40 129,66
3. Sumatera Barat 106,26 110,71 116,64 123,69 127,24
4. Riau 118,39 131,22 139,27 151,67 145,32
5. Jambi 105,92 109,99 116,29 120,69 124,05
6. Sumatera Selatan 109,84 114,88 120,75 125,93 130,98
7. Bengkulu 106,29 111,88 118,18 125,37 132,24
8. Lampung 105,99 109,71 113,17 121,70 126,88
9. Kepulauan Bangka Belitung 107,46 113,20 119,43 127,66 132,70
10. Kepulauan Riau 106,69 113,13 118,94 124,11 131,01
Sumatera 109,69 116,12 122,26 129,87 131,97
11. DKI Jakarta 106,68 112,02 119,29 128,17 136,40
12. Jawa Barat 105,80 109,71 115,13 120,63 126,36
13. Jawa Tengah 105,53 109,14 114,22 120,94 125,72
14. DI Yogyakarta 104,88 107,73 112,29 116,72 121,49
15. Jawa Timur 106,28 111,05 115,90 121,94 126,92
16. Banten 105,38 108,97 114,12 122,70 129,89
Jawa 106,08 110,51 116,21 123,17 129,36
17. Bali 104,62 110,32 117,79 128,41 137,20
18. Nusa Tenggara Barat 101,18 104,04 105,52 111,42 115,67
19. Nusa Tenggara Timur 105,35 112,34 119,07 126,78 134,52
Bali & Nusa Tenggara 103,70 108,89 114,43 123,06 129,68
20. Kalimantan Barat 106,53 111,23 116,34 123,58 130,84
21. Kalimantan Tengah 108,89 113,58 118,07 121,92 126,95
22. Kalimantan Selatan 108,25 110,37 113,75 119,76 124,01
23. Kalimantan Timur 115,70 117,27 118,38 118,29 114,13
24. Kalimantan Utara -- -- 119,31 124,90 127,71
Kalimantan 112,91 115,22 117,51 119,97 120,01
25. Sulawesi Utara 104,43 108,86 113,90 121,48 129,62
26. Sulawesi Tengah 106,83 111,87 117,04 125,93 129,90
27. Sulawesi Selatan 106,77 112,91 118,96 128,05 136,30
28. Sulawesi Tenggara 104,13 108,21 110,54 115,11 120,21
29. Gorontalo 104,42 109,35 114,26 121,26 129,31
30. Sulawesi Barat 106,11 108,85 113,60 121,75 127,07
Sulawesi 105,95 111,17 116,32 124,41 131,41
31. Maluku 109,03 117,44 125,94 134,33 138,24
32. Maluku Utara 106,72 112,97 117,74 125,20 130,69
33. Papua Barat 103,24 106,75 111,12 115,76 120,12
34. Papua 102,00 104,56 104,90 109,84 115,89
Maluku & Papua 103,44 107,25 109,75 115,29 120,60
JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 107,39 112,11 117,47 124,23 129,01
INDONESIA (PDB)/(GDP) 107,47 111,50 117,04 123,34 128,56
Catatan/Note :
Tabel/Table 11.
Indeks Harga Implisit PDRB Menurut Provinsi,
2011-2015 (2010 = 100 )/
Implicit Price Index of GRDP by Province,
2011-2015 (2010 = 100)
The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies.
*) : Angka sementara/Provisional figures
**) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures
Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/
PROVINSI/ PROVINCE
(1)
27
http://w
w
w
.bps.go.id
2011 2012 2013 2014* 2015**
(2) (3) (4) (5) (6)
A 27 554 29 643 32 254 34 377 37 570
1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian/Agriculture, Livestock, Hunting and
Agriculture Services
21 100 22 857 25 124 26 828 29 505
a. Tanaman Pangan/Food Crops 5 489 6 144 6 985 7 276 8 457
b. Tanaman Hortikultura/Horticultural Crops 3 723 4 153 4 427 4 865 5 223
c. Tanaman Perkebunan/Plantation Crops 7 102 7 377 8 046 8 545 9 072
d. Peternakan/Livestock 3 662 4 004 4 429 4 879 5 460
e. Jasa Pertanian dan Perburuan/Agriculture Services and Hunting 1 125 1 178 1 238 1 263 1 293
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu/Forestry and Logging 1 528 1 597 1 656 1 776 1 830
3 Perikanan/Fishery 4 925 5 189 5 474 5 772 6 236
B 15 912 15 364 14 746 13 654 7 409
1 Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi/Crude Petroleum, Natural Gas, and Geothermal 11 143 11 214 10 620 9 391 3 419
2 Pertambangan Batubara dan Lignit/Coal and Lignite Mining 1 750 1 298 1 037 980 918
3 Pertambangan Bijih Logam/Iron Ore Mining 1 337 1 137 1 212 1 210 892
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya/Other Mining and Quarrying 1 682 1 714 1 876 2 073 2 180
C 9 360 9 859 9 759 9 475 7 614
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas/Manufacture of Coal and Refined Petroleum Products 4 345 4 302 4 255 3 535 1 365
2 Industri Makanan dan Minuman/Manufacture of Food Products and Beverages 1 522 1 668 1 860 2 109 2 322
3 Industri Pengolahan Tembakau/Manufacture of Tobacco Products 37 38 39 43 39
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi/Manufacture of Textiles; and Wearing Apparel 8 10 10 11 12
5 Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki/Manufacture of Leather and Related Products and
Footwear
6 7 7 7 7
6 Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya/
Manufacture of Wood and of Products of Wood and Cork, and Articles of Straw and Plaiting
Materials
32 32 32 36 40
7 Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman/Manufacture
of Paper and Paper Products, Printing and Reproduction of Recorded Media
56 63 69 73 79
8 Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional/Manufacture of Chemicals and Pharmaceuticals and
Botanical Products
2 771 3 101 2 795 2 918 3 003
9 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik/Manufacture of Rubber, Rubber Products and Plastics
Products
163 174 180 192 182
10 Industri Barang Galian bukan Logam/Manufacture of Other Non-Metallic Mineral Products 133 158 177 191 213
11 Industri Logam Dasar/Manufacture of Basic Metals -- -- -- -- --
12 Industri Barang Logam; Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrik/Manufacture of
Fabricated Metal Products, Computer, and Optical Products, ande Electrical Equipment
27 28 31 32 32
13 Industri Mesin dan Perlengkapan /Manufacture of Machinery and Equipment 43 46 50 53 54
14 Industri Alat Angkutan/Manufacture of Transport Equipment 23 25 28 29 29
15 Industri Furnitur/Manufacture of Furniture 190 203 220 240 230
16 Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan/Other
Manufacturing, Repair and Installation of Machinery and Equipment
4 5 5 6 7
D 117 120 122 132 140
1 Ketenagalistrikan/Electricity 69 68 67 75 87
2 Pengadaan Gas dan Produksi Es/Manufacture of Gas and Production of Ice 48 52 55 56 53
E 29 32 36 39 45
F 8 917 9 622 10 396 11 442 12 252
G 15 215 16 390 17 514 18 944 20 311
1 Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya/Wholesale and Retail Trade and Repair of
Motor Vehicles and Motorcycles
1 453 1 582 1 715 1 846 2 022
2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale Trade and Retail Trade
Except of Motor Vehicles and Motorcycles
13 761 14 808 15 798 17 098 18 289
H 7 971 8 606 9 346 9 903 10 355
1 Angkutan Rel/Railways Transport -- -- -- -- --
2 Angkutan Darat/Land Transport 7 012 7 466 8 020 8 477 8 838
3 Angkutan Laut/Sea Transport 211 234 257 269 255
4 Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan/River, Lake, and Ferry Transport 7 7 8 9 10
5 Angkutan Udara/Air Transport 682 834 989 1 069 1 165
6 Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir/Warehousing and Support Services for
Transportation, Postal and Courier
58 65 71 78 87
I 1 021 1 146 1 291 1 439 1 588
1 Penyediaan Akomodasi/Accommodation 123 138 160 185 215
2 Penyediaan Makan Minum/Food and Beverage Service Activities 898 1 007 1 131 1 254 1 373
J 3 448 3 741 3 921 4 052 4 299
K 1 676 1 877 2 107 2 239 2 397
1 Jasa Perantara Keuangan/Financial Intermediary Services 1 580 1 776 1 999 2 125 2 273
2 Asuransi dan Dana Pensiun/Insurance and Pension Fund 31 33 35 37 41
3 Jasa Keuangan Lainnya/Other Financial Services 63 67 71 76 82
4 Jasa Penunjang Keuangan/Financial Supporting Service 1 1 1 1 1
L 3 372 3 579 3 856 4 393 4 878
M,N 571 620 665 729 764
O 7 526 8 001 8 844 10 121 11 638
P 2 029 2 093 2 280 2 524 2 862
Q 2 289 2 548 2 785 3 027 3 407
R,S,T,U 1 212 1 310 1 410 1 538 1 670
108 218 114 552 121 331 128 026 129 201
Catatan/Note : * Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
Jasa lainnya/Other Services Activities
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO/Gross Regional Domestic Product
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib/Public Administration and
Defence; Compulsory Social Security
Jasa Pendidikan/Education
Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial/Human Health and Social Work Activities
Jasa Keuangan dan Asuransi/Financial and Insurance Activities
Real Estat/Real Estate Activities
Jasa Perusahaan/Business Activities
Transportasi dan Pergudangan/Transportation and Storage
Pertambangan dan Penggalian/Mining and Quarrying
Industri Pengolahan/Manufacturing
Tabel/Table 12.
PDRB Aceh Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011 - 2015 (Miliar Rupiah)/
GRDP of Aceh at Current Market Prices by Industry, 2011 - 2015 (Billion Rupiahs)
LAPANGAN USAHA/INDUSTRY
(1)
Informasi dan Komunikasi/Information and Communication
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang/Water supply, Sewerage, Waste
Management and Remediation Activities
Konstruksi/Construction
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale and Retail Trade;
Repair of Motor Vehicles and Motorcycles
Pengadaan Listrik dan Gas/Electricity and Gas
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry and Fishing
Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum/Accommodation and Food Service Activities
28
http://w
w
w
.bps.go.id
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----
Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----

Weitere ähnliche Inhalte

Was ist angesagt?

Faktor faktor yang mempengaruhi investasi
Faktor faktor yang mempengaruhi investasiFaktor faktor yang mempengaruhi investasi
Faktor faktor yang mempengaruhi investasiSugeng Budiharsono
 
Latihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUI
Latihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUILatihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUI
Latihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUIFarah Fauziah Hilman
 
Penawaran Agregat dan Teori Ekonomi makro
Penawaran Agregat dan Teori Ekonomi makroPenawaran Agregat dan Teori Ekonomi makro
Penawaran Agregat dan Teori Ekonomi makroaudi15Ar
 
Pertemuan ke 2 . lokasi pabrik
Pertemuan ke  2 . lokasi pabrikPertemuan ke  2 . lokasi pabrik
Pertemuan ke 2 . lokasi pabrikZall Zallibeng N
 
Biaya produksi
Biaya produksiBiaya produksi
Biaya produksiAhmad Rudi
 
Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)
Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)
Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)Kristalina Dewi
 
Konsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKRO
Konsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKROKonsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKRO
Konsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKROFalanni Firyal Fawwaz
 
pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregat
pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregatpengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregat
pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregatHasnah Rhiriesad
 

Was ist angesagt? (20)

Materi 10 (pasar persaingan)
Materi 10 (pasar persaingan)Materi 10 (pasar persaingan)
Materi 10 (pasar persaingan)
 
Faktor faktor yang mempengaruhi investasi
Faktor faktor yang mempengaruhi investasiFaktor faktor yang mempengaruhi investasi
Faktor faktor yang mempengaruhi investasi
 
Materi 8 (perilaku produsen)
Materi 8 (perilaku produsen)Materi 8 (perilaku produsen)
Materi 8 (perilaku produsen)
 
Pengertian pendapatan regional iccank
Pengertian pendapatan regional iccankPengertian pendapatan regional iccank
Pengertian pendapatan regional iccank
 
Fluktuasi ekonomi
Fluktuasi ekonomiFluktuasi ekonomi
Fluktuasi ekonomi
 
Resume makro ekonomi bab 1-19 mankiw
Resume makro ekonomi bab 1-19 mankiwResume makro ekonomi bab 1-19 mankiw
Resume makro ekonomi bab 1-19 mankiw
 
Surplus Ekonomi
Surplus EkonomiSurplus Ekonomi
Surplus Ekonomi
 
Latihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUI
Latihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUILatihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUI
Latihan + jawaban mikro 1 (uts) - FEUI
 
Ekonomi regional
Ekonomi regionalEkonomi regional
Ekonomi regional
 
Penawaran Agregat dan Teori Ekonomi makro
Penawaran Agregat dan Teori Ekonomi makroPenawaran Agregat dan Teori Ekonomi makro
Penawaran Agregat dan Teori Ekonomi makro
 
Permintaan agregat
Permintaan agregatPermintaan agregat
Permintaan agregat
 
Pertemuan ke 2 . lokasi pabrik
Pertemuan ke  2 . lokasi pabrikPertemuan ke  2 . lokasi pabrik
Pertemuan ke 2 . lokasi pabrik
 
Biaya produksi
Biaya produksiBiaya produksi
Biaya produksi
 
Bab IV pertumbuhan ekonomi
Bab IV pertumbuhan ekonomiBab IV pertumbuhan ekonomi
Bab IV pertumbuhan ekonomi
 
Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)
Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)
Matematika ekonomi (Keuntungan Maksimum)
 
Kebijakan moneter
Kebijakan moneterKebijakan moneter
Kebijakan moneter
 
Pasar Persaingan Sempurna (Ekonomi Mikro)
Pasar Persaingan Sempurna (Ekonomi Mikro)Pasar Persaingan Sempurna (Ekonomi Mikro)
Pasar Persaingan Sempurna (Ekonomi Mikro)
 
analisis input output
 analisis input output analisis input output
analisis input output
 
Konsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKRO
Konsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKROKonsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKRO
Konsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar - PENGANTAR EKONOMI MIKRO
 
pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregat
pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregatpengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregat
pengaruh kebijakan moneter dan fiskal terhadap permintaan agregat
 

Ähnlich wie Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----

Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016
Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016
Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016Titis Setya Wulandari
 
Bondowoso agroindustri
Bondowoso agroindustri Bondowoso agroindustri
Bondowoso agroindustri Adi T Wibowo
 
Pdrb kota kediri 2009
Pdrb kota kediri 2009 Pdrb kota kediri 2009
Pdrb kota kediri 2009 fionarazqa
 
PPT LAPDA INMAKRO 2020.pptx
PPT LAPDA INMAKRO 2020.pptxPPT LAPDA INMAKRO 2020.pptx
PPT LAPDA INMAKRO 2020.pptxAwanSenjahari1
 
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptxPPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptxNoorAmelia4
 
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptxPPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptxNoorAmelia4
 
PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012
PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012
PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012Mellianae Merkusi
 
20230221_Peran BUMD_Rev.pptx
20230221_Peran BUMD_Rev.pptx20230221_Peran BUMD_Rev.pptx
20230221_Peran BUMD_Rev.pptxIrmaNura2
 

Ähnlich wie Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015---- (9)

Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016
Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016
Produk domestik regional bruto kabupaten jayapura ( pdrb ) tahun 2016
 
Bondowoso agroindustri
Bondowoso agroindustri Bondowoso agroindustri
Bondowoso agroindustri
 
Pdrb kota kediri 2009
Pdrb kota kediri 2009 Pdrb kota kediri 2009
Pdrb kota kediri 2009
 
PPT LAPDA INMAKRO 2020.pptx
PPT LAPDA INMAKRO 2020.pptxPPT LAPDA INMAKRO 2020.pptx
PPT LAPDA INMAKRO 2020.pptx
 
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptxPPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
 
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptxPPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
PPT Analisis Ekonomi Regional.pptx
 
PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012
PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012
PDRB Kota Palangka Raya Tahun 2012
 
Rencana pengembangan industri
Rencana pengembangan industriRencana pengembangan industri
Rencana pengembangan industri
 
20230221_Peran BUMD_Rev.pptx
20230221_Peran BUMD_Rev.pptx20230221_Peran BUMD_Rev.pptx
20230221_Peran BUMD_Rev.pptx
 

Kürzlich hochgeladen

mars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptx
mars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptxmars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptx
mars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptxSusatyoTriwilopo
 
Aparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptx
Aparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptxAparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptx
Aparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptxBudyHermawan3
 
Konsep Management RisikoRev Pak Budi.pptx
Konsep Management RisikoRev Pak Budi.pptxKonsep Management RisikoRev Pak Budi.pptx
Konsep Management RisikoRev Pak Budi.pptxBudyHermawan3
 
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptx
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptxInovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptx
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptxBudyHermawan3
 
PB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptx
PB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptxPB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptx
PB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptxBudyHermawan3
 
PENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptx
PENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptxPENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptx
PENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptxRyanWinter25
 
LAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptx
LAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptxLAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptx
LAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptxBudyHermawan3
 
Tata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptx
Tata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptxTata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptx
Tata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptxBudyHermawan3
 
Penyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke Integrasi
Penyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke IntegrasiPenyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke Integrasi
Penyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke Integrasiasaliaraudhatii
 
OPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.ppt
OPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.pptOPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.ppt
OPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.pptRyanWinter25
 
PB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptx
PB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptxPB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptx
PB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptxBudyHermawan3
 
Pengantar dan Teknik Public Speaking.pptx
Pengantar dan Teknik Public Speaking.pptxPengantar dan Teknik Public Speaking.pptx
Pengantar dan Teknik Public Speaking.pptxBudyHermawan3
 
Membangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptx
Membangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptxMembangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptx
Membangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptxBudyHermawan3
 
NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024
NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024
NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024ssuser8905b3
 

Kürzlich hochgeladen (14)

mars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptx
mars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptxmars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptx
mars pkk yang selalu dinyanyikan saat kegiatan PKK.pptx
 
Aparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptx
Aparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptxAparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptx
Aparatur Sipil Negara sebagai Perekat Bangsa.pptx
 
Konsep Management RisikoRev Pak Budi.pptx
Konsep Management RisikoRev Pak Budi.pptxKonsep Management RisikoRev Pak Budi.pptx
Konsep Management RisikoRev Pak Budi.pptx
 
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptx
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptxInovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptx
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah .pptx
 
PB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptx
PB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptxPB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptx
PB.2 KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMDES.pptx
 
PENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptx
PENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptxPENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptx
PENERAPAN IURAN DALAM PROGRAM PAMSIMAS 2023.pptx
 
LAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptx
LAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptxLAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptx
LAPORAN KEPALA DESA. sebagai kewajiban pptx
 
Tata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptx
Tata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptxTata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptx
Tata Kelola Pengadaan barang dan Jasa di Desa pptx
 
Penyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke Integrasi
Penyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke IntegrasiPenyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke Integrasi
Penyesuaian AK Jabatan Fungsional Konvensional Ke Integrasi
 
OPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.ppt
OPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.pptOPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.ppt
OPERASI DAN PEMELIHARAAN SPAM DALAM PROGRAM PAMSIMAS.ppt
 
PB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptx
PB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptxPB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptx
PB.1 BINA SUASANA DAN ORIENTASI BELAJAR.pptx
 
Pengantar dan Teknik Public Speaking.pptx
Pengantar dan Teknik Public Speaking.pptxPengantar dan Teknik Public Speaking.pptx
Pengantar dan Teknik Public Speaking.pptx
 
Membangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptx
Membangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptxMembangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptx
Membangun Budaya Ber-Integritas ASN.pptx
 
NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024
NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024
NILAI TUKAR NELAYAN BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2024
 

Pdrb provinsi-menurut-lapangan-usaha-2011-2015----

  • 1. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA Gross Regional Domestic Product of Provinces in Indonesia by Industry 2011-2015 BADAN PUSAT STATISTIK BPS-Statistics Indonesia Katalog/Catalog: 9302001 http://w w w .bps.go.id
  • 3. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA 2011-2015 GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT OF PROVINCES IN INDONESIA BY INDUSTRY 2011-2015 ISSN: 0126-4796 No. Publikasi/Publication Number : 07140.1601 Katalog /Catalog : 9302001 Ukuran Buku/Book Size : 21 x 29,7 cm Jumlah Halaman/Total Pages : xviii + 186 halaman/pages Naskah/Manuscript: Subdirektorat Konsolidasi Neraca Produksi Regional Subdirectorate of Regional Production Account Consolidation Gambar Kulit/Cover Design : Subdirektorat Konsolidasi Neraca Produksi Regional Subdirectorate of Regional Production Account Consolidation Diterbitkan oleh/Published by: © Badan Pusat Statistik/BPS-Statistics Indonesia Dicetak oleh/Printed by: Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau menggandakan sebagian atau seluruh isi buku ini untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan Pusat Statistik Prohibited to announce, distribute, communicate, and/or copy part or all of this book for commercial purpose without permission from BPS-Statistics Indonesia http://w w w .bps.go.id
  • 6. v Daftar Isi/ List of Contents Halaman Page KATA PENGANTAR/ PREFACE iii DAFTAR ISI/ LIST OF CONTENTS v I. TINJAUAN SINGKAT/BRIEF OVERVIEW 1 II. TABEL-TABEL/TABLES : 1 Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 17 2 Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 18 3 Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah)/ Per Capita Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs) 19 4 Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah)/ Per Capita Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs) 20 5 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) 21 6 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) 22 7 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) 23 8 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) 24 http://w w w .bps.go.id
  • 7. vi Halaman Page 9 Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Per Capita GRDP at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) 25 10 Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Per Capita GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) 26 11 Indeks Harga Implisit PDRB Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010 = 100)/ Implicit Price Index of GRDP by Province, 2011-2015 (2010 = 100) 27 12 PDRB Aceh Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Aceh at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 28 13 PDRB Aceh Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Aceh at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 29 14 PDRB Sumatera Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Utara at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 30 15 PDRB Sumatera Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Utara at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 31 16 PDRB Sumatera Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Barat at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 32 17 PDRB Sumatera Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Barat at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 33 18 PDRB Riau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Riau at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 34 19 PDRB Riau Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Riau at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 35 20 PDRB Jambi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jambi at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 36 21 PDRB Jambi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jambi at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 37 http://w w w .bps.go.id
  • 8. vii Halaman Page 22 PDRB Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Selatan at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 38 23 PDRB Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sumatera Selatan at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 39 24 PDRB Bengkulu Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Bengkulu at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 40 25 PDRB Bengkulu Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Bengkulu at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 41 26 PDRB Lampung Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Lampung at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 42 27 PDRB Lampung Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Lampung at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 43 28 PDRB Kepulauan Bangka Belitung Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Bangka Belitung at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 44 29 PDRB Kepulauan Bangka Belitung Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Bangka Belitung at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 45 30 PDRB Kepulauan Riau Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Riau at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 46 31 PDRB Kepulauan Riau Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kepulauan Riau at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 47 32 PDRB DKI Jakarta Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DKI Jakarta at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 48 33 PDRB DKI Jakarta Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DKI Jakarta at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 49 34 PDRB Jawa Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Barat at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 50 http://w w w .bps.go.id
  • 9. viii Halaman Page 35 PDRB Jawa Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Barat at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 51 36 PDRB Jawa Tengah Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Tengah at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 52 37 PDRB Jawa Tengah Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Tengah at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 53 38 PDRB DI Yogyakarta Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DI Yogyakarta at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 54 39 PDRB DI Yogyakarta Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of DI Yogyakarta at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 55 40 PDRB Jawa Timur Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Timur at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 56 41 PDRB Jawa Timur Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Jawa Timur at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 57 42 PDRB Banten Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Banten at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 58 43 PDRB Banten Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Banten at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 59 44 PDRB Bali Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Bali at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 60 45 PDRB Bali Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Bali at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 61 46 PDRB Nusa Tenggara Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Barat at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 62 47 PDRB Nusa Tenggara Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Barat at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 63 http://w w w .bps.go.id
  • 10. ix Halaman Page 48 PDRB Nusa Tenggara Timur Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Timur at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 64 49 PDRB Nusa Tenggara Timur Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Nusa Tenggara Timur at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 65 50 PDRB Kalimantan Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Barat at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 66 51 PDRB Kalimantan Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Barat at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 67 52 PDRB Kalimantan Tengah Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Tengah at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 68 53 PDRB Kalimantan Tengah Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Tengah at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 69 54 PDRB Kalimantan Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Selatan at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 70 55 PDRB Kalimantan Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Selatan at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 71 56 PDRB Kalimantan Timur Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Timur at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 72 57 PDRB Kalimantan Timur Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Timur at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 73 58 PDRB Kalimantan Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Utara at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 74 59 PDRB Kalimantan Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Kalimantan Utara at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 75 60 PDRB Sulawesi Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Utara at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 76 http://w w w .bps.go.id
  • 11. x Halaman Page 61 PDRB Sulawesi Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Utara at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 77 62 PDRB Sulawesi Tengah Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tengah at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 78 63 PDRB Sulawesi Tengah Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tengah at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 79 64 PDRB Sulawesi Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Selatan at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 80 65 PDRB Sulawesi Selatan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Selatan at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 81 66 PDRB Sulawesi Tenggara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tenggara at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 82 67 PDRB Sulawesi Tenggara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Tenggara at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 83 68 PDRB Gorontalo Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Gorontalo at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 84 69 PDRB Gorontalo Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Gorontalo at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 85 70 PDRB Sulawesi Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Barat at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 86 71 PDRB Sulawesi Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Sulawesi Barat at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 87 72 PDRB Maluku Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 88 73 PDRB Maluku Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 89 http://w w w .bps.go.id
  • 12. xi Halaman Page 74 PDRB Maluku Utara Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku Utara at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 90 75 PDRB Maluku Utara Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Maluku Utara at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 91 76 PDRB Papua Barat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 92 77 PDRB Papua Barat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 93 78 PDRB Papua Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua Barat at Current Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 94 79 PDRB Papua Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Papua Barat at 2010 Constant Market Prices by Industry, 2011-2015 (Billion Rupiahs) 95 80 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and Industry, 2011 (Percent) 96 81 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and Industry, 2012 (Percent) 98 82 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and Industry, 2013 (Percent) 100 83 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and Industry, 2014 (Percent) 102 84 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP at Current Market Prices by Province and Industry, 2015 (Percent) 104 85 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2011 (Percent) 106 86 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2012 (Percent) 108 http://w w w .bps.go.id
  • 13. xii Halaman Page 87 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2013 (Percent) 110 88 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2014 (Percent) 112 89 Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2015 (Percent) 114 90 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry, 2011 (Percent) 116 91 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry, 2012 (Percent) 118 92 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry, 2013 (Percent) 120 93 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry, 2014 (Percent) 122 94 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province and Industry, 2015 (Percent) 124 95 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2011 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2011 (Percent) 126 96 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2012 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2012 (Percent) 128 http://w w w .bps.go.id
  • 14. xiii Halaman Page 97 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2013 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2013 (Percent) 130 98 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2014 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2014 (Percent) 132 99 Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi dan Lapangan Usaha, 2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province and Industry, 2015 (Percent) 134 100 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Agriculture, Forestry and Fishing Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 136 101 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Mining and Quarrying Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 137 102 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Industri Pengolahan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Manufacturing Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 138 103 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Electricity and Gas Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 139 104 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 140 105 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Konstruksi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Construction Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 141 106 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 142 http://w w w .bps.go.id
  • 15. xiv Halaman Page 107 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Transportation and Storage Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 143 108 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Accommodation and Food Service Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 144 109 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Informasi dan Komunikasi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Information and Communication Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 145 110 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Financial and Insurance Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 146 111 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Real Estat Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Real Estate Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 147 112 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Perusahaan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Business Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 148 113 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Public Administration and Defence; Compulsory Social Security Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 149 114 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Pendidikan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Education Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 150 115 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Human Health and Social Work Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 151 116 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Lainnya Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Other Services Activities Category at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 152 http://w w w .bps.go.id
  • 16. xv Halaman Page 117 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Agriculture, Forestry and Fishing Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 153 118 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Mining and Quarrying Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 154 119 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Industri Pengolahan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Manufacturing Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 155 120 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Electricity and Gas Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 156 121 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 157 122 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Konstruksi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Construction Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 158 123 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 159 124 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Transportation and Storage Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 160 125 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Accommodation and Food Service Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 161 http://w w w .bps.go.id
  • 17. xvi Halaman Page 126 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Informasi dan Komunikasi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Information and Communication Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 162 127 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Financial and Insurance Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 163 128 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Real Estat Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Real Estate Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 164 129 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Perusahaan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Business Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 165 130 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Public Administration and Defence; Compulsory Social Security Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 166 131 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Pendidikan Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Education Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 167 132 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Human Health and Social Work Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 168 133 Indeks Perkembangan PDRB Kategori Jasa Lainnya Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Trend of GRDP of Other Services Activities Category at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (2010=100) 169 134 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Agriculture, Forestry and Fishing Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 170 135 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Mining and Quarrying Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 171 136 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Industri Pengolahan Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Manufacturing Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 172 http://w w w .bps.go.id
  • 18. xvii Halaman Page 137 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Electricity and Gas Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 173 138 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 174 139 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Konstruksi Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Construction Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 175 140 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 176 141 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Transportation and Storage Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 177 142 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Accommodation and Food Service Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 178 143 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Informasi dan Komunikasi Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Information and Communication Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 179 144 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Financial and Insurance Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 180 145 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Real Estat Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Real Estate Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 181 146 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Perusahaan Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Business Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 182 147 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Public Administration and Defence; Compulsory Social Security Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 183 148 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Pendidikan Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Education Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 184 http://w w w .bps.go.id
  • 19. xviii Halaman Page 149 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Human Health and Social Work Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 185 150 Indeks Harga Implisit PDRB Kategori Jasa Lainnya Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010=100)/ Implicit Prices Index of Other Services Activities Category by Province, 2011-2015 (2010=100) 186 http://w w w .bps.go.id
  • 20. 1 I. TINJAUAN SINGKAT 1.1 Pendahuluan Perencanaan pembangunan ekonomi memerlukan bermacam data statistik sebagai dasar berpijak dalam menentukan strategi kebijakan, agar sasaran pembangunan dapat dicapai dengan tepat. Strategi dan kebijakan yang telah diambil pada masa-masa lalu perlu dimonitor dan dievaluasi hasil-hasilnya. Berbagai data statistik yang bersifat kuantitatif diperlukan untuk memberikan gambaran tentang keadaan pada masa yang lalu dan masa kini, serta sasaran-sasaran yang akan dicapai pada masa yang akan datang. Pada hakikatnya, pembangunan ekonomi adalah serangkaian usaha dan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memperluas lapangan kerja, memeratakan distribusi pendapatan masyarakat, meningkatkan hubungan ekonomi regional dan melalui pergeseran kegiatan ekonomi dari sektor primer ke sektor sekunder dan tersier. Dengan kata lain, arah dari pembangunan ekonomi adalah mengusahakan agar pendapatan masyarakat naik, disertai dengan tingkat pemerataan yang sebaik mungkin. I. BRIEF OVERVIEW 1.1 Introduction Economic development planning requires several of statistical data as a foundation in policy and strategy making, so the targets of the development can be accurately achieved. The strategies and policies that have been taken in the past need to be monitored and the results also need to be evaluated. Several of quantitative statistical data are needed to provide information about the conditions in the past and the present, and also the targets that should be achieved in the future. In essence, economic development is a series of efforts and policies that aim to improve people s life quality. It can be achieved by expanding employment, equalizing income distribution, improving regional economic relationship, and shifting economic activities from primary to secondary and tertiary sectors. In other words, the direction of economic develop e t is to i prove people s i o e accompanied by income equality. http://w w w .bps.go.id
  • 21. 2 Untuk mengetahui tingkat dan pertumbuhan pendapatan masyarakat, perlu disajikan statistik pendapatan nasional/ regional secara berkala, untuk digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan nasional atau regional khususnya di bidang ekonomi. Statistik pendapatan nasional/ regional tersebut juga dapat dipakai sebagai bahan evaluasi dari hasil pembangunan ekonomi yang telah dilaksanakan oleh berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta. Pembangunan di segala bidang yang menjangkau seluruh pelosok tanah air memerlukan data Produk Domestik Bruto (PDRB) sesuai dengan batas-batas wilayah administrasi pemerintahan untuk perencanaan pembangunan khususnya bidang ekonomi sekaligus evaluasi hasilnya. 1.2 Kerangka Dasar Ekonomi Regional Apabila diperhatikan, transaksi ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, secara sederhana dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu: kelompok produsen dan kelompok konsumen. Kelompok produsen menggunakan faktor produksi yang berasal dari kelompok konsumen dan digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. To measure level and growth of income, national/regional income statistics needs to be presented regularly and serves as national or regional development planning materials, especially for the economic field. The statistics are also used in evaluation of economic development results undertaken by various parties such as the central government, local government, and private. Development in all sectors which reaches all across nation requires Gross Regional Domestic Product (GRDP) data that are suitable with the government administrative boundaries for development planning especially in economic fields as well as the evaluation of the results. 1.2 Basic Frame of Regional Economy The economic transactions conducted by people in their daily lives, can simply be divided into two major groups, which are producer groups and consumer groups. Producer groups use production factors from consumer groups to produce goods and services. http://w w w .bps.go.id
  • 22. 3 Kelompok konsumen memiliki faktor produksi seperti tanah, tenaga, modal dan kewiraswastaan yang diberikan pada perusahaan dan menerima balas jasanya berupa sewa tanah, upah dan gaji, bunga modal dan keuntungan. Balas jasa yang diterima ini disebut nilai tambah, yang selanjutnya digunakan oleh konsumen untuk membeli barang dan jasa dari produsen untuk dikonsumsi. Transaksi dari kedua kelompok tersebut terjadi secara berkesinambungan dan membentuk siklus perekonomian yang bisa membesar dan mengecil. Gambar 1 memperlihatkan perputaran perekonomian yang sederhana antara kelompok perusahaan dan kelompok rumah tangga di dalam suatu perekonomian yang tertutup atau di dalam suatu daerah yang tidak melaksanakan transaksi dengan daerah lain. The consumer groups have production factors such as land, labor, capital, and entrepreneurship to be given to the companies and in return receive benefits in the form of land rent, wages and salaries, interests and capital gain. The benefits that the consumer received are called value added, which is then used by the consumers to purchase goods and services from the producers. Transactions between these two groups occur continuously and form economic cycle that can expand and shrink. Figure 1 illustrates a simple economic rotation between companies and household groups within a closed economy or a stand- alone region. http://w w w .bps.go.id
  • 23. 4 Rumahtangga Dunia Usaha Household Company Gambar 1. Arus Lingkar Perekonomian a. Faktor-faktor produksi; (Tanah, Tenaga, Modal, Kewiraswastaan) b. Barang dan jasa (Arus Barang) c. Pengeluaran konsumsi (Arus Uang) d. Balas jasa faktor produksi (Sewa Tanah, Balas Jasa Tenaga Kerja, Bunga, dan Keuntungan ) Keterangan : a) menunjukkan arus penyediaan faktor produksi; b) menunjukkan arus barang dan jasa yang dibeli konsumen; c) menunjukkan arus uang, yang dikeluarkan konsumen untuk konsumsi; d) menunjukkan arus balas jasa faktor produksi. Figure 1. Flow of the Economic Cycles a. Production Factors; (Land, Labor, capital, Enterpreneurship) b. Goods and Services (Flow of Goods) c. Consumtion Expenditures (Flow of Money) d. Production Factors Benefits (Land Rent, Compensation of Employees, Interest, and Capital Gain) Explanations: a) shows the flow of production factors supply; b) shows the flow of goods and services purchased by consumer; c) shows the flow of money which spent by consumer; d) shows the flow of production factors benefits; http://w w w .bps.go.id
  • 24. 5 Gambar yang sederhana tersebut menunjukkan bahwa aliran barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan akan sama dengan aliran uang yang diterima oleh rumah tangga, dan juga sama dengan besarnya nilai uang yang dibelanjakan oleh rumah tangga. Pada kenyataannya, barang dan jasa yang digunakan baik untuk konsumsi maupun untuk pembentukan modal, tidak semua berasal dari dalam negeri tetapi sebagian dari luar negeri. Sebaliknya barang dan jasa yang dihasilkan di dalam negeri tidak semuanya digunakan di dalam negeri tetapi sebagian digunakan di luar negeri, yang mencerminkan perekonomian terbuka. Dalam hal pendapatan regional, pengertian luar negeri juga termasuk luar daerah. Demikian juga uang yang digunakan sebagai balas jasa faktor produksi tenaga kerja, kemungkinan tidak habis dikonsumsi. Oleh karena itu, dengan perekonomian terbuka, serta adanya saving dan investasi dapat digambarkan melalui diagram alur seperti Gambar 1, namun tentu lebih rumit. Dengan melihat siklus ekonomi di atas, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Regional adalah sebagai berikut: a. ditinjau dari segi produksi, disebut Produk Regional, merupakan jumlah nilai tambah (output – konsumsi antara) yang dihasilkan oleh unit-unit produksi yang dimiliki oleh The figure shows that the flow of goods and services which are produced by the companies will be equal with the flow of money received by the households, and also equal with the amount of money spent by the household. In fact, the goods and services that used for either consumption or capital formation, all not come from domestic region but several come from abroad. The other way the goods and services produced within a country are not only used in domestic region but also in abroad, which represent open economy. Regarding regional income, the term a road refers to other regio s. Si ilarly to money that used as the compensations of production factor of employment, probably not consumed completely. Because of that, with open economy, saving and investment can be described in a circular flow like Figure 1 but more in a complex way. From the economic cycle above, we can conclude that : a. from production view, called Regional Product, that is the amount of value added (output – intermediate consumption) that produced by production units owned by http://w w w .bps.go.id
  • 25. 6 penduduk suatu daerah dalam jangka waktu tertentu (satu tahun); b. ditinjau dari segi pendapatan, disebut Pendapatan Regional, merupakan jumlah pendapatan (balas jasa) yang diterima oleh faktor produksi yang dimiliki oleh penduduk suatu daerah dalam jangka waktu tertentu (satu tahun); c. ditinjau dari segi pengeluaran, disebut Pengeluaran Regional, merupakan jumlah pengeluaran konsumsi yang dilakukan oleh rumah tangga, lembaga swasta nirlaba, - pemerintah, pembentukan modal tetap bruto, perubahan inventori dan ekspor neto suatu daerah dalam jangka waktu tertentu (satu tahun). Dalam kenyataannya pendapatan yang dihasilkan oleh masyarakat suatu daerah belum tentu akan dinikmati/digunakan oleh masyarakat tersebut, dan begitu juga sebaliknya ada pendapatan yang dinikmati oleh masyarakat daerah tersebut yang berasal dari daerah lainnya. Sehubungan dengan itu maka menimbulkan aliran pendapatan dari satu daerah ke daerah lainnya. Produktivitas suatu daerah dicerminkan oleh produk domestik, sedangkan tingkat kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari sudut pendapatannya, residents in a region in a specific period of time (one year). b. from income view, called Regional Income, that is the amount of income (compensation) received by factors of production owned by residents in a region in a specific period of time (one year). c. from expenditure view, called Regional Expenditure, that is the amount of consumption expenditure of households, Non Profit Institution Serving Household (NPISH), government, gross fixed capital formation, changes in inventories and net export of a region in a specific period of time (one year). In fact, the income produced by residentsin a region may not be enjoyed or used by themselves, and the residents can also enjoy the income from other regions. Thus it constitutes the income flows from one region to another. Productivity of a region represented by domestic products, while the people welfare can be seen from the point of its revenues, after net factor income from abroad has been http://w w w .bps.go.id
  • 26. 7 setelah diperhitungkan aliran pendapatan yang keluar masuk daerah tersebut.1) 1.3 Pengertian Tentang PDRB Salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu daerah dalam suatu periode tertentu adalah data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan. PDRB pada dasarnya merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir (neto) yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. PDRB atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai tambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada setiap tahun, sedang PDRB atas dasar harga konstan menunjukkan nilai tambah barang dan jasa tersebut yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada satu tahun tertentu sebagai dasar. Dalam publikasi ini tahun dasar yang digunakan adalah tahun 2010. PDRB atas dasar harga berlaku dapat digunakan untuk melihat pergeseran dan struktur ekonomi, sedangkan harga konstan digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun. calculated.1)2 1.3 Definition of GRDP One important indicator to determine the economic conditions of a region in a given period is Gross Regional Domestic Product (GRDP), either at current prices and constant prices. GRDP basically is the sum of value added that produced by all unit of production in a region or a total value of final goods and services (net) produced by all unit of economy. GRDP at current prices describe the value added of goods and services calculated using current prices at each year, while GRDP at constant prices shows value added of goods and services calculated using the prices in a particular year as a basis. The base year used in this publication is 2010. GRDP at current prices can be used to indicate the shifting and structure of economy, while at constant prices used to determine the economic growth from year to year. 1) Sampai saat ini data net factor income from abroad belum dapat dideteksi dengan baik 1)Until now the data of net factor income from abroad has not been detected very well http://w w w .bps.go.id
  • 27. 8 Untuk menghitung angka-angka PDRB ada tiga pendekatan yang dapat digunakan, dan dijelaskan berikut ini: 1. Pendekatan Produksi, PDRB adalah jumlah nilai tambah atas barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di wilayah suatu daerah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). 2. Pendekatan Pendapatan, PDRB merupakan jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang ikut serta dalam proses produksi di suatu daerah dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). 3. Pendekatan Pengeluaran, PDRB adalah semua komponen permintaan akhir yang terdiri dari: (1) pengeluaran konsumsi rumah tangga dan lembaga swasta nirlaba, (2) konsumsi pemerintah, (3) pembentukan modal tetap domestik bruto, (4) perubahan inventori, dan (5) ekspor neto, (ekspor neto merupakan ekspor dikurangi impor). Secara konsep, tiga pendekatan tersebut akan menghasilkan angka yang sama. Dalam publikasi ini disajikan PDRB dengan pendekatan Produksi dimana unit–unit produksi dalam penyajian ini dikelompokkan menjadi 17 kategori lapangan usaha. There are three approaches used to compile figures of GRDP: 1. Production Approach, GRDP is the amount of value added produced by production units in a part of a region in a specified period of time (usually one year). 2. Income Approach, GRDP is the amount of compensation received by factors of production which contribute in production process in a particular region in a specific period of time (usually one year). 3. Expenditure Approach, GRDP is final demand components which consist of: (1) household consumption expenditure and NPISHs, (2) government expenditure, (3) gross fixed capital formation, (4) changes in inventories, and (5) net export, (net export is equal to export less import). Conceptually, these three approaches will provide the same results. This publication presents GRDP by production approach where production units in this publication are grouped into 17 categories of industry. http://w w w .bps.go.id
  • 28. 9 1.4 Kegunaan Data PDRB Data PDRB adalah salah satu indikator ekonomi makro yang dapat menunjukkan kondisi perekonomian daerah setiap tahun. Manfaat yang dapat diperoleh dari data ini antara lain: 1. PDRB atas dasar harga berlaku (nominal) menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang dihasilkan oleh suatu daerah. Nilai PDRB yang besar menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang besar, begitu juga sebaliknya; 2. PDRB atas dasar harga konstan (riil) dapat digunakan untuk menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan atau setiap sektor dari tahun ke tahun. 3. Distribusi PDRB atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha menunjukkan struktur perekonomian atau peranan setiap lapangan usaha dalam suatu daerah. Lapangan usaha yang mempunyai peran besar menunjukkan basis perekonomian suatu daerah. 4. PDRB per kapita atas dasar harga berlaku menunjukkan nilai PDRB per kepala atau per satu orang penduduk. 5. PDRB per kapita atas dasar harga konstan berguna untuk mengetahui pertumbuhan nyata ekonomi per kapita penduduk suatu daerah. 1.4 Benefit of GRDP Data GRDP data is one of macro economy indicator that shows the economic condition of particular every year. Benefits obtained from GRDP data are: 1. GRDP at current prices (nominal) shows the power of economic resources in a region. High GRDP figures delineate a lot power of economic resources, and vice versa; 2. GRDP at constant prices (real) shows economic growth rate as a whole or by sector in series. 3. Distribution of GRDP at current prices by industry shows economic structures or roles of every economic sector in a region. Economic sectors with a large role show the basis of economy in a region. 4. GRDP per capita at current prices represent the value of GRDP per person. 5. GRDP per capita at constant prices are usable to show the real economic growth per capita of population in a region. http://w w w .bps.go.id
  • 29. 10 1.5 Perubahan Tahun Dasar PDRB Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan perubahan tahun dasar dalam penyusunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari tahun 2000 menjadi tahun 2010. Perubahan tahun dasar dilakukan karena selama sepuluh tahun terakhir telah terjadi banyak perubahan baik pada tatanan global maupun lokal yang berpengaruh pada perekonomian nasional. PDRB tahun dasar 2010 berpedoman pada Sistem Neraca Nasional (SNN) 2008. SNN 2008 adalah rekomendasi internasional tentang bagaimana menyusun ukuran aktivitas ekonomi yang sesuai dengan standar neraca baku yang didasarkan pada prinsip- prinsip ekonomi. Perubahan juga dilakukan pada pembaharuan konsep definisi, klasifikasi, cakupan dan metodologi. 1.6 Ruang Lingkup Dalam publikasi ini, klasifikasi lapangan usaha terbagi dalam 17 kategori, setiap kategori dirinci lagi menjadi beberapa subkategori, yaitu sebagai berikut: Kategori A : Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang terdiri dari 3 subkategori yaitu Subkategori Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian; Subkategori Kehutanan dan Penebangan Kayu; serta 1.5 Rebasing of GRDP BPS-Statistics Indonesia has rebased the compilation of Gross Regional Domestic Product (GRDP) from 2000 to 2010. The changes made since in the last ten years there have been many changes in both the global and local arrangements that affect the national economy. GRDP base year 2010 based on the System of National Accounts (SNA) 2008. SNA 2008 is the internationally agreed standard set of recommendations on how to compile measures of economic activity in accordance with strict accounting conventions based on economic principles. Changes also made on the renewal of the concept definition, classification, coverage and methodologies. 1.6 Coverage In this publication, Classification by Industry are grouped into 17 categories, each categories broken down into several subcategories, as follows: Category A : Agriculture, Forestry and Fishing, consist of Subcategory Agriculture, Livestock, Hunting and Agriculture Services; Subcategory Forestry and Logging; and Subcategory Fishing http://w w w .bps.go.id
  • 30. 11 Subkategori Perikanan Kategori B : Pertambangan dan Penggalian meliputi 4 subkategori yaitu Subkategori Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi; Subkategori Pertambangan Batubara dan Lignit; Subkategori Pertambangan Bijih Logam serta Subkategori Pertambangan dan Penggalian Lainnya Kategori C : Industri Pengolahan terdiri dari 16 subkategori yaitu Subkategori Industri Pengolahan Batubara dan Pengilangan Minyak dan Gas Bumi; Subkategori Industri Makanan dan Minuman; Subkategori Industri Pengolahan Tembakau; Subkategori Industri Tekstil dan Pakaian Jadi; Subkategori Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki; Subkategori Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus, dan Barang Anyaman; Subkategori Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan, dan Reproduksi Media Rekam; Subkategori Industri Kimia, Farmasi, dan Obat Tradisional; Subkategori Industri Karet, Barang dari Karet, dan Plastik; Subkategori Industri Barang Galian Bukan Logam; Subkategori Industri Logam Dasar; Subkategori Industri Barang Logam, Komputer, Barang Elektronik, Optik, dan Peralatan Listrik; Subkategori Industri Mesin dan Perlengkapan; Subkategori Industri Alat Angkutan; Subkategori Industri Furnitur; dan Subkategori Industri Pengolahan Lainnya, Jasa Category B : Mining and Quarrying are divided into four divisions, namely: Subcategory Crude Petroleum, Natural Gas and Geothermal; Subcategory Coal and Lignite Mining, Iron Ore Mining; and Subcategory Other Mining And Quarrying Category C : Manufacturing are devided of 16 subcategories, namely : Manufacture of Coal and Refined Petroleum Products; Manufacture of Food Products and Beverages; Manufacture of Tobacco Products; Manufactures of Textiles, and Wearing Apparel; Manufacture of Leather and Related Products and Footwear; Manufacture of Wood and of Products of Wood and Cork, and Articles of Straw and Plaiting Material; Manufacture of Paper and Paper Products, Printing and Reproduction of Recorded Media; Manufacture of Chemicals and Pharmaceuticals, and Botanical Products; Manufacture of Rubber, Rubber Products and Plastics Products; Manufacture of Other Non- Metallic Mineral Products; Manufacture of Basic Metals; Manufacture of Fabricated Metal Products, Computer, Electronic, and Optical Products, and Electrical Equipment; Manufacture of Machinery and Equipment; Manufacture of Transport Equipment Manufacture of Furniture Other Manufacturing, Repair and Installation of http://w w w .bps.go.id
  • 31. 12 Reparasi, dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori D : Pengadaan Listrik dan Gas terdiri dari Subkategori Ketenagalistrikan; dan Subkategori Pengadaan Gas dan Produksi Es Kategori E : Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang Kategori F : Konstruksi Kategori G : Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor terdiri dari Subkategori Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya dan Subkategori Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor Kategori H : Transportasi dan Pergudangan terdiri dari 6 subkategori yaitu Subkategori Angkutan Rel, Subkategori Angkutan Darat; Subkategori Angkutan Laut; Subkategori Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan; Subkategori Angkutan Udara; Subkategori Jasa Penunjang Angkutan, Pergudangan dan Pos dan Kurir Kategori I : Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum terdiri dari Subkategori Penyediaan Akomodasi dan Subkategori Penyediaan Makan Minum Kategori J : Informasi dan Komunikasi Kategori K : Jasa Keuangan dan Asuransi terdiri dari 4 subkategori yaitu Subkategori Jasa Perantara Keuangan, Subkategori Asuransi dan Dana Pensiun, Subkategori Jasa Machinery and Equipment Category D : Electricity and Gas, consist of Electricity; Manufacture of Gas and Production of Ice Category E : Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities Category F : Construction Category G : Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles, consist of Wholesale and Retail Trade and Repair of Motor Vehicles and Motorcycles; Wholesale Trade and Retail Trade Except of Motor Vehicles and Motorcycles Category H : Transportation and Storage, are divided of 6 subcategories, namely : Railways Transport; Land Transport; Sea Transport; River, Lake, and Ferry Transport; Air Transport; and Warehousing and Support Services for Transportation, Postal and Courier Category I : Accommodation and Food Service Activities, consist of Accommodation; Food and Beverage Service Activities Category J : Information and Communication, Category K : Financial and Insurance Activities, are divided of 4 categories, namely Financial Intermediary Service; Insurance and Pension Funds; Other Financial Services; and http://w w w .bps.go.id
  • 32. 13 Keuangan Lainnya dan Subkategori Jasa Penunjang Keuangan Kategori L : Real Estat Kategori (M,N) : Jasa Perusahaan Kategori O : Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori P : Jasa Pendidikan Kategori Q : Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kategori (R,S,T,U) : Jasa lainnya Financial Supporting Services Category L : Real Estate Activities, Category (M,N) : Business Activities, Category O : Public Administration and Defence, Compulsory Social Security Category P : Education Category Q : Human Health and Social Work Activities Category (R,S,T,U) : Other Services Activities http://w w w .bps.go.id
  • 36. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 108 218 114 552 121 331 128 026 129 201 2. Sumatera Utara 377 037 417 120 469 464 521 955 571 722 3. Sumatera Barat 118 674 131 436 146 900 164 899 178 810 4. Riau 485 649 558 493 607 498 679 388 652 386 5. Jambi 103 523 115 070 129 976 144 808 155 110 6. Sumatera Selatan 226 667 253 265 280 348 306 121 332 727 7. Bengkulu 32 200 36 208 40 565 45 393 50 342 8. Lampung 170 047 187 349 204 403 230 969 253 163 9. Kepulauan Bangka Belitung 40 849 45 400 50 388 56 374 60 992 10. Kepulauan Riau 126 914 144 841 163 262 181 640 203 281 Sumatera 1 789 778 2 003 734 2 214 136 2 459 572 2 587 734 11. DKI Jakarta 1 224 218 1 369 433 1 546 876 1 760 217 1 983 421 12. Jawa Barat 1 021 629 1 128 246 1 258 989 1 386 334 1 525 149 13. Jawa Tengah 692 562 754 529 830 016 925 195 1 014 074 14. DI Yogyakarta 71 370 77 248 84 925 92 829 101 396 15. Jawa Timur 1 120 577 1 248 767 1 382 501 1 539 795 1 689 882 16. Banten 306 174 338 225 377 836 428 474 477 937 Jawa 4 436 530 4 916 448 5 481 144 6 132 844 6 791 859 17. Bali 104 612 117 987 134 408 156 382 177 173 18. Nusa Tenggara Barat 68 177 69 022 73 619 81 671 102 792 19. Nusa Tenggara Timur 48 815 54 893 61 325 68 598 76 432 Bali & Nusa Tenggara 221 604 241 903 269 352 306 652 356 397 20. Kalimantan Barat 96 727 106 959 118 641 132 367 146 886 21. Kalimantan Tengah 65 871 73 425 81 957 89 887 100 148 22. Kalimantan Selatan 98 781 106 725 115 858 127 898 137 518 23. Kalimantan Timur 515 191 550 736 519 132 526 897 501 868 24. Kalimantan Utara -- -- 52 605 59 573 62 819 Kalimantan 776 571 837 845 888 193 936 622 949 239 25. Sulawesi Utara 57 344 63 875 71 097 80 611 91 275 26. Sulawesi Tengah 60 716 69 638 79 842 90 264 107 596 27. Sulawesi Selatan 198 289 228 285 258 836 299 628 341 745 28. Sulawesi Tenggara 55 759 64 694 71 041 78 612 87 741 29. Gorontalo 17 407 19 670 22 129 25 194 28 538 30. Sulawesi Barat 20 189 22 626 25 249 29 463 33 016 Sulawesi 409 703 468 789 528 196 603 771 689 912 31. Maluku 21 368 24 662 27 834 31 653 34 345 32. Maluku Utara 17 078 19 340 21 439 24 047 26 632 33. Papua Barat 44 255 47 421 52 998 58 211 62 882 34. Papua 108 189 112 813 122 857 133 539 152 126 Maluku & Papua 190 889 204 236 225 129 247 450 275 984 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 825 076 8 672 954 9 606 149 10 686 910 11 651 126 INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 831 726 8 615 705 9 546 134 10 565 817 11 540 790 Tabel/Table 1. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs) Catatan/Note : PROVINSI/ PROVINCE (1) **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures 17 http://w w w .bps.go.id
  • 37. PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015** (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 104 874 108 915 111 756 113 488 112 672 2. Sumatera Utara 353 148 375 924 398 727 419 573 440 956 3. Sumatera Barat 111 679 118 724 125 941 133 316 140 529 4. Riau 410 216 425 626 436 188 447 952 448 937 5. Jambi 97 741 104 615 111 766 119 985 125 039 6. Sumatera Selatan 206 361 220 459 232 175 243 094 254 023 7. Bengkulu 30 295 32 363 34 326 36 207 38 068 8. Lampung 160 438 170 769 180 620 189 790 199 525 9. Kepulauan Bangka Belitung 38 014 40 105 42 191 44 159 45 961 10. Kepulauan Riau 118 961 128 035 137 264 146 356 155 163 Sumatera 1 631 727 1 725 536 1 810 953 1 893 919 1 960 873 11. DKI Jakarta 1 147 558 1 222 528 1 296 695 1 373 390 1 454 102 12. Jawa Barat 965 622 1 028 410 1 093 544 1 149 231 1 207 001 13. Jawa Tengah 656 268 691 343 726 655 764 993 806 609 14. DI Yogyakarta 68 050 71 702 75 627 79 532 83 462 15. Jawa Timur 1 054 402 1 124 465 1 192 790 1 262 697 1 331 418 16. Banten 290 546 310 386 331 099 349 206 367 959 Jawa 4 182 446 4 448 833 4 716 410 4 979 049 5 250 552 17. Bali 99 992 106 951 114 104 121 779 129 138 18. Nusa Tenggara Barat 67 379 66 341 69 767 73 298 88 867 19. Nusa Tenggara Timur 46 334 48 863 51 505 54 106 56 820 Bali & Nusa Tenggara 213 705 222 155 235 375 249 184 274 825 20. Kalimantan Barat 90 798 96 162 101 980 107 114 112 261 21. Kalimantan Tengah 60 493 64 649 69 411 73 725 78 890 22. Kalimantan Selatan 91 252 96 698 101 851 106 791 110 891 23. Kalimantan Timur 445 264 469 646 438 533 445 419 439 716 24. Kalimantan Utara -- -- 44 092 47 697 49 189 Kalimantan 687 807 727 155 755 866 780 745 790 947 25. Sulawesi Utara 54 911 58 678 62 422 66 359 70 419 26. Sulawesi Tengah 56 834 62 250 68 219 71 676 82 829 27. Sulawesi Selatan 185 708 202 185 217 589 233 999 250 730 28. Sulawesi Tenggara 53 547 59 785 64 269 68 291 72 988 29. Gorontalo 16 669 17 987 19 368 20 776 22 070 30. Sulawesi Barat 19 028 20 787 22 227 24 200 25 983 Sulawesi 386 696 421 671 454 095 485 301 525 020 31. Maluku 19 597 21 000 22 101 23 563 24 844 32. Maluku Utara 16 002 17 120 18 209 19 206 20 377 33. Papua Barat 42 867 44 423 47 694 50 287 52 347 34. Papua 106 067 107 891 117 119 121 580 131 271 Maluku & Papua 184 534 190 434 205 123 214 636 228 839 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 286 915 7 735 785 8 177 822 8 602 834 9 031 055 INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 287 635 7 727 083 8 156 498 8 566 271 8 976 932 Tabel/Table 2. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Miliar Rupiah)/ Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Billion Rupiahs) Catatan/Note : Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures 18 http://w w w .bps.go.id
  • 38. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 23 429 24 295 25 219 26 091 25 830 2. Sumatera Utara 28 518 31 109 34 544 37 914 41 020 3. Sumatera Barat 24 057 26 286 28 994 32 132 34 411 4. Riau 84 811 94 996 100 691 109 783 102 829 5. Jambi 32 682 35 658 39 554 43 298 45 593 6. Sumatera Selatan 29 830 32 830 35 810 38 547 41 321 7. Bengkulu 18 369 20 299 22 358 24 606 26 850 8. Lampung 21 981 23 911 25 769 28 777 31 188 9. Kepulauan Bangka Belitung 32 465 35 288 38 315 41 948 44 429 10. Kepulauan Riau 72 572 80 240 87 710 94 732 103 032 Sumatera 34 578 38 054 41 356 45 203 46 817 11. DKI Jakarta 125 534 138 858 155 154 174 706 194 875 12. Jawa Barat 23 251 25 272 27 767 30 118 32 652 13. Jawa Tengah 21 163 22 865 24 952 27 599 30 025 14. DI Yogyakarta 20 333 21 745 23 624 25 523 27 559 15. Jawa Timur 29 613 32 770 36 037 39 881 43 500 16. Banten 27 977 30 202 32 992 36 606 39 977 Jawa 31 984 35 027 38 604 42 714 46 794 17. Bali 26 433 29 444 33 135 38 097 42 664 18. Nusa Tenggara Barat 14 880 14 854 15 628 17 108 21 257 19. Nusa Tenggara Timur 10 194 11 269 12 379 13 619 14 928 Bali & Nusa Tenggara 16 627 17 885 19 630 22 037 25 261 20. Kalimantan Barat 21 548 23 427 25 561 28 067 30 668 21. Kalimantan Tengah 28 953 31 516 34 367 36 841 40 140 22. Kalimantan Selatan 26 594 28 197 30 058 32 604 34 467 23. Kalimantan Timur 140 230 145 998 158 473 157 215 146 461 24. Kalimantan Utara -- -- 88 415 96 363 97 858 Kalimantan 54 873 57 972 60 211 62 241 61 868 25. Sulawesi Utara 24 868 27 373 30 121 33 776 37 841 26. Sulawesi Tengah 22 547 25 422 28 664 31 881 37 403 27. Sulawesi Selatan 24 312 27 671 31 028 35 534 40 110 28. Sulawesi Tenggara 24 302 27 583 29 641 32 111 35 103 29. Gorontalo 16 382 18 208 20 154 22 582 25 184 30. Sulawesi Barat 17 002 18 688 20 457 23 419 25 750 Sulawesi 23 148 26 103 28 995 32 686 36 846 31. Maluku 13 604 15 418 17 093 19 098 20 364 32. Maluku Utara 16 003 17 726 19 230 21 118 22 913 33. Papua Barat 56 305 58 763 63 984 68 499 72 154 34. Papua 37 111 37 935 40 514 43 202 48 303 Maluku & Papua 30 113 31 560 34 089 36 730 40 174 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 32 336 35 338 38 607 42 381 45 608 INDONESIA (PDB)/(GDP) 32 364 35 105 38 366 41 900 45 176 Tabel/Table 3. Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah) Per Capita Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs) Catatan/Note : PROVINSI/ PROVINCE (1) **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures 19 http://w w w .bps.go.id
  • 39. PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015** (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 22.705 23 099 23 229 23 129 22 525 2. Sumatera Utara 26.711 28 037 29 339 30 477 31 637 3. Sumatera Barat 22.639 23 744 24 858 25 978 27 044 4. Riau 71.638 72 396 72 297 72 385 70 761 5. Jambi 30.857 32 418 34 012 35 876 36 753 6. Sumatera Selatan 27.158 28 578 29 657 30 611 31 547 7. Bengkulu 17.282 18 144 18 919 19 626 20 304 8. Lampung 20.739 21 795 22 771 23 646 24 580 9. Kepulauan Bangka Belitung 30.212 31 172 32 081 32 860 33 480 10. Kepulauan Riau 68.024 70 930 73 743 76 330 78 643 Sumatera 31.524 32 771 33 825 34 807 35 476 11. DKI Jakarta 117.673 123 962 130 060 136 312 142 869 12. Jawa Barat 21.977 23 036 24 118 24 967 25 841 13. Jawa Tengah 20.054 20 951 21 845 22 820 23 882 14. DI Yogyakarta 19.387 20 184 21 038 21 867 22 685 15. Jawa Timur 27.864 29 508 31 092 32 704 34 273 16. Banten 26.549 27 716 28 911 29 834 30 778 Jawa 30.152 31 695 33 218 34 678 36 175 17. Bali 25.266 26 690 28 130 29 667 31 097 18. Nusa Tenggara Barat 14.706 14 277 14 810 15 354 18 378 19. Nusa Tenggara Timur 9.676 10 031 10 397 10 742 11 097 Bali & Nusa Tenggara 16.034 16 425 17 154 17 907 19 479 20. Kalimantan Barat 20.227 21 062 21 972 22 712 23 439 21. Kalimantan Tengah 26.589 27 749 29 106 30 217 31 619 22. Kalimantan Selatan 24.568 25 548 26 424 27 223 27 794 23. Kalimantan Timur 121.196 124 502 133 869 132 904 128 323 24. Kalimantan Utara -- -- 74 107 77 153 76 626 Kalimantan 48.600 50 313 51 240 51 882 51 551 25. Sulawesi Utara 23.813 25 146 26 446 27 805 29 194 26. Sulawesi Tengah 21.106 22 724 24 491 25 316 28 793 27. Sulawesi Selatan 22.769 24 507 26 083 27 751 29 427 28. Sulawesi Tenggara 23.338 25 490 26 815 27 896 29 201 29. Gorontalo 15.688 16 650 17 639 18 622 19 476 30. Sulawesi Barat 16.023 17 169 18 009 19 236 20 265 Sulawesi 21.848 23 479 24 927 26 272 28 040 31. Maluku 12.477 13 129 13 572 14 217 14 731 32. Maluku Utara 14.995 15 691 16 332 16 867 17 532 33. Papua Barat 54.540 55 048 57 581 59 175 60 066 34. Papua 36.383 36 280 38 621 39 333 41 681 Maluku & Papua 29.110 29 427 31 060 31 860 33 311 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 30.112 31 520 32 867 34 116 35 352 INDONESIA (PDB)/(GDP) 30.115 31 484 32 781 33 971 35 140 Catatan/Note : Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ *) : Angka sementara/Provisional figures **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Tabel/Table 4. Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Ribu Rupiah) Per Capita Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Thousand Rupiahs) The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. 20 http://w w w .bps.go.id
  • 40. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 1,38 1,32 1,26 1,20 1,11 2. Sumatera Utara 4,82 4,81 4,89 4,88 4,91 3. Sumatera Barat 1,52 1,52 1,53 1,54 1,53 4. Riau 6,21 6,44 6,32 6,36 5,60 5. Jambi 1,32 1,33 1,35 1,36 1,33 6. Sumatera Selatan 2,90 2,92 2,92 2,86 2,86 7. Bengkulu 0,41 0,42 0,42 0,42 0,43 8. Lampung 2,17 2,16 2,13 2,16 2,17 9. Kepulauan Bangka Belitung 0,52 0,52 0,52 0,53 0,52 10. Kepulauan Riau 1,62 1,67 1,70 1,70 1,74 Sumatera 22,87 23,10 23,05 23,01 22,21 11. DKI Jakarta 15,64 15,79 16,10 16,47 17,02 12. Jawa Barat 13,06 13,01 13,11 12,97 13,09 13. Jawa Tengah 8,85 8,70 8,64 8,66 8,70 14. DI Yogyakarta 0,91 0,89 0,88 0,87 0,87 15. Jawa Timur 14,32 14,40 14,39 14,41 14,50 16. Banten 3,91 3,90 3,93 4,01 4,10 Jawa 56,70 56,69 57,06 57,39 58,29 17. Bali 1,34 1,36 1,40 1,46 1,52 18. Nusa Tenggara Barat 0,87 0,80 0,77 0,76 0,88 19. Nusa Tenggara Timur 0,62 0,63 0,64 0,64 0,66 Bali & Nusa Tenggara 2,83 2,79 2,80 2,87 3,06 20. Kalimantan Barat 1,24 1,23 1,24 1,24 1,26 21. Kalimantan Tengah 0,84 0,85 0,85 0,84 0,86 22. Kalimantan Selatan 1,26 1,23 1,21 1,20 1,18 23. Kalimantan Timur 6,58 6,35 5,40 4,93 4,31 24. Kalimantan Utara -- -- 0,55 0,56 0,54 Kalimantan 9,92 9,66 9,25 8,76 8,15 25. Sulawesi Utara 0,73 0,74 0,74 0,75 0,78 26. Sulawesi Tengah 0,78 0,80 0,83 0,84 0,92 27. Sulawesi Selatan 2,53 2,63 2,69 2,80 2,93 28. Sulawesi Tenggara 0,71 0,75 0,74 0,74 0,75 29. Gorontalo 0,22 0,23 0,23 0,24 0,24 30. Sulawesi Barat 0,26 0,26 0,26 0,28 0,28 Sulawesi 5,24 5,41 5,50 5,65 5,92 31. Maluku 0,27 0,28 0,29 0,30 0,29 32. Maluku Utara 0,22 0,22 0,22 0,23 0,23 33. Papua Barat 0,57 0,55 0,55 0,54 0,54 34. Papua 1,38 1,30 1,28 1,25 1,31 Maluku & Papua 2,44 2,35 2,34 2,32 2,37 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 825 076 8 672 954 9 606 149 10 686 910 11 651 126 INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 831 726 8 615 705 9 546 134 10 565 817 11 540 790 Tabel/Table 5. Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) Catatan/Note : PROVINSI/ PROVINCE (1) **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures 21 http://w w w .bps.go.id
  • 41. PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015** (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 1,44 1,41 1,37 1,32 1,25 2. Sumatera Utara 4,85 4,86 4,88 4,88 4,88 3. Sumatera Barat 1,53 1,53 1,54 1,55 1,56 4. Riau 5,63 5,50 5,33 5,21 4,97 5. Jambi 1,34 1,35 1,37 1,39 1,38 6. Sumatera Selatan 2,83 2,85 2,84 2,83 2,81 7. Bengkulu 0,42 0,42 0,42 0,42 0,42 8. Lampung 2,20 2,21 2,21 2,21 2,21 9. Kepulauan Bangka Belitung 0,52 0,52 0,52 0,51 0,51 10. Kepulauan Riau 1,63 1,66 1,68 1,70 1,72 Sumatera 22,39 22,31 22,14 22,02 21,71 11. DKI Jakarta 15,75 15,80 15,86 15,96 16,10 12. Jawa Barat 13,25 13,29 13,37 13,36 13,37 13. Jawa Tengah 9,01 8,94 8,89 8,89 8,93 14. DI Yogyakarta 0,93 0,93 0,92 0,92 0,92 15. Jawa Timur 14,47 14,54 14,59 14,68 14,74 16. Banten 3,99 4,01 4,05 4,06 4,07 Jawa 57,40 57,51 57,67 57,88 58,14 17. Bali 1,37 1,38 1,40 1,42 1,43 18. Nusa Tenggara Barat 0,92 0,86 0,85 0,85 0,98 19. Nusa Tenggara Timur 0,64 0,63 0,63 0,63 0,63 Bali & Nusa Tenggara 2,93 2,87 2,88 2,90 3,04 20. Kalimantan Barat 1,25 1,24 1,25 1,25 1,24 21. Kalimantan Tengah 0,83 0,84 0,85 0,86 0,87 22. Kalimantan Selatan 1,25 1,25 1,25 1,24 1,23 23. Kalimantan Timur 6,11 6,07 5,36 5,18 4,87 24. Kalimantan Utara -- -- 0,54 0,55 0,54 Kalimantan 9,44 9,40 9,24 9,08 8,76 25. Sulawesi Utara 0,75 0,76 0,76 0,77 0,78 26. Sulawesi Tengah 0,78 0,80 0,83 0,83 0,92 27. Sulawesi Selatan 2,55 2,61 2,66 2,72 2,78 28. Sulawesi Tenggara 0,73 0,77 0,79 0,79 0,81 29. Gorontalo 0,23 0,23 0,24 0,24 0,24 30. Sulawesi Barat 0,26 0,27 0,27 0,28 0,29 Sulawesi 5,31 5,45 5,55 5,64 5,81 31. Maluku 0,27 0,27 0,27 0,27 0,28 32. Maluku Utara 0,22 0,22 0,22 0,22 0,23 33. Papua Barat 0,59 0,57 0,58 0,58 0,58 34. Papua 1,46 1,39 1,43 1,41 1,45 Maluku & Papua 2,53 2,46 2,51 2,49 2,53 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 7 286 915 7 735 785 8 177 822 8 602 834 9 031 055 INDONESIA (PDB)/(GDP) 7 287 635 7 727 083 8 156 498 8 566 271 8 976 932 Tabel/Table 6. Distribusi PDRB Terhadap Jumlah PDRB 34 Provinsi Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Distribution of GRDP to Total GRDP of 34 Provinces at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) Catatan/Note : Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures 22 http://w w w .bps.go.id
  • 42. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 6,57 5,85 5,92 5,52 0,92 2. Sumatera Utara 13,88 10,63 12,55 11,18 9,53 3. Sumatera Barat 13,00 10,75 11,77 12,25 8,44 4. Riau 24,98 15,00 8,77 11,83 -3,97 5. Jambi 14,24 11,15 12,95 11,41 7,11 6. Sumatera Selatan 16,83 11,73 10,69 9,19 8,69 7. Bengkulu 13,57 12,45 12,04 11,90 10,90 8. Lampung 12,94 10,17 9,10 13,00 9,61 9. Kepulauan Bangka Belitung 14,87 11,14 10,99 11,88 8,19 10. Kepulauan Riau 14,11 14,12 12,72 11,26 11,91 Sumatera 16,48 11,95 10,50 11,08 5,21 11. DKI Jakarta 13,86 11,86 12,96 13,79 12,68 12. Jawa Barat 12,68 10,44 11,59 10,11 10,01 13. Jawa Tengah 11,13 8,95 10,00 11,47 9,61 14. DI Yogyakarta 10,34 8,24 9,94 9,31 9,23 15. Jawa Timur 13,12 11,44 10,71 11,38 9,75 16. Banten 12,79 10,47 11,71 13,40 11,54 Jawa 12,83 10,82 11,49 11,89 10,75 17. Bali 11,59 12,79 13,92 16,35 13,29 18. Nusa Tenggara Barat -2,78 1,24 6,66 10,94 25,86 19. Nusa Tenggara Timur 11,33 12,45 11,72 11,86 11,42 Bali & Nusa Tenggara 6,68 9,16 11,35 13,85 16,22 20. Kalimantan Barat 12,39 10,58 10,92 11,57 10,97 21. Kalimantan Tengah 16,52 11,47 11,62 9,68 11,42 22. Kalimantan Selatan 15,80 8,04 8,56 10,39 7,52 23. Kalimantan Timur 23,19 6,90 3,81 1,50 -4,75 24. Kalimantan Utara -- -- -- 13,25 5,45 Kalimantan 20,19 7,89 6,01 5,45 1,35 25. Sulawesi Utara 10,87 11,39 11,31 13,38 13,23 26. Sulawesi Tengah 17,32 14,69 14,65 13,05 19,20 27. Sulawesi Selatan 15,46 15,13 13,38 15,76 14,06 28. Sulawesi Tenggara 15,20 16,03 9,81 10,66 11,61 29. Gorontalo 12,48 13,00 12,50 13,85 13,28 30. Sulawesi Barat 17,49 12,07 11,59 16,69 12,06 Sulawesi 15,00 14,42 12,67 14,31 14,27 31. Maluku 15,95 15,42 12,86 13,72 8,50 32. Maluku Utara 13,98 13,25 10,85 12,16 10,75 33. Papua Barat 6,99 7,16 11,76 9,84 8,02 34. Papua -2,36 4,27 8,90 8,69 13,92 Maluku & Papua 2,86 6,99 10,23 9,91 11,53 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 14,00 10,84 10,76 11,25 9,02 INDONESIA (PDB)/(GDP) 14,10 10,01 10,80 10,68 9,23 **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures Catatan/Note : (1) Tabel/Table 7. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) PROVINSI/ PROVINCE 23 http://w w w .bps.go.id
  • 43. PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015** (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 3,28 3,85 2,61 1,55 -0,72 2. Sumatera Utara 6,66 6,45 6,07 5,23 5,10 3. Sumatera Barat 6,34 6,31 6,08 5,86 5,41 4. Riau 5,57 3,76 2,48 2,70 0,22 5. Jambi 7,86 7,03 6,84 7,35 4,21 6. Sumatera Selatan 6,36 6,83 5,31 4,70 4,50 7. Bengkulu 6,85 6,83 6,07 5,48 5,14 8. Lampung 6,56 6,44 5,77 5,08 5,13 9. Kepulauan Bangka Belitung 6,90 5,50 5,20 4,67 4,08 10. Kepulauan Riau 6,96 7,63 7,21 6,62 6,02 Sumatera 6,19 5,75 4,95 4,58 3,54 11. DKI Jakarta 6,73 6,53 6,07 5,91 5,88 12. Jawa Barat 6,50 6,50 6,33 5,09 5,03 13. Jawa Tengah 5,30 5,34 5,11 5,28 5,44 14. DI Yogyakarta 5,21 5,37 5,47 5,16 4,94 15. Jawa Timur 6,44 6,64 6,08 5,86 5,44 16. Banten 7,03 6,83 6,67 5,47 5,37 Jawa 6,37 6,37 6,01 5,57 5,45 17. Bali 6,66 6,96 6,69 6,73 6,04 18. Nusa Tenggara Barat -3,91 -1,54 5,16 5,06 21,24 19. Nusa Tenggara Timur 5,67 5,46 5,41 5,05 5,02 Bali & Nusa Tenggara 2,88 3,95 5,95 5,87 10,29 20. Kalimantan Barat 5,50 5,91 6,05 5,03 4,81 21. Kalimantan Tengah 7,01 6,87 7,37 6,21 7,01 22. Kalimantan Selatan 6,97 5,97 5,33 4,85 3,84 23. Kalimantan Timur 6,47 5,48 2,76 1,57 -1,28 24. Kalimantan Utara -- -- -- 8,18 3,13 Kalimantan 6,45 5,72 3,95 3,29 1,31 25. Sulawesi Utara 6,17 6,86 6,38 6,31 6,12 26. Sulawesi Tengah 9,82 9,53 9,59 5,07 15,56 27. Sulawesi Selatan 8,13 8,87 7,62 7,54 7,15 28. Sulawesi Tenggara 10,63 11,65 7,50 6,26 6,88 29. Gorontalo 7,71 7,91 7,67 7,27 6,23 30. Sulawesi Barat 10,73 9,25 6,93 8,88 7,37 Sulawesi 8,54 9,04 7,69 6,87 8,18 31. Maluku 6,34 7,16 5,24 6,61 5,44 32. Maluku Utara 6,80 6,98 6,36 5,48 6,10 33. Papua Barat 3,64 3,63 7,36 5,44 4,10 34. Papua -4,28 1,72 8,55 3,81 7,97 Maluku & Papua -0,57 3,20 7,71 4,64 6,62 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 6,16 6,16 5,71 5,20 4,98 INDONESIA (PDB)/(GDP) 6,17 6,03 5,56 5,02 4,79 The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ *) : Angka sementara/Provisional figures **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Tabel/Table 8. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) Catatan/Note : 24 http://w w w .bps.go.id
  • 44. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 4,36 3,70 3,80 3,46 -1,00 2. Sumatera Utara 12,22 9,09 11,04 9,75 8,19 3. Sumatera Barat 11,45 9,27 10,30 10,82 7,09 4. Riau 21,68 12,01 6,00 9,03 -6,33 5. Jambi 12,08 9,10 10,93 9,47 5,30 6. Sumatera Selatan 15,03 10,06 9,08 7,64 7,20 7. Bengkulu 11,57 10,51 10,14 10,05 9,12 8. Lampung 11,45 8,78 7,77 11,67 8,38 9. Kepulauan Bangka Belitung 12,31 8,70 8,58 9,48 5,91 10. Kepulauan Riau 10,45 10,57 9,31 8,01 8,76 Sumatera 14,45 10,05 8,68 9,30 3,57 11. DKI Jakarta 12,56 10,61 11,74 12,60 11,54 12. Jawa Barat 10,85 8,69 9,87 8,47 8,41 13. Jawa Tengah 10,17 8,05 9,13 10,61 8,79 14. DI Yogyakarta 9,01 6,94 8,64 8,04 7,98 15. Jawa Timur 12,29 10,66 9,97 10,66 9,08 16. Banten 10,16 7,95 9,23 10,96 9,21 Jawa 11,47 9,51 10,21 10,65 9,55 17. Bali 10,17 11,39 12,54 14,97 11,99 18. Nusa Tenggara Barat -4,17 -0,18 5,21 9,48 24,25 19. Nusa Tenggara Timur 9,42 10,54 9,85 10,02 9,61 Bali & Nusa Tenggara 5,10 7,57 9,76 12,26 14,63 20. Kalimantan Barat 10,45 8,72 9,11 9,80 9,27 21. Kalimantan Tengah 13,74 8,85 9,05 7,20 8,95 22. Kalimantan Selatan 13,56 6,03 6,60 8,47 5,72 23. Kalimantan Timur 19,91 4,11 1,17 -0,79 -6,84 24. Kalimantan Utara -- -- -- 8,99 1,55 Kalimantan 17,63 5,65 3,86 3,37 -0,60 25. Sulawesi Utara 9,51 10,08 10,04 12,13 12,03 26. Sulawesi Tengah 15,28 12,75 12,75 11,22 17,32 27. Sulawesi Selatan 14,10 13,82 12,13 14,52 12,88 28. Sulawesi Tenggara 12,65 13,50 7,46 8,33 9,32 29. Gorontalo 10,60 11,15 10,69 12,05 11,52 30. Sulawesi Barat 15,22 9,92 9,47 14,48 9,95 Sulawesi 13,29 12,77 11,08 12,73 12,73 31. Maluku 13,83 13,33 10,86 11,73 6,63 32. Maluku Utara 11,43 10,77 8,48 9,82 8,50 33. Papua Barat 4,17 4,36 8,89 7,06 5,34 34. Papua -4,32 2,22 6,80 6,64 11,81 Maluku & Papua 0,72 4,80 8,02 7,75 9,38 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 12,36 9,28 9,25 9,77 7,62 INDONESIA (PDB)/(GDP) 12,46 8,47 9,29 9,21 7,82 (1) **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures Catatan/Note : Growth Rate of Per Capita GRDP at Current Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) PROVINSI/ PROVINCE Tabel/Table 9. Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ 25 http://w w w .bps.go.id
  • 45. PROVINSI/ PROVINCE 2011 2012 2013 2014* 2015** (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 1,13 1,74 0,56 -0,43 -2,61 2. Sumatera Utara 5,11 4,96 4,65 3,88 3,81 3. Sumatera Barat 4,88 4,88 4,69 4,51 4,10 4. Riau 2,78 1,06 -0,14 0,12 -2,24 5. Jambi 5,82 5,06 4,92 5,48 2,45 6. Sumatera Selatan 4,73 5,23 3,78 3,22 3,06 7. Bengkulu 4,97 4,98 4,28 3,74 3,45 8. Lampung 5,16 5,09 4,48 3,85 3,95 9. Kepulauan Bangka Belitung 4,52 3,18 2,92 2,43 1,89 10. Kepulauan Riau 3,53 4,27 3,97 3,51 3,03 Sumatera 4,35 3,95 3,22 2,90 1,92 11. DKI Jakarta 5,51 5,34 4,92 4,81 4,81 12. Jawa Barat 4,78 4,82 4,70 3,52 3,50 13. Jawa Tengah 4,40 4,47 4,27 4,46 4,66 14. DI Yogyakarta 3,94 4,11 4,23 3,94 3,74 15. Jawa Timur 5,66 5,90 5,37 5,18 4,80 16. Banten 4,53 4,40 4,31 3,19 3,16 Jawa 5,09 5,12 4,80 4,40 4,32 17. Bali 5,31 5,63 5,40 5,46 4,82 18. Nusa Tenggara Barat -5,29 -2,92 3,73 3,68 19,69 19. Nusa Tenggara Timur 3,85 3,67 3,65 3,32 3,31 Bali & Nusa Tenggara 1,35 2,44 4,44 4,39 8,78 20. Kalimantan Barat 3,68 4,13 4,32 3,37 3,20 21. Kalimantan Tengah 4,45 4,36 4,89 3,82 4,64 22. Kalimantan Selatan 4,91 3,99 3,43 3,03 2,09 23. Kalimantan Timur 3,63 2,73 0,15 -0,72 -3,45 24. Kalimantan Utara -- -- -- 4,11 -0,68 Kalimantan 4,19 3,52 1,84 1,25 -0,64 25. Sulawesi Utara 4,87 5,60 5,17 5,14 5,00 26. Sulawesi Tengah 7,91 7,67 7,77 3,37 13,74 27. Sulawesi Selatan 6,86 7,63 6,43 6,39 6,04 28. Sulawesi Tenggara 8,18 9,22 5,20 4,03 4,68 29. Gorontalo 5,91 6,14 5,94 5,57 4,59 30. Sulawesi Barat 8,59 7,15 4,89 6,81 5,35 Sulawesi 6,93 7,47 6,17 5,40 6,73 31. Maluku 4,40 5,22 3,37 4,75 3,62 32. Maluku Utara 4,41 4,64 4,09 3,28 3,94 33. Papua Barat 0,91 0,93 4,60 2,77 1,51 34. Papua -6,19 -0,28 6,45 1,84 5,97 Maluku & Papua -2,63 1,09 5,55 2,57 4,56 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 4,64 4,67 4,27 3,80 3,62 INDONESIA (PDB)/(GDP) 4,65 4,55 4,12 3,63 3,44 Catatan/Note : Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Growth Rate of Per Capita GRDP at 2010 Constant Market Prices by Province, 2011-2015 (Percent) Tabel/Table 10. Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Provinsi, 2011-2015 (Persen)/ 26 http://w w w .bps.go.id
  • 46. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) 1. Aceh 103,19 105,18 108,57 112,81 114,67 2. Sumatera Utara 106,76 110,96 117,74 124,40 129,66 3. Sumatera Barat 106,26 110,71 116,64 123,69 127,24 4. Riau 118,39 131,22 139,27 151,67 145,32 5. Jambi 105,92 109,99 116,29 120,69 124,05 6. Sumatera Selatan 109,84 114,88 120,75 125,93 130,98 7. Bengkulu 106,29 111,88 118,18 125,37 132,24 8. Lampung 105,99 109,71 113,17 121,70 126,88 9. Kepulauan Bangka Belitung 107,46 113,20 119,43 127,66 132,70 10. Kepulauan Riau 106,69 113,13 118,94 124,11 131,01 Sumatera 109,69 116,12 122,26 129,87 131,97 11. DKI Jakarta 106,68 112,02 119,29 128,17 136,40 12. Jawa Barat 105,80 109,71 115,13 120,63 126,36 13. Jawa Tengah 105,53 109,14 114,22 120,94 125,72 14. DI Yogyakarta 104,88 107,73 112,29 116,72 121,49 15. Jawa Timur 106,28 111,05 115,90 121,94 126,92 16. Banten 105,38 108,97 114,12 122,70 129,89 Jawa 106,08 110,51 116,21 123,17 129,36 17. Bali 104,62 110,32 117,79 128,41 137,20 18. Nusa Tenggara Barat 101,18 104,04 105,52 111,42 115,67 19. Nusa Tenggara Timur 105,35 112,34 119,07 126,78 134,52 Bali & Nusa Tenggara 103,70 108,89 114,43 123,06 129,68 20. Kalimantan Barat 106,53 111,23 116,34 123,58 130,84 21. Kalimantan Tengah 108,89 113,58 118,07 121,92 126,95 22. Kalimantan Selatan 108,25 110,37 113,75 119,76 124,01 23. Kalimantan Timur 115,70 117,27 118,38 118,29 114,13 24. Kalimantan Utara -- -- 119,31 124,90 127,71 Kalimantan 112,91 115,22 117,51 119,97 120,01 25. Sulawesi Utara 104,43 108,86 113,90 121,48 129,62 26. Sulawesi Tengah 106,83 111,87 117,04 125,93 129,90 27. Sulawesi Selatan 106,77 112,91 118,96 128,05 136,30 28. Sulawesi Tenggara 104,13 108,21 110,54 115,11 120,21 29. Gorontalo 104,42 109,35 114,26 121,26 129,31 30. Sulawesi Barat 106,11 108,85 113,60 121,75 127,07 Sulawesi 105,95 111,17 116,32 124,41 131,41 31. Maluku 109,03 117,44 125,94 134,33 138,24 32. Maluku Utara 106,72 112,97 117,74 125,20 130,69 33. Papua Barat 103,24 106,75 111,12 115,76 120,12 34. Papua 102,00 104,56 104,90 109,84 115,89 Maluku & Papua 103,44 107,25 109,75 115,29 120,60 JML 34 PROV./TOT. OF 34 PROV. 107,39 112,11 117,47 124,23 129,01 INDONESIA (PDB)/(GDP) 107,47 111,50 117,04 123,34 128,56 Catatan/Note : Tabel/Table 11. Indeks Harga Implisit PDRB Menurut Provinsi, 2011-2015 (2010 = 100 )/ Implicit Price Index of GRDP by Province, 2011-2015 (2010 = 100) The difference between the total of GRDP of 34 Provinces and the GDP of Indonesia among others due to the statistical discrepancies. *) : Angka sementara/Provisional figures **) : Angka sangat sementara/Very Provisional figures Perbedaan antara jumlah PDRB 34 Provinsi dan PDB Indonesia antara lain disebabkan oleh diskrepansi statistik/ PROVINSI/ PROVINCE (1) 27 http://w w w .bps.go.id
  • 47. 2011 2012 2013 2014* 2015** (2) (3) (4) (5) (6) A 27 554 29 643 32 254 34 377 37 570 1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian/Agriculture, Livestock, Hunting and Agriculture Services 21 100 22 857 25 124 26 828 29 505 a. Tanaman Pangan/Food Crops 5 489 6 144 6 985 7 276 8 457 b. Tanaman Hortikultura/Horticultural Crops 3 723 4 153 4 427 4 865 5 223 c. Tanaman Perkebunan/Plantation Crops 7 102 7 377 8 046 8 545 9 072 d. Peternakan/Livestock 3 662 4 004 4 429 4 879 5 460 e. Jasa Pertanian dan Perburuan/Agriculture Services and Hunting 1 125 1 178 1 238 1 263 1 293 2 Kehutanan dan Penebangan Kayu/Forestry and Logging 1 528 1 597 1 656 1 776 1 830 3 Perikanan/Fishery 4 925 5 189 5 474 5 772 6 236 B 15 912 15 364 14 746 13 654 7 409 1 Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi/Crude Petroleum, Natural Gas, and Geothermal 11 143 11 214 10 620 9 391 3 419 2 Pertambangan Batubara dan Lignit/Coal and Lignite Mining 1 750 1 298 1 037 980 918 3 Pertambangan Bijih Logam/Iron Ore Mining 1 337 1 137 1 212 1 210 892 4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya/Other Mining and Quarrying 1 682 1 714 1 876 2 073 2 180 C 9 360 9 859 9 759 9 475 7 614 1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas/Manufacture of Coal and Refined Petroleum Products 4 345 4 302 4 255 3 535 1 365 2 Industri Makanan dan Minuman/Manufacture of Food Products and Beverages 1 522 1 668 1 860 2 109 2 322 3 Industri Pengolahan Tembakau/Manufacture of Tobacco Products 37 38 39 43 39 4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi/Manufacture of Textiles; and Wearing Apparel 8 10 10 11 12 5 Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki/Manufacture of Leather and Related Products and Footwear 6 7 7 7 7 6 Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya/ Manufacture of Wood and of Products of Wood and Cork, and Articles of Straw and Plaiting Materials 32 32 32 36 40 7 Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman/Manufacture of Paper and Paper Products, Printing and Reproduction of Recorded Media 56 63 69 73 79 8 Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional/Manufacture of Chemicals and Pharmaceuticals and Botanical Products 2 771 3 101 2 795 2 918 3 003 9 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik/Manufacture of Rubber, Rubber Products and Plastics Products 163 174 180 192 182 10 Industri Barang Galian bukan Logam/Manufacture of Other Non-Metallic Mineral Products 133 158 177 191 213 11 Industri Logam Dasar/Manufacture of Basic Metals -- -- -- -- -- 12 Industri Barang Logam; Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrik/Manufacture of Fabricated Metal Products, Computer, and Optical Products, ande Electrical Equipment 27 28 31 32 32 13 Industri Mesin dan Perlengkapan /Manufacture of Machinery and Equipment 43 46 50 53 54 14 Industri Alat Angkutan/Manufacture of Transport Equipment 23 25 28 29 29 15 Industri Furnitur/Manufacture of Furniture 190 203 220 240 230 16 Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan/Other Manufacturing, Repair and Installation of Machinery and Equipment 4 5 5 6 7 D 117 120 122 132 140 1 Ketenagalistrikan/Electricity 69 68 67 75 87 2 Pengadaan Gas dan Produksi Es/Manufacture of Gas and Production of Ice 48 52 55 56 53 E 29 32 36 39 45 F 8 917 9 622 10 396 11 442 12 252 G 15 215 16 390 17 514 18 944 20 311 1 Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya/Wholesale and Retail Trade and Repair of Motor Vehicles and Motorcycles 1 453 1 582 1 715 1 846 2 022 2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale Trade and Retail Trade Except of Motor Vehicles and Motorcycles 13 761 14 808 15 798 17 098 18 289 H 7 971 8 606 9 346 9 903 10 355 1 Angkutan Rel/Railways Transport -- -- -- -- -- 2 Angkutan Darat/Land Transport 7 012 7 466 8 020 8 477 8 838 3 Angkutan Laut/Sea Transport 211 234 257 269 255 4 Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan/River, Lake, and Ferry Transport 7 7 8 9 10 5 Angkutan Udara/Air Transport 682 834 989 1 069 1 165 6 Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir/Warehousing and Support Services for Transportation, Postal and Courier 58 65 71 78 87 I 1 021 1 146 1 291 1 439 1 588 1 Penyediaan Akomodasi/Accommodation 123 138 160 185 215 2 Penyediaan Makan Minum/Food and Beverage Service Activities 898 1 007 1 131 1 254 1 373 J 3 448 3 741 3 921 4 052 4 299 K 1 676 1 877 2 107 2 239 2 397 1 Jasa Perantara Keuangan/Financial Intermediary Services 1 580 1 776 1 999 2 125 2 273 2 Asuransi dan Dana Pensiun/Insurance and Pension Fund 31 33 35 37 41 3 Jasa Keuangan Lainnya/Other Financial Services 63 67 71 76 82 4 Jasa Penunjang Keuangan/Financial Supporting Service 1 1 1 1 1 L 3 372 3 579 3 856 4 393 4 878 M,N 571 620 665 729 764 O 7 526 8 001 8 844 10 121 11 638 P 2 029 2 093 2 280 2 524 2 862 Q 2 289 2 548 2 785 3 027 3 407 R,S,T,U 1 212 1 310 1 410 1 538 1 670 108 218 114 552 121 331 128 026 129 201 Catatan/Note : * Angka sementara/Preliminary Figures ** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures Jasa lainnya/Other Services Activities PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO/Gross Regional Domestic Product Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib/Public Administration and Defence; Compulsory Social Security Jasa Pendidikan/Education Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial/Human Health and Social Work Activities Jasa Keuangan dan Asuransi/Financial and Insurance Activities Real Estat/Real Estate Activities Jasa Perusahaan/Business Activities Transportasi dan Pergudangan/Transportation and Storage Pertambangan dan Penggalian/Mining and Quarrying Industri Pengolahan/Manufacturing Tabel/Table 12. PDRB Aceh Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha, 2011 - 2015 (Miliar Rupiah)/ GRDP of Aceh at Current Market Prices by Industry, 2011 - 2015 (Billion Rupiahs) LAPANGAN USAHA/INDUSTRY (1) Informasi dan Komunikasi/Information and Communication Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang/Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities Konstruksi/Construction Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles Pengadaan Listrik dan Gas/Electricity and Gas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry and Fishing Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum/Accommodation and Food Service Activities 28 http://w w w .bps.go.id