Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
KEMENTERIAN KESEHATANREPUBLIK INDONESIAPusat Promosi KesehatanTahun 2011Suplemen
Suplemen 2 | 201121.	 Pelayanan kesehatan dasar.2.	 Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan UKBMdan mendorong upaya s...
DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 3Mengembangan kebijakan pengembangan Desa dan KelurahanSiaga Aktif di Pemerint...
Suplemen 2 | 20114Bagi Pemerintah Kecamatan:Menurunkan angka kesakitan dan kematian.Meningkatkan citra Puskesmas sebagai u...
DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 5KRITERIAPERTAHAPAN DESA/KELURAHAN SIAGA AKTIFPRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI1. ...
Suplemen 2 | 201167. Kapan pelaksanaan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?Program Desa dan Kelurahan Siaga Aktif sesungguhnya ...
DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 78. Di mana saja diadakan Desa dan KelurahanSiaga Aktif?Pelaksanaan program De...
Suplemen 2 | 20118Pengenalan kondisi Desa atau Kelurahan oleh KaderPemberdayaan Masyarakat (KPM), lembaga kemasyarakatan,d...
DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 9•	 Mencapai kesepakatan tentang UKBM yang dibentukbaru atau diaktifkan kembal...
Suplemen 2 | 201110Pelaksanaan Kegiatan	Kegiatan yang mendapat dukungan dana dari pemerintahmemerlukan proses Musrenbang....
DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 11	Pembinaan kelestarian juga dilaksanakan terintegrasidengan penyelenggaraan...
Suplemen Desa Dan Kelurahan Siaga Aktif
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Suplemen Desa Dan Kelurahan Siaga Aktif

10.221 Aufrufe

Veröffentlicht am

untuk download dokumen ini silahkan kunjungi http://puskesmaspasirpanjang.wordpress.com/

Veröffentlicht in: News & Politik
  • Loggen Sie sich ein, um Kommentare anzuzeigen.

Suplemen Desa Dan Kelurahan Siaga Aktif

  1. 1. KEMENTERIAN KESEHATANREPUBLIK INDONESIAPusat Promosi KesehatanTahun 2011Suplemen
  2. 2. Suplemen 2 | 201121. Pelayanan kesehatan dasar.2. Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan UKBMdan mendorong upaya survailans berbasis masyarakat,kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana, sertapenyehatan lingkungan.3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).1. Apa itu Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?Desa Siaga Aktif merupakan pengembangan dari Desa Siaga,yaitu Desa atau Kelurahan yang:Penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanankesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melaluiPos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau sarana kesehatan yangada di wilayah tersebut seperti, Pusat Kesehatan MasyarakatPembantu (Pustu), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),atau sarana kesehatan lainnya.Penduduknya mengembangkan Usaha KesehatanBersumberdaya Masyarakat (UKBM) dan melaksanakansurvailans berbasis masyarakat (meliputi pemantauanpenyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan dan perilaku),kedaduratan kesehatan dan penanggulangan bencana, sertapenyehatan lingkungan sehingga masyarakatnya menerapkanPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).2. Apa saja komponen Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?n3 Aspek/Komponen Desa dan Kelurahan Siaga:3. Apa tujuan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?Percepatan terwujudnya masyarakat desa dan kelurahan yangpeduli, tanggap, dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasipermasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehinggaderajat kesehatannya meningkat.Tujuan Umumn
  3. 3. DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 3Mengembangan kebijakan pengembangan Desa dan KelurahanSiaga Aktif di Pemerintahan Desa atau KelurahanMeningkatkan komitmen dan kerjasama semua perangkatDesa atau Kelurahan dan organisasi kemasyarakatan untukpengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanankesehatan dasar di desa atau kelurahan.Mengembangkan UKBM dan melaksanaan survailans berbasismasyarakat (meliputi pemantauan penyakit, kesehatan ibu,dan anak, lingkungan, dan perilaku), penanggulangan bencanadan kedaruratan kesehatan, serta penyehatan lingkungan.Meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia, dana,maupun sumber daya lain, yang berasal dari Pemerintah Desaatau Kelurahan, masyarakat dan swasta/dunia usaha, untukpengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diRumah Tangga.Tujuan Khusus4. Apa manfaat Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?Bagi Masyarakat:Mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.Peduli, tanggap dan mampu mengenali, mencegah dan mengatasimasalah kesehatan yang dihadapi.Tinggal di lingkungan yang sehat.Mampu mempratikkan PHBS.Tokoh masyarakat dan kader berperan aktif memberdayakan danmenggerakkan masyarakat.Bagi Puskesmas:Meningkatkan cakupan program kesehatanOptimalisasi fungsi Puskesmas.nnnnnnnnnnnnn
  4. 4. Suplemen 2 | 20114Bagi Pemerintah Kecamatan:Menurunkan angka kesakitan dan kematian.Meningkatkan citra Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanankesehatan.Alokasi dana pembangunan tidak banyak digunakan untukpelayanan kuratif, melainkan untuk promotif dan preventif.Terciptanya pembangunan berwawasan kesehatan di kecamatan.1. Kepedulian Pemerintah Desa atau Kelurahan dan pemukamasyarakat terhadap Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yangtercermin dari kesadaran dan keaktifan Forum Desa danKelurahan.2. Keberadaan Kader Pemberdayaan Masyarakat/Kader KesehatanDesa dan Kelurahan Siaga Aktif.3. Kemudahan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatandasar yang buka atau memberikan pelayanan setiap hari.4. Keberadaan UKBM yang dapat melaksanakan (a) survailansberbasis masyarakat, (b) kedaruratan kesehatan danpenanggulangan bencana, (c) penyehatan lingkungan.5. Tercakupnya pendanaan untuk pengembangan Desa danKelurahan Siaga Aktif dalam Anggaran Pembangunan Desa atauKelurahan serta dari masyarakat dan dunia usaha.6. Peran serta aktif masyarakat dan organisasi kemasyarakatandalam kegiatan kesehatan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.7. Peraturan di desa atau kelurahan yang melandasi dan mengaturtentang pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga AKtif.8. Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di RumahTangga.5. Apa saja kriteria Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?8 Kriteria Desa dan Kelurahan Siaga Aktif, yaitu:Mempercepat terwujudnya Kecamatan Sehat.Meningkatkan citra Pemerintah Kecamatan.nnnnnn
  5. 5. DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 5KRITERIAPERTAHAPAN DESA/KELURAHAN SIAGA AKTIFPRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI1. Forum Desa/KelurahanAda, tetapibelum berjalanBerjalan ,tetapi belumrutin setiaptriwulanBerjalansetiapTriwulanBerjalan setiapbulan2. KPM/KaderKesehatanSudah adaminimal 2orangSudah ada 3-5orangSudah ada6-8 orangSudah ada 9orang ataulebih3. KemudahanSkses PelayananKesehatan DasarYa Ya Ya Ya4. Posyandu &UKBM lainnyaaktifPosyandu ya,UKBM lainnyatidak aktifPosyandu & 2UKBM lainnyaaktifPosyandu& 3 UKBMlainnya aktifPosyandu & 4UKBM lainnyaaktif5. Dukungan danauntuk kegiatankesehatandi Desa danKelurahan :- PemerintahDesa danKelurahan- Masyarakat- Dunia usahaSudah adadana dariPemerintahDesa danKelurahan sertabelum adasumber danalainnyaSudah adadana dariPemerintahDesa danKelurahanserta satusumber danalainnyaSudah adadana daripemerintahDesa danKelurahanserta duasumber danalainnyaSudah ada danasari pemerintahDesa danKelurahan sertadua sumberdana lainnya6. Peran sertamasyarakatdan OrganisasiKemasyarakatanAda peran aktifmasyarakat dantidak ada peranaktif ormasAda peran aktifmasyarakatdan peran aktifsatu ormasAda peranaktifmasyarakatdan peranaktif duaormasAda peran aktifmasyarakatdan peran aktiflebih dari duaormas7. PeraturanKepala Desa atauperaturanBupati/WalikotaBelum ada Ada, belumdirealisasikanAda, sudahdirealisasikanAda , sudahdirelaisasikan8. Pembinaan PHBSdi Rumah TanggaPembinaanPHBS kurangdari 20%rumah tanggayang adaPembinaanPHBS minimal20 % rumahtangga yangadaPembinaanPHBSminimal 40% rumahtangga yangadaPembinaanPHBS minimal70 % rumahtangga yangadaDalam bentuk matriks, pentahapan perkembangan Desa/Kelurahan SiagaAktif tersebut di atas dapat digambarkan sebagai berikut :
  6. 6. Suplemen 2 | 201167. Kapan pelaksanaan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?Program Desa dan Kelurahan Siaga Aktif sesungguhnya sudahdimulai pada tahun 2006 dengan nama Desa Siaga. Landasanhukumnya Keputusan Menteri Kesehatan No 564/Menkes/SK/VIII/2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga.Kemudian program ini direvitalisasi guna mengakselerasi pencapaiantarget Desa Siaga Aktif pada tahun 2015. Landasan hukumnyaKeputusan Menteri Kesehatan No 1529/Menkes/SK/X/2010 tentangPedoman Umum Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.Program Desa dan Kelurahan Siaga Aktif diluncurkan dalamrangka mendukung pencapaian visi Pembangunan Nasional 2005-2025 yaitu Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil dan Makmur. Untukmencapai itu, pembangunan kesehatan perlu mendapat prioritas.Upaya Pemerintah dimulai dengan gerakan PembangunanKesehatan Masyarakat Desa (PKMD) pada era 1970an-1980an. Masakejayaan tersebut hendak diulang dan dibangkitkan kembali melaluigerakan pengembangan dan pembinaan Desa Siaga yang sudah dimulaipada tahun 2006 melalui Keputusan Menteri Kesehatan No 564/Menkes/SK/VIII/2006 tentang Pedoman Pelaksanaan PengembanganDesa Siaga. Sampai dengan tahun 2009 tercatat 42.295 desa dankelurahan (56,1%) dari 75.410 desa dan kelurahan yang ada diIndonesia telah memulai sebuah proses mewujudkan Desa Siaga danKelurahan Siaga.Untuk mencapai target Desa Siaga Aktif pada tahun 2015,dilakukanlah revitalisasi. Melalui Peraturan Menteri Kesehatan No 741/Menkes/Per/VII/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) BidangKesehatan di Kabupaten dan Kota dan Keputusan Menteri KesehatanNo 828/Menkes/SK/IX/2008 tentang Petunjuk Teknis Standar PelayananMinimal (SPM) Bidang Kesehatan di kabupaten dan kota, Pemerintahmenetapkan bahwa pada tahun 2015 sebanyak 80% desa telah menjadiDesa dan Kelurahan Siaga Aktif.6. Mengapa ada Desa dan Kelurahan Siaga Aktif?
  7. 7. DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 78. Di mana saja diadakan Desa dan KelurahanSiaga Aktif?Pelaksanaan program Desa dan Kelurahan Siaga Aktif dilakukandi seluruh desa dan kelurahan di seluruh wilayah Negara KesatuanRepublik Indonesia. Untuk saat ini jumlah desa dan kelurahan tidakkurang dari 75.410.Kepala Desa/Lurah bersama Badan Permusyawaratan Desa(BPD), Perangkat Desa/Kelurahan, serta lembaga kemasyarakatanyang ada harus mendukung pengembangan Desa dan KelurahanSiaga Aktif. Kegiatannya berupa langkah-langkah memfasilitasi sikluspemecahan masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat yang dapatdigambarkan sebagai berikut:9. Bagaimana langkah-langkah pengembanganDesa dan Kelurahan Siaga Aktif?1. PENGENALANKONDISI DESA/KELURAHAN2. IDENTIFIKASIMASALAHKESEHATAN & PHBS3. MUSYAWARAHDESA/KELURAHAN4. PERENCANAANPARTISIPATIF5. PELAKSANAANKEGIATAN6. PEMBINAANKELESTARIANFASILITATOR/KPM/KADERKESEHATANUpaya pemecahan suatu masalah dilestarikan &masalah berikutnya dipecahkan, dstDesadanKelurahanSiagaAktif
  8. 8. Suplemen 2 | 20118Pengenalan kondisi Desa atau Kelurahan oleh KaderPemberdayaan Masyarakat (KPM), lembaga kemasyarakatan,dan Perangkat Desa/Kelurahan, dilakukan dan hasil analisissituasi perkembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif, yangsudah dapat atau belum dapat dipenuhi oleh Desa atauKelurahan yang bersangkutan.Pengenalan Kondisi Desa/KelurahanIdentifikasi Masalah Kesehatan dan PHBSDengan mengkaji Profil/Monografi Desa/Kelurahan, dan hasilanalisis situasi kesehatan melalui Survai Mawas Diri (SMD). SMDmerupakan pengumpulan data oleh kader, tokoh masyarakat,anggota Forum Desa yang terlatih dengan menggunakan daftarpertanyaan yang sudah disepakati Forum Desa. Melalui SMD,dapat diidentifikasi:Musyawarah Desa/Kelurahan Masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat dan prioritaspenanganannya. Penyebab masalah kesehatan dan perilaku masyarakat. Potensi yang dimiliki desa/kelurahan UKBM yang ada dan harus diaktifan kembali/dibentuk baru. Bantuan/dukungan yang diharapkan: apa bentuknya, berapabanyak, dari mana kemungkinan didapat (sumber),danbilamana dibutuhkan. Musyawarah Desa/Kelurahan dapat dilakuan secaraberjenjang dengan terlebih dulu menyelenggarakanMusyawarah Dusun atau Rukun Warga. Musyawarah Desadiselenggarakan dengan menyajikan hasil analisis data hasilkajian Profil Desa/Kelurahan dan atau hasil SMD. Musyawarah Desa/Kelurahan bertujuan:• Menyosialisasikan masalah kesehatan yang dihadapi.• Mencapai kesepakatan urutan prioritas.nnn
  9. 9. DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 9• Mencapai kesepakatan tentang UKBM yang dibentukbaru atau diaktifkan kembali.• Memantapkan data potensi desa untuk sumberbantuan/dukungan yang diperlukan.• Menggalang semangat dan partisipasi warga untukmendukung pengembangan Desa dan Kelurahan SiagaAktifPerencanaan Partisipatif Setelah diperoleh kesepakatan dari warga, KPM danlembaga kemasyarakatan mengadakan pertemuan gunamenyusun rencana pengembangan Desa dan KelurahanSiaga Aktif untuk dimasukkan ke dalam RencanaPembangunan Desa/Kelurahan. Rencana pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktifmencakup:• UKBM yang akan dibentuk baru atau diaktifkan kembali.• Sarana yang akan dibangun baru atau direhabilitasi(misalnya Poskesdes, Polindes, sarana air bersih, jambankeluarga, dll).• Kegiatan yang akan dilaksanakan dan biaya operasionalnya.• Hal-hal yang dapat dilaksanakan dengan swadayamasyarakat dan atau bantuan dari donatur (misalnyaswasta), disatukan dalam dokumen tersendiri. Sedangkanhal-hal yang memerlukan dukungan Pemerintahdimasukkan ke dalam dokumen Musrenbang Desa atauKelurahan untuk diteruskan ke Musrenbang Kecamatandan Kabupaten/Kota.n
  10. 10. Suplemen 2 | 201110Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan yang mendapat dukungan dana dari pemerintahmemerlukan proses Musrenbang. Kegiatan dapat dimulai dengan membentuk UKBM-UKBM,menetapkan kader-kader pelaksanaannya. Pelaksanaan kegiatan yang tidak memerlukan biayaoperasional seperti promosi kesehatan melalui Dasawisma,pertemuan Rukun Tetangga, pertemuan Rukun Warga/Dusun, atau forum-forum kegiatan kemasyarakatan dankeagamaan. Tim pelaksana kegiatan bertanggung jawab mengenairealisasi fisik, keuangan, dan administrasi kegiatan yangdilakukan, sesuai dengan rencana, Apabila dibutuhkan barang berupa bahan dan alat yangtidak dapat disediakan/dilakukan sendiri oleh masyarakat,maka Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dapat membantumasyarakat untuk menyediakan barang/jasa tersebut. Pencatatan dan pelaporan kegiatan dilaksanakan sesuaidengan petunjuk teknis dari Kemendagri. Pelatihan teknis, termasuk kursus-kursus penyegaran,bagi para kader pelaksana UKBM menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dengan dibantuoleh Dinas Kesehatan Provinsi untuk melaksanakannya,dengan mengacu kepada petunjuk teknis yang dibuat olehKemendagri dan Kemenkes. Pembinaan kelestarian Desa/Kelurahan Siaga Aktif tugasdari KPM, Kepala Desa/Lurah, Pemerintah Daerah danPemerintah Pusat. Pertemuan berkala dan kursus penyegaran bagi parakader, termasuk KPM, juga dikembangkan cara lain melaluiprogram Kelompencapir dan Perpustakaan Desa/Kelurahan.n
  11. 11. DesadanKelurahanSiagaAktifSuplemen 2 | 2011 11 Pembinaan kelestarian juga dilaksanakan terintegrasidengan penyelenggaraan Perlombaan Desa dan Kelurahanyang diselenggarakan setiap tahun ke tingkat Nasional. Pembinaan kelestarian juga diselenggarakan pencatatandan pelaporan perkembangan Desa dan Kelurahan SiagaAktif yang berjalan secara berjenjang dan terintegrasidengan Sistem Informasi Pembangunan Desa yangdiselenggarakan oleh Kemendagri.Pelaksanaan KegiatanKesuksesan program ini juga ditentukan oleh persiapan yangmatang, penyelenggaraan yang terorganisasi dan dilakukanEvalusi secara berkala. Ke depan semoga program Desadan Kelurahan Siaga Aktif yang mulia ini dapat didukungoleh semua komponen. Dengan kesamaan pemahamandiharapkan akan terjadi sinkronisasi dan kerja samayang baik dalam rangka mengupayakan tercapainya desadan kelurahan yang sehat, peduli, tanggap, dan mampumengenali, mencegah serta mengatasi permasalahankesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehingga derajatkesehatannya meningkat.n

×