Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
PROPOSAL
PERBEDAAN SEL TUMBUHAN DAN SEL HEWAN
Disusun Oleh :
ARUM FITRIANI
DHEA SIESCA ANANDA
XI MIA 2
SMA NEGERI 1 PUNGGU...
Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Sel hewan dan sel tumbuhan tentu kata-kata yang tidak asing bagi sahabat ilmu semuany...
banyak di daerah merismatik.Dalam perkembangannya,proplastida dapat berubah menjadi tiga
tipe,yaitu tipe kloroplas, kromop...
1.Sentriol
Sentriol merupakan sepasang struktur seperti silinder yang memiliki lubang tengah dan tersusun
dari protein mik...
a. Difusi
Proses ini merupakan perpindahan molekul larutan berkonsentrasi tinggi menuju larutan
berkonsentrasi rendah tanp...
b. Osmosis
Untuk memahami tentang osmosis, perhatikan Gambar 1.16! Gambar 1.16 menunjukkan proses
osmosis. Air akan berpin...
ion bertujuan agar dapat tercapai keseimbangan kadar ion di dalam sel. Mekanisme transpor ion
ini dapat terlihat pada Gamb...
Keterangan gambar:
1. Molekul-molekul medium kultur mendekati membran sitoplasma.
2. Molekul-molekul mulai melekat (menemp...
4. Lisosom pada Amoeba mulai bergabung (fusi) dengan vakuola makanan untuk mengeluarkan
enzim pencernaan.
b. Eksositosis
E...
Saat Cinta Tak Terbalas
Mulai dari pukul 19.00 sampai 23.00 aku melepas rindu bersamanya. Aku tau dia bukan
kekasihku. Aku...
Esoknya, baru saja aku menginjakkan kakiku di tanah sekolah, tepatnya di kantin. Sesendok
sambal pedas sudah menyambar muk...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Proposal sel tumbuhan dan hewan

1.580 Aufrufe

Veröffentlicht am

Read More

Veröffentlicht in: Bildung
  • Als Erste(r) kommentieren

Proposal sel tumbuhan dan hewan

  1. 1. PROPOSAL PERBEDAAN SEL TUMBUHAN DAN SEL HEWAN Disusun Oleh : ARUM FITRIANI DHEA SIESCA ANANDA XI MIA 2 SMA NEGERI 1 PUNGGUR Tahun Pelajaran 2014/2015
  2. 2. Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan Sel hewan dan sel tumbuhan tentu kata-kata yang tidak asing bagi sahabat ilmu semuanya, Berdasarkan klasifikasi makhluk hidup 5 kindgom hewan dan tumbuhan ini dikelompokkan dalam kingdom yang berbeda, nah postingan kali ini akan membahas perbedaan antara keduanya, Beberapa point penting yang akan dikaji adalah tentang perbedaan sel ini dari dinding sel dan vakuolanya. Nah langsung saja disimak ya A.STRUKTUR SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN Struktur dasar sel hewan maupun sel tumbuhan adalah sama. Namun dalam perkembangannya,kedua jenis sel tersebut mengalami perkembangan sesuai dengan lingkungannya sehingga timbul berbagai macam perbedaan. salah satunya adalah peran ekologis,tumbuhan adalah pembuat makanan,sedangkan hewan berperan memakan tumbuhan dan hewan lainnya. B.TABEL PERBEDAAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN Sel Tumbuhan Sel hewan Memiliki dinding sel Tidak memiliki diinding sel Memiliki vakuola berukuran besar Memiliki vakuola berukuran kecil Memiliki plastida(kloroplas, kromoplas, dan leukoplas Tidak memiliki plastida Tidak memiliki sentriol Memiliki sentriol a. Sel tumbuhan 1) Dinding sel Dinding sel tersusun dan selulosa,,hemiselulosa, pektin, dan lignin ( zat kayu ). zat-zat tersebut menyebabkan bentuk sel tumbuhan lebih keras dar pada sel hewan. Fungsi dinding sel adalah memberi bentuk sel, melindungi bagian dalam sel, dan bersama vakuola berperan dalam kekakuan ( turgiditas ) sel . Pada saat penebalan dinding sel, ada bagian-bagian sel yang tidak mengalami penebalan sehingga terdapat celah yang disebut niktan. MElalui noktah terjadi hubungan antara sel satu dan sel yang lain melalui penjuluran benang-benang sitoplasma yang sangat tipis yang disebut plasmodesma.Plasmodesma berfungsi menghubungkan sitoplasma pada jaringan tumbuhan menjadi satu kesatuan sehingga memungkinkan terjadinya gerakan beragai zat antar sel. b.Plastida Plastida adalah organel bermembran lengkap,dengan bentuk dan fungsi yang bermacam- macam.Organel ini hanya ditemukan pada sel tumbuhan,berupa butir-butir yang mengandung pigmen.Plastida merupakan hasil perkembangan dari badan kecil yang dikenalproplastida yang
  3. 3. banyak di daerah merismatik.Dalam perkembangannya,proplastida dapat berubah menjadi tiga tipe,yaitu tipe kloroplas, kromoplas, dan leukoplas. a.Kloroplas Kloroplas merupakan organel yang mengandung klorofil. Klorofil berfungsi pada saat fotosintesis. Struktur kloroplas terdiri dari membran luar yang berguna untuk melewatkan molekul-molekul berukuran kurang dari 10 kilodalton tanpa selektivitas.Membran dalambersifat selektif permeabel dan berguna untuk memilih molekul keluar masuk dengan transpor aktif; Stroma merupakan cairan kloroplas yang berguna untuk menyimpan hasil fotosintesis dalam bentuk pati (amilum); dan tilakoid tempat terjadinya fotosintesis. Kloroplas banyak terdapat pada daun dan organ tubuh lainnya yang berwarna hijau.Klorofil dapat dibedakan menjadi berbagai macam,yaitu: o Klorofil a :menampilkan warna hijau biru o Klorofil b :menampilkan warna hijau kuning o Klorofil c :menampilkan warna hijau cokelat o Klorofil d :menampilkan warna hijau merah. b.Kromoplas Kromoplas adalah plastida yang memberikan aneka ragam warna nonfotosintesis,seperti pigmen merah,oranye,kuning,dll..Pigmen yang termasuk kelompok kromoplas antara lain:  Karoten, menimbulkan warna kuning jingga dan merah,misalnya pada wortel  Xantofil, Menimbulkan warna kuning pada daun yang telah tua  Fikosianin, Memberikan warna biru pada ganggang  Fikosiantin,Memberikan warna cokelat pada ganggang  Fikoeritrin, Memberikan warna merah pada ganggang. c.Leukoplas Leukoplas adalah plastida tidak berwarna atau berwarna putih.Umumnya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari , khususnya pada organ penyimpanan cadangan makanan.Leukoplas biasanya berguna untuk menyimpan cadangan makanan, seperti amilum dan protein pada sel-sel batang ketela pohon dan sel-sel akar pada kentang. Leukoplas dibedakan menjadi tiga macam,yaitu: o Amiloplas, yaitu leukoplas yang berfungsi membentuk dan menyimpan amilum, o Elaioplas(lipidoplas), yaitu leukoplas yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan lemak atau minyak, o Proteoplas, yaitu leukoplas yang berfungsi menyimpan protein. d.Sel Hewan Hewan memiliki organel yang khas pada selnya,yaitu sentriol yang tidak terdapat pada sel tumbuhan.
  4. 4. 1.Sentriol Sentriol merupakan sepasang struktur seperti silinder yang memiliki lubang tengah dan tersusun dari protein mikrotubulus. Anggota pasangan sentriol biasanya terletak pada posisi menyudut ke arah kanan satu sama lain. Sentriol tersusun dari mikrotubulus yang membentuk suatu struktur protein seperti jala yang tampak berdekatan dengan kromosom selama pembelahan sel (metosis dan meiosis). Jala tersebut dinamakan benang spindel. Pada ujung lain, jala ini berdekatan dengan bagian ujung sentriol. Sentriol berperan untuk mengatur polaritas (kutub) pembelahan sel hewan dan mengatur pemisahan kromosom selama pembelahan. 2.Vakuola Pada beberapa jenis hewan bersel satu ditemukan adanya vakuola, misalnya pada amoeba dan paramecium.Pada paramecium terdapat dua macam vakuola,yaitu:  Vakuola kontraktil atau vakuola berdenyut, khas untuk hewan bersel satu yang hidup di air tawar. Vakuola ini berpran menjaga tekanan osmotik sitoplasma, atau sering disebut sebagai alat osmoregulato.  Vakuola nonkontraktil atau vakuola tak berdenyut,bertugas mencernakan makanan,sehingga sering disebut vakuola makanan. Fungsi vakuola:  Memasukkan air melalui tonoplas untuk membangun turgor sel.  Adanya pigmen antosian memberikan kemungkinan warna cerah yang menarik pada bunga, pucuk daun, dan buah.  Kadangkala vakuola tumbuhan mengandung enzim hidrolitik yang dapat bertindak sebagai lisosom waktu sel masih hidup.  Menjadi tempat penimbunan sisa-sisa metabolisme.  Tempat penyimpanan zat makanan. 4. Mekanisme transport zat melalui Membran Dari penjelasan di depan Anda telah mengetahui bahwa sel merupakan penyusun jaringan tumbuhan dan hewan. Segala aktivitas terjadi dalam sel, sehingga fungsi jaringan pun dapat dilakukan dengan baik. Tentunya di sini ada hubungan antara sel satu dengan yang lain, terutama dalam hal transpor zat-zat untuk proses metabolisme tumbuhan. Zat-zat tersebut keluar masuk sel dengan melewati membran sel. Cara zat melewati membran sel melalui beberapa mekanisme berikut. 1. Transpor Pasif Transpor pasif merupakan perpindahan zat yang tidak memerlukan energi. Perpindahan zat ini terjadi karena perbedaan konsentrasi antara zat atau larutan. Transpor pasif melalui peristiwa difusi, osmosis, dan difusi terbantu.
  5. 5. a. Difusi Proses ini merupakan perpindahan molekul larutan berkonsentrasi tinggi menuju larutan berkonsentrasi rendah tanpa melalui selaput membran. Gambar 1.14 menunjukkan proses terjadinya difusi. Pada permulaan percobaan semula molekul glukosa ada di bagian A. Setelah beberapa saat, proses difusi menyebabkan konsentrasi glukosa di A turun dan di B naik dengan kecepatan yang sama. Setelah 3 jam, konsentrasi pada kedua ruang tersebut sama dan keseimbangan akan tercapai. Difusi pada membran sel (selaput plasma) dapat terlihat pada Gambar 1.15! Proses difusi sering terjadi pada tubuh kita. Tanpa kita sadari, tubuh kita selalu melakukan proses ini, yaitu pada saat kita menghirup udara. Ketika menghirup udara, di dalam tubuh akan terjadi pertukaran gas antarsel melalui proses difusi. Contoh lain proses difusi adalah saat kita membuat minuman sirup. Sirup yang kita larutkan dengan air akan bergerak dari larutan yang konsentrasinya tinggi ke larutan yang konsentrasinya rendah. Pada masing-masing zat, kecepatan difusi berbeda-beda. Untuk contoh kasus yang dijelaskan, yaitu antara sirup dan gas, maka kecepatan difusi sirup lebih besar pada gas. Berdasarkan hal itu coba Anda cari lagi contoh proses difusi lain yang pernah Anda ketahui!
  6. 6. b. Osmosis Untuk memahami tentang osmosis, perhatikan Gambar 1.16! Gambar 1.16 menunjukkan proses osmosis. Air akan berpindah dari A menuju B melalui membran semi permeabel sehingga diperoleh hasil larutan isotonis, yaitu konsentrasi air sama untuk dua larutan antara A dan B, walaupun hasil akhirnya nanti volume antara A dan B berbeda. Setelah terjadi osmosis, maka gambar prosesnya menjadi seperti berikut. Dari ilustrasi itu dapat disimpulkan bahwa osmosis adalah proses perpindahan air dari zat yang berkonsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis) melalui membran semipermeabel, sehingga didapatkan larutan yang berkonsentrasi seimbang (isotonis). Peristiwa osmosis dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain pada penyerapan air melalui bulu-bulu akar, dan mengerutnya sel darah merah yang dimasukkan ke dalam larutan hipertonis. c. Difusi Terbantu Proses difusi terbantu difasilitasi oleh suatu protein. Difusi terbantu sangat tergantung pada suatu mekanisme transpor dari membran sel. Difusi terbantu dapat ditemui pada kehidupan sehari-hari, misalnya pada bakteri Escherichia coli yang diletakkan pada media laktosa. Membran sel bakteri tersebut bersifat impermeabel sehingga tidak dapat dilalui oleh laktosa. Setelah beberapa menit kemudian bakteri akan membentuk enzim dari dalam sel yang disebut permease, yang merupakan suatu protein sel. Enzim permease inilah yang akan membuatkan jalan bagi laktosa sehingga laktosa ini dapat masuk melalui membran sel. 2. Transpor Aktif Transpor aktif merupakan transpor partikel-partikel melalui membran semipermeabel yang bergerak melawan gradien konsentrasi yang memerlukan energi dalam bentuk ATP. Transpor aktif berjalan dari larutan yang memiliki konsentrasi rendah ke larutan yang memiliki konsentrasi tinggi, sehingga dapat tercapai keseimbangan di dalam sel. Adanya muatan listrik di dalam dan luar sel dapat mempengaruhi proses ini, misalnya ion K+, Na+dan Cl+. Peristiwa transpor aktif dapat Anda lihat pada peristiwa masuknya glukosa ke dalam sel melewati membran plasma dengan menggunakan energi yang berasal dari ATP. Contoh lain terjadi pada darah di dalam tubuh kita, yaitu pengangkutan ion kalium (K) dan natrium (Na) yang terjadi antara sel darah merah dan cairan ekstrasel (plasma darah). Kadar ion kalium pada sitoplasma sel darah merah tiga puluh kali lebih besar daripada cairan plasma darah. Tetapi kadar ion natrium plasma darah sebelas kali lebih besar daripada di dalam sel darah merah. Adanya pengangkutan
  7. 7. ion bertujuan agar dapat tercapai keseimbangan kadar ion di dalam sel. Mekanisme transpor ion ini dapat terlihat pada Gambar 1.17 berikut. Peristiwa transpor aktif dibedakan menjadi dua, yaitu endositosis dan eksositosis. a. Endositosis Endositosis merupakan peristiwa pembentukan kantong membran sel. Endositosis terjadi karena ada transfer larutan atau partikel ke dalam sel. Peristiwa endositosis dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut. 1) Pinositosis Pinositosis merupakan peristiwa masuknya sejumlah kecil medium kultur dengan membentuk lekukan-lekukan membran sel. Peristiwa ini dapat terjadi bila konsentrasi protein dan ion tertentu pada medium sekeliling sel sesuai dengan konsentrasi di dalam sel. Proses pinositosis dapat diamati dengan mikroskop elektron. Sel-sel yang melakukan proses pinositosis ini antara lain sel darah putih, epitel usus, makrofag hati, dan lain-lain. Tahapan proses pinotosis adalah sebagai berikut.
  8. 8. Keterangan gambar: 1. Molekul-molekul medium kultur mendekati membran sitoplasma. 2. Molekul-molekul mulai melekat (menempel) pada plasma, hal ini terjadi karena adanya konsentrasi yang sesuai antara protein dan ion tertentu pada medium sekeliling sel dengan di dalam sel. 3. Mulai terbentuk invaginasi pada membran sitoplasma. 4. Invaginasi semakin ke dalam sitoplasma. 5. Terbentuk kantong dalam sitoplasma dan saluran pinositik. 6. Kantong mulai lepas dari membran plasma dan membentuk gelembunggelembung kantong. 7. Gelembung-gelembung kantong mulai mempersiapkan diri untuk melakukan fragmentasi. 8. Gelembung pecah menjadi gelembung yang lebih kecil. 2) Fagositosis Fagositosis merupakan peristiwa yang sama seperti pada pinositosis tetapi terjadi pada benda padat yang ukurannya lebih besar. Fagositosis dapat diamati dengan mikroskop misalnya yang terjadi pada Amoeba.Keterangan gambar: 1. Sebuah sel Amoeba mendekati sel Paramaecium. 2. Amoeba membentuk kaki semu (pseudopodia) dan semakin mendekati Paramaecium. 3. Amoeba mengurung sel Paramaecium dengan kaki semu dan memasukkannya ke dalam vakuola makanan.
  9. 9. 4. Lisosom pada Amoeba mulai bergabung (fusi) dengan vakuola makanan untuk mengeluarkan enzim pencernaan. b. Eksositosis Eksositosis adalah proses keluarnya suatu zat ke luar sel. Proses ini dapat Anda lihat pada proses kimia yang terjadi dalam tubuh kita, misalnya proses pengeluaran hormon tertentu. Semua proses sekresi dalam tubuh merupakan proses eksositosis. Sel-sel yang mengeluarkan protein akan berkumpul di dalam badan golgi. Kantong yang berisi protein akan bergerak ke arah permukaan sel untuk mengosongkan isinya. Tahap-tahap fagositosis dapat terlihat pada Gambar 1.19!
  10. 10. Saat Cinta Tak Terbalas Mulai dari pukul 19.00 sampai 23.00 aku melepas rindu bersamanya. Aku tau dia bukan kekasihku. Aku sadar dia adalah milik sahabatku. Aku tak berarti apa-apa di matanya. Aku bukan siapa-siapa. Aku juga tak ada ikatan apapun dengannya. Hanya sebatas teman, Ya, hanya teman tak lebih dari itu. namun entah mengapa ada rasa yang tak biasa. Yang kuyakini yaitu rasa C.I.N.T.A. Oh, tidak! mengapa ini semua harus terjadi? dia sudah ada yang punya, aku tak boleh mencintainya. Haruskah rasa ini pupus begitu saja? “TIDAK! selagi ada kesempatan, mengapa aku tidak mencoba?” itulah kalimat yang muncul di benakku. Tepat jam 7 malam, 1 pesan baru masuk di inboxku. Ternyata SMS darinya, Dion. seorang laki- laki yang tak setampan Romeo, yang kurasa status sosialnya juga biasa saja. Tapi dialah sosok yang bisa menghujam jantungku. “chesyL…!! Selamat malam” Salam pembuka percakapan untuk edisi malam ini bersamanya sekaligus juga sebagai pembuka hatiku. Mungkin kalian semua menganggapku berlebihan atau lebay. Ini semua karena aku sangat mencintainya dan berharap ingin memilikinya. Hmm, aku membalas SMS-nya dan melanjutkan obrolan seperti sediakala. Dan berlanjut, berlanjut. Kini tema pembicaraan sudah berubah. Dia tiba-tiba mengatakan kepadaku bahwa dia sudah 1 bulan belakangan ini lost contact dengan Diva, kekasihnya. Hatiku berasa dingin. Aku rasanya senang, gembira, bahagia namun aku juga merasa iba kepada Dion. “aku pengen bubaran sama Diva… Tapi aku takut kalau dia nanti marah, sekarang ini aku lagi suka sama seorang cewek, yaitu kamu, syL” Alhamdulillah, juga Astagfirullah. Alhamdulillah karena Dion bisa mencintaiku. Astagfirullah karena ini adalah cinta yang terlarang. Aku tak ingin Diva, sahabatku mengerti tentang hal ini. Bisa berantakan jadinya. Kali ini aku tak membalas SMSnya. Aku tak tau harus berkata apa. 1 setengah jam berlalu. Kini tepat jam setengah 9 malam. 1 pesan baru menghampiri inboxku (lagi). Yah, pengirimnya pun tetap sama, Dion. “Seandainya kalau aku udah putus sama Diva… Kamu mau nggak jadian sama aku?” Tanganku tiba-tiba saja dingin, seperti membeku. Bergetar hatiku. Mataku terpukau pada 1 tatapan yang tertuju pada layar handphone BlackBerry Curve Purple 8520, yap betul sekali, itulah hape yang selama ini menjadi perantara senandung rinduku dengan Dion. Aku membalas SMSnya dengan kalimat yang lugas dan menekan bahwa dia tak boleh berkata seperti itu kepadaku. Aku mengingatkan kepadanya bahwa dia masih punya Diva. Aku tak bilang aku suka padanya tapi memang aku punya rasa itu. AKU CINTA DION. Kalimat itulah yang terukir dalam hatiku.
  11. 11. Esoknya, baru saja aku menginjakkan kakiku di tanah sekolah, tepatnya di kantin. Sesendok sambal pedas sudah menyambar mukaku. Mukaku merah, perih juga iya. Ternyata Elha, teman sepermainan Diva. Diva orang yang lembut dan kalem tapi dia punya banyak teman yang menurutku paling GANAS di sekolah. Aku tak takut, aku juga tak marah tapi aku sakit. Mereka salah paham dengan semuanya. Sudah kujelaskan 6 mata, aku, Diva dan Dion. Panjang lebar ku lontarkan penjelasannya tapi Dion sungguh tak mau disalahkan. Dia memutar balikkan fakta kepada Diva. Dia bilang aku yang menyatakan perasaanku dulu pada Dion. Itu salah, salah besar. Dion terus saja mengelak, merasa dirinya benar. Selang waktu yang tidak lama aku pulang dengan meneteskan air mata di pipiku yang masih kelihatan merah karena tumpahan sambal dari Elha. Ternyata pulang pun masih ada hal yang harus ku derita. Ban sepeda fiksi warna ungu kesukaanku bocor. Siapa yang melakukan hal ini? aku tak ingin berprasangka buruk terhadap teman-teman Diva meskipun itu semua perbuatan mereka. Hmm terpaksa aku pulang dengan menuntun sepeda. Panas, terik matahari semakin membuat mukaku merah. Tak hanya muka yang panas tapi hatiku pun juga panas. Sepanjang jalan air mataku terus mengalir. Setega itukah mereka semua, hanya karena salah paham aku dihindari. Sahabat-sahabatku pun ikut pergi. Sherin, Yustisia, Manda mereka mungkin malu punya teman sepertiku. Dimana mereka saat aku butuh? Sebulan sudah hidupku tak tenang. Aku plesir ke pantai Kuta, Bali untuk melaksanakan tugasku dalam rangka pelepasan jabatan Ketua OSIS. Lepaslah sudah nama terkenalku. Aku rasa plesirku ini bisa mengobati luka hatiku. Ternyata benar seorang laki-laki yang menurutku lebih baik dan lebih tampan dari Dion, Rafael namanya. Dia selalu memberi semangat dalam hidupku. Senyum, tiap hari kurasakan dengannya. Kebahagiaan itu datang setelah kita menerima ketidak bahagiaan itu sendiri. Cinta yang tak sampai adalah cinta yang mulia dan tak akan hilang sampai akhir zaman. Janganlah berduka kala cintamu tak sampai, karena itu adalah awal dari cinta sejati. Cinta bukan untuk dipaksakan. Cintai yang mencintaimu. Hati hanya akan selalu menerima cinta yang murni. Maka lemparkanlah cinta butamu.

×