Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Jenis aliran seni lukis dan patung

12.737 Aufrufe

Veröffentlicht am

s

Veröffentlicht in: Bildung
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/36cXjBY ♥♥♥
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier
  • Dating for everyone is here: ❤❤❤ http://bit.ly/36cXjBY ❤❤❤
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier

Jenis aliran seni lukis dan patung

  1. 1. Jenis Aliran Seni Lukis 1. Romantisme Aliran romantisme merupakan aliran seni lukis yang mengungkapkan sebuah kejadian atau peristiwa yang dianggap menarik dan istimewa. Karya aliran romantisme cenderung kaku dan statis. Berikut ciri-ciri aliran romantisme : a. Tema kejadian yang mengenaskan b. Ungkapan penuh gerak dan berlebihan c. Cenderung didramatisir d. Cenderung menggunakan warna-warna cerah. 2. Realisme Aliran realisme cenderung menghasilkan karya yang mengungkapkan fenomena nyata yang terjadi di alam dan kehidupan yang dialami secara objektif. Aliran ini merupakan bentuk sanggahan terhadap aliran klasisme yang statis dan romantisme yang berlebihan. Berikut ciri-ciri aliran realisme : e. Cenderung sesuai dengan fakta-fakat dan sesuai dengan perbuatan alam f. Tidak berlebihan dalam hal warna dan keindahan seni g. Cenderung meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat menyerupai bentuk aslinya.
  2. 2. 3. Neoklasisme Aliran neoklasisme hampir mirip dengan klasisme dan cenderung melanjutkan ciri khas klasisme. Aliran ini berkembang seiring dengan hadirnya beberapa seniman akademis yang sangat populer di zamannya. Berikut ciri-ciri aliran ini : h. Tema lukisan adalah istana dan melibatkan keluarga i. Pewarnaan sering berkembang j. Cenderung tenang dan lembut k. Terdapat gerakan pada objek benda. 4. Klasisme Aliran klasisme lahir pada zaman Renaisance abad ke-14. Masa itu merupakan awal mula kembalinya pandangan dan kekaguman kaum penguasa, bangsawan, dan istana kepada seni klasik Yunani dan Romawi. Adapun ciri-ciri aliran ini adalah sebagai berikut : l. Penggambaran objek dibuat-buat dengan sendirinya m. Menerapkan teknik dekoratif untuk memperoleh objek n. Objek lukisan terkesan indah dan sopan.
  3. 3. Jenis Aliran Seni Lukis 1. Aliran Impresionisme Aliran seni rupa yang mengutamakan kesan sekilas dari suatu obyek yang dilukiskan. Kesan itu biasanya didapat melalui bantuan sinar matahari yang merefleksikan ke mata mereka. Ciri-ciri;  Karya yang cenderung tidak mendetail, hanya kesan dan tanpa garis penegas  Obyek yang dihasilkan terlihat kabur Seniman pelopor aliran impresionisme antara lain: Claud Monet. 2. Aliran Ekspresionisme Aliran kspresionisme merupakan aliran seni rupa yang mengutamakan curahan batin secara bebas atau melukis dengan goresan warna dan garis yang terlihat spontan, cepat, tegas dan dinamis/penuh gerak. Tokoh pelopor aliran ekspresionisme antara lain: Vincent van Gogh, Affandi (ekspresionisme plototan).
  4. 4. 3. Aliran Kubisme Aliran kubisme ini lahir sekitar tahun 1907. Aliran ini menggambarkan alam menjadi berbagai macam bentuk geometris seperti segiempat, segitiga, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak. Seniman pelopor aliran kubisme antara lain: Pablo Picasso, dan Paul Cezane. 4. Aliran Abstrakisme Aliran yang menggambarkan objek alam secara tidak nyata, karena biasanya lebih ditentukan ide pelukis. Seni ini menampilkan unsur-unsur seni rupa yang disusun tidak terbatas pada bentuk-bentuk yang ada di alam. Garis, bentuk, dan warna dibuat tanpa mengindahkan bentuk asli di alam Seniman pelopor aliran abstrakisme antara lain: Jackson Pollock, dan Piet Mondrian.
  5. 5. Jenis Karya Seni Patung  Figuratif Yaitu merupakan bentuk patung yang dibuat dengan meniru bentuk-bentuk secara alamiah, seperti : manusia, hewan atau tumbuhan. Bentuk ini dibuatnya secara utuh sesuai dengan aslinya. Bentuk ini juga bisa dibuat melalui proses fragmentasi atau di sederhanakan dan stilasi atau di gayakan.  Nonfiguratif Yaitu merupakan patung yang dibuat tidak seperti bentuk figuratif artinya, dibuat diluar dari bentuk aslinya. Ada yang hanya menampilkan garis-garis melintang atau memanjang, lubang, lekukan, benda, dll.
  6. 6.  Zonde Bosse Yaitu bentuk patung yang berdiri sendiri dan terlepas di kanan-kirinya. Patung ini tidak menempel pada salah satu sisinya.  Relief Yaitu bentuk patung yang menempel pada permukaan dinding. Relief tersebut biasanya menggambarkan adegan dari sebuah cerita. Candi shiwa & candi brahma di kompleks candi prambanan yang berisi adegan atau rangkaian cerita ramayana yang merupakan contoh relief. Relief dapat di bedakan menjadi tiga macam, yaitu : o Relief yang menampilkan bentuk-bentuk yang timbul kurang dari setengah nya, disebut baserelief. o Relief yang menampilkan bentuk persis setengah dari bentuknya, disebut demirelief. o Relief yang menampilkan bentuk yang sama dengan bentuknya, disebut hautrelief.
  7. 7. Jenis - jenis patung  1.Patung Monumen merupakan bentuk patung untuk memperingati peristiwa sejarah tertentu ataupun mengenang para tokoh yang dianggap berjasa.  2.Patung Replika yaitu patung yang pembuatanya atau bentuknya meniru suatu benda atau objek bisa beruapa bangunan,bentuk orang atau wajah ataupun meniru bentuk patung yang sudah ada dan dikenal luas
  8. 8.  3.Patung Miniatur hampir sama dengan patung replika akan tetapi biasanta patung miniatur memiliki ukuran yang lebih kecil dari benda aslinya  4.Patung Dekorasi merupakan jenis patung yang dibuat untuk menambah efek hiasan atau keindahan pada suatu tempat baik didalam ataupun diluar ruangan dan patung dekorasi ini bisa juga dijadikan sebagai patung promosi .

×