Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dewasa ini lapangan pekerjaan sangat sempit terutama bagi mereka yang tidak
memilik...
2
e. Membangun sistem jaringan bisnis secara luas
1.3 Peranan Usaha
Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pri...
3
BAB II
DESKRIPSI USAHA
2.1 Visi Dan Misi
Visi
Menjadikan perusahaan kuliner yang lebih memperhatikan kebutuhan para
kons...
4
BAB III
ISI BUSINESS PLAN
3.1 Analisis Usaha
Salah satu bentuk usaha yang banyak digemari oleh konsumen adalah usaha di
...
5
masyarakat Indonesia. Usaha masakan nasi padang, meski produk sederhana tapi telah
menciptakan banyak jutawan baru karen...
6
tidak kalah dengan nasi padang yang ada direstoran namun harga kaki lima menjadi
keunggulan usaha nasi padang gerobak.
b...
7
 Biaya investasi
 Biaya operasional per bulan
- Gerobak Rp. 2.500.000
- Tenda Rp. 1.000.000
- Peralatan Masak Rp. 700....
8
 Penerimaan per bulan
 Keuntungan per bulan
 Periode pengembalian modal
d. Risiko
1. Risiko utama usaha warung nasi p...
9
3.8 Strategi Dalam Menjalankan dan Mengembangkan Usaha
Ada beberapa strategi yang harus dilakukan untuk menjalankan dan ...
10
Jumlah karyawan harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk efektifitas usaha. Serta
membuat suatu peraturan yang jelas an...
11
perizinan ke Kementerian kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal
untuk semua produk ke Majelis Ulama In...
12
BAB III
KESIMPULAN
Usaha nasi padang gerobak ini termasuk usaha kaki lima yang cukup menjajikan
omset yang tinggi, namu...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Proposal usaha dengan analisis swot

54.676 Aufrufe

Veröffentlicht am

Analisis SWOT

Veröffentlicht in: Lebensmittel
  • Als Erste(r) kommentieren

Proposal usaha dengan analisis swot

  1. 1. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini lapangan pekerjaan sangat sempit terutama bagi mereka yang tidak memiliki pengakuan sertifikasi oleh lembaga pendidikan tinggi. Semakin banyaknya pengangguran adalah indikasi kurangnya lowongan perkerjaan dan kurang mampunya sumber daya manusia dalam mendayagunakan kapasitas yang mereka miliki untuk mendapatkan pekerjaan guna memenuhi kebutuhan ekonomi. Menyadari hal tersebut, sebagai pribadi yang unggul seharusnya kita berusaha untuk menciptakan pekerjaan atau usaha sendiri daripada mengharapkan pekerjaan yang sulit untuk kita dapatkan. Salah satu cara supaya mendapat dan menciptakan pekerjaan untuk diri sendiri adalah dengan memulai bisnis atau usaha, dimana untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan kemauan yang kuat serta modal agar usaha dapat tercapai. Dalam memulai usaha tidak harus mengeluarkan modal yang besar. Kita dapat memilih usaha atau bisnis yang modalnya relatif kecil untuk merintis usaha, misalnya usaha dibidang kuliner dengan menggunakan gerobak (pedagang kaki lima), selain modalnya yang murah karena tidak menyewa kios, menjadi PKL juga tidak harus memakai ijazah sekolah seperti melamar kerja pada umumnya. Sebagai PKL kita harus selalu mempunyai ide kreatif untuk membuat perlengkapan sebagai alat yang bisa digunakan untuk berjualan. Diantaranya yaitu membuat gerobak, membuka lapak, menggunakan pikulan dan ada juga yang menggunakan gendongan. Dan biasanya perlengkapan tersebut dibuat sendiri sehingga biaya yang digunakan tidak mahal. PKL di sektor makanan adalah salah satu jenis usaha yang sifatnya kekal karena kebutuhan akan konsumsi itu mutlak bagi setiap orang. Dengan adanya pedagang kaki lima yang menjajakan makanan sangat mempermudah seseorang dalam memenuhi kebutuhan pokok tersebut. Karena itu usaha/bisnis tersebut akan sangat menjanjikan bila dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan mengikuti dinamika yang ada. 1.2 Tujuan Penyusunan Proposal a. Menjadi pegangan dalam menjalankan usaha b. Menjalin mitra kerja guna menekan ongkos produksi yang murah c. Mencari dan meyakinkan rekanan penjualan dan agen distribusi d. Menjelaskan sistem manajemen bisnis kepada seluruh kru/rekanan
  2. 2. 2 e. Membangun sistem jaringan bisnis secara luas 1.3 Peranan Usaha Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pribadi pada khususnya, mengurangi pengangguran dan menambah pendapatan bruto daerah pada umumnya. Serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah/lokasi pemasaran akan makanan yang enak dan harga yang terjangkau.
  3. 3. 3 BAB II DESKRIPSI USAHA 2.1 Visi Dan Misi Visi Menjadikan perusahaan kuliner yang lebih memperhatikan kebutuhan para konsumen Misi 1. Menciptakan makanan yang sehat dan bergizi 2. Memberikan harga yang terjangkau kepada konsumen untuk mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi 3. Menciptakan inovasi baru dalam bidang kuliner 2.2 Identifikasi Usaha a. Nama Usaha : Nasi Padang Gerobak Sehat b. Pemilik Usaha : Fidayatul Kasanah c. Alamat Usaha : Jl. Mawar Berduri 10 d. CP : 0878787878787 2.3 Ruang Lingkup Usaha Ruang lingkup usaha yang saya rintis ini masih dalam usah kecil, tetapi usaha ini sangat menjanjikan karena produk makanan yang saya hasilkan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Tujuan Usaha: 1. Mendapatkan penghasilan 2. Memenuhi kebutuhan konsumen 3. Menggali bakat dalam hal berbisnis
  4. 4. 4 BAB III ISI BUSINESS PLAN 3.1 Analisis Usaha Salah satu bentuk usaha yang banyak digemari oleh konsumen adalah usaha di bidang kuliner. Usaha kuliner banyak dijadikan pilihan karena makanan adalah kebutuhan pokok setiap manusia. Salah satu bentuk usaha yang akan saya geluti adalah usaha masakan nasi padang menggunakan gerobak. Saat ini banyak sekali kita jumpai warung makan nasi padang, saya sebagai perintis usaha memilih masakan nasi padang sebagai pilihan usaha karena masakan nasi padang memiliki rasa yang khas dengan lidah masyarakat Indonesia. Padang sendiri adalah ibukota propinsi Sumatera Barat yang memiliki kekhasan budaya dan alamnya, selain kekayaan alam yang indah Sumatera Barat juga memiliki makanan khas. Jenis makanan yang beraneka macam membuat menu masakan padang tidak hanya terkenal di Sumatera saja melainkan sampai ke luar pulau hingga sampai keseluruh nusantara. 3.2 Nama Usaha Usaha yang akan saya rintis ini adalah penjualan nasi padang menggunakan gerobak dengan nama “Nasi Padang Gerobak Lilian , rasa Restoran harga ndeso”. Sama seperti rumah makan padang, warung nasi padang gerobak menjual menu khas masakan padang. Usaha ini potensial, karena dapat menyajikan masakan berkualitas dan lezat dengan harga yang terjangkau. 3.3 Lokasi Usaha Lokasi usaha warung nasi padang gerobak memiliki pangsa pasar yang sama dengan warung nasi yang lainnya. Disini saya memilih lokasi didepan Jl. Veteran depan kampus Universitas Brawijaya Malang, lokasi tersebut sangat strategis karena berada dipusat kota dan diantara dua kampus serta sekolah-sekolah, selain itu jalan tersebut juga dilalui banyak orang baik itu usia anak-anak sekolah ataupun orang dewasa yang hendak menuju pusat kota Malang ataupun penduduk yang bertempat tinggal didaerah tersebut. 3.4 Peluang Bisnis dan Konsep Pemasaran Peluang berbisnis masakan nasi padang ini cukup menjanjikan karena masakan padang ini sudah terkenal dan terpercaya soal rasa yang notabene sesuai dengan lidah
  5. 5. 5 masyarakat Indonesia. Usaha masakan nasi padang, meski produk sederhana tapi telah menciptakan banyak jutawan baru karena banyak diminati oleh semua kalangan, tua- muda, kalangan atas-bawah, hampir disemua daerah menyukai masakan nasi padang. Bahan baku yang melimpah dengan lokasi pasar tradisional yang tidak jauh dari tempat penjualan, proses pembuatan yang mudah dan produk yang pasti terserap pasar, investasi usaha yang murah, alat produksi sederhana, cukup dilakukan dengan manajemen sederhana serta masih banyak lagi kelebihan usaha. Konsep pemasaran produk dilakukan dengan memasang spanduk besar didepan gerobak bertuliskan “Nasi Padang Gerobak Lilian”, dengan menuliskan harga menu paket hemat. Untuk menjadikan ciri khas dari masakan padang ini semua peralatan dan gerobak akan diberikan warna merah muda. Maksud dari pemberian warna yang mencolok untuk menggait para konsumen yang awalnya hanya sekedar melewati jalan, kemudian karena melihat gerobak dan semua peralawatanya serba merah muda akhirnya mencul rasa penasaran untuk mampir. Selain itu pemasaran juga dilakukan dari mulut ke mulut dengan icon khas yang dimiliki usaha ini yaitu warna merah muda. 3.5 Kelebihan Produk Budaya dalam penyajian masakan Padang tak kalah menarik yaitu makanan disajikan pada piring-piring kecil yang ditata sedemikian rupa sehingga nampak dalam meja makan yang berisi dengan makanan. Seluruh jenis makanan sudah siap disajikan secara lengkap di meja atau dipajang dalam etalase pengunjung tinggal memilih makanan yang disukai. Jenis makanan-makanan tersebut antara lain rendang, sayur nangka dan singkong, sambal hijau, ayam bakar, ikan goreng, ikan bakar, gulai ayam, telur, usus, empal, hingga rempeyek udang. Menciptakan keistimewaan yang berbeda dalam mendirikan usaha masakan nasi Padang, mulai dari pelayanan yang ramah, kenyamanan tempat yang rindang, rasa yang sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia, harga yang terjangkau. Serta untuk nasi padang yang dibungkus menggunakan kertas minyak yang dilapisi dengan daun pepaya. 3.6 Strategi Penjualan a. Menciptakan image “rasa restoran, harga kaki lima” Saat ini masakan nasi padang terkesan mahal karena hanya dapat dijumpai direstoran ataupun rumah makan lainnya. Pada usaha ini saya membuat tagline pada spanduk “Nasi Padang Lilian Rasa Restoran Harga Ndeso”. Tentunya cita rasa dan kualitas
  6. 6. 6 tidak kalah dengan nasi padang yang ada direstoran namun harga kaki lima menjadi keunggulan usaha nasi padang gerobak. b. Menerima pesanan nasi kotak Dengan menerima pesanan nasi kotak untuk acara rapat, arisan, ulang tahun dan acara-acara yang lain dapat meningkatkan omzet usaha ini. Tentunya harus didukung dengan promosi, misalnya menyebar brosur ke lingkungan sekitar tempat usaha yaitu daerah Jl. Veteran dan sekitarnya 3.7 Gambaran dan Kebutuhan Usaha a. Peralatan Peralatan yang dibutuhkan pada usaha ini adalah gerobak dorong, peralatan masak, meja dan kursi dengan warna Merah Muda. Peralatan masak terdiri dari kompor, tabung gas, wajan, aneka panci, penanak dan pemanas nasi, dan dendang. Peralatan makan yang digunakan adalah piring, gelas, sendok dan mangkuk untuk tempat cuci tangan. Serta meja dan kursi secukupnya (sesuai ukuran tempat) b. Penetapan Harga Harga satu porsi nasi padang tergantung sesuai dengan lauknya. Pada usaha ini menu paket hemat dihargai 5000, untuk menambahkan lauk akan dikenakan biaya tersendiri. Rincian harga lauk perpotong adalah : o Ayam goreng / Ayam bakar = 5000 o Ikan bakar / ikan goreng = 4000 o Gulai ayam = 5000 o Usus Ayam = 2500 o Empal = 7000 Contoh menu paket hemat dengan harga 5000 dengan rincian makanan nasi + sayur singkong + sayur nangka + sambal dengan telur dadar, untuk menambah porsi lauk yang lainnya dikenakan biaya tersendiri. c. Modal  Asumsi - Masa pakai tenda, gerobak,meja dan kursi, serta peralatan masak 3 tahun - Masa pakai peralatan makan 2 tahun - Masa pakai magic jar dan spanduk 1 tahun
  7. 7. 7  Biaya investasi  Biaya operasional per bulan - Gerobak Rp. 2.500.000 - Tenda Rp. 1.000.000 - Peralatan Masak Rp. 700.000 - Meja dan Kursi Rp. 300.000 - Peralatan Makan Rp. 200.000 - Magic jar Rp. 250.000 - Spanduk Rp. 200.000 Total Rp. 5.150.000 - Biaya tetap :  Penyusutan gerobak 1/36 x Rp. 2.500.000 Rp. 69.000  Penyusutan tenda 1/36 x Rp. 1.000.000 Rp. 27.800  Penyusutan peralatan masak 1/36 x Rp. 700.000 Rp. 19.400  Penyusutan meja dan kursi 1/36 x Rp. 300.000 Rp. 8.300  Penyusutan peralatan makan 1/24 x Rp. 200.000 Rp. 8.300  Penyusutan magic jar 1/12 x Rp. 250.000 Rp. 20.800  Penyusutan spanduk 1/12 x Rp. 200.000 Rp. 16.700  Gaji karyawan 2 orang x Rp. 900.000 Rp. 1.800.000 Total Biaya Tetap Rp. 1.970.000 - Biaya variabel :  Beras (20 kg x Rp. 4.800/kg x 30 hari) Rp. 69.000  Ayam,ikan,telur dan daging (Rp. 400.000/hari x 30 hari) Rp. 12.000.000  Bumbu (Rp. 80.000/hari x 30 hari) Rp. 2.400.000  Teh dan Gula (Rp. 10.000/hari x 30 hari) Rp. 300.000  Gas (3 tabung x Rp. 13.000/tabung x 30 hari) Rp. 1.170.000  Transportasi (Rp. 5000/hari x 30 hari) Rp. 150.000  Uang kebersihan Rp. 60.000  Listrik Rp. 80.000 Total biaya variabel Rp. 19.040.000 Total biaya operasional Rp. 21.010.800
  8. 8. 8  Penerimaan per bulan  Keuntungan per bulan  Periode pengembalian modal d. Risiko 1. Risiko utama usaha warung nasi padang gerobak adalah makanan yang tersisa. Risiko ini mungkin dapat diatasi dengan menyimpannya di dalam lemari pendingin dan menjualnya kembali keesokan harinya. Namun, hal ini sebisa mungkin saya hindari karena kualitas makanan maupun sayuran yang dihangatkan kembali biasanya menurun. Dan untuk mengatasi hal tersebut maka saya akan melakukan perhitungan dengan cermat banyaknya masakan yang dibuat sehingga selalu habis terjual setiap harinya atau sisanya tidak terlalu banyak. Sehingga makanan yang dijual setiap harinya selalu baru. 2. Harga bahan bahan yang selalu mengalami turun dan naik 3. Adanya persaingan dengan usaha yang sejenis 4. Tingkat penjualan yang rendah 5. Tidak tercapainya target produksi - Nasi padang (110 porsi x Rp. 7.500/porsi x 30 hari) Rp. 24.750.000 - Minuman (50 gelas x Rp. 1.500/gelas x 30 hari) Rp. 2.250.000 Total penerimaan Rp. 27.000.000 Keuntungan = total penerimaan – total biaya operasional = Rp. 27.000.000 – Rp. 21.010.800 = Rp. 5.989.200 Periode pengembalian modal = (total biaya inventaris : keuntungan) x 1 bulan = (Rp. 5.150.000 : Rp. 5.989.200) x 1 bulan = 25 bulan
  9. 9. 9 3.8 Strategi Dalam Menjalankan dan Mengembangkan Usaha Ada beberapa strategi yang harus dilakukan untuk menjalankan dan mengembangkan usaha makanan nasi gerobak agar usaha tersebut bisa tetap berjalan dan berkembang, strategi tersebut yaitu: a. Membuat catatan keuangan (cash flow) Sebagian besar pedagang masih langka yang membuat catatan keuangan sehingga tidak mengetahui dengan pasti jumlah modal yang dikeluarkan dan omzet yang diperoleh. Padahal setiap usaha idealnya mempunyai catatan keuangan, meskipun sederhana. Selain dapat mengetahui dengan pasti jumlah modal, biaya operasional serta keuntungan yang diperoleh dengan catatan keuangan maka akan mengetahui dengan pasti bagian keuntungan yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan bagian yang harus disisihkan untuk ditabung, dijadikan penambahan modal ataupun digunakan untuk membuka usaha lain. Selain itu catatan keuangan ni juga berguna ketika kita hendak mengajukan pinjamam ke bank. Catatan ini dapat digunakan sebagai jaminan bahwa pedagang telah benar-benar menjalankan usahanya. Pihak bank akan menilai perkembangan usaha dan dapat menentukan layak tidaknya memberikan pinjaman modal. b. Menjaga kebersihan dan kerapihan Kebersihan adalah hal yang sangat penting terutama bagi usaha nasi padang gerobak ini. Kebersihan tersebut meliputi tempat, makanan, peralatan serta penjual karena biasanya pembeli lebih menyukai makanan, tempat dan pelayanan yang bersih. c. Pelayanan yang baik dan ramah Meskipun hanya usaha sekelas kaki lima, pelayanan yang baik dan ramah harus tetap diutamakan. Tidak membiarkan pembeli kecewa terhadap pelayanan yang diberikan. Karena pembeli adalah diibaratkan sebagai raja. d. Kerja keras, kreatif, cerdas, serta ulet Dalam usaha nasi padang gerobak ini dibutuhkan orang-orang yang mau dan suka bekerja keras serta ulet dengan tujuan agar usaha ini akan selalu eksis dan bahkan bisa membuatnya lebih berkembang. Kreatifitas harus tetap digali untuk bisa menciptakan hal-hal baru dalam seluruh aspek usaha, mulai dari produk, pelayanan, harga dan pengelolaan karyawan harus tetap digali sehingga memperoleh terobosan-terobosan baru dan pelayanan terbaik. e. Kelola karyawan dengan benar
  10. 10. 10 Jumlah karyawan harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk efektifitas usaha. Serta membuat suatu peraturan yang jelas antara karyawan dengan pemilik. Hak dan kewajiban juga harus jelas dan harus segera diketahui oleh karyawan saat pertama kali masuk kerja. Upah karyawan akan disesuaikan dengan perkembangan usaha. Kenaikan upah dan pemberian bonus disesuaikan dengan omzet. Dengan demikian diharapkan bisa berpengaruh pada peningkatan kinerja karyawan. f. Memiliki menu andalan Untuk menjadi usaha kuliner yang terkenal maka harus ada menu andalan. Menu andalan dalam usaha nasi padang gerobak saya ini adalah nasi padang udang pedas. g. Pemasok bahan baku Memiliki pemasok tetap yang dapat memasok semua bahan baku produksi setiap harinya untuk kelancaran proses produksi. Selain itu bisa mendapatkan harga relatif murah dan kita akan diprioritaskan jika suatu saat bahan baku yang kita butuhkan langka dipasaran. Kita akan memiliki lebih dari satu pemasok sebagai alternatif bila pemasok yang satu tidak bisa menyediakan permintaa. Pembelian bahan baku dari pemasok ini biasanya menggunakan sistem pembayaran kredit atau tunai dengan potongan harga. Besarnya potongan harga relatif, tergantung kesepakatan kedua belah pihak, tapi pada umumnya berada pada kisaran 15-20 persen. h. Pilihan pasar Menyesuaikan jenis usaha dengan target pasar merupakan salah satu kunci sukses menjalankan usaha ini karena meskipun harga murah tapi jika tidak sesuai dengan selera konsumen ini bisa menjadi kendala. i. Promosi yang tepat Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi usaha ini, karena jika kita bisa memuaskan konsumen dan nantinya merekapun bisa menjadi pelanggan setia. Dari pelanggan setia ini keunggulan usaha akan menyebar ke publik. Dan jika nanti ada dana lebih, kita akan melakukan promosi melalui media seperti spanduk, papan nama, pamflet atau leaflet. j. Perizinan usaha Rencana ini akan menjadi salah satu agenda yang wajib kita jalankan jika usaha semakin berkembang dan besar ada baiknya segera mengurus NPWP, mengurus
  11. 11. 11 perizinan ke Kementerian kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal untuk semua produk ke Majelis Ulama Indonesia k. Menyisihkan uang untuk pengembangan usaha Karena ukuran kesuksesan usaha makanan dan minuman kaki lima adalah semakin berkembangnya usaha, maka keuntungan yang kita peroleh nantinya akan disisihkan untuk mengembangkan usaha yang sama maupun yang berbeda. Rencana ini diantaranya yaitu untuk meningkatkan jumlah karyawan, memperbesar tempat usaha dan bisa membuka cabang baru l. Membuka cabang baru Salah satu ciri keberhasilan sebuah usaha yaitu membuka cabang baru, sehingga bisa memberikan beberapa keuntungan. Membuka cabang tidak harus memakai modal sendiri. Sistem bagi hasil menggunakan modal tambahan dari orang lain atau sistem waralaba adalah salah satu cara yang akan kita gunakan untuk mempercepat pertumbuhan usaha. 3.9 Analisis Persaingan Usaha a. Strength 1. Bahan bakunya mudah ditemukan 2. Cita rasa yang mudah diterima 3. Menggunakan bahan dan proses yang berkualitas b. Weakness 1. Tidak tahan lama dan mudah basi 2. Modal cukup kecil c. Opportunities 1. Banyak disukai berbagai kalangan d. Threats 1. Selera konsumen variatif 2. Munculnya pesaing baru 3. Ada jenis makanan yang sama
  12. 12. 12 BAB III KESIMPULAN Usaha nasi padang gerobak ini termasuk usaha kaki lima yang cukup menjajikan omset yang tinggi, namun para wirausaha harus tetap memperhatikan kualitas agar tidak mengecewakan konsumen. Wirausaha harus memiliki SWOT yang kuat dalam perusahaannya dan harus bias menganalisa SWOT demi mengembangkan usahanya agar lebih baik dan lancar. Agar tidak menimbulkan kegagalan usaha di tengah jalan seorang wirausaha harus memiliki planning yang maksimal agar usaha berkembang dengan cepat. Dan perusahaan saya ini akan selalu mendengar setiap kritikan dari konsumen dan selalu berinovasi dalam produksinya.

×