Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
BISNIS MODEL KANVAS (BMC)
CIMORY YOGHURT DAN CAFE NGOPI
Paper
diajukan guna melengkapi tugas matakuliah Komunikasi Bisnis ...
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bisnis Model Kanvas atau yang lebih dikenal dengan BMC merupakan
konsep model bisnis ...
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 SEMBILAN SEGMEN BMC
2.1 1 Customer Segment
Dalam menjalankan bisnisnya, pertama-tama organisasi haru...
dapat ditemukan pada perusahaan kartu kredit yang membutuhkan banyak
pemegang kartu kredit dan banyak merchants yang mener...
 Memungkinkannya untuk sebuah kelompok pelanggan membeli produk atau
jasa yang spesifik
 Bagaimana men-deliver sebuah pr...
6. Co-creation, merupakan hubungan antara customer dan penjual untuk
menciptakan value propotition baru, dengan contoh tok...
2.1 6 Key Resourcess
Merupakan sumber daya milik organisasi yang digunakan untuk
mewujudkan proposisi nilai. Sumber daya u...
3) Joint ventures to develop new bussinesses
4) Buyer supplier relationships to assure reliable supplies
2.1 9 Cost Struct...
2.2 BMC CIMORY YOGHURT
PT. Cisarua Mountain Dairy didirikan pada tahun 2004 oleh Bambang
Sutantio. PT. Cisarua Mountain Da...
2.2.1 Customer Segment
Untuk konsumen yang ditargetkan oleh PT. Cimory dalam memasarkan
ataupun dalam penjualannya menarge...
berhubungan dan semakin mempererat hubungan dengan para pelanggan. Dimana
PT. Cimory dalam menjaga hubungan dengan para pe...
mendistributorkan cimory ke pasar yang lebih luas di luar negeri agar para
konsumen dinegara lain dapat mengenal produk as...
2.3 BMC CAFE NGOPI
Cafe Ngopi merupakan ide bisnis yang ingin kami dirikan di kemudian
hari. Cafe Ngopi sendiri memiliki a...
2.3.1 Customer Segment
Lokasi Cafe Ngopi adalah berada di Jl.Mastrib Jember. Karena memang
lingkungan cafe tersebut adalah...
sendiri sangat disarankan karena pelanggan yang datang sendiri juga dapat
menikmati secangkir kopi disertai komik atau nov...
2.3.7 Key Activities
Dalam menjalankan usaha Cafe Ngopi yang menyediakan buku bacaan,
tentu aktifitas utama kami adalah pe...
BAB III
KESIMPULAN
Bisnis Model Kanvas (BMC) memiliki sembilan elemen, yaitu mencakup
Customer Segment, Value Proposition,...
DAFTAR PUSTAKA
http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/BAB%20II_2013_0050.pdf
(akses terakhir pada 30 November 2...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Bisnis model kanvas

Bisnis Model Kanvas

Ähnliche Bücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen

Ähnliche Hörbücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen
  • Als Erste(r) kommentieren

Bisnis model kanvas

  1. 1. BISNIS MODEL KANVAS (BMC) CIMORY YOGHURT DAN CAFE NGOPI Paper diajukan guna melengkapi tugas matakuliah Komunikasi Bisnis kelas F oleh: Kelompok 8 1. Natak Riswanto (110810301115) 2. Mudiono (110810301144) 3. Erlinda Putri A. (110810301147) JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JEMBER 2014
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bisnis Model Kanvas atau yang lebih dikenal dengan BMC merupakan konsep model bisnis yang dikembangkan oleh Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur. BMC mendeskripsikan dasar pemikiran bagaimana organisasi diciptakan, disampaikan dan ditangkap nilainya. Konsep BMC berhasil mengubah konsep model bisnis yang rumit menjadi sederhana. Karena kesederhanaanya, metode kanvas dapat mendorong sebanyak mungkin karyawan terlibat dalam pengembangan model bisnis organisasinya. BMC memberikan step-step yang memfasilitasikan tentang membuat bisnis secara detail yang ditampikan dalam satu lembar kanvas, berisi sembilan elemen (kotak). Sembilan elemen dalam BMC tersebut mencakup Customer Segment, Value Proposition, Channel, Customer Relationship, Revenue Stream, Key Resourcess, Key Activities, Key Partnership dan Cost Structure. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan sumber yang kami gunakan sebagai rujukan/referensi, maka rumusan masalah yang dapat dibahas adalah sebagai berikut : 1. Bagaimana penjelasan dari sembilan elemen BMC? 2. Bagaimana BMC Cimory Yoghurt? 3. Bagaimana BMC Cafe Ngopi? 1.3 Tujuan Adapun tujuan dari penulisan paper ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui penjelasan lebih rinci dari sembilan elemen BMC 2. Untuk mengetahui BMC Cimory Yoghurt 3. Untuk mengetahui BMC Cafe Ngopi
  3. 3. BAB II PEMBAHASAN 2.1 SEMBILAN SEGMEN BMC 2.1 1 Customer Segment Dalam menjalankan bisnisnya, pertama-tama organisasi harus menetapkan siapa yang harus dilayani. Customer segment adalah pembagian kelompok yang terdiri dari orang-orang atau organisasi yang ingin dibidik oleh perusahaan. Menurut Osterwalder & Pigneur (2010, hal 20), sebuah bisnis model akan menetapkan satu atau banyak customer segments. Organisasi harus sadar dalam mengambil keputusan pelanggan yang akan dilayani atau diabaikan. Ada beberapa tipe customer segments ialah : 1. Mass market, bisnis model yang tidak membedakan segmen pelanggan. Nilai proposisi, distribusi channel, dan hubungan dengan pelanggan hanya fokus pada pelanggan yang memiliki kebutuhan dan masalah yang sama. Tipe bisnis model ini dapat ditemukan pada sektor elektronik. 2. Niche market, bisnis model yang target pasarnya hanya melayani segmen pelanggan tertentu. Nilai proposisi, distribusi channel, dan hubungan dengan pelanggan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang spesifik. Bisnis model seperti ini dapat ditemukan pada hubungan supplier-buyer ( perusahaan suku cadang mobil bergantung pada penjualan dari perusahaan mobil). 3. Segmented, bisnis model ini membedakan antara kebutuhan dan masalah yang berbeda pada setiap pelanggan. Bisnis model ini dapat ditemukan pada industri jam, industri obat. 4. Diversified, bisnis model yang melayani 2 sekmen pelanggan yang tidak berhubungan dari kebutuhan dan masalahnya. Bisnis ini dapat dilihat pada Amazon.com yang memutuskan untuk memperluas bisnis retailnya dengan menjual pelayanan “cloud computing” yang melayani segmen pelanggan yang berbeda dengan nilai proposisi yang berbeda pula. 5. Multi-sided platforms (or multi–sided markets), bisnis model yang melayani dua atau lebih sekmen pelanggan yang saling ketergantungan. Bisnis model ini
  4. 4. dapat ditemukan pada perusahaan kartu kredit yang membutuhkan banyak pemegang kartu kredit dan banyak merchants yang menerima kartu kredit tersebut 2.1 2 Value Proposition Value Proposition adalah bundling (seluruh bagian) dari sebuah produk atau jasa yang bermanfaat untuk spesifik kelompok pelanggan tertentu (customer segments). Value Proposition adalah alasan mengapa sekelompok pelanggan memilih suatu nilai manfaat tertentu yang ditawarkan bila dibandingkan dengan nilai manfaat yang ditawarkan perusahaan lain. Value Propositions yang ditawarkan bisa sama dengan yang lain namun beda atribut dan fitur atau bisa juga sebuah penawaran yang baru yang lebih inovatif dan atau disruptive. Value Proposition harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Nilai tambah apa yang bisa kita tawarkan ke pelanggan? Permasalahan pelanggan mana yang ingi n diselesaikan? Kebutuhan pelanggan apa yang hendak di penuhi? Bundling produk atau jasa apa yang di tawarkan untuk masing-masing kelompok pelanggan. 2.1 3 Channel Channels merupakan sarana bagi organisasi untuk menyampaikan value proporsition kepada customer segment yang dilayani. Channel berfungsi dalam beberapa tahap mulai dari kesadaran pelanggan sampai ke pelayanan purna jual. Channel menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan mengkomunikasikan dan mendeliver nilai proposisi tertentu yang ditawarkan ke sebuah kelompok pelanggan. Channels adalah “touch point” sebuah organisasi dengan pelanggan yang berperan sangat penting dalam membangun customer experience. Beberapa Fungsi Channels:  Membangun awareness diantara pelanggan tentang penawaran sebuah produk atau jasa  Bagaimana membantu pelanggan memilih Value Proposition dari sebuah perusahaan
  5. 5.  Memungkinkannya untuk sebuah kelompok pelanggan membeli produk atau jasa yang spesifik  Bagaimana men-deliver sebuah produk atau jasa  Menyediakan “post-purchase” customer support Bagaimana cara untuk menjangkau segmen pelanggan yang dibidik? Bagaimana saluran distribusi segmen pelanggan yang ada sekarang? Mana yang terbaik dan saluran mana yang Cost-Efficient? Serta bagaimana caranya mengintegrasikan saluran itu dengan rutinitas pelanggan? 2.1 4 Customer Relationship Merupakan cara organisasi menjalin ikatan dengan pelanggannya. Menurut Osterwalder & Pigneur (2010, hal. 28), Customer Relationship dibagi menjadi 6 : 1. Personal Assistant, merupakan komunikasi langsung antara customer dengan customer representative sehingga kualitas barang dapat terjamin. 2. Dedicated Personal Assistant, merupakan satu customer representative hanya ditujukan untuk satu pelanggan sehingga penjelasan dapat lebih jelas dibandingkan dengan personal assistant ( contoh : asuransi). 3. Self service, dalam hal ini pelanggan tidak melakukan kontak langsung dengan customer representative. Dalam self service dapat dijalankan dengan penggunaan Vending Machine yang menjual makanan-makanan yang dapat disajikan dalam keadaan dingin seperti salad sayur, salad buah dan minuman berprotein dan jus buah. 4. Automated Service, merupakan perkembangan dari self-service. Sebagai contoh dibuatnya vending machine yang berfungsi untuk melihat menu makanan hari ini, untuk memesan dan untuk membayar dengan men-tap kan kartu yang telah terisi saldo 5. Communities, sebagai wadah untuk berkumpul sebagai sharing ilmu pengetahuan, sehingga dapat membantu perusahaan dalam mengerti keinginan mereka.
  6. 6. 6. Co-creation, merupakan hubungan antara customer dan penjual untuk menciptakan value propotition baru, dengan contoh toko makanan membuat forum untuk meminta para pelanggan menilai dan menambahkan masukkan seperti rasa dan bentuk baru sebagai inovasi produk. 2.1 5 Revenue Stream Merupakan komponen yang dianggap paling vital. Umumnya organisasi memperoleh pendapatan dari pelanggan. Revenue Stream pada 9 building blocks, merepresentasikan bagaimana sebuah perusahaan memperoleh cash dari setiap sekmen pelanggan. Osterwalder & Pigneur (2010, hal 30-31) menjelaskan bahwa bila customer adalah jantung dari perusahaan, maka revenue streams adalah pembuluh darahnya. Dan perusahaan perlu mempertanyakan untuk nilai seperti apa customer rela untuk membayar. Setiap revenue stream memiliki pricing mechanism yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya antara lain sistem tawar-menawar, pelelangan, mengikuti permintaan pasar, harga tergantung dari volume, dan sebagainya. Menurut Osterwalder & Pigneur (2010, hal 30), sebuah bisnis model dapat melibatkan dua tipe revenue streams yang berbeda, yakni: 1. Transaction revenues yang diperoleh dari 1 kali pembayaran dari customer 2. Recurring revenues yang berasal dari pembayaran yang masih berlanjut untuk menyampaikan value proposition kepada pelanggan (Rent,Credit, Subscription) dan menyediakan customer support setelah pembelian. Jadi, menurut Osterwalder & Pigneur ( 2010, hal 30-31), pertanyaan- pertanyaan yang harus dijawab dalam revenue streams adalah untuk nilai apakah yang akan membuat customer mau untuk membayar, untuk apa mereka bayar dan bagaimana cara pembayaran, cara pembayaran apa yang mereka lebih sukai
  7. 7. 2.1 6 Key Resourcess Merupakan sumber daya milik organisasi yang digunakan untuk mewujudkan proposisi nilai. Sumber daya umumnya berwujud manusia, teknologi, peralatan, channel maupun brand. 2.1 7 Key Activities Merupakan kegiatan utama organisasi untuk dapat menciptakan proposisi nilai. Menurut Osterwalder & Pigneur (2010, hal. 36-37), key activities mendeskripsikan aktifitas penting yang harus dilakukan perusahaan agar bisnis modelnya dapat berjalan dengan baik. Key activities dapat dikategorikan menjadi 3, yakni : 1. Produksi, aktivitas ini berhubungan dengan desain, membuat dan menyampaikan produk dengan jumlah tertentu atau kualitas yang baik. Biasanya produksi didominasi oleh perusahaan manufacturing. 2. Solusi masalah, tipe key activities yang berhubungan dengan langsung dengan solusi baru untuk masalah pada individu. Konsultasi di rumah sakit sebagai contoh. Konsultasi ini memberikan solusi yang berbeda pada tiap individu. 3. Platform / network, bisnis model yang didominasi oleh platform/network. 2.1 8 Key Partnership Merupakan sumberdaya yang diperlukan oleh organisasi untuk mewujudkan proposisi nilai, tetapi tidak dimiliki oleh organisasi tersebut. Pemanfaatan Key Partnership oleh perusahaan dapat berbentuk outsourcing, join venture, joint operation, atau aliansi strategis. Partnership atau kemitraan adalah kesepakatan dan kerjasama antara dua belah pihak untuk mencapai suatu kepentingan bersama. Sudah menjadi strategi umum perusahaan untuk menjalin partnership yang ditujukan agar memiliki daya saing yang tinggi dari rivalnya. Menurut buku Osterwalder & Pigneur (2010, hal 38) kemitraan dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu : 1) Strategic alliances between non-competitor 2) Cooperation
  8. 8. 3) Joint ventures to develop new bussinesses 4) Buyer supplier relationships to assure reliable supplies 2.1 9 Cost Structure Merupakan komposisi biaya untuk mengoperasikan organisasi mewujudkan proposisi nilai yang diberikan kepada pelanggan. Struktur biaya yang efisien, menjadi kunci besarnya laba yang diperoleh organisasi. dalam bukunya Business Model Generation, Osterwalder & Pigneur (2010, hal 40-41), dalam block Cost Structure ini dijelaskan seluruh biaya yang akan muncul dalam menjalankan sebuah bisnis model. Biaya yang dijelaskan biasanya adalah pos-pos biaya paling penting. Dalam aktivitas usaha untuk men-deliver Value Propositions kepada pelanggan, menjaga Customer Relationships dan men-generate Revenue, seluruhnya memerlukan biaya. Biaya-biaya itu dapat dihitung dengan mudah setelah Key Resources, key Activities dan Key Partnerships telah ditentukan. Pertanyaan-pertanyaan yang perlu dijawab dalam pos Cost Structure dalam 9 building blocks ini adalah biaya apa saja yang paling penting dan dibutuhkan untuk menjalankan suatu bisnis model, mana biaya yang paling mahal dan Key Activities apa yang paling mahal.
  9. 9. 2.2 BMC CIMORY YOGHURT PT. Cisarua Mountain Dairy didirikan pada tahun 2004 oleh Bambang Sutantio. PT. Cisarua Mountain Dairy atau yang lebih dikenal dengan nama “cimory” merupakan industry dibidang pengolahan susu yang terletak didaerah pegunungan cisarua, puncak. PT. Cisarua Mountain Dairy yang aktif sejak tahun 2006 memproduk susu pasteurisasi dan mengembangkan produk turunan susu yang dihasilkan salah satunya adalah Cimory Yoghurt Drink, set toghurt dan keju, produk ini merupakan produk andalan dari PT. Cimory. Produk yang telah dihasilkan kemudian dipasarkan, dalam memasarkannya PT.Cimory memiliki toko sendiri bernama Cimory Dairy Shop. Dalam suatu perusahaan ketika perusahaan tersebut akan merencanakan bisnis yang akan dijalankan pada masa yang akan datang ataupun yang segera dijalankan, tidak lepas dari perencanaan dan menentukan metode yang digunakan. Pada kesempatan penulis ingin membahas mengenai bisnis model canvas pada PT. Cimory. Dibawah ini adalah model BMC PT.Cimory Sumber : http://cbchmjmunesa.blogspot.com/2014/09/contoh-contoh-bisnis-plan-model-canvas.html
  10. 10. 2.2.1 Customer Segment Untuk konsumen yang ditargetkan oleh PT. Cimory dalam memasarkan ataupun dalam penjualannya menargetkan pada semua kalangan baik itu kalangan menengah kebawah ataupun menengah keatas. Selain itu juga menargetkan pada orang-orang yang ingin menguruskan badan atau sedang diet karena minuman ini rendah lemak dan rendah kolesterol. Selain kedua hal tersebut juga ada factor lain kenapa produk ini bisa dinikmati semua kalangan, itu semua karena di era global ini kesadaran masyarakat akan kesehatan maupun dalam menjaga pola konsumsi makanan dan minuman sehat, di tengah kesibukan sehari-hari mereka. 2.2.2 Value Proposition Produk yang ditawarkan oleh PT. Cimory adalah produk yang benar-benar yang terjaga kualitas dan kesehatannya. Dimana dalam produk cimory ini terkandung kaya akan gizi dan manfaat seperti kesehatannya terjaga dan lidahnya dimanja. Untuk kesehatannya terjaga disini para konsumen sangat cocok untuk dikonsumsi setiap hari karena dapat membantu kesehatan tubuh dan memberikan manfaat untuk jangka panjang tanpa harus menkonsumsi obat kesehatan. Sedangkan lidahnya dimanja para konsumen dapat merasakan berbagai varian rasa dari produk cimory sesuai keinginan konsumen. 2.2.3 Channel PT. Cimory mengenalkan dan memasarkan produknya melalui beberapa macam proses pemasaran seperti mendistributorkan produk-produk ke super market, mini market, department store di berbagai wilayah Indonesia dan bahkan di luar negeri, kemudian melalui website utama cimory serta di peternakan sapi yg memiliki gerai atau toko penjualan. 2.2.4 Custumer Relationships PT. Cimory dalam mendapatkan, menambah jumlah konsumen dan mempertahankan konsumen agar terus setia dengan kita adalah dengan membuat hubungan baik dengan pelanggan. Hal ini dapat dialakukan untuk terus
  11. 11. berhubungan dan semakin mempererat hubungan dengan para pelanggan. Dimana PT. Cimory dalam menjaga hubungan dengan para pelanggan dapat memberikan diskon atau potongan harga dari produk cimory, kemudian dapat melaui website yang dapat menampung kritik dan saran dari para pelanggan agar serta dapat berkonsultasi langsung mengenai produk cimory tersebut. Ada juga delivery service yang bertujuan memberikan kenyamanan dengan pengantaran atas produk cimory dan servis atas produk yang diantarkan sehingga dapat memuaskan para pelanggan. Serta adapun event seperti “Cimory Education Tour” yang bertujuan memberikan pengetahuan tentang manfaat dan kandungan yang terdapat dalam tiap kemasan produk cimory. 2.2.5 Key Resources PT. Cimory dalam menjalankan usahanya pastinya membutuhkan pihak- pihak yang mendukung dari segi manajemen dan bahan baku dari produk cimory tersebut seperti cattleman atau peternak sapi dan all cimory’s employes. PT. Cimory bekerjasama dengan para peternak sapi yang memiliki kualitas susu sapi terbaik yang merupakan bahan baku utama dalam pembuatan yogurt dan semua karyawan yang bekerja dengan profesionalitas tinggi yang telah menciptakan produk cimory yang banyak disukai para konsumen serta menjadikan PT. Cimory menjadi salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. 2.2.6 Key Activities Aktivitas yang dilakukan oleh PT. Cimory dalam menjalankan usahanya adalah menyediakan susu sehat dengan gizi yang tinggi karena kita menkonsumsi susu setiap hari, maka kita akan mendapatkan banyak manfaat seperti sehat, terhindar dari penyakit, obesitas dan khususnya untuk para wanita akan tetap memiliki badan yang ideal karena cimory ini cocok untuk proses pelangsingan tubuh. Kemudian dapat mendirikan cimory restaurant yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pencinta produk cimory. Adapun juga menyediakan jasa delivery yang bertujuan memberi kemudahan kepada pelanggan dalam memesan dan menikmati jasa antar yang diberikan oleh cimory. Serta
  12. 12. mendistributorkan cimory ke pasar yang lebih luas di luar negeri agar para konsumen dinegara lain dapat mengenal produk asli Indonesia. 2.2.7 Key Partners PT. Cimory bekerja dalam memperkenalkan dan memasarkan produknya dengan berbagai macam cara seperti melalui televisi, government, cattle breeding, distributor dan costumer. Pada televisi dapat memperkenalkan melalui iklan yang bertujuan agar semua masyarakat tahu akan produk yang ditawarkan oleh cimory. Adapun pemerintahan yang mendukung atas usaha cimory dengan memberikan izin dalam mendirikan dan menjalankan usaha. Kemudian peternakan sapi yang mendukung penuh atas susu yang merupakan bahan baku utama dalam pembuatan produk yogurt cimory. Sedangkan pihak distributor yang mendukung dengan memasarkan produk cimory tersebut. Serta pelanggan yang merupakan partner utama yang telah mempercayai produk cimory sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari. 2.2.8 Cost Structure Struktur biaya yang digunakan oleh PT. Cimory untuk pemasaraan dan promosi dalam penjualan produk yogurt keberbagai wilayah. Kemudian dalam memproduksi dari mensuplai susu sebagai bahan baku utama yang kemudian diproses atau diolah menjadi barang jadi seperti produk yogurt. Serta adapun biaya yang digunakan dalam mendistribusikan produk-produk cimory ke berbagai gerai diseluruh wilayah Indonesia dan luar negeri. 2.2.9 Revenue Stream Revenue stream merupakan pendapatan yang dihasilkan dari PT. Cimory. Pendapatan yang dihasilkan berasal dari semua produk yang ditawarkan kepada para konsumen seperti yoghurt, susu dan lain-lain.
  13. 13. 2.3 BMC CAFE NGOPI Cafe Ngopi merupakan ide bisnis yang ingin kami dirikan di kemudian hari. Cafe Ngopi sendiri memiliki arti yakni Cafe Ngobrol Pintar. Banyaknya usaha cafe yang berkembang di daerah kampus Universitas Negeri Jember membuat kami mendapatkan ide untuk menciptakan cafe tetapi dengan tema yang berbeda. Dimana pada umumnya cafe hanya digunakan oleh para muda/mudi mahasiswa/mahasiswi untuk nongkrong ngobrol sana-sini dan sharing masalah kuliah atau sebagainya dengan ditemani secangkir kopi, tetapi ide cafe yang ingin kami dirikan memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut adalah cafe yang akan kami dirikan menyediakan buku-buku majalah, novel dan komik-komik yang up to date yang memang dibutuhkan oleh para muda/mudi terutama mahasiswa/mahasiswi. Berikut adalah BMC dan design cafe yang kami buat dari rencana bisnis Cafe Ngopi
  14. 14. 2.3.1 Customer Segment Lokasi Cafe Ngopi adalah berada di Jl.Mastrib Jember. Karena memang lingkungan cafe tersebut adalah berada di lingkungan pendidikan, maka kami memilih customer segment adalah ditujukan kepada mahasiswa, pelajar, dan umum. Tingginya minat pelajar untuk nongkrong dan sharing bersama teman- teman adalah salah satu alasan kami memilih lokasi di jl.Mastrib Jember. Selain ditinjau dari lokasi, buku yang kami sediakan adalah buku-buku bacaan umum, majalah, novel, serta komik jadi masyarakat umum pun kami targetkan untuk menjadi customer yang dapat menikmati hidangan cafe dan bacaan-bacaan yang mendukung di Cafe Ngopi. 2.3.2 Value Proposition Value proposition kami adalah dengan menyediakan buku-buku umum yang dapat dibaca oleh siapapun pengunjung Cafe Ngopi, majalah dan koran yang up date setiap hari, serta komik yang bisa dipinjam untuk di bawa pulang. Tentunya untuk peminjaman komik ini akan kami beri jangka waktu peminjaman dan denda bagi yang terlambat mengembalikan, hal ini diterapkan untuk menciptakan kedisiplinan dalam peminjaman buku. Bacaan-bacaan ini akan kami letakkan di rak-rak yang berada di dalam ruangan. Nilai tambah lain dari Cafe Ngopi adalah memberikan kenyamanan tempat, dimana desain tempat yang kami harapkan adalah meja dan kursi yang ada di luar ruangan dan lesehan santai dengan dilengkapi meja berada di dalam ruangan. Kami menyediakan lesehan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung yang datang dalam jumlah banyak atau rombongan yang berniat untuk membaca atau diskusi dan sharing tentang perkuliahan atau yang lain. 2.3.3 Channel Cara kami mengenalkan Cafe Ngopi adalah hanya melalui mulut ke mulut dari para pelanggan. Lokasi Cafe Ngopi berada di Jl.Mastrip Jember, para pelanggan dapat langsung datang ke lokasi untuk menikmati nyamannya sharing bersama teman ditemani dengan secangkir kopi. Atau jika pelanggan ingin datang
  15. 15. sendiri sangat disarankan karena pelanggan yang datang sendiri juga dapat menikmati secangkir kopi disertai komik atau novel seru yang layak untuk dibaca. 2.3.4 Customer Relationship Membership, free item dan website adalah cara kami menjaga hubungan dengan pelanggan. Guna membership adalah untuk pelanggan yang berlangganan dalam peminjaman buku-buku atau novel. Membership dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan tarif peminjaman yang lebih murah dari tarif normal. Free Item diberikan kepada pelanggan Cafe Ngopi yang datang dalam jumlah rombongan untuk diskusi. Tentunya free item ini kami berikan jika rombonggan pelanggan tersebut melakukan order 10 cangkir kopi, akan kami berikan free item 1 cangkir kopi. Dan yang terakhir adalah website. Tujuan membuatan website adalah untuk pelanggan mengetahui daftar bacaan yang tersedia di Cafe Ngopi. Pelanggan yang kurang nyaman dengan pelayanan Cafe Ngopi juga dapat memberikan saran dan kritikan pada website guna perbaikan Cafe Ngopi. 2.3.5 Revenue Stream Pendapatan Cafe Ngopi berasal dari peminjaman buku bacaan, berasal dari penjualan minuman terutama kopi dan penjualan makanan seperti pisang bakar, roti bakar, dan makanan ringan lain. Cafe Ngopi juga akan menerima makanan dari penjual lain yang ingin menitipkan dengan bagi hasil laba. 2.3.6 Key Resourcess Buku, bahan baku minuman, dan dan bahan baku makanan ringan adalah sumber daya utama kami dalam berbisnis. tentunya harus ada tenaga kerja yang mampu dalam memasak dan menyajikan orderan pelanggan dengan sopan. Peralatan seperti meja, kursi, alat masak, komputer untuk kasir, rak buku juga menjadi sumber daya yang kami butuhkan dalam pembuatan bisnis Cafe Ngopi.
  16. 16. 2.3.7 Key Activities Dalam menjalankan usaha Cafe Ngopi yang menyediakan buku bacaan, tentu aktifitas utama kami adalah penjualan makanan dan minuman serta peminjaman buku bacaan. Tidak lupa diskusi komunitas adalah termasuk dalam aktifitas utama kami. Karena Cafe Ngopi akan kami desain senyaman mungkin untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan hingga dijadikan solusi tempat untuk para komunitas sharing. 2.3.8 Key Partnership Cafe Ngopi tidak akan bisa berdiri tanpa adanya hubungan yang mendukung dari pihak lain. Suplier bahan baku makanan dan minuman menjadi partner utama kami, karena dari merekalah kami mendapat bahan baku untuk kami berjualan. Tentunya kami memilih suplier bahan baku yang memang memiliki kualitas yang baik untuk. Toko buku adalah cara kami mendapatkan bacaan yang update. Dengan menciptakan hubungan dengan toko buku kami berusaha mencari bacaan yang menarik. Komunitas dan buyer adalah pelanggan yang nantinya menjadikan usaha kami tetap berjalan. Dan partner yang terakhir adalah radio, karena kami juga akan mempromosikan Cafe Ngopi dari radio. 2.3.9 Cost Structure. Biaya-biaya yang kami butuhkan adalah biaya sewa tempat, karena kami tidak memiliki lahan pribadi untuk membuat, sehingga sewabangunan yang menjadi solusi kami untuk menciptakan usaha. Biaya tenaga kerja kami butuhkan untuk memberikan gaji kepada para karyawan setiap satu bulan sekali. Biaya pembelian peralatan pasti akan kami keluarkan dalam jumlah banyak ketika di awal pembuatan cafe dan untuk bulan-bulan berikutnya kami akan mengeluarkan biaya pemeliharaan atau perawatan peralatan. Biaya promosi melalui radio juga tentunya menjadi biaya yang harus kami keluarkan. Dan yang terakhir adalah biaya untuk penunjang operasi dan biaya variabel cost, biaya ini tentu akan kami keluarkan setiap harinya guna untuk memenuhi kebutuhan persedian dapur Cafe Ngopi.
  17. 17. BAB III KESIMPULAN Bisnis Model Kanvas (BMC) memiliki sembilan elemen, yaitu mencakup Customer Segment, Value Proposition, Channel, Customer Relationship, Revenue Stream, Key Resourcess, Key Activities, Key Partnership dan Cost Structure. Dengan BMC kami dapat mengetahui bagaimana dan dengan cara apa bisnis Cimory yang didirikan oleh Bambang Sutantio ini dijalankan dan siapa saja yang terkait baik itu dalam proses produksi, pemasaran serta bagaimana produsen menjaga hubungan dengan para pelanggannya dalam menjaga keberlangsungan aktivitas perusahaan. Selain itu juga kita bisa mengetahui manfaat dari minuman cimory yoghurt ini dimana minuman tersebut mengandung manfaat dari susu dan buah-buahan yang menjadi ahan utama dalam pembuatn produk tersebut. Cafe Ngopi merupakan bisnis yang kami harapkan dapat terlaksana dengan penerapan BMC yang dapat memudahkan kami dalam mengetahui aspek- aspek terpenting dalam pembuatan bisnis.
  18. 18. DAFTAR PUSTAKA http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/BAB%20II_2013_0050.pdf (akses terakhir pada 30 November 2014) http://ppm-manajemen.ac.id/wp-content/uploads/Penjelasan-singkat-BMC.pdf (akses terakhir pada 30 November 2014) http://tipsmodelbisnis.tumblr.com/ (akses terakhir pada 30 November 2014)

    Als Erste(r) kommentieren

    Loggen Sie sich ein, um Kommentare anzuzeigen.

  • IbnurezaFah

    Nov. 20, 2016
  • MelisaMelisa17

    Mar. 1, 2017
  • KevinMaha

    Mar. 1, 2017
  • Robiirawan

    Mar. 15, 2017
  • JeffLaviola

    Apr. 8, 2017
  • MasyithaKharisma

    May. 20, 2017
  • ZuyadiAli

    Jul. 9, 2017
  • MuhammadFajarSuardi

    Sep. 3, 2017
  • asyiikosongduakosong

    Nov. 9, 2017
  • amelindayudha

    Dec. 18, 2017
  • IWayanRaiWitrisna

    Apr. 28, 2018
  • UniUni10

    Jul. 20, 2018
  • PutriSitumorang1

    Aug. 6, 2018
  • muiz99

    Sep. 23, 2018
  • citraang

    Jun. 15, 2019
  • Vivialifia23

    Dec. 11, 2019
  • MahisaTaruna

    Jan. 8, 2020
  • ErlanggaBintang

    Nov. 9, 2020
  • ZafiraSalsabilah

    Nov. 12, 2020
  • HanaFahimah

    Jan. 29, 2021

Bisnis Model Kanvas

Aufrufe

Aufrufe insgesamt

42.413

Auf Slideshare

0

Aus Einbettungen

0

Anzahl der Einbettungen

14

Befehle

Downloads

1.175

Geteilt

0

Kommentare

0

Likes

35

×