Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Usaha Micro, Kecil dan Menengah (UMKM)

337 Aufrufe

Veröffentlicht am

Usaha Micro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Veröffentlicht in: Business
  • Als Erste(r) kommentieren

Usaha Micro, Kecil dan Menengah (UMKM)

  1. 1. Present By : Kelompok II Eko Mardianto Ferry Budi Prasetya Jamaludin Nafsiah Hening Pujiastuti Dede Kusmiati Linda Farida
  2. 2. UMKM telah diatur secara hukum melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
  3. 3. adalah usaha produktif milik orang perorang atau badan usaha perorangan yang memiliki kekayaan bersih maksimal Rp. 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau hasil penjualan tahunan maksimal Rp. 300 juta rupiah
  4. 4. usaha ekonomi produktif yang berdiri sndiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar < 500 jt
  5. 5. usaha ekonomi produktif yang berdiri sndiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar >500 jt s.d 10 M
  6. 6.  Penumbuhan kemandirian, kebersamaan dan kewirausahaan UMKM untuk berkarya dengan prakarsa sendiri  Perwujudan kebijakan publik yang transparan, akuntabel dan berkeadilan  Pengembangan usaha berbasis potensi daerah dan berorientasi pasar sesuai dengan kompetensi UMKM  Peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah  Penyelenggaraan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian secara terpadu
  7. 7.  Mewujudkan struktur perekonomian nasional yang seimbang, berkembang dan berkadilan  Menumbuhkan dan mengembangkan Kemampuan UMKM menjadi sistem usaha yang tangguh dan mandiri  Meningkatkan peran UMKM dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan rakyat dari kemiskinan
  8. 8.  Jenis barang/komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti  Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat  Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP Contohnya : 1. Industri Makanan & Minuman 2. Usaha Perdagangan seperti PKL & Pedagang dipasar
  9. 9.  Jenis barang / Komuniditi yg diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah  Lokasi usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah  Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana Contohnya : 1. Usaha Tani 2. Peternakan ayam
  10. 10.  Sudah memiliki segala persyaratan legalitas antara lain izin tetangga,izin usaha, izin tempat, NPWP  Telah melakukan pengelolaan dan organisasi perburuhan, telah ada jamsostek, pemeliharaan kesehatan  Telah melakukan manajemen keuangan denga menerapkan sistem akutansi secara teratur sehingga memudahkan untukn auditing dan penilaian atau pemeriksaan termasuk oleh perbankkan
  11. 11.  Usaha pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan skala menengah;  Usaha perdagangan (grosir) termasuk expor dan impor;  Usaha jasa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), garment dan jasa transportasi taxi dan bus antar propinsi;  Usaha industri makanan dan minuman, elektronik dan logam;  Usaha pertambangan batu gunung untuk kontruksi dan marm
  12. 12.  Terbatasnya modal dan akses kepada sumber dan pelaku lembaga keuangan.  Masih rendahnya kualitas SDM pelaku usaha (termasuk pengelola koperasi)  Kemampuan pemasaran yang terbatas.  Akses informasi usaha rendah.  Belum terjalin dengan baik kemitraan saling menguntungkan antar pelaku usaha (UMKM, Usaha Besar dan BUMN)
  13. 13.  Penyediaan modal Dan akses kepada sumber dan lembaga Keuangan.  Meningkatkan kualitas dan kapasitas kompetensi SDM.  Meningkatkan kemampuan pemasaran UMKM & Koperasi.  Meningkatkan akses informasi usaha bagi UMKM & Koperasi.  Menjalin kemitraan yang saling menguntungkan antar pelaku usaha (UMKMK,Usaha Besar & BUMN).
  14. 14. Terimakasih

×