Pemeriksaan Fisik Gigi dan Mulut by Rachel Sagrim dkk

4.286 Aufrufe

Veröffentlicht am

Pemeriksaan Fisik Gigi dan Mulut. Mulai dari Anamnesa, Pemeriksaan Fisik. seperti menggunakan sonde, dll.

Veröffentlicht in: Gesundheit & Medizin
  • Als Erste(r) kommentieren

Pemeriksaan Fisik Gigi dan Mulut by Rachel Sagrim dkk

  1. 1. GIGI DAN MULUT RAKHEL D. SAGRIM REGINA S. TANATI RICHARD E. S. KARUBUY ARIE P. YEWUN IMANUEL WAIKI
  2. 2. PENDAHULUAN DIAGNOSTIK GIGI DAN MULUT ADALAH ILMU PENGETAHUAN TENTANG CARA PENGENALAN SUATU PENYAKIT ATAU LOKALISASI SUATU LUKA DAN MEMBEDAKAN SUATU PENYAKIT DENGAN PENYAKIT LAINNYA
  3. 3. KEGUNAAN DIAGNOSTIK GIGI DAN MULUT 1. PENGENALAN SUATU PENYAKIT 2. MEMBEDAKAN SUATU PENYAKIT DENGAN PENYAKIT LAINNYA 3. MENENTUKAN PERAWATAN DAN PENGOBATAN 4. MENEMUKAN TANDA-TANDA DINI SUATU PENYAKIT DEGENERASI, DEFISIENSI VITAMIN DAN PENYAKIT-PENYAKIT METABOLISME
  4. 4. DIAGNOSTIK GIGI DAN MULUT I. DATA UMUM II. ANAMNESIS III. PEMERIKSAAN FISIK IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG DIDAPATKAN : 1.DIAGNOSA KLINIS (mis : PULPITIS, HIPEREMINIAPULPA, GANGREN PULPA, PERIODONTIS) 2.DIAGNOSA BANDING 3.PROGNOSA 4.TERAPI
  5. 5. A. DATA UMUM  NAMA PENDERITA  JENIS KELAMIN  UMUR  PEKERJAAN  TEMPAT TINGGAL
  6. 6. B. ANAMNESA PEMERIKSAAN SECARA ANAMNESA DENGAN MENGAJUKAN ERTANYAAN YANG TERARAH SEHINGGA DIDAPATKAN FAKTOR PENTING DALAM MENEGAKAN DIGNOSA.
  7. 7.  SAKIT GIGI : 1.SAKIT PADA WAKTU KAPAN? (SIANG/MALAM) 2.APAKAH ADA HUBUNGAN DENGAN MAKAN YANG MANIS, ASAM, PANAS, DINGIN. 3.SAKIT TERUS MENERUS ATAU KUMAT- KUMATAN 4.APAKAH MASIH DAPAT DENAN TEPAT MENUNJUKAN GIGI MANA YANG SAKIT
  8. 8. 5. TIMBUL SPONTAN ATAU SAKIT BILA KEMASUKAN MAKANAN 6. SAKIT BILA BERSENTUHAN DENGAN GIGI LAIN 7. SAKITNYA MENJALAR ATAU TIDAK
  9. 9.  PEMBENGKAKAN 1.SEJAK KAPAN 2.MEMBESAR SECARA CEPAT ATAU LAMBAT 3.TERASA SAKIT ATAU TIDAK 4.BERHUBUNGAN ATAU TIDAK DENGAN SEUATU GIGI YANG SAKIT 5.APAKAH TERASA PARASTHESI
  10. 10.  KELUHAN TAMBAHAN 1.PENYAKIT INTERNA, DIABETES, HIPERTENSI, DLL 2.SEDANG HAMIL
  11. 11. C. PEMERIKSAAN FISIK 1. STATUS PRAESENS DILIHAT KU PENDERITA • KESADARAN • TAMPAK SAKIT ATAU TIDAK • ANEMIS ATAU TIDAK • KEADAAN GIZI
  12. 12. 2. PEMERIKSAAN EXTRA ORAL PEMBENGKAKAN ADA ATAU TIDAK, JIKA ADA MAKA PERIKSA •REGIO PEMBENGKAKAN •BESARNYA PEMBENGKAKAN •NYERI TEKAN ATAU TIDAK •KONSISTENSI LUNAK ATAU KERAS •FLUKTUASI (+/-), INTI (+/-) •WARNA PEMBENGKAKAN •SUHU DI TEMPAT PEMBENGKAKAN •PINGGIRAN RAHANG TERABA ATAU TIDAK •CREPITASI
  13. 13.  KONSISTENSI KELENJANG REGIONAL  KELENJAR MEMBENGKAK, KERAS, PERABAAN TIDAK SAKIT : PROSES KRONIS  KELENJAR MEMBENGKAK, LUNAK, DAN PERABAAN SAKIT : AKUTA  KELENJAR MEMBESAR, KERAS, DAN SAKIT : EXACERBASI ACUTE
  14. 14. 3. PEMERIKSAAN INTRA ORAL  INSTRUMEN YANG DIPERGUNAKAN : a.KACA MULUT : UNTUK MENYIKAP PIPI DAN SEBAGI REFLAKTOR
  15. 15. b. SONDE •MENENTUKAN CARIES (+/-) •MENENTUKAN DALAMNYA CARIES •MEMBERIKAN RANGSANGAN PADA PULPA •MELIHAT PULPA TERBUKA ATAU TERTUTUP •MEMERIKSA KEADAAN TAMBALAN/CROWN
  16. 16. c. EKSAVATOR UNTUK MEMBERSIHKAN CARIES AGAR DAPAT PANDANGAN LEBIH JELAS
  17. 17. d. PINSET UNTUK MENJEPIT KAPAS
  18. 18. KEMUDIAN PERIKSA 1. ORAL HYGIENE DAPAT BAIK, SEDANG, BURUK, BERDASARKAN : • BANYAKNYA KARANG GIGI (CALCULUS) • BANYAKNYA CARIES GIGI • ADANYA MATRIA ALBA • HALITOSIS
  19. 19. 2. ORAL MUCOSA • DIPERIKSA BIBIR, PALATUM, LIDAH, DAN GUSI. • KADANG SUATU PENYAKIT UMUM DIDAHULUI TANDA-TANDA PADA SELAPUT LENDIR MULUT • BANYAK BERHUBUNGAN DENGAN STOMATITIS
  20. 20. 3. GIGI GELIGI •PERIKSA SECARA BERURUTAN : MULAI DARI KIRI BAWAH BELAKANG, MENUJU KEDEPAN, TERUS DARI GIGI DEPAN KANAN BAWAH MENUJU KEBELAKANG •KEMUDIAN DARI ATAS BELAKANG KANAN MENUJU KEGIGI DEPAN, LALU DARI DEPAN KIRI ATAS MENUJU KEBELAKANG
  21. 21.  PERHATIKAN : • LETAK GIGI APAKAH TERATUT/BERDESAK- DESAKAN • JUMLAH GIGI, ADONTIA ATAU SUPERNUMERY TEETH • BESAR GIGI : - ABNORMAL BESAR : MACRODONTIE - ABNORMAL KECIL : MICRODONTIE • BENTUK GIGI
  22. 22. PEMERIKSAAN CARIES DENTIN 1. TENTUKAN LOKASINYA PADA SISI MANA : - OKLUSAL, INCISAL - BUKAL, LABIA - MESIAL, DISTAL - LINGUAL, PALATINAL 2. TENTUKAN DERAJAT DALAMNYA CARIES SUPERFICIAL, MEDIA, ATAU PROFUNDA 3. PERKUSI GIGI DENGAN TANGKAI KACA MULUT, DIKETOK GIGINYA. PADA PERIODONTISTIS, REAKSI (+) 4. PALAPASI MELIHAT DAERAH PEMBENGKAKAN, KISTA 5. SONDASI UNTUK MENGETAHUI DALAMNYA CARIES UNTUK MENGETAHUI VITALITEIT PULPA
  23. 23. 1. THERMIS TEST UNTUK MENGETAHUI VITALITEIT DARI PULPA YAITU DENGAN CARA : - DINGIN : KAPAS DISEMPROT CHLORAETHYL, AIR DINGIN - PANAS : BERUPA GUTTAP YANG DIPANASKAN DI API ATAU AIR PANAS 2. PENCIUMAN PADA GIGI YANG GANGREN, BERBAU INDOLE-SCATOLE 3. DERAJAT GOYANG GIGI - DERAJAT I : DIRABA (+), DILIHAT (-) - DERAJAT II : BISA DIRABA DAN DILIHAT - DERAJAT III : DAPAT DIGOYANGKAN DENGAN LIDAH - DERAJAT IV : DAPAT DITEKAN VERTICAL 4. PERIKSAN FOTO RONTEGEN UNTUK MELIHAT : - CARIES APROXIMAL - DENTAL GRANULOMA - GIGI YANG TUMBUH MIRING ATAU TERTANAM - KISTA - ABSES - AMELOBLASTOMA STEOMYELITIS
  24. 24. D. PEMERIKSAAN PENUNJANG 1. PEMERINKSAAN DENGAN RO PHOTO MEMPERLIHATKAN EFEK PENYAKIT PADA GIGI DAN RAHANG MIS : • APAKAH PROSES BERSIFAT OSTEOLYSIS/OSTEOBLASTIS • APAKAH BERKAPSUL/BERDIFUSI • APAKAH TERDAPAT GRANULOMA ATAU CYSTE • LOKASINYA DIDALAM TULANG/SUDAH MENEMBUS DINDING
  25. 25. 2. PEMERIKSAAN BAKTERIOLOGIS SEBAGAI PEMERIKSAAN TAMBAHAN UNTUK MENENTUKAN DIAGNOSTIK YANG TEPAT. MIS : MENENTUKAN IDENTITAS BAKTERI YANG MENYEBABKAN PENYAKIT INFEKSI DALAM MULUT DAN MENENTUKAN OBAT ANTIBIOTIK YANG PALING SENSITIF TERHADAP BAKTERI TERSEBUT 3. BIOPSY PEMERIKSAAN SECARA MICROSCOPIS DARI SUATU JARINGAN YANG DIAMBIL DARI TUBUH UNTUK MEMPEROLEH DIAGNOSA YANG TEPAT

×