Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Innovation tachnology in industry

  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Innovation tachnology in industry

  1. 1. 1 Awal Februari 2012 PENGEMBANGAN INOVASI TEKNOLOGI PADA SEKTOR INDUSTRI
  2. 2. POKOK BAHASAN 1. Pengertian Inovasi 2. Peranan Inovasi 3. Tujuan Inovasi 4. Manfaatnya Bagi Perkembangan Dunia Usaha 5. Konsep Daya Saing 6. Kondisi Industri Global Saat Ini 7. Kondisi Inovasi Industri Nasional 8. Permasalahan Dan Hambatan 9. Peranan Perekayasa Di Bidang IPTEK 10. Langkah Yang Perlu Dilakukan Untuk Pengembangan Inovasi Teknologi Pada Sektor Industri 11. Faktor Keberhasilan Pengembangan Inovasi Teknologi Pada Sektor Industri 2
  3. 3. 1.Kondisi Industri Global Saat Ini 3
  4. 4. 2. Pengertian Inovasi  Pemasukan/pengenalan hal baru  Pembaruan  Penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada/dikenal sebelumnya  Baik berupa ide, barang, proses, atau jasa  Input :  Pengetahuan  Informasi  Pengalaman  Inovasi melibatkan :  Gagasan  Metoda  Alat  Iptek, Teknologi informasi dan komunikasi 4
  5. 5. Tipe Inovasi Tipe Inovasi Karakteristik 1. Produk Produk, jasa, kombinasi keduanya 2. Proses Metode dalam menjalankan kegiatan bernilai tambah (misalnya distribusi/produksi) yang lebih baik/murah 3. Organi- sasional Metode dalam mengelola, mengkoordinasi, dan mengawasi pegawai, kegiatan, dan tanggung jawab 4. Bisnis Kombinasi produk, proses, dan sistem organisasional (dikenal juga sebagai model bisnis) 5
  6. 6. Contoh inovasi 6
  7. 7. 3. Peranan Inovasi 7
  8. 8. Peranan Inovasi sebagai Aplikasi Sains dan Teknologi Dasarnya adalah : – Menggunakan hasil penelitian/ desain yang sudah ada – Menggunakan mesin yang sudah ada – Melakukan eksperimen dengan bentuk mesin yang baru – Melakukan pengurangan hambatan dan peningkatan kecepatan – Mempelajari kegagalan desain sebelumnya – Memanfaatkan penelitian enjinering sebelumnya 8
  9. 9. 4.Tujuan Inovasi Meningkatkan Daya Saing Perusahaan Dengan Inovasi Produk Baru Mempertahankan/ meningkatkan eksistensinya 9
  10. 10. 5. Manfaat Inovasi Bagi Perkembangan Industri Salah satu jaminan untuk perusahaan atau organisasi dalam meningkatkan daya saingnya 10
  11. 11. Contoh Industri Yang Lambat/Cepat Dalam Melakukan Inovasi Di Bidang Iptek dan TI Mengapa Kodak Bangkrut?  Ikon Inovasi , tapi lamban bergerak Akibatnya : 47.000 PHK Republika 21 Januari 2012 12:34 Mengapa Laba Samsung Naik?  Tanggap terhadap inovasi  Perusahaan Korsel melangkahi Apple sebagai pembuat ponsel pintar terbesar Kompas, 10 Januari 2012 17:53 11
  12. 12. 6. Konsep Daya Saing Definisi : Kemampuan mempertahankan pangsa pasar •Ditentukan oleh : faktor suplai yang tepat waktu dan harga yang kompetitif Faktor tersebut dipengaruhi oleh : Fleksibilitas (kemampuan untuk melakukan adaptasi terhadap keinginan konsumen) dan manajemen differensiasi produk. 12
  13. 13. Kemampuan Urutan sumber Daya saing 50 dari 125 negara (World Economic Forum, 2006) IT dan komunikasi 59 dari 64 negara (The Economist and IBM Institute for Business Value, 2004) IT dan komunikasi 77 dari 171 negara (UNCTAD, 2003) Networked Readiness Index* 59 dari 75 negara ( Center for International Development (CID) di Harvard University) Indeks Pengembangan tahun 2003 110 dari 177 negara *derajat untuk berpartisipasi di dunia terhubung jaringan Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan/hambatan besar Relatif tertinggal dalam perekonomian dunia yang mengarah ke era globalisasi dan perdagangan bebas 7.KONDISI INOVASI INDUSTRI NASIONAL Posisi Di Lingkungan Global 13
  14. 14. 14 8. PERMASALAHAN, HAMBATAN DAN KEGAGALAN INOVASI
  15. 15. 15 Permasalahan Dalam Struktur Organisasi Kunci utama inovasi : kualitas SDM SDM : - Kurang menguasai IPTEK, TI dan Komunikasi Material - Sebagian besar impor - Harga berfluktuasi tergantung kurs uang luar negri Teknologi - Impor -Penguasaan kurang Modal -Terbatas -Suku bunga tinggi Design - Perubahannya cepat -Harus mengikuti trend pasar
  16. 16. Kurang optimalnya Peranan Pemerintah dan Perusahaan Swasta 16 Di negara modern, pengembangan produk inovasi dimotori oleh perusahaan swasta Di Indonesia hal ini belum berjalan baik, padahal kegiatan litbang beresiko tinggi dan membutuhkan investasi besar Minimya interaksi antara aktor yang terlibat dalam sistem Iptek dengan sektor produksi nasional Akibatnya : industrinya menjadi kurang berkembang dan banyak tergantung pada bahan-bahan impor
  17. 17. 17
  18. 18. 9. PERANANAN PEREKAYASA DI BIDANG IPTEK 18
  19. 19. Definisi Perekayasa (PerMenPAN No.219/M.PAN/7/2008) Jabatan yang bertugas melakukan kegiatan kerekayasaan pada bidang penelitian terapan, pengembangan, perekayasaan dan pengoperasian 19 Kerekayasaan terapan dari prinsip sains & pemecahan permasalahan praktis Proses Dasar Riset Desain Produk Akhir Utama Iptek Soft ware/ Hard ware
  20. 20. Design : perancangan dan sintesis, Perencanaan Program Produksi / Konstruksi : Pembuatan / Pembangunan komponen & integrasinya menjadi produk / bangunan teknologi Maintenance / Operator : Perawatan, Perbaikan ( Repair ) & Modifikasi serta pengoperasian produk / bangunan Teknologi Analisis : Pengembangan Kebijakan, Strategi Bisnis, Audit & Standardisasi, Sales & Marketing Experimental : Pengujian Komponen, subskala Labs, Skala Penuh / Lapangan & Simulasi, Survey, Observasi & Explorasi Komputasional : Pengembangan & Pemecahan model Numerik Bidang keilmuan (Academic Background) dan bidang keahlian (Professional Background) membentuk matrix kemampuan dari seorang perekayasa arts Sci Eng Econ Busn Dsgn Anlys Expr Comp Prod Maint Acad Prof Bidang Keahlian untuk Perekayasa 20 n
  21. 21. •Explorasi , Survey , Observasi •Penelitian lanjut teoritikal , eksperimental •Studi Kelayakan / Studi Banding Sistem Teknologi •Pengembangan Parametrik Kajian Teknologi •Pengembangan Kebijakan Teknologi •Desain Konseptual SW/HW •Desain Awal SW/HW Desain Rinci SW/HW (uji lab & simulasi) •Produksi / Konstruksi & Integrasi Prototip SW/HW •Produksi / Konstruksi & Integrasi Certified Product SW/HW •Uji kinerja prototip atau Certified product SW/HW •Audit Teknologi SW/HW •Uji Sertifikasi & Standardisasi SW/HW •Uji Operasional & Evaluasi Produk •Modifikasi & Perawatan SW/HW •Engineering Services SW/HW •Routine Operation SW/HW •Marketing & sales SW/HW Research Development Engineering Operations Kegiatan Kerekayasaan Catatan SW/HW : Soft Ware/Hard Ware 21
  22. 22.  Produk Software (SW) :  Produk teknologi dalam bentuk dokumen, seperti: model/perumusan matematik, konsepsi teknologi/kebijakan teknologi, perangkat lunak , konsepsi strategi bisnis, pendidikan dan pelatihan, konsepsi perencanaan program. Produk Hardware (HW) : Produk teknologi dalam bentuk benda fisik, seperti: unsur (article), komponen, benda kerja lengkap terpadu, model, prototipe, produk tersertifikasi serta produk komersial. 22
  23. 23. Research Penelitian Development Pengembangan Engineering Perekayasaan Operation Pengoperasian Perekayasa Kegiatan Teknologi adalah pentahapan kegiatan yang berkaitan dengan Teknologi yang secara runtun meliputi : Mencari informasi , data atau keterangan untuk pembuktian kebenaran atau ketakbenaran suatu hipotesis yang bekaitan dengan subjek ilmu pengetahuan & teknologi Mengembangkan kaidah dan teori yang sudah terbukti benar untuk meningkatkan pemanfaatannya bagi terciptanya suatu produk teknologi Merealisasikan hasil pengembangan dengan menciptakan nilai , produk atau proses produksi dengan mempertimbangkan semua aspek unsur teknologi ( UU No 18 , 2002 , Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan & Teknologi) Melaksanakan penerapan operasional produk perekayasaan kepada pelanggan 23
  24. 24. Inovasi sebagai Proses Sosial Merupakan kontribusi kolektif dari: 24
  25. 25. 10. LANGKAH YANG PERLU DILAKUKAN UNTUK PENGEMBANGAN INOVASI TEKNOLOGI PADA SEKTOR INDUSTRI 25 Kunci utama inovasi : Kualitas SDM
  26. 26.  Pemberdayaan SDM, termasuk tenaga Perekayasa dalam hal penguasaan IPTEK, TI dan komunikasi KARENA :  Penguasaan IPTEK berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi (memajukan perekonomian negara ) dan faktor penentu daya saing suatu bangsa  Pemberian penghargaan dan insentif terhadap inventor (Perekayasa/Peneliti) KARENA :  Perlu dana yang cukup dalam melakukan litbang  Dapat menambah gairah untuk terus berinovasi 26
  27. 27. 27
  28. 28. Segera melaksanakan Peraturan Presiden RI No. 28/Th.2008 Tentang Kebijakan Industri Nasional Pasal 4, ayat (1)d. Pemerintah dapat memberikan fasilitas kepada Industri yang melakukan penelitian, pengembangan dan inovasi Fasilitas : insentif fiskal/non fiskal,‑ dan kemudahan lainnya sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku‑ 28
  29. 29.  Mendukung Upaya Kemristek-Kemdagri Dalam Menyiapkan Sistem Inovasi Daerah (SIDA)  Mendukung upaya Kemristek - Kemdagri sebagai penggerak agar R&D nasional untuk penciptaan produk berbasis Iptek hasil litbang meningkat 29 Catatan: Tujuan SIDA : Bekerja sama dengan Perguruan Tinggi agar inovasi tumbuh dan berkembang di daerah serta berlomba mengembangkan potensinya
  30. 30. Melakukan kaji ulang untuk Pengembangan Inovasi 30 Catatan Proses inovasi : siklus periodik, pada setiap periode selanjutnya industri berusaha mencapai daya inovatif yang lebih tinggi
  31. 31. Membuat Desain dan Gagasan Baru 31 Menghasilkan: Inovasi Efesiensi Produksi masal Standarisasi Saintis & enjiner Gagasan sosial
  32. 32. Meningkatkan Dorongan Untuk Pelaksanaan Inovasi 32 Tujuan : Menghasilkan kerja dengan jumlah yang besar, dengan energi seminimal mungkin dan menghasilkan keuntungan/manfaat yang besar melalui kegiatan yang berulang
  33. 33. Memberikan Dorongan Terhadap Desain Baru 33
  34. 34. 34 Melakukan Kegiatan Desain dan Pengembangan Produk Material
  35. 35. Memperkenalkan 5 Jenis Inovasi Penting Yang Perlu Dilakukan Industri 35
  36. 36. 11. FAKTOR KEBERHASILAN PENGEMBANGAN INOVASI TEKNOLOGI PADA SEKTOR INDUSTRI 36
  37. 37. Program Pengembangan Inovasi Nasional terwujud,jika pemerintah : Hal penting : • Ada dana untuk riset dan pengembangannya • Mendorong masyarakat untuk lebih memilih produk Indonesia • Membuat kebijakan membatasi impor untuk barang-barang yang sudah dapat diproduksi di DN • Proses pengembangan hasil karya skala kecil dipercepat agar segera bisa mewujudkan produk teruji. • Aspek kelayakan secara ekonomi dan daya saing di pasar • Kualitas produk (kelayakan penggunaan, garansi, suku cadang, dan kemampuan memenuhi permintaan pasar) 37
  38. 38. Contoh : MOBNAS inovasi baru hasil rekayasa anak bangsa yang perlu dukungan pemerintah : BAGI PEMERINTAH :  Indonesia salah satu pasar otomotif terbesar di dunia  Sudah saatnya memiliki mobnas andalan Catatan : Sebelumnya, sudah 7 kali memiliki MOBNAS (Marlip, Maleo, Gea, Tawon, Komodo, Timor Esemka Digdaya, Esemka Rajawali) BAGI INDUSTRI :  Pasar domestik tetap sasaran empuk  Merupakan peluang, terutama bila harganya terjangkau.   38
  39. 39. Penutup 39 Posisi Indonesia dalam lingkungan global relatif rendah  Perlu berbagai indikator dan tindakan strategis, baik oleh individu masyarakat termasuk Perekayasa, pelaku usaha dan pemerintah Industri memerlukan dua modal utama yang sangat penting untuk mendorong laju inovasi, yaitu modal intelektual dan teknologi informasi Perlu adanya tindakan strategis untuk mendorong pengembangan inovasi Pada sektor industri agar mampu bersaing di era informasi dan globalisasi
  40. 40. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA 40

×