Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Makalah pemasaran hasil perikanan bab 13

5.255 Aufrufe

Veröffentlicht am

tugas

Veröffentlicht in: Bildung
  • Login to see the comments

Makalah pemasaran hasil perikanan bab 13

  1. 1. MAKALAH PEMASARAN HASIL PERIKANAN Mengelola Komunikasi Massa Dan Mengelola Komunikasi Pribadi Disusun oleh: Ajie Prayoga Fahrian Hafiz Jaya Samputra Pirmansa Tio Arezki JURUSAN BUDIDAYA PERAIRAN FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN, DAN BIOLOGI UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG BALUNIJUK 2016
  2. 2. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1Latar belakang Produk dalam pemasaran yang dihasilkan suatu perusahaan bisa berupa barang(goods) dan jasa (service). Pandangan ini perlu dipahami dengan seksama. Kita mudah sekali terjebak ke pandangan produk fisik yang terbatas. Kita menginginkan bahwa memikirkan suatu produk dari segi kebutuhan yang akan dipuaskan oleh produk itu. Jika sasaran perusahaan ingin memuaskan kebutuhan pelanggannya, jasa bisa merupakan sebagian dari produk atau jasa itu sendiri merupakan produknya dan harus disajikan sebagai bagian dari pemasaran secara total. Tetapi ketika perekonomian semakin maju dan perusahaan-perusahaan merasa makin sulit melakukan diferensiasi produk-produk fisiknya, maka mereka akan semakin meningkatkan proporsi kegiatan mereka yang difokuskan pada produksi jasa. Jasa merupakan setiap kegiatan atau manfaat yang ditawarkan kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu. Perusahaan-perusahaan jasa saat ini telah berkembang sangat pesat, dan banyak diminati layaknya suatu produk yang harus terpenuhi, antara lain jasa dalam bidang sosial, hukum, ekonomi maupun jasa dalam kepentingan sehari-hari. Periklanan(advertising) adalah semua bentuk terbayar atas presentasi nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor yang jelas. Iklan bisa menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mendistribusikan pesan, baik dengan tujuan membangun merek/mendidik orang. 1.2 Rumusan Masalah Berikut ini adalah rumusan masalah yang kami ambil : a) Bagaimana jasa didefinisikan dan diklarifikasikan? b) Apa perbedaan antara jasa dan barang? c) Bagaimana perusahaan memberikan solusi untuk kegagalan pelanggan?
  3. 3. BAB II PEMBAHASAN A. KOMUNIKASI MASSA Dalam komunikasi massa ada beberapa media yang sering di gunakan dalam pengenalan dan pemasaran produk seperti iklan, promosi, acara/event dan hubungan masyarakat (humas). 1. IKLAN Iklan adalah media komunikasi langsung yang didesain untuk pelanggan antar bisnis atau perorangan, dimana komunikasi ini dibiayai oleh produsen dan sifatnya massal. Iklan menggunakan medium massa seperti koran, radio dan televisi karena produsen secara berkelanjutan berkomunikasi dengan pelanggan yang beraneka ragam. Iklan bertujuan sebagai sumber informasi yang menarik minat konsumen untuk membeli dan mempergunakan produk yang di iklankan sehingga meningkatkan penjualan produk. Sebelum mengiklankan suatu produk, maka perlu memperhatikan 5 keputusan utama: 1. Mission, dimana menetapkan tujuan penjualan dan tujuan dari iklan 2. Money, factor yang mempengaruhi segala aspek pengembangan produk dan iklan 3. Message, informasi yang akan disampaikan dalam iklan 4. Media, jenis media yang digunakan dalam penyampaian iklan 5. Measurement, mengukur keberhasilan iklan dari dampak komunikasi dan penjualan 1. Periklanan informatif (informative advertising) dimaksudkan sebagai tahap pelopor dari kategori produk untuk membangun permintaan awal. Periklanan informatif yang mungkin: · Memberitahu pasar tentang satu produk baru dan membangun citra (image) perusahaan. · Menyarankan penggunaan baru dari satu produk. · Menginformasikan pasar tentang perubahan harga, dan sebagainya.
  4. 4. 2.Periklanan persuasif (persuasive advertising) dimaksudkan untuk membangun "permintaan selektif" untuk satu brand tertentu, merupakan sebagian besar yang digunakan dalam periklanan. Beberapa periklanan persuasif telah bergeser ke arah periklanan perbandingan (comparison adverting) yang bermaksud membangun superioritas satu brand melalui perbandingan spesifik dengan satu atau lebih brand lainnya dalam kelas produk yang sama. Contoh periklanan persuasif: · Membangun brand preference atau mendorong untuk pindah ke brand kita. · Membujuk pembeli untuk membeli sekarang. · Mengubah persepsi pembeli tentang atribut dari produk. 3.Periklanan yang mengingatkan (reminder advertising) dimaksudkan untuk mengingatkan orang dengan satu produk yang sudah mature. Satu bentuk periklanan yang berhubungan dengan ini adalah periklanan penguatan (reinforcement advertising) yang menjamin pembelian yang sekarang pembeli lakukan adalah pilihan yang tepat. Contoh periklanan yang mengingatkan: · Mengingatkan pembeli bahwa satu produk akan diperlukan di masa mendatang. · Mengingatkan pembeli tentang tempat membeli produk tersebut. · Memelihara ingatan tentang produk tersebut selama musim lesu penjualan. 4. Periklanan penguat Adalah bertujuan meyakinkan pembeli saat ini bahwa mereka melakukan pilihan tepat. Dalam penetapan anggaran iklan harus memperhatikan beberapa unsure, diantaranya: a. Tahap dalam siklus hidup produk: produk baru mendapat anggaran iklan yang besar guna membangun kesadaran dan mengupayakan pelanggan mencobanya. b. Pangsa pasar dan bisnis konsumen: merek berpangsa pasar tinggi biasanya membutuhkan lebih sedikit pengeluaran iklan, dengan hanya sekian persen dari penjualan, guna mempertahankan pangsa pasarnya. c. Persaingan dan gangguan: gangguan dari iklan yang tidak langsung bersaing dengan suatu merek akan memyebabkan kebutuhan iklan yang lebih besar sehingga dibutukan anggaran iklan yang tinggi.
  5. 5. d. Frekuensi Iklan: Jumlah pengulangan yang diperlukan untuk menyampaikan pesan merek tersebut kepada konsumen mempunyai dampak tehadap anggaran iklan. e. Daya substitusi produk: Merek-merek dalam kelas komoditas (rokok, bir, minuman ringan) memerlukan iklan besar-besaran untuk membangun citra yang berbeda. Dalam pengembangan iklan diperlukan strategi yang baik dan terarah, dan yang harus diperhatikan adalah: 1. Melahirkan dan mengevaluasi pesan 2. Pengembangan dan pelaksanaan yang kreatif 3. Tinjauan tanggung jawab sosial yang sesuai dengan etika dan hukum Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah faktor-faktor dalam pemilihan media iklan: a. Memutuskan jangkauan, frekuensi, dan dampak b. Memilih diantara jenis-jenis media utama c. Mengambil keputusan mengenai waktu dan alokasi media 2. PROMOSI PENJUALAN Bahan inti dalam kampanye pemasaran terdiri dari koleksi alat insentif, sebagian besar jangka pendek yang di rancang untuk menstimuasi pembelian yang lebih cepat atau lebih besar atas produk atau jasa tertentu oleh konsumen atau pelanggan. Iklan menawarkan alasan untuk membeli sedangkan promosi penjualan menawarkan insenif untuk membeli Promosi penjualan mencakup alat untuk promosi konsumen (sampel, kupon, penawaran pengembalian dana tunai dll). Terdapat banyak ragam tujuan khusus alat promosi penjualan. Sampel gratis mendorong percobaan konsumen, sementara layanan nasihat manajemen gratis bertujuan memelihara hubungan jarak panjang dengan pengecer. Sejumlah manfaat promosi penjualan mengalir ke produsen dan konsumen. Produsen
  6. 6. dapat menyusaikan variasi jangka pendek dalam persediaan dan permintan serta mnguji berapa tinggi harga resmi yag dapat dikenakan karena mereka selalu dapat mendiskonnya. Promosi mendorong knsumen mencoba produk baru dan menimbulkan format eceran yang lebih beragam, seperti penetapan harga murah stiap Iklan versus promosi Satu decade yang lalu, rasio iklan terhadap promosi penjualan adalahsekitar 60;40. Saat ini, banyak perusahaan barang kemasan konsumen, promosi penjualan menduduki sekitar 75% anggaran gabungan (sekitar 50% adalah promosi dagang dan 25% adalah promosi konsumen). Pengeluaran promosi penjualan meningkat sebagai persentase pengeluaran anggaran setiap tahun selama hampir dua decade, meskipun pertumbuhan melambat dalam tahun-tahun terakhir. Beberapa faktor memberi andil dalam pertumbuhan pesat ini, terutama dipasar konsumen. Promosi menjadi lebih diterima oeh manajemen puncak sebagai sarana penjualan yang efektif; jumlah merek meningkat; pesaing sering menggunakan promosi; banyak merek dianggap sama; konsumen menjadi lebih berorintasi pada harga; perdagangan menentukan lebih banyak kesempatan dari produsen; dan efisiensi iklan menurun. Keputusan utama Dalam menggunakan promosi penjualan, perusahan harus menentukan tujuannya, memilih alat mengembangkan proram, menguji program, mengimplementasikan dan mengendalikannya, serta mengevaluasi hasilnya. Menentukan tujuan Tujuan promosi penjualan diturunkan dari tujuan promosi yang lebih luas, yang diturunkan dari tujuan pemasaran dasar bagi produk. Bagi konsumen, tujuan meliput mendorong pembelian unit yang berukuran lebih besar, meningkatkan percobaan diantara nonpengguna, dan menarik konsumen yang beralih dari merek pesaing.sedangkan Bagi pengecer, tujuan meliput membujuk pengecer untuk menjual barang baru dan tingkat persediaan yang lebih tinggi, mendorong pembelian pada musim sepi, mendorong penyimpanan barang yang berhubungan, mengurangi promosi kompetitif, membangun loyalitas merek, dan membuka jalan untuk masuk ke
  7. 7. gerai eceran baru. Bagi tenaga penjualan, tujuan meliputi mendorong dukungan produk atau model baru, mendorong lebih banyak pencarian calon pelanggan, dan mendorong penjualan musim sepi. Memilih alat promosi konsumen Perencana pomosi harus memperhitungkan jenis pasar, tujuan promosi penjualan, kondisi persaingan, dan efektivitas biaya setiap alat. Alat promosi konsumen utama dirangkum dalam table 18.5. promosi produsen, misalnya dalam industri mobil, rabat, hadiah untuk memotivasi uji-kendara dan pembelian, serta kredit penukaran mobil yang bernilai tinggi. Promosi pengecer meliputi potongan harga, iklan fitur, kupon pengecer, dan kontes atau premi bagi pengecer. Memilih alat promosi tenaga penjualan dan bisnis Miliar dollar untuk bisnis dan alat promosi tenaga penjualan untuk mengumpulkan petunjuk bisnis, member kesan dan pengargaan kepada pelanggan, serta memotivasi tenaga penjualan untuk melakukan usaha yang lebih besar. Mereka umumnya mengembangkan anggaran untuk alat promosi yang cukup konstan dari tahun ke tahun bagi banyak bisnis baru ang ingin mengesankan pemirsa sasaran, terutama dalam dunia B2B, pameran dagang merupakan alat penting, tetapi biaya per kontak menduduki biaya tertinggi dari semua opsi komunikasi. Contoh berikut mempelihtkn bagaimana satu pendatang baru dalam industri psawat jet pribadi mendapatkan hasil yang pantas dari pameran dagang. 3. ACARA/EVENT Acara/event adalan komunikasi yang paling cepat dan tepat untuk menarik minat pelanggan akan suatu produk. Adapun tujuan dari acara/event tersebut adalah: · Untuk mengindentifikasi sebuah pasar sasaran khusus atau gaya hidup · Untuk meningkatkan kesadaran nama perusahaan atau produk · Untuk menciptakan atau mengukuhkan persepsi konsumen tentang citra merek. · Untuk meningkatkan dimensi citra perusahaan · Untuk menciptakan pengalaman dan membangkitkan perasaan · Untuk mengungkapkan komitmen pada komunitas atau pada isu sosial
  8. 8. · Untuk menghibur klien utama · Untuk memungkinkan peluang perdagangan atau promosi Sebelum memilih acara ada beberapa hal yang yarus dipertimbangkan: · Audiensnya sangat cocok dengan pasar sasaran yang diinginkan · Menghasilkan perhatian yang sangat menyenangkan · Memungkinkan event tersebut melayani kegiatan pemasaran · Mencerminkan atau meningkatkan citra merek. Ada 2 pendeketan dasar untuk mengukur dampak kegiatan Pensponsoran: · Metode sisi pasokan yang berfokus pada potensi paparan merek dengan nilai luasnya liputan media · Metode sisi permintaan berfokus pada paparan yang dilaporkan kosumen 4. HUBUNGAN MASYARAKAT Suatu perusahaan tidak hanya berhubungan dengan pelanggan, penyalur dan pemasok, tetapi juga berhubungan langsung dengan masyarakat umum yang secara tidak langsung dapat menarik minat masyarakat tersebut. Hubungan masyarakat memiliki program untuk mempromosikan/ melindungi citra atau produk perusahaan. Divisi Hubungan Masyarakat melaksanakan 5 fungsi: · Hubungan pers: Menyajikan berita dan informasi tentang organisaasi tersebut dari sudut yang paling positif. · Pemberitaan produk: mensponsori upaya untuk memberitakan produk-produk tertentu · Komunikasi korporat: meningkatkan pemahaman tentang organisasi tersebut melalui komunikasi internal dan eksternal · Lobi: Berhadapan dengan lembaga pembuat UU dan pejabat pemerintah guna mendukung atau menggagalkan peraturan per UU · Pemberian saran: Memberikan nasihat kepada menajemen mengenai masalah-masalah public dan posisi dan citra pada masa-masa yang menyenangkan dan krisis. Dalam hubungan masyarakat, marketing public relation (MPR) merupakan bagian yang membantu departemen pemasaran untuk melakukan promosi dan membentuk
  9. 9. citra korporat. MPR juga memainkan peranan penting dalam meluncurkan produk baru, mereposisi produk yang lama, membangun minat dalam kategori produk, mempengaruhi kelompok sasaran tertentu, mempertahankan produk yang menghadapi masalah public dan membangun citra korporat dengan cara yang mencerminkan kesukaan dalam produk. Tujuan dari pemasaran hubungan masyarakat adalah untuk membangun infrastuktur pasar yang kuat,membangun suasana keakrapan dan terjalinnya hubungan yang lebih luas, menstransfer pengetahuan tentang produk dan perusahaan , pemasaran yang lebih sederhana untuk mempermudah pendistribusian,efesien,dan konsentarasi pemasaran yang lebih efektif. Sedangkan sasaran humas adalah publik internal dan eksternal, dimana secara operasional humas bertugas membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publiknya dan mencegah timbulnya rintangan psikologis yang mungkin terjadi di antara keduanya. Keberhasilan dari pemasaran hubungan masyarakat dapat dilihat dari perubahan dalam kesadaran produk, pemahamandan sikap orang setelah interaksi komunikasi. B. KOMUNIKASI PRIBADI Dalam pemasaran komunikasi pribadi ada beberapa cara yang biasa digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk seperti; melalui pemasaran langsung dan interaktif, berita dari mulut ke mulut serta penjualan personal. 1. PEMASARAN LANGSUNG DAN INTERAKTIF Pemasaran langsung Pemasaran langsung (direct marketing) adalah penggunaan saluran langsung konsumen untuk menjangkau dan mengirimkan barang dan jasa kepada pelanggan tanpa menggunakan perantara pemasaran.pemasar langsung dapat menggunakan sejumlah saluran untuk menjangkau calon pelanggan dan pelanggan perorangan,seperti surat langsung,pemasaran katalog,telemarketing, TV interaktif, kios, situs web, dan peralatan bergerak (mobile). Manfaat pemasaran langsung yaitu pasar yang semakin beragam menghasilkan peningkatan jumlah ceruk pasar. Konsumen yang tidak mempunyai banyak waktu
  10. 10. dan sudah merasa lelah dengan lalu lintas dan sulitnya mencari tempat parkir, menghargai nomor telepon bebas pulsa, situs web yang tersedia 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, serta komitmen pamasar langsung kepada layanan pelanggan. Tujuannya yaitu sebagian besar pemasar langsung ingin mendapatkan pesanan dari calon pelanggan dan menilai keberhasilan kampanye berdasarkan tingkat respons dari pelanggan. Tingkat respons pesanan 2% biasanya dianggap baik, meskipun angka ini bervariasi berdasarkan kategori produk, harga, dan sifat penawaran. Telemarketing (pemasran jarak jauh)adalahpenggunaan telepon dan pusat panggilan (call center) untuk menarik prospek, menjual kepada pelanggan yang telah ada dan menyediakan layanan denganmengambil pesanan dan menjawab pertanyaan melalui telepon. telemarketing membantu perusahaan dalam meningkatkan pendapatkan, mengurangi biaya penjualan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan perusahaan menggunakan pusat panggilan untuk telemarketing ke luar (memulai telepon ke prospek dan pelanggan). Pemasar langsung dan pelanggannya biasanya memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Meskipun demikian, kadang-kadang, ada sisi negatif yang muncul: · Kejengkelan · Ketidakadilan · Penipuan dan pemalsuanSerangan terhadap privasi Pamasaran interaktif Saluran terbaru untuk berkomunikasi dan menjual secara langsung ke pelanggan adalah saluran elektronik. Internet menyediakan peluang kepada pemasar dan konsumen untuk interaksi dan individualisasi yang jauh lebih besar. Sedikit program pemasar yang dianggap lengkap tanpa beberapa jenis komponen online penting. Keunggulan dan kelemahan pemasaran interaktif Web menawarkan keunggulan penempatan kontekstual dan membeli iklan disitus yang berhubungan dengan penawaran pemasar. Pemasar juga dapat menempatkan iklan berdasarkan kata kunci dari mesin pencari, untuk menjangkau masyarakat ketika benar-benar memulai proses pembelian. Penggunaan web juga mempunyai
  11. 11. kelemahan. Konsumen dapat menyaring sebagian besar pesan secara efektif. Pemasar mungkin menganggap iklan mereka lebih efektif dibandingkan seharusnya akibat klik palsu yang dihasilkan oleh situs webyang menggunakan piranti lunak. Tujuan danstrategi tenaga penjualan : · Mencari calon pelanggan (prospek). Mencari calon pelanggan atau petunjuk · Menentukan sasaran. Memutuskan bagaimana cara mengalokasikan waktu mereka antara calon pelanggan dan pelanggan. · Mengomunikasikan. Mengomunikasikan informasi tentang produk dan jasa perusahaan. · Menjual. Mendekati, mempresentasikan, menjawab pertanyaan, mengatasi keberatan, dan menutup penjualan. · Melayani. Memberikan berbagai pelayanan kepada pelanggan-mengonsultasikan masalah, memberikan bantuan teknis, mengatur pembiayaan, melakukan pengiriman. · Mengumpulkan informasi. Mengadakan riset pasar dan melakukan pekerjaan intelijen. · Mengalokasikan. Memutuskan pelanggan yang akan mendapatkan produk langka saat tejadinya kelangkaan produk. 5 tahap ukuran tenaga penjualan: a) Mengelompokkan pelanggan kedalam kelas ukuran menurut volume penjualan ttahunan. b) Menentukan frekuensi kunjungan yang diinginkan (jumlah kunjungan terhadap satu pelanggan per tahun) untuk setiap kelas pelanggan. c) Mengalikan jumlah pelanggan dalam setiap kelas ukuran dengan frekuensi kunjungan yang bersesuaian untuk mendapatkan beban total beban kerja bagi suatu negara, dalam kunjungan penjualan pertahun. d) Menentukan rata-rata jumalah kunjungan yang ddapat dilakukan wiraniaga per tahun. e) Membagi total kunjungan per tahun yang diperlukan dengan rata-rata kunjungan tahunan yang dilakukan oleh wiraniaga, untuk mendapatkan jumlah wifraniaga yang diperlukan. 2. BERITA DARI MULUT KE MULUT
  12. 12. Kebanyakan proses komunikasi manusia yakni dari mulut kemulut. Setiap orang berbicara dengan orang lainnya saling bertukar pikiran, tukar informasi, saling berkomentar dan proses komunikasi lainnya. Studi yang dilakukan oleh Katz dan Lazarsfeld menemukan bahwa komunikasi dari mulut kemulut sangatlah penting dalam proses pembelian barang- barang yang dikonsumsi dan barang – barang peralatan rumah tangga. Komunikasi ini diteliti dua kali lebih efektif dalam mempengaruhi pembelian dibandingkan dari media massa lainnya. Faktor yang dijadkan motivasi bagi konsumen untuk membicarakan berbagai produk yakni : a) Seseorang mungkin sangat terlibat dengan suatu produk tertentu atau aktivitas tertentu dan bermaksud membicarakan mengenai hal tersebut dengan orang lain, sehingga terjadi proses komunikasi WOM. b) Seseorang mungkin banyak mengetahui tentang sebuah produk dan menggunakan percakapan sebagai cara untuk menginformasikan kepada orang lain. c) Seseorang mungkin mengawali diskusi dengan membicarakan sesuatu yang keluar dari perhatian utama diskusi. d) WOM merupakan satu cara untuk mengurangi ketidakpastian, karena dengan bertanya kepada tema, tetangga dan keluarga, informasinya lebih dapat dipercaya. WOM Negatif: Pembicaraan dari mulut kemulut sangat cepat tersebar, bahkan berita tersebut sudah tidak seperti aslinya. Hal yang baik akan menjadi buruk dan sebaliknya. Jadi, komunikasi dari mulut ke mulut akan sangat berbahaya bagi perusahaan yang mempunyai citra negatif dan sebaliknya. Rumor: Distorsi dalam Proses WOM: Rumor merupakan pikiran yang menyatakan rasa ketakutan sosial, Misalnya tersebar bahwa dalam kolam mandi bola terdapat kalajengking dibawah permainan tersebut. Dengan demikian, rumor biasanya berhubungan dengan hal-hal yang negatif yang merupakan ekspresi ketakutan masyarakat.
  13. 13. Merangsang komunikasi WOM: Pemasang iklan mencoba secara langsung menyampaikan kata-kata atau kalimat yang mendorong konsumen untuk menyampaikan informasi yang diterima. Seperti “Katakan kepada teman Anda untuk segera menggunakan Anissa untuk perawatan kulit.” Jadi promosi dari mulut kemulut merupakan cara pemasaran yang efektif oleh karena itu kita mesti memperhatikan hal ini untuk meningkatkan penjualan. Sementara komplain dari teman merupakan masukan yang sangat berharga bagi usaha kita. Dengan komplain ini kita melakukan pembenahan meningkatkan layanan jasa, produk yang kita jual agar usaha kita semakin berkembang dan menguntungkan. 3. PENJUALAN PERSONAL Dalam merancang tenaga penjualan yang ada beberapa aspek yang haarus diperhatikan: 1. Menetapkan tujuan dan strategi; menetapkan tujuan yang akan dicapai tenaga pemasaran yang intinya mnciptakan penjualan produk dengan menggunakan strategi pemasaran yang efektif dan efisien. 2. Menetapkan struktur; beberapa perusahaan menetapkan struktur yang kompleks bagi tenaga penjualannya, misalnya perusahaan yang menjual satu lini produk ke satu industri pengguna ahir dengan pelanggan di banyak lokasi akan menggunakan struktur territorial sedangkan perusahaan yang menjual banyak produk ke berbagai jenis pelanggan mungkin memerlukan struktur produk atau pasar. 3.Menektapkan ukuran; menetapkan ukuran tenaga penjualan adalah hal yang kompleks harus disesuaikan dengan kebuthanperusahaan, karena dengan penambahan jumlah tenaga akan menambah biaya tetapi meningkatkan penjualan sedangkan pengurangan tenaga akan menekan biaya tetapi disisi yang lain dapat menurunkan tingkat penjualan. 4. Menetapkan kompensasi; menetapkan penghargaan yang layak atas hasil kerja tenaga penjualan sesuai dengan tingkat pekerjaannya. Ada beberapa proses dalam pengolahan tenaga penjualan hingga siap di lepas dilapangan, yaitu:
  14. 14. · Merekrut dan memilih · Melatih dan mensupervisi · Memotivasi · Mengevaluasi Dalam penjualan personal ada 6 langkah-langkah proses penjualan efektif: · Mencari pelanggan, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan calon pelanggan yang menjadi target penjualan. · Pra pendekatan, mengumpulkan informasi mengenai calon pelanggan untuk menarik minat secara pribadi. · Presentasi dan demonstrasi, memberikan informasi mengenai fitur, kelebihan, keunggulan, manfaat dan nilai produk. · Mengatasi keberatan, melakukan pendekatan positif dengan mengklarifikasi keberatan pelanggan melaui sugesti dan pemahaman yang rasional. · Penutupan, langkah-langkah yang di ambil tenaga penjualan yang berupa tindakan fisik, pernyataan atau komentar dan pertanyaan hingga tercipta kesepakatan penjualan dari penawaran yang dilakukan. · Tindak lanjut dan pemeliharaan, menghimpun semua data yang diperlukan tentang waktu pengiriman, syarat pembelian dan masalah penting lainnya bagi pelanggan. Kemudian menindak lanjuti dengan menjaga hubungan dengan pelanggan. iklan televisi, media cetak, dan radio sebagai berikut; Ø Iklan televisi, Televisi biasa dikenal sebagai media iklan paling kuat dan menjangkau spektrum konsumen yang luas. Jangkauannya yang luas diterjemahkan dalam biaya yang rendah per paparan. Tapi juga volume iklan yang tinggi dan bahan nonprogram pada televisi menciptakan kerumunan yang mempermudah konsumen mengabaikan atau bahkan melupakan iklan. Namun iklan TV yang dirancang dan dilaksanakan dengan tepat dapat menigkatkan ekuitas merek dan memengaruhi penjualan dan laba. Ø Iklan media cetak,
  15. 15. Media cetak menawarkan kelengkapan yang berlawanan dengan media siaran. Karena pembaca dapat menggunakan media cetak selama apapun yang mereka ingin. Dua media cetak utama surat kabar dan majalah berbagi banyak kelebihan dan kelemahan. Meskipun surat kabar terbit tiap waktu dan mudah diserap, namun majalah lebih efektif membangun pencitraan pengguna dan kegunaan. Ø Iklan radio, Radio merupakan media yang mudah untuk menyebarkan. Mungkin kelebihan utama radio ialah fleksibilitas, sasaran stasiun radio jelas, pembuatan dan penempatan iklan relatif tidak mahal, serta memungkinkan respons cepat karena penutupan yang singkat. Kelemahan radio sudah jelas adalah kurangnya citra visual dan perilaku konsumen yang relatif pasif dalam memproses hasil tersebut. masalah hukum dan sosial sangat berkaitan dengan periklanan maka ada beberapa syarat iklan sebagai berikut: · Tidak memuat berita bohong. · Pengiklan harus menghindari demonstrasi palsu. · Tidak memuat berita yang salah. · Iklan media social. Media social kini menjadi suatu ajang yang sangat besar dalam periklanan baik itu barqang maupun jasa. Bahkan sekarang banyak yang menyediakan jasa periklanan dengan bayaran yang terbilang tidak murah di berbagai website terkenal seperti google adsen atau facebook. 2.5. Memutuskan Media Dan Mengukur Efektivitas Setelah memilih pesannya, tugas pengiklan berikutnya adalah memilih media untuk menyampaikannya. Tahap-tahapnya adalah : 1. Memutuskan jangkauan yang diinginkan, frekwensi, dan dampaknya Pemilihan media adalah mencari media yang paling berbiaya efektif untuk menyampaikan jumlah dan jenis paparan yang diinginkan kepada audiens sasaran.
  16. 16. 2. Memilih di antara jenis-jenis media utama Perencana media harus mengetahui kemampuan jenis-jenis media utama untuk menghasilkan jangkauan, frekwensi, dan dampak. 3. Memutuskan waktu media yang tepat dan alokasi media secara geografis Pengiklan perlu mengetahui karakter calon konsumennya dan karakter produk yang dijual. Dengan hal tersebut, pengiklan dapat dengan mudah memutuskan kapan iklan akan disajikan di media serta jangkauan media yang menjadi agen iklan dari produk tersebut. Hal ini diperlukan karena logikanya adalah : tidak mungkin orang di sekitar pegunungan membeli produk cetakan istana pasir untuk anak-anak. maka dari itu, perlu disesuaikan antara karakter produk dan konsumen yang membutuhkannya. 4. evaluasi hasil keputusan-keputusan Langkah terakhir adalah evaluasi dari hasil keputusan yang telah diambil sebelumnya. Hal ini dimaksudkan agar iklan selanjutnya dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien dari iklan-iklan yang telah dihasilkan sebelumnya.
  17. 17. BAB III KESIMPULAN Kesimpulan Dalam mengelola komunikasi massa dan komunikasi pribadi perlunya mengetahui peranan dari beberapa media yang sering di gunakan dalam pengenalan dan pemasaran produk seperti iklan, promosi, acara/event dan hubungan masyarakat (humas).Dalam pemasaran komunikasi pribadi ada beberapa cara yang biasa digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk seperti; melalui pemasaran langsung dan interaktif, berita dari mulut ke mulut serta penjualan personal. Prinsip dari mengelola komunikasi massa dan komunikasi pribadi adalah bergantung bagaimana pola masyarakat mampu menerima informasi yang kita berikan.
  18. 18. Daftar Pustaka http://akuntansia2010.blogspot.co.id/2011/12/kelompo-x-mengelola-komunikasi- massa.html Diakses pada tanggal 17 Maret 2016 Pukul 18.45 WIB http://goodmaterialku.blogspot.co.id/2016/02/makalah-mengelola-komunikasi- massa.html Diakses pada tanggal 17 Maret 2016 Pukul 19.14 WIB

×