Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
PENYUSUNAN RENCANA REKLAMASI
2
PENYUSUNAN RENCANA
REKLAMASI
3
Tahap Eksplorasi
Rencana Reklamasi Tahap Ekslplorasi
 Kegiatan reklamasi tahap eksplorasi dilaksanakan pada area yang tidak prospek dan ti...
Contoh:
 total lahan yang akan dibuka adalah seluas 4,8 Ha,
 Untuk perhitungan biaya reklamasi adalah seluas 4,8 Ha laha...
BAB V RENCANA BIAYA REKLAMASI
TAHAP EKSPLORASI
Biaya Langsung
Uraian mengenai biaya yang perlu dihitung dalam penyusunan
r...
BAB V RENCANA BIAYA REKLAMASI
TAHAP EKSPLORASI
Biaya Tidak Langsung
Uraian mengenai biaya yang harus dimasukkan dalam perh...
TAHAP PRODUKSI
Rona Awal
Hutan/Semak/Ladang
Penambangan
Mineout
Regrading
Reklamasi
Hasil Reklamasi
RENCANA REKLAMASI
DOKUMEN
RENCANA
REKLAMASI
•Status Pemegang IUP atau
IUPK
•Luas Wilayah IUP atau IUP dan
fasilitas penunj...
Rencana Pembukaan Lahan
Tambang
Uraian mengenai lokasi dan luas penyebaran cadangan, metode
penambanga, umur tambang, pera...
Rencana Pembukaan Lahan
Jalan
Uraian mengenai lokasi dan luas lahan yang dibuka untuk pembuatan jalan
tambang dan/atau jal...
Program Reklamasi
Teknik dan Peralatan yang akan digunakan untuk reklamasi
Uraian mengenai teknik dan peralatan yang digun...
Program Reklamasi
Pekerjaan Sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang
Uraian mengenai kegiatan penataan lahan beserta lok...
Program Reklamasi
Pemeliharaan
Uraian mengenai pemeliharaan lahan yang telah direklamasi,
pemupukan, pemberantasan hama da...
KRITERIA KEBERHASILAN
Uraian mengenai kriteria keberhasilan Reklamasi meliputi standar
keberhasilan penatagunaan lahan, re...
Rencana Biaya Reklamasi
Biaya Langsung
Uraian mengenai biaya yang perlu dihitung dalam penyusunan rencana biaya
Reklamasi ...
Rencana Biaya Reklamasi
Biaya Tidak Langsung
Uraian mengenai biaya yang harus dimasukkan dalam perhitungan reklamasi
dan s...
L A M P I R A N P E T A
Peta situasi rencana pembukaan lahan dengan ketelitian peta skala
minimal 1 : 10.000 (satu banding...
Lampiran Tabel
20
Pengangkutan Top soil
Pembentukan disposal dan
pengaturan permukaan
Pembuatan saluran
drainase dan
pengendalian erosi
Pena...
Salah Satu Design Reklamasi
Biaya Langsung:
a. penataan kegunaan lahan;
b. revegetasi;
c. pencegahan dan penanggulangan
air asam tam bang; dan/atau
d....
DAFTAR BIAYA PERALATAN
No Jenis Alat Kapasitas
Biaya Per Jam
(USD)
1 Buldozer 600 HP 120
2 Buldozer 200HP 40
3 Buldozer 32...
DAFTAR BIAYA TENAGA KERJA
No Jenis Alat
Upah Tenaga
Kerja (US$)
1 Track Loader 3
2 Hyd Excavator 3
3 Dump Truck 3
4 Bulldo...
PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK
KEGIATAN REKLAMASI
PENATAAN LAHAN
Penataan permukaan O/B sehingga membentuk kont...
Contoh Perhitungan Pengaturan Permukaan Lahan
dengan Software Excel
CONTOH PERHITUNGAN
PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN LAHAN
Spesifikasi Alat
 Luas penataa...
CONTOH PERHITUNGANPRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN LAHAN
a. Faktor Penyesuaian
0,75
(𝑂𝑝𝑒𝑟...
Penataan Permukaan/BullDozer
Biaya Total
=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam
+Upah Tenaga Kerja/jam)
Biaya Total...
PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK
KEGIATAN REKLAMASI
PENEBARAN TANAH PUCUK
Kegiatan pokok:
1. Mengangkut tanah puc...
32
Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk
dengan Software Excel
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN EXCAVATOR
• Kegiatan Pokok
 Pemindahan Tanah Pucuk
• Uraian P...
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN EXCAVATOR
• Perhitungan Produktivitas :
a. Kapasitas Bucket be...
Penebaran Tanah Pucuk/Excavator
Biaya Total
=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah
Buruh/jam)
Biaya Total
= 7...
Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk
dengan Software Excel
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN DUMP TRUCK
• Perhitungan Produktivitas :
a.Waktu Edar:
b. Juml...
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN DUMP TRUCK
• Jam Operasi/per unit:
jam
jam
m
m
94
produksiTing...
CONTOH PERHITUNGAN
PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR LAHAN
• Kegiatan Pokok
- Penata...
3. Buldoser
Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk dengan
Software
CONTOH PERHITUNGAN
PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR LAHAN
Faktor Penyesuaian
 Volu...
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR
PERMUKAAN
• Perhitungan Produkt...
Penataan Permukaan Akhir/BullDozer
Biaya Total
=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah
Buruh/jam)
Biaya Total
...
Pengendalian Erosi
Drainase Permanen Drop Structure dari Ban bekas Check dam
 Meminimalkan erosi sepanjang aliran air yan...
PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK
KEGIATAN REKLAMASI
PEMBUATAN DRAINASE
Pembuatan drainase di sekeliling area rekl...
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN
JAM OPERASI
PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTUK PEMBUATAN
DRAINASE
• Kegiatan Pokok
- Membuat ...
Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk
dengan Software
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTIUK PEMBUATAN DRAINASE
• Perhitungan Produktivita...
CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI
PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTIUK PEMBUATAN DRAINASE
• Perhitungan Produktivita...
Biaya Pembuatan Saluran
Drainase
Biaya Total
=Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah
Tenaga Kerja/jam)
Biaya T...
Sediment Trap Safety Pond Floating Inlet
Flockulator Dosing Chemical in FlockulatorTreatment Facilities
Mud Pond Outlet Ba...
Rencana Biaya Reklamasi
No. Kegiatan Biaya (Rp)
1. Pengaturan Permukaan Lahan 93.984.968
2. Penebaran Tanah Pucuk 221.159....
Menghitung Biaya Pengendalian AAT
Kebutuhan
Kapur/tahun : ton
Harga : 1.000 Rp/kg
Biaya : Rp.
Kebutuhan
tawas/tahun : ton
...
Distribusi Bibit  Pembuatan Lubang Tanam
 Penanaman
Penyiangan
Pendangiran
Pemupukan
Revegetasi
 Pengaturan arah larika...
Penentuan Jumlah Hari Orang Kerja (HOK) untuk
Melakukan Penanaman Tanaman Pioner
 Jarak tanam 4x4 m
 Jumlah bibit 625 ba...
 Jumlah bibit : ¼ * 750 batang = 188
batang
 Waktu penanaman 1 batang = 30
menit
 Waktu penanaman/Ha : 188 batang =
5.6...
Pemeliharaan dan Pemantauan
Pemeliharaan Tanaman
 Pemeliharaan tanaman dilakukan untuk mendapatkan
keberhasilan revegetas...
Penentuan biaya
pemeliharaan dan perawatan
 Jarak tanam 4x4 m
 Jumlah bibit 625 + 125= 750 batang
 Waktu pemeliharaan d...
Metode Revegetasi Area Bekas Tambang
Hand seedingMetoda alat mekanis Penanaman pohonMetode hydroseeding
Sistem Pot Sistem ...
B
i
a
y
a
R
e
v
e
g
e
t
a
s
i
per Ha
60
No Komponen Biaya Satuan
Kebutuhan per
Hektar
Harga Satuan
(Rp)
Total Harga (Rp)
I...
Sistem Pot
61
Grafik Biaya Tidak Langsung
Grafik Biaya
Perencanaan
Reklamasi
Grafik Biaya Tidak Langsung
Grafik Biaya
administrasi dan
keuntungan
kontraktor
Grafik Biaya Tidak Langsung
Grafik Biaya
Supervisi
www.minerba.esdm.go.id
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

penyusunan

2.470 Aufrufe

Veröffentlicht am

penyusunan

Veröffentlicht in: Umweltschutz
  • Als Erste(r) kommentieren

penyusunan

  1. 1. DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PENYUSUNAN RENCANA REKLAMASI
  2. 2. 2 PENYUSUNAN RENCANA REKLAMASI
  3. 3. 3 Tahap Eksplorasi
  4. 4. Rencana Reklamasi Tahap Ekslplorasi  Kegiatan reklamasi tahap eksplorasi dilaksanakan pada area yang tidak prospek dan tidak diganggu kembali pada saat operasi produksi  Pelaksanaan evaluasi reklamasi baru dapat dilaksanakan setelah kegiatan eksplorasi selesai dilaksanakan atau setelah memasuki tahap studi kelayakan.  Jaminan reklamasi yang diperhitungkan untuk seluruh wilayah yang dibuka, akan dicairkan dengan mengacu pada besaran lahan yang akan direklamasi sehingga pelaksanaan reklamasi menunggu adanya kejelasan dari hasil eksplorasi. Penyelidikan Umum Eksplorasi Studi Kelayakan Operasi Produksi Penyampaian Rencana Reklamasi Tahap Eksplorasi Penempatan Jaminan Reklamasi Reklamasi dilaksanakan pada area yang tidak prospek Evaluasi Reklamasi Tahap Eksplorasi dilakukan dani Pencairan Jaminan Reklamasi RR Tahap OP dan Rencana Pascatambang disampaikan secara bersamaan IUP Explorasi IUP OP
  5. 5. Contoh:  total lahan yang akan dibuka adalah seluas 4,8 Ha,  Untuk perhitungan biaya reklamasi adalah seluas 4,8 Ha lahan yang dibuka untuk kegiatan eksplorasi  Pada saat akan meningkat ke tahap operasi produksi luas lahan yang tidak prospek dan tidak diganggu kembali adalah seluas 1 Ha.  Maka area seluas 3,8 Ha harus dimasukkan pada rencana penambangan dalam dokumen studi kelayakan.  Evaluasi pelaksanaan reklamasi dihitung berdasarkan luasan 1 Ha untuk jaminan seluas 4,8 Ha, atau dengan kata lain adalah pencapaian luas rencana reklamasi akan dinyatakan 100% apabila reklamasi dilakukan pada luasan 1 Ha Perhitungan Biaya Reklamasi
  6. 6. BAB V RENCANA BIAYA REKLAMASI TAHAP EKSPLORASI Biaya Langsung Uraian mengenai biaya yang perlu dihitung dalam penyusunan rencana biaya Reklamasi yang meliputi: 1. biaya penatagunaan lahan yang terdiri atas biaya: a. penataan permukaan tanah; b. penimbunan lahan bekas kegiatan Eksplorasi; c. pengendalian erosi dan pengelolaan air. 2. biaya revegetasi yang terdiri atas biaya: a. analisis kualitas tanah; b. pemupukan; c. pengadaan bibit; d. penanaman; e. pemeliharaan tanaman.
  7. 7. BAB V RENCANA BIAYA REKLAMASI TAHAP EKSPLORASI Biaya Tidak Langsung Uraian mengenai biaya yang harus dimasukkan dalam perhitungan reklamasi dan sedapat mungkin ditetapkan dengan menggunakan standar acuan, yang ditentukan sebagai berikut: a. biaya mobilisasi dan demobilisasi alat sebesar 2,5 % dari biaya langsung atau berdasarkan perhitungan. b. biaya perencanaan reklamasi sebesar 2 % - 10 % dad biaya langsung. c. biaya administrasi dan keuntungan kontraktor sebesar 3 % - 14 % dari d. biaya langsung. e. biaya supervisi sebesar 2 % - 7 % dari biaya langsung. Biaya Total Uraian mengenai total biaya langsung ditambah dengan biaya tidak langsung dan biaya tersebut sudah harus memperhitungkan pajak yang berlaku dan dibuat dalam mata uang Rupiah atau Dolar Amerika Serikat.
  8. 8. TAHAP PRODUKSI
  9. 9. Rona Awal Hutan/Semak/Ladang Penambangan Mineout Regrading Reklamasi Hasil Reklamasi
  10. 10. RENCANA REKLAMASI DOKUMEN RENCANA REKLAMASI •Status Pemegang IUP atau IUPK •Luas Wilayah IUP atau IUP dan fasilitas penunjang diluar wilayah IUP atau IUPK (project area) •Persetujuan Dokumen Lingkungan Hidup •Lokasi dan Kesampaian Wilayah PENDAHULUAN Tambang Timbunan/disposal Jalan Sarana Penunjang Kolam Sedimen RENCANA PEMBUKAAN LAHAN Tata Guna Lahan Sebelum Dan Sesudah Ditambang TATA GUNA LAHAN • Lahan yang akan direklamasi • Teknik dan peralatan yang akan digunakan dalam reklamasi • Penatagunaan Lahan • Revegetasi • Pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang • Rencana Pemanfaatan lubang bekas tambang (void) • Pemeliharaan PROGRAM REKLAMASI Biaya Langsung Biaya tidak Langsung RENCANA BIAYA REKLAMASI 1.Peta situasi Rencana Pembukaan Lahan dengan ketelitian peta skala 1 : 10.000 2.Peta situasi Rencana Reklamasi dengan ketelitian peta skala 1 : 10.000 LAMPIRAN Uraian mengenai Kriteria Keberhasilan reklamasi meliputi standar keberhasilan penatagunaan lahan, revegetasi, pekerjaaan sipil dan penyelesaian akhir KRITERIA KEBERHASILAN
  11. 11. Rencana Pembukaan Lahan Tambang Uraian mengenai lokasi dan luas penyebaran cadangan, metode penambanga, umur tambang, peralatan yang digunakan, lokasi dan luas lahan yang digunakan untuk penambangan Timbunan a. Uraian mengenai lokasi dan luas lahan yang digunakan untuk : 1) Penimbunan tanah zona pengakaran 2) Penimbunan batuan samping dan/atau tanah/batuan penutup di dalam dan di luar tambang b. Uraian mengnai luas lahan dan lokasi yang digunakan untuk penimbunan komoditas tambang c. Uraian mengenai lokasi dan luas lahn yang digunakan untuk penimbunan/penyimpanan limbah fasilitas penunjang
  12. 12. Rencana Pembukaan Lahan Jalan Uraian mengenai lokasi dan luas lahan yang dibuka untuk pembuatan jalan tambang dan/atau jalan angkut Kolam sedimen Uraian mengenai lokasi dan luas lahan yang dibuka untuk pembuatan kolam sedimen. Fasilitas Penunjang Uraian mengenai luas lahan dan lokasi yang dibuka untuk digunakan sebagai pabrik, kantor, perurnahan, bengkel dan sarana penunjang lainnya.
  13. 13. Program Reklamasi Teknik dan Peralatan yang akan digunakan untuk reklamasi Uraian mengenai teknik dan peralatan yang digunakan untuk reklamasi lahan. Penatagunaan Lahan Lokasi Lahan yang akan Direklamasi Uraian mengenai lokasi dan luas lahan terganggu yang akan direklamasi, yang meliputi: a. lahan bekas tambang; b. timbunan tanah/batuan penutup di luar tambang; c. jalan tambang dan non tambang yang tidak digunakan lagi; d. bekas kolam sedlrnen (kalau ada); dan e. fasilitas penunjang lainnya. Uraian mengenai rencana kegiatan penatagunaan lahan pada lahan bekas tambang dan di luar bekas tambang, meliputi lokasi dan luas serta uraian mengenai jenis, lokasi asal material, dan volume sumber material pengisi (apabila dilakukan back filling).
  14. 14. Program Reklamasi Pekerjaan Sipil sesuai peruntukan lahan pascatambang Uraian mengenai kegiatan penataan lahan beserta lokasi dan luasannya yang peruntukannya bukan revegetasi. (contoh: area permukiman, kawasan industri, pariwisata, dan lain-lain). Revegetasi Uraian mengenai jenis tanaman dan jumlah tanaman, jarak tanam, lokasi dan luas lahan yang akan direvegetasi. Renacan Pemanfaatan Lubang Bekas Tambang Uraian detail mengenai rencana Reklamasi pada lahan bekas tambang berupa lubang bekas tambang (void) yang meliputi: a. stabilisasi lereng; b. pengamanan lubang bekas tambang (void); c. pemulihan dan pemantauan kualitas air serta pengelolaan air dalam lubang bekas tambang (void) sesuai dengan peruntukannya; dan d. pemeliharaan lubang bekas tambang (void).
  15. 15. Program Reklamasi Pemeliharaan Uraian mengenai pemeliharaan lahan yang telah direklamasi, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit tanaman, serta upaya menjaga kestabilan lereng.
  16. 16. KRITERIA KEBERHASILAN Uraian mengenai kriteria keberhasilan Reklamasi meliputi standar keberhasilan penatagunaan lahan, revegetasi, pekerjaan sipil, dan penyelesaian akhir.
  17. 17. Rencana Biaya Reklamasi Biaya Langsung Uraian mengenai biaya yang perlu dihitung dalam penyusunan rencana biaya Reklamasi yang meliputi: 1. Biaya penatagunaan lahan, terdiri atas biaya: a. penataan permukaan tanah; b. penebaran tanah pucuk; c. pengendalian erosi dan pengelolaan air. 2. Biaya revegetasi, terdiri atas biaya: a. analisis kualitas tanah; b. pemupukan; c. pengadaan bibit; d. penanaman; e. pemeliharaan tanaman. 3. Biaya pencegahan dan penanggulangan air asam tambang; 4. Biaya pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan Pascatambang; dan/atau 5. Biaya pemanfaatan lubang bekas tambang (void). terdiri atas biaya: a. stabilisasi lereng; b. pengamanan lubang bekas tambang (void); c. pemulihan dan pemantauan kualitas air serta pengelolaan air dalam lubang bekas tambang (void) sesuai dengan peruntukannya; dan d. pemeliharaan lubang bekas tambang (void).
  18. 18. Rencana Biaya Reklamasi Biaya Tidak Langsung Uraian mengenai biaya yang harus dimasukkan dalam perhitungan reklamasi dan sedapat mungkin ditetapkan dengan menggunakan standar acuan, yang ditentukan sebagai berikut: a. biaya mobilisasi dan demobilisasi alat sebesar 2,5 % dari biaya langsung atau berdasarkan perhitungan. b. biaya perencanaan reklamasi sebesar 2 % - 10 % dad biaya langsung. c. biaya administrasi dan keuntungan kontraktor sebesar 3 % - 14 % dari biaya langsung. d. biaya supervisi sebesar 2 % - 7 % dari biaya langsung. Biaya Total .Uraian mengenai total biaya langsung ditambah dengan biaya tidak langsung dan biaya tersebut sudah harus memperhitungkan pajak yang berlaku dan dibuat dalam mata uang Rupiah atau Dolar Amerika Serikat.
  19. 19. L A M P I R A N P E T A Peta situasi rencana pembukaan lahan dengan ketelitian peta skala minimal 1 : 10.000 (satu banding sepuluh ribu); Peta situasi rencana reklamasi dengan ketelitian peta skala minimal 1 : 10.000 (satu banding sepuluh ribu). Keterangan: Jika wilayahnya sangat luas dan atau terdiri dari beberapa blok penambangan/produksi, sehingga tidak dapat digambarkan dalam 1 (satu) peta untuk setiap tahun, maka dapat digambarkan dalam beberapa lembar peta dan dilengkapi dengan peta indeks.
  20. 20. Lampiran Tabel 20
  21. 21. Pengangkutan Top soil Pembentukan disposal dan pengaturan permukaan Pembuatan saluran drainase dan pengendalian erosi Penanaman cover crop dan tanaman pioner Pemeliharaan dan Pemantauan Tahapan Reklamasi Penghamparan Top soil Penataan Lahan Penisipan tanaman lokal
  22. 22. Salah Satu Design Reklamasi
  23. 23. Biaya Langsung: a. penataan kegunaan lahan; b. revegetasi; c. pencegahan dan penanggulangan air asam tam bang; dan/atau d. pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pasca tambang. Rencana Biaya Reklamasi Biaya Tidak Langsung a. biaya mobilisasi dan demobilisasi alat sebesar 2,5 %. b. biaya perencanaan reklamasi sebesar 2 % - 10 % c. biaya administrasi dan keuntungan kontraktor sebesar 3 % - 14 % d. biaya supervisi sebesar 2 % - 7 % (dari biaya langsung) Komponen yang dihitung: - Volume overburden yang ditata - Volume tanah pucuk yang ditebarkan - Luasan yang direklamasi - Alat yang digunakan ( Jenis, kapasitas menentukan harga) - Upah tenaga kerja - Biaya penanaman RENCANA BIAYA REKLAMASI Back
  24. 24. DAFTAR BIAYA PERALATAN No Jenis Alat Kapasitas Biaya Per Jam (USD) 1 Buldozer 600 HP 120 2 Buldozer 200HP 40 3 Buldozer 320HP 64 4 Buldozer 425HP 86 5 Wheel Loader 1.5 m3 19 6 Wheel Loader 2.5m3 23 7 Wheel Loader 3.0 m3 24 8 Wheel Loader 4.0 m3 47 9 Track Loader 2.3 m3 21 10 Track Loader 2.8 m3 26 11 Motor Grader 135 HP 25 12 Motor Grader 150 HP 28 13 Hyd Excavator 0.5 m3 18 14 Hyd Excavator 0.9 m3 23 15 Hyd Excavator 1.5 m3 31 16 Hyd Excavator 2.0 m3 42 17 Back Hoe Loader 0.3-1 m3 19 18 Hyd Breaker 3000 49 19 Dump Truck 20 ton 17 20 Dump Truck 12 ton 14 21 Dump Truck 8 ton 10
  25. 25. DAFTAR BIAYA TENAGA KERJA No Jenis Alat Upah Tenaga Kerja (US$) 1 Track Loader 3 2 Hyd Excavator 3 3 Dump Truck 3 4 Bulldozer 3 5 Wheel Loader 3 6 Back Hoe Loader 3 7 Motor Grader 3
  26. 26. PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK KEGIATAN REKLAMASI PENATAAN LAHAN Penataan permukaan O/B sehingga membentuk kontur yang baik untuk revegetasi dan kemungkinan erosi minimal ALAT YANG DIGUNAKAN Bulldozer Overburden yang di tata untuk elevasi final, asumsi ketebalan minimal 1 – 2 m
  27. 27. Contoh Perhitungan Pengaturan Permukaan Lahan dengan Software Excel
  28. 28. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN LAHAN Spesifikasi Alat  Luas penataan lahan:9,74 Ha  Volume tanah/OB=48.700 m3  Produksi normal= 680 m3/jam Faktor Penyesuaian  Operator = 85%  Material =120%  Jam kerja = 85%  Kemiringan = 75%  Koreksi BJ (Berat Jenis)=0,9  Kenampakan=1  Elevasi=1  Transmisi=1
  29. 29. CONTOH PERHITUNGANPRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN LAHAN a. Faktor Penyesuaian 0,75 (𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑜𝑟) x 1,2 𝑀𝑎𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎𝑙 x 0,85 𝐽𝑎𝑚 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 x 0,75 (𝐾𝑒𝑚𝑖𝑟𝑖𝑛𝑔𝑎𝑛) x 0,90 (𝐾𝑜𝑟𝑒𝑘𝑠𝑖 𝐵𝐽) x 1,00 ( 𝑀𝑒𝑡𝑜𝑑𝑎 𝐵𝑙𝑎𝑑𝑒 ) x 1,00 (𝐾𝑒𝑛𝑎𝑚𝑝𝑎𝑘𝑎𝑛) x 1,00 (𝐸𝑙𝑒𝑣𝑎𝑠𝑖) x 1,00 𝑇𝑟𝑎𝑛𝑠𝑚𝑖𝑠𝑖 =0,58 b. Tingkat Produksi 680 𝑚3/𝑗𝑎𝑚 (𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑜𝑟) x 0,58 𝑀𝑎𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎𝑙 =398m3/jam c. Jam Operasi Jumlah jam diperlukan 48700 (𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑡𝑎𝑛𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑝𝑖𝑛𝑑𝑎ℎ) : 398 (𝑡𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖) =122 m3/jam
  30. 30. Penataan Permukaan/BullDozer Biaya Total =Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Tenaga Kerja/jam) Biaya Total = 122 jam x (768.000 Rp/jam+30.000 Rp/jam) = Rp. 93.984.968
  31. 31. PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK KEGIATAN REKLAMASI PENEBARAN TANAH PUCUK Kegiatan pokok: 1. Mengangkut tanah pucuk atau topsoil dari topsoil stock atau dari area pengupasan top soil 2. Penataan permukaan tahap akhir (final grade) dan penataan tanah pucuk agar siap tanam. ALAT YANG DIGUNAKAN 1. Dump truck dan excavator 2. Bulldozer Top soil dihampar di lokasi final, ketebalan minimal 30 cm Pemindahan Top Soil Penghamparan Top Soil Penataan Akhir Permukaan Area Disposal/ Stock Top Soil
  32. 32. 32 Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk dengan Software Excel
  33. 33. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN EXCAVATOR • Kegiatan Pokok  Pemindahan Tanah Pucuk • Uraian Penggunaan Alat (Geometri pemuatan, material, dan lain lain.)  Volume tanah pucuk yang dipindahkan = 29.220 m3  Kapasitas bucket normal =2 m3  Faktor Pengisian =0.84  Waktu kerja efektif = 55 menit/jam  Waktu edar =0.25 menit
  34. 34. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN EXCAVATOR • Perhitungan Produktivitas : a. Kapasitas Bucket bersih : b. Tingkat Produksi : c. Jumlah jam yang diperlukan: 3 7.1 85.0 . 2 m isianFaktorPengBucketNorKap  jam m r menitjam menit ihBucketBersKap m 3 3 374 edawaktu 25.0 efektifkerjaWaktu 55 . 7.1  jam jam m m 78 produksiTingkat 374 dipindahVol.Tanah 200.29 3 3 
  35. 35. Penebaran Tanah Pucuk/Excavator Biaya Total =Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam) Biaya Total = 78 jam x 504.000 Rp/jam+30.000 Rp/jam) =Rp. 41.720.535
  36. 36. Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk dengan Software Excel
  37. 37. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN DUMP TRUCK • Perhitungan Produktivitas : a.Waktu Edar: b. Jumlah truck yang dibutuhkan: c. Tingkat produksi: 7 ancangancangdanmuatanBuang 1.5 nW.Pengisia 5.1 kosongAngkut 5.1 isiAngkut 5.2    unit)4.67(5 nw.pengisia 1.5 edarwaktu 7  jamm m /309 efektifkerjawaktu menit/jam55 edarwaktu menit7 jmlh truk unit5 trukKapasitas 5.10 3 3              muatalatedarwaktu bucketKapasitas DTKapasitas pengisianWaktu 
  38. 38. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN DUMP TRUCK • Jam Operasi/per unit: jam jam m m 94 produksiTingkat 309 dipindahVol.Tanah 200.29 3 3  Biaya Total =Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam) x jumlah unit Biaya Total = 94 jam x204.000 Rp/jam+30.000 Rp/jam) =Rp. 110.504.727
  39. 39. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR LAHAN • Kegiatan Pokok - Penataan permukaan akhir (final grade) dan penataan tanah pucuk agar siap tanam. • Spesifikasi Alat (Tipe, Kapasitas, dan lain-lain) Kapasitas produksi normal 680 m3/jam • Uraian Penggunaan Alat (Geometri pemuatan, material, dan lain lain.) Bulldozer menyebarkan tanah pucuk pada lahan reklamasi Recontouring Lahan
  40. 40. 3. Buldoser Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk dengan Software
  41. 41. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR LAHAN Faktor Penyesuaian  Volume tanah/OB=29.220 m3  Operator = 85%  Material =120%  Jam kerja = 85%  Kemiringan = 90%  Koreksi BJ (Berat Jenis)=0,9  Kenampakan=1  Elevasi=1  Transmisi=1
  42. 42. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN BULLDOZER UNTUK PENATAAN AKHIR PERMUKAAN • Perhitungan Produktivitas : a. Faktor Penyesuaian: b. Tingkat produksi: c. Jam operasi: 49.0 0.10.10.1 deMetoda/bla 0.1 BJkoreksi 9.0 kemiringan 0.90 kerjaJam 85.0 Material 2.1 Operator 85.0   TransmisiElevasikenampakan jamm jamm /338 nPenyesuaiaFak 0.49 normalProd /680 3 3  jam m 86 ProdTingkat /jam338m : dipindahTanahVol 29220 33 
  43. 43. Penataan Permukaan Akhir/BullDozer Biaya Total =Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam) Biaya Total = 86 jam x (768.000 Rp/jam+30.000 Rp./jam) = Rp. 68.933. 828
  44. 44. Pengendalian Erosi Drainase Permanen Drop Structure dari Ban bekas Check dam  Meminimalkan erosi sepanjang aliran air yang dilalui  Dimensi saluran mempertimbangkan debit air  Jenis konstruksi disesuaikan dengan lokasi
  45. 45. PERALATAN/ALAT BERAT YANG DIGUNAKAN UNTUK KEGIATAN REKLAMASI PEMBUATAN DRAINASE Pembuatan drainase di sekeliling area reklamasi yang mengarahkan runoff ke KPL ALAT YANG DIGUNAKAN Excavator
  46. 46. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTUK PEMBUATAN DRAINASE • Kegiatan Pokok - Membuat saluran drainase - Membuat kolam pengendap • Spesifikasi Alat (Tipe, Kapasitas, dan lain-lain)  Kapasitas bucket normal=0,9 m3  Faktor Pengisian=0,9  Waktu kerja efektif = 50 menit/jam  Waktu edar=0,5 menit • Uraian Penggunaan Alat (Pembuatan Drainase)  Panjang total saluran drainase/Ha= 200 m  Luas permukaan saluran 50x100cm= 0.5 m2  Volume tanah dipindahkan/Ha=100 m3 • Uraian Penggunaan Alat (Pembuatan Kolam pengendap)  Luas untuk kolam = 2000 m2  Kedalaman = 2 m  Volume material yang dipindahkan = 4.000 m3
  47. 47. Contoh Perhitungan Penebaran Tanah Pucuk dengan Software
  48. 48. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTIUK PEMBUATAN DRAINASE • Perhitungan Produktivitas : a. Kapasitas Bucket bersih : b. Tingkat Produksi : c. Jumlah jam yang diperlukan: 3 81.0 9.0 . 9.0 m isianFaktorPengBucketNorKap  jam mmenitjam menit ihBucketBersKap m 3 3 81 edarwaktu 5.0 efektifkerjaWaktu 50 . 81.0  jam jam m m 12 produksiTingkat 81 dipindahVol.Tanah 974 3 3 
  49. 49. CONTOH PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN JAM OPERASI PENGGUNAAN EXCAVATOR UNTIUK PEMBUATAN DRAINASE • Perhitungan Produktivitas : a. Kapasitas Bucket bersih : b. Tingkat Produksi : c. Jumlah jam yang diperlukan: 3 81.0 9.0 . 9.0 m isianFaktorPengBucketNorKap  jam mmenitjam menit ihBucketBersKap m 3 3 81 edarwaktu 5.0 efektifkerjaWaktu 50 . 81.0  jam jam m m 38,49 produksiTingkat 81 dipindahVol.Tanah 4000 3 3 
  50. 50. Biaya Pembuatan Saluran Drainase Biaya Total =Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Tenaga Kerja/jam) Biaya Total = 12 jam x (230.000 Rp/jam+30.000 Rp/jam) = Rp. 3.066.296
  51. 51. Sediment Trap Safety Pond Floating Inlet Flockulator Dosing Chemical in FlockulatorTreatment Facilities Mud Pond Outlet Badan air Biaya Pembuatan Kolam Pengendap Biaya Total =Jumlah jam diperlukan x (Biaya Sewa Alat/jam +Upah Buruh/jam) Biaya Total = 125 jam x (23 USD/jam+2.5 USD/jam) = 3,187.5 USD
  52. 52. Rencana Biaya Reklamasi No. Kegiatan Biaya (Rp) 1. Pengaturan Permukaan Lahan 93.984.968 2. Penebaran Tanah Pucuk 221.159.090 3. Pengendalian erosi dan pengelolaan air 3.066.296
  53. 53. Menghitung Biaya Pengendalian AAT Kebutuhan Kapur/tahun : ton Harga : 1.000 Rp/kg Biaya : Rp. Kebutuhan tawas/tahun : ton Harga : 3000 Rp/kg Biaya : Rp. Biaya Analisa Geokimia : Rp Jumlah Rp
  54. 54. Distribusi Bibit  Pembuatan Lubang Tanam  Penanaman Penyiangan Pendangiran Pemupukan Revegetasi  Pengaturan arah larikan  Pemasangan ajir
  55. 55. Penentuan Jumlah Hari Orang Kerja (HOK) untuk Melakukan Penanaman Tanaman Pioner  Jarak tanam 4x4 m  Jumlah bibit 625 batang  Waktu penanaman 1 batang = 30 menit  Waktu penanaman/Ha : 625 batang = 18.750 menit = 312,5 jam  Hari yang diperlukan : 312,5 jam / 7 jam sehari = 45 hari
  56. 56.  Jumlah bibit : ¼ * 750 batang = 188 batang  Waktu penanaman 1 batang = 30 menit  Waktu penanaman/Ha : 188 batang = 5.625 menit = 93,75 jam  Hari yang diperlukan : 93,75 jam / 7 jam sehari = 13 hari Penentuan Jumlah Hari Orang Kerja (HOK) untuk Melakukan Penanaman Tanaman Sisipan
  57. 57. Pemeliharaan dan Pemantauan Pemeliharaan Tanaman  Pemeliharaan tanaman dilakukan untuk mendapatkan keberhasilan revegetasi, meliputi pemupukan berkala, penyiangan, pendangiran, pemangkasan dan penyulaman baik tanaman pioneer maupun tanaman sisipan.  Pemeliharaan dilakukan tahun ke 1, tahun ke 2 dan tahun ke 3.
  58. 58. Penentuan biaya pemeliharaan dan perawatan  Jarak tanam 4x4 m  Jumlah bibit 625 + 125= 750 batang  Waktu pemeliharaan dan perawatan 1 batang = 15-20 menit  Waktu pemeliharaan /ha: 750 batang = 15.000 menit = 250 jam  Hari yang diperlukan: 250 jam / 7 jam sehari = 36 hari  Tenaga kerja yang diperlukan 1 minggu: 36 hari / 7 hari = 5,1 = 5 orang  Dengan luas 1 ha jumlah tenaga kerja 5 orang maka 1 ha dapat selesai dalam 7 hari
  59. 59. Metode Revegetasi Area Bekas Tambang Hand seedingMetoda alat mekanis Penanaman pohonMetode hydroseeding Sistem Pot Sistem Pot
  60. 60. B i a y a R e v e g e t a s i per Ha 60 No Komponen Biaya Satuan Kebutuhan per Hektar Harga Satuan (Rp) Total Harga (Rp) I Penanaman Pionir 1.1 Pohon tanaman pioner lokal dan non lokal Bibit 625 2.500 1.562.500 1.2 Penebaran biji coper crop Kg 15 45.000 675.000 1.3 Pupuk Kg 20 5.000 100.000 1.4 Kapur/dolomit Kg 50 3.000 150.000 1.5 Insektisida Liter 1 10.000 10.000 1.6 Tenaga kerja HOK 45 80.000 3.571.429 II Penanaman Sisipan 2.1 Pohon tanaman sisipan lokal daur panjang Bibit 188 10.000 1.875.000 2.2 Pupuk Kg 5 5.000 25.000 2.3 Kapur/dolomit Kg 13 3.000 37.500 2.4 Insektisida Liter 1 10.000 10.000 2.5 Tenaga kerja HOK 13 80.000 1.071.429 Sub Total I 9.087.857 III Perawatan Tahun ke I 3.1 Pupuk Kg 5 5.000 25.000 3.2 Pohon untuk penyulaman pioner Bibit 125 2.500 312.500 3.3 Biji cover crop Kg 1 45.000 45.000 3.4 Tenaga kerja HOK 36 80.000 2.857.143 IV Perawatan Tahun ke II 4.1 Pupuk Kg 10 5.000 50.000 4.2 Pohon untuk penyulaman pioner Bibit 88 2.500 218.750 4.3 Tenaga kerja HOK 36 60.000 2.142.857 V Perawatan Tahun ke III 5.1 Pupuk Kg 10 5.000 50.000 5.2 Pohon untuk penyulaman lokal Bibit 63 10.000 625.000 5.3 Tenaga kerja HOK 36 80.000 2.857.143 Sub Total II 9.183.393 VI Analisa Tanah 6.1 Analisa sampel tanah Sampel 6 600.000 3.600.000 Sub Total III 3.600.000
  61. 61. Sistem Pot 61
  62. 62. Grafik Biaya Tidak Langsung Grafik Biaya Perencanaan Reklamasi
  63. 63. Grafik Biaya Tidak Langsung Grafik Biaya administrasi dan keuntungan kontraktor
  64. 64. Grafik Biaya Tidak Langsung Grafik Biaya Supervisi
  65. 65. www.minerba.esdm.go.id

×