Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Pelatihan Effective Supervisory Skill

14.766 Aufrufe

Veröffentlicht am

Bagi yang Membuituhkan Pelatihan ini, Hubungi Fast Response : 0878-7063-5053

  • Slide Presentasi untuk Pelatihan ini Kami jual dengan harga hanya Rp 200 Ribu saja... minat hub: 0878-7063-5053
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier
  • Dear Pak Hardi ,

    Bagus sekali , bisa download pak
    Djodi
    adindagolid@yahoo.com
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier
  • Sangat menarik presentasi ini. Dapatkah saya mendapatkan slide ini?
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier
  • Nice Presentation :) God Job Pak
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier
  • Sangat cemerlang slides ini yang dipenuhi dengan maklumat penting berkenaan tanggungjawab sebagai seorang Penyelia. Jika tidak menjadi keberatan boleh tak saya dapatkan slide ini. Di dahului dengan ucapan ribuan terima kasih.
       Antworten 
    Sind Sie sicher, dass Sie …  Ja  Nein
    Ihre Nachricht erscheint hier

Pelatihan Effective Supervisory Skill

  1. 1. HARDHI SMART Consulting EFFECTIVESUPERVISORY SKILL ®
  2. 2. SUPER Luar Biasa VISION Lebih dari Biasanya Daya Pandang ke Berbeda dari yang lain Masa Depan (Futuristic) Di atas Rata-rata Rata-
  3. 3. SENIOR MANAGER LINE MANAGERSUPERVISOR
  4. 4. KE ATAS :MemberikanInformasi kepadaAtasan/S.ManagerKE BAWAH :MenjalankanPerintah/KebijakanAtasan/S.Manager
  5. 5. 1. Kuantitas Produksi/Hasil Akhir2. Kualitas Produksi/Hasil Akhir  Sesuai Standar Mutu yang telah ditetapkan3. Biaya Produksi yang Efisien - Hemat Pemakaian Bahan - Hemat Jam Kerja - Hemat Biaya Lain-lain Lain-
  6. 6. KEPADA ATASAN1. Memenuhi Mutu Standar Kerja2. Mencapai Target Produksi3. Menjalankan Operasi sesuai Anggaran yang ditetapkan4. Memelihara Dokumen/Catatan Kerja yang tertulis5. Membuat Laporan Kerja kepada Atasan tepat waktu
  7. 7. TANGGUNGJAWAB K E P A D ALINE MANAGER BAWAHAN 1. Menciptakan Suasana Kerja yang Kondusif, Aman & Nyaman 2. Menyampaikan Masukan/Keluhan kepada Atasan/Manajemen 3. Bersikap Adil kepada bawahan dlm setiap keputusan yg diambil 4. Memberi Semangat & Dukungan atas Setiap Niat Maju Bawahan 5. Loyal Kepada Bawahan
  8. 8. TANGGUNGJAWABLINE MANAGER 1. Memberikan PRODUK TERBAIK 2. Menyediakan LAYANAN PRIMA 3. Memberikan PENGALAMAN BISNIS yang MENYENANGKAN K E P A D A PELANGGAN
  9. 9. TANGGUNGJAWABLINE MANAGER 1. BERBAGI PENGALAMAN, PENGETAHUAN & INFORMASI 2. MEMBANTU KELANCARAN BAGIAN / DEPARTEMEN LAINNYA DALAM KEGIATAN OPERASIONAL KEPADA SESAMA LINE MANAGER
  10. 10. T U G A S –T U G A SLINE MANAGER 1. Merencanakan Setiap Pekerjaan 2. Mengawasi Pekerjaan Setiap Bawahan 3. Memecahkan Masalah & Membuat Keputusan 4. Memberikan Feedback atas Kinerja Bawahan 5. Memberikan Bimbingan Kepada Bawahan 6. Mengarahkan & Memotivasi Kerja Bawahan 7. Mengelola Waktu Kerja (Time Management) 8. Berkomunikasi kepada Atasan & Bawahan 9. Membuat Dokumen/Catatan-catatan Kerja Dokumen/Catatan- 10.Mengadakan 10.Mengadakan Pertemuan/Rapat Kerja Bawahan 11.Mengembangkan 11.Mengembangkan Diri Sendiri & Bawahan
  11. 11. WEWENANGLINE MANAGER1. Memiliki Jabatan Resmi Struktural Perusahaan2. Berhak Memerintah & Menghukum Bawahan dalam kaitannya dengan Hubungan Kerja3. Sumber Daya yang ada di bawah kontrolnya : a. Bawahan (SDM) b. Anggaran, Uang, Biaya c. Peralatan, Perlengkapan, Persediaan4. Berhak atas Informasi tertentu dari Manajemen5. Memecahkan Masalah & Mengambil Keputusan
  12. 12. Knowledge . . Skill TAHU MAMPU MAU . Attitude
  13. 13. Q : Why Must ATTITUDE ? Attitude A : To Keep Us Stay There EVERLASTING TIME Skill Q : Why Must KNOW HOW ? Knowledge A : To Help Us to Reach LEADING POSITIONHIERARKHI KOMPETENSI MANFAAT KOMPETENSI
  14. 14. KETERAMPILAN2 YANG HARUS DIMILIKISEORANG LINE MANAGER Keterampilan Konseptual SENIOR MANAGER LINE MANAGER SUPERVISOR Keterampilan HubunganKeterampilan Teknis Antar Manusia
  15. 15. KETERAMPILAN T E K N I SSEORANG LINE MANAGER  Tentang Pekerjaan secara Teknis  Tentang Industri & Proses2nya  Tentang Peralatan Kerja Teknis  Tentang “Trouble Shooting” nya “Trouble Shooting”Keterampilan Teknis
  16. 16. KETERAMPILAN HUB. ANTAR MANUSIASEORANG LINE MANAGER  Kemampuan Berhubungan dengan Orang lain  Pengetahuan tentang Perilaku  Kemampuan Bekerjasama dengan Atasan, Rekan Kerja dan Bawahannya  Kemampuan Berkomunikasi Keterampilan dengan Orang2 di Sekitarnya Hubungan Antar Manusia
  17. 17. KETERAMPILAN KONSEPTUALSEORANG LINE MANAGER Keterampilan Konseptual  Kemampuan Merencanakan dan Mengendalikan Pekerjaan  Kemampuan Pemecahan Masalah, Pengambilan suatu Keputusan serta Antisipasinya  Kemampuan Sistem Organisasi dan Pengkoordinasiannya  Kemampuan Managerial serta Pengelolaan Informasi Terkini
  18. 18. KOMUNIKASI SEBAGAI MODAL LINE MANAGER PROSES KOMUNIKASI Aliran Pesan (Message Flow) PENGIRIM PENERIMA PESAN DISTORSI PESANCommunicator Communicatee ( SENDER ) ( RECEIVER ) Aliran Umpan Balik (Feedback Flow)
  19. 19. DISTORSI Hambatan KomunikasiHAMBATAN-HAMBATAN-HAMBATAN BERKOMUNIKASI FISIK, dapat berupa : FISIK, > Jarak (Jauh-Dekat) (Jauh- > Usia (Tua-Muda, Besar-Kecil) (Tua- Besar- > Jenis Kelamin (Pria-Wanita) (Pria- > Keterbatasan (Tuli-Bisu-Buta) (Tuli-Bisu- > Sarana (Telepon, Fax, Internet, E-Mail) E-
  20. 20. HAMBATAN-HAMBATAN-HAMBATANBERKOMUNIKASI SEMANTIK, dapat berupa : SEMANTIK, > Bahasa Verbal (Sunda, Jawa, Batak, dsb) > Level Pendidikan (SD, SMP, SMA, D3, S1, S2, S3) PSIKOLOGIK, dapat berupa : PSIKOLOGIK, > Atasan – Bawahan > Orang tua - Anak > Gembira - Sedih > Tergesa - Santai > Tertekan - Rileks > Mood – Tidak Mood
  21. 21. KERANGKA BERPIKIR (FRAME OF REFERENCE) REFERENCE) KERANGKA KERANGKA BERPIKIR KESAMAAN BERPIKIR SI KERANGKA SI PENGIRIM BERPIKIR PENERIMA PESAN PESAN KOMUNIKASI SEMAKIN EFEKTIF APABILAAREA KESAMAAN KERANGKA BERPIKIR SEMAKIN BESAR
  22. 22. HAL-HAL-HAL YANG MEMPENGARUHIKOMUNIKASI OBYEK KOMUNIKASI SUBYEK KOMUNIKASI WAKTU KOMUNIKASI CARA BERKOMUNIKASI
  23. 23. MENGATASI HAMBATANKOMUNIKASI 1. PERSIAPKAN KOMUNIKASI  Apa Isi dari Komunikasi  Apa Tujuan Komunikasi  Siapa Lawan Komunikasi  Bagaimana Cara Komunikasi
  24. 24. MENGATASI HAMBATANKOMUNIKASI 2. KENALI LAWAN KOMUNIKASI  Latar Belakangnya  Minat atau Interest-nya Interest-  Apa2 yang sudah diketahuinya  Apa2 yang belum diketahuinya  Apa2 yang ingin diketahuinya
  25. 25. MENGATASI HAMBATANKOMUNIKASI 3. DAPATKAN UMPAN BALIK  Tanya Ulang  Konfirmasikan  Minta Pendapat  Bila Perlu Diskusikan
  26. 26. MENGATASI HAMBATANKOMUNIKASI 4. BERKOMUNIKASI SECARA AKTIF  Berkomunikasilah Dua Arah  Dengarkan Dengan Seksama  Jangan Sekali-kali Berasumsi Sekali-  Gunakan Bahasa Tubuh Jika Perlu
  27. 27. MITRA KOMUNIKASI YANG BURUK Selalu Memotong / Interupsi Pembicaraan Pandangan Mata Berkeliling Kemana-mana Kemana- Mengambil Kesimpulan Tergesa-gesa Tergesa- Merubah Pokok Pembicaraan Awal Tidak Memberi Tanggapan / Response Cepat Menjadi Marah / Temperamental Dalam Keadaan Tergesa-gesa / Tidak Sabar Tergesa-
  28. 28. MITRA KOMUNIKASI YANG BAIK Tidak Memotong / Interupsi Pembicaraan Pandangan Ke Arah Mitra Komunikasi Bertanya Untuk Meminta Penjelasan Mengulangi Hal-hal yang Dirasa Penting Hal- Memberi Tanggapan / Reaksi / Response Sabar / Tenang / Tidak Tergesa-gesa Tergesa- Mengikuti Pembicaraan Hingga Selesai
  29. 29. PENGERTIAN KINERJAKEMAMPUAN KEMAUAN KERJA + KERJA MENJADI UNJUK KERJA
  30. 30. KINERJA PERUSAHAAN Dipengaruhi OlehLINGKUNGAN . .KARYAWAN KINERJA PERUSAHA AN . SUMBER DAYA dimiliki : (Keuangan, Peralatan, Tanah & Bangunan, Lokasi, Metode Kerja, dsb)
  31. 31. 1. Kuantitas Produksi/Output2. Kualitas Produksi/Output  Sesuai Standar Mutu yang telah ditetapkan3. Biaya Oprsnl yang Efisien - Hemat Pemakaian Bahan - Hemat Jam Kerja - Hemat Biaya Lain-lain Lain-
  32. 32. STAFF1. KOMPETENSI : a. Perencanaan Kerja b. Keterampilan Kerja c. Kuantitas Kerja d. Kualitas Kerja e. Kemampuan Komunikasi f. Daya Analisa & Sintesa g. Pemecahan Masalah2. KEDISIPLINAN : a. Kehadiran Kerja b. Kepatuhan thd Peraturan
  33. 33. STAFF3. LOYALITAS KERJA : a. Ketekunan & Kesungguhan b. Tanggungjawab c. M o t i v a s i Kerja d. Orientasi Pencapaian Hasil4. MENTALITAS KERJA : a. Kemauan untuk Belajar b. Inisiatif, Inovasi, Kreatifitas c. Sikap Profesionalisme d. Kematangan Pribadi e. Kemampuan Beradaptasi
  34. 34. MANAGER1. INTEGRITAS : a. K e j u j u r a n b. K e a n d a l a n c. Komitmen kpd Perusahaan d. Kepedulian kpd Perusahaan2. KEUNGGULAN : a. K o m p e t e n s i b. Sikap Profesionalisme c. Kualitas Hasil Kerja d. Rasa Percaya Diri e. Kemauan & Kemampuan untuk Belajar & Berinovasi
  35. 35. MANAGER3. PENGHARGAAN & EMPATI TERHADAP ORANG LAIN4. KEMAUAN & KEMAMPUAN MELAKUKAN PERUBAHAN5. SEMANGAT KERJASAMA6. PEMBERDAYAAN : a. Kemampuan menjalankan Tugas, Wewenang, T.Jawab b. Kemampuan Mendelegasikan Pekerjaan kepada Bawahan7. KEMAMPUAN BERPIKIR UNTUK MASA DEPAN
  36. 36. 1. Ketidak-tahuan cara untuk melaksanakan Tugas-tugas & Tanggung-jawabnya2. Adanya hambatan untuk melakukan Tugas-tugas & Tanggung-jawabnya3. Tak ada kemauan yang cukup untuk melaksanakan apa-apa yang sudah  menjadi Tugas & Tanggung- jawabnya
  37. 37. 4 JENIS BAWAHAN 1. KEMAMPUAN RENDAH, SULIT MENERIMA TANGGUNGJAWAB SARAN TINDAKAN : 1. Berikan BIMBINGAN yang jelas 2. Berikan PUJIAN bila Pekerjaannya Baik 3. Berikan TEGURAN bila Hasil Kerjanya Tidak Memenuhi Standar 4. Berikan SANKSI bila mereka Tak Berubah
  38. 38. 4 JENIS BAWAHAN 2. KEMAMPUAN RENDAH, RELA MENERIMA TANGGUNGJAWAB SARAN TINDAKAN : 1. Berikan KESEMPATAN untuk tetap bekerja sesuai dengan batas kemampuannya 2. Berikan PELATIHAN untuk hal-hal yang hal- menjadi bidang pekerjaannya 3. Berikan PUJIAN bila mereka memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan 4. Berikan BIMBINGAN yang jelas & spesifik
  39. 39. 4 JENIS BAWAHAN 3. MAMPU, TETAPI SULIT UNTUK MENERIMA TANGGUNGJAWAB SARAN TINDAKAN : 1. Berikan DUKUNGAN & SARAN agar mereka lebih mau terlibat aktif / berpartisipasi 2. Lakukan DISKUSI KONSULTATIF sebagai Pemotivasian untuk unjuk kerja yg lebih baik 3. Lakukan PUJIAN jika ada kemajuan, atau TEGURAN jika tidak ada perubahan 4. Berikan SANKSI jika Standar kerja tak t’capai
  40. 40. 4 JENIS BAWAHAN 4. MAMPU & MAU/RELA UNTUK MENERIMA TANGGUNGJAWAB SARAN TINDAKAN : 1. JAGALAH Sifat Positif & Motivasi Kerja yang sudah baik tersebut, jangan sampai berubah 2. Berikan PENGHARGAAN & REWARD atas Prestasi yang telah mereka capai tersebut 3. Berikan KESEMPATAN TERLIBAT di dalam Kegiatan, Tugas-tugas ataupun Pemecahan Tugas- Masalah Yang Lebih Menantang
  41. 41. 1. LINGKUNGAN KERJA1. Luas Area 6. Bau R. Kerja2. Temperatur 7. Kelembaban3. Penerangan 8. Masyarakat4. Kebisingan 9. Adat Istiadat5. Warna Ruang 10. Eksternalitas
  42. 42. 2. TATA RUANG KERJA1. M e j a 6. Alat-alat Kerja Alat-2. K u r s i 7. Pesawat Telp.3. Komputer 8. Air Conditioner4. P r i n t e r 9. Fasilitas Kerja5. Mesin Fax 10. Benda2 Lain
  43. 43. 3. SIKAP & PERILAKU DARI1. P e m i l i k 6. Bawahan2. Manajemen 7. Pelanggan3. A t a s a n 8. Masyarakat4. Rekan Kerja 9. Pemerintah5. Atasan Atasan 10. Pemasok
  44. 44. 4. PEKERJAAN ITU SENDIRI1. Jenis Pekerjaan 6. Sistem Kerja2. Standar Kerja 7. Prosedur Kerja3. Beban Kerja 8. Volume Kerja4. Tekanan Kerja 9. Proses Pekerjaan5. Gangguan Kerja 10. Output Pekerjaan
  45. 45. 5. MASALAH2 YG DIHADAPI1. Persaingan 6. Harga Jual2. Pemogokan 7. Laba Rendah3. Sabotage 8. Gedung/Pabrik4. Biaya Tinggi 9. Metode Lama5. Pendpt Turun 10. Tekno. Usang
  46. 46. MOTIVASISUATU DORONGAN DARI DALAM DIRISESEORANG UNTUK MELAKUKANSESUATU ATAU UNTUK TIDAKMELAKUKAN SESUATU…
  47. 47. KEBUTUHAN MANUSIA( Menurut T. Motivasi Abraham Maslow ) AKTUALISASI V DIRI PENGHARGAAN IV BERSOSIALISASI III II RASA AMAN I JASMANIAH HIERARKHI KEBUTUHAN
  48. 48. MENGAPA ORANG BEKERJA ? Harus ALASAN EKONOMIS 1. Memenuhi Kebutuhan Hidup 2. Mencari Kesenangan Hidup ALASAN PSIKOLOGIS 1. Sosialisasi dengan orang lain 2. Menunjukkan P r e s t a s i
  49. 49. APA YANG ORANG CARI DARIsuatu PEKERJAAN ? ARTI HIDUP V PENGEMBANGAN DIRIIV GENGSI & HARGA DIRIIII RELASI / HUBUNGAN II UANG ! I
  50. 50. *** I N G A T *** Anda Tak Dapat Memotivasi Orang Lain…Anda Hanya Dapat Memberikan Perangsang Agar Mereka Mau Memotivasi Diri Mereka Sendiri…
  51. 51. *** I N G A T ***Jangan Pernah Beranggapan Bahwa Orang Lain JugaMelihat Sesuatu Seperti Anda Melihatnya …
  52. 52. MEMOTIVASI, Berarti :MENGGERAKKAN SESEORANGDARI SATU TITIK KE TITIK YANGLAIN DENGAN MENGGUNAKANMOTOR PENGGERAK SUASANAHATINYA SENDIRI …
  53. 53. MEMOTIVASI, Berarti :MENEMUKAN APA YANG MAMPUMENGGERAKKAN DARI DALAMDIRI SENDIRI DENGAN MENGGU- MENGGU-NAKAN KEKUATAN, KEINGINAN &DINAMIKA DIRI MEREKA SENDIRIUNTUK MENCAPAI TUJUAN …
  54. 54. MEMOTIVASI, Berarti :MEMBANGKITKAN SEGALASUMBERDAYA YANG DIMILIKIDARI DALAM DIRI ORANG LAINAGAR KEMUDIAN MEREKATERGERAK UNTUK MEMBERI- MEMBERI-KAN HASIL YANG TERBAIK …
  55. 55. TERMOTIVASI, Berarti : Unjuk Kerja Lebih Baik Produktifitas Meningkat Teamwork Semakin Baik Kemangkiran Kerja Minimal Turnover Karyawan Rendah
  56. 56. FAKTOR YANG MEMPENGARUHIMOTIVASI KERJA1. Kebanggaan Diri2. Perhatian Dari Atasan3. Penyaluran Minat & Bakat4. Suasana Kerja Menyenangkan5. Keamanan & Kenyamanan Kerja6. Penghargaan Atas Hasil/Prestasi Kerja7. Perasaan Suka Cita Diri Dalam Bekerja8. Persaingan Kerja Yang Fair & Kompetitif9. Kemudahan Akses dari & ke Tempat Kerja10. Pengakuan Atas Kemampuan / Potensi Diri
  57. 57. INNERVIEW UNTUK MEMAHAMIMOTIVASI ORANG LAIN 1. Keluarganya 2. Orang tuanya 3. Teman- Teman-temannya 4. Cita- Cita-cita / Obsesinya 5. Kesukaan / Hobby-nya Hobby- 6. Lokasi Tempat tinggalnya 7. Latar Belakang Pendidikannya 8. Latar Belakang Kebudayaannya 9. Lingkungan Tempat Tinggalnya
  58. 58. Dengan : Hasilnya : PERMANENT Syukur Cinta RELATIF PERMANENT Imbalan TIDAK Rasa Takut PERMANENT
  59. 59. Dengan : PARADIGM : By Syukur “PRINSIP Cinta ” BY “SDM” Imbalan BY “PERUT” Rasa Takut
  60. 60. PUJIAN SEBAGAI ALATPEMOTIVASIPUJIAN adalah alat Pemotivasi yang SANGATHEBAT apabila diberikan secara TULUS…MANFAAT PUJIAN, diantaranya : PUJIAN,1. Meningkat Moral Karyawan2. Membangkitkan Semangat Kerja3. Membentuk Perilaku Kerja Yang Baik
  61. 61. PUJIAN SEBAGAI ALATPEMOTIVASI Perilaku yang Dipuji adalah Perilaku yang Cenderung akan Terus Diulang- Diulang-ulang …
  62. 62. CARA MEMBERIKANPUJIAN KEPADA BAWAHAN1. Berikan Pujian secara langsung pada saat Kejadian. Katakan bahwa Anda senang dengan hal itu.2. Jelaskan secara Spesifik apa yang telah mereka kerjakan dengan baik & apa manfaatnya.3. Berikan dorongan agar hal tersebut terus dilakukan di waktu-waktu sekarang & yang akan datang. waktu-4. Berikan Jabat Tangan atau Tepukan di Bahu sebagai tanda Bentuk Penghargaan.5. Sebarluaskan kepada Bawahan yang lain pada saat Pertemuan / Rapat / Briefing agar bawahan yang lain juga termotivasi untuk melakukan hal yang sama.
  63. 63. FAKTOR-FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHIKINERJA KARYAWAN( Menurut FREDERICK HERZBERG ) A. HYGIENE FACTOR Faktor yang dapat Mengurangi Perasaan Tidak Puas pada diri seseorang NAMUN BUKAN Faktor Pencipta Produktifitas Kerja yang lebih tinggi, yakni : tinggi, 1. Uang (mis: Gaji, Insentif, Bonus) 2. Fasilitas (mis: Tunjangan Jabatan, Kendaraan, Kesehatan) 3. Status Dalam Pekerjaan (Tetap, KKWT, Borongan, Harian) 4. Hubungan / Kedekatan Antar Individu / Para Karyawan 5. Kebijakan & Prosedur Administrasi dalam Bekerja 6. Kondisi Fisik Lingkungan Tempat Bekerja
  64. 64. FAKTOR-FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHIKINERJA KARYAWAN( Menurut FREDERICK HERZBERG ) B. MOTIVATOR FACTOR Faktor Motivasional yang mengarah kepada Pengembangan Sikap Mental Positif yang dapat dijadikan Motor Penggerak Internal di dalam Diri seseorang, yakni : seseorang, 1. Pengakuan atas ide/gagasan/prestasi yang telah dicapai 2. Promosi kepada Jabatan & Tanggungjawab yang lebih tinggi 3. Kesempatan untuk Mencoba Pengalaman/hal-hal yang Baru Pengalaman/hal- 4. Kesempatan Pemberian Pekerjaan yang lebih menantang 5. Peningkatan Tanggungjawab & Wewenang Pekerjaan
  65. 65. TEORI X >< TEORI Y ( Menurut Mc GREGOR )TEORI X TEORI YPara Pekerja adalah Para Pekerja adalahorang-orang-orang yang orang- orang-orang yang maumalas dan tidak dapat bekerja keras. Bekerjadiperbaiki kinerjanya harus seimbang dengan istirahat dan bermain
  66. 66. CIRI-CIRI KARYAWANBERMASALAH 1. 2. 3. Banyak Mangkir Banyak Melamun Ceroboh & Sering Celaka 4. Cepat Marah & Uring-uringan Uring- 5. Mudah Lelah Dalam Bekerja 6. Banyak Ijin dengan Berbagai Alasan 7. Sulit untuk Menerima Instruksi Kerja 8. Lamban dalam Memahami Pekerjaan 9. Perubahan Perilkau tiba-tiba & Ekstrim tiba-
  67. 67. JENIS-JENISPEMANGKIR KERJA1. Si Pemalas2. Si Sakit Hati3. Si Demotivator4. Si B o d o h5. Si Pembosan6. Si Banyak Alasan7. Si Pekerja Sambilan8. Si Pemangkir Kronis9. Si Pemangkir Profesional
  68. 68. PENGAMBILANTINDAKAN DISIPLINAdalah Tindakan yang bertujuan untuk : Mendorong Karyawan Mencapai Standar Kerja yang telah ditetapkan Mendorong Perilaku Kerja yang baik guna ter- ter- ciptanya suasana kerja yang kondusif Mengoreksi, Mengarahkan, Membina serta Mengendalikan Perilaku-perilaku para Karyawan Perilaku-
  69. 69. PENEGAKKAN DISIPLIN1. DISIPLIN PREVENTIF Merupakan Bentuk Disiplin yang harus dipatuhi, dimana Peraturan-peraturan dijalankan secara Peraturan- Sukarela2. DISIPLIN KOREKTIF Merupakan Bentuk Disiplin yang dipaksakan kepada Para Pelaku sebagai Konsekuensi Tindak Pelanggaran yang telah dilakukan agar mereka kembali mematuhi segala Peraturan yang telah ditetapkan / dibuat
  70. 70. 4 TAHAP PROSESPENDISIPLINAN KOREKTIF1. PERINGATAN LISAN (Verbal Warning)2. PERINGATAN TERTULIS (Written Reprimand) a. Surat Peringatan Pertama (SP-1) (SP- b. Surat Peringatan Kedua (SP-2) (SP- c. Surat Peringatan Ketiga (SP-3) (SP-3. SKORSING (Suspension)4. PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) (Termination)
  71. 71. WAWANCARA TINDAKANDISIPLIN KOREKTIF1. Ungkapkan Masalah Kinerja atau Pelanggaran Disiplin2. Tanyakan Pendapat Si Pelaku atas Masalah tersebut (Mengapa & Bagaimana terjadinya)3. Tanyakan kepadanya karyawan tersebut Bagaimana Cara Mengatasi atau Memecahkan Masalah itu4. Buat Kesepakatan Rencana Pemecahan Masalah tsb5. Beri Peringatan Administratif (lisan/tertulis) kepada karyawan tersebut6. Tentukan Waktu untuk pertemuan membahas Hasil Tinjauan Ulang atas Kesepakatan Tindakan Koreksi
  72. 72. PERLUNYA DOKUMENTASI ATASTINDAKAN PENDISIPLINAN1. Sebagai Bukti Tertulis (Written Proof) untuk Proses Lebih lanjut di masa depan jika Perilaku dan Disiplin Karyawan Ybs Tidak Mengalami Perubahan atau bahkan Semakin Memburuk2. Untuk Membantu dalam Proses Menjernihkan Masalah jika dalam Upaya memperbaiki Disiplin tersebut Muncul perbedaan Persepsi
  73. 73. PEDOMAN WAWANCARATINDAKAN DISIPLIN1. Mulailah dengan Mengemukakan Fakta, berbicaralah Fakta, langsung ke Pokok Persoalan yang sedang dihadapi.2. Selidiki apa yang menjadi Penyebab terjadinya Kesalahan, Penyimpangan atau Tindakan indisipliner.3. Bersikaplah yang Adil, tidak mudah terpengaruh, Adil, Tunjukkan Penghargaan Anda dan Kendalikan Emosi.4. Hindari Perdebatan tentang Siapa yang Benar – Siapa yang Salah, tetapi Carilah Apa yang Benar dan Bagaimana Pekerjaan tsb Seharusnya dilakukan
  74. 74. PEDOMAN WAWANCARATINDAKAN DISIPLIN5. Jadilah Pendengar yang Baik dan Bijaksana6. Gunakan Kata-kata yang mudah dimengerti & Dipahami Kata-7. Akhiri Wawancara dengan Menciptakan Kesan Positif8. Sebagai Tindak lanjut, Ikuti Perkembangan & Perubahan Perilaku Karyawan tersebut. Jika Ybs membuat suatu Kemajuan berikan Pengakuan & Pujian. Jika tak ada kemajuan berikan Sanksi yang Lebih Berat lagi.9. Buatlah Kejadian Wawancara sebagai Sesuatu yang Confidential (=Rahasia) sehingga tidak diketahui oleh para karyawan yang lain.
  75. 75. IMBALAN >< SANKSIPujian atas Pekerjaan  Hukuman atas PekerjaanMeningkatkan Rasa  Menurunkan Rasa Hormat Rekan Kerja, Hormat Rekan Kerja, Atasan dan Bawahan Atasan dan BawahanMenambah Kesempatan  Mengurangi Kesempatan untuk mendapatkan untuk mendapatkan Penghargaan PenghargaanMengurangi Ketegangan  Menambah KeteganganMeningkatkan Kualitas  Menurunkan Kualitas Komunikasi Komunikasi
  76. 76. IMBALAN >< SANKSIMenambah Hak-hak Hak- Mengurangi Hak-hak Hak- Khusus & T. Jawab Khusus & T.JawabMenambah Kebebasan Mengurangi Kebebasan untuk Bertindak untuk BertindakMenambah Kesempatan Menambah Kesempatan Promosi Jabatan Demosi, Mutasi, DipecatMenambah Kesempatan Mengurangi Kesempatan untuk Pencapaian untuk Pencapaian Prestasi Lebih Tinggi Prestasi Lebih Tinggi
  77. 77. PENDEKATAN KONSULTASIKARYAWAN BERMASALAH1. Dengarkan dengan Sabar apa yang ingin dikatakan karyawan sebelum memberikan komentar apapun.2. Berikan Perhatian yang penuh pada saat Ybs berbicara.3. Menahan Diri supaya Jangan mengkritik atau memberi nasihat yang asal-asalan tentang masalah pribadi ybs. asal-4. Jangan sekali-kali berdebat dengan Ybs pada saat Anda sekali- memberikan Konsultasi atau Nasihat.5. Selidiki apa yang ada di balik kata-katanya. Dengarkan kata- dengan seksama barangkali Ybs sedang mencoba menceritakan secara lebih mendalam kepada Anda.
  78. 78. PENDEKATAN KONSULTASIKARYAWAN BERMASALAH6. Biarkan Ybs Mengendalikan Arah Pembicaraan7. Usahakan agar Ybs Mengetahui bahwa Perusahaan hanya mempersoalkan Masalah Kinerja saja.8. Yakinkanlah bahwa Masalah Pribadi umumnya akan menjadi semakin kompleks Tanpa Adanya Bantuan dari orang-orang yang ahli. orang-9. Tekankan mengenai Kerahasiaan.10. Jelaskan bahwa dengan adanya Bantuan tidak menyebabkan sesorang karyawan mendapatkan perlakuan khusus dari Peraturan Perusahaan.
  79. 79. PENDEKATAN KONSULTASIKARYAWAN BERMASALAH11. Jelaskan dengan istilah yang sangat Spesifik tentang Apa yang harus dilakukan Ybs dalam rangka memenuhi harapan- harapan-harapan Perusahaan.12. Jangan Mendiagnosis, karena Anda bukan Ahlinya.13. Jangan mendiskusikan masalah-masalah Pribadi selama masalah- konsultasi, kecuali hal itu muncul dalam Pekerjaan.14. Jangan Coba Ngelantur, batasi Pembicaraan hanya pada Masalah Kinerja saja.15. Jangan terkecoh oleh suasana Emosi atau Cerita Sedih, mungkin itu hanya taktik Ybs untuk mendapatkan Simpati.
  80. 80. KONDISI DIMANA TINDAKAN DISIPLINTAK DAPAT DITERAPKAN1. Menghukum Pelanggaran yang Tidak Jelas2. Tidak adanya Penjelasan / Peringatan sebelumnya3. Tidak adanya Bukti-bukti Positif yang terdokumentasi Bukti-4. Hanya didasarkan Prasangka, Pilih Kasih & Diskriminasi5. Tidak adanya catatan administratif (tertulis) tentang Pelanggaran sebelumnya6. Hukuman yang terlalu Berat, yang tidak seimbang dengan Pelanggaran yang telah dilakukan7. Pelanggaran atas Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT)
  81. 81. Untuk Mencegah Terjadinya PelanggaranBIMBINGAN INFORMALDapat Dilakukan dengan Cara :1. Shift Briefing2. Saat Istirahat Makan3. Percakapan Ringan4. Pujian-pujian Ringan Pujian-5. Pendekatan Pertemanan6. Senasib Sependeritaan7. Solidaritas Karyawan
  82. 82. Manfaat Dari DilakukannyaBIMBINGAN INFORMAL Hanya memerlukan sedikit waktu Mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan kesalahan- kecil sebelum menjadi besar Menunjukkan kepada Para Karyawan bahwa Anda memperhatikan eksistensi mereka Membantu Para Karyawan agar selalu mengerti Proses, Prosedur dan Standar Kerja yang telah dibuat dan ditetapkan Perusahaan
  83. 83. KATA BIJAK Nilai Kesuksesan tergantung dariSeberapa Banyak ManfaatYang Dapat Kita Berikan BAGI Orang Lain ...
  84. 84. Mengucapkan SHOBRIE HARDHI Sampai Jumpa DalamSesi Pelatihan Berikutnya . . .

×