Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
LAPORAN PENGAMATAN
ELEKTROLISIS
Oleh:
Aficena Himdani Ilmam A (02)
Irsyad Azhar (15)
Meirsa Sawitri Hayyusari (19)
Riksa R...
ELEKTROLISIS
I. Tujuan : Mengetahui perubahan perubahan yang terjadi akibat reaksi
eletrolisis pada larutan KI
II. Dasar T...
Peristiwa elektrolisis banyak dimanfaatkan untuk melapisi logam atau pemurnian
logam. Bila suatu elektrolit (larutan atau ...
IV. Cara Kerja
1. Menyiapkan alat dan bahan.
2. Merangkai perangkat percobaan seperti pada gambar perangkat percobaan.
3. ...
V. Hasil Pengamatan
Larutan pada elektroda pertama
menjadi berwarna ungu
Larutan pada elektroda kedua
menjadi berwarna kun...
VI. Pembahasan
Pada percobaan ini kami menggunakan tabung U untuk melihat reaksi yang
terjadi ketika larutan KI kita berik...
VII. Kesimpulan
Pada dua tabung pertama (isinya sama) yang ditetesi dengan indikator penophtalin
warnanya berubah menjadi ...
Sie haben dieses Dokument abgeschlossen.
Lade die Datei herunter und lese sie offline.
Nächste SlideShare
laporan percobaan Elektrolisis
Weiter
Nächste SlideShare
laporan percobaan Elektrolisis
Weiter
Herunterladen, um offline zu lesen und im Vollbildmodus anzuzeigen.

Teilen

Praktikum Kimia - Laporan Elektrolisis

Herunterladen, um offline zu lesen

DOC ini dibuat oleh Riksa Rizki Zetta Adeli dan tim.
Di dalamnya, terdapat hal-hal berikut.
- Tujuan praktikum elektrolisis
- Dasar teori elektrolisis
- Alat dan bahan pengamatan elektrolisis
- Cara kerja pengamatan elektrolisis
- Hasil pengamatan elektrolisis
- pembahasan pengamatan elektrolisis
- Kesimpulan
- Saran
diolah dari berbagai sumber. Semoga dapat bermanfaat.

http://twiter.com/risarizi
http://noonecanfly.blogspot.com

Ähnliche Bücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen

Ähnliche Hörbücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen

Praktikum Kimia - Laporan Elektrolisis

  1. 1. LAPORAN PENGAMATAN ELEKTROLISIS Oleh: Aficena Himdani Ilmam A (02) Irsyad Azhar (15) Meirsa Sawitri Hayyusari (19) Riksa Rizki Zetta Adeli (24) Riska Dewi Noviana (25) XII IPA 5 SMA Negeri 1 Jember Tahun Pelajaran 2013/2014
  2. 2. ELEKTROLISIS I. Tujuan : Mengetahui perubahan perubahan yang terjadi akibat reaksi eletrolisis pada larutan KI II. Dasar Teori Elektrolisis adalah penguraian suatu elektrolit oleh arus listrik. Pada sel elektrolisis, reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit,yaitu energi listrik ( arus listrik ) diubah menjadi energi kimia ( reaksi redoks ). Sel eleltrolisis memiliki 3 ciri utama,yaitu : a) Ada larutan elektrolit yang mengandung ion bebas. Ion – ion ini dapat memberikan atau menerima electron sehingga electron dapat mengalir melalui larutan. b) Ada 2 elektroda dalam sel elektrolisis. c) Ada sumber arus listrik dari luar,seperti baterai yang mengalirkan arus listrik searah ( DC ). Faktor yang Mempengaruhi Proses Elektrolisis 1. Jenis elektroda yang digunakan 2. Kedudukan an ion dalam elektrokimia 3. Kepekatan an ion Elektroda yang menerima electron dari sumber arus listrik luar disebut Katoda, sedangkan elektroda yang mengalirkan electron kembali ke sumber arus listrik luar disebut Anoda. Katoda adalah tempat terjadinya reaksi reduksi dan anoda adalah tempat terjadinya reaksi oksidasi. Katoda merupakan elektroda negative karena menangkap electron sedangakn anoda merupakan elektroda positif karena melepas electron.Sel elektrolisis juga memerlukan elektrode-elektrode. Ada 2 elektrode yang digunakan dalam elektrolisis, yaitu: a. Elektrode inert yaitu elektrode yang tidak dapat bereaksi (Pt, C, Au). b. Elektrode tak inert yaitu elektrode yang dapat bereaksi (Cu dan Ag).
  3. 3. Peristiwa elektrolisis banyak dimanfaatkan untuk melapisi logam atau pemurnian logam. Bila suatu elektrolit (larutan atau leburan) dielektrolisis, maka elektrolit tersebut akan terurai menjadi kation yang akan menuju katode/elektrode positif (+) dan anion yang akan menuju anode/elektrode negatif (-). Macam elektrolisis : - Elektrolisis leburan elektrolit. Dapat digunakan untuk menghantar ion-ion pada sel elektrolisis. Leburan elektrolit tanpa menggunakan air. Contoh : NaCl. - Elektrolisis air. Jika arus listrik dilewatkan melalui 2 elektroda dalam air murni,tidak terjadi elektrolisis. Tetapi,jika larutan H2SO4 / KNO3ditambahkan air murni dengan konsentrasi rendah, akan terjadi elektrolisis dan dapat menghantarkan arus listrik. - Elektrolisis larutan elektrolit. Reaksi yang terjadi tidak hanya melibatkan ion – ion dalam larutan saja,tetapi juga air. Contoh : KI - Elektrolisis larutan non elektrolit III. Alat dan Bahan - Alat 1. Adaptor listrik DC 2. Elektroda karbon 3. Tabung U 4. Pipet - Bahan 1. Larutan KI 2. Amilum 3. Indikator PP
  4. 4. IV. Cara Kerja 1. Menyiapkan alat dan bahan. 2. Merangkai perangkat percobaan seperti pada gambar perangkat percobaan. 3. Menghubungkan kedua elektroda kepada larutan KI pada pipa U dengan sumber arus listrik searah (12 volt) selama ±5 menit. 4. Mengambil 50ml Larutan KI pada masing-masing elektroda dan meletakkan pada tabung reaksi. 5. Menambahkan 3 tetes indikator amilum pada 2 larutan dari elektroda berbeda, dan 3 tetes indikator PP pada 2 larutan dari elektroda berbeda. 6. Mengamati reaksi yang terjadi dan mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada pada masing-masing kaki tabung U dan perubahannya setelah ditetesi indicator amilum dan PP.
  5. 5. V. Hasil Pengamatan Larutan pada elektroda pertama menjadi berwarna ungu Larutan pada elektroda kedua menjadi berwarna kuning Larutan dari kedua elektroda berbeda setelah ditetesi indikator amilum Larutan dari kedua elektroda berbeda setelah ditetesi indikator PP
  6. 6. VI. Pembahasan Pada percobaan ini kami menggunakan tabung U untuk melihat reaksi yang terjadi ketika larutan KI kita berikan arus listrik menggunakan adaptor yang telah terhubung dengan elektroda karbon. Tunggu sekitar 2 – 3 menit, kemudian di dapatkan perubahan warna pada kedua sisi tabung U tersebut, yaitu warna ungu dan kuning. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi proses elektrolisis dalam larutan KI yang mengakibatkan terjadinya perubahan warna pada tiap sisinya . untuk membuktikan kutub positif maupun kutub negatifnya kami menggunakan 4 tabung reaksi untuk meletakkan larutan KI yang berubah warna tersebut. 2 tabung pertama kita masukkan larutan KI yang berwarna ungu. Setelah itu kami masukkan indikator penoftalin pada tabung pertama dan amilum pada tabung yang ke dua. Hasilnya pada tabung pertama terjadi perubahan warna menjadi keunguan dan tabung kedua tetap. Hal tersebut menandakan larutan tersebut berperan sebagai katode atau kutub negatif. Perubahan warna yang terjadi dikarenakan katode menyerap elektron dari listrik sehingga terjadilah reaksi reduksi antara air (H2O) dengan larutan tersebut. Air tereduksi karena ion K+ merupakan logam logam potensial yang standar reduksinya lebih kecil dari pada air ,yaitu pada golongan IA, maka dari itu yang tereduksi adalah air. Hal tersebut mengahasilkan gas hidrogen hasil reduksi air yang menyebabkan adanya gelembung gelembung pada tabung U. Pada tabung ke 3 dan ke 4 dilakukan percobaan sama seperti tabung ke 1 dan ke 2 yaitu pemberian penoftalin dan amilum namun pada larutan yang berwarna kuning. Hasilnya pada pemberian amilum terjadi perubahan warna kuning yang mencolok sedangkan pada penoftalin tidak terjadi perubahan. Hal ini membuktikan bahwa kutubnya berupa kutub positif atau anode yang disebabkan karena adanya reaksi oksidasi 2I- sehingga menghasilkan gas iodin dan dihasilkan pula gelembung gelembung pada tabung U. Reaksi Elektrolisis larutan KI : Katoda : 2H2O + 2e  2OH + H2 Anoda : 2I -  I2 + 2e 2H2O + 2I  2OH - + I2
  7. 7. VII. Kesimpulan Pada dua tabung pertama (isinya sama) yang ditetesi dengan indikator penophtalin warnanya berubah menjadi warna ungu, dan apabila ditetesi amilum warnanya tidak berubah. Ini menunjukkan bahwa larutan di dalam tabung itu mengalami reduksi karena mengandung K yang sifatnya basa. Oleh karena itu warnanya berubah saat ditetesi indikator penophtalin. Berarti larutan yang diambil dari salah satu sisi tabung U ini adalah sebagai katode pada sistem ini. Sedangkan pada dua tabung kedua (isinya sama) yang ditetesi dengan indikator penophtalin warnanya tidak berubah, dan apabila ditetesi amilum warnanya berubah menjadi biru tua. Ini menunjukkan bahwa larutan di dalam tabung itu mengalami oksidasi karena mengandung I. Oleh karena itu warnanya berubah saat ditetesi amilum. Berarti larutan yang diambil dari salah sisi lain tabung U ini adalah sebagai anode pada sistem ini. VIII. Saran Untuk praktikum  Gunakan pipa U yang diameter lubangnya lebih besar. Agar lebih mudah mengabil larutan dan mengamati perubahannya.
  • FavianHandry

    Sep. 30, 2017
  • 100004667523755

    Mar. 3, 2017
  • Fitri_Karel

    Dec. 7, 2014

DOC ini dibuat oleh Riksa Rizki Zetta Adeli dan tim. Di dalamnya, terdapat hal-hal berikut. - Tujuan praktikum elektrolisis - Dasar teori elektrolisis - Alat dan bahan pengamatan elektrolisis - Cara kerja pengamatan elektrolisis - Hasil pengamatan elektrolisis - pembahasan pengamatan elektrolisis - Kesimpulan - Saran diolah dari berbagai sumber. Semoga dapat bermanfaat. http://twiter.com/risarizi http://noonecanfly.blogspot.com

Aufrufe

Aufrufe insgesamt

12.495

Auf Slideshare

0

Aus Einbettungen

0

Anzahl der Einbettungen

42

Befehle

Downloads

223

Geteilt

0

Kommentare

0

Likes

3

×