Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Usaha Kecil Menengah (UKM)

138 Aufrufe

Veröffentlicht am

Tugas 10 Perekonomian Indonesia

Veröffentlicht in: Bildung
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Usaha Kecil Menengah (UKM)

  1. 1. Usaha Kecil Menengah (UKM) Oleh : Inas Intishar ( 11140659 ) 5V-MA
  2. 2. Definisi  UKM yaitu kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang mayoritas kegiatan usaha kecil menengah. (keppres RI no.99 th.1998)  UKM didirikan oleh perorangan atau badan usaha bukan milik anak perusahaan.
  3. 3. Karakteristik  Memiliki kekayaan bersih minmal 200.000.ooo belum termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.  Milik Warga Negara Indonesia  Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar  Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi
  4. 4. Ciri-ciri UKM  Jenis barang yang di usahakan sudah tetap/tidak gampang berubah  Lokasi atau tempat usaha umumnya sudah menetap  Sudah melakukan administrasi keuangan walaupun masih sederhana  Sudah memiliki legalitas dan ijin usaha lainnya  Sudah akses ke perbankan dalam penambahan modal
  5. 5. Contoh UKM  Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya  Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan  Peternakan ayam, itik dan perikanan  Koperasi berskala kecil.
  6. 6. Permasalahan UKM Faktor internal ‐ Kurangnya modal ‐ Kualitas sumber daya manusia (SDM) ‐ Lemahnya jaringan usaha ‐ Mentalitas pengusaha UKM ‐ Krangnya transparansi
  7. 7. Permasalahan UKM Faktor Eksternal ‐ Iklim usaha belum kondusif ‐ Terbatasnya sarana dan prasarana usaha ‐ Pungutan liar ‐ Sifat produk dengan ketahanan pendek ‐ Terbatasnya akses pasar ‐ Terbatasnya akses informasi
  8. 8. Langkah-langkah penanggulangan masalah UKM  Penciptaan iklim usaha kondusif  Bantuan permodalan  Perlindungan hukum  Pengembangan kemitraan
  9. 9. Upaya Perbankan dalam Pengembangan UKM • lembaga perbankan mempunyai peran penting bagi setiap perusahaan baik untuk memenuhi kebutuhan modal atau dana untuk menunjang pengembangan kegiatan usaha baik usaha besar maupun usaha kecil. • dengan keberhasilan usaha dalam mengembangkan usahanya secara otomatis juga akan memberikan keuntungan bagi bank yang membinanya.
  10. 10. Peranan UKM Peranan UKM menjadi bagian yang diutamakan dalam setiap perencanaan tahapan pembangunan yang dikelola oleh dua departemen: 1. Departeman Perindustrian dan Perdagangan 2. Deparetemen Koperasi dan UKM Namun demikian usaha pengembangan yang dilaksanakan belum terlihat hasil yang memuaskan, kenyataanya kemajuan UKM masih sangat kecil dibandingkan dengan usaha besar.
  11. 11. Peranan UKM Kegiatan UKM meliputi berbagai kegiatan ekonomi, namun sebagian besar berbentuk usaha kecil. UKM juga mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karna itu selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan.
  12. 12. Peranan UKM Oleh karena itu pemerintah harus mendukung penuh terhadap UKM agar UKM semakin menjadi maju dalam pembangunan ekonomi nasional. Kebijakan yang tepat untuk mendukung UKM seperti: – Perizinan - Tekhnologi - Struktur - Manajeman - Pelatihan - Pembiayaan
  13. 13. TERIMAKASIH

×