Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

Forum SDM Bali 19 des Kementerian Pariwisata RI

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Kesiapan SDM Pariwisata di Bali

Ähnliche Bücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen

Ähnliche Hörbücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen
  • Als Erste(r) kommentieren

Forum SDM Bali 19 des Kementerian Pariwisata RI

  1. 1. STRATEGI PENGEMBANGAN SDM PARIWISATA DALAM MENGHADAPI MEA 2016 Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata Denpasar, 19 Desember 2015 Email : kumpul.sdm.bali@gmail.com
  2. 2. AGENDA 1. Perkembangan Pariwisata Indonesia 2. Masyarakat Ekonomi ASEAN 3. Strategi pengembangan SDM Kepariwisataan. 4. Komponen Uji Kompetensi 5. Pentahelix Pariwisata Indonesia
  3. 3. 1. PERKEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA
  4. 4. 4 COMPARISON OF INTERNATIONAL TOURIST ARRIVALS 2013 VS 2014 The average of foreign tourist arrival from January – November = 775.000 arrival, but for the first time in the Indonesian tourism history in December 2014 reach more than 900.000 arrival. Source : Central Statistics Bureau (BPS), 2015
  5. 5. 5 PEROLEHAN DEVISA INDONESIA MENURUT LAPANGAN USAHA No 2012 2013 2014 (s.d. September 2014) Jenis Komoditas Nilai (juta US$) Jenis Komoditas Nilai (juta US$) Jenis Komoditas Nilai (juta US$) 1 Minyak & gas bumi 36,977.00 Minyak & gas bumi 32,633.2 Minyak & gas bumi 23,402.2 2 Batu bara 26,166.30 Batu bara 24,501.4 Batu bara 16,011.9 3 Minyak kelapa sawit 18,845.00 Minyak kelapa sawit 15,839.1 Minyak kelapa sawit 12,756.8 4 Karet olahan 10,394.50 Pariwisata 10,054.1 Pariwisata 8,221.3 5 Pariwisata 9,120.85 Karet olahan 9,316.6 Pakaian jadi 5,660.3 6 Pakaian jadi 7,304.70 Pakaian jadi 7,501.0 Karet olahan 5,538.8 7 Alat listrik 6,481.90 Alat listrik 6,418.6 Makanan olahan 4,755.3 8 Tekstil 5,278.10 Makanan olahan 5,434.8 Alat listrik 4,744.3 9 Makanan olahan 5,135.60 Tekstil 5,293.6 Tekstil 4,031.0 10 Kertas dan barang dr kertas 3,972.00 Kertas dan barang dr kertas 3,802.2 Bahan kimia 3,071.0 11 Bahan kimia 3,636.30 Kayu olahan 3,514.5 Kayu olahan 2,930.5 12 Kayu olahan 3,337.70 Bahan kimia 3,501.6 Kertas dan barang dr kertas 2,870.7 Sumber : Pusdatin Kemenpar, 2015
  6. 6. 6 PENERIMAAN DEVISA INDONESIA PROYEKSI PENERIMAAN DEVISA DARI SEKTOR-SEKTOR UTAMA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA “Tahun 2020, sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia” 5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 2015 2016 2017 2018 2019 Pariwisata (Tourism) Migas (Oil and Gas) Minyak Kelapa Sawit (Crude Palm Oil) Karet Olahan (Processed Rubber) Batu Bara (Coal) Sumber : Pusdatin Kemenpar, 2014
  7. 7. 2. MASYARAKAT EKONOMI ASEAN
  8. 8. 8
  9. 9. 9
  10. 10. 10 ASEAN ECONOMIC COMMUNITY ASEAN ECONOMIC COMMUNITY Free Flow of Goods Free Flow of Services Free Flow of Investment Free Flow of Skilled Labor
  11. 11. 11 AEC & AFAS FRAMEWORK ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015 Free Flow of Goods Free Flow of Services Free Flow of Investment Free Flow of Skilled Labor ASEAN MRA ON TOURISM PROFESSIONALS COMPETENCY STANDARD HOTEL SERVICES Competency Based Training (CBT) CERTIFICATION TRAVEL AGENCIES & TOUR OPERATOR AFAS Mode 4 Movement of Natural Person
  12. 12. 12 ASEAN MRA ON TOURISM PROFESSIONALS
  13. 13. SI: STRATEGI PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN SDM KEPARIWISATAAN 32 JOB TITLES YANG DISEPAKATI DALAM MUTUAL RECOGNITION ARRANGEMENT (MRA) DALAM MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) No Jenis Pekerjaan No Jenis Pekerjaan No Jenis Pekerjaan FRONT OFFICE FOOD PRODUCTION 23. Public Area Cleaner 1. FO Manager 12. Demi Chef TRAVEL AGENCIES 2. FO Supervisor 13. Commis Chef 24. General Manager 3. Receptionist 14. Chef de Partie 25 Assisstant General Manager 4. Telephone Operator 15. Commis Pastry 26. Senior Travel Consultant 5. Bell Boy 16. Baker 27 Travel Consultant FOOD AND BEVERAGE 17. Butcher TOUR OPERATION 6. F & B Director HOUSE KEEPING 28 Product Manager 7. F & B Outlet Manager 18. Executive Housekeeper 29 Sales and Marketing Manager 8. Head Waiter 19. Laundry Manager 30 Credit Manager 9. Bartender 20. Floor Supervisor 31 Ticketing Manager 10. Waiter 21. Laundry Attendant 32 Tour Manager 11. Executive Chef 22. Room Attendant 13
  14. 14. 3. STRATEGI PENGEMBANGAN SDM KEPARIWISATAAN INDONESIA
  15. 15. Ringkasan Posisi Daya Saing Indonesia Indonesia menempati peringkat 50 dari 141 NO. NEGARA 2015 SCORE RANK 1 Spain 5.31 1 2 France 5.24 2 3 Germany 5.22 3 4 United States 5.12 4 5 United Kingdom 5.12 5 6 Switzerland 4.99 6 7 Australia 4.98 7 8 Italy 4.98 8 9 Japan 4.94 9 10 Canada 4.92 10 Indonesia 4.04 50
  16. 16. SSA : INDEKS DAYA SAING TRAVEL&TOURISM INDONESIA (INDONESIA TRAVEL AND TOURISM COMPETITIVENESS INDEX IN THE WORLD) 4.48 5.16 4.24 4.7 3.73 5.61 3.55 6.11 3.11 3.81 3.27 3.07 4.36 3.12 4.3 4.4 2.9 4.9 2.7 5.4 4.2 5.3 3.9 3.5 3.2 2.1 5.6 3.5 0 1 2 3 4 5 6 7 Business Environment / Policy Rules & Regulations Safety and Security Health and Hygiene Human Resources and Labour Market ICT Readiness Prioritization of Travel and Tourism International Openness / Affinity for T&T Price Competitiveness Environmental Sustainability Air Transport Infrsatructure Ground and Port Infrastructure Tourist Service Infrastructure Natural Resources Cultural Resources and Business Travel Daya Saing Kepariwisataan Indonesia TTCI 2015 TTCI 2013 16Source: Travel and Tourism Competitiveness Report WEF, 2015 Pada tahun 2015, indeks daya saing pariwisata menduduki peringkat ke-50 dari 141 negara  TIGA TERBAWAH: 3 faktor dengan indeks daya saing pariwisata terendah: 1. Tourism Service Infrastructure 2. Health and Hygiene 3. Environmental Sustainability  TIGA TERATAS: 3 faktor dengan indeks daya saing pariwisata tertinggi: 1. Price Competitiveness 2. Prioritization of Travel &Tourism 3. Natural Resources
  17. 17. The Travel & Tourism Competitiveness Index 2015 Rank (out of 141) Score (1-7) Travel & Tourism Competitiveness Index 50 4,04 Enabling Environment 80 4,46 Business Environment 63 4,48 Safety and Security 83 5,16 Health and Hygiene 109 4,24 Human Resources and Labour Market 53 4,7 ICT Readiness 85 3,73 T&T Policy and Enabling Conditions 9 4,59 Prioritization of Travel & Tourism 15 5,61 International Openness 55 3,55 Price Competitiveness 3 6,11 Environmental Sustainability 134 3,11 Infrastructure 75 3,38 Air Transport Infrastructure 39 3,81 Ground and Port Infrastructure 77 3,27 Tourist Service Infrastructure 101 3,07 Natural and Cultural Resources 17 3,74 Natural Resources 19 4,36 Cultural Resources and Business Travel 25 3,12 Untuk Pilar Human Resources : Indonesia menempati peringkat 53 dari 141
  18. 18. Indonesia peringkat 5 di ASEAN pada Pilar Human Resources setelah Singapura, Thailand, Malaysia dan Philipines No. Sub Index / Pillar Singapore Malaysia Thailand Indonesia Philippines Vietnam Lao PDR Cambodia Travel and Tourism Competitiveness Index 2015 11 25 35 50 74 75 96 105 I ENABLING ENVIRONMENT 5 40 74 80 90 73 84 105 1 Business Environment 1 10 38 63 60 66 56 129 2 Safety and Security 8 42 132 83 128 75 56 92 3 Health and Hygiene 61 73 89 109 91 83 108 112 4 Human Resources and Labour Market 3 30 29 53 42 55 67 72 5 ICT Readiness 10 54 60 85 86 97 106 102 II TRAVEL AND TOURISM POLICY AND ENABLING CONDITION 1 24 49 9 17 112 80 64 6 Prioritization of Travel and Tourism 4 56 40 15 27 119 50 37 7 International Openness 1 46 49 55 29 89 76 59 8 Price Competitiveness 116 6 36 3 24 22 48 40 9 Environmental Sustainability 51 119 116 134 112 132 112 118 III INFRASTRUCTURE 5 41 37 75 82 94 100 113 10 Air Transport Infrsatructure 6 21 17 39 67 68 89 103 11 Ground and Port Infrastructure 2 35 71 77 93 87 96 116 12 Tourist Service Infrastructure 34 68 21 101 82 105 97 108 IV NATURAL AND CULTURAL RESOURCES 40 24 21 17 56 33 94 82 13 Natural Resources 69 26 16 19 49 40 77 70 14 Cultural Resources and Business Travel 22 27 34 25 62 33 113 76 1 23 45
  19. 19. Summary Travel & Tourism Competitiveness Index (TTCI-WEF) 4 Sub-Index 14 Pilar 90 Indikator TTCI 2015
  20. 20. 9 INDICATOR
  21. 21. 1 2 3 4 5 7 8 9 6 AHLI TEKNISI/ ANALIS OPERATOR S2 S1 S3 SMA PROFESI SPESIALIS S2(A) S3(A) S1(A)/DIV SMK DIII DII DI JALUR PEMBELAJARAN BERBASIS PADA PENDIDIKAN KOMPETENSI JALUR PEMBELAJARAN BERBASIS PADA PENDIDIDKAN AKADEMIS SLTP 21
  22. 22. UJI KOMPETENSI INDUSTRI KEPARIWISATAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTA PEMBEKALAN SDM PARIWISATA BERKOMPETEN ATTITUDE SKILL KNOWLEDGE SOFT SKILLS (CONCERN FOR PEOPLE) HARD SKILLS (CONCERN FOR TASK) Communication skills Organization Skills Leadership Logic Effort Group Skills Ethics task skill task management skill contingency management skill job role/ environment skill transfer skill KOMPONEN UJI KOMPETENSI 1. STANDAR KOMPETENSI 2. ASESOR KOMPETENSI 3. LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI 4. TEMPAT UJI KOMPETENSI 5. SKEMA KUALIFIKASI DAN OKUPASI
  23. 23. SDM  Entrepreneur  Kreatifitas  Produktivitas Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Manfaat dan Partisipasi Masyarakat Setempat PENGELOLA DESA WISATA MASYARAKAT SEPUTAR DESTINASI MASYARAKAT INDUSTRI DI DESTINASI NO KEGIATAN PROGRAM PEMBELAJARAN 1 Pengelola Desa Wisata a. Pengertian Pariwisata dan desa wisata. b. kebutuhan wisman. C. pelayanan prima. D. bagaimana mengelola desa wisata. 2 Masyarakat di seputar destinasi a. Pelayanan Prima. b. Sapta Pesona. c. Membangun, kerjasama, bertanggung jawab dan rasa memiliki. 3 Masyarakat industri seputar destinasi a. Kompetensi pada Okupasinya (Prioritas pada Hotel dan Pemandu Wisata). b. Etos Kerja. c. Membangun kerjasama, bertanggung jawab dan rasa memiliki.
  24. 24. 4. KOMPONEN UJI KOMPETENSI LSP PIHAK 3 TEMPAT UJI KOMPETENSI SKKNI SKEMA SERTIFIKASI KKNI DAN OKUPASI MATERI UJI OKUPASI ASESOR KOMPETENSI ASESOR LISENSI
  25. 25. KOMPONEN UJI KOMPETENSI SDM PARIWISATA No. Bidang LSP SKKNI (Unit Kompetensi) MUK Skema KKNI Skema Okupasi Assessor Kompetensi 1 Biro Perjalanan Wisata (BPW) 8 98 98 2 div 9 83 2 Hotel & Restoran 11 271 271 4 div 23 361 3 SPA 6 48 48 klaster klaster 111 4 Restoran, Bar & Jasa Boga, Bidang Industri Jasa Boga 2 77 77 Klaster Klaster 39 5 Kepemanduan Wisata 7 24 24 1 1 110 6 MICE 3 39 39 Klaster Klaster 49 Prioritas Serta bidang pariwisata lainnya
  26. 26. ROADMAP SDM PARIWISATA BERKOMPETEN (2015 – 2019) NO KEGIATAN/ OUTPUT 2014 2015 2016 2017 2018 2019 TOTAL 1 SDM tersertifikasi 125.000 17.500 35.000 35.000 35.000 35.000 282..500 2 LSP Pariwisata 16 6 4 3 3 3 35 3 TUK 282 60 40 40 40 40 502 4 Asesor Kompetensi 977 100 80 40 40 40 1277 5 Asesor Lisensi 30 20 20 20 20 20 130
  27. 27. No Lokasi Nama LSP Jumlah Sertifikasi, Bidang Usaha LSP dan Asesor Jumlah Asesi Bidang H & R Bidang BPW Bidang Spa Bidang Pemandu Wisata Bidang Jasa Boga Bidang MICE Bidang Pemandu Ekowisata Bidang Pemand u Arung Jeram Bidang Pemand u Wisata Selam Bidang Pemandu Museum Bidang Tour Leader Bidang Pemandu Wisata Outbond Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuo ta Ase sor Kuo ta As eso r Kuota Ase sor Kuot a Ase sor Kuot a Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor 1 Jakarta LSP Par Jakarta 3,000 350 400 500 100 100 100 250 150 100 5,050 LSP Hotel & Restoran, Jakarta LSP SPA Nasional, Jakarta LSP Mice, Jakarta LSP Jasa Boga, Jakarta LSP Pramuwisata Ind, Jakarta LSP Kopi Indonesia, Jakarta LSP Crew Kapal Pesiar, Jakarta 2 Bali LSP PAR Indonesia Bali 3,500 600 600 800 100 100 100 150 150 50 6,150 LSP Par Bali, Bali 3 Kepulauan Riau 2,100 200 400 200 50 50 3,000 4 Jawa Barat LSP Par Nusantara Bandung 1,200 300 300 200 50 100 100 100 50 2,400 LSP Par Bhakti Persada, Bandung 5 DI Yogyakarta LSP Wiyata Nusantara, Yogya 1,000 150 200 200 50 50 50 50 50 1,800 TARGET SERTIFIKASI 2016
  28. 28. No Lokasi Nama LSP Jumlah Sertifikasi, Bidang Usaha LSP dan Asesor Jumlah AsesiBidang H & R Bidang BPW Bidang Spa Bidang Pemandu Wisata Bidang Jasa Boga Bidang MICE Bidang Pemandu Ekowisata Bidang Pemand u Arung Jeram Bidang Pemand u Wisata Selam Bidang Pemandu Museum Bidang Tour Leader Bidang Pemandu Wisata Outbond Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuo ta Ase sor Kuo ta As eso r Kuota Ase sor Kuot a Ase sor Kuot a Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor 7 Jawa Timur LSP Cohespa Surabaya 1,200 300 100 250 50 100 100 50 100 2,250 LSP Par Nasional, Surabaya 8 Sulawesi Selatan LSP Phinisi, Makasar 800 100 100 100 50 50 50 1,250 9 Jawa Tengah LSP Gunadharma Utama, Semarang 1,200 300 300 100 50 50 100 100 2,200 10 Kalimantan Timur 200 100 100 50 50 100 600 11 Banten 200 100 50 50 50 450 12 Riau LSP Lancang Kuning Nus, Riau 600 100 100 50 850 13 Sumatera Selatan 300 100 50 450 14 Sumatera Barat 200 100 50 50 400 15 Kalimantan Selatan 200 100 50 350 16 Sulawesi Utara 200 100 100 100 50 550 17 NTB 300 100 100 50 100 650 18 Bangka Belitung 200 200 19 Jambi 200 200
  29. 29. No Lokasi Nama LSP Jumlah Sertifikasi, Bidang Usaha LSP dan Asesor Jumlah Asesi Bidang H & R Bidang BPW Bidang Spa Bidang Pemandu Wisata Bidang Jasa Boga Bidang MICE Bidang Pemandu Ekowisata Bidang Pemand u Arung Jeram Bidang Pemand u Wisata Selam Bidang Pemandu Museum Bidang Tour Leader Bidang Pemandu Wisata Outbond Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuo ta Ase sor Kuo ta As eso r Kuota Ase sor Kuot a Ase sor Kuot a Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor Kuota Ase sor 21 Maluku 200 50 250 22 Maluku Utara 200 200 23 NTT 200 100 50 50 400 24 Lampung 200 200 25 Papua 200 50 250 26 Papua Barat 200 50 50 300 27 Bengkulu 200 200 28 Kalimantan Tengah 200 50 250 29 Sulawesi Tenggara 200 50 50 300 30 Gorontalo 200 200 31 Sulawesi Barat 200 200 32 Aceh LSP Par Archipelago, Aceh 300 50 350 33 Sulawesi Tengah 200 200 34 Kalimantan Utara 100 50 150 Jumlah 21,500 3,100 3,100 3,100 900 900 300 500 500 500 300 300 35,000
  30. 30. 30 5. Skema Kolaborasi Pentahelix Tourism Indonesia
  31. 31. PEMERINTAH (GOVERNMENT) MEDIA KOMUNITAS (COMMUNITY) BISNIS SKEMA KOLABORASI PENTAHELIX PENGEMBANGAN PARIWISATA INDONESIA AKADEMISI 31
  32. 32. • Menyediakan SDM Pariwisata sesuai societal needs, industrial/business needs dan profesional needs • Melaksanakan litbang kepariwisataan Akademisi • Pencipta pasar, jasa, serta lapangan pekerjaan • Membentuk komunitas dan enterpreneur pariwisata Bisnis • Terlibat dalam perencanaan, pengelolaan dan pengambilan keputusan dan evaluasi pembangunan pariwisata • Menggali dan melestarikan kepariwisataan dengan mengembangkan budaya lokal dan lingkungan Komunitas (Community) PERAN AKTOR DALAM PENTAHELIX PARIWISATA 32
  33. 33. • Membuat kebijakan dan regulasi terkait kepariwisataan • Sebagai fasilitator dalam pengembangkan kepariwisataan • Menciptakan iklim yang kondusif untuk perkembangan usaha pariwisata • Memelihara dan melestarikan aset nasional yang menjadi daya tarik wisata • Mengembangkan dan melindungi UMKM bidang usaha pariwisata • Mendorong PMA dan PMDN di bidang kepariwisataan Pemerintah • Menyediakan Informasi kepariwisataan • Melaksanakan promosi pariwisata • Pelaksana mekanisme Check and balance antar aktor/stakeholder dalam aktivitas pariwisata Media PERAN AKTOR DALAM PENTAHELIX PARIWISATA 33
  34. 34. TERIMA KASIH komunitas.sdm.bali@gmail.com 34

    Als Erste(r) kommentieren

    Loggen Sie sich ein, um Kommentare anzuzeigen.

  • enoknoke

    Feb. 4, 2016
  • Sarilenggogeni79

    May. 14, 2016
  • AndrySyahputra

    Jul. 19, 2016
  • amrullahanas

    Aug. 9, 2016
  • MarsitaPoerwanto

    Nov. 2, 2016
  • AndriSatriaPermana

    Jul. 3, 2017
  • antonius.antariksa

    Sep. 15, 2018

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Kesiapan SDM Pariwisata di Bali

Aufrufe

Aufrufe insgesamt

1.794

Auf Slideshare

0

Aus Einbettungen

0

Anzahl der Einbettungen

8

Befehle

Downloads

283

Geteilt

0

Kommentare

0

Likes

7

×