Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Die SlideShare-Präsentation wird heruntergeladen. ×
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
DESKRIPSI PROGRAM
PEMBANGUNANAN UNIT SEKOLAH
BARU SMK
PERBATASAN/ DAERAH TERTINGGAL
TAHUN 2007
1. KODE PROGRAM : 1. 2. 09 ...
(satu milyar rupiah)
6. DANA
PENDAMPING
: Nilai dana pendamping (sharing)
minimal 25 % dari nilai dana imbal
swadaya. Khus...
8. PERSYARATAN
PENERIMA
: a. Proposal Pembangunanan USB-
SMK Perbatasan/ Daerah
Tertinggal yang disusun antara lain
berdas...
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Nächste SlideShare
Dak contoh laporan
Dak contoh laporan
Wird geladen in …3
×

Hier ansehen

1 von 86 Anzeige
Anzeige

Weitere Verwandte Inhalte

Diashows für Sie (16)

Ähnlich wie pendidikan (20)

Anzeige

pendidikan

  1. 1. DESKRIPSI PROGRAM PEMBANGUNANAN UNIT SEKOLAH BARU SMK PERBATASAN/ DAERAH TERTINGGAL TAHUN 2007 1. KODE PROGRAM : 1. 2. 09 - PS 2. NAMA PROGRAM : IMBAL SWADAYA PEMBANGUNANAN UNIT SEKOLAH BARU (USB-SMK) PERBATASAN/ DAERAH TERTINGGAL 3. TUJUAN : a. Pemenuhan kebutuhan bangunan dan infrastruktur b. Pengadaan perabot c. Pengadaan peralatan 4. SASARAN : 25 lokasi 5. DANA BANTUAN : Sebesar maksimal Rp.2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) per lokasi, - Tahun I (2007) Sebesar Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) - Tahun II (2008) Sebesar Rp 1.000.000.000,00
  2. 2. (satu milyar rupiah) 6. DANA PENDAMPING : Nilai dana pendamping (sharing) minimal 25 % dari nilai dana imbal swadaya. Khusus untuk daerah tertinggal (sesuai dengan SK Menkokesra tentang daerah miskin dan tertinggal) dana pendamping minimal sebesar 10% dari nilai dana imbal. 7. PEMANFAATAN DANA BANTUAN : a. Pengadaan pembangunan gedung, Infrastruktur, dan perabot b. Biaya pengelolaan pembangunan. c. Biaya perencanaan dan pengawasan pembangunan. 2
  3. 3. 8. PERSYARATAN PENERIMA : a. Proposal Pembangunanan USB- SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang disusun antara lain berdasarkan studi kelayakan dan RIPS serta telah disahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. DIPDA/DASK (Foto Copy) yang mencantumkan dana pendamping. Dalam hal dana pendamping belum tercantum dalam DIPDA/DASK, maka dapat digantikan dengan surat pernyataan dari Pemerintah daerah yang diketahui oleh DPRD. c. Ketersediaan lokasi USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang memenuhi persyaratan dan dibuktikan dengan Surat Keterangan kepemilikan tanah/ Sertifkat Tanah. d. Surat Pernyataan pelaksanaan dengan swakelola dari Bupati/ Walikota. e. Surat Dukungan Biaya Pengadaan pemenuhan Sarana Prasarana dan 3
  4. 4. Rencana Biaya Operasional Pendidikan dari Bupati/Walikota. f. Surat Keputusan Pengangkatan Tim Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota bersama Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota. g. Foto copy Rekening Bank a.n. Ketua Tim Pembangunan dan Bendahara. h. Harga satuan bangunan per m 2 daerah setempat dari instansi teknis (Dinas PU/Cipta Karya/Kimpraswil). i. Dalam pelaksanaan pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal, Harga satuan bangunan per m 2 untuk pekerjaan fisik bangunan diperhitungkan maksimal 75% dari Harga Satuan Bangunan per m2 daerah setempat dari instansi teknis (Dinas PU/Cipta Karya/Kimpraswil) dan sudah termasuk pembayaran pajak-pajak yang berlaku. 4
  5. 5. j. Gambar Situasi Lokasi/Daerah USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal Gambar Draft Site Plan/Blok Plan. k. Data Sekolah SMP/MTs’ SMA/MA dan SMK/MAK di Kabupaten/Kota. l. Memiliki lahan minimal 1,5 ha atau disesuaikan dengan kebutuhan lahan berdasarkan Program Keahlian yang akan dibuka, 9. WAKTU PELAKSANAAN : No KEGIATAN WAKTU 2007 1. Penerimaan proposal Maret 2. Evaluasi proposal April 3. Verifikasi April 4. Penetapan Mei 5. Penyaluran dana Mei 6. Pelaksanaan program Mei – Nov 7. Laporan pelaksanaan November 5
  6. 6. 10. LAYANAN INFORMASI : Subdit Kelembagaan Direktorat Pembinaan SMK- Ditjen Mandikdasmen. Komp. Depdiknas – Gedung E Lt. 12- 13 Jl. Jend. Sudirman – Senayan Jakarta 10270 Telp. 021-5725473, 5725477; Website : www.dikmenjur.net 6
  7. 7. 7 Direktorat Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional IMBAL SWADAYA PEMBANGUNAN UNIT SEKOLAH BARU PERBATASAN/ DAERAH TERTINGGAL anduan Pelaksanaan Tahun 2007 1. 2. 09 - PS
  8. 8. KATA PENGANTAR Kebijakan pokok Departemen Pendidikan Nasional untuk mewujudkan (1) pemerataan dan perluasan akses pendidikan, (2) peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing (3) penguatan tatakelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik, menjadi dasar pelaksanaan program-program tahun 2007 pada Direktorat Pembinaan SMK. Program/kegiatan pada Direktorat Pembinaan SMK yang disampaikan melalui bantuan Imbal Swadaya atau Subsidi. Program bantuan disalurkan langsung ke SMK dalam rangka mendorong keterlaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dengan demikian setiap bantuan yang sampai ke sekolah diharapkan memiliki dampak manfaat yang langsung menyentuh pada kebutuhan setiap sekolah. Panduan pelaksanaan ini memberikan penjelasan tentang deskripsi program bantuan, persyaratan yang harus dipenuhi, organisasi pelaksana program, mekanisme pelaksanaan, pemanfaatan dana, ketentuan pertanggungjawaban keuangan, dan sistem pelaporan hasil pelaksanaan. Oleh karena itu setiap SMK yang akan menjalankan program ini agar memahami terlebih dahulu Panduan pelaksanaan ini untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan program di SMK yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Selanjutnya, apabila dalam Panduan pelaksanaan ini terjadi kekurangan atau kekeliruan, maka akan diperbaiki sesuai ketentuan yang berlaku. i
  9. 9. Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menyampaikan pemikirannya dalam pembuatan Panduan pelaksanaan ini. Jakarta, Februari 2007 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Dr. Joko Sutrisno NIP. 131415680 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.............................................................................i DAFTAR ISI..........................................................................................ii BAB I......................................................................................................1 PENDAHULUAN..................................................................................1 A.LATAR BELAKANG....................................................................1 B.TUJUAN ........................................................................................2 C.DASAR HUKUM...........................................................................2 D.SASARAN .....................................................................................3 E.HASIL YANG DIHARAPKAN.....................................................3 F.NILAI IMBAL SWADAYA...........................................................4 G.KARAKTERISTIK IMBAL SWADAYA.....................................4 BAB II....................................................................................................6 ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB..........................6 A.ORGANISASI................................................................................6 ii
  10. 10. B.TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ..........................................6 1.Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan .................6 2.Dinas Pendidikan Provinsi ..........................................................7 3.Pemerintah Daerah Kabupaten (dalam hal ini Bupati)................7 4.Dinas Pendidikan Kabupaten.......................................................8 5.Tim pendiri USB-SMK ...............................................................9 6.Tim Perencana dan Pengawas...................................................12 BAB III.................................................................................................17 KETENTUAN PENGGUNAAN DAN PENANGGUNGJAWABAN DANA...................................................................................................17 A.KETENTUAN PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA ..................................................................................................17 B.PERTANGGUNGJAWABAN PENGGUNAAN DANA ...........18 C.PELAPORAN...............................................................................19 BAB IV.................................................................................................21 PERSYARATAN, MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL DAN PENYALURAN DANA.......................................................................21 A.PERSYARATAN PENERIMA ...................................................21 B.MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL DAN PENYALURAN DANA..........................................................23 C.VERIFIKASI, MONITORING DAN EVALUASI......................25 D.PENETAPAN ..............................................................................27 E.JADWAL KEGIATAN.................................................................27 BAB V..................................................................................................29 PELAPORAN.......................................................................................29 A.LAPORAN AWAL PELAKSANAAN PROGRAM...................29 B.LAPORAN PERKEMBANGAN/KEMAJUAN PEKERJAAN. .30 C.LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN PEKERJAAN...............30 BAB IV.................................................................................................31 PENUTUP............................................................................................31 LAMPIRAN.........................................................................................33 iii
  11. 11. BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dalam upaya mendukung Pemerintah Daerah untuk melaksanakan pengembangan pendidikan menengah kejuruan di wilayahnya, serta untuk merealisasikan terjadinya pemerataan pendidikan, maka pada tahun 2007 Direktorat Pembinaan SMK telah mengalokasikan dana melalui imbal swadaya Pembangunanan 25 USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang dilaksanakan dengan cara swakelola melalui unsur pendekatan partisipasi masyarakat. Dukungan dan perhatian ini diharapkan dari Pemerintah Daerah dapat mengalokasikan dan merealisasikan dana pendamping. Kegiatan pembangunan dan pengadaan dilaksanakan sesuai dengan panduan pelaksanaan, serta laporan pelaksanaan kegiatan dibuat sesuai dengan persyaratan. Dengan terwujudnya dukungan, perhatian dan kerjasama yang baik dari Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten/kota serta Dinas Pendidikan Propinsi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing- masing pihak, diharapkan rencana Pembangunanan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal akan dapat direalisasikan dan masyarakat khususnya peserta didik akan mendapatkan manfaat yang sebesar- besarnya. 1
  12. 12. B. TUJUAN 1. Memberikan dukungan kepada Pemda Kabupaten/Kota di wilayah perbatasan/daerah tertinggal dalam upaya untuk merealisasikan berdirinya USB –SMK; 2. Mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan di USB-SMK. C. DASAR HUKUM Dasar hukum pemberian bantuan imbal swadaya, dilandasi peraturan perundangan sebagai berikut : 1 Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2 Undang-Undang RI No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara; 3 Undang-undang RI No. 18 tahun 2006 tentang APBN tahun 2007; 4 Undang-Undang RI No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 5 Undang-Undang RI No. 15 tahun 2004 tentang Penyelenggaraan, Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara; 6 Undang-Undang RI No. 8 tahun 2006 tentang Pemerintahan Daerah; 7 Peraturan Pemerintah RI No. 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom; 8 Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 9 Peraturan Presiden RI No. 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2004 – 2009; 2
  13. 13. 10 Keppres 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Perpres No.85 tahun 2006; 11 Peraturan Menteri Keuangan RI No. 134/PMK.06/2005 tentang Pedoman Pembayaran APBN 12 Kepmendiknas No 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah; 13 Kepmendiknas No.60/U/2002 tentang Pembangunanan Sekolah; 14 Surat Mendiknas No. 14/NPN/HK/2007 tanggal 24 Januari 2007 tentang Prioritas Pemberian Izin Pembangunanan Sekolah Menengah. 15 Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan No. 66/PB/2005 tentang mekanisme pembayaran atas beban APBN; 16 Renstra Depdiknas 2004 – 2009; 17 Road Map Direktorat Pembinaan SMK 2006 – 2010. D. SASARAN Sasaran program ini diperuntukan bagi 25 (dua puluh lima) lokasi tersebar pada Kabupaten/Kota di wilayah perbatasan / daerah tertinggal di Indonesia. E. HASIL YANG DIHARAPKAN Terbangunnya 25 (dua puluh lima) lokasi USB-SMK tersebar pada Kabupaten/Kota di wilayah perbatasan / daerah tertinggal di Indonesia. 3
  14. 14. F. NILAI IMBAL SWADAYA Nilai imbal Swadaya untuk program Pembangunanan USB-SMK Perbatasan/Daerah Tertinggal tahun anggaran 2007 sebesar Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) untuk setiap lokasi. G. KARAKTERISTIK IMBAL SWADAYA 1. Imbal swadaya harus dilaksanakan dengan cara swakelola. 2. Bantuan dana imbal swadaya untuk Pembangunanan USB-SMK Perbatasan/Daerah Tertinggal dari pusat maksimal 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) diberikan dalam 2 (dua) tahun yang bersumber dari daerah dengan ketentuan sebagai berikut: a. Tahun 2007 sebesar Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah); b. Tahun 2008 sebesar Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah); c. Lanjutan bantuan dana imbal swadaya Pembangunanan USB-SMK Perbatasan/Daerah Tertinggal tahun ini akan diberikan apabila kesepakatan dalam MoU antara Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan dengan Bupati/Walikota, apabila tidak direalisasikan, maka MoU tersebut akan ditinjau kembali; d. Selanjutnya untuk tahun 2009 dan seterusnya sampai dengan selesainya pemenuhan kebutuhan USB-SMK penyediaan dana sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. 4
  15. 15. 3. Dana imbal ini harus disertai dengan dana pendamping dengan komposisi Nilai dana pendamping (sharing) minimal 25 % dari nilai dana imbal swadaya. Khusus untuk daerah tertinggal (sesuai dengan SK Menkokesra tentang daerah miskin dan tertinggal) dana pendamping minimal sebesar 10% dari nilai dana. 4. Bantuan dana imbal swadaya hanya diperuntukan: a. Pengadaan pembangunan gedung, Infrastruktur, dan perabot; b. Biaya pengelolaan pembangunan; c. Biaya perencanaan dan pengawasan Pembangunan. 5. Tata cara pengiriman dana imbal swadaya dilakukan dalam 2 (dua) tahap: a. Tahap Pertama dikirimkan sebesar 50% setelah ditandatanganinya Surat Perjanjian Kerjasama dan dipenuhinya dokumen lainnya ( Kwitansi, RAB dan Site Plan); b. Tahap Kedua sebesar 50% dikirimkan setelah pembangunan mencapai prestasi 30% dibuktikan dengan Berita Acara pelaksanaan kegiatan dari Tim Pembangunan USB-SMK dengan Tim Perencana/Pengawas diketahui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Berita Acara Pemeriksaan Kemajuan Pekerjaan antara Penanggungjawab Kegiatan dan Ketua Tim Pembangunan USB-SMK. 5
  16. 16. BAB II ORGANISASI, TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB Organisasi, tugas dan tanggung jawab didalam pelaksanaan imbal swadaya dapat diuraikan sebagai berikut: A. ORGANISASI Organisasi pelaksanaan kegiatan pembangunan USB-SMK akan melibatkan unsur-unsur sebagai berikut: 1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, 2. Dinas Pendidikan Propinsi, 3. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, 4. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, 5. Tim pendiri USB-SMK, 6. Tim Perencana dan Pengawas, B. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Dalam hal ini Subdit Kelembagaan dengan tugas yaitu: 6
  17. 17. a. Menyiapkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan Pembangunan USB-SMK, termasuk buku Petunjuk pelaksanaan imbal swadaya USB-SMK yang dibukukan, b. Melakukan seleksi dan verifikasi calon penerima dana imbal swadaya Pendiri USB-SMK, c. Melaksanakan sosialisasi, penjelasan dokumen dan bimbingan teknis, d. Merancang tata cara dan melaksanakan penyaluran dana, e. Melaksanakan supervisi, monitoring dan evaluasi tentang pelaksanaan Pendiri USB-SMK, 2. Dinas Pendidikan Provinsi a. Menerima dan menyebar luaskan informasi dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan ke institusi yang terkait. b. Menerima tembusan laporan pelaksanaan kegiatan dari Dinas Pendidikan Kabupaten. c. Memberikan masukan dan saran yang berkaitan dengan Pembangunan USB-SMK. d. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan. 3. Pemerintah Daerah Kabupaten (dalam hal ini Bupati) a. Menandatangani surat kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Pembinaan SMK tentang Pembangunan USB-SMK; 7
  18. 18. b. Mengkoordinasikan Dinas Pendidikan Kabupaten dengan aparat terkait dalam pelaksanaan USB-SMK; c. Mengalokasikan dana pendamping program USB-SMK sebesar minimal 10 % dari dana imbal swadaya dalam DIPDA dan menyediakan dana sampai selesainya pemenuhan kebutuhan Pembangunan USB-SMK serta dana operasionalnya. d. Melakukan supervisi pelaksanaan program USB-SMK; e. Mengadakan pendidik dan tenaga kependidikan; f. Menjamin keberlangsungan penyelenggaraan KBM di SMK ; 4. Dinas Pendidikan Kabupaten a. Bersama Dewan Pendidikan Kabupaten membentuk Tim pendiri USB-SMK yang terdiri dari Ketua, Bendahara dan Anggota. Ketua Tim adalah pegawai negeri sipil yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten yang mempunyai kemampuan manajerial, diutamakan guru yang diproyeksikan menjadi Kepala Sekolah USB-SMK. Sedangkan Bendahara dapat dari Anggota Dewan Pendidikan/TU sekolah yang mempunyai kemampuan administrasi keuangan; b. Bersama Dewan Pendidikan Kabupaten membentuk Tim Perencana dan Pengawas yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan yang menjalankan Bidang Keahlian Bangunan, dan atau unsur lain yang mempunyai kemampuan untuk 8
  19. 19. melaksanakan Perencanaan, Pengawasan dan bimbingan teknis dalam kegiatan pembangunan; c. Melakukan koordinasi dan supervisi pelaksanaan Pembangunan USB-SMK; d. Melaksanakan pertemuan rutin sekurang-kurangnya sebulan sekali untuk membahas perkembangan pelaksanaan kegiatan; e. Melakukan tindak lanjut terhadap permasalahan yang terjadi; f. Merencanakan pemenuhan kebutuhan guru, fasilitas dan biaya operasional pendidikan; g. Menerima laporan kegiatan dari Tim pendiri; h. Melaporkan secara berkala semua kegiatan pembangunan USB- SMK kepada Direktorat Pembinaan SMK dengan tembusan ke Dinas Pendidikan Propinsi dan Bupati setempat. 5. Tim pendiri USB-SMK Tim pendiri USB-SMK adalah Tim yang dibentuk dan ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan persiapan, perencanaan dan pelaksanaan agar USB-SMK yang akan didirikan dapat memenuhi persyaratan minimal bagi beroperasinya suatu Sekolah Menengah Kejuruan. Tim pendiri USB-SMK merupakan organisasi embrio dari organisasi USB-SMK, sehingga diharapkan akan terjadi sinkronisasi 9
  20. 20. dari tahap persiapan, perencanaan dan pelaksanaan operasionalisasi Sekolah Menengah Kejuruan. Dalam hubungannya dengan pengelolaan pembangunan Tim pendiri USB-SMK mempunyai tugas dan tanggungjawab: a. Membuka rekening Tim pendiri USB- SMK pada Bank terdekat di Kabupaten setempat, rekening tersebut harus ditandatangani bersama oleh ketua dan bendaharawan Tim pendiri USB-SMK b. Bertanggungjawab penuh terhadap persiapan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan gedung, infrastruktur, dan pengadaan perabot. c. Menandatangani surat perjanjian kerjasama dengan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. d. Mengirimkan laporan pelaksanaan pembangunan secara berkala kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. e. Melaksanakan serah terima hasil-hasil pembangunan dan atau pengadaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Tim pendiri USB-SMK terdiri dari: a Ketua b Bendahara c Sekretaris d Unit Pendidikan, sebagai : 1) Penanggungjawab Kelembagaan 10
  21. 21. 2) Penanggungjawab Pendidik 3) Penanggungjawab Peserta Didik 4) Penanggungjawab Kurikulum dan Hubungan Industri e Unit Sarana Pendidikan, sebagai: 1) Penanggungjawab Peralatan dan Buku Penanggungjawab Peralatan dan Buku berasal dari SMK dan atau unsur lain yang mempunyai pengalaman, keahlian dan kemampuan untuk melaksanakan perencanaan kebutuhan (meliputi jenis/judul, jumlah dan spesifikasi) peralatan dan Buku untuk suatu Program Keahlian tertentu, pengadaan dan pengawasan pemasangan, instalasi dan ujicoba penggunaan alat. 2) Penanggungjawab Bangunan dan Perabot Penanggungjawab Bangunan dan Perabot berasal dari SMK dan atau unsur lain yang mempunyai pengalaman, keahlian dan kemampuan untuk melaksanakan perencanaan kebutuhan (meliputi jenis, jumlah dan persyaratan teknis) bangunan dan Perabot untuk suatu Program Keahlian tertentu, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan. Dalam pelaksanaan kegiatannya akan mendapatkan bantuan teknis dari Tim Perencana dan Pengawas serta bekerja sama dengan masyarakat (Diagram Organisasi Pendiri USB-SMk dapat dilihat pada halaman berikut). 11
  22. 22. 6. Tim Perencana dan Pengawas Tim Perencana dan Pengawas adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang menjalankan Bidang Keahlian Bangunan, dan atau unsur lain yang mempunyai kemampuan untuk melaksanakan Perencanaan, Pengawasan dan bimbingan teknis dalam kegiatan pembangunan yang ditetapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten bersama Dewan Pendidikan Kabupaten setempat. Unsur- unsur keanggotaan Tim Perencana dan Pengawas: a. Ketua Tim Arsitek b. Anggota Sipil c. Anggota Tenaga Ahli Mekanikal & Elektikal d. Anggota Tenaga Ahli Perencanaan Biaya e. Anggota Tenaga Drafter Catatan : Tambahan keanggotaan tenaga ahli disesuaikan dengan jenis program keahlian yang direncanakan akan dibuka pada USB-SMK. Tim Perencana dan Pengawas, bertugas sebagai berikut: 1). Tahap perencanaan a. Melakukaan pendataan kondisi lokasi (antara lain: peta kontur, peta lokasi, daya dukung tanah); b. Membuat gambar rencana bangunan terdiri dari : • Tata letak bangunan • Denah tampak potongan 12
  23. 23. • Instalasi listrik penerangan dan daya • Instalasi air bersih dan air kotor • Instalasi Mekanikal • Gambar detail meliputi antara lain: pondasi,kolom, kusen, kuda-kuda, atap dll c. Menyusun analisa harga satuan pekerjaan (kebutuhan bahan dan upah kerja); d. Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB); e. Membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan; 2). Tahap Pengawasan a. Membantu Tim pendiri mengarahkan dan membimbing secara periodik kepada pelaksana selama pekerjaan berlangsung. b. Mengawasi , memeriksa kualitas dan kuantitas bahan yang diterima dilokasi; c. Mengawasi, memeriksa dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan pembangunan; d. Membuat laporan berkala (laporan mingguan, bulanan) dan laporan akhir dilengkapi dengan foto dokumentasi yang menunjukkan kondisi awal (0%), menengah (30%) dan akhir (100%); e. Membantu Tim pendiri USB-SMK membuat laporan. 13
  24. 24. 14
  25. 25. DIAGRAM ORGANISASI TIM PEMBANGUNAN USB-SMK PERBATASAN/DAERAH TERTINGGAL Dinas Kabupaten/ Kota Dewan Pendidikan Kabupaten / Kota Ketua Tim Sekretaris Bendahara Ketua Unit pendidikan Ketua Unit Sarana Tim Perencana dan Pengawas (SMK) Tim Pembangunan USB-SMK Masyarakat Dunia Usaha – Dunia Industri 15
  26. 26. 16
  27. 27. BAB III KETENTUAN PENGGUNAAN DAN PENANGGUNGJAWABAN DANA A. KETENTUAN PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA Ketentuan penyaluran dana Imbal Swadaya USB Perbatasan/Daerah tertinggal tahun 2007 akan disalurkan dalam 2 tahap, yaitu : 1. Tahap I sebesar 50% (lima puluh persen) dari Rp 1000.000.000,00 ( satu milyar rupiah) atau sebesar Rp 500.000.000,00 (Lima ratus lima puluh juta rupiah) akan dibayarkan setelah Surat Perjanjian ini ditanda tangani oleh kedua belah pihak, dan dokumen lainnya sudah dilengkapi dan diserahkan PIHAK KEDUA serta telah diterima oleh PIHAK PERTAMA, guna pengurusan permintaan pembayaran ke KPPN Jakarta III. 2. Tahap II sebesar 50% (lima puluh persen) dari Rp 1000.000.000,00 (satu milyar rupiah) atau sebesar Rp 500.000.000,00 (Lima ratus lima puluh juta rupiah) akan akan dibayarkan setelah pekerjaan mencapai prestasi fisik minimal 30% (tiga puluh persen) dibuktikan dengan Berita Acara Kemajuan Fisik yang ditandatangani oleh Tim Perencana dan Pengawas serta Tim Pembangunan. 3. Dana imbal disalurkan dengan cara pemindahbukuan dari rekening Kas Umum Negara (Pemerintah Pusat c.q Departemen 17
  28. 28. Keuangan) ke Kas Umum Daerah (Kabupaten/Kota) dan diteruskan ke rekening SMK. 4. Penyaluran dana imbal swadaya diberikan secara penuh/utuh tanpa potongan pajak baik dari kas Umum Negara ke kas Umum Daerah maupun dari kas Umum Daerah ke rekening SMK. Kewajiban pajak atas penggunaan dana imbal diselesaikan oleh SMK sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penggunaan dana Imbal Swadaya USB-SMK Perbatasan/Daerah Tertinggal tahun 2007 diperuntukkan untuk : 1. Pengadaan pembangunan gedung, infrastruktur,perabot dan peralatan. 2. Biaya administrasi pengelolaan sebesar Rp 7 juta. 5. Biaya perencanaan dan pengawasan pembangunan maksimum sebesar Rp 45 Juta. B. PERTANGGUNGJAWABAN PENGGUNAAN DANA 1. Setiap penggunaan dana bantuan harus dapat dipertanggungjawabkan dan dapat didukung oleh bukti fisik dan keuangan. Apabila terjadi penyimpangan terhadap penggunaan dana bantuan, maka Sekolah akan dikenakan sanksi sesuai dengan yang tertuang dalam MoU . 2. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam bukti pengeluaran harus jelas uraian mengenai peruntukannya yang dibayarkan dan diberi tanggal dan nomor bukti pengeluaran, termasuk pembayaran pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku. 18
  29. 29. 3. Memungut pajak-pajak serta menyetor ke Kas Negara atas pembelian/ pengadaan barang/jasa dalam jenis dan jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 4. Melaporkan serta mempertanggungjawabkan hasil kegiatan program imbal swadaya USB-SMK secara administrasi, keuangan dan teknis kepada Direktorat Pembinaan SMK dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 5. Pelaksanaan kegiatan yang di danai dana imbal harus sudah selesai paling lambat pada tanggal 30 November 2007. Hasil dari kegiatan yang di danai dana imbal harus sudah dapat dimanfaatkan pada akhir tahun 2007. Waktu pelaksanaan terhitung mulai dana diterima SMK sampai dengan 4 (empat) bulan. C. PELAPORAN 1. Pemberitahuan penerimaan dana imbal sudah harus disampaikan ke Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan paling lambat 2 (dua) minggu setelah dana imbal tersebut diterima. 2. Sekolah harus membuat laporan kemajuan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan meliputi laporan bulanan, laporan tengah tahun dan laporan akhir dan disampaikan kepada Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan dengan dilampiri bukti pengeluaran dan bukti penyetoran pajak terkait. 3. Laporan dibuat rangkap 4 (empat) dijilid rapi, 1 (satu) asli untuk sekolah, 1 (satu) copy untuk Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, 1 (satu) copy untuk Bupati/ Walikota dan 1 (satu) copy untuk Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan 19
  30. 30. Laporan dikirimkan kepada: Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Depdiknas Gedung E Lantai 12-13 Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270 20
  31. 31. BAB IV PERSYARATAN, MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL DAN PENYALURAN DANA A. PERSYARATAN PENERIMA Setiap proposal USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang diterima oleh Direktorat Pembinaan SMK akan diperiksa kelengkapan proposal dan lampirannya yang terdiri dari : 1. Proposal Pembangunan USB-SMK. 2. Surat Pengantar dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten. 3. Surat Pernyataan Kesanggupan Dana Pendamping dari Bupati. 4. Foto Copy DIPDA/DASK Tahun 2007 yang mencantumkan dana pendamping. 5. Surat pernyataan Pelaksanaan dengan swakelola dari Bupati. 6. Surat Dukungan Rencana Pengadaan Sarana dan Prasarana dan Biaya Pengadaan Operasional dari Bupati. 7. Surat Keputusan Pengangkatan Tim Pembangunan USB-SMK dari Dinas Pendidikan. 8. Surat Keputusan Pengangkatan Tim Perencana dan Pengawas dari Dinas Pendidikan. 9. Surat Keterangan Standar Harga Satuan Bangunan per m 2 setempat (Dinas Kimpraswil). 10. Surat Keterangan Tanah/Sertifkat Tanah. 21
  32. 32. 11. Gambar Situasi Lokasi/Daerah lokasi USB-SMK 12. Gambar kontur tanah lokasi USB-SMK. 13. Gambar Site Plan. 14. Data Jenjang Pendidikan (sebaran SD/SMP/MTs/SMU/MA) 22
  33. 33. B. MEKANISME PENGAJUAN PROPOSAL DAN PENYALURAN DANA Prosedur dan mekanisme pengusulan proposal bantuan imbal swadaya USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal tahun 2007 sebagai berikut : 1. Dinas Pendidikan Kabupaten Dinas Pendidikan Kabupaten mempelajari, menyusun dan melengkapi dokumen Proposal yang dipersyaratkan bagi pelaksanaan kegiatan Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal tahun 2007, untuk selanjutnya disampaikan kepada : Direktur Pembinaan SMK U.p Kepala Subdit Kelembagaan Sekolah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Komplek Depdiknas Gedung E, lantai 12 Jalan Jenderal Sudirman , Senayan Jakarta Pusat 2. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan melalui Sub Direktorat Kelembagaan Sekolah: 23
  34. 34. a. Mendata proposal USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang telah diterima b. Membentuk Tim Evaluasi Pembangunan USB- SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal tahun 2007 c. Mengevaluasi terhadap Proposal yang telah diterima d. Membuat laporan hasil evaluasi kepada Direktur Pembinaan SMK e. Membentuk Tim Verifikasi f. Melaksanakan verifikasi ke lokasi calon USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal g. Mempersiapkan Surat Keputusan Direktur Pembinaan SMK tentang Penetapan Lokasi USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang akan mendapatkan imbal swadaya h. Mempersiapkan Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal antara Direktur Pembinaan SMK dengan Bupati/Walikota. i. Mempersiapkan Surat Perjanjian Kerjasama Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal antara Penanggung Jawab Kegiatan Peningkatan Sarana Kelembagaan dan Akses SMK dengan Ketua Tim Pembangunan USB-SMK. 24
  35. 35. j. Melaksanakan penandatanganan surat perjanjian Pelaksanaan pembangunan/pengadaan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal tahun 2007 antara Penanggung Jawab Kegiatan Peningkatan Sarana Kelembagaan dan Akses SMK dengan Ketua Tim Pembangunan USB-SMK k. Mengkoordinasikan proses pencairan dana imbal swadaya kepada Tim Pembangunan USB-SMK melalui KPKN di Jakarta ke Bank penerima dana imbal. C. VERIFIKASI, MONITORING DAN EVALUASI 1) Verifikasi Proposal Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal yang dinyatakan memenuhi persyaratan seleksi akan ditindaklanjuti dengan verifikasi ke Lokasi, dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Verifikasi dilakukan oleh Tim Verifikasi yang ditetapkan oleh Direktur Pembinaan SMK. 2. Verifikasi merupakan proses klarifikasi terhadap komponen- komponen yang belum jelas dalam proposal. 3. Hasil verifikasi menjadi bahan pertimbangan untuk penetapan penerima dana imbal swadaya Program Pembangunan USB- SMK. 25
  36. 36. 2) Monitoring dan Evaluasi Mengingat pembangunan USB SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal merupakan kegiatan yang kompleks, maka perlu dilakukan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara terkoordinasi oleh Direktorat Pembinaan SMK dengan melibatkan unsur yang terkait. Tujuan monitoring dan evaluasi adalah untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan yang meliputi komponen administrasi dan keuangan serta teknis meliputi aspek kualitas, kuantitas, dan waktu dalam pelaksanaan Pembangunan USB SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal. Adapun komponen yang akan dimonitor dan dievaluasi adalah sebagai berikut: 1. Komponen Administrasi dan Keuangan Monitoring dan evaluasi terhadap aspek administrasi dan keuangan dilakukan untuk memeriksa kebenaran dan kelengkapan dokumen dari awal proses pembangunan USB SMK sampai dengan pekerjaan dinyatakan selesai. 2. Komponen Teknis 26
  37. 37. Monitoring dan evaluasi fisik dan non fisik dilakukan untuk mengukur kualitas dan kuantitas sesuai persyaratan teknis dan prestasi kerja berdasarkan jadual yang telah ditetapkan. Semua dokumen kegiatan pembangunan baik yang menyangkut aspek administrasi, keuangan maupun teknis harus diadministrasikan dengan baik. D. PENETAPAN Calon penerima imbal swadaya program Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. E. JADWAL KEGIATAN No KEGIATAN WAKTU 2007 1. Penerimaan proposal Maret 2. Evaluasi proposal April 27
  38. 38. 3. Verifikasi April 4. Penetapan Mei 5. Penyaluran dana Mei 6. Pelaksanaan program Mei – Nov 7. Laporan pelaksanaan November 28
  39. 39. BAB V PELAPORAN Laporan pelaksanaan Pembangunan USB SMK Pebatasan/ Daerah Tertinggal harus dapat memberikan data dan informasi lengkap dan jelas mengenai proses pembangunan dari awal pelaksanaan pembangunan sampai pekerjaan dinyatakan selesai. Laporan terdiri dari : A. LAPORAN AWAL PELAKSANAAN PROGRAM Persiapan pelaksanaan pembangunan yang menjelaskan tentang : a) Terbentuknya Tim Pelaksana Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal b) Tersedianya dokumen pelaksanaan Pembangunan, antara lain: 1) Data kondisi lokasi (meliputi antara lain: peta kontur, peta lokasi); 2) Gambar rencana bangunan terdiri dari : • Tata letak bangunan • Denah tampak potongan • Instalasi listrik penerangan dan daya • Instalasi air bersih dan air kotor • Instalasi Mekanikal • Gambar detail meliputi antara lain: pondasi,kolom, kusen, kuda-kuda, atap dll 29
  40. 40. 3) Analisa harga satuan pekerjaan (kebutuhan bahan dan upah kerja); 4) Rencana Anggaran Biaya (RAB); 5) Jadwal pelaksanaan pekerjaan; c) Tersedianya dokumen pendukung pelaksanaan lainnya B. LAPORAN PERKEMBANGAN/KEMAJUAN PEKERJAAN Laporan Prestasi Pekerjaan 30% menjelaskan tentang : a) Realisasi kegiatan atas target yang direncanakan; b) Realisasi pengeluaran dana atas target yang direncanakan; c) Masalah yang dihadapi dan upaya penyelesaian. C. LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN PEKERJAAN Laporan Prestasi Pekerjaan 100% menjelaskan tentang : a) Realisasi seluruh kegiatan; b) Realisasi pengeluaran dana; c) Masalah yang dihadapi dan upaya menanggulanginya. Laporan disusun oleh Ketua Tim Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal dibantu oleh Tim Perencana dan Pengawas disampaikan kepada Direktorat Pembinaan SMK dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten 30
  41. 41. BAB IV PENUTUP 31
  42. 42. Panduan pelaksanaan ini diharapkan menjadi acuan bagi para perencana, pengawas dan pelaksana yang terlibat dalam Pembangunan USB-SMK Perbatasan/ Daerah Tertinggal. Dengan demikian terdapat kesamaan pandang dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. LAYANAN INFORMASI Subdit Kelembagaan Sekolah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Jl. Jenderal Sudirman, Gedung E, Lt. 12 -13 Senayan, Jakarta Pusat 10270 Telepon (021) 5725473, 5735477 Website: www.dikmenjur.net 32
  43. 43. LAMPIRAN 33
  44. 44. SITEMATIKA, ISI PROPOSAL DAN CONTOH LAMPIRAN Sebagai referensi dalam penulisan proposal untuk mempermudah dalam evaluasi maka proposal minimal dapat disusun dengan sistematika seperti berikut ini : a. Sistematika Bagian Depan, meliputi: • Halaman sampul (Cover), • Halaman Identitas calon Sekolah, • Halaman Pengesahan, • Halaman Kata Pengantar, • Halaman Daftar Isi, Bagian Isi, meliputi: BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Visi dan Misi C. Tujuan dan Sasaran BAB II POTENSI DAN PROGRAM YANG AKAN DIKEMBANGKAN A. Potensi Kabupaten/Kota B. Program Keahlian yang akan dikembangkan 34
  45. 45. BAB III PERSIAPAN PENGEMBANGAN USB-SMK A. Lokasi B. Kesiapan Infrastruktur C. Kegiatan Belajar Mengajar D. Dukungan Pemerintah dan Masyarakat BAB IV KEBUTUHAN BANGUNAN, PERABOT DAN PERALATAN A. Kebutuhan Bangunan dan Infrastruktur B. Kebutuhan Perabot C. Kebutuhan Peralatan BAB V KEBUTUHAN TENAGA A. Pendidik B. Tenaga Kependidikan BAB VI RENCANA PENGUNAAN DANA BANTUAN IMBAL SWADAYA A. Rencana Pembiayaan Pembangunan Gedung, Perabot dan Alat B. Pembiayaan yang dibebankan pada Pemerintah Pusat C. Pembiayaan yang dibebankan pada Pemerintah Daerah dan Masyarakat BAB VII PENUTUP LAMPIRAN 1. Surat Pengantar dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten 2. Surat Pernyataan Kesanggupan Dana Pendamping dari Bupati 35
  46. 46. 3. DIPDA/DASK (Foto Copy) dana pendamping USB-SMK 4. Surat Dukungan Rencana Biaya Pengadaan Pembiayaan Operasional dan Pengadaan Sarana Prasarana dari Bupati 5. Surat Pernyataan Pelaksanaan dengan swakelola dari Bupati 6. Surat Keputusan Tim Pembangunan USB-SMK dari Dinas Pendidikan 7. Surat Keputusan Tim Perencana dan Pengawas dari Dinas Pendidikan. 8. Surat Keterangan Tanah/Sertifikat tanah 9. Gambar situasi lokasi/Daerah lokasi USB-SMK 10. Gambar Draft Site Plan/Block Plan. 11. Harga standar bangunan m 2 , dari PU/Kimpraswil 12. Data Jenjang Pendidikan (SD/MI,SMP/MTs,SMA/MA) 36
  47. 47. b. Isi Proposal Secara garis besar kandungan atau isi proposal sesuai dengan sistematika di atas, akan tetapi agar lebih jelasnya akan diuraikan sebagai berikut : NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN 01. Sampul (Cover) Berisikan identitas proposal (Pembangunan USB-SMK) yang diusulkan mendapatkan dana Imbal Swadaya) dan Nama Dinas Kabupaten/Kota pengusul serta Program Keahlian yang akan dibuka. 02. Identitas Sekolah Berisikan identitas proposal (Pembangunan USB-SMK) yang diusulkan mendapatkan dana Imbal Swadaya) dan Nama Dinas Kabupaten/Kota pengusul serta Program Keahlian yang akan dibuka. 03. Pengesahan Lembar Pengesahan berisi pernyataan keabsahan Proposal (Berbentuk Surat Pengantar) yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Bupati Kabupaten/ Wali Kota. 04. Kata Pengantar Cukup Jelas 05. Daftar Isi Cukup Jelas 06. Latar Belakang Menjelaskan alasan-alasan rasional dan dapat dipertanggungjawabkan 37
  48. 48. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN yang melandasi kelayakan untuk berdirinya USB-SMK (Disarikan dari hasil studi kelayakan) Selain itu diharapkan dapat menguraikan tentang : • Gambaran tenaga kerja masa sekarang dan masa yang akan datang • Lapangan kerja yang mendukung untuk menampung tamatan • Dukungan masyarakat dan Dunia Usaha/Dunia Industri • Potensi wilayah (sumber daya alam, sumber yang lain) 07. Visi Gambaran masa depan(kurun waktu tertentu) yang diharapkan tentang calon sekolah yang bersangkutan, agar tetap eksis dan memiliki nilai guna bagi masyarakat. 08. Misi Rincian global program-program yang perlu dan akan dilakukan calon sekolah untuk mewujudkan visi institusi tersebut secara terperinci, dan menguraikan tentang : • Terbangunnya sarana pendidikan • Tersedianya tenaga pengajar (Guru) • Dukungan Dunia Usaha/Dunia Industri • Dukungan masyarakat • Alokasi dana operasional 38
  49. 49. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN 09. Tujuan dan Sasaran Merumuskan hasil Kuantitatif maupun Kualitatif yang akan dicapai dari masing- masing program yang tercantum dalam Misi, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang. 10. Potensi Kabupaten/ Kota Potensi internal berisi inventarisasi dan identifikasi sumber daya yang ada baik fisik maupun non fisik (seperti hubungan kerja sama dengan DU/DI. 11. Program Keahlian yang dikembangkan Menguraikan tentang informasi industri/ lapangan pekerjaan yang memungkinkan untuk mendukung Program Keahlian (PK) yang akan dikembangkan sesuai dengan hasil studi kelayakan, selain itu disampaikan mengenai nama program keahlian 12. Lokasi Memberikan informasi tentang kesesuaian lokasi terhadap persyaratan umum, teknis dan lingkungan antara lain : a. Umum (letak lokasi berada pada daerah yang sesuai dengan PK yang dibuka, misalkan : pertanian, industri, perdagangan, pariwisata, dan lain-lain) b. Teknis (Menentukan lokasi terhadap persyaratan teknis) - Topografi - kontur tanah 39
  50. 50. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN - struktur tanah - gangguan alam (banjir, gempa, polusi, dan lain-lain) - saluran pembuangan kota (saluran pembuangan air) c. Fasilitas Lingkungan (Menentukan lokasi terhadap persyaratan fasilitas lingkungan) - jaringan listrik - transportasi lingkungan - jaringan air bersih - jaringan telepon 13. Kesiapan Infrastruktur Menginformasikan tentang infrastruktur untuk program keahlian yang relevan : dermaga, pelabuhan, hotel, bengkel, obyek wisata, dan lainnya 14. Kegiatan belajar mengajar Berisikan tentang sumber peserta didik dan peta pendidikan yang meliputi : • jumlah lulusan SLTP/MTs dibandingkan dengan daya tampung SLTA/MA • Proyeksi penerimaan siswa per Program keahlian untuk 5 tahun kedepan 15. Dukungan pemerintah dan masyarakat Memiliki dukungan dari Pemerintah Daerah dan masyarakat tentang peran serta mereka dalam Pembangunan Unit Sekolah Baru – Sekolah Menengah Kejuruan di daerahnya 40
  51. 51. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN 16. Kebutuhan Bangunan dan Infrastruktur Menjelaskan rincian kebutuhan bangunan dalam hal : - jenis dan jumlah ruang - infrastruktur (selasar, l. upacara, tempat parkir, dll) - rencana anggaran biaya pembangunan tahap 1 s/d selesai 17. Kebutuhan Perabot Menjelaskan rincian kebutuhan perabot dalam hal : - jenis dan jumlah - rencana anggaran biaya perabot tahapan I s/d selesai 18. Kebutuhan peralatan Menjelaskan kebutuhan peralatan dalam hal: - jenis dan jumlah - rencana anggaran biaya peralatan tahapan I s/d selesai 19. Pendidik Menjelaskan rincian tentang : • sumber ketenagaan • proyeksi pengembangan • persyaratan jumlah dan kualifikasi guru Disampaikan dengan pembabakan pertahunnya sampai dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut. 20. Tenaga Kependidikan Menjelaskan rincian tentang : • sumber ketenagaan Non Guru 41
  52. 52. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN • proyeksi pengembangannya • persyaratan jumlah dan kualifikasinya Disampaikan dengan pembabakan pertahunnya sampai dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut. 21. Rencana Pembiayaan Pembangunan Gedung, Perabot dan Alat Menjelaskan rincian pentahapan pembiayaan terhadap pembangunan gedung, perabot dan alat pada setiap tahunnya dengan menggunakan Dana Imbal Swadaya yang direncanakan 22. Pembiayaan yang dibebankan pada Pemerintah Pusat Menjelaskan rincian penggunaan dana yang dibebankan kepada Pemerintah Pusat terutama untuk Pembiayaan Pembangunan Gedung 23. Pembiayaan yang dibebankan pada Pemerintah daerah dan Masyarakat Menjelaskan rincian penggunaan dana yang dibebankan kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat terutama untuk pembiayaan perabot, peralatan, penyelenggaraan/ pengelolaan sekolah, biaya operasional diklat 24. Lampiran Surat dukungan dari Pemerintah Kabupaten/ 42
  53. 53. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN Kota berupa : 1. Surat Pengantar dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota 2. Surat pernyataan kesanggupan penyediaan dana pendamping (lima tahun) dari Pemda (Bupati) 3. Surat pernyataan kesanggupan penyediaan dana pendamping/ Foto Copy DIPDA/DASK 2007. 4. Surat dukungan rencana biaya operasional dan rencana biaya pengadaan sarana prasarana pendidikan dari Pemda (Bupati) 5. Surat pernyataan Pelaksanaan Pembangunan USB-SMK dengan cara Swakelola dari Bupati 6. Surat Keputusan Tim Pembangunan USB-SMK dari Dinas Pendidikan 7. Surat Keputusan Pengangkatan Tim Perencana dan Pengawas dar Dinas Pendidikan Kab. 8. Surat Keterangan Tanah/Sertifikat tanah. 9. Gambar Situasi lokasi/Denah Lokasi. 10. Gambar Kontur Tanah 11. Gambar Site Plan. 43
  54. 54. NO. ISI PROPOSAL KETERANGAN 12. Harga satuan Bangunan per M 2 dari PU/Kimpraswil 13. Data Jenjang pendidikan Kabupaten a. Contoh Lampiran Berikut ini merupakan contoh lampiran yang terdapat pada proposal Pembangunanan USB-SMK CONTOH COVER 44
  55. 55. PROPOSAL PEMBANGUNANAN UNIT SEKOLAH BARU SMK NEGERI . . . . . . . . . . . . . . . . . TAHUN 2007 PROGRAM KEAHLIAN : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . (Pengembangan) 45
  56. 56. DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KABUPATEN . . . . . . . . . . . . PROVINSI . . . . . . . . . . . . . . JALAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .- . . . . . . . . . . . . TELEPON (. . . . .) . . . . . . . . . . . DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KABUPATEN. . . . . . . . . Jalan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . - . . . . . . . . . . . . . Telepon (. . . . .) . . . . . . . . . . . Nomor : Lampiran : Perihal : Kepada Yth. Bapak Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Dikdasmen Departemen Pendidikan Nasional Di Jakarta Dengan hormat, dalam rangka meningkatkan pemerataan untuk memperoleh kesempatan belajar pada jenjang SLTA khususnya Sekolah Menengah Kejuruan guna menambah daya tampung lulusan SLTP yang ada di Kabupaten . . . . . . . . , bersama ini kami mengajukan permohonan adanya Pembangunan Unit Sekolah Baru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri . . . . . . . . . . . . . . Kabupaten . . . . . . . . . . . . . . Sebagai pertimbangan Bapak kami lampirkan Proposal Pembangunan USB-SMK dimaksud. Berdirinya SMK tersebut diharapkan dapat menyiapkan sumber daya manusia guna pengembangan potensi daerah, sehubungan dengan itu kami sampaikan pula bahwa LAMPIRAN 1 46
  57. 57. Pemerintah Kabupaten . . . . . . . . . . telah menyiapkan dana pendamping yang dialokasikan pada DIPDA tahun 2007. Demikian atas perhatiannya, kami ucapkan banyak terima kasih. . . . . . . . . . . , . . . . . . . . . . . . Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Tembusan Yth: 1. Dirjen Manajemen Dikdasmen di Jakarta, 2. Bupati . . . . . . . . . . , 3. Ketua DPRD Kabupaten . . . . . . . . 47
  58. 58. . KABUPATEN ………………………. SURAT PERNYATAAN Nomor: …………………. Sehubungan dengan pelaksanaan Pembangunan Unit Sekolah Baru - SMK yang berlokasi di ………………………………, maka kami menyatakan akan menyiapkan dana pendamping pembangunan tersebut sebagaimana di bawah ini: NO SUMBER DANA TAHUN I (2007) TAHUN II (2008) TAHUN III (2009) TAHUN IV (2010) TAHUN IV (2011) 1 PUSAT Rp. 1000 jt Rp. 1000 jt --- --- --- 2 PROPINSI Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… 3 KABUPATE N Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… 4 MASYARAKA T Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… JUMLAH Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Rp. ……… Demikian pernyataan alokasi dana yang secara bertahap akan mendampingi dana Pemerintah Pusat dalam rangka merealisasikan Pembangunan USB-SMK…... Bilamana dana pendamping tersebut tidak ada maka kami tidak akan menuntut untuk mendapatkan dana imbal tersebut. LAMPIRAN 48
  59. 59. ....……..…, ………..…… 2007 Mengetahui/Menyetujui, Yang menyatakan, Ketua DPRD Bupati ………..…………. Kabupaten ………..………..… ………..……….. ………..……….. DIPDA/DASK (Yang mencantumkan Dana Pendamping Pembangunan USB-SMK) LAMPIRAN 3 49
  60. 60. KABUPATEN ………………………. SURAT PERNYATAAN Nomor : Lampiran : Perihal : Kepada Yth. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Dikdasmen Departemen Pendidikan Nasional Di Jakarta LAMPIRAN 4 50
  61. 61. Dengan hormat, sehubungan dengan pelaksanaan program pemerataan dan perluasan Pendidikan Menengah Kejuruan, khususnya tentang Pembangunan Unit Sekolah Baru, dengan ini kami sampaikan bahwa Kabupaten . . . . . . . . . . Provinsi . . . . . . . . . berminat untuk mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan yang berlokasi di . . . . . . . . . . . . Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri . . . . . . . . . . di Kabupaten . . . . . . . . dimaksud untuk menampung lulusan SLTP yang setiap tahunnya semakin meningkat dan kondisi SMU dan SMK yang ada belum cukup untuk menampung lulusan tersebut. Untuk terlaksananya Pembangunan SMK Negeri tersebut Kabupaten . . . . . . . . . . sanggup menyediakan Dana/Pembiayaan Operasional dan menyediakan Biaya Pengadaan Sarana Prasarana melalui anggaran APBD setiap tahunnya guna kelangsungan kegiatan belajar mengajar bagi siswa sekolah tersebut. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. . . . . . . . . . . . , . . . . . . . . . . Bupati . . .. . . . . . . . 51
  62. 62. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Tembusan Yth: 1. Dirjen Manajemen Dikdasmen di Jakarta, 2. Ketua DPRD Kabupaten . . . . . . . . 52
  63. 63. KABUPATEN ………………………. SURAT PERNYATAAN Nomor : Lampiran : Perihal : Kepada Yth. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Dikdasmen Departemen Pendidikan Nasional Di Jakarta Dengan hormat, sehubungan dengan pelaksanaan program pemerataan dan perluasan Pendidikan Menengah Kejuruan, khususnya tentang Pembangunan Unit Sekolah Baru, dengan ini kami sampaikan bahwa Kabupaten . . . . . . . . . . Provinsi . . . . . . . . . berminat untuk mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan yang berlokasi di . . . . . . . . . . . . Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri . . . . . . . . . . di Kabupaten . . . . . . . . dimaksud untuk menampung lulusan SLTP yang setiap LAMPIRAN 5 53
  64. 64. tahunnya semakin meningkat dan kondisi SMA dan SMK yang ada belum cukup dapat menampung lulusan tersebut. Sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 4380/C.C3/KU/ tanggal 21 Agustus 2002 tentang Pengelolaan Dana Imbal Swadaya, Block Grant dan Imbal Swadaya, dan berdasarkan persyaratan untuk mendapatkan bantuan dana imbal Pembangunan USB-SMK dari Pemerinah Pusat, dengan ini kami menyatakan bahwa: 1. Kami akan menyediakan dana pendamping (sharing) yang besarnya sesuai dengan yang tercantum dalam Memorandum of Understanding (MoU); 2. Pelaksanaan Pembangunan USB-SMK Negeri ………………… khususnya untuk dana dari Pemerintah Pusat akan dilakukan dengan cara Swakelola dan melibatkan partisipasi masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 3. Apabila pelaksanaan butir 1 dan 2 tidak sesuai dengan pernyataan ini, bantuan dana dari Pemerintah Pusat untuk tahap-tahap selanjutnya agar tidak dicairkan. Demikian pernyataan ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. . . . . . . . . . . , . . . . . . . . . . . Bupati. . . . . . . . . . . 54
  65. 65. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Tembusan Yth: 1. Dirjen Manajemen Dikdasmen di Jakarta, 2. Ketua DPRD Kabupaten . . . . . . . . 55
  66. 66. DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KABUPATEN. . . . . . . . . Jalan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . - . . . . . . . . . . . . . Telepon (. . . . .) . . . . . . . . . . . KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN . . . . . . . . . . . Nomor : . . . . . . . . . . . T E N T A NG PENUNJUKAN TIM PEMBANGUNAN USB-SMK NEGERI . . . . . . . . KABUPATEN . . . . . . . . . KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN . . . . . . . . : Menimbang : a. bahwa dengan akan didirikannya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri . . . . . . . sesuai Pada Kabupaten. . . . . . . Tahun Ajaran 200 .... ; b. bahwa dalam rangka kegiatan operasional sekolah perlu dibentuk badan pengelola Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri . . . . . . . . LAMPIRAN 6 56
  67. 67. dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten . . . . . . . . Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 3. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah; 5. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Pemerintah Propinsi sebagai Daerah Otonom ; 6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0490/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan ; 7. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 01/U/2002 tentang pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja dilingkungan Departemen Pendidikan Nasional ; 8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 087/U/2002 tentang Akreditasi Sekolah; 57
  68. 68. 9. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 060/U/2002 tentang Pedoman Pembangunan Sekolah; MEMUTUSKAN Menetapkan : PERTAMA : Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten /Kota . . . . . . . . tentang Pembentukan Tim Pembangunan Unit Sekolah Baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri . . . . . . . . ; KEDUA : Tim Pembangunan Unit Sekolah Baru mempunyai peran: 1. Melaksanakan kegiatan persiapan, perencanaan dan pelaksanaan operasional Sekolah Menengah Kejuruan, 2. Melasanakan Pembangunan bangunan, pengadaan perabot dan peralatan; 3. Melaksanakan rekruitmen Tenaga pendidikan dan Tenaga Administrasi; 4. Melaksanakan sosialisasi dan promosi kepada masyarakat maupun dunia usaha/dunia industri; 5. Melakukan sinkronisasi kurikulum dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan; 58
  69. 69. KETIGA : Biaya pelaksanaan tugas dimaksud dalam diktum kedua akan di bebankan pada APBD Kabupaten . . . . . . . . . KEEMPAT : Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan dengan ketentuan akan diperbaiki sebagaimana mestinya jika dikemudian hari terdapat kekeliruan. Ditetapkan di : Pada tanggal : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NIP. . . . . . . . . . . . . Tembusan disampaikan Kepada Yth: 1. Direktorat Jenderal Manajemen Dikdasmen di Jakarta 2. Bupati. . . . . . . . 3. Kepala Dinas Prop. . . . . . . . . . . . . 4. Ketua DPRD Kababupaten. . . . . . . 5. Kepala BAPPEDA Kabupaten. . . . . . . 59
  70. 70. Lampiran : Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor : . . . . . . . . . . Tanggal : . . . . . . . . . . Tim Pembangunan Unit Sekolah Baru SMK Negeri . . . . . . . NO NAMA UNSUR JABATAN DALAM TIM USB-SMK 1. 2. 3. 4. 5. Guru Guru/TU Guru/TU Guru Guru Ketua Tim/Calon Kepala Sekolah Sekretaris Bendahara Ketua Unit Pendidikan Ketua Unit Sarana Pendidikan Ditetapkan di : . . . . . . . . . . . Tanggal : . . . . . . . . . . . Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota . . . . . . . . . . 60
  71. 71. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NIP. . . . . . . . . . . . DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KABUPATEN . . . . . . . . . Jalan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . - . . . . . . . . . . . . . Telepon (. . . . .) . . . . . . . . . . . KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN . . . . . . . . . . . Nomor : . . . . . . . . . . . T E N T A NG PENUNJUKAN TIM PERENCANA DAN PENGAWAS USB-SMK NEGERI . . . . . . . . KABUPATEN. . . . . . . . . LAMPIRAN 7 61
  72. 72. KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN . . . . . . . . : Menimbang : 1. Bahwa dengan akan didirikannya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri . . . . . . . sesuai Pada Kabupaten. . . . . . . Tahun Ajaran 200 .... ; 2. Bahwa dalam rangka kegiatan operasional sekolah perlu dibentuk badan pengelola Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri . . . . . . . . dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten . . . . . . . . Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah 3. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah; 4. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah; 5. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Pemerintah Propinsi sebagai Daerah Otonom ; 62
  73. 73. 6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0490/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan ; 7. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 01/U/2002 tentang pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja dilingkungan Departemen Pendidikan Nasional ; 8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 087/U/2002 tentang Akreditasi Sekolah; 9. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 060/U/2002 tentang Pedoman Pembangunan Sekolah; MEMUTUSKAN Menetapkan : PERTAMA : Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten /Kota . . . . . . . . tentang Pembentukan Tim Perencana dan Pengawas Unit Sekolah Baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri . . . . ; KEDUA : Tim Perencana dan Pengawas Unit Sekolah Baru mempunyai tugas: 1. Tahap perencanaan a. Melakukaan pendataan kondisi lokasi (antara lain: peta kontur, peta lokasi, daya dukung tanah); b. Membuat gambar rencana bangunan terdiri dari : • Tata letak bangunan 63
  74. 74. • Denah tampak potongan • Instalasi listrik penerangan dan daya • Instalasi air bersih dan air kotor • Instalasi Mekanikal • Gambar detail meliputi antara lain: pondasi,kolom, kusen, kuda-kuda, atap dll c. Menyusun analisa harga satuan pekerjaan (kebutuhan bahan dan upah kerja); d. Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB); e. Membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan; 2). Tahap Pengawasan A. Membantu Tim Pembangunan mengarahkan dan membimbing secara periodik kepada pelaksana selama pekerjaan berlangsung. B. Mengawasi , memeriksa kualitas dan kuantitas bahan yang diterima dilokasi C. Mengawasi, memeriksa dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan pembangunan D. Membuat laporan berkala (laporan mingguan, bulanan) dan laporan akhir dilengkapi dengan foto 64
  75. 75. dokumentasi yang menunjukkan kondisi awal (0%), menengah (30%) dan akhir (100%); E. Membantu Tim Pembangunan USB-SMK membuat laporan KETIGA : Biaya pelaksanaan tugas dimaksud dalam diktum kedua akan di bebankan pada APBN dan APBD Kabupaten/Kota . . . . . . . . . KEEMPAT : Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan dengan ketentuan akan diperbaiki sebagaimana mestinya jika dikemudian hari terdapat kekeliruan. Ditetapkan di : Pada tanggal : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NIP. . . . . . . . . . . . . Tembusan disampaikan Kepada Yth: 1. Direktorat Jenderal Manajemen Dikdasmen di Jakarta 2. Bupati . . . . . . . . 65
  76. 76. 3. Kepala Dinas Prop. . . . . . . . . . . . . 4. Ketua DPRD Kababupaten . . . . . . . 5. Kepala BAPPEDA Kabupaten . . . . . . . 66
  77. 77. Lampiran : Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor : . . . . . . . . . . Tanggal : . . . . . . . . . . Tim Perencana dan Pengawas Unit Sekolah Baru SMK Negeri . . . . . . . N O NAMA UNSUR SPESIALISASI JABATAN 1. 2. 3. 4. Guru/ Masyarakat Guru/ Masyarakat Guru Guru Sipil/Arsitek * Sipil/Arsitek * Mekanik/Elektrikal** TA Lainnya*** Ketua Tim Perancana dan pengawas Anggota Anggota Anggota Ditetapkan di : . . . . . . . . . . . Tanggal : . . . . . . . . . . . Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten . . . . . . . . . . 67
  78. 78. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NIP. . . . . . . . . . . . Keterangan: * ) Dalam pembentukan Tim harus ada Arsitek ** ) Guru dengan keahlian bidang (Mekanik/Elektrikal) ***) Guru dengan keahlian yang disesuaikan dengan Karakteristik Program Keahlian yang akan dibuka SURAT KETERANGAN TANAH/ SERTIFIKAT TANAH LAMPIRAN 9 68
  79. 79. Menerangkan : Alamat Luas tanah Status tanah Gambar tanah LAMPIRAN 10 69
  80. 80. GAMBAR SITUASI LOKASI DENAH LOKASI 70
  81. 81. GAMBAR DRAFT LAMPIRAN 11 71
  82. 82. SITE PLAN/BLOCK PLAN (Gambar harus yang berskala) PEMERINTAH KABUPATEN/PROPINSI DINAS PEKERJAAN UMUM/KIMPRASWIL HARGA SATUAN STANDAR BANGUNAN LAMPIRAN 12 72
  83. 83. GEDUNG NEGARA Per M 2 DI KABUPATEN . . . . . . . . . TAHUN ANGGARAN . . . . . . . . . BANGUNAN PEMERINTAH JENIS BANGUNA N / TYPE KELAS SEDERHAN A (Kelas C) KELAS SEDERHANA (Kelas B) KETERANGAN GEDUNG BERTINGKA T RP. . . . . . . Rp. . . . . . . . GEDUNG TIDAK BERTINGKA T Rp. . . . . . . Rp. . . . . . . . . . . . . . ,. . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kepala Dinas Pekerjaan Umum/ Kimpraswil . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . NIP. . .. . . . . . . . . . . . . 73
  84. 84. DATA JENJANG PENDIDIKAN DI KABUPATEN LAMPIRAN 13 74
  85. 85. LAMPIRAN PANDUAN PELAKSANAAN 75
  86. 86. PEMBANGUNAN USB-SMK PERBATASAN/ DAERAH TERTINGGAL 76

×