Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Die SlideShare-Präsentation wird heruntergeladen. ×

PENDIDIKAN INKLUSIF DAN GPK (1).pdf

Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Anzeige
Wird geladen in …3
×

Hier ansehen

1 von 29 Anzeige
Anzeige

Weitere Verwandte Inhalte

Aktuellste (20)

Anzeige

PENDIDIKAN INKLUSIF DAN GPK (1).pdf

  1. 1. Disusun oleh kelas 9-56 Pendidikan Inklusif dan Guru Pembimbing Khusus Angkatan 4 Tahun 2022 Erlina Ari Savelia, S.Pd SMKS Kesehatan Bim Blitar Kab. Blitar Propinsi Jawa Timur Tahap Pemahaman Konsep
  2. 2. Apa itu Pendidikan Inklusif ??
  3. 3. Pendidikan inklusif dalam Permendiknas No. 70 tahun 2009 didefinisikan sebagai sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik berkelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya. PENDIDIKAN INKLUSIF
  4. 4. Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Memberikan jaminan sepenuhnya kepada semua anak termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam memperoleh kesempatan dan layanan pendidikan yang bermutu sesuai dengan Undang Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 dan Undang– Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Untuk memenuhi, melindungi, dan memajukan hak atas pendidikan bagi setiap warganegara tanpa kecuali Keberadaan sekolah khusus terbatas sehingga sekolah reguler harus menerima anak berkebutuhan khusus terutama bagi mereka yang bertempat tinggal dekat dengan sekolah yang bersangkutan. Mengapa Pendidikan Inklusif harus diselenggarakan?
  5. 5. Tujuan Pendidikan Inklusif untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada peserta didik berkebutuhan khusus dan mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang menghargai keanekaragaman, tidak diskriminatif kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial, atau memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.
  6. 6. SASARAN PENDIDIKAN INKLUSIF 01Sasarannya semua anak usia sekolah baik peserta didik reguler dan anak berkebutuhan khusus baik yang temporer ataupun permanen
  7. 7. 1 Point Pemerataan dan peningkatan mutu 2 Point Kebutuhan individual 3 Point Kebermaknaan Prinsip-Prinsip Pendidikan Inklusif
  8. 8. 4 Point Keberlanjutan 5 Point Keterlibatan Prinsip-Prinsip Pendidikan Inklusif
  9. 9. BAGAIMANA SIKAP GURU DI DALAM PENDIDIKAN BAGAIMANA SIKAP GURU DI DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM MENANGANI ANAK YANG BERANEKA INKLUSIF DALAM MENANGANI ANAK YANG BERANEKA RAGAM?? RAGAM?? Mau menerima keberagaman Menciptakan lingkungan yang kondusif Memberikan pembelajaran sesuai kebutuhan
  10. 10. LANDASAN PENDIDIKAN INKLUSIF FILOSOFIS Pancasila yang merupakan lima pilar sekaligus cita–cita yang didirikan atas fondasi yang lebih mendasar lagi, yaitu Bhineka Tunggal Ika Bertolak dari filosofi Bhineka Tunggal Ika, keberagaman termasuk di dalamnya anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu bentuk kebhinekaan, seperti halnya perbedaan suku, ras, bahasa, budaya, atau agama. YURIDIS UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Pasal 48 Negara, Pemerintah, Keluarga, dan Orang tua wajib memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 32 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus, “Pendidikan inklusif adalah pendidikan yang memberikan kesempatan bagi peserta didik berkebutuhan khusus karena kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa untuk belajar bersama-sama dengan peserta didik lain pada satuan pendidikan umum maupun kejuruan, dengan cara menyediakan sarana, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan individual peserta didik. Pasal 10 huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, “Yang dimaksud dengan ‘pendidikan secara inklusif’ adalah pendidikan bagi peserta didik Penyandang Disabilitas untuk belajar bersama dengan peserta didik bukan Penyandang Disabilitas di sekolah reguler atau perguruan tinggi. EMPIRIS Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi dan penempatan peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah, kelas, atau tempat khusus tidak efektif dan diskriminatif, peneliti merekomendasikan pendidikan khusus secara segregatif hanya diberikan secara terbatas berdasarkan hasil identifikasi yang tepat (Heller, Holtzman dan Messick, 1982)
  11. 11. GPK = Guru Pembimbing Khusus dengan diselenggarakannya pendidikan inklusif maka diperlukanlah seorang GPK Apa itu GPK ?
  12. 12. Siapa GPK Menurut Rudiyati (2005), GPK merupakan tenaga inti dalam sistem pendidikan inklusi yang berperan sebagai seorang tenaga pendidik untuk memberikan pelayanan kependidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang mengenyam pendidikan di sekolah atau lembaga pendidikan umum.
  13. 13. Siapa saja yang bisa menjadi GPK? Guru kelas (SD), Guru mapel (SMP, SMA/SMK) Guru BK Guru pendidikan khusus dari Sekolah Luar Biasa sebagai tugas tambahan 1. 2. 3. 4.
  14. 14. Melakukan proses identifikasi, asesmen dan menyusun program pembelajaran Melaksanakan pendampingan bagi anak berkebutuhan khusus bersama dengan guru kelas/guru mapel Apa Tugas GPK Memberikan bantuan/layanan bagi anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran di kelas umum Menyusun program pembelajaran individu Menjalin komunikasi dengan dengan seluruh pihak yang berhubungan dengan penyelenggaraan sekolah inklusi
  15. 15. BENTUK LAYANAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SEGREGASI 01 SEKOLAH KHUSUS SEPERTI SLB INTEGRASI KELAS BIASA DENGAN RUANG BIMBINGAN KHUSUS INKLUSIF SEKOLAH REGULER
  16. 16. 01 02 03 BENTUK LAYANAN PENDIDIKAN INKLUSIF pendidikan yang menghargai semua peserta didik termasuk abk Semua peserta didik berada di lingkungan yang sama dan belajar dalam kelas yang sama Kurikulum yang digunakan sesuai dengan kurikulum yang sesuai dengan sekolah tersebut tetapi tetap dilakukan modifikasi dan adaptasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik
  17. 17. 01 IDENTIFIKASI sebagai proses menemukenali peserta didik yang membutuhkan layanan pendidikan yang bersifat khusus. Identifikasi PDBK dimaksudkan sebagai upaya yang dilakukan oleh guru maupun orang tua/wali untuk mengetahui apakah peserta didik mengalami hambatan dalam pembelajaran baik karena faktor internal (kondisi peserta didik baik sensorik, fisik, intelektual, maupun mental) maupun faktor eksternal (kondisi sosial ekonomi, faktor budaya dan sebagainya 02 ASESMEN suatu proses pengumpulan informasi tentang peserta didik secara menyeluruh yang berkenaan dengan kondisi objektif peserta didik termasuk kebutuhan belajar, potensi dan hambatan yang akan digunakan sebagai dasar dalam penentuan layanan dan penyusunan program pembelajaran serta program kebutuhan khusus yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan PDBK. 03 PLANNING MATRIX alat bantu untuk memetakan hasil asesmen dari PDBK dikaitkan dengan kebutuhan belajarnya. Planning matrix berisi tentang gambaran kondisi aktual PDBK berdasarkan aspek akademik, perkembangan dan kekhususan, dampak kondisi tersebut terhadap dirinya sendiri dan lingkungan, serta strategi layanan yang diperlukan Sistem Layanan Pembelajaran
  18. 18. 04 ADAPTASI KURIKULUM digunakan pada sekolah inklusi adalah kurikulum umum (reguler) yang diadaptasi sesuai dengan kemampuan potensi dan karakteristik kebutuhan siswa. Adaptasi diarahkan pada materi, alokasi waktu, proses pembelajaran, penilaian, dan media pembelajaran yang digunakan TUJUAN ADAPTASI KURIKULUM Membantu peserta didik dalam mengembangkan potensi dan mengatasi hambatan belajar yang dialami semaksimal mungkin dalam setting sekolah inklusif Membantu guru dan orang tua dalam mengembangkan program pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus baik yang diselenggarakan di sekolah maupun di rumah. Menjadi pedoman bagi sekolah, dan masyarakat dalam mengembangkan, menilai dan menyempurnakan program pendidikan inklusif. 1. 2. 3. Sistem Layanan Pembelajaran
  19. 19. MODEL ADAPTASI KURIKULUM Model Duplikasi Model modifikasi Model Substitusi Model Omisi
  20. 20. PPI sebuah rencana pembelajaran yang didesain untuk memenuhi kebutuhan belajar anak (IDEA, Tahun 1990) PPI adalah rencana guru untuk membelajarkan PDBK. PPI adalah rencana tertulis untuk penyediaan layanan bagi PDBK yang dikembangkan dan dilaksanakan dengan melibatkan orang tua, guru dan ahli dari interdisipliner yang didasarkan pada kondisi objektif anak (kebutuhan belajar, potensi, hambatan dan karakteristik unik PDBK) yang dirancang sehingga memungkinkan PDBK untuk berkembang optimal sesuai kapasitas dan potensinya. PPI merupakan sarana untuk memastikan bahwa PDBK mendapatkan program yang sesuai kebutuhan dan dievaluasi secara berkala (Bateman 2011) PPI adalah adalah asumsi guru terhadap kemampuan yang mungkin dapat dikuasai oleh PDBK dalam periode waktu tertentu melalui pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar, potensi, hambatan, dan karakteristik unik PDBK. SISTEM LAYANAN PEMBELAJARAN PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL (PPI) 5
  21. 21. 6. Pembelajaran 6. Pembelajaran Akomodatif Akomodatif lingkungan belajar yang menyenangkan dapat meningkatkan motivasi belajar PDBK, dengan motivasi tinggi PDBK akan senang untuk belajar dan berusaha untuk memahami materi yang disampaikan materi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan PDBK penyampaian materi yang menarik perhatian peserta didik dengan membuat permainan atau kegiatan menyenangkan lainnya penyesuaian waktu pembelajaran dan pengerjaan tugas yang disesuaikan dengen kondisi PDBK.
  22. 22. Tunanetra Tunarungu Tunagrahita Lamban Belajar/Slow Learner yang dimaksud disini adalah PDBK yang memiliki hambatan gerak PDBK dengan PDBK dengan Hambatan Sensorik Hambatan Sensorik PDBK dengan PDBK dengan Hambatan Hambatan Intelektual Intelektual PDBK dengan PDBK dengan Hambatan Fisik Hambatan Fisik (Tunadaksa) (Tunadaksa) Jenis PDBK Jenis PDBK
  23. 23. PDBK dengan Hambatan Perilaku dan Emosi Autis ADHD Hiperaktif dan Impulsif PDBK yang memiliki potensi kecerdasan (intelegensi), kreativitas, dan tanggung jawab terhadap tugas (task commitment) di atas kemampuan PDBK seusianya (peserta didik regular/tipikal), sehingga untuk mengoptimalkan potensinya, diperlukan pelayanan pendidikan khusus. Disleksia Diskalkulia Disgrafia PDBK Cerdas PDBK Cerdas Istimewa Berbakat Istimewa Berbakat Istimewa Istimewa PDBK dengan PDBK dengan Kesulitan Belajar Kesulitan Belajar Spesifik Spesifik Jenis PDBK Jenis PDBK PDBK dengan Hambatan Mental
  24. 24. Jenis Program Kebutuhan Khusus Dalam Dalam Permendikbud 157 tahun 2014 dan Perdirjen No 10 tahun 2017 disebutkan bahwa program kebutuhan khusus ada 5 jenis, yaitu: Pengembangan Orientasi, Mobilitas, Sosial dan Komunikasi untuk Tunanetra Pengembangan Komunikasi, Persepsi Bunyi, dan Irama untuk Tunarungu Pengembangan Diri untuk Tunagrahita Pengembangan Diri dan Gerak untuk peserta didik Tunadaksa; dan Pengembangan Komunikasi, Interaksi Sosial, dan Perilaku untuk peserta didik Autis 1 2 3 4 5
  25. 25. bagaimana kegiatan pembelajaran di kelas kegiatan pembelajaran di kelas menggunakan kurikulum reguler yang diadaptasi sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik
  26. 26. ASPEK PENDIDIKAN INKLUSIF HARDWARE BRAINWARE SOFTWARE Sarana dan prasarana Lingkungan Alat Peraga Tenaga kependidikan Peserta didik Psikolog Dokter RPP Kurikulum Perangkat Pembelajaran lainnya
  27. 27. Organisasi Organisasi Masyarakat Masyarakat Sipil (Oms) Sipil (Oms) ULD ULD Resource Resource Center Center Sistem Sistem Dukungan Dukungan Dunia Usaha Dunia Usaha dan Dunia dan Dunia Industri Industri lembaga yang dibentuk atas dasar perintah undang- undang nomor 8 tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas lembaga khusus yang ditunjuk oleh pemerintah (pemerintah pusat/pemerintah daerah) sebagai pusat sumber dalam pengembangan pendidikan khusus dan pendidikan inklusif
  28. 28. Bagaimana Bagaimana Mekanisme Pendirian Mekanisme Pendirian Sekolah Inklusif Sekolah Inklusif Pembentukan tim, tujuan pembentukan tim adalah untuk Pembentukan tim, tujuan pembentukan tim adalah untuk mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan penyelenggaraan mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan penyelenggaraan pendidikan inklusi; pendidikan inklusi; Penyusunan proposal, proposal disusun oleh tim yang telah terbentuk. Penyusunan proposal, proposal disusun oleh tim yang telah terbentuk. Format n isi proposal disusun secara singkat dan jelas Format n isi proposal disusun secara singkat dan jelas Pengajuan perijinan, mekanisme pengajuan perijinan mengikuti Pengajuan perijinan, mekanisme pengajuan perijinan mengikuti ketentuan yang berlaku dan ditetapkan Dinas Pendidikan Propinsi ketentuan yang berlaku dan ditetapkan Dinas Pendidikan Propinsi setempat (rambu-rambu penulisan proposal terlampir) setempat (rambu-rambu penulisan proposal terlampir) Proposal diajukan kepada Dinas Pendidikan Propinsi setelah Proposal diajukan kepada Dinas Pendidikan Propinsi setelah memperoleh memperoleh rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Tim Verifikasi Dinas Pendidikan Propinsi Tim Verifikasi Dinas Pendidikan Propinsi mengkaji propsal yang telah mengkaji propsal yang telah diajukan oleh fihak sekolah. diajukan oleh fihak sekolah. Tim Verifikasi Propinsi terdiri dari unsur, Dinas Pendidikan Propinsi, Tim Verifikasi Propinsi terdiri dari unsur, Dinas Pendidikan Propinsi, Perguruan tinggi, Organisasi profesi. Perguruan tinggi, Organisasi profesi. Tim Verifikasi mengadakan studi kelayakan kepada sekolah yang telah Tim Verifikasi mengadakan studi kelayakan kepada sekolah yang telah mengadakan permohonan, mengadakan permohonan, Dinas Pendidikan Propinsi menerbitkan surat penetapan Dinas Pendidikan Propinsi menerbitkan surat penetapan penyelenggaraan pendidikan inklusi, bagi sekolah yang dinyatakan penyelenggaraan pendidikan inklusi, bagi sekolah yang dinyatakan memenuhi persyaratan yang telah ditatapkan oleh tim verifikasi. memenuhi persyaratan yang telah ditatapkan oleh tim verifikasi.
  29. 29. TERIMAKASIH SALAM INKLUSIF

×