SlideShare ist ein Scribd-Unternehmen logo
1 von 18
1
“Hanya ada satu cara
untuk menjadi
PEMBICARA yang baik,
Belajarlah bagaimana
MENDENGARKAN”
Naufal Athoilla (066)
Elsa Anggi Zahrin S (088)
Fakhrur Rosi (092)
Arif Rahman Hakim (105)
3
KARIR menurut Bernardin adalah suatu
rangkaian atas sikap dan perilaku yang
berkaitan dengan aktivitas pekerjaan
dan pengalaman sepanjang kehidupan,
sedangkan menurut Mathis, karir
merupakan rangkaian posisi yang
berkaitan dengan kerja yang ditempati
seseorang sepanjang hidupnya.
MANAJEMEN KARIR adalah proses untuk
membuat karyawan dapat memahami dan
mengembangkan dengan lebih baik keahlian dan
minat karir mereka dan untuk memanfaatkan
keahlian da minat ini dengan cara yang paling
efektif.
• Membantu pencapaian tujuan individu
dan perusahaan .
• Menunjukan hubungan kesejahteraan
pegawai.
• Membantu pegawai mengidentifikasi
kemampuan atau potensinya.
• Memperkuat hubungan antara pegawai.
• Bukti tanggung jawab sosial
• Membantu memperkuat pelaksanaan
program-program perusahaan.
• Mengurangi kejenuhan profesi dan
manajerial 4
5
CAREER
EXPLORA
TION
Dalam hal ini diperlukan
informasi mengenai individu
tersebut dalam lingkungan.
Informasi digunakan untuk
pengembangkan individu dan
accupational concept.
DEVELOPM
ENT OF
CAREER
GOAL
Tujuan akan mempengaruhi
perilaku melalui kemampuan
dan keahlian lewat
pengalaman kerja. Jadi
kemajuan karir diperoleh
dalam pengabdian
POLITIC
AL
SYSTEM
Oleh James Rosenbaum
disebut sebagai metode
allokasi turnamen.yakni
bersaing untuk
memperebutkan
kesempatan.
JALUR KARIR adalah pola urutan pekerjaan (Pattern of Work Sequence) yang harus dilalui
pegawai untuk mencapai suatu tujuan karir. Tersirat di sini, jalur karir selalu bersifat formal,
dan ditentukan oleh organisasi (bukan oleh pegawai).
TIPE JALUR
KARIR
JALUR KARIR TRADISIONAL
Di mana kemajuan karyawan dalam
organisasi adalah lurus kedepan dari satu
pekerjaan khusus ke pekerjaan
selanjutnya. Asumsi dari tiap pekerjaan
yang terdahulu adalah inti persiapan untuk
menuju tingkatan kerja yang lebih tinggi.
6
JALUR KARIR JARINGAN
Di mana pada jalur karir ini merupakan suatu
jaringan kerja yang vertical dan rentetan dari
kesempatan-kesempatan horizontal. Jalur
karir jaringan mengakui pertukaran dari
pengalaman pada satu tingkat sebelum
dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi.
JALUR KARIR DUAL
Jalur karir ini mengakui bahwa spesialis teknik
dapat dan akan memberikan kontribusi dan keahlian
mereka pada perusahaan tanpa berharap menjadi
manajer.
Perencanaan Karir (career planning)
terdiri atas dua suku kata, yaitu
perencanaan dan karir.
PERENCANAAN didefinisikan sebagai
proses penentuan rencana atau kegiatan-
kegiatan yang akan dilakukan pada masa
yang akan datang
KARIR adalah semua pekerjaan yang
dilakukan seseorang selama masa
kerjanya yang memberikan
kelangsungan, keteraturan dan nilai bagi
kehidupan seseorang.
Pertumbuhan
(< 15 Tahun)
1
Penjajakan
(15 – 24
Tahun)
2
Pemantapan
(25 - 44 Tahun)
3
Pemeliharaan
(45 - 65 Tahun)
4
Kemunduran
( > 66 Tahun)
5
Menilai Diri Sendiri
Menyiapkan Rencana-
Rencana
Menetapkan Tujuan Karir
Melaksanakan Rencana-
Rencana
10
Menurunkan tingkat
perputaran karyawan
1
Mendorong pertumbuhan
kinerja
2
Memenuhi kebutuhan
akan SDM
3
Mengembangkan
pegawai yang dapat
dipromosikan
4
Membuka jalan bagi
karyawan yang potensial
5
Membantu pelaksanaan
rencana-rencana kegiatan
yang telah disetujui
6
TAHAP KEHIDUPAN KARIR
DASAR KARIR (terdiri dari) :
• Kemampuan manajerial
• Kemampuan fungsional-
teknis
• Keamanan
• Kreativitas
• Otonomi dan kebebasan
12
Pengembangan karir adalah salah satu
fungsi manajemen karir
Pengembangan Karir adalah proses
mengidentifikasi potensi karir
pegawai, dan materi serta menerapkan
cara-cara yang tepat untuk
mengembangkan potensi tersebut.
PENGEMBANGAN KARIR dalam definisi yang lain
diartikan sebagai perolehan pengetahuan, ketrampilan,
dan perilaku yang meningkatkan kemampuan karyawan
untuk memenuhi perubahan persyaratan pekerjaan serta
tuntutan klien dan pelanggan (Raymond, 2010: 523).
Bagi organisasi
13
Bagi karyawan
• Menjamin ketersediaan bakat yang
diperlukan
• Meningkatkan kemampuan organisasi
untuk mendapatkan dan
mempertahankan karyawan-karyawan
yang berkualitas
• Menjamin agar kelompok-kelompok
minoritas dan wanita mempunyai
kesempatan yang sama untuk
meningkatkan karir.
• Mengurangi frustasi karyawan
• Mendorong adanya keanekaragaman
budaya dalam sebuah organisasi
• Meningkatkan nama baik organisasi.
• Menggunakan potensi seseorang
dengan sepenuhnya.
• Menambah tantangan dalam bekerja.
• Meningkatkan otonomi.
• Meningkatkan tanggung jawab.
14
 Hubungan Pegawai dan
Organisasi
 Personalia Pegawai
 Faktor Eksternal
 Politicking dalam organisasi
 Sistem Penghargaan
 Jumlah Pegawai
 Ukuran Organisasi
 Kultur Organisasi
 Tipe Manajemen
Menurut Hasto Joko Nur Utomo
dan Meilan Sugiarto (2007: 98)
15
MODEL
SIKLUS
HIDUP
Pengembangan karir yang sifatnya
pasti. Seseorang akan berpindah
pekerjaannya melalui perbedaan
tahap karir. Dalam model ini peran
organisasi sangat besar dalam
menentukan karir seseorang.
MODEL
BERBASIS
ORGANIS
ASI
Model pengembangan yang
menjelaskan bahwa karir
seseorang akan melalui tahap-
tahap karir, tetapi di dalam model
ini juga dijelaskan bahwa dalam
proses pengembangan karir ada
proses pembelajaran bagi
karyawan untuk memiliki jalur
karir yang pasti.
MODEL
POLA
TERARA
H
Dalam model ini karyawan
dibimbing atau diarahkan untuk
membuat keputusan sendiri
mengenai seberapa cepat
mereka menginginkan kemajuan
dalam karir mereka.
Individual
16
Menurut Gary Dessler (2010: 8)
Manajer/Pimpinan
• Memberikan umpan balik pada waktu yang
tepat
• Memberikan dukungan dan penugasan yang
membangun
• Berpartisipasi dalam diskusi pengembangan
karir
• Mendukung rencana pengembangan karyawan
Organisasi
• Mengkomunikasikan misi, kebijakan, dan
prosedur
• Menyediakan pelatihan dan kesempatan
pengembangan
• Memberikan informasi karir dan program karier
• Menawarkan berbagai jenis pilihan karir
• Mengemban tanggung jawab atas karir sendiri
• Menilai minat, keahlian, dan nilai-nilai
• Mencari informasi karir dan sumber daya
• Menyusun tujuan dan perencanaan karir
• Memanfaaatkan kesempatan pengembangan
• Membicarakan kepada atasan tentang karir individu
• Mengikuti rencana karir yang realistis
Hal yang penting
adalah untuk tidak
berhenti bertanya.
Keingintahuan
memiliki alasan
sendiri untuk ada
(Albert Einstein)
18
Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat
adalah dengan mencintai pekerjaan yang kamu lakukan
(Steve Jobs)

Weitere ähnliche Inhalte

Ähnlich wie MANAJEMEN KARIR.pptx

Career management
Career managementCareer management
Career managementMegaSanfico
 
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA TbkANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA TbkDindaAA1
 
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMBManajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMBUniversitas Mercubuana Jakarta
 
Pendekatan Praktis Manajemen Talenta
Pendekatan Praktis Manajemen TalentaPendekatan Praktis Manajemen Talenta
Pendekatan Praktis Manajemen TalentaSeta Wicaksana
 
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karirteori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karirEka Wahyuliana
 
Presentasi msdm perencanaan karir
Presentasi msdm   perencanaan karirPresentasi msdm   perencanaan karir
Presentasi msdm perencanaan karirAnjaniolivia Dp
 
Human Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career ManagementHuman Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career ManagementNaomiAngeline
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danVsurya7
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danVsurya7
 
PPT Introduction to Human Resourch development
PPT Introduction to Human Resourch developmentPPT Introduction to Human Resourch development
PPT Introduction to Human Resourch developmentAfdaliza1
 
Bab vii pelatihan dan pengembangan karyawan
Bab vii pelatihan dan pengembangan karyawanBab vii pelatihan dan pengembangan karyawan
Bab vii pelatihan dan pengembangan karyawanArif Farida
 
Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"
Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"
Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"Kanaidi ken
 

Ähnlich wie MANAJEMEN KARIR.pptx (20)

Career management
Career managementCareer management
Career management
 
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA TbkANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
ANALISIS PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR PADA PT UNILEVER INDONESIA Tbk
 
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMBManajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
Manajemen karir makalah (Psikologi Sumber Daya Manusia) - Risma & Aip - UMB
 
Pendekatan Praktis Manajemen Talenta
Pendekatan Praktis Manajemen TalentaPendekatan Praktis Manajemen Talenta
Pendekatan Praktis Manajemen Talenta
 
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karirteori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
teori dan gambaran umum perencanaan dan pengembangan karir
 
Presentasi msdm perencanaan karir
Presentasi msdm   perencanaan karirPresentasi msdm   perencanaan karir
Presentasi msdm perencanaan karir
 
Human Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career ManagementHuman Resource Management - Career Management
Human Resource Management - Career Management
 
Career management
Career managementCareer management
Career management
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
 
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada danMengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
Mengatur diri dengan ruang waktu yang ada dan
 
Career Management
Career ManagementCareer Management
Career Management
 
Career Management
Career ManagementCareer Management
Career Management
 
Career Management
Career ManagementCareer Management
Career Management
 
Career management
Career managementCareer management
Career management
 
PPT Introduction to Human Resourch development
PPT Introduction to Human Resourch developmentPPT Introduction to Human Resourch development
PPT Introduction to Human Resourch development
 
KARIR MANAJEMEN
KARIR MANAJEMENKARIR MANAJEMEN
KARIR MANAJEMEN
 
Bab vii pelatihan dan pengembangan karyawan
Bab vii pelatihan dan pengembangan karyawanBab vii pelatihan dan pengembangan karyawan
Bab vii pelatihan dan pengembangan karyawan
 
Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"
Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"
Perencaan Karir & Assessment SDM_ Materi Training "MANAJEMEN PERSONALIA"
 
Msdm
MsdmMsdm
Msdm
 
Pengembangan Karir
Pengembangan KarirPengembangan Karir
Pengembangan Karir
 

MANAJEMEN KARIR.pptx

  • 1. 1 “Hanya ada satu cara untuk menjadi PEMBICARA yang baik, Belajarlah bagaimana MENDENGARKAN”
  • 2. Naufal Athoilla (066) Elsa Anggi Zahrin S (088) Fakhrur Rosi (092) Arif Rahman Hakim (105)
  • 3. 3 KARIR menurut Bernardin adalah suatu rangkaian atas sikap dan perilaku yang berkaitan dengan aktivitas pekerjaan dan pengalaman sepanjang kehidupan, sedangkan menurut Mathis, karir merupakan rangkaian posisi yang berkaitan dengan kerja yang ditempati seseorang sepanjang hidupnya. MANAJEMEN KARIR adalah proses untuk membuat karyawan dapat memahami dan mengembangkan dengan lebih baik keahlian dan minat karir mereka dan untuk memanfaatkan keahlian da minat ini dengan cara yang paling efektif.
  • 4. • Membantu pencapaian tujuan individu dan perusahaan . • Menunjukan hubungan kesejahteraan pegawai. • Membantu pegawai mengidentifikasi kemampuan atau potensinya. • Memperkuat hubungan antara pegawai. • Bukti tanggung jawab sosial • Membantu memperkuat pelaksanaan program-program perusahaan. • Mengurangi kejenuhan profesi dan manajerial 4
  • 5. 5 CAREER EXPLORA TION Dalam hal ini diperlukan informasi mengenai individu tersebut dalam lingkungan. Informasi digunakan untuk pengembangkan individu dan accupational concept. DEVELOPM ENT OF CAREER GOAL Tujuan akan mempengaruhi perilaku melalui kemampuan dan keahlian lewat pengalaman kerja. Jadi kemajuan karir diperoleh dalam pengabdian POLITIC AL SYSTEM Oleh James Rosenbaum disebut sebagai metode allokasi turnamen.yakni bersaing untuk memperebutkan kesempatan.
  • 6. JALUR KARIR adalah pola urutan pekerjaan (Pattern of Work Sequence) yang harus dilalui pegawai untuk mencapai suatu tujuan karir. Tersirat di sini, jalur karir selalu bersifat formal, dan ditentukan oleh organisasi (bukan oleh pegawai). TIPE JALUR KARIR JALUR KARIR TRADISIONAL Di mana kemajuan karyawan dalam organisasi adalah lurus kedepan dari satu pekerjaan khusus ke pekerjaan selanjutnya. Asumsi dari tiap pekerjaan yang terdahulu adalah inti persiapan untuk menuju tingkatan kerja yang lebih tinggi. 6 JALUR KARIR JARINGAN Di mana pada jalur karir ini merupakan suatu jaringan kerja yang vertical dan rentetan dari kesempatan-kesempatan horizontal. Jalur karir jaringan mengakui pertukaran dari pengalaman pada satu tingkat sebelum dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi. JALUR KARIR DUAL Jalur karir ini mengakui bahwa spesialis teknik dapat dan akan memberikan kontribusi dan keahlian mereka pada perusahaan tanpa berharap menjadi manajer.
  • 7. Perencanaan Karir (career planning) terdiri atas dua suku kata, yaitu perencanaan dan karir. PERENCANAAN didefinisikan sebagai proses penentuan rencana atau kegiatan- kegiatan yang akan dilakukan pada masa yang akan datang KARIR adalah semua pekerjaan yang dilakukan seseorang selama masa kerjanya yang memberikan kelangsungan, keteraturan dan nilai bagi kehidupan seseorang.
  • 8. Pertumbuhan (< 15 Tahun) 1 Penjajakan (15 – 24 Tahun) 2 Pemantapan (25 - 44 Tahun) 3 Pemeliharaan (45 - 65 Tahun) 4 Kemunduran ( > 66 Tahun) 5
  • 9. Menilai Diri Sendiri Menyiapkan Rencana- Rencana Menetapkan Tujuan Karir Melaksanakan Rencana- Rencana
  • 10. 10 Menurunkan tingkat perputaran karyawan 1 Mendorong pertumbuhan kinerja 2 Memenuhi kebutuhan akan SDM 3 Mengembangkan pegawai yang dapat dipromosikan 4 Membuka jalan bagi karyawan yang potensial 5 Membantu pelaksanaan rencana-rencana kegiatan yang telah disetujui 6
  • 11. TAHAP KEHIDUPAN KARIR DASAR KARIR (terdiri dari) : • Kemampuan manajerial • Kemampuan fungsional- teknis • Keamanan • Kreativitas • Otonomi dan kebebasan
  • 12. 12 Pengembangan karir adalah salah satu fungsi manajemen karir Pengembangan Karir adalah proses mengidentifikasi potensi karir pegawai, dan materi serta menerapkan cara-cara yang tepat untuk mengembangkan potensi tersebut. PENGEMBANGAN KARIR dalam definisi yang lain diartikan sebagai perolehan pengetahuan, ketrampilan, dan perilaku yang meningkatkan kemampuan karyawan untuk memenuhi perubahan persyaratan pekerjaan serta tuntutan klien dan pelanggan (Raymond, 2010: 523).
  • 13. Bagi organisasi 13 Bagi karyawan • Menjamin ketersediaan bakat yang diperlukan • Meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan-karyawan yang berkualitas • Menjamin agar kelompok-kelompok minoritas dan wanita mempunyai kesempatan yang sama untuk meningkatkan karir. • Mengurangi frustasi karyawan • Mendorong adanya keanekaragaman budaya dalam sebuah organisasi • Meningkatkan nama baik organisasi. • Menggunakan potensi seseorang dengan sepenuhnya. • Menambah tantangan dalam bekerja. • Meningkatkan otonomi. • Meningkatkan tanggung jawab.
  • 14. 14  Hubungan Pegawai dan Organisasi  Personalia Pegawai  Faktor Eksternal  Politicking dalam organisasi  Sistem Penghargaan  Jumlah Pegawai  Ukuran Organisasi  Kultur Organisasi  Tipe Manajemen Menurut Hasto Joko Nur Utomo dan Meilan Sugiarto (2007: 98)
  • 15. 15 MODEL SIKLUS HIDUP Pengembangan karir yang sifatnya pasti. Seseorang akan berpindah pekerjaannya melalui perbedaan tahap karir. Dalam model ini peran organisasi sangat besar dalam menentukan karir seseorang. MODEL BERBASIS ORGANIS ASI Model pengembangan yang menjelaskan bahwa karir seseorang akan melalui tahap- tahap karir, tetapi di dalam model ini juga dijelaskan bahwa dalam proses pengembangan karir ada proses pembelajaran bagi karyawan untuk memiliki jalur karir yang pasti. MODEL POLA TERARA H Dalam model ini karyawan dibimbing atau diarahkan untuk membuat keputusan sendiri mengenai seberapa cepat mereka menginginkan kemajuan dalam karir mereka.
  • 16. Individual 16 Menurut Gary Dessler (2010: 8) Manajer/Pimpinan • Memberikan umpan balik pada waktu yang tepat • Memberikan dukungan dan penugasan yang membangun • Berpartisipasi dalam diskusi pengembangan karir • Mendukung rencana pengembangan karyawan Organisasi • Mengkomunikasikan misi, kebijakan, dan prosedur • Menyediakan pelatihan dan kesempatan pengembangan • Memberikan informasi karir dan program karier • Menawarkan berbagai jenis pilihan karir • Mengemban tanggung jawab atas karir sendiri • Menilai minat, keahlian, dan nilai-nilai • Mencari informasi karir dan sumber daya • Menyusun tujuan dan perencanaan karir • Memanfaaatkan kesempatan pengembangan • Membicarakan kepada atasan tentang karir individu • Mengikuti rencana karir yang realistis
  • 17. Hal yang penting adalah untuk tidak berhenti bertanya. Keingintahuan memiliki alasan sendiri untuk ada (Albert Einstein)
  • 18. 18 Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah dengan mencintai pekerjaan yang kamu lakukan (Steve Jobs)