Mata kuliah filsafat hukum UAJY 2014

1.628 Aufrufe

Veröffentlicht am

Veröffentlicht in: Recht
0 Kommentare
2 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
1.628
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
1
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
46
Kommentare
0
Gefällt mir
2
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Mata kuliah filsafat hukum UAJY 2014

  1. 1. FILSAFAT HUKUM MULAI FEBRUARI 2014 HYRONIMUS RHITI
  2. 2. GARIS BESAR MATERI KULIAH • PENGANTAR • ARTI FILSAFAT, FILSAFAT HUKUM DAN TEMPAT FILSAFAT HUKUM DLM ILMU HUKUM • SEJARAH SINGKAT FILSAFAT DAN FILSAFAT HK • ALIRAN-ALIRAN FILSAFAT HUKUM • HAKIKAT HUKUM • MORALITAS • KEADILAN • FILSAFAT HUKUM INDONESIA
  3. 3. PENGANTAR • MATA KULIAH FILSAFAT HK ADALAH BAGIAN DARI FILSAFAT. • MATA KULIAH FILSAFAT HK ADL WAJIB (S1, S2, S3) • FILSAFAT HK BERADA DI ATAS DOGMATIKA HUKUM DAN TEORI HUKUM • TTG LITERATUR: – Hyronimus Rhiti, Filsafat Hukum (dari Klasik sampai Postmodernisme), UAJY, 2011 – I. Dewa Gede Atmadja, Filsafat Hukum, Setara Press, 2013
  4. 4. PENGERTIAN-PENGERTIAN • APA ITU FILSAFAT DAN FILSAFAT HUKUM? – FILSAFAT (ANTARA LAIN): • ETIMOLOGIS: DARI KATA PHILOS (CINTA) DAN SOPHIA (KEBIJAKSANAAN). FILSAFAT ADALAH CINTA AKAN KEBIJAKSANAAN. • SENI BERTANYA (VAN PEURSEN) UNTUK MENDAPATKAN JAWABAN MENDASAR (BERUPA MAKNA DAN HAKIKAT) • SIKAP TERHADAP SESUATU (PERSOALAN, PERISTIWA DSB) • PANDANGAN HIDUP (FALSAFAH)
  5. 5. • METODE • ILMU: ILMU YANG MEMPELAJARI OBJEKNYA SECARA MENDASAR, MENYELURUH, RADIKAL UNTUK MENEMUKAN KEBENARAN DAN MAKNA….JUGA UNTUK MENCARI TAHU HAKIKAT DARI SEGALA SESUATU. • SISTEM PEMIKIRAN YG INGIN MENJELASKAN KENYATAAN, BERGUNA UTK MEMPERLUAS PEMAHAMAN KITA TTG DUNIA, MANUSIA DAN HIDUP. • TIDAK CUKUP HANYA DENGAN DEFINISI. IA BARU DIKETAHUI KALAU ORANG TERJUN LANGSUNG KE DUNIA FILSAFAT
  6. 6. – FILSAFAT HUKUM: • DISESUAIKAN DENGAN PENGERTIAN –PENGERTIAN FILSAFAT DI DEPAN • BAGIAN DARI ETIKA (FILSAFAT TTG AJARAN MORAL). ETIKA SENDIRI ADALAH BAGIAN DARI AKSIOLOGI (FILSAFAT TTG NILAI). MAKA FILSAFAT HUKUM ADALAH FILSAFAT YANG BERBICARA TTG NILAI-NILAI. MIS: NILAI KEBENARAN, KEADILAN, KEJUJURAN, KEPASTIAN, KETERTIBAN…DST. • FILSAFAT YANG MENGKAJI HUKUM (OBJEKNYA) DENGAN MENGGUNAKAN METODE-METODE FILSAFAT.
  7. 7. – METODE (YUN: METHODOS). META: MENUJU, MELALUI, MENGIKUTI, SESUDAH. HODOS: JALAN, PERJALANAN, CARA, ARAH) » METODE-METODE FILSAFAT, ANTARA LAIN: • KRITIS (SOKRATES, PLATO): ANALISA ISTILAH, PENDAPAT • INTUITIF (PLOTINOS, BERGSON): PEMBERSIHAN INTELEKTUAL/PENYUCIAN MORAL UTK MENCAPAI PENERANGAN • SKOLASTIK (ARISTOTELES, THOMAS AQUINAS): DEDUKTIF: BERTITIK TOLAK DARI DEFINISI • DIALEKTIS (HEGEL, MARX): TESIS, ANTITESIS DAN SINTESIS • EMPIRIS (HOBBES, LOCKE, BERKELEY, HUME): BETITIK TOLAK DARI PENGALAMAN • FENOMENOLOGIS (HUSSER, HEIDEGGER): MENJELASKAN GEJALA.
  8. 8. • TEMPAT FILSAFAT HK DLM ILMU HUKUM – DUA PENDAPAT: • FILSAFAT HK BERDIRI SENDIRI – (ATAU BAGIAN DARI FILSAFAT) • FILSAFAT HK SEBAGAI BAGIAN DARI LAPISAN ILMU HUKUM – SETELAH PRAKTEK HUKUM, DOGMATIKA HUKUMDAN TEORI HUKUM – DUA PENDAPAT ITU DAPAT DIBACA DLM I. DEWA GEDE, HAL. 2-7.
  9. 9. SEJARAH SINGKAT (DIAKRONIK) BUKU H. RHITI, BAB IV ATAU THEO HUIJBERS, FILSAFAT HK DLM LINTASAN SEJARAH, KANISIUS, 1982 • FILSAFAT BARAT – ZAMAN YUNANI-ROMAWI (ABAD VI SEB. MAS) • DARI MANA ASAL HK DAN UNTUK APA? – MITOS: HK DARI ALAM TERWUJUD DLM DEWA DAN DEWI » DEWI KEADILAN” – LOGOS: AKAL BUDI, BUDI ILAHI – KAUM SOFIS (ABAD V SM): HK BUKAN DARI ALAM, TAPI DARI MANUSIA (PROTAGORAS: MANUSIA ADL UKURAN SEGALANYA) – TUGAS SDR, BACA PENDAPAT PLATO TTG HUKUM! – ARISTOTELES: GAGASAN TENTANG KEADILAN! – KAUM STOA DAN ROMAWI: HUKUM ALAM UTK SELURUH MAKHLUK DAN HK ALAM MASYARAKAT: SALING MENGHORMATI, JUJUR, HIDUP PENUH KELUHURAN.
  10. 10. – ABAD PERTENGAHAN (ABAD V S/D XV SES M) • HUKUM DIPENGARUHI OLEH AGAMA (KRISTEN DI BARAT DAN ISLAM DI TIMUR) • PENDAPAT THOMAS AQUINAS (1225-1274)(AJARAN HK KODRAT YANG IRASIONAL) – LEX AETERNA – LEX DIVINA POSITIVA – LEX NATURALIS ------ HUKUM KODRAT (IRASIONAL) – LEX HUMANA (POSITIVA): » ATURAN AKAL BUDI UTK KEBAIKAN UMUM DIBUAT DAN DIUMUMKAN OLEH MEREKA YANG BERTUGAS MEMELIHARA MASYARAKAT.
  11. 11. – ZAMAN RENESANS (KELAHIRAN KEMBALI, ABAD XV-1650) • KEBUDAYAAN DAN HUMANISME • NICOLO MACHIAVELLI, JEAN BODIN (KEDAULATAN NEGARA), HUGO GROTIUS (HK BANGSA-BANGSA) – ZAMAN RASIONALISME • IMMANUEL KANT (1724-1804) – RASIO MURNI VS RASIO PRAKTIS (HK DAN MORAL) – MENDAMAIKAN EMPIRISME DAN RASIONALISME. BAGAIMANA DENGAN HUKUM? – HUKUM SEBAGAI IMPERATIF KATEGORIS
  12. 12. – ABAD XIX – ABAD MODERN (ABAD 20) – ABAD 21 (SEKARANG) • UNTUK KEDUA ABAD ITU, AKAN DIBICARAKAN PADA ALIRAN-ALIRAN • FILSAFAT TIMUR – FILSAFAT YANG DIPAKAI DI BELAHAN BUMI BAGIAN TIMUR (CINA, INDIA, JEPANG, DLL). BIASANYA DILAWANKAN DGN FILSAFAT BARAT. – PERBEDAAN & CIRI FILSAFAT TIMUR DAN BARAT (PERBEDAAN CARA PANDANG):
  13. 13. –TIMUR: INTUISI DAN PERASAAN, HIDUP BATINIAH DAN SPIRITUAL, MISTIK, KEBIJAKSANAAN DAN KEBAIKAN HIDUP (HARMONI DNG KOSMOS). BARAT: LEBIH DITEKANKAN PADA AKAL BUDI (RASIO). –TIMUR: MANUSIA ADALAH BAGIAN DARI ALAM, PRINSIP: HAROMONI. BARAT: ALAM ADL “LAPANGAN KERJA YG HRS DIGARAP”.
  14. 14. – FILSAFAT TIMUR: NON-SISTEMATIS (TIDAK ADA PEMISAHAN ANTARA FILSAFAT/FALSAFAH DENGAN AGAMA/KEYAKINAN. BERSIFAT HUMANIS-RELIGIUS. FILSAFAT BARAT: PEMISAHAN ANTARA AGAMA/KEYAKINAN DENGAN FILSAFAT RASIONAL. BERSIFAT RASIONAL-TEORETIS. – TTG HUKUM: TIMUR: ATURAN ALAM, MORAL HIDUP YG BAIK, DARI KEKUATAN SUPRANATURAL ATAU KODRAT MANUSIA. HUKUM UTK HARMONI. BARAT: ATURAN AKAL BUDI. HUKUM ADALAH ALAT UNTUK BERBUAT SESUATU SESUAI TUJUAN MANUSIA (TO DO IS MORE IMPORTANT THAN TO BE).
  15. 15. ALIRAN-ALIRAN • HUKUM KODRAT – SOAL ISTILAH: SERING DISAMAKAN/IDENTIK DENGAN HUKUM ALAM. SEBETULNYA TIDAK SAMA/TIDAK IDENTIK. HUKUM KODRAT (NATURAL LAW), HUKUM ALAM (LAW OF NATURE). – HUKUM KODRAT: MENGATUR HUBUNGAN YG BERSIFAT KAUSAL IMPUNITAS (NON-DETERMINISTIK). MIS: JIKA A BUKAN B, MELAINKAN SEHARUSNYA B (TUNDUK PADA RASIO) – HUKUM ALAM: MENGATUR HUBUNGAN KAUSAL DETERMINISTIK. MIS: JIKA MAKA B.
  16. 16. – MENURUT THOMAS AQUINAS (HIDUP THN 1225-1275, FILSUF & TEOLOG ABAD PERTENGAHAN): HK KODRAT ADA PADA RASIO UTK MAKHLUK BERAKAL BUDI (MANUSIA), HUKUM ALAM UNTUK MAKHLUK YG TIDAK BERAKAL BUDI. CONTOHNYA? – MENURUT SATJIPTO RAHARDJO: HUKUM KODRAT SAMA DGN HUKUM ALAM, YG TERDIRI ATAS DUA MACAM: • HUKUM ALAM SEBAGAI METODE: BERITAHU TTG CARA BUAT HUKUM YANG BAIK • HUKUM ALAM SEBAGAI SUBSTANSI: BERISI NORMA- NORMA (MORAL DAN HAK ASASI MANUSIA).
  17. 17. – HUKUM KODRAT (“HK YG TERTUA”). ASAL USUL SECARA SISTEMATIS: AJARAN KAUM STOA DARI YUNANI YG TERSEBAR KE ROMAWI (ABAD KE 3 SEB MAS – ABAD 5 SES. MAS (THN 300-200 SES. MAS – HUKUM KODRAT MENGAKUI ADANYA HUKUM INCONCRETO…KODRAT KEMANUSIAAN (?) – HUKUM KODRAT MENGANUT KEYAKINAN AKAN HUKUM YANG BERSIFAT UNIVERSAL SEPERTI MORAL. HUKUM SERING DISAMAKAN DENGAN MORAL
  18. 18. • POSITIVISME. INTINYA: • REALITAS ADALAH SESUATU YG EKSIS, SBG OBJEK YG HRS DILEPASKAN DARI KONSEPSI METAFISIS YANG BERSIFAT SUBJEKTIF. DKL REALITAS ITU EMPIRIS, NYATA, BERGUNA. MAKA HK KODRAT HRS DITINGGALKAN. • POSTIVISME HUKUM: HANYA HUKUM POSITIF ADALAH HUKUM. WALAUPUN ISI HK DITOLAK KRN MELANGGAR PRINSIP MORAL, NAMUN HK ITU TETAP BERLAKU. • HUKUM BUKAN LAGI ASAS MORAL (SEPERTI DLM HK KODRAT), MELAINKAN MENJADI LEGE (UU). MAKA PEMBICARAAN TTG MORAL DAN HAL-HAL SUCI LAINNYA, HARUS DIPISAHKAN DARI HK POSITIF.
  19. 19. – CIRI-CIRI POSITIVISME HK MENURUT H.L.A HART (SATJIPTO RAHARDJO, 1996: 267-268): • HUKUM ADALAH PERINTAH (ISTILAH JOHN AUSTIN (1790- 1859: HUKUM ADALAH PERINTAH PENGUASA/KOMANDO). • HUKUM ADL CLOSED LOGICAL SYSTEM. SETIAP KEPUTUSAN DIDEDUKSIKAN SECARA LOGIS DARI PERATURAN- PERATURAN YANG SUDAH ADA LEBIH DAHULU, TANPA BIMBINGAN MORAL, SOSIAL DAN POLITIK. • HK YG BERLAKU HRS DIPISAHKAN DARI HK YANG SEHARUSNYA BERLAKU. • HUKUM DIPISAHKAN SECARA TEGAS DARI UNSUR-UNSUR NON-HUKUM, MIS: MORAL, KULTUR, POLITIK DSB (AJARAN HUKUM MURNI HANS KELSEN (1881-1973). – ANDA SETUJU?
  20. 20. • MAZHAB SEJARAH (MUNCUL BERSAMAAN DGN POSITIVISME – AWAL ABAD 19) SBG REAKSI THDP RASIONALISME YG MENGATAKAN BHW HUKUM ITU UNIVERSAL. MENURUT MAZHAB SEJARAH: – HUKUM MUNCUL BUKAN KRN PERINTAH PENGUASA (BDK DGN POSITIVISME) MELAINKAN EKSPRESI JIWA BANGSA (VOLKGEIST) SBG SUMBER HUKUM – VON SAVIGNY (1779-1861): PERLU DIKETAHUI SEMANGAT JIWA BANGSA DAN KEYAKINAN- KEYAKINAN SBG DASAR DARI TATA HUKUM BANGSA YANG BERSANGKUTAN. • APAKAH INI COCOK DENGAN INDONESIA?
  21. 21. • UTILITARIANISME (SEZAMAN DGN POSTIVISME DAN MAZHAB SEJARAH) – ALIRAN YANG MELETAKKAN KEMANFAATAN/KEGUNAAN SEBAGAI TUJUAN UTAMA HUKUM. KEMANFAATAN ITU ADALAH KEBAHAGIAAN. BAIK BURUKNYA HUKUM TERGANTUNG APAKAH HK DAPAT MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN KEPADA MANUSIA ATAU TIDAK – JEREMY BENTHAM (1748-1832) • HK BERGUNA JIKA DAPAT MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN TERBESAR KEPADA SEBAGIAN BESAR MANUSIA.

×