Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.
C-TPAT Compliance Training
(Customs-Trade Parnership Against Terrorism)
1. Apa itu C-TPAT?
2. Bagaimana C-TPAT mempengaruhi anda
sebagai pelaku industri?
3. Standar C-TPAT dan praktek terbaiknya...
1. Apa itu C-TPAT ?
 C-TPAT adalah suatu prakarsa bisnis pemerintah yang
menghubungkan untuk membangun hubungan secara
be...
2. Bagaimana C-TPAT mempengaruhi
anda sebagai pelaku industri ?
 Klien anda di Amerika mengharapkan agar anda
menerapkan ...
3. Standar C-TPAT dan Praktek Terbaiknya
 Standar C-TPAT mencangkup area sebagai berikut:
A. Kontrol Akses Fisik / Physic...
A. Kontrol Akses Fisik / Physical Access Controls
Kontrol akses harus ditegakkan untuk mencegah
masuknya pihak yang tidak ...
B. Keamanan Personal / Personnel Security
 Verifikasi sebelum menerima pekerja.
 Informasi dari pelamar seperti sejarah ...
C. Keamanan Kontainer / Container Security
 Kontainer harus memiliki area khusus untuk inspeksi sebelum diisi muatan. Lok...
Pemeriksaan kontainer: sebelum loading anda harus melaksanakan
pemeriksaan menyeluruh terhadap kontainer. Jika menemukan d...
D. Keamanan Prosedur / Procedural Security
 Contoh:
a) Prosedur tentang pengenalan material tanpa surat yang akan dikenal...
 Segel Kontainer: Jika kontainer sudah terisi muatan dan siap untuk
pengiriman, segel pengaman harus dipasang.
 Hanya ka...
E. Pelatihan Keamanan dan Kewaspadaan Terhadap Ancaman /
Security Training and Threat Awareness
 Karyawan harus diberitah...
 Pagar
 Sekeliling wilayah penanganan dan penyimpanan kargo.
 Pagar interior untuk memisahkan kargo domestik, internati...
 Struktur gedung
 Gedung harus dibangun dari bahan yang cukup kuat untuk mencegah
masuknya pihak yang tidak dikehendaki....
G. Teknologi Informasi/Information Technology
 Pengaman Password/Kata Sandi
 Pabrik harus mempunyai prosedur untuk pengg...
Banyak pabrik telah memiliki program keamanan untuk
mengantisipasi pencurian. C-TPAT adalah perpanjangan dari
program ters...
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
C-TPAT Security Training
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

C-TPAT Security Training

6.440 Aufrufe

Veröffentlicht am

As your reference guys

Veröffentlicht in: Bildung

C-TPAT Security Training

  1. 1. C-TPAT Compliance Training (Customs-Trade Parnership Against Terrorism)
  2. 2. 1. Apa itu C-TPAT? 2. Bagaimana C-TPAT mempengaruhi anda sebagai pelaku industri? 3. Standar C-TPAT dan praktek terbaiknya 4. Soal . . . . MATERI TRAININGMATERI TRAINING
  3. 3. 1. Apa itu C-TPAT ?  C-TPAT adalah suatu prakarsa bisnis pemerintah yang menghubungkan untuk membangun hubungan secara bersama untuk memperkuat seluruh rantai penyedia dan keamanan perbatasan.  C-TPAT mengenali bahwa Customs dapat menyediakan tingkatan yang paling tinggi dari keamanan hanya melalui kerjasama yang dekat dengan pemilik-pemilik dari penyediaan chain-importers, pengangkut, supplier, finishgood dan factory-factory.
  4. 4. 2. Bagaimana C-TPAT mempengaruhi anda sebagai pelaku industri ?  Klien anda di Amerika mengharapkan agar anda menerapkan standar keamanan ini dipabrik anda.  Bea cukai Amerika mungkin akan datang untuk melakukan inspeksi dipabrik anda sebagai bagian dari proses validasi C-TPAT.  Banyak importir di Amerika mengganggap program ini sangat penting dan meminta para supplier mereka untuk menerapkannya.  Anda akan mendapati bahwa sebagian besar standar C- TPAT tidak sulit untuk diikuti.  Untuk memenuhi standar ini tidak diperlukan biaya yang terlalu mahal atau menurunkan effisiensi.  Factory anda mungkin sudah memenuhi kriteria keamanan.
  5. 5. 3. Standar C-TPAT dan Praktek Terbaiknya  Standar C-TPAT mencangkup area sebagai berikut: A. Kontrol Akses Fisik / Physical Access Controls. B. Keamanan Personal / Personnel Security. C. Keamanan Kontainer / Container Security. D. Keamanan Prosedur / Procedural Security. E. Pelatihan Keamanan dan Kewaspadaan Terhadap Ancaman / Security Training and Threat Awareness. F. Keamanan Fisik / Physical Security. G. Teknologi Informasi / Information Technology.
  6. 6. A. Kontrol Akses Fisik / Physical Access Controls Kontrol akses harus ditegakkan untuk mencegah masuknya pihak yang tidak dikehendaki. Semua karyawan, tamu, dan vendor harus diidentifikasi sebelum memasuki wilayah pabrik.  Badges: Tanda pengenal harus dikontrol, termasuk pemberian dan pengembalian.  Visitor:  Tamu harus menyerahkan kartu identitas (KTP).  Harus mengisi dan menandatangani buku tamu sebelum mendapatkan tanda pengenal tamu.  Deliveries:  Pengiriman barang harus menyerahkan tanda pengenal (KTP).  Surat-surat dan paket yang masuk harus diperiksa sebelum diberikan kepada penerima.  Pabrik harus mempunyai prosedur tertulis untuk menangani orang yang mencurigakan atau tidak diijinkan masuk.
  7. 7. B. Keamanan Personal / Personnel Security  Verifikasi sebelum menerima pekerja.  Informasi dari pelamar seperti sejarah dan latar belakang pekerja harus diverifikasi sebelum pelamar diterima bekerja.  Pemeriksaan Latar belakang / Investigasi  Konsistensi dengan aturan nasional dan internasional, pemeriksaan latar belakang dan investigasi harus dilaksanakan terhadap calon karyawan. Setelah diterima bekerja, pemeriksaan berkala harus dilaksanakan berdasarkan sebab atau sensitifitas posisi karyawan.  Prosedur pemberhentian karyawan  Pabrik harus mempunyai prosedur tertulis untuk mendapatkan kembali kartu identitas karyawan, peralatan dan akses ke sistem pabrik dari karyawan yang berhenti bekerja.
  8. 8. C. Keamanan Kontainer / Container Security  Kontainer harus memiliki area khusus untuk inspeksi sebelum diisi muatan. Lokasi tersebut harus diberi tali pembatas dimana tak seorangpun boleh mendekat.  Pengisian muatan harus dilakukan di area khusus yang ditunjuk dan bebas dari personel non-warehouse.  Semua muatan harus memiliki surveilans penjaga keamanan yang telah ditugaskan.  Gambar diambil saat proses pengisian kontainer; Kosong, ¼ penuh, ½ penuh, ¾ penuh, saat penuh dan ketika disegel.  Setiap kontainer harus didampingi pengirim muatan, baik polisi ataupun penjaga keamanan yang ditugaskan. Penjaga harus dilengkapi ponsel.  Kontainer harus ditimbang di port dan semua dokumen di check sebelum dilepas.  Laporan pengiriman ke port dikembalikan ke manajemen warehouse. Waktu, berat, dan alasan kemungkinan tertunda harus tercatat.
  9. 9. Pemeriksaan kontainer: sebelum loading anda harus melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap kontainer. Jika menemukan dinding palsu atau tanda tanda kerusakan pada container, anda dapat memberitahukan kepada aparat penegak hukum.  Dinding depan.  Sisi kiri.  Sisi kanan.  Lantai.  Langit-langit / atap.  Bagian dalam / luar pintu.  Bagian luar bawah.
  10. 10. D. Keamanan Prosedur / Procedural Security  Contoh: a) Prosedur tentang pengenalan material tanpa surat yang akan dikenalkan ke warehouse dan atau semua fasilitas b) Prosedur tentang personel yang tidak dikenal c) Prosedur tentang training CT-PAT d) Prosedur penanganan tanda pengenal untuk tamu e) Prosedur untuk menimbang, menghitung, dan mendokumentasikan kargo dengan tepat. f) Prosedur untuk bongkar muat kontainer g) Prosedur untuk check kontainer sebelum mengisi muatan, ketika mengisi muatan dan pemasangan segel. h) Prosedur untuk memonitor transportasi kontainer ke pengirim muatan, jadwal penjaga keamanan, dll. ditempat umum maka harus dijaga setiap waktu.
  11. 11.  Segel Kontainer: Jika kontainer sudah terisi muatan dan siap untuk pengiriman, segel pengaman harus dipasang.  Hanya karyawan yang ditunjuk yang boleh menangani pengontrolan dan pemasangan segel kontainer. Harus ada prosedur tertulis untuk pengontrolan dan pemasangan segel.  Penyimpanan Kontainer.  Kontainer harus disimpan diarea yang aman untuk mencegah jangkauan atau akses oleh orang atau pihak yang tidak dikehendaki yang mencoba untuk merusak / memanipulasi kontainer.  Kontainer yang sudah terisi harus disimpan dalam lingkungan pabrik yang dilindungi pagar atau dinding atau disimpan diarea lain yang dikelilingi pagar. Jika kontainer disimpan ditempat umum maka harus dijaga setiap waktu. Lokasi Truk Kontainer:
  12. 12. E. Pelatihan Keamanan dan Kewaspadaan Terhadap Ancaman / Security Training and Threat Awareness  Karyawan harus diberitahu akan prosedur yang ada untuk menangani masalah keamanan dan bagaimana melaporkan.  Pelatihan tambahan harus diberikan kepada karyawan dibagian pengiriman dan penerimaan barang, juga kepada yang bertugas menerima dan membuka paket dan surat.  Pelatihan khusus untuk menjaga integritas kargo, mengenali persengkokolan internal dan untuk mengontrol akses harus diberikan.
  13. 13.  Pagar  Sekeliling wilayah penanganan dan penyimpanan kargo.  Pagar interior untuk memisahkan kargo domestik, international, barang berharga atau kargo yang berisi barang berbahaya.  Seluruh pagar harus diperiksa secara rutin untuk memastikan tidak ada pagar yang terputus atau rusak.  Pintu Gerbang dan Pos Keamanan  Gerbang yang dilalui kendaraan atau orang yang masuk dan keluar dijaga atau dimonitor.  Area Parkir  Kendaraan pribadi tidak boleh diparkir di atau dekat area penanganan dan penyimpanan kargo. F. Keamanan Fisik / Physical Security
  14. 14.  Struktur gedung  Gedung harus dibangun dari bahan yang cukup kuat untuk mencegah masuknya pihak yang tidak dikehendaki.  Peralatan Penguncian dan Pengontrolan  Semua gerbang, jendela dan pagar baik didalam ataupun diluar harus dilengkapi peralatan pengunci.  Lampu  Lampu yang terang harus disediakan didalam dan diluar pabrik. Seperti: jalan masuk dan keluar, area penyimpanan kargo, pagar dan area parkir.  Sistem Alarm & Video Kamera (Video Surveillance Cameras)  Disetiap sudut tempat yang tidak terpantau harus terpasang.
  15. 15. G. Teknologi Informasi/Information Technology  Pengaman Password/Kata Sandi  Pabrik harus mempunyai prosedur untuk penggantian password secara berkala.  Akuntabilitas  Pabrik harus mempunyai sistim untuk mengenali/mengidentifikasi penyalahgunaan teknologi informasi, termasuk akses yang tidak semestinya, perubahan atau perusakan data bisnis perusahaan.  Pelaku pelanggaran/perusakan sistim informasi harus mendapatkan sangksi disiplin (Surat Peringatan)
  16. 16. Banyak pabrik telah memiliki program keamanan untuk mengantisipasi pencurian. C-TPAT adalah perpanjangan dari program tersebut. Semua ukuran keamanan yang tepat harus di pelihara untuk mengamankan dan melacak lintasan transportasi kargo dari pabrik ke kargo tujuan (dermaga/penerbangan) untuk mencegah masuk ke kargo lain yang tidak sah. Kesimpulan:

×