Diese Präsentation wurde erfolgreich gemeldet.
Wir verwenden Ihre LinkedIn Profilangaben und Informationen zu Ihren Aktivitäten, um Anzeigen zu personalisieren und Ihnen relevantere Inhalte anzuzeigen. Sie können Ihre Anzeigeneinstellungen jederzeit ändern.

03. isi

lkp alyubi lembar kursus dan pelatihan

Ähnliche Bücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen

Ähnliche Hörbücher

Kostenlos mit einer 30-tägigen Testversion von Scribd

Alle anzeigen
  • Loggen Sie sich ein, um Kommentare anzuzeigen.

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

03. isi

  1. 1. 15 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Kondisi perekonomian Indonesia yang semakin tidak menentu menyebabkan banyak permasalahan yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satunya yaitu tingginya tingkat pertumbuhan penduduk terutama di kota besar, yang mengakibatkan semakin tigginya populasi di suatu daerah. Seiring dengan semakin padatnya populasi penduduk yang tidak diikuti peningkatan penghasilan perkapita menjadikan masyarakat memiliki beban berat dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam hal ini kebutuhan hidup manusia yaitu, meliputi pangan, sandang, dan papan serta kebutuhan akan pendidikan semakin meningkat pula terutama di negara berkembang. Salah satunya Indonesia, pemenuhan kebutuhan pendidikan baik formal maupun non – formal sangat dibutuhkan karena hal ini dapat memberikan dampak yang besar terhadap penduduk dalam rangka peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Indonesia. Ada dua jenis pendidikan yang kita kenal di masyarakat kita, yaitu pendidikan formal (seperti TK, SD sampai Univesitas), dan pendidikan nonformal (seperti kursus komputer, les Bahasa Inggris, maupun kegiatan beladiri). Pendidikan formal jelas tujuannya untuk memperoleh jenjang keberhasilan yaitu kelulusan. Disini kita akan mendapatkan titel seperti sarjana muda, sarjana, magister dan sebagainya.
  2. 2. 15 Dalam hal ini pendidikan luar sekolah memiliki peranan yang tidak kalah penting. Pendidikan ini berfungsi untuk membantu sang anak didik untuk memaksimalkan potensinya yang mungkin belum seluruhnya bisa diperoleh melalui jenjang pendidikan formal. Apa yang diperlukan dalam menjalankan pendidikan non formal ini? Keahlian. Seandainya kita ambil kursus komputer, biasanya yang mengajarkan adalah orang yang benar ahli dalam komputer. Begitu pula dengan Bahasa Inggris. Artinya, yang dibutuhkan di pendidikan luar sekolah adalah keahlian. Suatu sertifikat keberhasilan mungkin memang perlu tapi itu hanya jadi sekedar pelengkap. Sebab walaupun kita memiliki sertifikat S2 dalam Bahasa Inggris tapi tidak bisa mengajar dan anak didik kita tidak bisa menerima ajaran kita, maka usaha kita jadi percuma. Baik tidaknya mutu dan kualitas jasa sebetulnya sangat dipengaruhi oleh fasilitas yang diberikan kepada customer. Apabila fasilitas yang diberikan itu memadai maka bukan tidak mungkin jika usaha yang kita jalankan akan memenuhi baik mutu maupun kualitasnya. Adapun jenis fasilitas pokok yang seharusnya diberikan pada customer antara lain, yaitu pemberian materi dan teknik pengajaran yang lain daripada yang lain. Sebuah kondisi realita saat ini dunia teknologi semakin di kedepankan, aktifitas yang memakan banyak waktu, energi dan kerja tidak sistematis saat ini sudah dapat diminimalisir.
  3. 3. 15 Karena dengan banyak membuang waktu dan energi belum tentu mendapatkan hasil yang maksimal, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dan dengan apa kita dapat meminimalisir tersebut? Jawaban yang tepat adalah Teknologi. Banyak teknologi saat-saat ini sudah mulai dikembangkan mulai dari teknologi pangan, pertanian, industri sampai teknologi informasi. Pengangguran dan kemiskinan hingga saat ini merupakan masalah besar bangsa Indonesia yang belum bisa terpecahkan. Penyebab terjadinya pengangguran, diantaranya: a. Jumlah pencari kerja lebih besar dari jumlah peluang kerja yang tersedia (kesenjangan antara supply and demand). b. Kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja (mis-match), c. Ketiga, masih adanya anak putus sekolah dan lulus tidak melanjutkan yang tidak terserap dunia kerja/berusaha mandiri karena tidak memiliki keterampilan yang memadai (unskill labour), d. Keempat, terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) karena krisis global. Mengingat data pengangguran masih cukup tinggi, apabila tidak memperoleh perhatian yang serius mengakibatkan masalah sosial yang cukup tinggi pula. Beberapa masalah sosial yang diakibatkan oleh tingginya pengangguran Penyelenggaraan kursus dan pelatihan berbasis pendidikan kecakapan hidup merupakan salah satu upaya strategis untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Untuk memberikan layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan bagi masyarakat terutama para pengangguran tentu saja dibutuhkan Lembaga Kursus dan Pelatihan yang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
  4. 4. 15 1.2 DASAR HUKUM 1. Undang-undang No.20 tahun 2003 Pasal 62, tentang Pendirian Satuan Pendidikan 2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 50, tentang Pengelolaan Pendidikan 3. Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan. 4. Peraturan Menteri pendidikan Nasional Nomor 31 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal. 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2007 tentang Alokasi, Klasifikasi, Mekanisme Belanja, dan Pertanggungjawaban Anggaran Belanja. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2009 tentang Koordinasi dan Pengendalian Program di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional, tahun anggaran 2009. 1.3 TUJUAN 1. Menciptakan SDM yang berkualitas dan Mempunyai Spesialisi Keahlian Diri. 2. Mendidik, Membina dan Mengarah Potensi diri Peserta Belajar menjadi sebuah Kekuatan yang dapat dijadikan Modal dalam Mendapatkan Pekerjaan dan Meningkatkan Kemampuan Kerja.
  5. 5. 15 3. Memfasilitasi dan menjembatani Harapan, Kebutuhan dan Cita-cita masyarakat dalam mendapatkan Potensi diri yang mempunyai Spesialisasi Keahlian Menuju Masa depan yang Menjanjikan. 4. Meningkatkan Tarap Hidup, Diri, Lembaga, anak didik dan Membantu dalam Mengatasi Masalah Pengangguran 1.4 SASARAN Sasaran Pembelajaran Lembaga Kursus dan Pelatihan ini diantaranya adalah 1. Sekolah Dasar ( SD ) 2. Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) 3. Sekolah Menengah Atas ( SMA ) 4. Umum ( Guru, Mahasiswa) 5. Masyarakat Umum
  6. 6. 15 BAB II KEGIATAN 2.1 JENIS PROGRAM PELATIHAN KUSUS Program kegiatan pembelajaran yang ingin dikembangkan adalah : A. Administrasi perkantoran Adalah sebuah program yang biasa dipakai di Perkantoran, Sekolah, garment dan instansi dalam mengolah data-data, surat-surat, pengetikan dan laporan lainnya. Program ini antar lain : a) Microsoft Windows b) Microsoft Word c) Microsoft Excel d) Microsoft Power Point e) Microsoft Access f) Typing Master g) Open Office B. Design Grafis Program ini digunakan untuk mengelola objek gambar atau desain grafis. a) Adobe Photoshop b) Corel Draw c) Adobe Illustrator d) Corel Paintshop
  7. 7. 15 C. Multimedia a) Windows Movie Maker b) Corel Video Studio c) Adobe Audition d) Fruity Loop e) Adobe After Effect f) Adobe Premiere Pro g) Blender D. Internet Program ini digunakan untuk mendapatkan segala informasi dan komunikasi melalui internet. a) Internet Basic (Email, Sosial Networking, Browsing) b) Internet Intermediate (Blogging, Internet Marketing) c) Internet Advanced (Web Design, HTML, PHP, CMS) E. Teknisi a) Technicians Software (Troubleshooting, BIOS, Install Operating Sistem, Install Applikasi, Antivirus System Mechanism, Install Berbagai Driver, Install Modem GSM/CDMA) b) Technicians Hadware (Rakit komputer, Instalasi Jaringan)
  8. 8. 15 2.2 JADWAL KEGIATAN No. Program Pelatihan Jml Pertemuan Waktu Kegiatan Ket. Instruktur 1 Administrasi Perkantoran  Ms. Word 8 x 2 Jam Senin, Rabu Jum’at 14.00 s.d selesai Dede Solehudin  Ms. Excel 10 x 2 Jam  Ms. Powerpoint 5 x 2 Jam  Ms. Access 10 x 2 Jam  Typing Master 8 x 2 Jam 2 Design Grafis  Adobe Photoshop 10 x 2 Jam Selasa & Kamis Pukul 14.00 s.d. selesai Yusup Ramdani  Corel Draw 10 x 2 Jam  Adobe Ilustrator 10 x 2 Jam  Corel Paintshop 10 x 2 Jam 3 Internet  Internet Basic 6 x 2 Jam Sabtu dan Minggu Pukul 14.00 s.d. selesai Chandra, S.Com Internet Intermediet 6 x 2 Jam  Internet Advanced 6 x 2 Jam 4 Teknisi  Technicians Software 12 x 2 Jam Selasa & Kamis Pukul 19.00 s.d. selesai Yusup Ramdani  Technicians Hadware 8 x 2 Jam Senin & Rabu Pukul 19.00 s.d. selesai Chandra. S.Com
  9. 9. 15 2.3 HASIL YANG INGIN DICAPAI a. Bagi Peserta Didik 1. Menguasai Program Komputer dengan baik sesuai dengan program kursus yang diambilnya. 2. meningkatnya keterampilan warga belajar dengan kemampuan teknologi informartika yang bisa diaplikasikan ke dalam dunia usaha 3. 100% Peserta didik berhasil menyelesaikan kegiatan pembelajaran dengan hasil yang memuaskan 4. Tingkat kompetensi yang dikuasai oleh peserta didik semakin baik 5. Jumlah warga belajar yang akan disalurkan untuk bekerja pada dunia usaha/industri sebanyak sebesar 70% b. Bagi Lembaga 1. Kelembagaan LKP semakin kuat dan dapat dipercaya oleh masyarakat. 2. Kualifikasi lembaga dan Tenaga Kependidikan semakin solid 3. Kompetensi Tenaga pendidik di LKP AL-AYUBI semakin professional dan jumlahnya mencukupi 4. LKP memiliki izin sertfikasi lemaga dan peserta didik memiliki sertifikasi yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan.
  10. 10. 15 BAB III PELAKSANAAN PROGRAM 3.1 PESERTA DIDIK 1. Rekruitmen Peserta didik Rekruitmen peserta didik dilakukan dengan menggunakan metode sebagai berikut : a) Dilakukan promosi dengan menggunakan : Brosur, dan spanduk. b) Kerjasama dengan instansi Sekolah terdekat 2. Kriteria Peserta didik Kriteria Peserta didik adalah sebagai berikut : a) Tidak terbatas usia asal ada kemauan yang kuat b) Pelajar SD, SMP, SMA & Mahasiswa c) Usia Produktif umur 15-34 tahun, kecuali sasaran PAUD d) Mengikuti pendaftaran karena melalui proses promosi e) Dari keluarga miskin, menganggur, DO SMP, SMA 3. Jumlah Peserta Didik Jumlah peserta didik (Terlampir) 3.2 DAFTAR TENAGA PENDIDIK No Nama Tempat Tgl Lahir Pend. Terakhir Alamat Aflah Awalin SMI, 02/04/1991S1 Pakuwon - Bojonggenteng Wandi Agustian, A.Md.Kom SMI, 08/02/1989DIII Pakuwon Bojonggenteng Yusup Ramdani SMI, 19/03/1993SLTA Cisarandi - Parakansalak
  11. 11. 15 3.3 BAGAN ORGANISASI LKP
  12. 12. 15 TUGAS POKOK DAN FUNGSI • Ketua / Pimpinan mempunyai tugas pokok 1. Membuat laporan sehubungan dengan kegiatan kursus kepada Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi c.q Bidang PNF Seksi Dikmas serta mengurus perijinan kursus dan menghadiri rapat baik dari Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) 2. Memimpin rapat koordinasi dan evaluasi program Kerja pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Al-yubi 3. Menanda tangani sertifikat yang akan diajukan ke dinas pendidikan Kab. Sukabumi, menentukan jadwal kursus dan jadwal evaluasi siswa. 4. Mengidentifikasi setiap komponen yang dibutuhkan oleh lembaga berkaitan dengan kelangsungan/kelancaran penyelenggaraan program kursus yang dilaksanakan lembaga. 5. Mengadakan survey berkaitan dengan kebutuhan/peluang kerja pasca kursus bagi peserta didik. 6. Mengumpulkan data-data dan membuat proposal Pelatihan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Non Formal dan Informal baik melalui Dinas pendidikan dan Pengajaran Propinsi Jawa Barat pada umumnya dan Kabupaten Sukabumi khususnya. 7. Mewakili lembaga pada setiap kegiatan yang berhubungan dengan manajemen lembaga. 8. Penyiapan perumusan kebijakan teknis dibidang pelayanan jasa 9. Pengkoordinasikan, mengendalikan dan mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaan tugas dibidang pelayanan jasa, pendidikan dan latihan, penelitian dan pengembangan serta pelayanan adminsitrasi dan keuangan;
  13. 13. 15 • Sekretaris 1. Menyiapkan segala kebutuhan Pimpinan berkaitan dengan data-data yang diperlukan dalam pemberian pelayanan administratif di lingkungan lembaga Kursus dan pelatihan (LKP AL-YUBI) 2. Membantu menyiapkan kebutuhan instruktur seperti buku – buku referensi, Soal – soal ujian, dan mengarsipkan hasil ujian siswa. 3. Mengumpulkan data-data warga belajar yang telah selesai mengikuti ujian dan yang telah memenuhi syarat untuk dibuatkan sertifikatnya. 4. Mencetak sertifikat dan menyiapkan surat pengantar Sertifikat yang akan ditanda-tangani oleh Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi • Bendahara Mempunyai tugas pokok dan fungsi melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana anggaran, pembukuan, perbendaharaan dan administrasi keuangan seperti menerima/menagih pembayaran bagi warga belajar dan lainnya serta menyiapkan data-data transaksi serta menyusun laporan keuangan setiap periodenya. • Instruktur 1. Menyiapkan segala kebutuhan berkaitan tugasnya sebagai Instruktur sesuai dengan perkembangan ilmu teknologi informasi.
  14. 14. 15 2. Menyiapkan materi yang diajarkan memberikan materi yang sesuai dengan program yang diajarkan dan membuat laporan hasil evaluasi ( test dalam proses dan test akhir peserta kursus). 3. Bersama Pengelola Mengadakan peninjauan terhadap kurikulum yang digunakan di LKP AL-YUBI 4. Mensosialisasikan Tata Tertib yang berlaku dilingkungan LKP AL-YUBI 5. Membantu setiap kebutuhan warga belajar yang dibimbingnya. 3.4 LOKASI KEGIATAN a. Lokasi berada di Kp. Balandongan Rt. 04/05 Desa Bojonglongok Kec. Prakansalak dilingkungan masyarakat yang mudah dikenali dan terjangkau. b. Kondisi masyarakat, jumlah anak sekolah cukup tinggi, tingkat kemampuan ekonomi atas, menengah dan bawah serta antusias masyarakat akan pendidikan cukup baik.
  15. 15. 15 3.5 SARANA DAN PRASARANA YANG ADA Sarana dan prasarana yang ada di LKP ALYUBI Computer yaitu : 1. Papan Nama LKP ALYUBI 2. Ruang Praktek Komputer 4 x 3 m 3. Ruang Teori 4. Meja dan Alas Duduk Komputer 4 buah 5. Kursi Tamu 2 Set 6. Komputer Core 2 duo 4 unit 7. Printer 1 buah 8. Modul Pembelajaran
  16. 16. 15 BAB IV RENCANA DAN TINDAK LANJUT A. PENGEMBANGAN PROGRAM 1. Menemukan potensi dan peluang usaha khusunya sebagai operator komputer di perusahaan, industri, lembaga pemerintah dan swasta, pusat karya dll. 2. Penambahan Pelatihan Ketrampilan untuk masing-masing program yang mengarah pada kegiatan Vokasional maupun ketrampilan fungsional yang bermanfaat bagi kehidupan Peserta didik. 3. Membentuk / membuat Mitra kerja/ Industri jaringan kerjasama dengan Pengusaha, pusat karya, lembaga kursus lain yang telah sukses. Diharapkan dari kemitraan ini bisa menampung lulusan dari LKP AL-YUBI. 4. Adanya data tentang alumni kursus yang sudah bekerja atau usaha mandiri. 5. Menempatkan Peserta didik pada pusat magang dan industri kemudian memperkerjakan peserta didik pada Pusat magang atau industri tersebut. B. PENGEMBANGAN LEMBAGA 1. Jumlah peserta didik harus bertambah banyak 2. Jumlah tenaga pendidik mencukupi, untuk semua ranah kursus 3. Administrasi kelembagaan, pembelajaran, pendidik, Peserta didik, sarana dan prasarana dilakukan dengan baik dan benar 4. Meningkatnya Sarana belajar yang dimiliki oleh LKP AL-YUBI baik sarana teori maupun praktek
  17. 17. 15 BAB V PENUTUP Proposal ini dirancang karena rasa ketertarikan dan juga komitmen LKP AL-YUBI yang selaras dengan program dukungan lembaga kursus dan pelatihan yang berusaha memperkuat LKP-LKP untuk bangkit dan semangat dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada warga masyarakat. Harapan dari proposal ini adalah terwujudnya masyarakat yang trampil dan professional melalui lembaga kursus dan pelatihan yang berstandar lokal mampu bersaing dan merebut peluang kerja nasional dan global, yang pada gilirannya nanti terwujud masyarakat Indonesia yang bermutu dan Sejahtera. Besar harapan kami, semoga niat yang baik ini mendapat perhatian, tanggapan, dukungan, dan bantuan dari semua pihak yang memiliki kepedulian, kewenangan dan tanggungjawab dalam masalah ini. Kami menyadari bahwa proposal ini jauh dari sempurna untuk itu kami selalu membuka diri terhadap segala koreksi baik aspek subtansial maupun redaksional guna perbaikan dimasa yang akan dating. Semoga apa yang kita lakukan mendapat Ridho Allah SWT. Atas segala bantuan dan dukungan kami ucapkan terimakasih.

×