INTERNATIONAL
ACCOUNTING
PENDAHULUAN
PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI
AKUNTANSI KOMPARATIF EROPA
PENDAHULUAN
• AKUNTANSI MENYEDIAKAN INFORAMSI MENGENAI PERUSAHAAN DAN TRANSAKSINYA.
• AKUNTANSI MENCAKUP BEBERAPA PROSES :...
PELAKU AUDITING (AUDITOR) :
 AUDITOR INTERNAL : AKUNTAN PROFESSIONAL YANG BERKERJA DIDALAM
PERUSAHAAN DAN BERTANGGUNG JAW...
SUDUT PANDANG SEJARAH
• SISTEM PEMBUKUAN BERPASANGAN (DOUBLE-ENTRY BOOKKEEPING)
BERAWAL DARI NEGARA-NEGARA DI KOTA ITALIA ...
SUDUT PANDANG KONTEMPORER
• TURUNNYA HAMBATAN PERDAGANGAN DAN PENGENDALIAN MODAL SECARA
NASIONAL YANG TERJADI BERSAMAAN DE...
PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL
• KETIKA DIMASA LALU PERDAGANGA BARANG LEBIH UNGGUL DARI PERDAGANGAN JASA...
INOVASI KEUANGAN
• DEREGULASI PASAR KEUANGAN DAN PENGENDALIAN MODAL YANG TERUS
DILAKUKAN MENYEBABKAN KERENTANAN HARGA KOMO...
KOMPETISI GLOBAL
• STANDAR PERBANDINGAN YANG KINI MELAMPAUI BATAS NASIONAL.
• MENYESUAIKAN IFRS DENGAN GAAP AS, PARA PEMBA...
MERGER DAN AKUISISI LINTAS BATAS NEGARA
• AKUNTANSI MEMAINKAN PERANAN PENTING DALAM MEGA KONSOLIDASI,
KARENA ANGKA-ANGKA Y...
INTERNASIONALISASI PASAR MODAL
• PENINGKATAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL MEMBUAT MENINGKATNYA
AKUNTANSI INTERNASIONAL DI KALA...
PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI
• PADA AWALNYA, PERKEMBANG AKUNTANSI TIDAK LEBIH DARI SYSTEM
PENCATATAN UNTUK JASA PERBANKAN ...
PERKEMBANGAN
• FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN AKUNTANSI NASIONAL JUGA
MEMBANTU MENJELASKAN PERNEDAAM AKUNTANSI ANTA...
6. TINGKAT PERKEMBANGAN EKONOMI
7. TINGKAT PENDIDIKAN
8. BUDAYA
EMPAT DIMENSI AKUNTANSI YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PELAPORA...
KLASIFIKASI
KLASIFIKASI AKUNTANSI INTERNASIONAL DAPAT DILAKUKAN DALAM DUA
KATEGORI, YAITU :
 DENGAN PERTIMBANGAN
 SECARA...
SISTEM HOKUM: AKUNTANSI HOKUM UMUM VS KODIFIKASI HOKUM
1) AKUNTANSI DALAM NEGARA-NRGARA HUKUM UMUM MEMILIKI KARAKTERISTIK
...
PEMBEDAAN ANTARA PENYAJIAN WAJAR DAN KESUSAIAN HUKUM MENIMBULKAN
PENGARUH YANG BESAR TERHADAP BANYAK PERMASALAHAN AKUNTANS...
AKUNTANSI KOMPARATIF: EROPA
• LIMA ANGGOTA UNI EROPA (EU) :
1. REPUBLIK CEKO
2. PRANCIS
3. JERMAN
4. BELANDA
5. INGGRIS
• ...
BEBERAPA PENGAMATAN TENTANG STANDAR DAN PRAKTIK
AKUNTANSI
• TIGA ALASAN PENTINGNYA PERUMUSAN STANDAR AKUNTANSI:
1) DI BANY...
IFRS DALAM UNI EROPA
• PADA TAHUN 2005 UNI EROPA MENYETUJUI SEBUAH ATURAN AKUNTANSI YANG MENGHARUSKAN
SEMUA PERUSAHAAN DI ...
SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN LIMA NEGARA
 PRANCIS
PADA SEPTEMBER 1947 MENTERI EKONOMI NASIONAL MENYETUJUI PLAN COMPTABLE
GEN...
• REGULASI DAN PELAKSANAAN AKUNTANSI
ADA LIMA PERUSAHAAN BESAR YANG TERLIBAT DALAM PENYUSUNAN STANDAR DI PRANCIS:
1. COUNS...
• PATOKAN AKUNTANSI
PERUSAHAAN-PERUSAHAAN PRANCIS YANG TERDAFTAR MENGIKUTI IFRS DALAM
PELAPORAN GABUNGAN MEREKA, DAN PERUS...
• REGULASI DAN PELAKSANAAN AKUNTANSI
SEBELUM TAHUN 1998, JERMAN TIDAK MEMILIKI FUNGSI PENYUSUSNAN STANDAR
AKUNTANSI KEUANG...
• LAPORAN KEUANGAN
JERMAN MENETAPKAN PERSYARATAN AKUNTANSI, AUDIT DAN LAPORAN KEUANGAN YANG
BERBEDA TERGANTUNG BENTUK ORGA...
• PENGUKURAN AKUNTANSI
GAS LEBIH RESTRIKTIF DARIPADA HGB DALAM LAPORAN KEUANGAN
GABUNGAN. BERDASARKAN GAS 4, METODE REVALU...
 REPUBLIK CEKO
SELANJUTNYA, DENGAN PEMBANGUNAN SEBUAH EKONOMI SENTRAL, PRAKTIK AKUNTANSI
DIDASARKAN PADA CONTOH SOVIET. K...
• REGULASI DAN PELAKSAAN AKUNTANSI
COMMERCIAL CODE YANG BARU DIBUAT OLEH CEKO PADA TAHUN 1991 DAN MULAI
EFEKTIF PADA 1 JAN...
• LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN KEUANGAN HARUS BERSIFAT KOMPARATIF, TERDIRI DARI :
1. NERACA
2. AKUN KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN (L...
 BELANDA
AKUNTANSI BELANDA DIORIENTASIKAN KE ARAH KEWAJARAN PENYAJIAN. LAPORAN KEUANGAN DAN
AKUNTANSI PAJAK MERUPAKAN DUA...
AMF (AUTHORITY FOR THE FINANCIAL MARKETS) BELANDA MENGAWASI
OPERASI BURSA SAHAM.
• LAPORAN KEUANGAN
KUALITAS LAPORAN KEUAN...
• PENGUKURAN AKUNTANSI
METODE PEMBELIAN MENGGUNAKAN METODE UMUM.
TRANSLASI MATA UANG ASING SAMA DENGAN IFRS.
FLEKSIBELITAS...
 INGGRIS
AKUNTANSI DI INGGRIS BERKEMBANG SEBAGAI SEBUAH ILMU TUNGGAL. SEJAK TAHUN 1970-AN,
SUMBER PALING PENTING UNTUK PE...
ENAM DEWAN AKUNTANSI DI KERAJAAN INGGRIS BERIKUT INI DIHUBUNGKAN MELALUI CONSULTATIVE COMMITTEE OF
ACCOUNTANCY BODIES (CCA...
• PENGHITUNGAN AKUNTANSI
INGGRIS MEMPERBOLEHKAN ADANYA AKUISISI DAN PENGGABUNGAN AKUNTANSI
KOMBINASI BISNIS.
DIBAWAH METOD...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

International Accounting Bab 1,2,3

825 Aufrufe

Veröffentlicht am

Tugas Mata Kuliah Akuntansi Internasional

Veröffentlicht in: Bildung
0 Kommentare
0 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
825
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
18
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
8
Kommentare
0
Gefällt mir
0
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

International Accounting Bab 1,2,3

  1. 1. INTERNATIONAL ACCOUNTING PENDAHULUAN PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI AKUNTANSI KOMPARATIF EROPA
  2. 2. PENDAHULUAN • AKUNTANSI MENYEDIAKAN INFORAMSI MENGENAI PERUSAHAAN DAN TRANSAKSINYA. • AKUNTANSI MENCAKUP BEBERAPA PROSES : PENGUKURAN, PENGUNGKAPAN, PEMERIKSAAN (AUDITING). 1. PENGUKURAN MEMBERIKAN MASUKAN MENGENAI PROFITABILITAS OPERASI SUATU PERUSAHAAN DAN KEKUATAN POSISI KEUANGAN. 2. PENGUNGKAPAN PROSES PENGUKURAN AKUNTANSI DIKOMUNIKASIKAN KEPADA PARA PENGGUNA YANG DIHARAPKAN. 3. AUDITING PROSES DIMANA KALANGAN PROFESSIONAL AKUNTANSI KHUSUS (AUDITOR) MELAKUKAN ATESTASI 9PENGUJIAN) TERHADAP KEANDALAN PROSES PENGUKURAN DAN KOMUNIKASI.
  3. 3. PELAKU AUDITING (AUDITOR) :  AUDITOR INTERNAL : AKUNTAN PROFESSIONAL YANG BERKERJA DIDALAM PERUSAHAAN DAN BERTANGGUNG JAWAB KEPADA MANAJEMEN.  AUDITOR EKSTERNAL : AKUNTAN PROFESSIONAL YANG BUKAN KARYAWAN YNG BERTANGGUNG JAWAB UNTUK MELAKUKAN ATESTASI BAHWA LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DISUSUN MENURUT STANDAR AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM. • AKUNTANSI INTERNASIONAL PENTING BAGI MEREKA YANG INGIN MENGELOLA SUATU USAHA ATAU MEMPEROLEH ATAU MEMASOK PEMBIAYAAN MELINTASI BATAS-BATAS NEGARA. • JUMLAH AKUNTANSI DAPAT BERBEDA SECARA SIGNIFIKAN SESUAI DENGAN PRINSIP- PRINSIP YANG MENGATURNYA. PERBEDAAN YANG MEMPENGARUHI PELAPORAN DAN KEGIATAN OPERASI: FAKTOR BUDAYA, PRAKTIK BISNIS, POLITIK DAN PERUNDANG- UNDANGAN, SYSTEM HOKUM, NILAI MATA UANG, TINGKAT INFLASI LOCAL, RISIKO BISNIS DAN HOKUM PAJAK
  4. 4. SUDUT PANDANG SEJARAH • SISTEM PEMBUKUAN BERPASANGAN (DOUBLE-ENTRY BOOKKEEPING) BERAWAL DARI NEGARA-NEGARA DI KOTA ITALIA ABAD KE-14, YANG KEMUDIAN BERALIH KE JERMAN UNTUK MEMBANTU PARA PEDAGANG ZAMAN FUGGER DAN KELOMPOK HANSEATIK. KEMUDIAN PARA FILSUF DI BELANDA MEMPERTAJAM CARA PERHITUNGAN PENDAPATAN PERIODIC DAN APARAT PEMERINTAH DI PERANCIS MENEMUKAN KEUNTUNGAN MENERAPKAN KESELURUHAN SYSTEM DALAM PERENCANAAN DAN AKUNTANBILITAS PEMERINTAH. KEMUDIAN SAMPAI KE PULAU INGGRIS. • PERKEMBANGAN INGGRIS MEMBUTUHKAN SYSTEM UNTUK PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN PERUSAHAAN DI DAERAH KOLONI, DAN PENCATATAN PERUSAHAAN COLONIAL DIPERIKSA ULANG DAN DIVERIFIKASI. PADA TAHUN 1850-AN TUMBUH MASYARAKAT AKUNTANSI DAN PADA TAHUN 1870-AN TUMBUH SUATU PROFESI AKUNTANSI PUBLIC YANG TERORGANISASI DI SKOTLANDIA DAN INGGRIS. • ABAD KE-20 AMERIKA SERIKAT MENGALAMI KERUMITAN MASALAH AKUNTANSI, SEKOLAH-SEKOLAH BISNIS DIDIRIKAN DI AMERIKA AGAR MEMBANTU PERKEMBANGAN MASALAH AKUNTANSI DENGAN MERUMUSKAN BIDANG- BIDANG MASALAH DAN DIAKUI SEBAGAI SUATU DISIPLIN ILMU AKADEMIK SENDIRI PADA BERBAGAI SEKOLAH TINGGI DAN UNIVERSITAS. MODEL AKUNTANSI BELANDA DIGUNAKAN DI INDONESIA, MODEL AKUNTANSI PRANCIS DIGUNKAN DI POLINESIA DAN WILAYAH-WILAYAH DI AFRIKA, SEDANGKAN PELAPORAN SYSTEM JERMAN DIGUNAKAN DI JEPANG,SWEDIA DAN KEKAISARAN RUSIA.
  5. 5. SUDUT PANDANG KONTEMPORER • TURUNNYA HAMBATAN PERDAGANGAN DAN PENGENDALIAN MODAL SECARA NASIONAL YANG TERJADI BERSAMAAN DENGAN KEMAJUAN DALAM TEKNOLOGI INFORMASI MENJADI FACTOR PENAMBAH PENTINGNYA MEMPELAJARI AKUNTANSI INTERNASIONAL.  PENGENDALIAN NASIONAL TERHADAP ARUS MODAL, VALUTA ASING, INVESTASI ASING LANGSUNG, DAN TRANSAKSI TERKAIT, MENYEBABKAN HAMBATAN BISNIS INTERNATIONAL MENURUN.  KEMAJUAN DALAM TEKNOLOGI INFORMASI JUGA MENYEBABKAN PERUBAHAN RADIKAL DALAM EKONOMI PRODUKSI DAN DISTRIBUSI.  HUBUNGAN WAJAR TIMBAL-BALIK YANG MENJADI KARAKTER HUBUNGAN PERUSAHAAN DENGAN PEMASOK, PERANTARA DAN PELANGGAN MEREKA DIGANTIKAN DENGAN HUBUNGAN KERJA SAMA GLOBAL DENGAN PEMASOK, PEMASOK DARI PEMASOK,PERANTARA, PELANGGAN DAN PELANGGAN DARI PELANGGAN.
  6. 6. PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL • KETIKA DIMASA LALU PERDAGANGA BARANG LEBIH UNGGUL DARI PERDAGANGAN JASA, PADA SAAT INI PERDAGANGAN JASA MENDAPATKAN KEUNTUNGAN YANG LEBIH SIGNIFIKAN DAN BERKEMBANG CEPAT. SEPERTI EKSPOR IMPOR. • PENGGABUNGAN PENGUNGKAPAN SEMACAM ITU DARI SELURUH MNC DI SELURUH DUNIA AKAN MENGINFORMASIKAN BAHWA PERDAGANGAN SAAT INI TIDAK LAGI BERSIFAT BILATERAL ATAU REGIONAL, TETAPI SUNGGUH-SUNGGUH BERSIFAT GLOBAL. • TOPIK AKUNTANSI YANG UTAMA BERHUBUNGAN DENGAN KEGIATAN EKSPOR DAN IMPOR ADALAH AKUNTANSI UNTUK TRANSAKSI DALAM MATA UANG ASING. BISNIS INTERNASIONAL MELEBIHI PERDAGANGAN LUAR NEGRI DAN MENINGKATKAN ASOSIASI DENGAN INVESTASI ASING LANGSING, YANG MELIPUTI PENDIRIAN MANUFAKTUR ATAU DISTRIBUSI DI LUAR NEGERI DENGAN MENBENTUK AFILIASI YANG DIMILIKI SEUTUHNYA, USAHA PATUNGAN ATAU ALIANSI STRATEGIS. • SETIAP AFILIASI HARUS MENYIAPKAN AKUN-AKUNNYA SESUAI DENGANPRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM DISUATU NEGARA YANG MENJADI DOMISILI PERUSAHAAN UNTUK MEMENUHI KETENTUAN HOKUM DAN PERPAJAKAN. • TERDAPAT PILIHAN MENGENAI KURS NILAI TUKAR YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGONVERSI AKUN-AKUN LUAR NEGERI KE DALAM SATU MATA UANG PELAPORAN. • PARA PEMBACA LAPORAN BUKAN LAGI HANYA PIHAK DOMESTIC, MELAINKAN PIHAK ASING. • PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN BUKASN HANYA PIHAK EKSTERNAL ASING, NAMUN PIHAK INTERNAL (MANAJER KEUANGAN DAN AKUNTANSI) JUGA HARUSB MEMAHAMI PENGARUH KOMPLEKSITAS LINGKUNGAN PENGUKURAN AKUNTASI SUATU PERUSAHSAAN MULTINASIONAL.
  7. 7. INOVASI KEUANGAN • DEREGULASI PASAR KEUANGAN DAN PENGENDALIAN MODAL YANG TERUS DILAKUKAN MENYEBABKAN KERENTANAN HARGA KOMODITAS, VALUTA ASING, KREDIT DAN EKUITAS. • TUJUAN AKTIVITAS PERUSAHAAN DALAM MENGIDENTIFIKASI RISIKO YANG MEREKA HADAPI BERASAL DARI KERENTANAN TERSEBU, MEMUTUSKAN RISIKO MANA YANG PERLU DILINDUNGI DAN MENGEVALUASI HASIL STRATEGI MANAJEMEN RISIKO YANG DIJALANKAN. • NVESTOR DAN PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN MENGHARAPKAN MANAJER KEUANGAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI DAN SECARA AKTIF MENGELOLA EKSPOSUR YANG TIMBUL. • PADA SAAT YANG BERSAMAA, KEMAJUAN DALAM TEKNOLOGI KEUANGAN MEMUNGKINKAN PERGESERAN RISIKO KEUANGAN KEPADA PUNDAK ORANG LAIN.
  8. 8. KOMPETISI GLOBAL • STANDAR PERBANDINGAN YANG KINI MELAMPAUI BATAS NASIONAL. • MENYESUAIKAN IFRS DENGAN GAAP AS, PARA PEMBACA LAPORAN KEUANGAN YANG TIDAK MENYADARI PERBEDAAN PENGUKURAN NASIONAAL DAN PERHITUNGAN PENYESUAIAN YANG DIPERLUKAN MEMBUAT PEMBACA BERADA DALAM POSISI YANG TIDAK MENGUNTUNGKAN
  9. 9. MERGER DAN AKUISISI LINTAS BATAS NEGARA • AKUNTANSI MEMAINKAN PERANAN PENTING DALAM MEGA KONSOLIDASI, KARENA ANGKA-ANGKA YANG DIHASILKAN AKUNTANSI BERSIFAT MENDASAR DALAM PROSES PENILAIAN PERUSAHAAN.
  10. 10. INTERNASIONALISASI PASAR MODAL • PENINGKATAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL MEMBUAT MENINGKATNYA AKUNTANSI INTERNASIONAL DI KALANGAN EKSEKUTIF PERUSAHAAN, INVESTOR, REGULATOR PASAR, PEMBUAT STANDAR AKUNTANSI DAN PARA PENDDIDIK ILMU BISNIS. • MENINGKATNYA INTEGRASI PASAR KEUANGAN, MAKA TERJADI PULA PENINGKATAN DALAM JUMLAH PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA BERBAGAI BURSA EFEK DI SELURUH DUNIA. • TIGA WILAYAH DENGAN PASAR MODAL TERBESAR ADALAH WILAYAH BENUA AMERIKA, ASIA-PASIFIK, DAN EROPA, TERMASUK JUGA DI DIALAMNYA AFRIKAN DAN TIMUR TENGAH.
  11. 11. PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI • PADA AWALNYA, PERKEMBANG AKUNTANSI TIDAK LEBIH DARI SYSTEM PENCATATAN UNTUK JASA PERBANKAN TERTENTU DAN SKEMA PEMUNGUTAN PAJAK, KEMUDIAN DIKEMBANGKAN SEBAGAI PEMENUH KEBUTUHAN PERUSAHAAN DAGANG. INDUSTRIALISASI DAN PEMBAGIAN KERJA MEMERLUKAN ADANYA ANALISIS BIAYA DAN AKUNTANSI MANAJEMEN. • KLARIFIKASI MERUPAKAN DASAR UNTUK MEMAHAMI DAN MENGANALISIS DAN BAGAIMANA SYSTEM AKUNTANSI NASIONAL BERBEDA-BEDA. UNTUK MENGELOMPOKAN SYSTEM AKUNTANSI KEUANGAN MENURUT KARAKTERISTIK KHUSUSNYA.
  12. 12. PERKEMBANGAN • FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN AKUNTANSI NASIONAL JUGA MEMBANTU MENJELASKAN PERNEDAAM AKUNTANSI ANTAR BANGSA. • FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN AKUNTANSI : 1. SUMBER PERNDANAAN 2. SISTEM HOKUM 3. PERPAJAKAN 4. IKATAN POLITIK DAN EKONOMI 5. INFLASI
  13. 13. 6. TINGKAT PERKEMBANGAN EKONOMI 7. TINGKAT PENDIDIKAN 8. BUDAYA EMPAT DIMENSI AKUNTANSI YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PELAPORAN KEUANGAN SUATU NEGARA, YAITU: 1. PROFESIONALISME VS KETETAPAN WAJIB PENGENDALIAN. 2. KESERAGAMAN VS FLEKSIBELITAS. 3. KONSERVATISME VS OPTIMISM. 4. KERAHASIAAN VS TRANSPARANSI.
  14. 14. KLASIFIKASI KLASIFIKASI AKUNTANSI INTERNASIONAL DAPAT DILAKUKAN DALAM DUA KATEGORI, YAITU :  DENGAN PERTIMBANGAN  SECARA EMPIRIS EMPAT PENDEKATAN TERHADAO PERKEMBANGAN AKUNTANSI 1. BERDASARKAN PENDEKATAN MAKROEKONOMI 2. BERDASARKAN PENDEKATAN MIKROEKONOMI 3. BERDASARKAN PENDEKATAN DISIPLIN INDEPENDENT 4. BERDASARKAN PENDEKATAN YANG SERAGAM
  15. 15. SISTEM HOKUM: AKUNTANSI HOKUM UMUM VS KODIFIKASI HOKUM 1) AKUNTANSI DALAM NEGARA-NRGARA HUKUM UMUM MEMILIKI KARAKTERISTIK BERORIENTASI TERHADAP “PENYAJIAN WAJAR”, TRANSPARANSI DAN PENGUNGKAPAN PENUH DAN PEMISAHAN ANTARA AKUNTANSI KEUANGAN DAN PAJAK. 2) AKUNTANSI DALAM NEGARA-NEGARA YANG MENGANUT KODIFIKASI HOKUM MEMILIKI KARAKTERISTIK BERORIENTASI LEGALISTIK, TIDAK MEMBIARKAN PENGUNGKAPAN DALAM JUMLAH KURANG DAN KESUSAIAN ANTARA AKUNTANSI KEUANGAN DAN PAJAK. SISTEM PRAKTIK: AKUNTANSI PENYAJIAN WAJAR VS KEPATUHAN HOKUM 1) PENTINGNYA PASAR SAHAM SEBAGAI SUMBER KEUANGAN YANG MEMBUAT MODAL SIFATNYA SEMAKIN GLOBAL, MENUNTUT ADANYA STANDAR LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN YANG JUGA DIAKUI SECARA MENDUNIA. 2) PELAPORAN KEUANGAN GANDA KINI MENJADI HAL YANG UMUM. SATU SET LAPORAN SESUAI KETENTUAN PELAPORAN KEUANGAN DOMESTIC LOCAL DAN YANG SATU LAGI MENGGUNAKAN PRINSIP AKUNTANSI DAN BERISI PENGUNGKAPAN YANG DITUJUKAN KEPADA INVESTOR INTERNASIONAL. 3) BEBERAPA NEGARA MENGANUT SYSTEM KODIFIKASI HUKUM.
  16. 16. PEMBEDAAN ANTARA PENYAJIAN WAJAR DAN KESUSAIAN HUKUM MENIMBULKAN PENGARUH YANG BESAR TERHADAP BANYAK PERMASALAHAN AKUNTANSI, SEPERTI : a) DEPRESIASI, DIMANA BEBAN DITENTUKAN BERDASARKAN PENURUNAN KEGUNAAN SUATU ASSET SELAMA MASA MANFAAT EKONOMI ATAU JUMLAH YANG DITENTUKAN UNTUK TUJUAN PAJAK. b) SEWA GUNA USAHA DOPERLAKUKAN SEPERTI SEWA OPERASI YANG BIASA. c) PENSIUN DENGAN BIAYA YANG DIAKUI PADA SAAT DIHASILKAN OLEH KARYAWAN ATAU DIBEBANKAN MENURUT DASAR DIBAYAR PADA SAAT BERHENTI BEKERJA.
  17. 17. AKUNTANSI KOMPARATIF: EROPA • LIMA ANGGOTA UNI EROPA (EU) : 1. REPUBLIK CEKO 2. PRANCIS 3. JERMAN 4. BELANDA 5. INGGRIS • PERANCIS, JERMAN DAN BELANDA MERUPAKAN ANGGOTA ASLI MASYARAKAT EKONOMI EROPA (EUROPEAN ECONOMIC COMMUNITY) YANG DIDIRIKAN PADA TAHUN 1957. • PADA TAHUN 1973 INGGRIS BERGABUNG. • KEEMPAT NEGARA TERSEBUT MERUPAKAN BEBERAPA PENDIRI INTERNATIONAL ACCOUNTING STANDARDS COMMITTEE (YANG SEKARANG LEBIH DIKENAL DENGAN INTERNATIONAL ACCOUNTING STANDARDS BOARDS/IASB) • PADA TAHUN 2004 REPUBLIC CEKO BERGABUNG DALAM UNI EROPA.
  18. 18. BEBERAPA PENGAMATAN TENTANG STANDAR DAN PRAKTIK AKUNTANSI • TIGA ALASAN PENTINGNYA PERUMUSAN STANDAR AKUNTANSI: 1) DI BANYAK NEGARA HUKUMAN UNTUK KEGAGALAN DENGAN PERNYATAAN AKUNTANSI RESMI DIANGGAP LEMAH ATAU TIDAK EFEKTIF. 2) PERUSAHAAN BIAS DENGAN SUKARELA MELAPORKAN LEBIH BANYAK INFORMASI DARIPADA YANG DIHARUSKAN. 3) BEBERAPA NEGARA MENGIZINKAN PERUSAHAAN UNTUK KELUAR DARI JALUR STANDAR AKUNTANSI JIKA HAL TERSEBUT BISA MENGGAMBARKAN HASIL OPERASI DAN POSISI KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN LEBIH BAIK. • SUSUNAN STANDAR AKUNTANSI BIASANYA MENGGABUNGKAN KOMBINASI KELOMPOK-KELOMPOK SECTOR UMUM DAN SWASTA. SEKTOR SWASTA MELIPUTI PROFESI AKUNTANSI DAN KELOMPOK-KELOMPOK LAIN YANG DIPENGARUHI OLEH PROSES PELAPORAN KEUANGAN, SEPERTI PENGGUNA DAN PENYUSUN LAPORAN KEUANGAN DAN PEGAWAI.
  19. 19. IFRS DALAM UNI EROPA • PADA TAHUN 2005 UNI EROPA MENYETUJUI SEBUAH ATURAN AKUNTANSI YANG MENGHARUSKAN SEMUA PERUSAHAAN DI UNI EROPA YANG TERDAFTAR DALAM SEBUAH PASAR RESMI UNTUK MENGIKUTI IFRS DALAM LAPORAN KEUANGAN GABUNGAN MEREKA. • NEGARA-NEGARA ANGGOTA DIBEBASKAN UNTUK MEMPERLUAS PERSYARATAN INI BAGI SEMUA PERUSAHAAN, BUKAN HANYA PERUSAHAAN TERDAFTAR, TERMASUK LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PRIBADI.  LAPORAN KEUANGAN LAPORAN IFRS TERDIRI ATAS NERACA GABUNGAN, LAPORAN LABA RUGI, LAPORAN KAS, LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS (ATAU LAPORAN LABA RUGI DAN PENGELUARAN YANG DIAKUI), DAN CATATAN PENJELASAN. UNGKAPAN PENJELASAN HARUS MENCAKUP : KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG DIIKUTI, PENILAIAN YANG DIBUAT OLEH MANAJEMEN DALAM MENEREAPKAN KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING, DAN ASUMSI UTAMA MENGENAI MASA DEPAN DAN SUMBER-SUMBER PENTING TENTANG KETIDAKPASTIAN ESTIMASI.  PATOKAN AKUNTANSI DALAM IFRS SEMUA KOMBINASI BISNIS DIANGGARA SEBAGAI PEMBELANJAAN. GOODWILL MERUPAKAN PERBEDAAN ANTARA HARGA PASAR DARI PERTIMBANGAN YANG ADA DAN HARGA PASAR DARI ASSET CABANG, KEWAJIBAN DAN KEWAJIBAN BERSYARAT. TRANSLASI LAPORAN KEUANGAN DARI OPERASI ASING DIDASARKAN PADA KONSEP MATA UANG FUNGSIONAL.
  20. 20. SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN LIMA NEGARA  PRANCIS PADA SEPTEMBER 1947 MENTERI EKONOMI NASIONAL MENYETUJUI PLAN COMPTABLE GENERAL (UNDANG-UNDANG AKUNTANSI NASIONAL). KEMUDIAN DIREVISI PADA TAHUN 1957, REVISI SELANJUTNYA 1982 DI BAWAH PENGARUH FOURTH DIRECTIVE OF THE EUROPEAN UNION. PADA TAHUN 1986, KETENTUAN TERSEBUT DIPERLUAS UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN PERSYARATAN SEVENTH DIRECTIVE UNI EROPA PADA LAPORAN KEUANGAN GABUNGAN DAN SELANJUTNYA DIREVISI LAGI PADA TAHUN 1999. PLAN COMPTABLE GENERAL BERISI : a) TUJUAN DAN PRINSIP LAPORAN DAN AKUNTANSI KEUANGAN. b) DEFINISI ASSET, UTANG ,EKUITAS PEMEGANG SAHAM, PENDAPATAN DAN PENGELUARAN. c) ATURAN-ATURAN VALUASI DAN PENGAKUAN. d) DAFTAR AKUN, PERSYARATAN PENGGUNAANYA, DAN PERSYARATAN TATA BUKU LAINNYA TRLAH DISTANDARISASI. e) CONTOH LAPORAN KEUANGAN DAN ATURAN PRESENTASINYA.
  21. 21. • REGULASI DAN PELAKSANAAN AKUNTANSI ADA LIMA PERUSAHAAN BESAR YANG TERLIBAT DALAM PENYUSUNAN STANDAR DI PRANCIS: 1. COUNSEIL NATIONAL DE LA COMPTABILITIE, ATAU CNC (BADAN AKUNTANSI NASIONAL). 2. COMITE DE LA REGELEMENTATION COMPTABLE, ATAU CRC (KOMITE REGULASI AKUNTANSI). 3. AUTORITE DES MARCHES FINANCIERS, ATAU AMF (OTORITAS PASAR KEUANGAN). 4. ORDE DES EXPERTS-COMPTABLES, ATAU OEC (OTORITAS PASAR KEUANGAN). 5. COMPAGNIE NATIONALE DES COMMISSAIRES AUX COMPTES, ATAU CNCC (INSTITUTE NASIONAL UNDANG-UNDANG AUDITOR). • LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PRANCIS HARUS MELAPORKAN HAL-HAL BERIKUT: 1. NERACA] 2. LAPORAN LABA RUGI 3. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 4. LAPORAN DIREKTUR 5. LAPORAN AUDITOR
  22. 22. • PATOKAN AKUNTANSI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN PRANCIS YANG TERDAFTAR MENGIKUTI IFRS DALAM PELAPORAN GABUNGAN MEREKA, DAN PERUSHAAN-PERUSAHAAN YANG TIDAK TERDAFTAR JUGA MEMPUNYAI PILIHAN INI.  JERMAN CORPORATION LAW PADA TAHUN 1965 MEMINDAHKAN SYSTEM LAPORAN KEUANGAN JERMAN KE ARAH PEMIKIRAN INGGRIS-AMERIKA (HANYA UNTUK PERUSAHAAN BESAR). PADA TAHUN 1969 MELALUI CORPORATE PUBLICITY LAW MENYATAKAN LAPORAN MANAJEMEN DAN PERSYARATAN UDIT TAMBAHAN MENJADI PERSYARATAN HUKUM. PADA AWAL 1970-AN, UNI EROPA MULAI MENGELUARKAN PERINTAH PENYELARASANNYA, DIMANA NEGARA-NEGARA ANGGOTANHYA DIWAJIBKAN UNTUK MENGGABUNGKAN DIRI DENGAN UNDANG-UNDANG NASIONALNYA. PADA 19 DESEMBER 1985 PERINTAH UNI EROPA KEE PAT, KETUJUH DAN KEDELAPAN SEMUANYA MEMASUKI UNDANG-UNDANG JERMAN MELALUI COMPREHENSIVE ACCOUNTING ACT.
  23. 23. • REGULASI DAN PELAKSANAAN AKUNTANSI SEBELUM TAHUN 1998, JERMAN TIDAK MEMILIKI FUNGSI PENYUSUSNAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN KARENA HANYA DIPAHAMI OLEH NEGARA-NEGARA YANG BERBAHASA INGGRIS. UNDANG-UNDANG TAHUN 1998 TENTANG KENDALI DAN TRANSAPARANSI (KONTRAG) MEMPERKENALKAN SYARAT BAGI MENTRI KEHAKIMAN UNTUK MENGAKUI DEWAN SUSUNAN STANDAR NSIONAL UNTUK MEMBERIKAN TUJUAN-TUJUAN BERIKUT : a. MENGEMBANGKAN REKOMENDASI UNTUK PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI DALAM LAPORAN KEUANGAN GABUNGAN. b. MENGAJUKAN MENTRI KEHAKIMAN MENGENAI STANDAR AKUNTANSI YANG BARU. c. MEWAKILI JERMAN DALAM ORGANISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL SEPERTI IASB. SETELAH ITUGERMAN ACCOUNTING STANDARDS COMMITTEE (GASC) ATAU DALAM BAHASA JERMAN DEUTSCHES RECHNUNGSLEGUNGS STANDARDS COMMITTEE (DRSC) DIDIRIKAN DAN SELANJUTNYA DIRESMIKAN OLEH MENTRI KEHAKIMAN SEBAGAI OTORITAS PENYUSUNAN JERMAN. GASC MENGAWASI GERMAN ACCOUNTING STANDARDS BOARD (GASB). GASB TELAH MENGELUARKAN GERMAN ACCOUNTING STANDARDS (GAS), NAMUN PADA TAHUN 2003 GASB MENERAPKAN STRATEGI BARU UNTUK MENCAPAI SEBUAH PEMUSATAN STANDAR AKUNTANSI GLOBAL.
  24. 24. • LAPORAN KEUANGAN JERMAN MENETAPKAN PERSYARATAN AKUNTANSI, AUDIT DAN LAPORAN KEUANGAN YANG BERBEDA TERGANTUNG BENTUK ORGANISASI BISNISNYA. ADA TIGA UKURAN USAHA : - USAHA KECIL - USAHA MENENGAH - USAHA BESAR YANG DITENTUKAN DENGAN BESARNYA NERACA, TOTAL PENJUALAN TAHUNAN, DAN JUMLAH PEGAWAI. ISI FORMAT LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG : 1. NERACA 2. LAPORAN LABA RUGI 3. CATATAN 4. LAPORAN MANAJEMEN 5. LAPORAN AUDITOR KEISTIMEWAAB DARI SYSTEM LAPORAN KEUANGAN JERMAN ADALAH ADANYA LAPORAN PRIBADI DARI AUDITOR KEPADA DEWAN DIREKTUR DAN DEWAN PENGAWAS PERUSAHAAN.
  25. 25. • PENGUKURAN AKUNTANSI GAS LEBIH RESTRIKTIF DARIPADA HGB DALAM LAPORAN KEUANGAN GABUNGAN. BERDASARKAN GAS 4, METODE REVALUASI HARUS DIGUNAKAN, DIMANA ASSET DAN UTANG YANG DIDAPATKAN DALAM SEBUAH PENGGABUNGAN BISNIS DINILAI KEMBALI BERDASARKAN HARGA PASAR, DAN KELEBIHANNYA DIALOKASIKAN KE GOODWILL. GAS 14 MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATA UANG FUNGSIONAL TERHADAP TRANSLASI MATA UANG ASING, SETARA DENGAN IFRS. HARGA PEROLEHAN MERUPAKAN DASAR UNTUK MENILAI ASSET BERWUJUD. PERSEDIAAN DICATAT PADA BIAYA ATAU PASAR YANG LEBIH RENDAH; FIFO, LIFO, DAN AVERAGE MERUPAKAN METODE MENENTUKAN BIAYA. BIAYA RISET DAN PENGEMBANGAN DIBEBANKAN SAAT TERJADINYA. PROVISI SEBAGAI ESTIMASI BEBAN ATAU KERUGIAN MASA DEPAN DIGUNAKAN.
  26. 26.  REPUBLIK CEKO SELANJUTNYA, DENGAN PEMBANGUNAN SEBUAH EKONOMI SENTRAL, PRAKTIK AKUNTANSI DIDASARKAN PADA CONTOH SOVIET. KEBETUHAN ADMINISTRATIVE DARI BERBAGAI LEMBAGA PEMERINTAHAN YANG PENTING DIPENUHI MELALUI FITUR-FITUR TERTENTU SEPERTI PENYERAGAMAN DAFTAR AKUN, METODE AKUNTANSI YANG RINCI, DAN PENYERAGAMAN LAPORAN KEUANGAN WAJIB BAGI SEMUA BADAN USAHA. SEBUAH FOCUS PRODUKSI DAN PEMBIAYAAN, BERDASARKAN HARGA PEROLEHAN, DITEKANKAN MELALUI LAPORAN EKSTERNAL. SISTEM AKUNTANSI BIAYA DAN KEUANGAN GABUNGAN MENGGUNAKAN PRINSIP PENETAPAN HARGA YANG SAMA DAN PRINSIP-PRINSIP LAINNYA. SETELAH TAHUN 1989, CEKO BERGERAK CEPAT MENUJU EKONOMI BERORIENTASI PASAR PEMERINTAH MENGUBAH SUSUNAN HUKUM DAN ADMINISTRATIFNYA UNTUK MERANGSANG EKONOMI DAN MENARIK INVESTASI ASING. UNDANG-UNDANG PERDAGANGAN DAN PRAKTIK DIUBAH UNTUK MENYESUAIKAN DENGAN STANDAR BARAT. KENDALI HARGA DINAIKKAN. AKUNTANSI DIARAHKAN KE GAYA BARAT, MENGGAMBARKAN PRINSIP-PRINSIP YANG DITANAMKAN EUROPEAN UNION DIRECTIVE. PADA TAHUN 1938, PRAGUE STOCK EXCHANGE MULAI RESMI BERJALAN. PADA TAHUN 1995 REPUBLIC CEKO MENJADI ANGGOTA PERTAMA PASCA-KOMUNIS DALAM ORGANIZATION FOR ECONOMIC COOPERATION AND DEVELOPMENT (OECD) REPUBLIK CEKO BERGABUNG DENGAN NATO PADA TAHUN 1999 DAN UNI EROPA PADA TAHUN 2004.
  27. 27. • REGULASI DAN PELAKSAAN AKUNTANSI COMMERCIAL CODE YANG BARU DIBUAT OLEH CEKO PADA TAHUN 1991 DAN MULAI EFEKTIF PADA 1 JANUARO 1992. FOURTH AND SEVENTH DIRECTIVES DARI UNI EROPA, UNDANG-UNDANG TERSEBUT MENETAPKAN PENGGUNAAN DAFTAR PERKIRAAN UNTUK PEMBUKUAN CATATAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN. HAL INI MULAI BERPENGARUH MULAI 1 JANUARI 2002 DAN 2004, TERUTAMA UNTUK MENDEKATKAN AKUNTANSI CEKO DENGAN IFRS. AKUNTANSI DI CEKO DIPENGARUHI OLEH COMMERCIAL CODE, ACCOUNTANCY ACT, DAN DEKRIT MENTRI KEUNGAN. PROSES AUDIT DIATUR OLEH ACT ON AUDITORS, YANG DIKELUARKAN TAHUN 1992 DAN MEMBENTUK CHAMBER OF AUDITORS SEBUAH PROFESSIONAL YANG MENGATUR DIRINYA SENDIRI YANG MENGAWASI PENDAFTARAN, PENDIDIKAN PENGUJIAN DAN MENERBITKAN AUDITOR, PENYUSUNAN STANDAR AUDIT, DAN REGULASI PRAKTIK AUDIT, SEPERTI FORMAT LAPORAN AUDIT.
  28. 28. • LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN HARUS BERSIFAT KOMPARATIF, TERDIRI DARI : 1. NERACA 2. AKUN KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN (LAPORAN LABA RUGI) 3. CATATAN • PENGUKURAN AKUNTANSI METODE AKUISISI (PEMBELIAN) DIGUNAKAN UNTUK MENGHITUNG KOMBINASI BISNIS (PENGGABUNGAN USAHA). GOODWILL YANG MUNCUL DARI KOMBINASI BISNIS DIMASUKKAN DALAM TAHUN PERTAMA PENGGABUNGAN ATAU KAPITALISASI DAN DIAMORTISASI SELAMA TIDAK LEBIH DARI 20 TAHUN. TIDAK ADA GARIS PEDOMAN UNTUK LAPORAN PENYESUAIAN TRANSLASI MATA UANG ASING. ASET-ASSET BERWUJUD DAN TIDAK BERWUJUD DINIALI BERDASARKAN BIAYA DAN DIHAPUS PADA UMUR EKONOMIS YANG DIHARAPKAN. PERSEDIAAN DINILAI PADA BIAYA RENDAH ATAU NILAI BERSIH YANG DAPAT DICAPAI, DAN FIFO SERTA METODE AVERAGE MEMUNGKINKAN ADANYA ASUMSI ALIRAN BIAYA. BIAYA RISET DAN PENGEMBANGAN BISA DIKAPITALISASIKAN JIKA BERHUBUNGAN DENGAN PROYEK YANG BERHASIL DISELESAIKAN DAN BIAS MENGHASILKAN PENDAPATAN YANG LEBIH BESAR UNTUK MASA MENDATANG
  29. 29.  BELANDA AKUNTANSI BELANDA DIORIENTASIKAN KE ARAH KEWAJARAN PENYAJIAN. LAPORAN KEUANGAN DAN AKUNTANSI PAJAK MERUPAKAN DUA AKTIVITAS YANG TERPISAH. AKUNTANSI DI BELNDA DIANGGAP SEBAGAI SEBUAH CABANG EKONOMI BISNIS. AKUNTANSI BELANDA JUGA MAU MENERIMA PEMIKIRAN ASING. • REGULASI DAN PELAKSANAAN AKUNTANSI REGULASI AKUNTANSI DI BELANDA BERSIFAT LIBERAL HINGGA MUNCUL ACT ON ANNUAL FINANCIAL STATEMENTS PADA TAHUN 1970. ISI UNDANGA-UNDANG TERSEBUT ADALAH : a. LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN HARUS MENUNJUKAN GAMBARAN YANG JELAS DARI POSISI KEUANGAN DAN HASIL TAHUN TERSEBUT, DAN SEMUA ARTIKELNYA HARUS DIKELOMPOKAN DAN DIJELASKAN DENGAN TEPAT. b. LAPORAN KEUANGAN HARUS DISUSUN BERDASARKAN PRAKTIK BISNIS YANG AMAN (MISALNYA PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI YANG BIAS DITERIMA OLEH KOMBINASI BISNIS) c. DASAR-DASAR PENULISAN ASSET DAN UTANG SERTA UNTUK MENENTUKAN HASIL OPERASI HARUS DIUNGKAPKAN. d. LAPORAN KEUANGAN HARUS DISUSUN PADA DASAR YANG KONSISTEN, DAN PENGARUH MATTERIEL DARI PERUBAHAN DALAM PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI HARUS DIUNGKAPKAN DENGAN TEPAT. e. INFORMASI KEUANGAN YANG KOMPARATIF UNTUK PERIODE TERDAHULU HARUS DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN DAN CATATAN KAKI UANG MENYERTAINYA. UNDANG-UNDANG TERSEBUT JUGA MENYUSUN PEMBENTUKAN TRIPARTITE ACCOUNTING STUDY GROUP DAN MELAHIRKAN ENTERPRISE CHAMBER DAN DIGABUNGKAN PADA UNDANG-UNDANG SIPIL PADA TAHUN 1975, DIKEMBANGKAN DAN DI DELEGASIKAN PADA TAHUN 1983.
  30. 30. AMF (AUTHORITY FOR THE FINANCIAL MARKETS) BELANDA MENGAWASI OPERASI BURSA SAHAM. • LAPORAN KEUANGAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN BELANDA SANGAT TINGGI. LAPORAN KEUANGAN MELIPUTI : 1. NERACA 2. LAPORAN LABA RUGI 3. CATATAN 4. LAPORAN DIREKTUR 5. INFORMASI LAIN YANG SUDAH DITENTUKAN
  31. 31. • PENGUKURAN AKUNTANSI METODE PEMBELIAN MENGGUNAKAN METODE UMUM. TRANSLASI MATA UANG ASING SAMA DENGAN IFRS. FLEKSIBELITAS TERHADAP PENGUKURAN AKUNTANSI SANGAT NYARA DALAM IZIN MENGGUNAKAN NILAI LANCER UNTUK ASSET BREWUJUD SEPERTI PERSEDIAAN DAN ASSET YANG BIAS DIDEPRESIASI. HARGA PEROLEHAN UNTUK PERSEDIAAN ADALAH NILAI RENDAH ATAU NILAI BERSIH YANG BIAS DICAPAI, DENGAN BIAYA-BIAYA YANG DITENTUKAN OLEH FIFO, LIFO ATAU METODE RATA-RATA. SEMUA ASSET YANG TIDAK BERWUJUD DIANGGAP MEMILIKI USIA TERBATAS, BIASANYA TIDAK LEBIH DARI 20 TAHUN.
  32. 32.  INGGRIS AKUNTANSI DI INGGRIS BERKEMBANG SEBAGAI SEBUAH ILMU TUNGGAL. SEJAK TAHUN 1970-AN, SUMBER PALING PENTING UNTUK PENGEMBANGAN DALAM UNDANG-UNDANG PERUSAHAAN ADALAH EU DIRECTIVES, TERUTAMA FOURTH AND SEVENTH DIRECTIVES. KONSEP KEWAJARAN PENYAJIAN DARI HASIL DAN POSISI KEUANGAN (KEBENARAN DAN KEWAJARAN) BERASAL DARI INGGRIS. • REGULASI DAN PELAKSANAAN AKUNTANSI DUA SUMBER UTAMA UNTUK STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DI KERAJAAN INGGRIS ADALAH UNDANG-UNDANG PERUSAHAAN DAN PROFESI AKUNTANSI. UNDANG-UNDANG TAHUN 1981 JUGA MENETAPKAN 5 PRISIP AKUNTANSI DASAR: 1. PENDAPATAN DAN BEBAN DISESUAIKAN DENGAN DASAR AKRUAL. 2. ASET DAN KEWAJIBAN INDIVIDU DALAM SETIAP GOLONGAN ASSET DAN KEWAJIBAN DIHITUNG SECARA TERPISAH. 3. PRINSIP KONSERVATISME DITERAPKAM, TERUTAMA DALAM PENGENALAN PENGHASILAN YANG DIDAPAT DAN SEMUA KEWAJIBAN DAN KERUGIAN YANG DITEMUKAN. 4. PENERAPAN KEBIJAKKAN AKUNTANSI YANG KONSISTEN DIHARUSKAN DARI TAHUN KE TAHUN. 5. PRINSIP PERUSAHAAN YANG TERUS BERJALAN BIAS DITERAPKAN UNTUK ENTITAS YANG SEDANG DIHITUNG.
  33. 33. ENAM DEWAN AKUNTANSI DI KERAJAAN INGGRIS BERIKUT INI DIHUBUNGKAN MELALUI CONSULTATIVE COMMITTEE OF ACCOUNTANCY BODIES (CCAB), YANG DIBENTUK PADA TAHUN 1970: 1. THE INSTITUTE OF CHARTERED ACCOUNTANTS IN ENGLAND AND WALES. 2. THE INSTITUTE OF CHARTERED ACCOUNTANTS IN IRELAND. 3. THE INSTITUTE OF CHARTERED ACCOUNTANTS IN SCOTLAND. 4. THE ASSOCIATION OF CHARTERED CERTIFIED ACCOUNTANTS. 5. THE CHARTERED INSTITUTE OF MANAGEMENT ACCOUNTANTS. 6. THE CHARTERED INTITUTE OF PUBLIC FINANCE AND ACCOUNTANCY. UNDANG-UNDANG TAHUN 1989 MENENTUKAN SANKSI HUKUM BAGI PERUSAHAAN YANG TIDAK MEMATUHI STANDAR AKUNTANSI. • LAPORAN KEUANGAN LAPORAN KEUANGAN INGGRIS MERUPAKAN YANG PALING KOMPREHENSIF DI DUNIA. LAPORAN KEUANGAN MENCAKUP: 1. LAPORAN DIREKTUR 2. AKUN LABA DAN RUGI SERTA NERACA 3. LAPORAN ARUS KAS 4. LAPORAN KESELURUHAN LABA RUGI 5. LAPORAN KEBIJAKAN AKUNTANSI 6. CATATAN YANG DIREFERENSIKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN 7. LAPORAN AUDITOR
  34. 34. • PENGHITUNGAN AKUNTANSI INGGRIS MEMPERBOLEHKAN ADANYA AKUISISI DAN PENGGABUNGAN AKUNTANSI KOMBINASI BISNIS. DIBAWAH METODE AKUISISI, GOODWILL DIHITUNG SEBAGAI SELISISIH ANTARA HARGA PASAR DARI UANG YANG DIBAYARKAN DAN HARGA PASAR DARI ASSET BERSIH YANG DIAKUISISI. ASET-ASSET BIAS DIHITUNG PADA HARGA PEROLEHAN, BIAYA SEKARANG ATAU MENGGUNAKAN GABUNGAN KEDUANYA. DEPRESIASI DAN AMORTISASI HARUS BERHUBUNGAN DENGAN DASAR PERHITUNGAN YANG DIGUNAKAN ASSET-ASSET MENDASARINYA. PERSEDIAAN DIHITUNG BERDASARKAN NILAI RENDAH ATAU NILAI BERSIH YANG DAPAT DICAPAI PADA FIFO ATAU DASAR BIAYA RATA-RATA. PINJAMAN YANG NENGGANTIKAN RISIKO DAN PENGHARGAAN KEPEMILIKAN KEPADA PENYEWAAN DIKAPITALISASI DAN KEWAJIBAN SEWA DITUNJUKAN SEBAGAI HUTANG. SEMUA PERUSAHAAN INGGRIS DIIZINKAN UNTUK MENGGUNAKAN IFRS ALIH-ALIH GAAP INGGRIS YANG BARU SAJA DIJELASKAN.

×