BELAJAR TANPA BERPIKIR ADALAH SIA-SIA DAN BERPIKIR
TANPA BELAJAR ADALAH BERBAHAYA. (CONFUSIIUS).
WALAUPUN SESEORANG MAMPU ...
HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN, DAN HARI
ESOK HARUS LEBIH BAIK DARI HARI INI.
ORANG BIJAK ADALAH DIA YANG HAR...
ORANG BENAR ADALAH ORANG YANG TIDAK PERNAH SALAH,
TAPI ....... ORANG YANG SALAH DAN MAUU MENGAKUI
KESALAHANNYA SERTA BERJA...
SYANAQITHAH, (JULUKAN BAGI ULAMA-ULAMA SYINQITH,
SEKARANG BERNAMA MAURITANIA), MEREKA MENGGUNAKAN
METODE KHUSUS DALAM MENG...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Kata nasihat

365 Aufrufe

Veröffentlicht am

nasihat untuk kita semua

Veröffentlicht in: Seele & Geist
0 Kommentare
0 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
365
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
3
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
1
Kommentare
0
Gefällt mir
0
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Kata nasihat

  1. 1. BELAJAR TANPA BERPIKIR ADALAH SIA-SIA DAN BERPIKIR TANPA BELAJAR ADALAH BERBAHAYA. (CONFUSIIUS). WALAUPUN SESEORANG MAMPU MERETASI TIGA RATUS MADAH, TETAPI IA TIDAK TAHU CARA MELAKUKANNYA, MAKA APAKAH BERGUNA PELAJARANNYA ITU?. KITA BELAJAR BERDASARKAN 10 % DARI APA YANG KITA BACA, 20% DARI APA YANG KITA DENGAR, 30 % DARI APA YANG KITA LIHAT, 50 % DARI APA YANG KITA LIHAT DAN DENGAR, 70 % DARI APA YANG KITA KATAKAN, DAN 90 % DARI APA YANG KITA KATAKAN DAN LAKUKAN. ( VERNON A. MAGNESEN). MUSISI HARUS MENCIPTAKAN MUSIK,. PELUKIS HARUS MENGGORESKAN LUKISANNYA. PENYAIR HARUS MENULIS SAJAKNYA. MEREKA HARUS MELAKUKANNYA AGAR MENCAPAI PUNCAK KEDAMAIAN DALAM DIRI MEREKA SENDIRI. SESEORANG HARUS MENJADI APA YANG BISA JADI(ABRAHAM MASLOW). ORANG YANG TIDAK BELAJAR APA- APA ITU SAMA SAJA SEPERTI SEEKOR SAPI, IA MENJADI SEMAKIN GEMUK, TETAPI TIDAK TAHU APA-APA (DHAMMAPADA). MENDIDIK BUKAN DENGAN NASIHAT SAJA. SEBAB YANG MENJADI SUKSES ADALAH MEMBERIKAN CONTOH DENGAN PERBUATAN YANG BAIK , SESUAI DENGAN APA YANG DIKATAKNNYA. JANGAN LAIN DIKATA, LAIN DIPERBUATAN (JULLY CHEUNG). PEMBELAJARAN EFEKTIF, BUKAN MEMBUAT ANDA PUSING, AKAN TETAPI BAGAIMANA TUJUAN PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAPAT TERCAPAI DENGAN MUDAH DAN MENYENANGKAN (M.SOBRY SUTIKNO). TUJUAN MENENTUKAN JADI APAKAH ANDA KELAK (JULIUS ERVING) KERJAKANLAH SESUATU DENGAN TULUS DAN WAJAR, DAN SEGALANYA AKAN BAIK. KESEMPURNAAN TERLETAK PADA MOTIVASI KERJA, BUKAN PADA PEKERJAAN (GURU CHING HAI).
  2. 2. HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN, DAN HARI ESOK HARUS LEBIH BAIK DARI HARI INI. ORANG BIJAK ADALAH DIA YANG HARI INI MENGERJAKAN APA YANG ORANG BODOH AKAN MENGERJAKANNYA TIGA HARI KEMUDIAN(ABDULLAH IBNU MUBARAK) KOMUNIKASI ADALAH SESUATU YANG MUDAH, SUSAHNYA IALAH APABILA KITA TIDAK MENYEBUTNYA DENGAN PERKATAAN YANG MUDAH (T.S. MATTHEW) TIDAK PEDULI DARI MANA ANDA DATANG, YANG PALING PENTING ADALAH KE MANA ANDA AKAN PERGI (BRIAN TRACY) NILAI SESUNGGUHNYA DARI SEORANG MANUSIA DITENTUKAN OLEH TUJUAN YANG DIKEJARNYA(MARCUS AURELIUS). METODE YANG TINGGI MALAHAN SANGAT SEDERHANA. SEDEMIKIAN BIASA DAN SEDERHANA, SEHINGGAORANG TIDAK DAPAT MENGERTI ATAU PERCAYA TERHADAP METODE TERSEBUT, KARENA MEREKA TELAH TERBIASA DENGAN SISTEM RUMIT ( GURU CHING HAI) SAYA DENGAR DAN SAYA LUPA SAYA LUPA DAN SAYA INGAT SAYA LAKUKAN DAN SAYA PAHAM (CONFUSIUS) KEGAGALAN ATAU KEBERHASILAN DUNIAWI BUKANLAH TUJUAN YANG PENTING. KADANG – KADANG KEGAGALAN ADALAH KEBERHASILAN, SEBALIKNYA KEBERHASILAN ADALAH KEGAGALAN. KITA HARUS MENILAINYA DENGAN MATA KEBIJAKSANAAN (GURU CHING HAI). SEGALA SESUATU MERUPAKAN KEBIASAAN. KITA MEMPEPLAJARI CARA KEARIFAN YANG MERUPAKAN CARA KELENTURAN. APALAGI KITA TERBIASA DENGAN KELENTURAN, MAKA (KITA) TERBIASA DENGAN PERUBAHAN DADAKAN, KITA TERBIASA DENGAN TINDAKAN SEGERA, TINDAKAN SPONTAN, BUKAN TINDAKAN PRASANGKA, ITULAH CARA TERBAIK ( GURU CHING HAI )
  3. 3. ORANG BENAR ADALAH ORANG YANG TIDAK PERNAH SALAH, TAPI ....... ORANG YANG SALAH DAN MAUU MENGAKUI KESALAHANNYA SERTA BERJANJI UNTUK TIDAK MENGULANGINYA LAGI ( M. SUBHAN SAKA ). SEGALA SESUATU DICIPTAKAN OLEH KITA. SEHINGGA KITA INGIN MENJALANI KEHIDUPAN YANG BAHAGIA, KITA HARUS MENCIPTAKAN SUSANA YANG BAHAGIA ( GURU CHING HAI) SALAH SATU CARA MEMECAHAKAN MASALAH ADALAH JANGAN MEMULAI DENGAN MEMPERSOALKAN BAGAIMANA MASALAH ITU TERJADI, TETAPI MULAILAH DENGAN BAGAIMAN MASALAH TERSEBUT DAPAT TERSELESAIKAN ( ANONIM) ORANG – ORANG BIASA MEMANDANG SEGALA SESUATU SEBAGAI HAL YANG BIASA SAJA, KARENA BANGUNAN PIKIRAN DAN PENGETAHUAN MEREKA SANGAT LEMAH. OLEH KARENANYA, MEREKA TIDAK BISA MEMBEDAKAN ANTAR HAL YANG BIASA SAJA DENGAN DAN LUAR BIASA, ANTARA YANG WAJAR DENGAN TIDAK WAJAR. MEREKA TIDAK BISA MERASAKAN KEDAHSYATAN YANG DINIKMATI OLEH ORANG- ORANG HEBAT. (DR.BAKKAR). SEDEKAH YANG PALING BESAR UNTUK DIBERIKAN KEPADA SESEORANG ADALAH RASA OPTIMIS. RASA PESIMISME ADALAH KUTU PEMANGSA KECERDASAN (VICTOR HUGO) IMAM ALMUZNI BELIAU TELAH MENGULANG –NGULANG MEMBACA DAN MEMPELAJARI KITAB AR-RISALAH KARYA IMAM ASY-SYAFI’I DALAM BIDANG ILMU USHUL FIQIH SEBANYAK 500 KALI, SAMPAI BELIAU BERHASIL MENGHAFALNYA DAN MEMAHAMINYA.
  4. 4. SYANAQITHAH, (JULUKAN BAGI ULAMA-ULAMA SYINQITH, SEKARANG BERNAMA MAURITANIA), MEREKA MENGGUNAKAN METODE KHUSUS DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN YAITU DENGAN MENGULANG- ULANG MEMBACA SATU MUKA HALAMAN SEBANYAK SERATUS KALI SAMPAI HAFAL. KELEMAHAN TERBESAR KITA ADALAH BERSEMBUNYI DIBALIK SIKAP MUDAH MENYERAH, PADAHAL CARA YANG PALING AMPUH UNTUK MERAIH KESUKSESAN ADALAH MELAKUKAN USAHA DENGAN BERULANG-ULANG (PENEMU BOAL LAMPU THOMAS ALVA EDISON).IA TELAH GAGAL 1000 KALI. DAN BERHASIL HANYA TERKAHIR. SEBAGAIMANA BESI ITU AKAN BERKARAT JIKA TIDAK DIPAKAI DEMIKIANLAH KEMALASAN ITU AKAN MERUSAK AKAN DAN PIKIRAN (LEONARDO DA VINCI) AKAL AKAN BERKEMBANG DENGAN TIGA HAL : SELALU BERPIKIR, MENELAAH BUKU-BUKU PARA PEMIKIR, DAN BANGKIT UNTUK MELAKUKAN PERCOBAAN (AS-SIBA’I). SIAPA SAJA YANG TERGESA- GESA HENDAK MENDAPATKAN SESUATU SEBELUM TIBA WAKTUNYA, IA DIBERI SANKSI DENGAN DICEGAH MENDAPATKANYA (QOWA’ID ALFIQHIYAH) KITA ADALAH ORANG-ORANG GILA JIKA TIDAK MAMPU BERPIKIR. DAN KITA ADLAH ORANG-ORANG FANATIK JIKA KITA TAK INGIN BERPIKIR. KITA PUN ADALAH BUDAK-BUDAK JIKA KITA TIDAK MEMPUNYAI KEBERANIAN UNTUK BERPIKIR(PLATO)

×