Toleransi 2

444 Aufrufe

Veröffentlicht am

0 Kommentare
0 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
444
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
42
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
9
Kommentare
0
Gefällt mir
0
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Toleransi 2

  1. 1. TOLERANSI 2 BY : YASSYIR MAULANA
  2. 2. TOLERANSI • PENYIMPANGAN YANG DI MAKSUD ADALAH TOLERANSI • TERJADINYA PENYIMPANGAN TERSEBUT KEBANYAKAN PADA POROS DAN LUBANG. • JENIS-JENIS TOLERANSI 1. TOLERANSI LINEAR 2. TOLERANSI UMUM 3. TOLERANSI ISO 4. TOLERANSI GEOMETRI
  3. 3. TOLERANSI LINEAR • UNTUK MEMBUAT SUATU BENDA KERJA, SULIT SEKALI UNTUK MENCAPAI UKURAN DENGAN TEPAT, HAL INI DISEBABKAN ANTARA LAIN OLEH : • KESALAHAN MELIHAT ALAT UKUR • KONDISI ALAT/MESIN • TERJADI PERUBAHAN SUHU PADA WAKTU PENYAYATAN/PENGERJAAN BENDA KERJA • BERDASARKAN HAL TERSEBUT PENYIMPANGAN DIBAGI DUA YAITU:
  4. 4. LANJUTAN • Ud : UKURAN DASAR (NOMINAL), • Umaks : UKURAN MAKSIMUM IZIN • Umin : UKURAN MINIMUM IZIN • TL : TOLERANSI LUBANG ; TP : TOLERANSI POROS • Pa : PENTIMPANGAN ATAS • Pb : PENYIMPANGAN BAWAH
  5. 5. TOLERANSI UMUM • TOLERANSI UMUM: NILAI BATAS ATAS DAN BAWAH SIMETRI ( ), DICANTUMKAN PADA KEPALA GAMBAR/CATATAN UMUM, NILAINYA BERGANTUNG PADA UKURAN DASAR DAN TINGKAT KUALITAS (HALUS, SEDANG, KASAR),
  6. 6. TOLERANSI KHUSUS • TOLERANSI KHUSUS: NILAINYA LEBIH KECIL DARI TOLERANSI UMUM NAMUN LEBIH BESAR DARI TOLERANSI SUAIAN, DICANTUMKAN LANGSUNG DIBELAKANG UKURAN DASAR.
  7. 7. TOLERANSI ISO • TOLERANSI ISO (INTERNATIONAL ORGANIZATION OF STANDARDIZATION) YANG MENGGUNAKAN HURUF DAN ANGKA TOLERANSI DENGAN MENGIKUTI KETENTUAN SEBAGAI BERIKUT : 1.SUHU RUANG PENGUKURAN DISERAGAMKAN YAITU 20°C 2.TERDAPAT DUA KLASIFIKASI, YAITU : a) GOLONGAN LUBANG ANTARA LAIN LEBAR ALUR PASAK, LUBANG POROS, DLL
  8. 8. ATURAN TOLERANSI ISO 1. KEDUDUKAN DAERAH TOLERANSI TERHADAP GARIS NOL DILAMBANGKAN DENGAN HURUF 2. HURUF KAPITAL UNTUK GOLONGAN LUBANG DAN HURUF KECIL UNTUK GOLONGAN POROS 3. ADAPUN HURUF I, L, O, Q, DAN W BESERTA HURUF KECILNYA TIDAK DIGUNAKAN. HAL INI UNTUK MENGHINDARI KEKELIRUAN DENGAN ANGKA UKUR. 4. DAERAH H DIJADIKAN SEBAGAI PATOKAN UNTUK PERANCANGAN BAGIAN YANG BERPASANGAN (SUAIAN/FITS) KARENA PENYIMPANGAN BAWAHNYA BERIMPIT DENGAN GARIS NOL. 5. ADAPUN DAERAH H, PENYIMPANGAN ATASNYA YANG BERHIMPIT DENGAN GARIS NOL. KEDUDUKAN DAERAH TOLERANSI LAINNYA SEPERTI KEDUDUKAN ABJAD TERHADAP HURUF H
  9. 9. TOLERANSI SUAIAN • TERDAPAT TIGA JENIS SUAIAN : • SUAIAN LONGGAR (CLEARANCE FIT) SETELAH DIPASANG SELALU ADA CELAH, KARENA LUBANG LEBIH BESAR DARI POROS. • SUAIAN PAS (TRANSITION FIT) SUAIAN YANG DAPAT MENGHASILKAN KELONGGARAN ATAU KESESAKAN/KERAPATAN, KARENA DAERAH TOLERANSI LUBANG DAN DAERAH TOLERANSI POROS SALING MENUTUPi. • SUAIAN PAKSA (INTERFENCE FIT) HARUS DIPASANG DENGAN PAKSA, KARENA POROS LEBIH BESAR DARI
  10. 10. SISTEM SUAIAN • SISTEM SUAIAN ADALAH DAERAH TOLERANSI, BERIKUT ADALAH GAMBAR DAERAH TOLERANSI SUAIAN
  11. 11. • PADA PENYAJIANNYA DILAMBANGKAN DENGAN ANGKA, MISALNYA 10H7, 12g6.
  12. 12. SISTEM BASIS • DALAM MENENTUKAN KOMBINASI SUAIAN, ISO MENETAPKAN DUA SISTEM BASIS, YAITU : • SISTEM BASIS LUBANG (HOLE BASIS SYSTEM ) • UNTUK SUAIAN LONGGAR, DAERAH TOLERANSI POROS DARI “A” SAMPAI “H” DAN DAERAH TOLERANSI LUBANG SELALU “H”. • UNTUK SUAIAN PAS, DAERAH TOLERANSI POROS DARI “J” SAMPAI “N” DAN DAERAH TOLERANSI LUBANG SELALU DENGAN “H”. • UNTUK SUAIAN PAKSA, DAERAH TOLERANSI POROS DARI “P” SAMPAI “Z” DAN DAERAH TOLERANSI LUBANG SELALU DENGAN “H”. • SISTEM BASIS POROS (SHAFT BASIS SYSTEM ) • UNTUK SUAIAN LONGGAR, DAERAH TOLERANSI POROS SELALU DENGAN “H” DAN DAERAH TOLERANSI LUBANG DARI “A” SAMPAI “H”.
  13. 13. SISTEM BASIS LUBANG • CONTOH : SUAIAN LONGGAR (SLIDING FITS ) : Ø40 H7/h6
  14. 14. SISTEM BASIS POROS • CONTOH : SUAIAN SESAK (PRESS FITS ) : Ø40 h6/P9
  15. 15. PENYIMPANGAN FUNDAMENTAL • DIMANA : EI = PENYIMPANGAN BAWAH ES = PENYIMPANGAN ATAS IT = TOLERANSI
  16. 16. TOLERANSI STANDAR • DI MANA D ADALAH RERATA GEOMETRIK DARI DIAMETER MIN DAN DIAMETER MAX (mm) • KLASIFIKASI KUALITAS TOLERANSI BERDASARKAN PENGERJAANNYA: a. PROSES PENGERJAAN SANGAT TELITI (ALAT UKUR, KOMPONEN OPTIK, DSB): IT 01 HINGGA IT 4, B.PROSES PERMESINAN BIASA (KOMPONEN MAMPU TUKAR): IT 5 HINGGA IT 11, C.PROSES PENGERJAAN KASAR (COR, TEMPA,ROL, TOLERANSI STANDAR DIBAGI MENJADI 18 TINGKATAN YAITU DARI IT01, IT0, IT1, IT2,....,IT16
  17. 17. HARGA TOLERANSI STANDAR • BERIKUT ADALAH TABEL HARGA TOLERANSI STANDAR UNTUK DIAMETER SAMPAI DENGAN 500 mm
  18. 18. LANJUTAN
  19. 19. PENYIMPANGAN FUNDAMENTAL POROS
  20. 20. CONTOH SOAL • E:DATA KULIAHMATERI PERKULIAHANMATERI PERKULIAHAN UNLAMMETROLOGI INDUSTRIMATERI KULIAHCONTOH SOAL TOLERANSI.docx
  21. 21. Gambar Mesin 2011
  22. 22. Gambar Mesin 2011

×