Power point ahmed belqoui

8.842 Aufrufe

Veröffentlicht am

0 Kommentare
8 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
8.842
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
3
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
266
Kommentare
0
Gefällt mir
8
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Power point ahmed belqoui

  1. 1. TEORI AKUNTANSI AHMED RIABI BELKAOUI
  2. 2. 1. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN AKUNTANSI.2. SIFAT DAN PENGGUNAAN AKUNTANSI3. PENDEKATAN TRADISIONALFORMULASI TEORI AKUNTANSI.4. PENDEKATAN REGOLATORI FORMULASI TEORI AKU NTANSI.5. KERANGKA KONSEPTUAL UNTUK AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN,6. STRUKTURE DAN TEORI AKUNTANSI7. KEJUJURAN PENGUNGKAPAN DAN TREND MASA DEPAN AKUNTANSI.8. PRESPECTIF PENELITIAN DALAM AKUNTANSI.
  3. 3. SEJARAH PERKEMBANGAN TEORI AKUNTANSI 3600 SEBELUM MASEHI ZAMAN YUNANI DAN ROMAWI KUNO TEORI AKUNTANSI TELAH DILAKUKAN ,SUATU CONTOH YAITU PENILKAIAN TENTANG ASSET YAITU TEMBOK DENGAN CARA MENGHITUNG MEMBEBANKAN SEPERDELAPAN DARI BEAYA YANG DIKELURKAN SETIAP TAHUN SELAMA TEMBOK TERSEBUT MASIH BERDIRI.
  4. 4. ABAD KE 11 DA 13 TIMBULNYA PUSAT PUSAT PERDAGANGAN DI KOTA ITALIA SAAT PERANG SALIB DIBUTUHKAN KAPAL DAN PERLENGKAPAN SEKEMBALI DARI TIMUR TENGAH MEMBAWA BARANG DAGANGAN TIMBUL ADANYA PARTNER SHIP. MUNCUL KONSEP HAK MILIK PRIBADI ,PERKEMBANGAN PERKREDITAN,AKUMULASI MODAL ,ENTITY DAN PROFIT.
  5. 5. ABAD KE 14 ABAD INI MUNCUL METODE YANG DIPAKAI OLEH PARA PEDAGANG ABAD PERTENGAHAN DI ITALIA PADA TH 1340 YAITU ETODE DOUBLE ENTRY BOOKKEEPING YANG KEMUDIAN DIKEMBANGKAN OLEH LUCA PACIOLI TERSIRAT BISNIS ENTITY TRANSAKSI DIHITUNG DENGAN MATA UANG DITEKANNKAN PERKIRAAN EXPENSES DAN ENTITY
  6. 6. ABAD KE 16 PADA ABAD INI TATA BUKU BERPASANGAN MULAI DITULIS DAN DIKEMBANGKAN DALAM BEBERAPA BAHASA PERTAMA KALI DALAM BAHASA BELANDA ,INGGRIS DAN ITALIA. DALAM ABAD TERSEBUT TEORY AKUNTANSI BERKEMBANG PESAT DI ITALIA YANG DITUANGKAN DALAM BEBERAPA KONSEP TEORI AKUNTANSI
  7. 7. •TUJUAN UTAMA TEORI AKUNTANSI ADALAHMEMBERIKAN INFORMASI KEPADAPEMILIKTERHADAP ASSET ,LIABITITIES,DANLAPORAN KEUANGAN SEBAGAI STEWARD SHIP,DAN DASAR PEMBERIAN KREDIT. CIRI CIRI AKUNTANSI ADALAH ENTITY YANG MEMISAHKAN PEMILIK DAN PERUSAHAANNYA DAN PENYETORAN PARA PARTNER SEBAGAI MODAL PERUSAHAAN. KONSEP KONTINUITAS, CIRI CIRI DARI KONSEP AKUNTANSI ITALIA INI ADALAH KURANG ADANYA SUATU UNIT KEUANGAN YANG TUNGGAL DAN STABIL.
  8. 8. ABAD 17 DAN 18 METODE BERPASANGAN TERSEBAR KESELURUH NEGARA DI EROPA. PERHITUNGAN RUGI LABA DIBUAT SETIAP PEREODE TIDAK SETIAP JOINT USAHA SELESAI . PERSO NIFIKASI ( PERKIRAAN DALAM LAPORAN KEUANGAN BEREDIRI SENDIRI TIDAK TERGANTUNG SATU DENGAN YANG LAINNYA. KELANJUTANNYA ADALAH METODE CARHGE AND DISCHARGE SEBAGAI PENJABARAN DARI PEMAKAIIAN DEBIT DAN KREDIT
  9. 9. ABAD 19 DAN 20 PERKEMBANGAN PADA ABAD KE 19 DAN 20 INI ADALAH DITANDAI DENGAN PENGARUH PENGARUH PENTING1. REVOLUSI INDUSTRI YANG MEMBAWA PENGARUH TERHADAP AKUNTANSI BEAYA DAN AKUNTANSI PENYUSUTAN2. PERKEMBANGAN DALAM PEMBANGUNAN JALAN JALAN KERETA API MEMPUNYAI PENGARUH TERHADAP AKUNTANSI PENYUSUTAN DAN KESERAGAMAN DALAM INDUSTRI KERETA API .3. PERATURAN DIBIDANG PERPAJAKAN4. BERKEMBANG PESAT PERSEROHAN TERBATAS.
  10. 10. CIRI CIRI PERKEMBANGAN . MUNCULNYA METODE COST ACCOUNTING DAN DITERAPKAN KONSEP DEPRECIATION . PENGARUH PAJAK PENDAPATAN DALAM AKUNTANSI SANGAT BESAR DALAM ( UNDANG UNDANG PAJAK SANGAT DIPENGARUHI STANDARD PRAKTEK AKUNTANSI ) BERKEMBANGNYA DAN MENINGKATNYA MUTU LAPORAN AKUNTANSI DENGAN MEMPERTAHANNYA KONSISTENSI ,SEPERTI ,PERHITUNGAN DEPRECIATION ,MENCANTUMKAN INVENTORY METODE COST OR MARKET WHICH EVER S LOWER ,SEPERTI KONSEP BAGI PENILAIAN SAHAM PERUSAHAAN SEBAGAI PERSEROAN TERBATAS MEMPENGARUHI SECARA LANGSUNG TEORI AKUNTANSI.
  11. 11. PERKEMBANGAN TERAKHIR MUNCULNYA DAN BERDIRINYA PANITIA PANITIA KHUSUS MISALNYA TH 1938 BERDIRI COMMITTE ON ACCOUNTING PROSEDURE,SEDANGKAN SEBELUNNYA TH 33 S/D 36 ADALA SPESIAL COMMITTE ON DEVELOPMENT OF ACCOUNTING PRINCIPLE YANG BERSIFAT MEMECAHKAN PROBLEM PROBLEM AKUNTING . TAHUN 1959 AICPA MENDIRIKAN ACCOUNTING PRINCIPLE BOARD YANG DIDORONG OLEH MUNCULNYA SKANDAL KEUANGAN DAN MEMBATASI CAMPUR TANGAN PEMERINTAH DALAM PROFESI AKUNTANSI.
  12. 12. ADA TIGA KELEMAHAN APB UNTUKKEMUDIAN MENDORONG DIDIRIKANNYAFASB FINANCIAL ACCOUNTINGSTANDARD BOARD TERJADI PERUBAHAN PESAT MERGER AQUISITIONSYANG MENDORONG CONGLOMERTE SEHINGGA MUNCUL EARNING PER SHARE ,DAN PARA PERUSAHAAN MEMILIH BEBERAPA ALTERNATIF TEKNIK AKUNTANSI UNTUK MELAPORKANNEARNING PER SHARE. MUNCULNYA BANYAK KECURANGAN DALAM YANG AKUNTAN PUBLIKNYA MEMBERIKAN UN QUALIFIFIED OPINION KETIDAK MAMPUAN APB UNTUK MENCIPTAKAN ATURAN DARAS SEBAGAI PEDOMAN ACCOUNTING PRINCIPLE. FASB AKTIF DALAM PENGANBANGAM PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI .
  13. 13. PEREODISASI ABAD KE 20 PEREODE LAIZZEZ FAIRE AKUTAN BEBAS MENGGUNAKAN AKAL PIKIRANNYA UNTUK MENENTUKAN PRAKTE AKUNTANSI YANG PALING TEPAT DALAM KASUS YANG DIHADAPI. ZAMAN DIMANA ADA REKOMENDASI APA YANG DIANGGAP” BEST PRACTICE DAPAT DILIHAT KEGIATAN DARI COMMITE ACCOUNTING PROSEDURE. ZAMAN DIMANA REKOMENDASI DIBUAT UNTUK MEMPERBAIKI PRAKTEK DAN PROSEDURE YANG ADA TANPA MEMPERHATIKAN PRAKTEK TERSEBUT DIANUT APA TIDAK ,ZAMAN ACCOUNTING PRINSIPLES BOARD. ZAMAN DIMANA DITETAPKAN PRAKTEK YANG MENJADI KEHARUSAN ( AUTHORIITATIVE PRACTICE ) UNTUK DIIKUTI BISA DILANGAR APABILA DAPAT DIPERTANGANNKAN KEBENARAN NYA DAN DIDICLOUSE DALAM LAPORAN JAMANNYA FASB.
  14. 14. SEJARAH PERKEMBANGANAKUNTANSI1.PENDAHULUAN2. EVOLUSI PEMBUKUAN BERPASANGAN3. PERKEMBANGAN PRINSIP DI A S4. AKUNTANSI DANNKAPITALISME5.RELEVANSI SEJARAN AKUNTANSI6. KONKLUSI.
  15. 15. PENDAHULUANMEMPELAJARI SEJARAH AKUNTANSI DAN PERKEMBANGANNYA MERUPAKAN HAL YANG SANGAT PENTING UNTUK MEMAHAMI DAN MENGAPRESIASI PRAKTEK SEKARANG ,MASA DEPAN DAN STRUKTURE INSTITUSIONAL BIDANG SAINS AKUNTANSI TAHAPAN TAHAPAN PENTING SEJARAH AKUNTANSI DAN PERKEMBANGANNYA HARUS DIKETAHUI DAN DIPAHAMI OLEH SETIAP MAHASISWA.
  16. 16. SEJARAH AWAL AKUNTANSIPENCATATAN TELAH ADA PADA 3OOO BC PERADABAN KALDEA –BABILONIA,ASIRIA ,SAMARIA YANG MERUPAKAN PEMBENTUK SISTEM PEMERINTAHAN PERTAMA DIDUNIAPERADABAN MESIR ,DIMANA PARA PENULIS MEMBENTUK POROS BERPUTARNYA SELURUH MESIN KEUANGAN DEPARTEMEN ,PERADABAN CHINA DENGAN AKUNTANSI PEMERINTAHAN DIJAMAN DINASTI CHAO 1122-256 BC ,PERADABAN YUNANI TH256 BC .
  17. 17. PERADABAN ROMA DENGAN HUKUM YANG MENENTUKANBAHWA PEMBAYAR PAJAK HARUS MEMBUAT LAPORANKEUANGAN,BERBAGAI FAKTOR DIANTARANYA SISTEM PENULISAN PENGENALAN ANGKA ARAB DAN DESIMAL,PENYEBARAN PENGETAHUAN ALJABARMUNCULNYA PEMBUKUAN BERPASANGAN YANG DIKENALKAN OLEH LUCA PACIOLI PADA TAHUN 1494 DIA MEMPUBLIKASIKAN BUKU SUMMA DE ARITHMETICA PROPORTION ET PROPORTIONALITA YANG MENGGAMBARKAN PEMBUKUAN BERPASANGAN .
  18. 18. PERKEMBANGAN PEMBUKUANBERPASANGA NPADA ABAD KE 16 METODE TERSEBUT BERKEMBANG LUAS DI EROPA MENJADI MODE YANG MEMEILIKI KARAKTERISTIK MODEL PEMBUKUAN BERPASANGAN SAMPAI DENGAN SAAT INI./TAHAP PERKEMBANGAN SEBAGAI BERIKUT :1. SEKITAR ABAD 16 SEDIKIT PERUBAHAN DIBUAT DALAM TEHNIK PEMBUKUAN YAITU ADANYA PENGENALAN JURNAL KHUSUS UNTUK MENCATAN TIPE TIPE TRANSAKSI YANG BERBEDA.2. EVOLUSI PRAKTEK LAPORAN KEUANGAN PEREODIK TERJADI PADA ABAD 16 DAN TUJUHBELAS,PERSONIFIKASI AKUN DAN TRANSAKSI SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMBUAT ATURAN DEBIT DAN KREDIT MENJADI LEBIH MASUK AKAL3. PENERAPAN SISTEM BERPASANGAN DIPERLUAS DENGAN TIPE ORGASNISASI YANG LAIN .
  19. 19. 4 PENGGUNAAN AKUN SEDIAAN YANG TERPISAH UNTUK TIPE BARANG YANG BERBEDA TERJADI PADA ABAD KE 17.5. DIMULAI DENGAN EAST INDIA COMPANY DALAM ABAD 17 DAN PERTUMBUHAN CORPORASI SETELAH REVOLUSI INDUSTRI.6.METODE PENGAKUAN ASET TETAP YANG BDIKEMBANGKAN SEBELUM ABAD 18 .7.ABAD KE 19 ,DEPRESIASI KEKAYAAN NDIPERLAKUKAN SEBAGAI BARANG DAGANGAN YANG TIDAK TERJUAL ,DALAM PARUH DUA ABAD 19 ,DEPRESIASI DLM NINDUSTRI KERETA API DIPANDANG TIDAK PERLU JIKA KEKAYAAN TERSEBUT TIDAK MENGALAMI KONDISI MEMBURUK.8. AKUNTANSI COST HADIR DALAM ABAD KE 19 SEBAGAI AKIBAT DARI REVOLUSI INDUSTRI DIMULAI PADA PERUSAHAAN TEKSTIL .9. PERKEMBANGAN TEKNIK AKUNTANSI UNTUK PEMBAYARAN DIMUKA DAN AKRUAL UNTUK MEMUNGKINKAN KOMPUTASI PROFIT TERJADI PADA ABAD 19 .10.PERKEMBANGAN LAPORAN DANA PADA ABAD PARUH 19 DAN 2011.PADA ABAD 20 TERJADI PERKEMBANGAN METODE METODE AKUNTANSI MENYANGKUTA ISUE COMPLEK . EARNINGS PER LEMBAR SAHAM.
  20. 20. PERKEMBANGAN PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI DI USAADA 4 PASE PROSES PERKEMBANGAN AKUNTANSI YANG BDAPA DIINDENTIFIKASI : PASE PERTAMA 1900 S/D 1933 MANAGEM,EN SEPENUHNYA MENGENDALIKANPEMILIHAN INFORMASI KEUANGAN YANG HARUS DIUNGKAPKAN. PASE KEDUA 1933 S/D 1959 . PASE KE TIGA 1959 S/D 1973 LEMBAGA LEMBAGA PROFESIONAL MEMAINKAN PERANAN SIGNIFIKAN DALAM PENGEMBANGAN PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI . FASE KEEMPAT BERLANJUT BSAMPAI SEKARANG FASB FINACIAL ACCCOUNTING STANFRADS BOARD DAN BERBAGAI KELOMPOK PENEKAN YANG LAIN .
  21. 21. FASE FASE1. FASE KONSTRIBUSI MANAGEMEN 1900M-1933,2. FASE KONSTRIBUSI INSTITUSI 1933 -19593. FASE KONSTRIBUSI PROFESIONAL 1959 19734. FASE POLITISASI 1973 – SEKARANG .
  22. 22. AKUNTANSI DAN KAPITALISMEAKUNTASI DANKAPITALISME , DIKAITKAN DENGAN KLAIM SECARA UMUM BAHWA PEMBUKUAN BERPASANGAN MERUPAKAN SUATU YANG FITAL BAGI PERKEMBANGAN DAN EVOLUSI KAPITALISME .EMPAT ALASAN PERANAN AKUNTANSI BERPASANGAN TERHADAP KAPITALISME :1.MENYUMBANGKAN SIKAP BARU DALAM PERKEMBANGAN KEHIDUPAN EKONOMI
  23. 23. 2. SPIRIT AKUISISI YANG BARU TERSEBUTDIBANTU DAN DIDORONG OLEHKALKULASI EKONOMIC.
  24. 24. RELEVANSI SEJARAH AKUNTASISEJARAH AKUNTANSI PENTING BAGI PENDIDIKAN ,KEBIJAKAN ,DAN PRAKTRIK AKUNTANSI , SEJARAH AKU NTANSI MEMUNGKINKAN UNTUK MEMAHAMI KONDISI KITA SEKARANG DAN U NTUK MERAMAL ATAU MENGENDALIKAN MASA DEPAN KITA LEBIH BAIK .SEJARAH AKUNTANSI ADALAH STUDY TENTANG EVOLUSI PEMIKIRAN,PRAKTEK ,DAN INSTITUSI AKUNTANSI SEBAGAI TANGGAPAN TERHADAP PERUBAHAN LINGKUN GAN DAN KEBUTUHAN SOSIAL ,SEJARAH AKUNTANSI MEMBAHAS PENGARUH EVOLUSI TERSEBUT TERHADAP LINGKUNGAN.SEJARAH AKUNTANSI MERUPAKAN STUDI TENTANG WARISAN AKUNTANSI DAN KONSTRIBUSINYA PADA PEDAGOGI ,KEBIJAKAN DAN PRESPEKTIF AKUNTANSI.DALAM KAITANNYA DENGAN PERSPEKTIF KEBIJAKAN ,SEJARAH AKU NTANSI DAPAT MENJADI SARANA PENILASIAN LEBIH BAIK TERHADAP PRAKTEK YANG BERJALAN MELALUI PERBANDINGAN DENGAN METODE MASA LALU.
  25. 25. KONKLUSIEVOLUSI HISTORIS AKUNTANSI MEMBERI ARAH DAN PENJELASAN BAGI SEBAGIAN BESAR PERISTIWA PERISTIWA PENTING YANG MEMBENTUK SISTEM PEMBUKUAN BERPASANGAN DAN PERKEMBANGAN AKUNTANSI NMODERN.SEJARAH AKUNTANSI MENINGKATKAN KEMAMPUAN ORANG YANG TERTARIK DENGAN BIDANG AKUNTANSI UNTULK MEMBUAT PERTIMBANGAN YANG LEBIH LUAS DAN DENGAN DASAR YANG LEBIH TERINFORMASI.SEJARAH AKUNTANSI MEMUNGKINKAN KITA UNTUK MENGHUBUNGKAN SESUATU YANG IPRAKTEKKAN DIMASA LALU DENGAN APA YANG HARUS
  26. 26. SIFAT DAN PENGGUNAAN AKUNTANSI DIFINISI DAN PERAN AKUNTANSI PENGUKURAN DALAM AKUNTANSI ALASAN DIBALIK AKUNTANSI BERPASANGAN PRINSIP AKUNTANSI BERTERIMA UMUM KEBIJAKAN DAN PERUBAHAN AKUNTANSI HIPOTESIS PERATAAN INCOME KIPOTESIS SALAH SAJI KEUANGAN SELECTIF KONKLUSI
  27. 27. BAB 2SIFAT DAN PENGGUNAAN AKUNTANSI
  28. 28. PERBEDAAN PANDANGAN TENTANGDIFINISI AKUNTANSI PERDEBATAN TENTANG AKUNTANSI APAKAH MERUPAKAN SENI ATAU SAINS , BERKEMBANG TIDAK ADA SELESAINYA ,DAN BEGITU BANYAK ORANG BERTANYA TANYA ATAU BINGUNG MENGENAI PERAN AKUNTANSI , DALAM BAB INI BERTUJUAN UNTUK MENJAWAB DAN MEMPERBAIKI TATANAN ISU YANG BERKAITAN DENGAN SIFAT AKUNTASI ,DENGAN MANAGEMEN , KEPERCAYAANYA TERHADAP AKUNTANSI BERPASANGAN DAN PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI YANG BERTERIMA UMUM .
  29. 29. DIFINISI AKUNTANSIKOMITE TERMINOLOGI AICPA(The committee on terminology of the American Institute of Certified Publik Accountans :AKUNTANSI ADALAH SENI PENCATATAN ,PENGGOLONGAN ,DAN PERINGKASAN TRANSAKASI DAN KEJADIAN YANG BERSIFAT KEUANGAN DENGAN CARA YANHG BERDAYA GUNA DAN DALAM BENTUK SATUAN UANG , DAN MENGINTERPRETASIKAN HASIL PROSES TERSEBUT .CAKUPAN YANG LEBIH LUAS :PROSES PENGINDENTIFIKASIAN,PENGUKURAN DAN PENGKOMUNIKASIAN INFORMASI EKONOMIK UNTUK MEMUNGKINKAN PRMBUATAN PERTIMBANGAN KEPUTUSAN OLEH PENGGUNA INFORMASI .
  30. 30. DIFINISI YANG TERBARUAKUNTANSI ADALAH AKTIFITAS JASA MENYEDIAKAN INFORMASI ,KWANTITATIF TERUTAMA YANG BERSIFAT KEUANGAN TENTANG ENTITAS EKONOMI YANG DIPERKIRAKAN BERMANFAAT DALAM PEMBUATAN KEPUTUSAN KEPUTUSAN EKONOMIK ,DALAM PILIHAN DIANTARA ALTERNATIF TINDAKAN YANG ADA
  31. 31. DIFINISI DIATAS MENUN JUKKAN BAHWA AKUNTANSI SEBAGAI SENI ATAU SEBAGAI AKTIFITAS JASA DAN AKU TANSI ADALAH SEPERANGKAT TEKNIK YANG DIANGGAP BERGUNA UNTUK BIDANG BIDANG TERTENTU .THE HAND BOOK OFG A COUNTING :PELAPORAN KEUANGAN ,PENENTUAN DAN PERENCANAAN PAJAK ,AUDIT INDEPENDENCE,PEMROSESAN DATA DAN SISTEM INFORMASI ,AKUNTANSI COS DAN MANAGEMEN ,AKUNTANSI INCOME NASIONAL,AKUNTANSI MANAGEMEN,PERKEMBANGAN SELANJUTNYA AKUNTANSI I NTERNASIONAL,AKUNTANSI PERILAKU AKU NTANSI SOSIO EKONOMIK , AKUNTANSI PEMERINTAHAN,AKUNTANSI ORGANISASI NIR LABA , AKUNTANSI LINGKUNGAN ., RISET DAN PRAKTEK AKUNTANSI MEMOERLUAS KASANAH AKUNTANSI SEBAGAI SAINS, MENJADIKAN AKUNTANSI MENJADI JASA SOSIAL YANHG MENJANJIKAN.
  32. 32. Akuntan memberikan jasa selainaudit tradisional Kepada penyedia modal , laporan keuangan,siaran pers(pers release),pertemuan analis,buku fakta,perusahaan menerima informasi tentang kebenaran dlm pinjaman. Kepada pelanggan dan penyedia ,penyedia informasi tentang kwalitas produk dan menerima informasi trentang kelayaan kredit dan kwalitas pelangan . Masarakat umum dan perusahaan menerima informasi tentang ,kebijakan dan aturan pajak,persyaratan ketenagakerjaan ,kwalitas udara dan air,pengaruh lin gkungan , pengaruh ketenagakerjaan ,pembayaran pajak. Dari pegawai,perusahaan memnerima informasi tentang,surat referensi /kopetensi,kebijakan ketenagakerjaan ,kompensasi, dan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan.
  33. 33. AKUNTANSI SENI ATAU SAINS PENDAPAT PERTAMA ADALAH SUATU SENI ATAU TEKNIK BERNIAGA MENYATAKAN BAHWA KETRAMPOLAN AKUNTANSI DIPERLUKAN UNTUK MENJADI JURU NIAGA YANG BAIK HARUS DIAJARKAN DAN PENDEKATAN LEGALISTIK TERHADAP AKUNTANSI DIBENARKAN. PENDUKUNG AKUNTANSI SEBAGAI SAINS MENHYATAKAN BAHWA PENGAJARAN MODEL PENGUKURAN AKUNTANSI DAPAT MEMBERIKAN DAPAT MEMBERIKAN KONSEP TERHADAP BAGAIMANA AKUNTANSI DIAJARKAN SEBAGAI TEKNIK ATAU SEBAGAI SAINS,AKAN MEMPERSIAPKAN MAHASISWA UNTUK MASUK KEDALAM PROFESI AKUNTANSI, MEMAHAMI PRAKTEK AKUNTANSI DENGAN BAIK , DAN PENGAMBILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEBIJAKAN YANG LEBIH BAIK. AGRUMEN TERAKHIR COCOK BAHWA AKUNTANSI ADALAH SAINS
  34. 34. KEBAJIKAN DAN PERAN AKUNTANSI KEJUJURAN AKUNTAN PADA UMUMNYA DAN AUDITOR PADA KHUSUSNYA KEPEDULIAN TERHADAP STATUS EKONOMI ORANG LAIN DLM BENTUK PENATA LAYANAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN. KEPEKAAN TERHADAP NILAI KERJA SAMA DAN KONFLIK DENGAN PENGGUNAAN TEKNIK AKUNTANSI MANAGEMEN. KARAKTER AKUNTANSI YANG KOMUNIKATIF MENYAMPAIKAN PENGALAMAN EKONOMIK MELALUI UNGKAPAN AKUNTANSI PRENYEBARAN INFORMASI EKONOMI DENGAN MENYEDIAKAN INFORMASI EKONOMIK UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  35. 35. PENGUKURAN DALAM AKUNTANSISECARAUMUMAKUNTANSIDIPANDANGSEBAGAI DISIPLIN PENGUKURAN DAN PENGKOMUNIKASIAN :PENGUKURAN ADALAH PELEKATAN SUATU ANGKA PADA PADA OBYEK ATAU PERISTIWA MENURUT ATURAN TERTENTUMENGINDENTIFIKASIKAN DAN MEMILIH OBYEK,DAN ATRIBUT YANG RELEVAN , LIMITASI DATA ,KARAKTERISTIK LINGKUNGAN,KETIDAK PASTIAN ,TIDAK ADANYA OBYEKTIFITAS DAN VERIBILITAS DAPAT MENJADI KENDALA DALAM PENGUKURAN.
  36. 36. TIPE TIPE UKURAN UKURAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG BERKAITAN DENGAN DEMENSI WAKTU KEPUTUSAN UNTUK MERUJUK APAKAH OBYEK AKUNTANSI DAN ATRIBUTNYA MENGUKUR PERISTIWA MASA LALU ,SEKARANG ATAU YANG AKAN DATANG. PENGUKURANFUNDAMENTAL,PENGUKURAN TURUNAN. PENGUKURAN EMPIRIS ,DIBUAT FIAT,
  37. 37. TIPE TIPE SKALA SKALA NOMINAL SKALA ORDINAL SKALA INTERVAL SKALA RASIO AKUNTANSI MENDASARKAN PADA SKALA SKALA TERSEBUT
  38. 38. PRINSIP PRINSIP AKU NTANSIBERTERIMA UMUM BERTERIMA SECARA UMUM ADALAH MENGANGGAMBARKAN KONDISI DIMANA SUATU METODE AKUNTANSI DIANGGAP DITERIMA OLEH UMUM , MENURUT SKINNER HARUS MEMENUHI SEBAGAI BERIKUT : METODE TERSEBUT BENAR BENAR DIGUNAKAN DALAM SEJUMLAH KASUS YANG SIGNIFIKAN DIMANA KEADAAN COCOK METODE TERSEBUT DAPAT DUKUNGAN MELALUI MASYARAKAT AKUNTANSI PROFESIONAL ATAU BADAN BADAN OTORITATIF SEC DI USA METODE TERSEBUT MEMILIKI DUKUNGAN DALAM SEJUMLAH PENGAJAR DAN NPEMIKIR AKUNTANSI NYANG DIAKUI
  39. 39. PABU MENCAKUP PENGUMUMAN PENGUMUMANBADAN PENETAP STANDAR YAITU FASB DANINTERPRETASINYA ,OPINI APB , DAN AICPA  PEDOMAN AUDIT DAN AKUNTANSI INDUSTRI DAN PERNYATAAN NPOSISI AICPA DAN INTERPRETASI AICPA  PUBLIKASI LAIN DARI FASB,SEPERTI BULITIN TEKNIS DAN PERNYATAAN APB  PUBLIKLASI SEC SEPERTI TERBITAN SERI AKUNTANSI.  PRAKTIK PRAKTIK YANG DIAKUI DAN SERING MUN CULPUBLIKASI AICPA,ACCOUNTING TRENDS AND TECHNIQUES  MAKALAH MAKALAH TERBITAN AICPA PERNYATAAN KONSEP FASB BUKU TEKS ,DAN ARTIKEL ARTIKEL  SAAT INI IFRS, ISA SEBAGAI ACUAN PABU YANG TERKINI
  40. 40. PABU KECIL DAN PABU BESARDALAM KENYATANNYA TERDAPAT PERUSAHAN YANG KE CILDAN BESAR DALAM PENERAPAN PABU KEUNGKINAN TERJADI KENDALA BAGI PERUSAHAN KECIL KARENA DIBEBANI OLEH BEAYA ADMINISTRATIF DALAM RANGKA UN TUK MENAATI ATURAN ATURAN YANGH TIDAK RELEVAN DENGAN USAHANYA .PERUSAHAAN HARUS LEBIH DIBEBASKAN DARI PERSYARATAN YANHG ADA SEHINGGA DIPERLUKAN DIFINISI YANG JELAS UNTUK MEMBEDAKA N PERUSAHAAN KECIL DAN BESAR.PABU HARUS MENGAKOMODASIKAN PERBEDAAN TERSEBUT YANG TERTUANG DALAM PABU RESMI .
  41. 41. KEBIJAKAN DAN PERUBAHAN AKUN TANSI KEBIJAKAN AKUNTANSI DARI SEBUAH PELAPORAN ENTITAS ADALAH PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI YANG DIPANDANG PALING TEPAT UNTUK MENYAJIKAN LAPORAN KEUANGAN,PERUBAHAN DALAM POSISI KEUANGAN ,DAN HASIL OPERASI DENGAN SEWAJARNYA SESUAI DENGAN PRI NSIP AKUNTANSI YANG BERTERIMA UMUM DAN KARENANYA DIADOPSI UNTUK PENYAPAN LAPORAN KEUANGAN.
  42. 42. KEBAJIKAN DAN PERAN AKUNTANSI KEJUJURAN AKUNTAN PADA UMUMNYA DAN AUDITOR PD KHUSUSNYA. KEPEDULIAN NTERHADAP STATUS EKONOMI ORANG LAIN DLM BENTUK PENATALAYANGAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN . KEPEKAAN TERHADAP NILAI KERJA SAMA DAN KONFLIK ,MELALUI KERJASAMA MENEGEMEN AKUNTANSI Karakter akuntansi yang komunikatif PENYEBARAN INFORMASI EKONOMI DENGAN MENYEDIAKAN INFORMASI BAGI PEMBUATBNKEPUTUSAN.RINTANGAN RINTANGAN TERHADAP KEBIJAKAN :DOMINASI PENGHARGAAN EKSTERNAL YANG MENGANCAM INDEPENDENSI AKUNTAN .HILANGNYA KEKUATAN INSTITUSIKEGAGALAN UNTUK MEMBEDAKAN ANTARAN KEBAJIKAN DAN HUKUM’
  43. 43. DIFININISI PEMERATAAN INCOME PEMERATAAN EARNING YANG DILAPORKAN SEBAGAI UPAYA YANGH DILAKUKAN UNTUK MEMPERKECIL ATAU FLUKTUASI TINGKAT BEARNING YANG DIANGGAP NORMAL PERUSAHAAN .UPAYA NMANAGEMEN UNTUK MENGURANGI FARIASI YANG TIDAK NORMAL DALAM EARNNG PADA TINGKAT YANG DIIZINKAN OLEH PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI YANG SEHAT.
  44. 44. MOTIVASI PEMERATAAN : MOTIVASI PEMERATAAN MELIPUTI PENINGKATAN HUBUNGAN DENGANKREDITOR ,INVESTOR , DAN PARA PEKERJA ,DAN MEMPERKECIL SICLUS BISNIS MELALUI PROSES PSIKOLOGIS ; MENURUT GORDON SEBAGAI NBERIKUT : KRETIRIUM YANG DIGUNAKAN CORPORAT DALAM MEMILIH PRINSIP AKUNTANSI ADALAH UNTUK MEMAKSIMALKAN UTILITAS ATAU KEMAKMURANNYA, UTILITAS YANGSAMA UNTUK KEAMANAN KERJA ,ARAS DAN TINGKAT PERTUMBUHAN GAJI, DAN PERTUMBUHJA NPERUSAHAAN . KEPUASAN PEMEGANG SAHAM THDP KENERJA KORPORASI DAN PENGHARGAAN TERHADAP MANAGER KEPUASAN NYANG SAMA TERGANTUNG NPERTUMBUHAN DAN STABILITAS INCOME PERUSAHAAN
  45. 45. DIMENSI DIMENSI PERATAAN PEMERATAAAN MELALUI TERJADINYA PERISTIWA DAN ATAU PENGAKUAN PEMERATAAN MELALUI ALOKASI DARI WAKTU KE WAKTU . PEMERATAAN MELALUI KLASIFIKASI (SEHINGGA DISEBUT PERATAAN KLASIFIKATORRI
  46. 46. HIPOTETIS SALAH SAJI KEUANGAN SELEKTIF MANAGER LEBIH MEMILIH STANDARD PELAPORAN YANG LONGGAR DARI PADA YANG KETAT SHG MEMUNGKINKAN : BONUS YANG TINGGI , MEMPENGARUHI PEMEGANG SAHAM, MENCEGAH PENGAMBIL ALIHAN, KEUNTUNGAN PEMEGANG SAHAM DIPOEROLEH DARI STANDARD AKUNTANSI YANG LONGGAR , KARENA PENINGKATAN NILAI PERUSAHAAN. AUDITOR MUNGKIN MEMILIH ATURAN PELAPORAN YANG SAMA UNTUK MENJAGA KEHARMONISAN DENGAN KLIEN ,ATAU ATURAN YANG KAKU UNTUK DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI TAMENG . PENETAPAN STANDARD LEBIH MEMILIH HIPOTETIS SALAH SAJI UNTUK PERLINDUNGAN DIRI SENDIRI AKADEMISI LEBIH MEMILIH HIPOTETIS SALAH SAJI SELEKTIF KARENA AKAN MEMBERI PELUANG BAGI AKADEMISI MENYEDIAKAN TEORI USULAN YANG AKAN MENGHASILKAN IMBALAN JASA.
  47. 47. KONKLUSI DIFINISI DAN PENGGUNAAN AKUNTANSI MEMBERI KITA SUATU KENYATAAN BAHWA AKUNTANSI SUNGGUH SUNGGUH SUATU SAIN S SOSIAL ,DENGAN ATURAN PRAKTIS DAN TEORI TEORI YANG MENDUKUNG , PEMBACA DIASUMSIKAN MEMILIKI PENGUASAAN ATURAN ATURAN PRAKTIS ,PEMBACA DIPOERKENALKAN PADA TEORI AKUNTANSI DAN DALAM BIDANG SAINS SOSIAL YANG BERCITA CITA UNTUK MENJADI INTI PEKERJAAN MASYARAKAT PEREKONOMIAN.
  48. 48. BAB 3PENDEKATAN PENDEKATAN TRADISIONIL DALAMFORMULASI TEORI AKUNTANSI
  49. 49. PENDEKATAN PENDEKATANTRADISIONAL DALAM FORMULASI TEORIAKUNTANSI AKUTANSI BERBAGAI SIFAT DASAR PANDANGAN. PENYUSUNAN DAN PEMBUKTIAN TEORI SIFAT DASAR TEORI AKUNTANSI METODOLOGI DALAM FORMULASI TEORI AKUNTANSI. PENDEKATAN PENDEKATAN DALAM FORMULASI AKUNTANSI PENDEKATAN NELEKTIK UNTUK FORMULASI TEORI AKUNTANSI KONKLUSI.
  50. 50. PENDEKATAN TEORI AKU NTANSI. PENDEKATAN NON TEORITIS PENDEKATAN DEDUKTIF PENDEKATAN INDUKTIF PENDEKATAN NETIS PENDEKATAN NSOSIOLOGIS PENDEKATAN EKONOMIK.
  51. 51. AKUNTANSI BERBAGAI PANDANGAN. PARA AKUNTAN MEMILIKI PANDANGAN YANG BERBEDA BEDA TENTANG PROSES AKUNTANSI DALAM MENGURAIKAN PERBEDAN TEORI AKUNTANSI .SEBELUM MENGUJI PENDEKATAN PENDEKATAN TRADISIONIL DALAM PERUMUSAN TEORI AKUNTANSI ,AKAN LEBIH BAIK APABILA DILAKUKAN PENGUJIAN TERHADAP BEBERAPA PANDANGAN YANG TELAH MEMBENTUK PERKEMBANGAN AKUNTANSI KEUANGAN , YAITU PANDANGAN AKUNTANSI SEBAGAI BAHASA,SEBAGAI PERISTIWA LALU,REALITAS EKONOMI,SISTREM INFORMASI, KOMODITAS DAN SEBUA IDIOLOGI
  52. 52. AKUNTANSI SEBAGAI BAHASA AKUNTANSI SEBAGAI BAHASA BISNIS YANG MERUPAKAN CARA UNTUK MENGKOMUNIKASIKAN TENTANG BISNIS AKUNTANSI MEMILIKI BANYAK KESAMAAN DENGANBAHASA BAHASA LAINNYA , LAPORAN AKUNTANSI MEMAKAI BAHASA AKUNTANSI UNTUK MENGUNGKJAPKAN SUATU KEJADIAN .DALAM AKUN TANSI NMENGHADAPI NRESIKO KESALAH PAHAMAN DAN RESIKO NHUKUMAN TERHADAP KESALAHAN PENYAJIAN ,KEBOHONGAN DAN SUMPAH PALSU PERBANDINGAN LAPORAN NPERLU DILAKUKAN UNTUK MEMENUHIFUNGSI BAHASA YG EFEKTIF,BAHASA HARUS FKEKSIBELDALAM PERUBAHAN LINGKUNGAN.
  53. 53. AKUNTANSI SEBAGAI CATATAN MASALALU AKUNTANSI DIPANDANG SEBAGAI SEBUAH CARA UNTUK PENYAJIAN SEJARAH BPERUSAHAAN NDAN TRASAKSI YANG DILAKUKAN DENGAN PIHAK LAIN BAGI PEMILIK MAUPUN PEMEGANG SAHAM CATATAN AKUNTANSI MENYEDIAKAN SEJARAH PERTANGGUNG JAWABAN MANAGERT ATAS SUMBER SUMBER DAYA YANG DISEDIAKAN PEMILIKKONSEP PERTANGGUNG JAWABKAN PADA DASARNYA MERUPAKAN HU BUNGAN PRINSIPAL (PEMILIK ) DENGAn AGEN ( MANAGER ) PENGUKURAN KONSEP PERTANGGUNG JAWABBAN DIKEMBANGKAN DARI WAKTU KE WAKTU,
  54. 54. BIMBERG “ MEMBEDAKAN 4 PEREODE PEREODE OURE CUSTODIAL PEREODE TRADISIONAL CUSTODIAL PEREODE ASET UTILIZATION PEREODE OPPEN ENDEDPEREODE 1 KEPENTINGAN AGEN UNTUK MENGEMBALIKAN SUMBER DAYA SECARA LENGKAP.PEREODE 2 PEREODE INI PENGUNGKAPAN DATA KEUANGAN DALAM NERACA DIUANGGAP SUDAH MEMADAI.PEREODE 3 AGEN MENETAPAKAN INISIATIP PEMAKAIAN ASSET SECARA MENDALAM AGAR SESUAI DENGAN NRENCANA YANG TELAH DISEPAKATI .PEREODE 4 PEMANFAATAN ASSET LEBIH FLEKSIBEL DAN MEMUNGKINKAN AGEN MERENCANAKA N ALIRAN PEMANFAATANASET YANG LEBIH FLEKSIBEL .
  55. 55. AKUNTANSI SEBAGAI REALITAS EKONOMI SAAT INI AKUNTANSI JUGA DIPANDANG SEBAGAI CARA UNTUK MENGGAMBARKAN REALITAS EKONOMI SAAT INI BAIK NNERACA MAUPUN RUGI LABA MENCERMINKA REALITAS EKONOMI SAAT INI DARIPADA COST HISTORIS.TUJUAN UTAMA DARI PANDANGAN INI ADALAH PENETAPAN PENDAPATAN SESUNGGUHNYA (TRUE INCOME) YANG MENUNUNJUKKAN PERUBAHAN KESEJAHTERAAN PERUSAHAAN DARI PEREODE SEBELUMNNYA KE PEREODE SELANJUTNYA.
  56. 56. AKUNTANSI SEBAGAI SUATU SISTEM INFORMASIPANDANGAN INI MENG ASUMSIKAN PROSES MENGHUBUNGKAN SUMBER NINFORMASI ATAU TRANSMITER (BIASANYA AKUNTAN ),SALURAN KOMUNIKASI DENGA SEKUMPULAN PENERIMA ( PENGGUNA EKSTERNAL) DENGA MENGGUNAKAN ISTILAH DALAM PROSES KOMUNIKASI , AKUNTANSI DAPAT DIDIFINISIKAN SEBAGAI PROSES MENYANDIKAN SEJUMLAH OBSERVASI KEDALAM BAHASA SISTEM AKUNTANSI.
  57. 57. AKUNTANSI SEBAGAI KOMODITASAKUNTANSI DIPANDANG SEBAGAI KOMODITAS YANG DIHASILKAN SUATU AKTIFITAS EKONOMI ,DIGAMBARKAN BAHWA AKUNTAN DAPAT MEMENUHI PERMINTAAN INFORMASI KHUSUS. SEBAGAI KOMODITAS UMUM AKUNTANSI MENJADI DASAR IDEAL UNTUK PENGATURAN YANG BERDAMPAK TERHADAP TERHADAP KEBIJAKAN UMUM DAN MEMANTAU SELURUH BENTUK PENYAJIAN ANTAR ORGANISASI DAN LINGKUNGAN.
  58. 58. PENYUSUNAN DAN PEMBUKTIANTEORI Prosed penyusunan teory akuntansi sebaiknnya dilengkapi pula proses pembuktian (verification) dan (pengesahan ) Pembuktian : Merujuk pada beberapa hal termasuk kebenaran agrumen agrumen matematis dan logika dapat ditetapkan rumus dan persamaan yang dibuat ,dapat diercayainya laporan ,keautentikan dokumen ,alat ataupun barang barang peninggalan ,kecukupan barang barang reproduksi,terjemahan ,dan uraian yang dibuat ,keakuratan peerhitungan yang lalu dan perhitungan statistik. Teori harus tunduk terhadap pengujian yang bersifat logis dan empiris untuk membuktikan keakuratannya.
  59. 59. ARTI PENTING DANKARAKTERISTIK PRINSIPAKUNTANSI
  60. 60. ARTI PENTING DAN KARAKTERISTIKPRINSIP AKUNTANSITUJUAN AKUNTANSI ADALAH UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI KEUANGAN SUATU UNIT USAHA /PERUSAHAAN MAKIN BESAR PERUSAHAAN MENJADIKAN KEDUDUKAN PIHAK YANG BERKEPENTINGAN TERSEBUT TERPISAH DARI KEGIATAN UNIT USAHAANYA ,TIDAK HANYA SECARA FUNGSIONAL TETAPI BENAR BENAR SECARA FISIK SEHINGGA KEPENTINGAN MASING MASING PIHAK BERBEDA .PRINSIP AKUNTANSI HARUS SISTIMATIK ,LENGKAP,NETRAL DAN BERSIFAT UMUM SERTA DIKEMBANGKAN BERDASARKAN PEMIKIRAN YANG LOGIS ,JELAS OBYEKTIF DENGAN TUJUAN YANG INGIN DICAPAI DALAM PELAPORAN AKUNTANSI
  61. 61. BEBERAPA ASPEK PENTING DALAMPRINSIP AKUNTANSI ADANYA PEMISAHAN ANTARA INVESTOR DAN MANAGEMEN YANG MENIMBULKAN PERBEDAAN KEPENTINGAN ASPEK SOSIAL PENGELOLAAN BADAN USAHA YANG BESAR MEMPENGARUHI PEREKONOMIAN DAN KEHIDUPANN MASYARAKAT LUAS BADAN USAHA NBESAR MENYERAP SUMBERDAYAYANG TERSEDIA DI SUATU NEGARA. PERANAN AKUNTAN PUBLIK DALAM MENILAI KEWAJARAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN MENJADI JELAS DAN MEMPUNYAI LANDASAN YANG KUAT
  62. 62. FUNGSI PEMILIK PERUSAHAANSEBAGAI PEMILIKSEBAGAI PIMPINANSEBAGAI PENGELOLA PERUSAHAAN ( MANAGER )Perusahaan besar akhirnya tidak dapat mengnggantungakan pemenuhan sumber dananya dari perorangan atau dari dalam perusahaan saja tetapi tergantung pada kelompok orang yang mempunyai kepentingan untuk menanamkan kekayaan dengan membeli saham perusahaan sehingga adalah kelompok pemegang saham yang terpisah secara tegas( paling tidak secara pisik) dari kelompok managemen.
  63. 63. PRINSIP PRINSIP AKUNTANSI SEBAGAIPEDOMAN PENYUSUNAN DAN PENAFSIRANLAPORAN KEUANGAN. INFESTOR MENANAMKAN KEKAYAANNYA KEDALAM BADAN USAHA UNTUK DIKELOLA OLEH MANAGEMEN UNTUK KEPENTINGANINVESTOR. MANAGE,MEN HARUS MEMPERTANGGUNGJAWABKAN PENGELOLAANNYA KEPADA INVESTOR DALAMMBENTUK LAPORAN KEUANGAN , KARENA MANAGEMEN DAN INVESTOR ADALAH KELOMPOK TERPISAH ,MAKA LAPORAN KEUANGAN YANG DIHASILKAN KEMUNGKINAN BESAR DISUSUN DENGAN PENILAIAN DAN KEPENTINGAN YANG BERBEDA.
  64. 64. PRINSIP AKUNTANSI SEBAGAI PEDOMANPERINGKASAN DAN PENGUNGKAPAN INFORMASIKEUANGAN.PIHAK INVESTOR TIDAK MENGETAHUI SECARA LANGSUNG BAGAIMANA TRANSSAKSI KEUANGAN DIOLAH .INI BERARTI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN TERLIBAT PROSES PERINGKASAN INFORMASI. DENGAN DEMIKIAN PIHAK LUAR KEMUNGKINAN TIDAK AKAN MEMNPEROLEH INFORMASO YANGBCUKUP YANG SELAYAKNYA MEREKA PEROLEH SEHINGGA MEREKA DIRUGIKAN .OLEH KARENA ITU DIPERLUKAN PRINPRINSIPAKUNTANSI YANG BMEMPUNYAI FUNGSI TIDAK SEMATA MATA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PEMILIK YANG SEKALI GUS MERANGKAP MENJADI PENGELOLA YANG MEMPUNYAI PENGETAHUAN LANGSUNG TENTANG BAGAIMANA PERUSAHAAN DIKELOLA.LAPPORAN KEUANGAN SATU SATUNYA MEDIA KOMUNI KASI ANTARA PERUSAHAAN DAN PIHAK LUAR .
  65. 65. ASPEK UMUM PENGELOLAANBADAN USAHA BESAR BADAN USAHA BESAR MERUPAKAN LEMBAGA MASYARAKAT ,WADAH KERJA SAMA MENJALANKANN PERUSAHAAN BERSEKALA BESAR KELOMPOK MASYARAKAT TERSEBUT ADALAH : PARAINVESTOR MASYARAKAT PELANGAN MASYARAKAT KONSUMEN.
  66. 66. EFESIENSI ALOKASI SUMBER DAYA JIKA MANAGEMEN MENYAJIKAN LABA TIDAK BENAR ,PEMAKAI LAPORAN KEUANGAN AKAN MENGARTIKAN KELIRU DAN KELIRU DALAM PENGAMBILAN KJEPUTUSAN.KALAU TERNYATA MODAL BERKEMBANGA YAITU MENDAPATKAN (RETURN) YANG MEMADAI SELAMA PERIODE TERTENTU BERARTI DANA YANG TELAH DIKELOLA DALAM INDUSTRI MENGHASILKAN KEMBALIAN YANG MEMADAI .INFORMASI EARNING POWER SANGAT PENTING YANG MENJADI UKURAN INVESTASI ,DALAMMPERAN INI LABA MENJADI SEMACAM ALAT PENGENDALIAN BAGI MASYARAKAN UNTUK MENGALOKASIKAN SUMBER DAYA EKONOMI SECARA EFESIEN.
  67. 67. KEDUDUKAN AKUNTAN PUBLIKKEDUDUKAN AKUNTAN PUBLIK SEBAGAI PIHAK KETIGA YANG BEBAS INDEPENDEN YANHG HARUS MENENTUKAN BAHWA LAPORAN KEUANGAN TELAH DISUSUNSWESUAI DENGANPRINSIP AKUNTANSI YANG BERLAKU UMUM ,LAPORAN KEUANGAN TERSEBUT DIKATAKAN WAJAR BILA SYARAT YAITU :DISUSUN SESUAI DENGANPRINSIN AKUNTASI BERTERIMA UMUMBEBAS DARI KEKELIRUAN DAN KETIDAK JUJURAN
  68. 68. KARAKTERISTIK PRINSIPAKUNTANSI PRINSIP AKUNTANSI MENUNJUKKAN PEDOMAN PEDOMAN UMUM YANG LENG KAP TENTANG FUNGSI SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUNGKAPKAN INFORMASI KEUANGAN SUATU PERUSAHAAN. PRINSIPAKUNTANSI TIDAK DIKEMBANGKAN MENGIKUTI PRAKTIK AKUNTANSI YANG SEDANG BERJALAN KARENA NPRAKTIK AKUNTANSI YANG SEDANG BERJALAN ITUPUN SERING DILANDASI OLEH PRINSIP DAN KONSEP KONSEP YANG DALAM BEBERAPA HAL SALING BERTENTANGAN. PRINSIP AKUNTANSI HENDAKNYA TIDAK MENDORONG PELANGGARAN TERHADAP KETENTUAN HUKUM DAN PERUNDANGAN YANG BERLAKU PRISIP AKUNTANSI HARUS MERUPAKAN ALAT YANG PRAKTIS DIBIDANGUSAHA DAN KEUANGAN DAPAT DIANDALKAN DAN RELEVAN UNTU MEMENUHI KEBUTUHAN MANAGEMEN ,INVESTOR,PEMERINTAH,MASYARAKAT UYMUM PRINSIPAKUNTANSI HARUS LOGIS DAN DIKEMBANGKAN ATAS DASAR PENALARAN YANG JELAS SEHINGGA DAPAT DITERIMA OLEH PIHAK YANG BERKEPENTINGA .
  69. 69. PRINSIP PRINSI AKUNTANSIINDONESIAKOMITE PRINSIP AKUNTASI INDONESIA BERADA DIBAWAH IKATAN AKUNTAN INDONESIA (IAI ) MENERBITKAN PAI DENGAN4 POKO YANG DIATUR :1. PENGUKURAN DAN PENILAIAN2. DIFINISI ELEMEN DAN POS LAPORAN KEUANGAN.3. PENGAKUAN ( RECOGNITION )4. PENGUNGKAPAN /PENYAJIAN .
  70. 70. FUNGSI AKUNTAN PUBLIKAKUNTAN PUBLIK ADALAH PROFESI YANG BERHAK MELAKUKAN PEMERIKSAAN TERHADAP LAPORAN KEUANGAN ,AKUNTAN PUBLIK HARUS TUNDUK PADA ETIKA PROFESI DAN MENJALANKAN TUGASNYA DENGANMEMENUHI STANDAR KUALITAS YANG DISEBUT NORMA PEMERIOKSAAN AKUNTAN .AKUNTAN PUBLIK HARUS MEMERIKSA DUA SASARAN PEMERIKSAAN YAITU: KESESUAIAN LAPOERAN DENGANPRINSIP AKUNTANSI BEBASNYA LAPORAN DARIMUNSUR KESALAHAN ,KETIDAK JUJURAN DAN KETIDAK PASTIAN YANG MATERIAL
  71. 71. KERANGKA KONSEPTUAL SUATU MODEL SALAH SATUMODEL ADALAH KERANGKA KONSEPTUAL YANG DIKEMBANGKAN OLEH FASB YANG DIWUJUDKAN DALAM PERNYATAAN RESMI YANG DISEBUT STATEMEN OF FINANCIAL ACCOUNTING CONCEPT (SFAC).MODEL FASB DIGUNAKAN SEBAGAI BASIS PEMBAHASAN DALAM BAB INI KARENA MODEL TERSEBUT MEMUAT SECARA LENGKAP PENJELASAN,PENALARAN,DAN ARGUMEN UNTUK TIAP KONSEP YANG DIPILIH SEHINGGA ASPEK PEMBELAJARAN DAN PENDIDIKAN YANG BERMANFAAT
  72. 72. TUJUAN PELAPORAN TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN ADALAH MENENTUKAN KONSEP KONSEP NDAN PRINSIP PRINSIP YANG RELEVAN YANG AKHIRNYA MENENTUKAN BENTUK ,ISI,JENIS,DAN SUSUNAN STATEMEN KEUANGAN.,DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PIHAK YANG DITUJU DAN KEPENTINGAN NYA HARUS DIINDENTIFIKASIKAN DENGAN JELAS SEHINGGA INFORMASI YANG DIHASILKAN MEMUASKAN PIHAK YANG DITUJU ,DAN PADA GILIRANNYA DAPAT MEMBANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG MENGARAH PADA PENCAPAIAN TUJUAN .
  73. 73. PEMAKAI DAN KEPENTINGANNYA KEPENTINGAN PEMAKAI JUGA BERAGAM TIDAK HANYA ANTAR KELOMPOK PEMAKAI TETAPI JUGA DIDALAM KELOMPOK PEMAKAI ,KEBERAGAMAN KEPENTINGAN TERSEBUT ANTARA LAIN ADALAH PERTANGGUNGJAWABAN,PENGAMBILAN KEPUTUSAN,RISET KEUANGAN DAN PASAR ,PENENTUAN TARIP ,PENENTUAN PAJAK ,PENGENDAALIAN SOSIAL ,PENGENDALIAN ALOKASI SUMBER DAYA EKONOMIK,DAN PENGUKURAN KENERJA ENTITAS ,PENENTUAN TUJUAN MERUPAKAN SUATU PROSES YANG COMPLEK. SIAPA YANG DITUJU APA SAJA KEPENTINGANNYA SEBERAPA LUAS INFORMASI YANG DIINGINNKAN APA SAJA SUMBER INFORMASI YANG TERSEDIA DAN SEBERAPA BANYAK YANG DAPAT DILAYANI. KARAKTERISTIK PEMAKAI STATEMEN KEUANGAN ANTARA LAIN KEDUDUKAN PEMAKAI TERHADAP ENTITAS PELAPOR DAN TINGKAT PENGETAHUAN PEMAKAI TERHADAP BISNIS.
  74. 74. Kenneth s most menunjukkan duapendekatan dalam penentuan tujuanpenyediaan pelaporan keuangansbb: MENYEDIAKAN INFORMASI UNTUK SEHIMPUNAN PEMAKAI UMUM YANG MEMPUNYAI BERMACAM MACAM KEPENTINGAN KEPUTUSAN. MENYEDIAKAN INFORMASI UNTUK KELOMPOK PEMAKAI TERTENTU YANG MEMPUNYAI KEPENTINGAN TERTENTU YANG DIKETAHUI TERINDENTIFIKASI .
  75. 75. ASPEK SOSIAL TUJUAN PELAPORAN
  76. 76. TUJUAN FUNGSIONAL : ADALAH TUJUAN MASYARAKAT SECARA KESELURUHANATAU ORGANISASI SECARA KESELURUHAN TANPAMEMPERHATIKAN TUJUAN /MOTIFASI MASING MASINGINDIVIDUAL DIDALAMNYA .TUJUAN FUNGSIONAL AKUNTANSI DAPAT TERDIRI ATAS SATU ATAU BEBERAPA SEHIMPUNAN TUJUAN YANG BERKAITAN WALAUPUN TUJUAN /MOTIF INDIVIDUAL TIDAK DIKETAHUI DAN DIPERTIMBANGKAN ,TUJUAN FUNGSIONAL YANG DITETAPKAN SELARAS DENGAN SEBAGIAN ATAU BAHKAN KESELURUHAN .
  77. 77. TUJUAN FUNGSIONAL AKUNTANSI DAPATDITETAPKAN SEBAGAI BERIKUT : MENGALOKASIKAN SUMBERDAYA EKONOMI SECARA EFISIEN MEMBANTU PERUSAHAAN UNTUK DAPAT MEMPEROLEH DANA EKSPANSI MEMBANTU PEMERINTAH UNTUK MENARIK PAJAK SECARA EFISIEN. MEMBANTU PARA MANAGER UNTUK KEPTUSAN INVESTASI. MEMPERTANGGUNGJAWABKAN PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA. MEMFASILITASI FUNGSI DANPENGENDALIAN MENGARAHKAN PERILAKU MANAGER UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG SELARAS DENGAN TUJUAN SOSIAL DAN EKONOMIK NEGARA MENGURANGI ATAU MENCEGAH KONFLIK KEPENTINGAN ANTARA MANAGER ,AUDITOR DAN PEMEGANG SAHAM.
  78. 78. TUJUAN BERSAMA : TUJUAN BERSAMA ADALAH SATU ATAU BEBERAPA SUB HIMPUNAN TUJUAN INDIVIDUAL YANG SAMA DENGAN TUJUAN INDIVIDUAL LAIN NYA .TJUAN BERSAMA DITENTUKAN DENGAN MENGINDENTIFIKASI DAHULU TUJUAN TUJUAN INDIVIDUAL KEMUDIAN MEMILIH TUJUAN TUJUAN YANG SAMA UNTUK DIJADIKAN TUJUAN SOSIAL.
  79. 79. TJUAN KELOMPOK DOMINAN BILA TUJUAN DAN MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEMUA INDIVIDUAL ATAU KELOMPOK INDIVIDUAL DAPAT DIINDENTIFIKASI ,MAKA TUJUAN NYANG DOMINAN DALAM MASYARAKAT BISA DIJADIKAN TUJUAN SOSIAL MASYARAKAT YANG BERSANGKUTAN . KELOMPOK ATAU GROUP YANG DOMINAN KELOMPOK YANG DOMINAN MEMPENGARUHI SEMUA ANGGOTA MASYARAKAT.
  80. 80. PERKEMBANGAN TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN DALAM PROFESI AKUNTANSI DI AMERIKA MENGALAMI SEMACAM EVOLOSI .PERKEMBANGAN TERJADI KARENA PERGESERAN KESEPAKATAN DALAM HAL SIAPA KELOMPOK YANG DITUJU ,APA KEPENTINGAN NYA SEPERTI APA MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG DIGUNAKAN .WORL,TEARNEY,DAN DODD MENDISKRIPSIKAN DAN MEMBAHAS PERKEMBANGAN TUJUAN PELAPORAN DI AMERIKA MULAI DARI DOKUMEN YANG DIHASILKAN KOMITE EKSEKUTIF AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATRION (AAA) BERUPA CONCEPTUAL FRAME WORK. DIANTARA ITU DITERBITKAN PULA DOKUMEN YANG MEMBAHAS TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN YAITU PRICIPLES BOARD STATEMENT NO 4 ( APB NO 4) DAN OBYEKTIVES OF FINANCIAL STATEMENT YANG DIHASILKAN TRUBLOOD COMMITTEE
  81. 81. TUJUAN VERSI ASOBAT WALAUPUN BERORIENTASI PADA KEBUTUHAN PEMAKAI ,KOMITE EKSEKUTIF AAA TIDAK SECARA SPESIFIK MENGINDENTIFIKASIKANPIHAK PEMAKAI LAPORAN KEUANGAN : KOMITE INI MENDEFINISIKAN TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN DENGAN MENUNJUKKAN MANFAATNYAN:1. MEMBUATKEPUTUSAN KEPUTUSAN YANG BERKAITAN DENGAN PENGGUNAAN SUMBER DAYA (ALAM ,FISSIS ,MANUSIA ,DAN FINANCIAL ) YANG TERBATAS .2. MENGARAHKAN DAN MENGENDALIKAN SUMBER DAYA FISIK DAN MANUSIA SUATU ORGANISASI SECARA EFEKTIF3. MEMELIHARA DAN MELAPORKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA YANG DIPERCAYAKAN KEPADA MANAGEMEN4. MEMBERI KEMUDAHAN BERJALANNYA FUNGSI DAN PENGENDALIAN .
  82. 82. TUJUAN VERSI APB NO 4 The basic purpose of financial accounting and financial information about individual busines enterprise that is usefule in making economic decisions. Diats tersebut adalah tujuan umum dan dapat dijabarkan lagi menjadi : To present riliable financial information about enterprises resousces and obligations ,economic progres and changes in resourses and obligations. To present information helpful in estimating earngs potential. To present other financial informatioan needed by user ,particularly owners and creditor.
  83. 83. Tujuan versi trueblood committeeBUTIR NFORMASI TENTANG SIAPA DITUJU UNTUK APA HIERARKI 1 ASPEK YANG BERMANFAAT UMUM KEPUTUSAN 1 EKONOMIK 2 KEGIATAN EKONIMIK PERSH PADA STATEMENT SDA 1.1 KEUANGAN DAN MEMILIKI AKSES TERBATAS 3. ALIRAN KAS POTEN SIAL INVESTOR KREDITOR PREDIKSI KOMPARASI 1.2 DAN EVALUASI,INVESTA SI DAN NPINJAMAN4. DAYA MELABA ( EARNING POWER ) SDA PREDIKSI,KOMPARASI , 1.2.1 DAN EVALUASI ALIRAN LABA u, KEPUTUSAN INVESTASI5. KEMAMPUAN MANAGEMEN SDA KEEFEKTIFAN, 1.2.2 MANAGEMEN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA6 DESKRIPSI DAN ANALISIS TRANS SDA PREDIKSI KOMPARASI 1.2.2.1
  84. 84. BUTIR INFORMASI TENTANG SIAPA DITUJU UNTUK APAHERARKI 7 POSISI KEUANGAN INVESTOR DAN KREDITOR PREDIKSI KOMPARASI 1.2.2.2. DAN EVALUASI DAYAN MELABA.8. LABA PEREODIK SDA PREDEKSI KOMPORASI 1.2.2.3. DAN DAYA MELABA9 KEGIATAN PERUSAHAAN SDA PREDIKSI KOMPORASI 1.2.2.4. DAN DAYA MELABA.10 ASPEK PERUSAHAAN UMUM PROSES PREDIKTIF 1.3 DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN.11 ASPEK ORGANISASI DAN UMUM PEMERINTAH INVESTOR KEEFEKTIFAN MANA 1.4 GEMEN DLAM PENGELO LAAN SUMBER DAYA12. KEGIATAN PERUSAHAAN UMUMN ( PUBLIK ) DAMPAK DAN PERAN 1.5 TERTENTU SOSIAL PERUSAHAAN
  85. 85. TUJUAN PELAPORAN KEUANGAN FASB TUJUAN LAPORAN KEUANGAN DITENTUKAN OLEH LINGKUNGAN EKONOMIK ,HUKUM ,POLITIS,DAN SOSIAL TEMPAT AKUNTANSI. TUJUAN PELAPORAN DIPENGARUHI OLEH KARAKTERIKTIK DAN KETERBATASAN INFORMASI YANG DAPAT DISAMPAIKAN MELALUI MEKANISME PELAPORAN KEUANGAN. TUJUAN PELAPORAN MEMERLUKAN SUATU FOKUS UNTUK MENGHINDARI TERLALU UMUMNYA INFORMASI AKIBAT TERLALU BANYAK NYA PIHAK PEMAKAI YANG INGIN DIPENUHI KEBUTUHANNYA.
  86. 86. KONTEK LINGKUNGAN TUJUAN LINGKUNGAN PENERAPAN AKUNTANSI DI AMERIKA SBB :LAPORAN . PASAR YANG MAJU . SISTEM EKONOMI SISTEM PRODUKSI ,KEUANGAN,DAN PERBANKKAN YANG CANGGIH PEMISAHAN ANTARA KEPEMILIKAN DAN MANAGEMEN ,KEGIATAN PERUSAHAAN DIJALANKAN MELALUI PERUSAHAAN /BADAN USAHA MILIK INVESTOR. PASAR MODAL SEBAGAI SASARAN PEMENUHAN MODAL UTAMA SELAIN LEMBAGA KEUANGAN. PEMILIK PRIBADI SUMBER EKONOMI DILINDUNGI PEMERINTAH ,PEMERINTAH BERTINDAK SEBAGAI REGULATOR. PEMERINTAH MEMBANTU KEGIATAN BISNIS DAN EKONOMIK DENGAN MENYEDIAKAN INFORMASI PUBLIK YANGBSENAGIAN BESAR BERASAL DARI TIAP BADAN USAHA REABILITAS DAN KREDEBILITAS INFORMASI DALAM PELAPORAN KEUANGAN DICAPAI MELALUI PENGAUDITAN OLEH AUDITOR INDEPENDEN.
  87. 87. KARAKTERISTIK KETERBATASAN INFORMASI LEBIH BERKAITAN DENGAN BADAN USAHA ATAU PERUSAHAAN DARIPADA DENGAN INDUSTRI. LEBIH MERUPAKAN INFORMASI KUANTITATIF YANG BERSIFAT PENDEKATAN ( APROXIMATION ) DARI PADA HASIL PERHITUNGAN PASTI SEBAGIAN BESAR MEREFLEKSIKAN PENGARUH TRANSAKSI DAN KEJADIAN YANG TELAH TERJADI ( HISTORIS ) HANYA MERUPAKAN SALAH SATU SUMBER INFORMASI YANG DIBUTUHKAN OLEH MEREKA YANG MENGAMBIL KEPUTUSAN . PENYEDIAAAN DAN PENGGUNAAN NYA MEMERLUKAN ATAU MELIBATKAN KOS SEHINGGA PERTIMBANGAN KOS DAN MANFAAT DAPAT MEMBATASI APA YANGDILAPORKAN .
  88. 88. ISI TUJUAN PELAPORAN : TUJUAN UTAMA LAPORAN KEUANGAN DALAM RERANGKA KONSEPTUAL FASB : PELAPORAN KEUANGAN HARUS SBERMANFAAN BAGI PARA INVESTOR DAN KREDITOR DAN PEMAKAI LAIN, BAIK BERJALAN MAUPUN POTENSIAL DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN KEPUTUSAN INVESTASI ,KREDIT DAN SEMACAMNYA YANG RASIONAL ,INFORMASI HARUS TERPAHAMI BAGI MEREKA YANG MEMPUNYAI PENGETAHUAN YANG MEMADAI TENTANG BEERBAGAI KEGIATAN BISNIS. PELAPORAN HARUS MENYEDIAKAN INFORMASI UNTUK MEMBANTU PARA KREDITOR DAN INFESTOR ,DAN PEMAKAI LAIN,DALAM MENILAI JUMLAH ,SAAT TERJADI DAN KETIDAK PASTIAN ALIRAN KAS BERSIH KE BADAN USAHA YANG BERSANGKUTAN PELAPORAN HARUS MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG SUMBER DAYA EKONOMIK SUATU BADAN USAHA ,KLAIM TERHADAP SUMBER SUMBER TERSEBUT . DAN AKIBAT TRANSAKSI ,KEJADIAN DAN KEADAAN YANG MENGUBAH SUMBER DAYA BADAN USAHA DAN KLAIM TERHADAP SUMBER DAYA TERSEBUT.
  89. 89. TUJUAN PELAPORAN ENTITAS NONBISNIS : TUJUAN UTAMAPELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NON BISNIS HARU S MENYEDIAKAN INFORMASI YANGBERMANFAAT BAGI PARA PENYEDIA DANA DAN PEMAKAI LAIN BAIK BERJALAN MAUPUN POTENSIAL DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN KEPUTUSAN RASIONAL TENTANG ALOKASI DANA KE ORGANISASI TERSEBUT. TUJUAN SPESIFIK : ORGANISASI NON BISNIS HARUS MENYEDIAAN INFORMASI KEUANGAN BAGI PARA PENYEDIA DANA DAN PEMAKAI DANA ,BAIK BERJALAN MAUPUN POTENSIAL ,DALAM MENILAI JA SA JASA YANG DISEDIAKAN ORGANISASI DAN KEMAMPUANNYA UNTUK TERUS MENYEDIAKAN JASA TERSEBUT. PELAPORAN KEUANGAN HARUS MENYEDIAKAN INFORMASI YANG BERMANFAAT BAGI PARA PENYEDIA DANA DANNPEMAKAI DANA BAIK YANHG BERJALAN MAUPUN YANG POTENSIAL BAGAIMANA PARA MANAGER ORGANISASI NON BISNIS TELAH MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB KEPENGURUSAN NYA DAN ASPEK ASPEK LAIN KENERJANYA . PELAPORAN KEYANGAN HARUS MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG SUMBER DAYA ,KEWAJIBAN DAN SUMBER DAYA ASET BERSIH ,DAN AKIBAT DARINTRANSSAKSI ,KEJADIAN DAN KEADAAN YANG MENGUBAH SUMBERDAYA DAN HAK ATAS SUMBER DAYA TERSEBUT. PELAPORAN KEUANGAN HARUS MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG KINERJA ORGANISASSI SELAMA SATU PEREODE . PELAPORAN KEUANGAN HARUS MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG BAGAIMANA ORGANISASI MENDAPATKAN DANMMEMBELANJAKAN KAS AYTAU SUMBER LIKUID LAIN ,TENTANGPINJAMANN DAN PELUNASANNYA , TENTANG FAKTOR LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI LIQUIDITAS ORGANISASI PELAPORAN KEUANGAN HARUS MENCAKUP PENJELASAN DAN INTERPRETASI UNTUK MEMBANTU PARA PEMAKAI INFORMASI KEUANGAN YANG DISEDIAKAN .,
  90. 90. PENALARAN PERUMUSAN TUJUAN PELAPORANKONTEKS KETERBATASAN FOKUS CAKUPANLINGKUNGAN INFORMASI INFORMASI PELAPORAN KEUANGAN UMUM PIHAK YANG DITUJU INVESTOR DAN KREDITOR TUJUAN PELAPORAN
  91. 91. ORGANISASI DAN YURISDIKSIAKUNTANSI DI AS SEMUA ORGANISASIBISNIS PROFIT NON BISNIS NON PROFIT NON PEMERINTAHAN PEMERINTAHAN STATE LOKAL FEDERAL FASB GASB GAO
  92. 92. FASB MENGINDENTIFIKASIKAN CIRI CIRINON BISNIS BERBEDA DENGAN ORGANISASIBISNIS PENERIMAAN SUMBER EKONOMIK YANG CUKUP BESAR DARI PENYEDIA DANA YANG TIDAK MENGHARAPKAN UNTUK MENERIMA IMBALAN ATAU MANFAAT YANG PROPOSIONAL DENGAN SUMBER EKONOMIK YANG DISARANKAN . TUJUAN OPERASI NSELAIN MENYEDIAKAN /MENJUAL BARANG DAN JASA UNTUK MENDATANGKAN LABA ATAU SETARA LABA TIDAK TERDAPAT NYA HAK PEMILIKAN DENGAN PROPORSI TERTENTU ,PASTI YANG DAPAT DIJUAL DIPINDAH TANGANNKAN ATAU DITARIK ATAU MENGANDUNG HAK YURIDIS ATAS BAGIAN DARI SISA KEKAYAAN DALAM HAL ORGANISASI DILIQUIDASI / DIBUBARKAN.
  93. 93. KARAKTERISTIK KUALKITATIF INFORMASI KRETERIA YANG MENJADI PEDOMAN KEBIJAKAN AKUNTANSI SANGAT ERAT KAITANNYA NDENGAN MASALAH APAKAH INFORMASI SUATU OBYEK BERMANFAAT UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN BAGI PIHAK YANG DITUJU . KEBIJAKKAN AKUNTANSI ( ACCOUNTING POLICY ) MELIBATKAN MASALAH APAKAH SUATU INFORMASI DILAPORKAN APAKAH TIDAK . KEBIJAKAN AKUNTANSI ADA DIBEBERAPA LEVEL : PEREKAYASA, PENYUSUN STANDAR , DAN PERUSAHAAN. PERLU PEDOMAN UMUM DI TINGKAT RERANGKA KONSEPTUAL UNTUK DASAR PENENTUAN PERLU TIDAKNYA PENYAJIAN SUATU INFORMASI DIATUR DALAM BENTUKN STANDAR. KARAKTERISTIK KUALITATIF MERUPAKAN KRETIRIA UNTUK MENENTUKAN APAKAH SUATUNINFORMASI NPERLU DILAPORKAN.
  94. 94. PROSES PERTIMBANGAN PENENTUANKEBIJAKAN AKUNTANSI PERLUKAH INFORMASI TERTENTU DISEDIAKAN APAKAH CUKUP EFISIEN DISEDIAKAN MELALUI PELAPORAN KEUANGAN ? MAMPUKAN PEMAKAI MEMAHAMIM? AKANKAH PEMAKAI MENGGUNAKANNYA ? APAKAH INFORMASI TERSEBUT MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ? BAGAIMANA INFORMASI TERSEBUT DIUNGKAPKAN ?
  95. 95. ELEMEN ELEMEN STATEMEN KEUANGAN ELEMEN STATREMEN KEUANGAN HARUS DITENTUKAN ATAS DASAR INFORMASI SEMANTIK YANG TERDIRI DARI : OBYEK , SIZE, RELATIONSHIP INFORMASI

×