SUMBER HUKUM <ul><li>SUMBER HUKUM MATERIAL </li></ul><ul><li>SUMBER HUKUM FORMAL  </li></ul>
1. SUMBER HUKUM MATERIAL <ul><li>SUMBER HUKUM YANG IKUT MENENTUKAN ISI DARI PADA HUKUM ITU SENDIRI. ISI DARI HUKUM ITU DIT...
2. SUMBER HUKUM FORMAL <ul><li>SUMBER HUKUMYANG TERDAPAT DALAM UNDANG-UNDANG, KEBIASAAN, KEPUTUSAN HAKIM, PERJANJIAN DAN P...
MACAM HUKUM FORMAL <ul><li>UNDANG-UNDANG </li></ul><ul><li>KEBIASAAN </li></ul><ul><li>KEPUTUSAN HAKIM </li></ul><ul><li>P...
UNDANG-UNDANG <ul><li>SUATU PERATURAN NEGARA YANG MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM YANG MENGIKAT UMUM DAN DIBUAT SERTA DIPELIHARA ...
UNDANG-UNDANG DIBEDAKAN <ul><li>UNDANG-UNDANG DALAM ARTI SEMPIT------- SETIAP KEPUTUSAN YANG DIBUAT OLEH PEMERINTAH BERSAM...
<ul><li>UNDANG-UNDANG DASAR </li></ul><ul><li>KETETAPAN MPR </li></ul><ul><li>UNDANG-UNDANG/PERPU </li></ul><ul><li>PERATU...
KEBIASAAN <ul><li>PERBUATAN MANUSIA YANG DILAKUKAN BERULANG-ULANG DALAM HAL YANG SAMA. BILA KEBIASAAN ITU DITERIMA OLEH MA...
KEPUTUSAN HAKIM <ul><li>KEPUTUSAN HAKIM TERDAHULU YANG SERING DIIKUTI DAN DIJADIKAN DASAR KEPUTUSAN HAKIM YANG LAIN MENGEN...
PERJANJIAN <ul><li>KESEPAKATAN ANTARA DUA ORANG/ LEBIH TENTANG SESUATU HAL, DIMANA MASING-MASING FIHAK MELAKSANAKAN HAK DA...
PENDAPAT SARJANA HUKUM <ul><li>PENDAPAT SARJANA HUKUM YANG TERNAMA JUGA MEMPUNYAI KEKUASAAN DAN PENGARUH DALAM PENGAMBILAN...
PERJANJIAN <ul><li>PROF. SRI SUDEWI,SH--------   PERBUATAN HUKUM DIMANA DUA ORANG ATAU LEBIH MENGIKATKAN DIRINYA KEPADA O...
<ul><li>TIRTO DININGRAT,SH------   SUATU PERBUATAN HUKUM BERDASARKAN KATA SEPAKAT DIANTARA DUA ORANG/LEBIH, SEHINGGA MENI...
<ul><li>WIRYONO PROJODIPURA, SH------   SUATU PERBUATAN HUKUM MENGENAI HARTA BENDA ANTARA DUA FIHAK. DIMANA SATU FIHAK BE...
UNSUR-UNSUR PERJANJIAN <ul><li>ADANYA PERBUATAN HUKUM </li></ul><ul><li>ADANYA DUA ORANG/LEBIH YANG TERLIBAT </li></ul><ul...
BENTUK PRESTASI/OBYEK <ul><li>MENYERAHKAN SESUATU </li></ul><ul><li>MELAKUKAN SESUATU </li></ul>
SYARAT SAHNYA PERJANJIAN <ul><li>ADANYA KATA SEPAKAT DARI MEREKA YANG MEMBUAT PERJANJIAN </li></ul><ul><li>ADANYA KECAKAPA...
<ul><li>ADANYA SESUATU HAL TERTENTU/OBYEK/ PRESTASI YANG DIPERJANJIKAN </li></ul><ul><li>ADANYA SESUATU SEBAB YANG HALAL <...
JENIS-JENIS PERJANJIAN <ul><li>PERJANJIAN KONSENSUIL DAN FORMAL </li></ul><ul><li>PERJANJIAN SEPIHAK DAN TIMBAL BALIK </li...
HAPUSNYA SUATU PERJANJIAN <ul><li>PEMBAYARAN </li></ul><ul><li>PEMBAHARUAN HUTANG </li></ul><ul><li>PEMBEBASAN HUTANG </li...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Sumber hukum

1.863 Aufrufe

Veröffentlicht am

0 Kommentare
1 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
1.863
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
2
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
43
Kommentare
0
Gefällt mir
1
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Sumber hukum

  1. 1. SUMBER HUKUM <ul><li>SUMBER HUKUM MATERIAL </li></ul><ul><li>SUMBER HUKUM FORMAL </li></ul>
  2. 2. 1. SUMBER HUKUM MATERIAL <ul><li>SUMBER HUKUM YANG IKUT MENENTUKAN ISI DARI PADA HUKUM ITU SENDIRI. ISI DARI HUKUM ITU DITENTUKAN OLEH BERBAGAI SEGI KEHIDUPAN MANUSIA </li></ul>
  3. 3. 2. SUMBER HUKUM FORMAL <ul><li>SUMBER HUKUMYANG TERDAPAT DALAM UNDANG-UNDANG, KEBIASAAN, KEPUTUSAN HAKIM, PERJANJIAN DAN PENDAPAT SARJANA HUKUM </li></ul>
  4. 4. MACAM HUKUM FORMAL <ul><li>UNDANG-UNDANG </li></ul><ul><li>KEBIASAAN </li></ul><ul><li>KEPUTUSAN HAKIM </li></ul><ul><li>PERJANJIAN/TRAKTAT </li></ul><ul><li>PENDAPAT SARJANA HUKUM </li></ul>
  5. 5. UNDANG-UNDANG <ul><li>SUATU PERATURAN NEGARA YANG MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM YANG MENGIKAT UMUM DAN DIBUAT SERTA DIPELIHARA OLEH PENGUASA NEGARA </li></ul>
  6. 6. UNDANG-UNDANG DIBEDAKAN <ul><li>UNDANG-UNDANG DALAM ARTI SEMPIT------- SETIAP KEPUTUSAN YANG DIBUAT OLEH PEMERINTAH BERSAMA-SAMA DPR </li></ul><ul><li>UNDANG-UNDANG DALAM ARTI LUAS------ SETIAP KETETAPAN ATAU KEPUTUSAN YANG ISINYA MENGIKAT UMUM. UNDANG-UNDANG INI MELIPUTI : </li></ul>
  7. 7. <ul><li>UNDANG-UNDANG DASAR </li></ul><ul><li>KETETAPAN MPR </li></ul><ul><li>UNDANG-UNDANG/PERPU </li></ul><ul><li>PERATURAN PEMERINTAH </li></ul><ul><li>KEPUTUSAN PRESEDEN </li></ul><ul><li>KEPUTUSAN MENTRI </li></ul><ul><li>PERDA PROPENSI </li></ul><ul><li>PERDA KABUPATEN/KOTA </li></ul>
  8. 8. KEBIASAAN <ul><li>PERBUATAN MANUSIA YANG DILAKUKAN BERULANG-ULANG DALAM HAL YANG SAMA. BILA KEBIASAAN ITU DITERIMA OLEH MASYARAKAT, MAKA KEBIASAAN ITU MENJADI NORMA </li></ul>
  9. 9. KEPUTUSAN HAKIM <ul><li>KEPUTUSAN HAKIM TERDAHULU YANG SERING DIIKUTI DAN DIJADIKAN DASAR KEPUTUSAN HAKIM YANG LAIN MENGENAI MASALAH YANG SAMA, AKAN MENJADI DASAR KEPUTUSAN HAKIM YANG HARUS DITAATI OLEH MASYARAKAT </li></ul>
  10. 10. PERJANJIAN <ul><li>KESEPAKATAN ANTARA DUA ORANG/ LEBIH TENTANG SESUATU HAL, DIMANA MASING-MASING FIHAK MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBAN </li></ul>
  11. 11. PENDAPAT SARJANA HUKUM <ul><li>PENDAPAT SARJANA HUKUM YANG TERNAMA JUGA MEMPUNYAI KEKUASAAN DAN PENGARUH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH HAKIM </li></ul>
  12. 12. PERJANJIAN <ul><li>PROF. SRI SUDEWI,SH--------  PERBUATAN HUKUM DIMANA DUA ORANG ATAU LEBIH MENGIKATKAN DIRINYA KEPADA ORANG LAIN </li></ul><ul><li>PROF. SUBEKTI, SH------  SUATU PERISTIWA DIMANA SESEORANG BERJANJI KEPADA ORANG LAIN ATAU DUA ORANG ITU BERJANJI UNTUK MELAKUKAN JANJI TERSEBUT </li></ul>
  13. 13. <ul><li>TIRTO DININGRAT,SH------  SUATU PERBUATAN HUKUM BERDASARKAN KATA SEPAKAT DIANTARA DUA ORANG/LEBIH, SEHINGGA MENIMBULKAN AKIBAT HUKUM YANG DIPERKENANKAN OLEH UNDANG-UNDANG </li></ul>
  14. 14. <ul><li>WIRYONO PROJODIPURA, SH------  SUATU PERBUATAN HUKUM MENGENAI HARTA BENDA ANTARA DUA FIHAK. DIMANA SATU FIHAK BERJANJI UNTUK MELAKUKAN SESUATU HAL ATAU TIDAK MELAKUKAN SESUATU HAL, SEDANGKAN FIHAK LAIN BERHAK MENUNTUT PELAKSANAAN JANJI TERSEBUT </li></ul>
  15. 15. UNSUR-UNSUR PERJANJIAN <ul><li>ADANYA PERBUATAN HUKUM </li></ul><ul><li>ADANYA DUA ORANG/LEBIH YANG TERLIBAT </li></ul><ul><li>MEMILIKI HAK DAN KEWAJIBAN MASING-MASING </li></ul><ul><li>ADANYA SESUATU PRESTASI DAN HAL TERTENTU YANG DIPERJANJIKAN </li></ul>
  16. 16. BENTUK PRESTASI/OBYEK <ul><li>MENYERAHKAN SESUATU </li></ul><ul><li>MELAKUKAN SESUATU </li></ul>
  17. 17. SYARAT SAHNYA PERJANJIAN <ul><li>ADANYA KATA SEPAKAT DARI MEREKA YANG MEMBUAT PERJANJIAN </li></ul><ul><li>ADANYA KECAKAPAN DARI MEREKA YANG MEMBUAT PERJANJIAN </li></ul>
  18. 18. <ul><li>ADANYA SESUATU HAL TERTENTU/OBYEK/ PRESTASI YANG DIPERJANJIKAN </li></ul><ul><li>ADANYA SESUATU SEBAB YANG HALAL </li></ul>
  19. 19. JENIS-JENIS PERJANJIAN <ul><li>PERJANJIAN KONSENSUIL DAN FORMAL </li></ul><ul><li>PERJANJIAN SEPIHAK DAN TIMBAL BALIK </li></ul><ul><li>PERJANJIAN BERNAMA DAN TIDAK BERNAMA </li></ul>
  20. 20. HAPUSNYA SUATU PERJANJIAN <ul><li>PEMBAYARAN </li></ul><ul><li>PEMBAHARUAN HUTANG </li></ul><ul><li>PEMBEBASAN HUTANG </li></ul><ul><li>MUSNAHNYA BENDA YANG TERUTANG </li></ul><ul><li>PEMBATALAN </li></ul><ul><li>LEWAT WAKTU/ KEDALUWARSA </li></ul>

×