ACTION PLAN INDIVIDU    LATAR BELAKANG      KESUKSESAN SUATU PERUSAHAAN DIDALAM MENGEMBANGKAN PRODUKNYA TIDAK TERLEPAS DAR...
ACTION PLAN INDIVIDU     PERMASALAHAN     1. PRODUKSI          - TIDAK KONSISTENNYA HOMOGENITAS PENCAMPURAN ANTARA GARAM D...
ACTION PLAN INDIVIDU     RENCANA KEGIATAN     PRODUKSI     •   LEBIH MEMPERKETAT INSPEKSI GARAM BAHAN BAKU DAN HASIL PRODU...
ACTION PLAN INDIVIDU    TAHAPAN KEGIATAN PERBAIKAN HASIL                 PRODUKSI                                         ...
ACTION PLAN INDIVIDU            TAHAPAN KEGIATAN PENINGKATAN                      PEMASARAN                               ...
ACTION PLAN INDIVIDU     ARIGATO     GOZAIMASU                       6
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Presentasi action plan

9.804 Aufrufe

Veröffentlicht am

0 Kommentare
1 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
9.804
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
2
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
85
Kommentare
0
Gefällt mir
1
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie
  • Mmmm
  • Presentasi action plan

    1. 1. ACTION PLAN INDIVIDU LATAR BELAKANG KESUKSESAN SUATU PERUSAHAAN DIDALAM MENGEMBANGKAN PRODUKNYA TIDAK TERLEPAS DARI SEJAUH MANA PERUSAHAAN TERSEBUT MAMPU MEMUASKAN KONSUMEN DAN TERKHUSUS UNTUK PRODUK YANG DIKONSUMSI LANGSUNG, DIPERLUKAN PERHATIAN DAN KEHATI-HATIAN DI DALAM PENGOLAHANNYA OLEH KARENA ITU, KERJA KERAS, KESERIUSAN, KEULETAN DAN KEJUJURAN DARI PENGUSAHA SANGAT DIPERLUKAN SEHINGGA PRODUK YANG DIHASILKAN DAPAT BENAR-BENAR MEMUASKAN KONSUMEN YANG PADA AKHIRNYA MENDATANGKAN KEUNTUNGAN BESAR BAGI PERUSAHAAN GARAM MERUPAKAN KOMODITI STRATEGIS YANG BANYAK DI KONSUMSI MANUSIA DAN GARAM YANG DIKONSUMSI HARUS MENGGUNAKAN IODIUM SESUAI DENGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) YANG TELAH DITUANGKAN DI DALAM KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NO. 69 TAHUN 1994 YANG MEMUTUSKAN BAHWA GARAM YANG DI KONSUMSI DAN INDUSTRI MAKANAN HARUS MENGANDUNG IODIUM YANG SESUAI DENGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) CV. ATS MERUPAKAN PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI INDUSTRI GARAM BERIODIUM, DIDIRIKAN PADA TAHUN 1998 DI MAKASSAR, SULAWESI SELATAN, INDONESIA. PADA TAHUN 2001 CV. ATS MEMPEROLEH SERTIFIKAT STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI), AKAN TETAPI GRAFIK PERKEMBANGAN USAHA CV. ATS BERJALAN LAMBAT, KAMI SELAKU PIMPINAN PERUSAHAAN TERUS MEMPELAJARI MENGAPA SAMPAI TERJADI HAL SEPERTI ITU DAN AKHIRNYA SETELAH MENGIKUTI IN COUNTRY TRAINING DI JAKARTA DAN DI TAMBAH DENGAN OUT COUNTRY TRAINING DI JEPANG YANG SEMUANYA DI SPONSORI OLEH JICA BEKERJASAMA DENGAN P3ED SULAWESI SELATAN, MAKA KAMI MENDAPATKAN BEBERAPA FAKTOR YANG MENJADI HAMBATAN KEMAJUAN PERKEMBANGAN USAHA KAMI, ADAPUN URAIAN PERMASALAHAN USAHA KAMI DAN ACTION PLAN YANG AKAN KAMI LAKUKAN, KAMI PAPARKAN PADA HALAMAN BERIKUTNYA 1
    2. 2. ACTION PLAN INDIVIDU PERMASALAHAN 1. PRODUKSI - TIDAK KONSISTENNYA HOMOGENITAS PENCAMPURAN ANTARA GARAM DAN IODIUM YANG DISEBABKAN MASIH MEMAKAI MESIN MANUAL, SERTA KADAR AIR GARAM YANG BELUM SESUAI DENGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) DIKARENAKAN BELUM MENGGUNAKAN OVEN (MASIH MENGGUNAKAN CARA PENUMPUKAN DAN SINAR MATAHARI) SEHINGGA KANDUNGAN IODIUM DALAM GARAM TIDAK MERATA - KETERAMPILAN DAN DISIPLIN KARYAWAN YANG MASIH KURANG SEHINGGA SERING MEMBUAT KESALAHAN DALAM BEKERJA YANG MENGAKIBATKAN TIDAK TERJAGANYA MUTU DAN KURANGNYA PRODUKTIVITAS 2. PEMASARAN - AGEN PENYALUR MASIH KURANG SEHINGGA DISTRIBUSI BARANG BELUM MERATA - PENAMPILAN KEMASAN YANG MASIH SEDERHANA SEHINGGA INFORMASI-INFORMASI YANG DIBUTUHKAN OLEH KONSUMEN BELUM DICANTUMKAN DAN CETAKAN LABEL YANG MUDAH LUNTUR YANG DAPAT MEMBUAT PENAMPILAN GARAM KURANG MENARIK 2
    3. 3. ACTION PLAN INDIVIDU RENCANA KEGIATAN PRODUKSI • LEBIH MEMPERKETAT INSPEKSI GARAM BAHAN BAKU DAN HASIL PRODUKSI DARI SEGI KEKERINGAN, KANDUNGAN IODIUM, KOTORAN SERTA WARNANYA DAN MENERAPKAN PENCATATAN DISETIAP PROSES PRODUKSI DENGAN DISIPLIN DAN TELITI AGAR KUALITAS YANG DIHASILKAN SESUAI DENGAN STANDAR MUTU YANG DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) DAN DAPAT MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK • INVESTASI MESIN PROSES PEMBUATAN GARAM HALUS, ALAT IODISASI, OVEN DAN MESIN CUCI GARAM YANG MEMPUNYAI KAPASITAS YANG LEBIH BESAR SERTA KEMAMPUAN KERJA YANG LEBIH BAIK DENGAN MEMANFAATKAN JASA LEMBAGA- LEMBAGA KEUANGAN AGAR KUALITAS DAPAT KONSISTEN DAN KAPASITAS PRODUKSI DAPAT LEBIH DITINGKATKAN • MENERAPKAN SISTIM 5 S (Seiri,Seiton,Seisho,Seiketsu,Shitsuke) KEPADA KARYAWAN AGAR KARYAWAN DAPAT LEBIH DISIPLIN, BERTANGGUNGJAWAB DAN LEBIH BERKONSENTRASI DIDALAM BEKERJA, SEHINGGA CITA-CITA PERUSAHAAN UNTUK MENJADI BINTANGNYA GARAM BERIODIUM DAPAT TERWUJUD 3
    4. 4. ACTION PLAN INDIVIDU TAHAPAN KEGIATAN PERBAIKAN HASIL PRODUKSI BULAN KEGIATAN NO URAIAN KEGIATAN PELAKSANA NOV DES JAN FEB MAR APR MENGADAKAN RAPAT MENGENAI MUTU PRODUK DAN SOSIALISASI OWNER, QC, 1 PENERAPAN SISTIM 5 S DENGAN X X DAN STAF PENCANTUMAN URAIAN PRODUKSI PENERAPAN SISTIM 5 S MEMPERKETAT INSPEKSI DAN 2 X QC MENERAPKAN CATATAN STAF 3 PENERAPAN SISTIM 5 S X PRODUKSI, QC 4 INVESTASI MESIN X OWNER TEKNISI, PEMASANGAN MESIN DAN UJI 5 X OWNER, STAF COBA MESIN PRODUKSI 6 EVALUASI PENERAPAN SISTIM 5 S X OWNER EVALUASI KINERJA QC DAN STAF 7 TIAP AKHIR BULAN OWNER PRODUKSI 4
    5. 5. ACTION PLAN INDIVIDU TAHAPAN KEGIATAN PENINGKATAN PEMASARAN BULAN KEGIATAN NO URAIAN KEGIATAN PELAKSANA NOV DES JAN FEB MAR APR MENGADAKAN RAPAT MENGENAI OWNER, 1 PENINGKATAN PEMASARAN DAN X X SALES, DRIVER SOSIALISASI SISTIM 5 S DAN HELPER SALES, DRIVER 2 PENERAPAN SISTIM 5 S X X X X DAN HELPER 3 PEREKRUTAN SALES X OWNER 4 TRAINING SALES X OWNER 5 MENAMBAH AGEN PENYALUR X SALES OWNER DAN 6 DESAIN KEMASAN X SALES CETAK LABEL KEMASAN DENGAN PABRIK 7 CETAKAN YANG TIDAK MUDAH X PLASTIK LUNTUR 8 EVALUASI PENERAPAN SISTIM 5 S X OWNER 9 EVALUASI KINERJA SALES TIAP AKHIR BULAN OWNER 5
    6. 6. ACTION PLAN INDIVIDU ARIGATO GOZAIMASU 6

    ×