PENYAKIT INFEKSI PADA ANAKPENYAKIT INFEKSI PADA ANAKISRA FIRMANSYAHISRA FIRMANSYAHPENYAKIT INFEKSI PADA ANAKPENYAKIT INFEK...
PENYAKIT EKSANTEMA AKUTPENYAKIT EKSANTEMA AKUTMAKULOPAPULARMAKULOPAPULAR PAPULOVESIKULARPAPULOVESIKULARCAMPAKCAMPAK VARISE...
CAMPAKCAMPAKPPENY. AKUT YG SGT MENULAR OK INFEKSI VIRUSENY. AKUT YG SGT MENULAR OK INFEKSI VIRUSEPIDEMIOLOGI : ENDEMISEPID...
HARI 9-10 FOKUS INFEKSI PD EPITEL SAL. NAPAS &HARI 9-10 FOKUS INFEKSI PD EPITEL SAL. NAPAS &KONJUNGTIVA NEKROSISKONJUNGTIV...
PENGOBATAN :PENGOBATAN :- SIMPTOMATIK : ANTIPIRETIKSIMPTOMATIK : ANTIPIRETIK- VITAMIN A 100.000 IU PER ORAL 1 KALI PEMBERI...
GERMAN MEASLESGERMAN MEASLESETIOLOGI : VIRUS RUBELA (RNA VIRUS)ETIOLOGI : VIRUS RUBELA (RNA VIRUS)PATOGENESIS :PATOGENESIS...
KOMPLIKASI : JARANG PADA ANAKKOMPLIKASI : JARANG PADA ANAKRUBELLA KONGENITAL ( KATARAK, TULI DANRUBELLA KONGENITAL ( KATAR...
ROSEOLA INFANTUM, PSEUDO RUBELA, THREE D FEVERROSEOLA INFANTUM, PSEUDO RUBELA, THREE D FEVERETIOLOGI : HUMAN HERPES VIRUS ...
CHICKENPOXCHICKENPOXETIOLOGI : VARICELLA ZOSTER VIRUSETIOLOGI : VARICELLA ZOSTER VIRUSEPIDEMIOLOGI : TERGANTUNG MUSIM ( MU...
KLINIS :KLINIS :- PRODROMAL : 14-15 HARI STLH MASA INKUBASIPRODROMAL : 14-15 HARI STLH MASA INKUBASIDEMAM TDK TINGGI, MALA...
TERAPI :TERAPI :- ANTIVIRAL : ASIKLOVIR DAN VIDARABINANTIVIRAL : ASIKLOVIR DAN VIDARABIN- SUPORTIFSUPORTIF- SIMPTOMATIS : ...
HELMINTHIASIS PADA ANAKHELMINTHIASIS PADA ANAKASKARIASISASKARIASISTRIKURIASISTRIKURIASISOKSIURIASISOKSIURIASISANKILOSTOMIA...
ASKARIASISASKARIASISETIOLOGIETIOLOGI : ASCARIS LUMBRICOIDES: ASCARIS LUMBRICOIDESEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAE...
- CACING DEWASA :- CACING DEWASA :RASA TDK ENAK DI PERUT, MENCRET, ILEUS OBSTRUKTIFRASA TDK ENAK DI PERUT, MENCRET, ILEUS ...
TRIKURIASISTRIKURIASISETIOLOGIETIOLOGI : TRICHURIS TRICHIURA: TRICHURIS TRICHIURAEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAE...
DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJADIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJATERAPI : PIRANTEL PAMOATTERAPI...
OKSIURIASISOKSIURIASISETIOLOGIETIOLOGI : OXYURIS VERMICULARIS: OXYURIS VERMICULARISEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNI...
DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA (ANAL SWAB)DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA (ANAL SWAB)CACING DEWASA PADA ANUS AN...
ANKILOSTOMIASISANKILOSTOMIASISETIOLOGI : NECATOR AMERICANUS & ANCYLOSTOMA DUODENALEETIOLOGI : NECATOR AMERICANUS & ANCYLOS...
- CACING DEWASA :- CACING DEWASA :ANOREKSIA, MUAL, MUNTAH, DIARE, KURUS, SAKIT PERUT,ANOREKSIA, MUAL, MUNTAH, DIARE, KURUS...
penyakit infeksi pada anak
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

penyakit infeksi pada anak

2.215 Aufrufe

Veröffentlicht am

Veröffentlicht in: Bildung
0 Kommentare
5 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
2.215
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
12
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
0
Kommentare
0
Gefällt mir
5
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

penyakit infeksi pada anak

  1. 1. PENYAKIT INFEKSI PADA ANAKPENYAKIT INFEKSI PADA ANAKISRA FIRMANSYAHISRA FIRMANSYAHPENYAKIT INFEKSI PADA ANAKPENYAKIT INFEKSI PADA ANAKISRA FIRMANSYAHISRA FIRMANSYAH
  2. 2. PENYAKIT EKSANTEMA AKUTPENYAKIT EKSANTEMA AKUTMAKULOPAPULARMAKULOPAPULAR PAPULOVESIKULARPAPULOVESIKULARCAMPAKCAMPAK VARISELAVARISELARUBELLARUBELLA COXSAKICOXSAKIROSEOLA INFANTUMROSEOLA INFANTUM IMPETIGOIMPETIGODEMAM SKARLATINADEMAM SKARLATINA INSECT BITEINSECT BITEMILIARIAMILIARIA ERUPSI OBATERUPSI OBATKAWASAKIKAWASAKIS4S4STSSSTSS
  3. 3. CAMPAKCAMPAKPPENY. AKUT YG SGT MENULAR OK INFEKSI VIRUSENY. AKUT YG SGT MENULAR OK INFEKSI VIRUSEPIDEMIOLOGI : ENDEMISEPIDEMIOLOGI : ENDEMISSKRT : URUTAN KE 5 DARI 10 PENYAKIT UTAMASKRT : URUTAN KE 5 DARI 10 PENYAKIT UTAMAETIOLOGIETIOLOGI : VIRUS MORBILI, GOL. PARAMIXOVIRUS: VIRUS MORBILI, GOL. PARAMIXOVIRUSPATOGENESIS :PATOGENESIS :PENULARAN TERJADI SCR DROPLET MELL UDARAPENULARAN TERJADI SCR DROPLET MELL UDARA  1-2 HARI1-2 HARISBLM TIMBUL GEJALA KLINIS SAMPAI 4 HARI STLH TIMBUL RUAMSBLM TIMBUL GEJALA KLINIS SAMPAI 4 HARI STLH TIMBUL RUAM5-6 HARI STLH INFEKSI AWAL VIRUS MASUK KE PEMB. DARAH &5-6 HARI STLH INFEKSI AWAL VIRUS MASUK KE PEMB. DARAH &MENYEBAR KE PERMUKAAN EPITEL OROFARING, KONJUNGTIVA,MENYEBAR KE PERMUKAAN EPITEL OROFARING, KONJUNGTIVA,SAL. NAPAS, KULIT, KANDUNG KEMIH DAN USUS.SAL. NAPAS, KULIT, KANDUNG KEMIH DAN USUS.
  4. 4. HARI 9-10 FOKUS INFEKSI PD EPITEL SAL. NAPAS &HARI 9-10 FOKUS INFEKSI PD EPITEL SAL. NAPAS &KONJUNGTIVA NEKROSISKONJUNGTIVA NEKROSIS  VIRUS MASUK KEMBALI KE P.VIRUS MASUK KEMBALI KE P.DARAH MENIMBULKAN MANIFESTASI KLINIS BATUK, PILEKDARAH MENIMBULKAN MANIFESTASI KLINIS BATUK, PILEKDEMAM TINGGI, KONJUNGTIVITIS DAN TIMBUL RUAM.DEMAM TINGGI, KONJUNGTIVITIS DAN TIMBUL RUAM.MANIFESTASI KLINIS :MANIFESTASI KLINIS :- PRODROMAL : DEMAM, KORIZA, KONJUNGTIVITIS, KOPLIKPRODROMAL : DEMAM, KORIZA, KONJUNGTIVITIS, KOPLIKSPOTSPOT- ERUPSI : RUAM KHAS DARI BLKG TELINGA MENYEBAR KEERUPSI : RUAM KHAS DARI BLKG TELINGA MENYEBAR KEWAJAH, DADA, TUBUH, LENGAN & KAKI BERSAMAAN DGWAJAH, DADA, TUBUH, LENGAN & KAKI BERSAMAAN DGMENINGKATNYA SUHU TUBUH.MENINGKATNYA SUHU TUBUH.- KONVALESCENSI : HIPERPIGMENTASIKONVALESCENSI : HIPERPIGMENTASIDIAGNOSIS : GEJALA KLINISDIAGNOSIS : GEJALA KLINISKOMPLIKASI : LARINGITIS, PNEUMONIA, ENSEFALITIS, OTITISKOMPLIKASI : LARINGITIS, PNEUMONIA, ENSEFALITIS, OTITISMEDIA, KONJUNGTIVITIS, KEJANG DEMAMMEDIA, KONJUNGTIVITIS, KEJANG DEMAM
  5. 5. PENGOBATAN :PENGOBATAN :- SIMPTOMATIK : ANTIPIRETIKSIMPTOMATIK : ANTIPIRETIK- VITAMIN A 100.000 IU PER ORAL 1 KALI PEMBERIANVITAMIN A 100.000 IU PER ORAL 1 KALI PEMBERIAN- SUPPORTIF : KEBUTUHAN CAIRAN DAN DIET YANG CUKUPSUPPORTIF : KEBUTUHAN CAIRAN DAN DIET YANG CUKUP- TERAPI THDP KOMPLIKASI YANG TIMBULTERAPI THDP KOMPLIKASI YANG TIMBULPENCEGAHAN : IMUNISASI AKTIF USIA 9 BULANPENCEGAHAN : IMUNISASI AKTIF USIA 9 BULAN
  6. 6. GERMAN MEASLESGERMAN MEASLESETIOLOGI : VIRUS RUBELA (RNA VIRUS)ETIOLOGI : VIRUS RUBELA (RNA VIRUS)PATOGENESIS :PATOGENESIS :PENULARAN MELL ORAL DROPLET DARI NASO FARINGPENULARAN MELL ORAL DROPLET DARI NASO FARING MASUK KE PEMB. DARAH.MASUK KE PEMB. DARAH.PENULARAN TERJADI 7 HARI SEBELUM SAMPAI 5 HARIPENULARAN TERJADI 7 HARI SEBELUM SAMPAI 5 HARISETELAH TIMBUL ERUPSISETELAH TIMBUL ERUPSIKLINIS :KLINIS :- PRODROMAL : DEMAM RINGAN, SAKIT KEPALA, RINITIS,PRODROMAL : DEMAM RINGAN, SAKIT KEPALA, RINITIS,PEMBESARAN KELENJAR LIMFE (5-7 HARI SBLM TIMBULPEMBESARAN KELENJAR LIMFE (5-7 HARI SBLM TIMBULRUAM), TANDARUAM), TANDA FORSCHHEIMERFORSCHHEIMER (PETEKIA PALATUM MOLE)(PETEKIA PALATUM MOLE)- ERUPSI : RUAM SEPERTI MORBILI & TIMBUL STLH DEMAMERUPSI : RUAM SEPERTI MORBILI & TIMBUL STLH DEMAMHILANG.HILANG.RUBELARUBELA
  7. 7. KOMPLIKASI : JARANG PADA ANAKKOMPLIKASI : JARANG PADA ANAKRUBELLA KONGENITAL ( KATARAK, TULI DANRUBELLA KONGENITAL ( KATARAK, TULI DANDEFEK PADA JANTUNG)DEFEK PADA JANTUNG)DIAGNOSIS : GEJALA KLINIS DAN SEROLOGIS HI TEST.DIAGNOSIS : GEJALA KLINIS DAN SEROLOGIS HI TEST.TERAPI : SUPPORTIF DAN SIMPTOMATIKTERAPI : SUPPORTIF DAN SIMPTOMATIK
  8. 8. ROSEOLA INFANTUM, PSEUDO RUBELA, THREE D FEVERROSEOLA INFANTUM, PSEUDO RUBELA, THREE D FEVERETIOLOGI : HUMAN HERPES VIRUS 6ETIOLOGI : HUMAN HERPES VIRUS 6MASA INKUBASI UMUMNYA 10 HARIMASA INKUBASI UMUMNYA 10 HARIKLINIS : DEMAM TINGGI SELAMA 3-5 HARI, KADANG DISERTAIKLINIS : DEMAM TINGGI SELAMA 3-5 HARI, KADANG DISERTAIKEJANG, UDEM PALPEBRA (HEAVY EYELIDS). RUAMKEJANG, UDEM PALPEBRA (HEAVY EYELIDS). RUAMTIMBUL STLH DEMAM TURUN.TIMBUL STLH DEMAM TURUN.KOMPLIKASI : KEJANG, ENSEFALITISKOMPLIKASI : KEJANG, ENSEFALITISTERAPI : SUPORTIF DAN SIMPTOMATIKTERAPI : SUPORTIF DAN SIMPTOMATIKEKSANTEMA SUBITUMEKSANTEMA SUBITUM
  9. 9. CHICKENPOXCHICKENPOXETIOLOGI : VARICELLA ZOSTER VIRUSETIOLOGI : VARICELLA ZOSTER VIRUSEPIDEMIOLOGI : TERGANTUNG MUSIM ( MUSIM DINGIN & AWALEPIDEMIOLOGI : TERGANTUNG MUSIM ( MUSIM DINGIN & AWALMUSIM SEMI. INDONESIA PERALIHAN MUSIMMUSIM SEMI. INDONESIA PERALIHAN MUSIMPANAS KE MUSIM HUJAN ATAU SEBALIKNYAPANAS KE MUSIM HUJAN ATAU SEBALIKNYAPATOGENESIS : VIRUSPATOGENESIS : VIRUS  MUKOSA SAL. NAPASMUKOSA SAL. NAPAS  REPLIKASIREPLIKASIMASUK P. DARAH &LIMFE (VIREMIA 1). LALUMASUK P. DARAH &LIMFE (VIREMIA 1). LALUBERKEMBANG BIAK DI SEL RESBERKEMBANG BIAK DI SEL RES  KEKEPEMB.DARAH (VIREMIA 2)PEMB.DARAH (VIREMIA 2)  GEJALA KLINISGEJALA KLINISDEMAM, MALAISE DAN RUAM.DEMAM, MALAISE DAN RUAM.VARISELAVARISELA
  10. 10. KLINIS :KLINIS :- PRODROMAL : 14-15 HARI STLH MASA INKUBASIPRODROMAL : 14-15 HARI STLH MASA INKUBASIDEMAM TDK TINGGI, MALAISEDEMAM TDK TINGGI, MALAISE- ERUPSIERUPSI : RUAM DI MUKA & KULIT KEPALA, MENYEBAR: RUAM DI MUKA & KULIT KEPALA, MENYEBARCEPAT KE BADAN &EKSTREMITAS. GAMBARANCEPAT KE BADAN &EKSTREMITAS. GAMBARANVESIKEL KHAS SUPERFISIAL, DDG TIPIS &VESIKEL KHAS SUPERFISIAL, DDG TIPIS &TERLIHAT SPERTI TETESAN AIR. MULA2 JERNIHTERLIHAT SPERTI TETESAN AIR. MULA2 JERNIHLALU KERUH MJD PUSTULALALU KERUH MJD PUSTULA  KRUSTA.KRUSTA.KRUSTA LEPAS DLM 1-3 MINGGU.KRUSTA LEPAS DLM 1-3 MINGGU.KOMPLIKASI : IMPETIGO, FURUNKEL, PADA JANIN (HIPOPLASIAKOMPLIKASI : IMPETIGO, FURUNKEL, PADA JANIN (HIPOPLASIAEKST. BBLR)EKST. BBLR)DIAGNOSIS : GEJALA KLINISDIAGNOSIS : GEJALA KLINIS
  11. 11. TERAPI :TERAPI :- ANTIVIRAL : ASIKLOVIR DAN VIDARABINANTIVIRAL : ASIKLOVIR DAN VIDARABIN- SUPORTIFSUPORTIF- SIMPTOMATIS : ANTIHISTAMINSIMPTOMATIS : ANTIHISTAMINLOTIO KALAMINLOTIO KALAMINANTIPIRETIKANTIPIRETIKPENCEGAHAN : VAKSINASI PADA UMUR 12 THNPENCEGAHAN : VAKSINASI PADA UMUR 12 THNVAKSINASI INI MEMBERIKAN PERLINDUNGAN 10VAKSINASI INI MEMBERIKAN PERLINDUNGAN 10– 12 TAHUN– 12 TAHUN
  12. 12. HELMINTHIASIS PADA ANAKHELMINTHIASIS PADA ANAKASKARIASISASKARIASISTRIKURIASISTRIKURIASISOKSIURIASISOKSIURIASISANKILOSTOMIASISANKILOSTOMIASIS
  13. 13. ASKARIASISASKARIASISETIOLOGIETIOLOGI : ASCARIS LUMBRICOIDES: ASCARIS LUMBRICOIDESEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAPREVALENSI USIA 3 – 8 TAHUNPREVALENSI USIA 3 – 8 TAHUNPATOGENESIS :PATOGENESIS :TELUR TERTELANTELUR TERTELAN DUODENUM (LARVA) MENEMBUS DDG USUSDUODENUM (LARVA) MENEMBUS DDG USUS VENULA MESENTERIKAVENULA MESENTERIKA  SIRKULASI PORTALSIRKULASI PORTAL  JTGJTG  PARUPARU SAL NAPASSAL NAPAS  TERTELAN KEMBALITERTELAN KEMBALI  DWS DI USUS HALUS. UMURDWS DI USUS HALUS. UMURCACING DEWASA 1 TAHUN.CACING DEWASA 1 TAHUN.KLINIS :KLINIS :- LARVA : PNEUMONITIS ASCARIS, SINDROMA LOEFFLER,- LARVA : PNEUMONITIS ASCARIS, SINDROMA LOEFFLER,KERUSAKAN HATI.KERUSAKAN HATI.
  14. 14. - CACING DEWASA :- CACING DEWASA :RASA TDK ENAK DI PERUT, MENCRET, ILEUS OBSTRUKTIFRASA TDK ENAK DI PERUT, MENCRET, ILEUS OBSTRUKTIFDIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJADIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJATERAPI : PIRANTEL PAMOATTERAPI : PIRANTEL PAMOATMEBENDAZOLMEBENDAZOLALBENDAZOLALBENDAZOLPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASIPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASI
  15. 15. TRIKURIASISTRIKURIASISETIOLOGIETIOLOGI : TRICHURIS TRICHIURA: TRICHURIS TRICHIURAEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAPREVALENSI USIA 5 – 15 TAHUNPREVALENSI USIA 5 – 15 TAHUNPATOGENESIS :PATOGENESIS :TELUR TERTELANTELUR TERTELAN DUODENUM (LARVA) MENEMBUS DDG USUSDUODENUM (LARVA) MENEMBUS DDG USUS  BERKEMBANG DI USUS HALUS & DWS DI SEKUM.BERKEMBANG DI USUS HALUS & DWS DI SEKUM.KLINIS :KLINIS :INFEKSI RINGAN : GUGUP, SUSAH TIDUR, NAFSU MAKAN M’NURUNINFEKSI RINGAN : GUGUP, SUSAH TIDUR, NAFSU MAKAN M’NURUNINFEKSI BERAT : HEMATOCHEZIA, TENESMUS, ANEMIA.INFEKSI BERAT : HEMATOCHEZIA, TENESMUS, ANEMIA.INFEKSI SGT BERAT : PROLAPSUS REKTIINFEKSI SGT BERAT : PROLAPSUS REKTI
  16. 16. DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJADIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJATERAPI : PIRANTEL PAMOATTERAPI : PIRANTEL PAMOATMEBENDAZOLMEBENDAZOLALBENDAZOLALBENDAZOLPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASIPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASI
  17. 17. OKSIURIASISOKSIURIASISETIOLOGIETIOLOGI : OXYURIS VERMICULARIS: OXYURIS VERMICULARISEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIAINFEKSI DALAM SATU KELUARGAINFEKSI DALAM SATU KELUARGAPATOGENESIS :PATOGENESIS :TELUR TERTELANTELUR TERTELAN DUODENUM (LARVA) MENEMBUS DDG USUSDUODENUM (LARVA) MENEMBUS DDG USUS  BERKEMBANG DI USUS HALUS & DWS DI SEKUM.BERKEMBANG DI USUS HALUS & DWS DI SEKUM.KLINIS :KLINIS :PENGGUGUP, SUSAH TIDUR, NIGHTMARE, PRURITUS ANI, DISERTAIPENGGUGUP, SUSAH TIDUR, NIGHTMARE, PRURITUS ANI, DISERTAIDENGAN DERMATITIS, VULVO VAGINITISDENGAN DERMATITIS, VULVO VAGINITIS
  18. 18. DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA (ANAL SWAB)DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA (ANAL SWAB)CACING DEWASA PADA ANUS ANAKCACING DEWASA PADA ANUS ANAKTERAPI : PIRANTEL PAMOATTERAPI : PIRANTEL PAMOATMEBENDAZOLMEBENDAZOLALBENDAZOLALBENDAZOLPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASIPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASI
  19. 19. ANKILOSTOMIASISANKILOSTOMIASISETIOLOGI : NECATOR AMERICANUS & ANCYLOSTOMA DUODENALEETIOLOGI : NECATOR AMERICANUS & ANCYLOSTOMA DUODENALEEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIA, TU DAERAH TROPISEPIDEMIOLOGI : TERSEBAR DI SELURUH DUNIA, TU DAERAH TROPISPREVALENSI USIA 6 – 7 TAHUNPREVALENSI USIA 6 – 7 TAHUNPATOGENESIS :PATOGENESIS :LARVA MENEMBUS KULITLARVA MENEMBUS KULIT  PEMB. DARAHPEMB. DARAH  JTGJTG  PARUPARU  SALSALNAPASNAPAS  TERTELAN KEMBALITERTELAN KEMBALI  DWS DI USUS HALUS. UMURDWS DI USUS HALUS. UMURCACING DEWASA 1 TAHUN.CACING DEWASA 1 TAHUN.KLINIS :KLINIS :- LARVA : GROUND ITCH, CREEPING ERUPTION, PNEUMONITIS- LARVA : GROUND ITCH, CREEPING ERUPTION, PNEUMONITIS
  20. 20. - CACING DEWASA :- CACING DEWASA :ANOREKSIA, MUAL, MUNTAH, DIARE, KURUS, SAKIT PERUT,ANOREKSIA, MUAL, MUNTAH, DIARE, KURUS, SAKIT PERUT,PUCAT (HB < 5 G%).PUCAT (HB < 5 G%).DIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJADIAGNOSIS : TELUR ATAU CACING DEWASA DLM TINJATERAPI : PIRANTEL PAMOAT, MEBENDAZOL, ALBENDAZOL.TERAPI : PIRANTEL PAMOAT, MEBENDAZOL, ALBENDAZOL.CRYOTHERAPY, PREPARAT FE 2 MG/KGBBCRYOTHERAPY, PREPARAT FE 2 MG/KGBBPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASIPENCEGAHAN : HIGIENE DAN SANITASI

×