Tata rakiting peprintahan pdf

691 Aufrufe

Veröffentlicht am

0 Kommentare
0 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
691
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
2
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
9
Kommentare
0
Gefällt mir
0
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Tata rakiting peprintahan pdf

  1. 1. TATA RAKITING PEPRINTAHAN KARATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT DISAJIKAN OLEH KAWEDANAN HAGENG PANITRAPURAKARATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT RM LUMAKSONO GITO KUSUMO
  2. 2. TIGA SEBUTAN YANG PERLU DIFAHAMINGAYOGYAKARTA HADININGRAT AJARAN BUDAYA/WILAYAH BUDAYA KASULTANANNGAYOGYAKARTA HADININGRAT PEMERINTAHAN KARATONNGAYOGYAKARTA HADININGRAT CEPURI
  3. 3. SEJARAH SINGKATDIDIRIKAN OLEH PENGERAN MANGKUBUMI DENGAN DASAR PERJANJIAN GIYANTI TAHUN 1755 YANG MEMBAGI KERAJAAN MATARAM MENJADI DUA BAGIAN YAKNI SURAKARTA HADININGRAT DAN NGAYOGYAKARTA HADININGRAT SEMULA PENGERAN MANGKUBUMI DIANGKAT OLEHPARA PENDUKUNG DAN RAKYAT SUKOWATI MENJADI SRI SUSUHUNAN PAKU BUWANA III TETAPI TIDAK MAU DAN LEBIH SUKA DISEBUT PANEMBAHAN SUKOWATI
  4. 4. SETELAH MEMPEROLEH BAGIAN YANG DISEBUT NGAYOGYAKARTA HADININGRATPARA PENDUKUNG DAN RAKYAT MENOBATKANNYA MENJADI SULTAN YANG PERTAMA DENGAN GELAR NGARSA DALEM SAMPEYAN DALEM INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN HAMENGKU BUWANA SENOPATI ING NGALAGA, NGABDURAKHMAN SAYIDIN PANATAGAMA, KHALIFATULLAH INGKANG JUMENENG KAPING SEPISAN ING NGAYOGYAKARTA HADININGRATHINGGA SEKARANG GELAR TERSEBUT NASIH DIPAKAI PERBEDAANNYA HANYA PADA ANGKA YANG BERTAHTA
  5. 5. DARI AWAL PEMERINTAHAN INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN AL AWAL HINGGA VIII TIDAK BANYAK PERUBAHAN DIMANA KASULTANAN NGAYOGYAKARTA HADININGRAT DIBAGI MENJADI 2 (DUA) BASIS UTAMA DENGAN MERUBAH DARI SISTIM PERTAHANAN MENJADI SISTIM POPULER YAKNI NEGARA GUNG (IBUKOTA) YANG DIBAGIMENJADI 3 (TIGA) KABUPATEN DIBAWAH KORDINASI PEPATIH DALEM, SEDANG DILUARNYA DISEBUT MANCANEGARA YANG DIBAGI DALAM BEBERAPA KADIPATEN YANG BERSIFAT OTONOM TAPI LANGSUNG DIBAWAH KORDINASI INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN
  6. 6. PEPATIH DALEM BERGELAR KANGJENG PENGERAN ADIPATI ARYAMEMIMPIN PEMERINTAHAN MENGKORDINASI PARA BUPATI YANG BERGELAR KANGJENG RADEN TUMENGGUNGMEMIMPIN 3 (TIGA) WILAYAH DALAM NEGARA GUNG YAKNI KABUPATEN KUTA, KABUPATEN GUNUNG KIDUL DAN KABUPATEN ADIKARTA PEPATIH DALEM DIBANTU OLEH 8 (DELAPAN) KANAYAKANYANG MASING-MASING MEMPUNYAI TUGAS SPESIFIK YANG BERBEDANUMBAK ANYAR, GEDONG TENGEN, GEDONG KIWA,DAN LAIN-LAIN, TUGASNYA ADA BIDANG MILITER, HUKUM, PERTANAHAN, PAJAK, DAN LAIN-LAIN
  7. 7. DISAMPING ITU DITUNJUK JUGA SEORANG PEPATIH DALEM DENGAN GELAR YANG SAMA NAMUN TUGASNYAMENGKORDINASIKAN TUGAS LEMBAGA YANG ADA DIDALAM LINGKUNGAN KARATONADA DUA MACAM LEMBAGA DIDALAM LINGKUNGAN KARATON KAWEDANAN HAGENG BERSIFAT ADMINISTRATIF DAN KORDINATIF KAWEDANAN HAGENG PUNOKAWAN BERSIFAT TEKNIS DAN OPERASIONAL
  8. 8. KADIPATEN DIPIMPIN SEORANG ADIPATI DENGAN GELAR KANGJENG RADEN ADIPATI DALAM MENJALANKAN PEMERINTAHANNYA DIBANTU OLEHWEDANA, MANTRI, PENEWU, PENATUS, LURAH DAN DEMANG MASING-MASING MEKORDINASIKAN DAN MEMBAWAHI SUATU WILAYAH BERDASARKAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN KOMANDO MILITER
  9. 9. INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN IX SETELAH BERTAHTADITAHUN 1940 MELAKUKAN PERUBAHAN TATA PEMERINTAHAN SEBANYAK 3 (TIGA) KALI PEPATIH DALEM URUSAN KARATON DIBUBARKANMEMBENTUK KELEMBAGAAN YANG SAMA DIBAWAH KORDINASIPARENTAH HAGENG DAN SEMUA LEMBAGA DIDALAM KARATON DIPIMPIN OLEH SAUDARA LAKI-LAKI SULTAN MENARIK PEPATIH DALEM YANG MEMIMPIN PEMERINTAHAN UNTUK DIPIMPIN OLEH SULTAN SENDIRI DAN MENGGANTI KANAYAKAN MENJADI PANI RADYA PATI MENGELUARKAN AMANAT 5 SEPTEMBER 1945 YANGMENYATAKAN NEGERI NGAYOGYAKARTA HADININGRAT YANG BERSIFAT KERAJAAN BERGABUNG KEDALAM WILAYAH REPUBLIK INDONESIA
  10. 10. DALAM PIDATO PENOBATAN TAHUN 1989 INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN X MENEGUHKAN POSISI KARATON NGAYOGYAKARTAHADININGRAT DALAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI LEMBAGA BUDAYA VISI MELESTARIKAN DAN MENGEMBANGKAN AJARAN BUDAYA NGAYOGYAKARTA HADININGRAT YANG BERDASARKAN AL QUR’AN DAN HADIST GUNA MEWUJUDKAN KARATON NGAYOGYAKARTAHADININGRAT MENJADI PUSAT BUDAYA DUNIA YANG BERCAHAYA KARENA HAKEKAT HAMANGKU,HAMENGKU DAN HAMENGKONI BAGI KESEJAHTERAAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA RAKYAT
  11. 11. MISIDENGAN MENGEMBAN AMANAH AJARAN BUDAYA PARA LELUHUR, AMANAH RAKYAT DALAMMELESTARIKAN BUDAYA BANGSA DAN TANGGUNGJAWAB DALAM PERGAULAN BANGSA DAN NEGARAKESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASAR PANCASILA DEMIKIAN PULA DALAM PERGAULAN INTERNASIONAL YANG TERBUKA DENGAN :
  12. 12. MENGAJAK LEBIH BERANI MENGATAKAN YANG BENAR ITU BENAR DAN YANG SALAH ITU SALAH SEBAGAI WUJUD KOMITMEN HATI NURANI RAKYAT MELINDUNGI DAN MENGAYOMI SIAPAPUN TANPA MEMBEDAKAN GOLONGAN, SUKU, AGAMA, KEYAKINAN DENGAN ADIL BERJUANG TANPA PAMRIH DENGAN LAKU LEBIH BANYAKMEMBERI DARI MENERIMA DAN BERANI BERTANGGUNG JAWAB UNTUK MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT MENGEMBANGKAN MENJADI PUSAT GAGASAN DAN MEMBERISUMBANGAN UNTUK KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG DINAMIS, KREATIF DAN UNIVERSAL SIFATNYATIDAK BERTENTANGAN DENGAN KONSTITUSI DAN PERATURAN PERUNDANGAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
  13. 13. TUJUAN MEWUJUDKAN KARATON NGAYOGYAKARTA HADININGRATYANG DITATA BERDASARKAN WAWASAN INTEGRAL, KOSMIS, FILOSOFIS KEJAWEN LAHIR BATHIN NYAWIJI, GREGET, SENGGUH, ORA MINGKUH, PURWA MADYA WUSANA,YANG DAPAT MEMBERI SUMBANG SIH BAGI NEGARA, BANGSA DAN NEGARA
  14. 14. TATA RAKITING PEPRINTAHAN KARATON DIBAWAH PIMPINAN INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN X SEMULA TERDIRI DARI 1 (SATU) PARENTAH HAGENG KARATON5 (LIMA) KAWEDANAN HAGENG PUNOKAWAN 1 (SATU) KAWEDANAN HAGENG 3 (TIGA) KAWEDANAN 12 (DUA BELAS) TEPASSEMUA DIPIMPIN SAUDARA LAKI-LAKI SULTAN DENGAN GELAR KANGJENG GUSTI PENGERAN HARYA ATAU GUSTI BENDARA PENGERAN HARYA
  15. 15. PARENTAH HAGENG KARATONKAWEDANAN HAGENG PUNOKAWAN KRIDAMARDAWA WIDYABUDAYA PURAYAKARA WAHANA SARTA KRIYA PURARAKSAKAWEDANAN HAGENG SRIWANDAWA
  16. 16. KAWEDANAN PENGULON, PURALAYA DAN KEPUTREN TEPASBANJARWILAPA, MUSIUM, PARIWISATA, PANITIKISMA, KAPRAJURITAN, HALPITAPURA, SECURITY, DWARAPURA, DARAH DALEM, RANTAM HARTA, DANARTAPURA, WITARDANA
  17. 17. KEMUDIAN DIRUBAH DENGAN MENGGUNAKAN ORIENTASI KARATON SEBAGAI LEMBAGA BUDAYA INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN SEBAGAI PIMPINAN DIDAMPINGI SRI PALIMBANGANLEMBAGA PERTIMBANGAN TERDIRI DARI 4 UNSUR SAKA GURU BUDAYA NGAYOGYAKARTA HADININGRAT PUTRA DALEM, SENTANA DALEM, DARAH DALEM DAN ABDI DALEM PANDITE ADJITIM AHLI DIBERBAGAI BIDANG ADAT, AGAMA, BUDAYA, SOSIAL, POLITIK, EKONOMI, HUKUM, DLL MASING-MASING BIDANG SEKALIGUS MENYELENGGARAKAN SEBUAH LEMBAGA STUDY
  18. 18. KAWEDANAN HAGENG PUNAKAWAN PARWABUDAYAMEMBAWAHI KAWEDANAN PENGULON, PURALAYA, KEPUTREN DAN KANAYAKANKAWEDANAN PENGULON MEMBAWAHI GOLONGAN KAJI DAN SURANATA, KEMESJIDAN DAN PETILASAN KAWEDANAN PURALAYA MEMBAWAHI GOLONGAN SULTAN AGUNGAN, KOTAGEDE, IMOGIRI, DAN MAKAM LAINNYAKAWEDANAN KEPUTREN MEMBAWAHI GOLONGAN KEPARAKPARA GUSTI, KEPARAK JAGA, SEKULANGGEN, GEBULEN DAN PRABEYAKAWEDANAN KANAYAKAN MEMBAWAHI GOLONGAN NUMBAK ANYAR, BUMI SEWU, BUMIJO, GEDONG TENGEN DAN GEDONG KIWO
  19. 19. KAWEDANAN HAGENG PUNOKAWAN NITYABUDAYA MEMBAWAHI KAWEDANAN REKSABUDAYA, KRIDABUDAYA,REKSAPURA DAN MUSIUM KAWEDANAN REKSABUDAYA MEMBAWAHI GOLONGANKAPUSAKAN, KAPUJANGGAN, KAPUSTAKAAN DAN KAARSIPAN KAWEDANAN KRIDABUDAYA MEMBAWAHI GOLONGAN KARAWITAN, WIRASWARA, PEDALANGAN, BEKSAN DAN KAGUNAN KAWEDANAN REKSAPURA MEMBAWAHI GOLONGAN JAGI REGOL, SECURITY, NRANG DAHANA DAN BANDAKASMALA KAWEDANAN MUSIUM MEMBAWAHI GOLONGAN MUSIUM, PARIWISATA DAN HINGGIL
  20. 20. KAWEDANAN HAGENG PUNOKAWAN PARASRAYABUDAYA MEMBAWAHI KAWEDANAN KISMAPURA, WAHANAPURA, KRIYAPURA, HALPITAPURA DAN PRAJURITKAWEDANAN KISMAPURA MEMBAWAHI GOLONGAN NGAJENG, UKUR, DATA, PENETAPAN DAN KEUANGAN KAWEDANAN WAHANAPURA MEMBAWAHI GOLONGAN BANGUNAN, LEDING, LISTRIK, TAMAN DAN WIMANA KAWEDANAN KRIYAPURA MEMBAWAHI GOLONGAN SELA, KAJENG DAN TOSANKAWEDANAN HALPITAPURA MEMBAWAHI GOLONGAN BELANJA, GUDANG DAN DISTRIBUSI KAWEDANAN PRAJURIT MEMBAWAHI GOLONGAN UNGEL- UNGELAN, BREGADA, LOGISTIK, PERALATAN.
  21. 21. KAWEDANAN HAGENG PANITRAPURAMEMBAWAHI TEPAS SRIGURITA, DANARTAPURA, SENTANAPURA, NAYAKAPURA DAN DWARAPURA TEPAS SRIGURITA MEMBAWAHI BAGEAN PENYARIKAN, KAHARTAKAN, PROTOKOL, UMUM DAN LADOSAN TEPAS DANARTAPURA MEMBAWAHI BAGEAN RANTAMARTA, KAS, MEDALARTA, LAPORARTA,WITARDANA TEPAS SENTANA PURA MEMBAWAHI BAGEAN PUTRA DALEM, SENTANA DALEM, WAYAH DARAH DALEM NGENGER, DARAH DALEM TEPAS NAYAKAPURA MEMBAWAHI BAGEAN PUNOKAWAN, KEPRAJAN, PEMBINAAN TEPAS DWARAPURA MEMBAWAHI BAGEAN HUBUNGAN MASYARAKAT, HUBUNGAN PEMERINTAHAN, HUBUNGAN PAGUYUBAN ABDI DALEM, HUBUNGAN PAGUYUBAN TRAH DARAH DALEM
  22. 22. ABDI DALEM KARATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT DIBAGI DALAM DUA KELOMPOK BESAR ABDI DALEM PUNOKAWAN ABDI DALEM YANG BEKERJA DILINGKUNGAN KARATON, DAN MENDAPAT GAJI DARI TEPAS DANARTAPURA ABDI DALEM KEPRAJANABDI DALEM YANG BEKERJA DILUAR KARATON DAN MENDAPAT GAJI DARI PEMERINTAH ATAU SWASTA
  23. 23. URUTAN PANGKAT ABDI DALEM DENGAN PADANAN PEGAWAINEGERI SIPIL/ANGGOTA TNI/ANGGOTA POLRIKPH JENDRAL TNI JENDRAL POLKRT Nayaka IVe LETJEN TNI KOMJEN POLKRT Kliwon IVd MAYJEN TNI IRJEN POLKRT Sepuh IVc BRIGJEN TNI BRIGJEN POLKRT Bupati Anom IVb KOLONEL TNI KOMBES POLR Riyo Bup Anom IVba LETKOL TNI AJKOMBES POLWEDANA IVa MAYOR TNI KOMISARIS POLKLIWON IIId KAPTEN TNI AJKOM POLLURAH IIIc LETTU/DA TNI IPTU/DA POLBEKEL Sepuh IIIba PEMB LET/DA TNI AJIPTU/DA POLBEKEL Aom IIdcba SERSAN TNI BRIG/BRIP POLJAJAR Idcba KOPRAL/PRAJ TNI AJBRIP/BHARA POL
  24. 24. CEKAP SEMANTENWONTEN KELEPATAN NYUWUN PANGAPUNTEN MATUR NUWUN

×