PENGERTIAN JURNALISTIK 
SECARA ETIMOLOGIS, JURNALISTIK DAPAT DIARTIKAN SEBAGAI SUATU KARYA SENI DALAM HAL 
MEMBUAT CATATAN...
RUANG LINGKUP JURNALISTIK 
RUANG LINGKUP JURNALISTIK SAMA SAJA DENGAN RUANG LINGKUP PERS, DALAM GARIS BESAR 
JURNALISTIK P...
PENGERTIAN WARTAWAN 
PROFESI PARA PEMBURU BERITA UMUMNYA DISEBUT SEBAGAI WARTAWAN, ATAU BANYAK JUGA 
SEBUTANNYA SEPERTI JU...
TUGAS WARTAWAN 
DALAM DUNIA KEWARTAWANAN, PROSES PENCARIAN HINGGA PENULISAN BERITA KEDALAM SEBUAH MEDIA 
UNTUK DIINFOKAN K...
SEJARAH PERS 
SEJARAH PERS KOLONIAL 
PERS KOLONIAL ADALAH PERS YANG DIUSAHAKAN OLEH ORANG-ORANG BELANDA DI INDONESIA 
PADA...
PERAN PERS 
BERDASARKAN UU NO. 40 TAHUN 1999, PERS NASIONAL MEMPUNYAI PERANAN SEBAGAI 
BERIKUT. 
MEMENUHI HAK MASYARAKAT U...
Nächste SlideShare
Wird geladen in …5
×

Pengertian jurnalistik

508 Aufrufe

Veröffentlicht am

Pengertian jurnalistik

Veröffentlicht in: Präsentationen & Vorträge
0 Kommentare
0 Gefällt mir
Statistik
Notizen
  • Als Erste(r) kommentieren

  • Gehören Sie zu den Ersten, denen das gefällt!

Keine Downloads
Aufrufe
Aufrufe insgesamt
508
Auf SlideShare
0
Aus Einbettungen
0
Anzahl an Einbettungen
6
Aktionen
Geteilt
0
Downloads
2
Kommentare
0
Gefällt mir
0
Einbettungen 0
Keine Einbettungen

Keine Notizen für die Folie

Pengertian jurnalistik

  1. 1. PENGERTIAN JURNALISTIK SECARA ETIMOLOGIS, JURNALISTIK DAPAT DIARTIKAN SEBAGAI SUATU KARYA SENI DALAM HAL MEMBUAT CATATAN TENTANG PERISTIWA SEHARI-HARI. KARYA SENI DIMAKSUD MEMILIKI NILAI KEINDAHAN YANG DAPAT MENARIK PERHATIAN KHALAYAK (PEMBACA,PENDENGAR,PERMISA), SEHINGGA DAPAT DINIKMATI DAN DIMANFAATKAN UNTUK KEPERLUAN HIDUPNYA. DI DALAM ISTILAH JURNALISTIK JUGA TERKANDUNG MAKNA SEBAGAI SUATU SENI DAN ATAU KETERAMPILAN MENCARI, MENGUMPULKAN, MENGOLAH, DAN MENYAJIKAN INFORMASI DALAM BENTUK BERITA SECARA INDAH AGAR DAPAT DIMINATI DAN DINIKMATI, SEHINGGA BERMANFAAT BAGI SEGALA KEBUTUHAN PERGAULAN HIDUP KHALAYAK. BENTUK JURNALISTIK BENTUK JURNALISTIK DIBAGI MENJADI TIGA BAGIAN BESAR JURNALISTIK MEDIA CETAK (NEWSPAPER AND MAGAZINE JOURNALISM) JURNALISTIK MEDIA ELEKTRONIK AUDITIF (RADIO BROADCAST JOURNALISM) JURNALISTIK AUDIO VISUAL (TELEVISION JOURNALISM)
  2. 2. RUANG LINGKUP JURNALISTIK RUANG LINGKUP JURNALISTIK SAMA SAJA DENGAN RUANG LINGKUP PERS, DALAM GARIS BESAR JURNALISTIK PALAPAH DAN SYAMSUDIN DALAM DIKTAT MEMBAGI RUANG LINGKUP JURNALISTIK KE DALAM DUA BAGIAN YAITU , BERITA, OPINI BERITA (NEWS), MELIPUTI BERITA LANGSUNG (STRAIGHT NEWS) BERITA MENYELURUH (COMPREHENSIVE NEWS) BERITA MENDALAM (DEPTH NEWS) LAPORAN MENDALAM (DEPT REPORTING) BERITA PENYELIDIKAN (INVESTIGATIVE NEWS) BERITA KHAS (FEATURE NEWS) BERITA GAMBAR ( PHOTO NEWS) OPINI (VIEWS), MELIPUTI TAJUK RENCANA KARIKATUR ARTIKEL KOLOM ESAI SURAT PEMBACA
  3. 3. PENGERTIAN WARTAWAN PROFESI PARA PEMBURU BERITA UMUMNYA DISEBUT SEBAGAI WARTAWAN, ATAU BANYAK JUGA SEBUTANNYA SEPERTI JURU WARTAWAN, REPORTER, NEWS GATTER, PRESS-MAN, KOMUNIKATOR MASSA. WARTAWAN ADALAH SEORANG YANG MELAKUKAN JURNALISME, YAITU ORANG MENCIPTAKAN LAPORAN SEBAGAI PROFESI UNTUK DISEBARLUASKAN ATAU DIPUBLIKASI DALAM MEDIA MASSA, SEPERTI KORAN, TELEVISI, RADIO, MAJALAH, FILM DOKUMENTASI, DAN INTERNET. WARTAWAN MENCARI SUMBER MEREKA UNTUK DITULIS DALAM LAPORANNYA, DAN MEREKA DIHARAPKAN UNTUK MENULIS LAPORAN YANG PALING OBJEKTIK DAN TIDAK MEMILIKI PANDANGAN DARI SUDUT TERTENTU UNTUK MELAYANI MASYARAKAT. DALAM UNDANG-UNDANG NO 11 TAHUN 1996 PASAR 1 DAN 3 DISEBUTKAN BAHWA : KEWARTAWANAN IALAH PEKERJAAN/KEGIATAN/USAHA YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN PENYIARAN DALAM BENTUK FAKTA, PENDAPAT, ULASAN, GAMBAR-GAMBAR DAN LAIN SEBAGAINYA UNTUK PERUSAHAAN, RADIO, TELEVISI, DAN FILM. WARTAWAN ADALAH SEBUAH PROFESI YANG PENUH DENGAN ETIKA DAN TATA CARA MAUPUN ATURAN DALAM MENJALANKAN TUGASNYA. OLEH KARENA ITU, SETIAP ORANG YANG MELANGGAR ATURAN MAUPUN KODE ETIK TERSEBUT DAPAT DIKATIKAN BUKAN SEBAGAI WARTAWAN DAN HASIL KARYANYA PUN BUKAN MERUKAPAKAN KARYA JURNALISTIK.
  4. 4. TUGAS WARTAWAN DALAM DUNIA KEWARTAWANAN, PROSES PENCARIAN HINGGA PENULISAN BERITA KEDALAM SEBUAH MEDIA UNTUK DIINFOKAN KEMASYARAKAT NYARI 90% BERASAL DARI WAWANCARA. WAWANCARA MERUPAKAN TUGAS WARTAWAN YANG SIFATNYA WAJIB DALAM MENCARI SUMBER BERITA. MAU TIDAK MAU WARTAWAN HARUS BERHADAPAN DENGAN 5 W + 1 H. ARTINYA MEMENUHI WHO (SIAPA), WHAT (APA), WHEN (KAPAN), WHERE (DIMANA), WHY (MENGAPA) + HOW (BAGAIMANA).
  5. 5. SEJARAH PERS SEJARAH PERS KOLONIAL PERS KOLONIAL ADALAH PERS YANG DIUSAHAKAN OLEH ORANG-ORANG BELANDA DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL/PENJAJAHAN. PERS KOLONIAL MELIPUTI SURAT KABAR, MAJALAH, DAN KORAN BERBAHASA BELANDA, DAERAH ATAU INDONESIA YANG BERTUJUAN MEMBELA KEPENTINGAN KAUM KOLONIALIS BELANDA. SEJARA PERS CHINA PERS CINA ADALAH PERS YANG DIUSAHAKAN OLEH ORANG-ORANG CINA DI INDONESIA. PERS CINA MELIPUTI KORAN-KORAN, MAJALAH DALAM BAHASA CINA, INDONESIA ATAU BELANDA YANG DITERBITKAN OLEH GOLONGAN PENDUDUK KETURUNAN CINA SEJARAH PERS NASIONAL
  6. 6. PERAN PERS BERDASARKAN UU NO. 40 TAHUN 1999, PERS NASIONAL MEMPUNYAI PERANAN SEBAGAI BERIKUT. MEMENUHI HAK MASYARAKAT UNTUK MENGETAHUI DAN MENDAPATKAN INFORMASI. MENEGAKKAN NILAI-NILAI DASAR DEMOKRASI, MENDORONG TERWUJUDNYA SUPREMASI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA, SERTA MENGHORMATI KEBINEKAAN. MENGEMBANGKAN PENDAPAT UMUM BERDASARKAN INFORMASI TEPAT, AKURAT, DAN BENAR. MELAKUKAN PENGAWASAN, KRITIK KOREKSI, DAN SARAN TERHADAP HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN KEPENTINGAN UMUM. MEMPERJUANGKAN KEADILAN DAN KEBENARAN.

×